Anda di halaman 1dari 29

B.

Profil Indikator SPM UKM

a. Pelayanan Promosi Kesehatan


1) Pengelola Promosi Kesehatan

Judul Pengelola Promosi Kesehatan


Dimensi Mutu Mutu Pelayanan
Tujuan Terkelolanya program promosi kesehatan sesuai
peraturan perundangan
Definisi Operasional Ketersediaan tenaga pengelola promosi kesehatan
adalah seorang yang terlatih dan kompeten sebagai
tenaga pengelola promosi kesehatan puskesmas.
Frekuensi Tiga bulan sekali
Pengumpulan Data
Periode Analisa Tiga bulan sekali
Numerator Surat Keputusan Penetapan tenaga pengelola promosi
kesehatan Puskesmas
Denumerator 1
Sumber Data Unit Tata Usaha
Standart Sesuai dengan standart puskesmas
Penanggung Jawab Pemegang program Promkes
Pengumpul Data

2) Penyuluhan massa 12x @ 60 menit

Judul Penyuluhan massa 12x @ 60 menit


Dimensi Mutu Keselamatan dan kenyamanan
Tujuan Memberikan informasi kepada masyarakat
Definisi Operasional Pemberian informasi yang ditujukan pada sekelompok
orang selama 12x @ 60 menit
Frekuensi Satu bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Enam Bulan
Numerator Kegiatan penyuluhan yang telah di laksanakan
Denumerator Kegiatan penyuluhan yang direncanakan
Sumber Data Laporan bulanan
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program Promkes
Pengumpul Data

3) Penyuluhan individu

Judul Penyuluhan Individu


Dimensi Mutu Keselamatan dan kenyamanan
Tujuan Memberikan informasi kepada perorangan
Definisi Operasional Pemberian informasi yang ditujukan pada perorangan
Frekuensi Satu bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Enam Bulan
Numerator Jumlah pengunjung yang memerlukan konseling
Denumerator Jumlah Pengunjung yang telah di konseling
Sumber Data Laporan bulanan
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program Promkes
Pengumpul Data

4) Promosi untuk pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan


12x @ 120 menit

Judul Promosi untuk pemberdayaan masyarakat bidang


kesehatan 12x @ 120 menit
Dimensi Mutu Keselamatan dan kenyamanan
Tujuan Memberikan informasi kepada masyarakat
Definisi Operasional Pemberian informasi yang ditujukan pada sekelompok
orang selama 12x @120 menit
Frekuensi Satu bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Enam Bulan
Numerator Kegiatan penyuluhan yang telah di laksanakan
Denumerator Kegiatan penyuluhan yang direncanakan
Sumber Data Laporan bulanan
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program Promkes
Pengumpul Data

5) Pelaksanaan posyandu balita

Judul Pelaksanaan Posyandu Balita


Dimensi Mutu Keselamatan dan kenyamanan
Tujuan Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan &
perkembangan bayi dan balita
Definisi Operasional Merupakan salah satu bentuk UKBM yang di kelola dan
di selenggarakan dari,oleh untuk dan bersama
masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan
kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan
memberikan kemudahan kepad masyrakat dalam
memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk
mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.
Frekuensi Satu bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Enam bulan
Numerator Jumlah Posyandu yang buka
Denumerator Jumlah seluruh posyandu yang ad di wilayah Puskesmas
Sumber Data Laporan bulanan
Standart 100 %
Penanggung Jawab Pemegang program Promkes
Pengumpul Data
6) Pelaksanaan posyandu lansia

Judul Pelaksanaan Posyandu Lansia


Dimensi Mutu Keselamatan dan kenyamanan
Tujuan Memantau kesehatan lansia
Definisi Operasional Merupakan salah satu bentuk UKBM yang di kelola dan
di selenggarakan dari,oleh untuk dan bersama
masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan
masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan
kepada lansia yang mengutamakan aspek promotif dan
preventif.
Frekuensi Satu bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Enam Bulan
Numerator Jumlah posyandu lansia buka
Denumerator Jumlah posyandu lansia yang ada di wilayah Puskesmas
Sumber Data Laporan bulanan
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program Promkes
Pengumpul Data

7. Pelaksanaan UKGMD

Judul Pelaksanaan UKGMD


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis
Tujuan Memberikan penyuluhan tentang kesehatan gigi dan
mulut pada masyarakat
Definisi Operasional Upaya Kesehatan Gigi Masyarakat Desa adalah
pembinaan terhadap masyarakat tentang kesehatan gigi
dan mulut dengan melakukan penyuluhan secara luas di
posyandu
Frekuensi Setiap 1 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah posyandu yang dikunjungi oleh petugas untuk
dilakukan penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut
dalam periode satu tahun
Denumerator Jumlah seluruh posyandu yang ada di wilayah kerja
UPTD Puskesmas Pagu
Sumber Data Buku bantu UKGMD
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program kesehatan Gigi dan Mulut
Pengumpul Data

8. Pemantapan desa siaga aktif

Judul Pemantapan desa siaga aktif


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis dan partisipasi masyarakat
Tujuan Untuk mengetahui peningkatan tahapan desa siaga
aktif
Definisi Operasional Merupakan salah satu upaya yang dilakukan utuk
mempercepat terwujudnya masyarakat desa yang
perduli, tanggap dan mampu mengatasi maslah
kesehatan secara mandiri sehingga derajat kesehatan
meningkat
Frekuensi 6 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa 12 bulan
Numerator Jumlah desa yang tahapan desa siaganya meningkat
Denumerator Jumlah seluruh desa yang ada di wilayah UPTD
Puskesmas Pagu
Sumber Data Laporan data dasar profil promkes
Standart 100 %
Penanggung Jawab Petugas promkes
Pengumpul Data

9. Survey Kader PHBS

Judul Survey Kader PHBS


Dimensi Mutu Keselamatan dan kenyamanan
Tujuan Memperoleh data tentang Perilaku Hidup Bersih Sehat di
rumah tangga
Definisi Operasional Merupakan suatu kegiatan yang di laksanakan untuk
memperoleh data tentang perilaku hidup bersih dan
sehat di rumah tangga yang di lakukan oleh kader
kesehatan
Frekuensi 1 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa 3 Bulan
Numerator Jumlah rumah tangga yang di survey oleh kader
Denominator Jumlah rumah tangga yang ada di wilayah UPTD
Puskesmas Pagu
Sumber Data Laporan bulanan
Standar 20%
Penanggung jawab Petugas Promkes

