Anda di halaman 1dari 36

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN I

Nama : Alfian Rizaldi


NIM : DBC 116 093
Kelas : G
Modul : IV Pemilihan

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
2016
BAB I

TUJUAN DAN LANDASAN TEORI

I. TUJUAN
1. Dapat mengetahui perbedaan penggunaan if-then-else dan caseof dalam
setiap permasalahan.
2. Dapat menggunakan if-then-else dan caseof dalam menyelesaikan
sebuah permasalahan yang dituangkan dalam sebuah program.

II. LANDASAN TEORI

Struktur Pemilihan

Dalam membuat program, pngambilan keputusan sering kali dimanfaatkan.


Pemanfaatan ini dapat dijumpai pada saat:

a) Menentukan besarnya tunjangan yang diterima seseorang pegawai yang


disesuaikan dengan jumlah anak yang ditanggung.

b) Menentukan nilai huruf mahasiswa berdasarkan score yang diperoleh.

c) Menentukan suatu bilangan merupakan prima atau tidak.

Proses pengambilan keputusan sebenarnya hanya terpaku pada logika benar


atau salah, ya atau tidak, memenuhi atau tidak. Oleh karena itu, untuk
menentukan suatu kondisi tertentu apakah benar atau salah, ya atau tidak maka
diperlukan pemahaman tentang beberapa struktur yang mendukung
pengambilan keputusan. Dalam hal pemograman, kita harus mengenal
operator yang dipakai dalam pengambilan keputusan. Selain operator
pengambilan keputusan, dalam bahasa C/C++, juga disediakan perintah untuk
pengambilan keputusan berupa if dan switch.
Operasi Relasi dan Logika

A. Operator Relasi
Operator ini dipakai untuk menyatakan hubungan antar dua buah operand.

Operator Arti
< Lebih kecil dari
<= Lebih kecil atau sama
dengan
> Lebih besar
>= Lebih besar atau sama
dengan
== Sama dengan
<> Tidak sam dengan

Dalam bahasa C/C++ tanda sama dengan dilambangkandengan == bedanya


dengan operator = adalah bahwa operator = merupakan operator penugasan
misalnya a=12. Sedangkan operator == merupakan operator perbandingan.
Jadi jika ingin melakukan perbandingan antara 2 buah bilangan kita
menggunakan operator == , bukan operator ==.

B. Operator Logika
Merupakan operator yang digunakan untuk membandingkan 2 buah nilai
logika yang ditunjukan oleh relasi antar 2 buah operand. Nilai logika dapat
bernilai benar atau salah tetapi tidak kedua-duanya.
Operator Arti
&& DAN
|| ATAU
! NOT

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penyelesaian masalah dengan


struktur pemilihan atau percabangan adalah suatu cara pemecahan masalah
dengan intruksi-intruksi tertentu yang dapat digunakan untuk mengambil
keputusan berdasarkan suatu kondisi. Pernyataan percangan memungkinkan suatu
pernyataan di eksekusi , hanya jika suatu kondisi terpenuhi atau tidak terpenuhi.
Artinya tidak setiap baris atau langkah dikerjakan. Suatu baris algoritma akan
dikerjakan jika kondisinya memenuhi syarat. Struktur pemilihan adalah struktur
algoritma yang melakukan proses pengujian untuk mengambil suatu keputusan
atau tindakan mengenai di proses atau tidaknya suatu baris intruksi atau blok
intruksi. Contoh : jika suatu bilangan tidak habis dibagi 2, maka bilangan tersebut
adalah bilangan ganjil. Disini keputusan untuk menyatakan suatu bilangan
adalah ganjil berdasarkan kondisi jika bilangan tersebut tidak habis dibagi 2.

Penjelasan Tentang Pemilihan (If-Then) dalam Pemrograman Pascal

Di dalam suatu program, perintah pemilihan sering di jumpai. Apalagi pada


pembuatan program pengandaian. Pengandaian maksudnya suatu aksi dapat di
kerjakan jika suatu kondisi tertentu di penuhi. Misalnya, kendaraan anda tiba di
perempatan yang ada traffic light. Jika lampu traffic light sekarang berwarna
merah, maka kendaraan anda harus berhenti.

Langkah ini kita tulis dalam pernyataan berikut:

Jika lampu traffic light berwarna merah, mak berhenti.


Pernyataan di atas dapat di tulis dalam pernyataan-pemilihan (selection statement)
atau disebut juga pernyataan-kondisional sebagai berikut:

If kondisi then

aksi

Dalam bahasa Indonesia, if berarti jika dan then artinya maka, kondisi adalah
persyaratan yang dapat bernilai benar atau salah ; aksi sesudah kata then hanya di
laksanakan apabila kondisi bernilai benar. Sebaliknya, apabila kondisi bernilai
salah, maka aksi tidak di laksanakan. Perhatikan bahwa kata yang di garis bawahi.
If dan then merupakan kata kunci (keywords) untuk struktur pemilihan ini.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menuliskan pelaksanaan aksi bila suatu
persyaratan di penuhi. Misalnya:

If air di dalam ketel mendidih then Matikan api kompor

If suhu ruangan di atas 50 C then Bunyikan alarm tanda bahaya

If mobil rusak then Pakai saja sepeda motor

If x habis dibagi 2 then Tulis bahwa x bilangan genap

Dan lain sebagainya.

Struktur pemilihan if-then hanya memberikan satu pilihan aksi bila kondisi
(persyaratan) di penuhi (bernilai benar), dan tidak memberi pilihan aksi lain bila
kondisi bernilai salah. Bentuk pemilihan yang lebih umum ialah memilih satu dari
dua buah aksi bergantung pada

Nilai kondisinya.

Penjelasan Tentang Pemilihan (Case-Of) dalam Pemrograman Pascal

Statemen CASE-OF digunakan untuk memilih jika terdapat lebih dari dua kondisi
yang setiapnya memerlukan penenangan yang berbeda.
Contoh Program Case

{Program latihan_case}

uses wincrt;

var

n:integer;

keterangan: string[40];

begin

write('masukkan nilai yang akan di konfersikan=');

readln(n);

case n of

1..44: begin

keterangan:= 'GAGAL';

end ;

45..54: begin

keterangan:= 'LULUS BERSYARAT';

end;

55..64: begin

keterangan:= 'LULUS';

end;

65..79: begin

keterangan:= 'LULUS dengan pedikat OK';

end;

80..100: begin
keterangan:= 'LULUS dengan sangat BAIK cekaliii';

end;

end;

writeln;

writeln('Keterangan=', keterangan);

readln;

end.

Case berfungsi untuk menyederhanakan penulisan IF-THEN-ELSE yang


bertingkat-tingkat.Untuk pemilihan kapan saat yang tepat menggunakan case dan
kapan saat yang tepat untuk menggunakan perintah if akan dapat mengerti di
kemudian hari ketika sudah benar-benar memahaminya.
BAB II

LANGKAH KERJA

LANGKAH KERJA PRATIKUM

1. Buatlah program untuk menentukan bilangan positif dan bilangan negatif


dari sebuah bilangan bulat yang dimasukkan dari piranti masukkan.
2. Buatlah program untuk menentukan bilangan bulat terbesar dan bilangan
bulat terkecil dari tiga buah bilangan bulat.
3. Misalkan karyawan PT. Gundul pacul dikelompokkan berdasarkan
golongannya.Upah perjam tiap karyawan tergantung pada golongannya
(lihat tabel dibawah). Jumlah jam kerja yang normal selama seminggu
adalah 48 jam. Kelebihan jam kerja dianggap lembur dengan upah lembur
Rp 3.000/jam untuk semua golongan karyawan.
buatlah program yang membaca nama karyawan dan jumlah kerjanya
selama seminggu, lalu menghitung jumlah gaji mingguannya.