10.Supervisi Fasilitatif

Judul Supervisi Fasilitatif


Dimensi Mutu Keselamatan dan kenyamanan
Tujuan Untuk mengetahui ketersediaan sarana dan prasarana
kesehatan di tempat pelayanan kesehatan dasar yang ada di
tingkat desa.
Definisi Operasional Merupakan kegiatan pengawasan yang dilakukan untuk
mengetahui ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan
ditempat pelayanan kesehatan dasar yang ada di tingkat desa
Frekuensi Pengumpulan 6 bulan
Data
Periode Analisa 12 Bulan
Numerator Jumlah tempat pelayanan kesehatan dasar tigkat desa yang di
supervise
Denuminator Jumlah seluruh tempat pelayanan kesehatan dasar di tingkat
desa yang ada di wilayah UPTD Puskesmas Pagu
Sumber Data Data dasar profil promkes
Standar 100%
Penanggung jawab UKM

11.Penilaian UKBM

Judul Penilaian UKBM


Dimensi Mutu Keselamatan dan kenyamanan
Tujuan Mengetahui peningkatan strata UKBM ( Upaya Kesehatan
Bersumberdaya Masyarakat )
Definisi Operasional Merupakan kegiatan pemberian nilai terhadap berbagai
macam UKBM ( Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat )
Frekuensi Pengumpulan 3 bulan
Data
Periode Analisa 6 Bulan
Numerator Jumlah UKBM yang di nilai
Denominator Jumlah seluruh UKBM yang ada di wilayah UPTD puskesmas
Pagu
Sumber Data Laporan Tribulanan
Standar 100%
Penanggung jawab Petugas Promkes

12.Pemantauan Posyandu Lansia

Judul Pemantauan Posyandu Lansia


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis
Tujuan Memantau pelaksanaan posyandu lansia
Definisi Operasional Merupakan salah satu bentuk kegiatan mengawasi
,mengamati atau mengecek dg cermat posyandu lansia yang
bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam
memperoleh pelayanan kesehatan kepada lansia yang
mengutamakan aspek promotif dan preventif.
Frekuensi Pengumpulan 1 bulan
Data
Periode Analisa 3 Bulan
Numerator Jumlah posyandu lansia yang di pantau
Denominator Jumlah posyandu lansia yang ada di wilayah Puskesmas
Sumber Data Laporan tribulanan
Standar 100%
Penanggung jawab Petugas promkes

13.Pemasangan stiker P4K

Judul Pemasangan stiker P4K


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis dan partisipasi masyarakat
Tujuan Sebagai upaya pengawasan yang dilakukan terhadap Bumil
Definisi Operasional Suatu kegiatan penempelan stiker P4K (Program Perencanaan
Persalinan dan Pencegahan Komplikasi ) untuk memantau
adanya Ibu hamil di suatu wilayah.
Frekuensi Pengumpulan 1 bulan
Data
Periode Analisa 3 Bulan
Numerator Jumlah rumah Ibu hamil yang di tempeli stiker
Denominator Jumlah rumah seluruh Ibu hamil yang ada di wilayah UPTD
Puskesmas Pagu
Sumber Data Buku KIA dan Kohort Ibu
Standar 100%
Penanggung jawab Petugas KIA

14.Skrining kesehatan siswa Sekolah Dasar (SD/MI) kelas I

Judul Skrining kesehatan siswa Sekolah Dasar (SD/MI)


kelas I
Dimensi Mutu Keselamatan Pelanggan dan Kompetensi Teknis
Tujuan Untuk mengetahui penyakit sedini mungkin pada anak
SD/MI kelas I
Untuk mencapai kesehatan yang optimal pada peserta
didik
Peserta didik bisa mengikuti pelajaran sesuai keadaan
kesehatannya
Merujuk ke puskesmas peserta didik yang memiliki
kelainan / yang sakit
Definisi Operasional Skreening adalah sejumlah prosedur pemeriksaan
kesehatan yang tidak memuat diagnosis tetapi
tujuannya untuk memisahkan peserta didik yang tidak
sehat dari peserta didik yang sehat, sehingga bisa
mengganggu dan mengurangi produktivitas belajar juga
untuk mendapatkan data dan perkembangan kesehatan
anak sekolah
Frekuensi Setiap 1 tahun / setiap tahun ajaran baru
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah peserta didik SD/MI kelas I yang sudah dilakukan
penjaringan
Denumerator Jumlah seluruh peserta didik SD/MI kelas I di wilayah
kerja UPTD Puskesmas Pagu
Sumber Data Buku bantu Skreening
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program UKS
Pengumpul Data

15.Skrining kesehatan siswa Sekolah Menengah Tingkat Pertama


(SMP/MTS) kelas VII

Judul Skrining kesehatan siswa Sekolah Menengah


Tingkat Pertama (SMP/MTS) kelas VII
Dimensi Mutu Keselamatan Pelanggan dan Kompetensi Teknis
Tujuan Untuk mengetahui penyakit sedini mungkin pada siswa
SMP/MTS kelas VII
Untuk mencapai kesehatan yang optimal pada peserta
didik
Peserta didik bisa mengikuti pelajaran sesuai keadaan
kesehatannya
Merujuk ke puskesmas peserta didik yang memiliki
kelainan / yang sakit
Definisi Operasional Skreening adalah sejumlah prosedur pemeriksaan
kesehatan yang tidak memuat diagnosis tetapi
tujuannya untuk memisahkan peserta didik yang tidak
sehat dari peserta didik yang sehat, sehingga bisa
mengganggu dan mengurangi produktivitas belajar juga
untuk mendapatkan data dan perkembangan kesehatan
anak sekolah
Frekuensi Setiap 1 tahun / setiap tahun ajaran baru
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah peserta didik SMP/MTS kelas VII yang sudah
dilakukan penjaringan
Denumerator Jumlah seluruh peserta didik SMP/MTS kelas VII di
wilayah kerja UPTD Puskesmas Pagu
Sumber Data Buku bantu Skreening
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program UKS
Pengumpul Data

16.Skrining kesehatan siswa Sekolah Menengah Tingkat Atas


(SMA/MA) kelas X

Judul Skrining kesehatan siswa Sekolah Menengah


Tingkat Atas (SMA/MA) kelas X
Dimensi Mutu Keselamatan Pelanggan dan Kompetensi Teknis
Tujuan Untuk mengetahui penyakit sedini mungkin pada nurid
SMA/MA kelas X
Untuk mencapai kesehatan yang optimal pada peserta
didik
Peserta didik bisa mengikuti pelajaran sesuai keadaan
kesehatannya
Merujuk ke puskesmas peserta didik yang memiliki
kelainan / yang sakit
Definisi Operasional Skreening adalah sejumlah prosedur pemeriksaan
kesehatan yang tidak memuat diagnosis tetapi
tujuannya untuk memisahkan peserta didik yang tidak
sehat dari peserta didik yang sehat, sehingga bisa
mengganggu dan mengurangi produktivitas belajar juga
untuk mendapatkan data dan perkembangan kesehatan
anak sekolah
Frekuensi Setiap 1 tahun / setiap tahun ajaran baru
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah peserta didik SMA/MA kelas X yang sudah
dilakukan penjaringan
Denumerator Jumlah seluruh peserta didik SMA/MA kelas X kelas I di
wilayah kerja UPTD Puskesmas Pagu
Sumber Data Buku bantu Skreening
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program UKS
Pengumpul Data

17.Pelaksanaan UKGS

Judul Pelaksanaan UKGS


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis
Tujuan Memberikan penyuluhan tentang kesehatan gigi dan
mulut serta melakukan sikat gigi massal pada murid
SD/MI kelas I,II,III
Definisi Operasional Upaya Kesehatan Gigi Sekolah adalah kegiatan
memberikan penyuluhan tentang kesehatan gigi dan
mulut dan melakukan kegiatan sikat gigi massal yaitu
dengan melakukan secara bersama bagaimana cara
menyikat gigi yang baik dan benar pada murid SD/MI
kelas I,II,III
Frekuensi Setiap 1 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah SD/MI yang telah dilakukan pembinaan
kesehatan gigi mulut dan bimbingan sikat gigi missal
dalam periode waktu 1 tahun
Denumerator Jumlah seluruh SD/MI yang ada di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Pagu
Sumber Data Buku bantu UKGS
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program Kesehatan Gigi dan Mulut
Pengumpul Data

18.Remaja yang sudah dijangkau PKPR

Judul Remaja yang sudah dijangkau PKPR


Dimensi Mutu Partisipasi Masyarakat dan Kompetensi Teknis
Tujuan Terlaksananya Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja
Definisi Operasional Remaja yang sudah dijangkau PKPR adalah anak remaja
yang dilayani di ruang PKPR dengan kelompok umur 10-
19 tahun
Frekuensi Setiap 1 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah remaja yang sudah dijangkau PKPR
Denumerator Jumlah seluruh remaja yang ada di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Pagu
Sumber Data Laporan Tahunan
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program PKPR
Pengumpul Data
19.Kelompok sasaran yang dijangkau pelayanan peduli remaja

Judul Kelompok sasaran yang dijangkau pelayanan


peduli remaja
Dimensi Mutu Partisipasi Masyarakat dan Kompetensi Teknis
Tujuan Kelompok sasaran memperoleh pengetahuan kesehatan
remaja
Definisi Operasional Pencegahan dan penanggulangan PKPR dilakukan
melalui penyuluhan kesehatan remaja secara kelompok
Frekuensi Setiap 1 tahun
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah kelompok sasaran yang sudah diberi penyuluhan
kesehatan remaja
Denumerator Target kelompok sasaran yang akan diberi penyuluhan
kesehatan remaja
Sumber Data Laporan Tahunan
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program PKPR
Pengumpul Data

b. Pelayanan Perbaikan Gizi Masyarakat


1) Pemantauan posyandu balita

Judul Pemantauan Posyandu Balita


Dimensi Mutu Keselamatan dan efektifitas
Tujuan Kesiapan petugas dalam melaksanakan kegiatan
posyandu balita
Definisi Operasional Pemantauan qdalah kegiatan supervisi pelaksanaan
kegiatan untuk tujuan tertentu

Frekwensi Tiga bulan sekali


Pengumpulan Data
Periode Analisa Enam bulan
Numerator Jumlah Posyandu yang Dipantau
Denumerator Jumlah seluruh Posyandu yang ada diwilayah kerja
Sumber Data Laporan bulananj
Standart 50 %
Penganngung Jawab Koordinator Unit Gizi
Pengumpul Data

2) Penyegaran kader posyandu

Judul Penyegaran Kader Posyandu


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis dan partisipasi masyarakat
Tujuan Meningkatkan kompetensi Kader Posyandu Balita
Definisi Operasional Penyegaran Kader adalah Proses pembelajaran
menambah dan mengingatkan kembali materi tentang
Posyandu untuk meningkatkan kompetensi kader
Posyandu balita.

Frekwensi Satu Tahun Sekali


Pengumpulan Data
Periode Analisa Satu Tahun Sekali
Numerator Jumlah kader poyandu balita yang dilatih
Denumerator Jumlah seluruh kader posyandu balita yang ada
diwilayah
Sumber Data Laporan tribulan
Standart 100 %
Penganngung Jawab Koordinator UKM
Pengumpul Data

3) Pelatihan motivator ASI

Judul Pelatihan Motivator ASI


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis dan partisipasi masyarakat
Tujuan Membentuk kader Motivator pemberian ASI secara
eksklusif
Definisi Operasional Motivator ASI adalah kader yang telah mendapatkan
pelatihan tentang tehnik menyusui bayi dengan benar
sehingga bisa memberikan motivasi kepada ibu calon
ibu meneteki dan ibu meneteki agar memberikan ASI
secara eksklusif

Frekwensi Satu Tahun Sekali


Pengumpulan Data
Periode Analisa Satu Tahun Sekali
Numerator Jumlah kader yang dulatih
Denumerator Jumlah seluruh kader / motivator yang direncanakan
Sumber Data Laporan tribulan
Standart 100 %
Penganngung Jawab Koordinator UKM
Pengumpul Data

4) Pembentukan desa KP ASI

Judul Pembentukan desa KP ASI


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis dan partisipasi masyarakat
Tujuan Membentuk desa dengan Kelompok Pendukung ASI
Definisi Operasional Kelompok Pendukung ASI adalah sekelompok orang
yang memiliki situasi dan tujuan yang sama untu saling
berbagi informasi tentang ASI.

Frekwensi Satu Tahun Sekali


Pengumpulan Data
Periode Analisa Satu Tahun Sekali
Numerator Jumlah Desa yang memiliki KP ASI
Denumerator Jumlah Desa yang ada diwilayah kerja
Sumber Data Laporan tribulan
Standart 100 %

Penganngung Jawab Koordinator UKM


Pengumpul Data

5) Monitoring garam beryodium

Judul Monitoring Garam Beryodium


Dimensi Mutu Keselamatan dan Efektifitas
Tujuan Mengetahui peredaram garam beryodium yang
beredar di masyarakat
Definisi Operasional Garam beryodium adalah garam yang mengandung
30 Ppm yang diukur dengan iodine test

Frekuensi 1 tahun sekali


Pengumpulan Data
Periode Analisa 1 tahun sekali
Numerator Jumlah merk garam yang diperiksa
Denumerator Jumlah merk garam yang mengandung yodium 30
Ppm
Sumber Data Hasil monitoring garam
Standart 100 %
Penanggung Jawab Pemegang program Promkes
Pengumpul Data

6) Distribusi Vitamin A

Judul Distribusi Vitamin A


Dimensi Mutu Keselamatan dan Efektifitas
Tujuan Kesiapan petugas dalam pendistribusian Vitamin A
Definisi Operasional Vitamin A adalah vitamin A dosis tinggi yang diberikan
kepada balita umur 6 bl s/d 11 bulan untuk warna biru
dan umur 1 s/d 5 tahun untuk warna merah.