Golongan Upah per jam


A Rp. 6000
B Rp. 7000
C Rp. 8000
D Rp. 9000

4. Buatlah program untuk membaca nomor bulan (integer), lalu menuliskan


nama bulan sesuai dengan angka bulannya. Misalnya jika dibaca angka 8,
maka tercetak Agustus.
5. Memodifikasi soal no. 3 dengan menggunakan struktur case..of. !

6. TUGAS
Simulasikan sebuah kalkulator sederhana untuk melakukan operasi
aritmatika sebagai berikut : dibaca operan 1, operator, dan operand 2.
Tentukan hasil operasi aritmatika :
Operand1 Operator Operand2
7 + 3
Maka hasil nya adalah 10
BAB III

PEMBAHASAN

1. Program untuk menentukan bilangan positif dan bilangan negatif dari sebuah
bilangan bulat yang dimasukkan dari piranti masukkan.

merupakan judul dari program.( _ ) berfungsi untuk menyambung kalimat


pada judul program tampa itu maka program tidak dapat dijalan kan. Dan (;)
titik koma untuk mengakhiri perintah, jika tidak ada (;) maka program tidak
dapat dijalankan.

Uses Crt berfungsi untuk memanggil perintah dalam library atau unit Clr.
Contoh Clrscr. Bila menggunakan Clrscr tampa Uses Crt maka program tidak
dapat dijalankan.

Var memiliki fungsi untuk mejelaskan objek tersebut memiliki jenis tipe data
apa yang akan ditentukan sesuai dengan kebutuhan. Dan Integer merupakan
tipe yang berupa angka yang memiliki batas tertentu.
Begin untuk memulai inturksi program.
Clrscr mempunyai fungsi untuk menghapus atau

membersihkan hasil.
output yang sebelumnya agar hasil output berikutnya terlihat bersih dan rapi.
Dan (;) untuk mengakhiri perintah dari baris program tersebut.

Write berfungsi untuk membaca text yang telah dimasukan. Readln


mempunyai fungsi untuk memasukan inputan sesuai tipe data yang telah
ditentukan dan membuat baris baru dan tidak perlu menggunakan () kutip
pada saat dalam kurung. Setiap perintah dari write dan readln diakhiri dengan
titik koma karena meski dibaris yang sama namun baris tersebut memiliki dua
peritah.

Fungsi ifthenelse ketiga kemponen ini tidak dapat bediri sendiri.


Digunakan untuk menguji sebuah kondisi, jika kondisi yang diuji tersebut
terpenuhi maka program akan menjalankan pernyataan-pernyataan tertentu.
Jika kondisi yang diuji salah maka program akan menjalankan pernyatan-
pernyatan tertentu.

Readkey berfungsi membaca perintah dari keybort.Untuk keluar dari output


tekan tombol enter 2 kali. Dan (;) untuk mengakhiri perintah. Dan End untuk
mengakhiri program dan diakhiri dengan tanda titik.
Hasil output

Jika dimasukan inputan yang 4 maka hasil output akan menyatakan bilangan
positif.

2. Program untuk menentukan bilangan bulat terbesar dan bilangan bulat terkecil
dari tiga buah bilangan bulat.
merupakan judul dari program.( _ ) berfungsi untuk menyambung kalimat
pada judul program tampa itu maka program tidak dapat dijalan kan. Dan (;)
titik koma untuk mengakhiri perintah, jika tidak ada (;) maka program tidak
dapat dijalankan.

Uses Crt berfungsi untuk memanggil perintah dalam library atau unit Clr.
Contoh Clrscr. Bila menggunakan Clrscr tampa Uses Crt maka program tidak
dapat dijalankan.

Var memiliki fungsi untuk mejelaskan objek tersebut memiliki jenis tipe data
apa yang akan ditentukan sesuai dengan kebutuhan. Dan Integer merupakan
tipe yang berupa angka yang memiliki batas tertentu.

Begin untuk memulai inturksi program.