Frekwensi 6 bulan sekali


Pengumpulan Data
Periode Analisa 6 bulan sekali
Numerator Jumlah bayi dan balita yang mendapat vitamin A
diwilayah kerja
Denumerator Jumlah bayi dan balita sasaran yanmg ada di wilayah
kerja
Sumber Data Laporan Vitamin A
Standart 80 % dari total sasaran
Penganngung Jawab Koordinator UKM
Pengumpul Data
7) Evaluasi kegiatan posyandu

Judul Evaluasi kegiatan Posyandu


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis dan partisipasi masyarakat
Tujuan Mendapatkan data tentang hasil kegiatan Posyandu
Definisi Operasional Adalah sebuah proses penyusunan laporan hasil
kegiatan posyandu

Frekwensi Satu bulan Sekali


Pengumpulan Data
Periode Analisa Satu Tahun Sekali
Numerator Jumlah posyandu yang mengirimkan laporan kegiatan
Denumerator Jumlah seluruh posyandu yang ada diwilayah kerja
Sumber Data Laporan bulanan
Standart 100 %
Penganngung Jawab Koordinator UKM
Pengumpul Data

8) Sweeping balita gizi buruk

Judul Sweeping balita gizi buruk


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis
Tujuan Kesiapan petugas dalam melaksanakan sweeping balita
gizi buruk
Definisi Operasional Gizi buruk adalah bayi atau balita dengan status gizi
dengan indikator BB / U menurut Z-SCORE BERAT
BADAN SANGAT KURANG

Frekwensi Tiga bulan sekali


Pengumpulan Data
Periode Analisa Tiga bulan sekali
Numerator Jumlah kejadian balita gizi buruk yang dilacak
Denumerator Jumlah kejadian balita gizi buruk baru
Sumber Data Laporan kejadian balita gizi buruk baru
Standart 100 %
Penganngung Jawab Koordinator UKM
Pengumpul Data

c. Pelayanan Kesehatan Lingkungan


1) Inspeksi Sanitasi di Sekolah Dasar

Judul Inspeksi Sanitasi di Sekolah Dasar


Dimensi Mutu Keselamatan
Tujuan Mengetahui peningkatan Sekolah Dasar yang memenuhi
syarat kesehatan
Definisi Operasional Kegiatan pengawasan terhadap Sekolah Dasar sebagai
upaya pencegahan terjadinya penularan penyakit di
Sekolah Dasar
Frekuensi Setiap bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Tiga bulan sekali
Numerator Jumlah Sekolah Dasar yang diperiksa
Denumerator Jumlah Sekolah Dasar yang ada di wilayah Puskesmas
Sumber Data Laporan bulanan
Standart 85 %
Penanggung Jawab Pemegang program Kesling
Pengumpul Data

2) Inspeksi Sanitasi di Tempat Tempat Umum (TTU)

Judul Inspeksi Sanitasi di Tempat Tempat Umum (TTU)


Dimensi Mutu Keselamatan
Tujuan Mengetahui peningkatan TTU yang memenuhi syarat
kesehatan
Definisi Operasional Kegiatan pengawasan terhadap TTU sebagai upaya
pencegahan terjadinya penularan penyakit di TTU
Frekuensi Setiap bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Tiga bulan sekali
Numerator Jumlah TTU yang diperiksa
Denumerator Jumlah TTU yang ada di wilayah Puskesmas
Sumber Data Laporan bulanan
Standart 85 %
Penanggung Jawab Pemegang program Kesling
Pengumpul Data

3) Inspeksi Sanitasi di Tempat Pengolahan Makanan (TPM)

Judul Inspeksi Sanitasi di Tempat Pengolahan Makanan


(TPM)
Dimensi Mutu Keselamatan
Tujuan Melakukan pengawasan terhadap TPM
Definisi Operasional Upaya pengawasan TPM untuk mencegah terjadinya
penularan penyakit melalui makanan
Frekuensi Satu bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Tiga Bulan
Numerator Jumlah TPM yang diperiksa
Denumerator Jumlah TPM seluruhnya yang ada di wilayah puskesmas
Sumber Data Laporan bulanan
Standart 75 %
Penanggung Jawab Pemegang program Kesling
Pengumpul Data

4) Inspeksi Sanitasi rumah tangga


Judul Inspeksi Sanitasi Rumah Tangga
Dimensi Mutu Keselamatan
Tujuan Mengetahui peningkatan sanitasi rumah di wilayah
puskesmas
Definisi Operasional Kegiatan yang dilakukan
Frekuensi Satu bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Tiga bulan
Numerator Jumlah rumah yang diperiksa
Denumerator Jumlah rumah seluruhnya di wilayah Puskesmas
Sumber Data Laporan bulanan
Standart 85 %
Penanggung Jawab Pemegang program Kesling
Pengumpul Data

5) Inspeksi Sanitasi di Depot Air Minum (DAM)

Judul Inspeksi Sanitasi di Depot Air Minum ( DAM )


Dimensi Mutu Keselamatan
Tujuan Pengawasan terhadap Depot Air Minum
Definisi Operasional Kegiatan pengawasan yang ditujukan pada penyediaan
air minum yang dikelola oleh suatu pengusaha agar
memenuhi syarat kesehatan sehingga aman di
konsumsi oleh masyarakat
Frekuensi Tiga bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Enam bulan
Numerator Jumlah DAM yang diperiksa
Denumerator Jumlah DAM seluruhnya yang ada di wilayah Puskesmas
Sumber Data Laporan Bulanan
Standart 100 %
Penanggung Jawab Pemegang program Kesling
Pengumpul Data

d. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Kesehatan Anak


1) Kunjungan rumah ibu hamil

Judul Kunjungan rumah ibu hamil


Dimensi Mutu Kompetensi teknis, keslamatan
Tujuan Pelayanan ibu hamil di rumah pasien
Definisi Operasional Pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan untuk ibu
selama dalam kehamilanny yang sesuai standart
pelayanan di laksanakan di rumah pasien
Frekuensi 1 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa 3 bulan
Numerator Semua ibu hamil yang di kunjungi oleh tenaga
kesehatan
Denumerator Semua ibu hamil
Sumber Data Register kohort Ibu
Standart 70%
Penanggung Jawab Pemegang program KIA
Pengumpul Data
2) Kunjungan rumah neonatus

Judul Kunjungan rumah neonatus


Dimensi Mutu Kompetensi teknis, keslamatan
Tujuan Tercapainya cakupan pemantauan dan pelayanan
neonatus
Definisi Operasional Cakupan pelayanan neonatus sesuai standart paling
sedikit 3 kali pada usia 6 jam sampai hari ke 28
dilakukan dengan kunjungan rumah
Frekuensi 3 kali
Pengumpulan Data
Periode Analisa 1 bulan
Numerator Jumlah neonatus (bayi usia 0-28 hari) yang dikunjungi
oleh tenaga kesehatan
Denumerator Semua neonatus usia 0-28 hari
Sumber Data Register kohort bayi
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program KIA
Pengumpul Data

3) Kunjungan rumah ibu nifas

Judul Kunjungan rumah ibu nifas


Dimensi Mutu Kompetensi teknis, keslamatan
Tujuan Kunjungan rumah pada ibu nifas sesuai standart
Definisi Operasional Pelayanan kesehatan ibu nifas sesuai standar oleh
tenaga kesehatan untuk mendeteksi dini komplikasi
minimal 3 kali setelah persalinan
Frekuensi 3 kali
Pengumpulan Data
Periode Analisa 42 hari
Numerator Jumlah ibu nifas yang di tangani oleh tenaga kesehatan
melalui kunjungna rumah dalam 42 hari
Denumerator Semua ibu nifas
Sumber Data Register kohort ibu
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program KIA
Pengumpul Data

4) Pelacakan kematian neonatus

Judul Pelacakan kematian neonatus


Dimensi Mutu Kompetensi teknis
Tujuan Mengurangi angka kematian pada neonatus
Definisi Operasional Pelacakan kematian neonatus adalah suatu kegiatan
pengumpulan data untuk mengetahui penyebab
kematian bayi usia 0-28 hari di wilayah kerja puskesmas
pagu

Frekuensi 1 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa 3 bulan
Numerator Jumlah kumulatif kematian neonatus yang telah
dilakukan pelacakan oleh petugas
Denumerator Jumlah seluruh sasaran bayi di wilayah kerja puskesmas
pagu
Sumber Data Register kohort bayi
LB3 KIA
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program KIA
Pengumpul Data

5) Kelas ibu hamil

Judul Kelas ibu hamil


Dimensi Mutu Kompetensi teknis, keselamatan, komunitas
Tujuan Memberikan edukasi, konseling, pendampingan dan
sarana bertukar fikiran tentang kehamilan kepada
kelompok ibu hamil
Definisi Operasional Kelas ibu hamil merupakan saana belajar bagi ibu hamil,
dalam bentuk tatap muka dalam kelompok ibu hamil
Frekuensi 1 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa 3 bulan
Numerator Jumlah kumulatif ibu hamil di walayah kerja puskesmas
pagu yang mengikuti kelas ibu hamil
Denumerator Jumlah seluruh ibu hamil di wilayah kerja puskesmas
pagu
Sumber Data Register kohort ibu
Standart 80%
Penanggung Jawab Pemegang program KIA
Pengumpul Data

6) Pelacakan kematian ibu

Judul Pelacakan kematian ibu


Dimensi Mutu Kompetensi teknis
Tujuan Mengurangi angka kematian yang terjadi pada ibu hamil
bersalin dan nifas
Definisi Operasional Pelacakan kematian ibu adalah suatu kegiatan
pengumpulan data untuk mengatuhi penyebab
kematian ibu yang disebabkan oleh kehamilan,
persalinan, dan nifas di wilayah kerja Puskesmas Pagu
dalam kurun waktu 1 tahun

Frekuensi 1 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa 3 bulan
Numerator Jumlah kumulatif kematian ibu yang telah dilakukan
pelacakan oleh petugas
Denumerator Jumlah seluruh sasaran ibu hamil di wilayah kerja
Puskesmas Pagu
Sumber Data Register kohort ibu
LB3 KIA
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program KIA
Pengumpul Data

e. Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit


1) Cakupan penemuan kasus TB BTA +

Judul Cakupan penemuan kasus TB BTA +


Dimensi Mutu Keselamatan Pelanggan dan Kompetensi Teknis
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
penemuan dini penderita TB
Definisi Operasional Cakupan penemuan penderita TB BTA + sangat efektif
dalam penegakan diagnosa dan pemberian OAT
sehingga mampu menurunkan angka penularan
penyakit TB
Frekuensi Setiap 3 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 3 bulan
Numerator Jumlah suspect TB yang ditemukan di wilayah kerja
UPTD Puskesmas Pagu
Denumerator Jumlah target suspect TB dalam periode waktu 1 tahun
(107/jumlah penduduk X 100%)
Sumber Data Laporan LB3
Standart 80%
Penanggung Jawab Pemegang program TB
Pengumpul Data

2) Pencatatan dan pelaporan kasus TB di puskesmas

Judul Pencatatan dan pelaporan kasus TB di puskesmas


Dimensi Mutu Efektifitas
Tujuan Tersedianya data pencatatan dan pelaporan TB di
puskesmas
Definisi Operasional Pencatatan dan pelaporan TB adalah pencatatan dan
pelaporan semua pasien TB yang berobat rawat jalan di
puskesmas
Frekuensi Setiap 3 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 3 bulan
Numerator Jumlah seluruh pasien TB rawat jalan yang dicatat dan
dilaporkan
Denumerator Jumlah seluruh kasus TB rawat jalan di puskesmas.
Sumber Data Rekam Medis
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program TB
Pengumpul Data

3) Anak sekolah yang sudah dijangkau penyuluhan HIV / AIDS


Judul Anak sekolah yang sudah dijangkau penyuluhan
HIV / AIDS
Dimensi Mutu Kompetensi Teknis
Tujuan Terlaksananya penyuluhan HIV / AIDS untuk mencegah
prilaku penyebab penularan HIV / AIDS
Definisi Operasional Pencegahan dan penanggulangan HIV / AIDS dilakukan
melalui penyuluhan HIV / AIDS kepada anak sekolah
setingkat SMA atau sederajat
Frekuensi Setiap tahun
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap tahun
Numerator Jumlah anak sekolah / SMA sederajat yang sudah disuluh
HIV / AIDS
Denumerator Jumlah anak sekolah / SMA sederajat di wilayah kerja
UPTD Puskemas Pagu
Sumber Data Laporan Tahunan
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program HIV / AIDS
Pengumpul Data

4) Kelompok sasaran yang dijangkau penyuluhan HIV / AIDS

Judul Kelompok sasaran yang dijangkau penyuluhan


HIV / AIDS
Dimensi Mutu Partisipasi Masyarakat
Tujuan Kelompok sasaran memperoleh pengetahuan HIV / AIDS
untuk mencegah perilaku penyebab penularan HIV /
AIDS
Definisi Operasional Pencegahan dan penanggulangan HIV / AIDS dilakukan
melalui penyuluhan HIV / AIDS kepada kelompok
masyarakat
Frekuensi Setiap tahun
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap tahun
Numerator Jumlah kelompok sasaran yang sudah diberi penyuluhan
HIV / AIDS
Denumerator Target kelompok sasaran yang diberi penyuluhan ( 12
kelompok per tahun)
Sumber Data Laporan Tahunan
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program HIV / AIDS
Pengumpul Data

5) Cakupan pelayanan diare

Judul Cakupan pelayanan diare


Dimensi Mutu Keselamatan Pelanggan dan Kompetensi Teknis
Tujuan Tersedianya pelayanan penderita diare
Definisi Operasional Semua penderita diare di wilayah kerja UPTD Puskesmas
Pagu memperoleh pelayanan
Frekuensi Setiap Bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap Tahun
Numerator Jumlah penderita diare yang dilayani dalam satu tahun
Denumerator Target penemuan penderita pada tahun yang sama
(10% X 423 X 1000 X jumlah penduduk)
Sumber Data Laporan Tahunan
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program P2M
Pengumpul Data

6) Angka penggunaan oralit

Judul Angka penggunaan oralit


Dimensi Mutu Keselamatan Pelanggan
Tujuan Semua penderita diare memperoleh oralit untuk
penanggulangan dehidrasi
Definisi Operasional Penderira diare yang berobat ke sarana kesehatan dan
laporan dari kader diberikan oralit
Frekuensi Setiap Bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap Tahun
Numerator Jumlah penderita diare yang memperoleh tambahan
oralit dalam satu tahun
Denumerator Jumlah semua penderita diare dalam satu tahun yang
sama
Sumber Data Laporan Bulanan
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program P2M
Pengumpul Data

7) Proporsi penderita diare pada balita yang diberi tablet zinc

Judul Proporsi penderita diare pada balita yang diberi


tablet zinc
Dimensi Mutu Keselamatan Pelanggan
Tujuan Semua penderita diare balita memperoleh tablet zinc
Definisi Operasional Penderita diare balita yang memperoleh tambahan
tablet zinc dari petugas kesehatan di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Pagu
Frekuensi Setiap Bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap Tahun
Numerator Jumlah penderita diare balita yang memperoleh
tambahan tablet zinc dalam satu tahun
Denumerator Jumlah semua penderita diare balita pada tahun yang
sama
Sumber Data Laporan Bulanan
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program P2M
Pengumpul Data

8) Case Fatality Rate KLB diare


Judul Case Fatality Rate KLB diare
Dimensi Mutu Keselamatan Pelanggan
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Pusksmas Pagu dalam
penanganan KLB diare
Definisi Operasional Jumlah kematian penderita diare pada saat KLB diare di
wilayah kerja UPTD Puskesmas Pagu
Frekuensi Saat Kejadian
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap setahun
Numerator Jumlah kematian penderita diare pada saat KLB
Denumerator Jumlah penderita diare pada saat KLB
Sumber Data Laporan KLB
Standart <1%
Penanggung Jawab Pemegang program P2M
Pengumpul Data

9) Cakupan penemuan penderita pneumonia pada balita

Judul Cakupan penemuan penderita pneumonia pada


balita
Dimensi Mutu Keselamatan Pelanggan dan Kompetensi Teknis
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
penemuan penderita Pneumonia pada balita
Definisi Operasional Kasus Pneumonia pada balita di wilayah UTD Puskesmas
Pagu yang memperoleh pelayanan
Frekuensi Setiap Bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap Tahun
Numerator Jumlah penderita Pneumonia pada balita yang dilayani
dalam satu tahun
Denumerator Target penemuan ( 10% dari jumlah balita )
Sumber Data Laporan Tahunan
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program P2M
Pengumpul Data

10) Pemeriksaan jentik berkala

Judul Pemeriksaan jentik berkala


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
pemeriksaan jentik berkala
Definisi Operasional Jumlah rumah yang dilakukan pemeriksaan jentik secara
acak dan berkala dalam kurun waktu tertentu (3
bulanan) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pagu
Frekuensi Setiap tiga bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap tiga bulan
Numerator Jumlah rumah yang dilakukan pemeriksaan jentik
Denumerator Target rumah yang diperiksa jentiknya (100 rumah /
desa / 3 bulan)
Sumber Data Laporan Tribulan
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program DBD
Pengumpul Data

11) Angka bebas jentik

Judul Angka bebas jentik


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
upaya pemberantasan jentik DBD
Definisi Operasional Prosentase jumlah rumah yang bebas jentik DBD di
wilayah kerja UPTD Puskesmas Pagu
Frekuensi Setiap satu bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap tiga bulan
Numerator Jumlah rumah bebas jentik DBD
Denumerator Jumlah rumah yang diperiksa jentiknya
Sumber Data Laporan DBD
Standart 95%
Penanggung Jawab Pemegang program DBD
Pengumpul Data

12) Kegiatan asuhan keperawatan pada keluarga

Judul Kegiatan asuhan keperawatan pada keluarga


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
upaya promotif dan preventif terhadap keluarga rawan
Definisi Operasional Asuhan Keperawatan kepala keluarga (KK) rawan berupa
kunjungan luar gedung di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Pagu
Frekuensi Setiap 3 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah kepala keluarga (KK) rawan yang dikunjungi di
wilayah kerja UPTD Puskesmas Pagu
Denumerator Jumlah KK rawan seluruhnya
Sumber Data Data Dasar
Standart 100%
Penanggung Jawab Pemegang program Perawatan Kesehatan Masyarakat
Pengumpul Data
13) Pemberdayaan kelompok masyarakat khusus dalam upaya
penemuan dini dan rujukan kasus gangguan kejiwaan

Judul Pemberdayaan kelompok masyarakat khusus


dalam upaya penemuan dini dan rujukan kasus
gangguan kejiwaan
Dimensi Mutu Partisipasi Masyarakat
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
upaya pemberdayaan masyarakat untuk penemuan
kasus gangguan kejiwaan
Definisi Operasional Kelompok pemberdayaan masyarakat yang sudah
mendapatkan pelatihan jiwa di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Pagu
Frekwensi Setiap 1 tahun
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah kelompok pemberdayaan masyarakat yang
sudah mendapatkan pelatihan kesehatan jiwa di wilayah
kerja UPTD Puskesmas Pagu
Denumerator Jumlah Kelompok pemberdayaan masyarakat
Sumber Data Laporan Tahunan
Standart 20%
Penanggung Jawab Pemegang program Kesehatan Jiwa
Pengumpul Data

14) Penanganan kasus kesehatan jiwa melalui rujukan ke RS /


specialis

Judul Penanganan kasus kesehatan jiwa melalui rujukan


ke RS / specialis
Dimensi Mutu Kesinambungan Pelayanan
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
upaya penanganan kasus kesehatan jiwa yang
memerlukan rujukan
Definisi Operasional Kasus kesehatan jiwa di wilayah kerja UPTD Puskesmas
Pagu yang memerlukan rujukan
Frekuensi Setiap 1 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah kasus kesehatan jiwa di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Pagu yang dirujuk ke rumah sakit / spesialis
Denumerator Jumlah seluruh kasus kesehatan jiwa di wilayah kerja
UPTD Puskesmas Pagu
Sumber Data Laporan Bulanan kesehatan jiwa
Standart 30%
Penanggung Jawab Pemegang program Kesehatan Jiwa
Pengumpul Data
15) Ketepatan waktu pengumpulan laporan surveillance STP dan C1

Judul Ketepatan waktu pengumpulan laporan


surveillance STP dan C1
Dimensi Mutu Kompetensi Teknis
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
ketepatan pengumpulan laporan surveillance STP dan
C1 sehingga tidak ada kasus yang terlambat dalam
penanganan
Definisi Operasional Jumlah laporan surveillance STP dan C1 UPTD
Puskesmas Pagu yang dikumpulkan tepat waktu sampai
dengan tanggal 5 setiap bulan
Frekuensi Setiap 1 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah laporan surveillance STP dan C1 yang
dikumpulkan tepat waktu
Denumerator Jumlah laporan surveillance STP dan C1 selama satu
tahun (12 bulan)
Sumber Data Laporan bulanan STP dan C1
Standart >80%
Penanggung Jawab Pemegang program Surveillance Epidemologi
Pengumpul Data

16) Kelengkapan laporan surveilance STP dan C1

Judul Kelengkapan laporan surveilance STP dan C1


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
kelengkapan pengumpulan laporan surveillance STP dan
C1 sehingga mengindari salah penafsiran data dan
kesalahan penanganan
Definisi Operasional Jumlah laporan surveillance STP dan C1 UPTD
Puskesmas Pagu yang dikumpulkan lengkap 12 bulan
Frekuensi Setiap 1 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah laporan surveillance STP dan C1 yang
dikumpulkan lengkap
Denumerator Jumlah laporan surveillance STP dan C1 (12 bulan)
Sumber Data Laporan Bulanan surveillance STP dan C1
Standart >90%
Penanggung Jawab Pemegang program Surveillance Epidemologi
Pengumpul Data
17) Ketepatan waktu pengumpulan laporan W2 (mingguan)

Judul Ketepatan waktu pengumpulan laporan W2


(mingguan)
Dimensi Mutu Kompetensi Teknis
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
ketepatan pengumpulan laporan W2 (mingguan)
sehingga tidak ada wabah yang terlambat dalam
penanganan
Definisi Operasional Jumlah laporan W2 (mingguan) UPTD Puskesmas Pagu
yang dikumpulkan tepat waktu setiap minggu
Frekuensi Setiap minggu
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah laporan W2 (mingguan) yang dikumpulkan tepat
waktu
Denumerator Jumlah laporan W2 selama satu tahun (52 minggu)
Sumber Data Laporan Mingguan W2
Standart >80%
Penanggung Jawab Pemegang program Surveillance Epidemologi
Pengumpul Data

18) Kelengkapan laporan W2 (mingguan)

Judul Kelengkapan laporan W2 (mingguan)


Dimensi Mutu Kompetensi Teknis
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
kelengkapan pengumpulan laporan W2 (mingguan)
sehingga mengindari salah penafsiran data dan
kesalahan penanganan
Definisi Operasional Jumlah laporan W2 (mingguan) UPTD Puskesmas Pagu
yang dikumpulkan lengkap tiap minggu
Frekuensi Setiap 1 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah laporan W2 (mingguan) yang dikumpulkan
lengkap
Denumerator Jumlah laporan W2 (mingguan) selama satu tahun (52
minggu)
Sumber Data Laporan mingguan W2
Standart >90%
Penanggung Jawab Pemegang program Surveillance Epidemologi
Pengumpul Data

19) Penemuan kasus refraksi di masyarakat dan puskesmas

Judul Penemuan kasus refraksi di masyarakat dan


puskesmas
Dimensi Mutu Kesinambungan Pelayanan
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
upaya penanganan kasus refraksi
Definisi Operasional Kasus refraksi yang ditemukan di masyarakat dan
puskesmas melalui pemeriksaan visus / refraksi di
wilayah kerja UPTD Puskesmas Pagu
Frekuensi Setiap 3 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah kasus refraksi yang ditemukan selama periode
waktu 1 tahun
Denumerator Jumlah penderita yang diperiksa refraksi selama periode
waktu 1 tahun yang sama
Sumber Data Register harian rawat jalan dan laporan tribulan indera
Standart 80%
Penanggung Jawab Pemegang program Kesehatan Mata
Pengumpul Data

20) Penemuan penyakit mata di puskesmas

Judul Penemuan penyakit mata di puskesmas


Dimensi Mutu Kesinambungan Pelayanan
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
upaya penemuan dan penanganan kasus penyakit mata
di puskesmas
Definisi Operasional Kasus penyakit mata yang ditemukan melalui
pemeriksaan / kegiatan screening baik secara aktif
maupun pasif (yang datang saja) di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Pagu
Frekuensi Setiap 3 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah kunjungan kasus mata di puskesmas selama
periode waktu 1 tahun
Denumerator Jumlah semua jenis kasus penyakit mata yang terjadi di
wilayah kerja UPTD Puskesmas Pagu selama periode
waktu 1 tahun yang sama
Sumber Data Register harian rawat jalan dan laporan tribulan indera
Standart 80%
Penanggung Jawab Pemegang program Kesehatan Mata
Pengumpul Data

21) Penemuan kasus buta katarak pada usia >45 th

Judul Penemuan kasus buta katarak pada usia >45 th


Dimensi Mutu Kesinambungan Pelayanan
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
upaya penemuan dan penanganan kasus buta katarak
pada usia >45 tahun
Definisi Operasional Kasus buta katarak yang ditemukan melalui
pemeriksaan / kegiatan screening untuk usia >45 tahun
baik dalam gedung maupun luar gedung di wilayah kerja
UPTD Puskesmas Pagu
Frekuensi Setiap 3 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah kunjungan kasus buta katarak selama periode
waktu 1 tahun
Denumerator Jumlah semua penduduk usia >45 tahun
Sumber Data Register harian rawat jalan dan data dasar
Standart 30%
Penanggung Jawab Pemegang program Kesehatan Mata
Pengumpul Data

22) Penemuan kasus sulit dan rujukan specialis di puskesmas


melalui pemeriksaan fungsi pendengaran

Judul Penemuan kasus sulit dan rujukan specialis di


puskesmas melalui pemeriksaan fungsi
pendengaran
Dimensi Mutu Kesinambungan Pelayanan
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
upaya penemuan kasus sulit dan rujukan spesialis di
puskesmas melalui pemeriksaan fungsi pendengaran
Definisi Operasional Jumlah kasus sulit dan rujukan spesialis di puskesmas
melalui pemeriksaan fungsi pendengaran baik dalam
gedung maupun luar gedung di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Pagu
Frekuensi Setiap 3 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah kasus sulit dan rujukan ke spesialis
Denumerator Jumlah semua kasus gangguan pendengaran
Sumber Data Register harian rawat jalan dan data dasar
Standart 10%
Penanggung Jawab Pemegang program Kesehatan telinga
Pengumpul Data

23) Penemuan kasus penyakit telinga di puskesmas

Judul Penemuan kasus penyakit telinga di puskesmas


Dimensi Mutu Kesinambungan Pelayanan
Tujuan Tergambarnya kinerja UPTD Puskesmas Pagu dalam
upaya penemuan dan penanganan kasus penyakit
telinga di puskesmas
Definisi Operasional Kasus penyakit telinga yang ditemukan melalui
pemeriksaan / kegiatan screening baik secara aktif
maupun pasif (yang datang saja) di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Pagu
Frekuensi Setiap 3 bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap 1 tahun
Numerator Jumlah kunjungan kasus telinga di puskesmas selama
periode waktu 1 tahun
Denumerator Jumlah semua jenis kasus penyakit telinga yang terjadi
di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pagu selama periode
waktu 1 tahun yang sama
Sumber Data Register harian rawat jalan dan laporan tribulan indera
Standart 40%
Penanggung Jawab Pemegang program Kesehatan telinga
Pengumpul Data

24) Penemuan penderita kusta

Judul Penemuan Penderita Kusta


Dimensi Mutu Kompetensi teknis
Tujuan tergambarna kemampuan dan ketrampilan petugas
dalam mendiagnosa
Definisi Operasional penemuan penderita baru adalah kegiatan penemuan
penderita penyakit kusta baru baik secara pasif
( sukarela ) secara aktif (dengan pemeriksaan kontak
serumah dan tetang ga/ lingkungan dan pemeriksaan
anak sekolah dan survey )
Frekuensi
setiap bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa 1 tahun sekali
Numerator jumlah penderita baru yang ditemukan dalam waktu
tertentu
Denumerator jumlah penduduk pada periode waktu tertentu
Sumber Data regester harian penderita kusta
Standart 4 orang, rencana dari tahun ke tahun ditambah 1 orang
Penanggung Jawab
Pengumpul Data Pemegang Program Kusta

25) Pengobatan penderita kusta

Judul Pengobatan Penderita kusta


Dimensi Mutu Keselamatan dan kesinambungan pelayanan
Tujuan memutus mata rantai penularan penyembuhan penyakit
penderita mencegah terjadinya cacat
Definisi Operasional Pengobatan penderita adalah kegiatan pemberian obat
obatan yang bertujuan untuk membunuh kuman kusta
Frekuensi
Setiap bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisa Setiap bulan
Numerator jumlah kasus pada periode waktu tertentu
Denumerator jumlah kasus yang diobati pada periode waktu tertentu
Sumber Data Regester Monitoring
Standart 100%
Penanggung Jawab
Pengumpul Data Pemegang Program Kusta

26) Angka cacat tingkat 2 rendah

Judul Angka cacat tingkat 2 rendah


Dimensi Mutu keselamatan dan kenyamanan pelanggan
Tujuan tergambarnya keterlambatan penemuan yang
merupakan bagian dari penampilan kinerja dari
petugas/efektifitas program serta penyatuan
masyarakat mengenai penyakit kusta
Definisi Operasional Angka cacat tingkat 2 rendah adalah cacat kusta yang
terjadi akibat gangguan fungsi saraf pada mata,tangan
atau kaki,cacat akibat kerusakan saraf kelihatan borok
,luka,jari kiting,lunglai, pemendekan,mata tidak dapat
menutup erat,dan luka pada kornea mata
Frekuensi
Pengumpulan Data setiap bulan
Periode Analisa 3bulan
Numerator jumlah kasus baru dengan cacat tingka 2 dalam periode
waktu tertentu
Denumerator jumlah penderita baru dalam periode waktu tertentu
Sumber Data regester kohort penderita kusta
Standart 5%
Penanggung Jawab
Pengumpul Data Pemegang Program Kusta

27) Proporsi MB rendah

Judul Proporsi MB rendah


Dimensi Mutu Keselamatan pelanggan
Tujuan tergambarnya prosentase penderita kusta tipe MB
diantara kasus baru ( tingginya penularan dimasyrakat )
Definisi Operasional Proporsi MB adalah jumlah penderita baru MB ( multiple
basilair ) yang dengan tanda utama yaitu terdapat
bercak kusta lebih dari lima, kerusaka saraf lebih dari
satu saraf, pemeriksaan BTA positif
Frekuensi
Pengumpulan Data setiap bulan
Periode Analisa setiap 3bulan
Numerator jumlah penderita baru tipe MB dalam periode tertentu
Denumerator jumlah penderita baru dalam periode tersebut
Sumber Data regester kohort penerita kusta
Standart <5 % dari penderita yang ditemukan
Penanggung Jawab
Pengumpul Data Pemegang Program Kusta

28) Kesembuhan penderita

Judul Kesembuhan penderita


Dimensi Mutu kenyamanan pelanggan & kesinambungan pelayanan
Tujuan tergambarnya keberhasilan pengobatan & kualitas
pelaksanaan program MDT( Multi Drug Teraphy )
Definisi Operasional kesembuhan penderita adalah terselesainya
pengobatan yang dilakukan pada penderita kusta yaitu :
6 Blister pada penderita tipe PB dalam jangka waktu 6-9
bulan, 12 blister pada penderita tipe MB dalam jangka
waktu 12-18 bulan
Frekuensi setiap satu tahun
Pengumpulan Data
Periode Analisa setiap satu tahun
Numerator PB : jumlah penderita PB yang selesai pengobatan 6
blister dalam jangka waktu 6-9 bulan
MB: jumlah penderita MB yang selesai pengobatan 12
bliter dalam jangka waktu 12-18 bulan
Denumerator PB : jumlah penderita PB yang mulai pengobatan pada
periode kohort yang sama
MB: jumlah penderita MB yang mulai pengobatan pada
periode kohort yang sama
Sumber Data regester kohort penderita kusta
Standart 100%
Penanggung Jawab
Pengumpul Data Pemegang Program Kusta

Anda mungkin juga menyukai