Clrscr mempunyai fungsi untuk menghapus atau

membersihkan hasil.

Write berfungsi untuk membaca text yang telah dimasukan. Readln


mempunyai fungsi untuk memasukan inputan sesuai tipe data yang telah
ditentukan dan membuat baris baru dan tidak perlu menggunakan () kutip
pada saat dalam kurung. Setiap perintah dari write dan readln diakhiri dengan
titik koma karena meski dibaris yang sama namun baris tersebut memiliki dua
peritah.

Fungsi ifthenelse ketiga kemponen ini tidak dapat bediri sendiri.


Digunakan untuk menguji sebuah kondisi, jika kondisi yang diuji tersebut
terpenuhi maka program akan menjalankan pernyataan-pernyataan tertentu.
Jika kondisi yang diuji salah maka program akan menjalankan pernyatan-
pernyatan tertentu. (Begin) berfungsi untuk memulai prosedur coding baru dan
(End;) berfungsi coding prosedur diatasnya diprogram tersebut bertujuan
untuk pengeksekusi baru mencapai hasil yang ingin cari.

Readkey berfungsi membaca perintah dari keybort.Untuk keluar dari output


tekan tombol enter 2 kali. Dan (;) untuk mengakhiri perintah. Dan End untuk
mengakhiri program dan diakhiri dengan tanda titik.

Hasil output
3. Misalkan karyawan PT. Gundul pacul dikelompokkan berdasarkan
golongannya.Upah perjam tiap karyawan tergantung pada golongannya (lihat
tabel dibawah). Jumlah jam kerja yang normal selama seminggu adalah 48
jam. Kelebihan jam kerja dianggap lembur dengan upah lembur Rp 3.000/jam
untuk semua golongan karyawan.
Program yang membaca nama karyawan dan jumlah kerjanya selama
seminggu, lalu menghitung jumlah gaji mingguannya.

Golongan Upah per jam


A Rp. 6000
B Rp. 7000
C Rp. 8000
D Rp. 9000
merupakan judul dari program.( _ ) berfungsi untuk menyambung kalimat
pada judul program tampa itu maka program tidak dapat dijalan kan. Dan (;)
titik koma untuk mengakhiri perintah, jika tidak ada (;) maka program tidak
dapat dijalankan.
Uses Crt berfungsi untuk memanggil perintah dalam library atau unit Clr.
Contoh Clrscr. Bila menggunakan Clrscr tampa Uses Crt maka program tidak
dapat dijalankan.

Var memiliki fungsi untuk mejelaskan objek tersebut memiliki jenis tipe data
apa yang akan ditentukan sesuai dengan kebutuhan. Integer merupakan tipe
yang berupa angka yang memiliki batas tertentu. String adalah tipe data
bentukan yang merupakan deretan karakter yang membentuk satu kata atau
satu kalimat, yang biasanya diapit oleh dua tanda kutip. Dan Char merupakan
tipe data yang memuat semua karakter.
Begin untuk memulai inturksi program.

Clrscr mempunyai fungsi untuk menghapus atau

membersihkan hasil.

Write berfungsi untuk membaca text yang telah dimasukan. Readln


mempunyai fungsi untuk memasukan inputan sesuai tipe data yang telah
ditentukan dan membuat baris baru dan tidak perlu menggunakan () kutip
pada saat dalam kurung. Setiap perintah dari write dan readln diakhiri dengan
titik koma karena meski dibaris yang sama namun baris tersebut memiliki dua
peritah.
Fungsi ifthenelse ketiga kemponen ini tidak dapat bediri sendiri.
Digunakan untuk menguji sebuah kondisi, jika kondisi yang diuji tersebut
terpenuhi maka program akan menjalankan pernyataan-pernyataan tertentu.
Jika kondisi yang diuji salah maka program akan menjalankan pernyatan-
pernyatan tertentu. (Begin) berfungsi untuk memulai prosedur coding baru dan
(End;) berfungsi coding prosedur diatasnya diprogram tersebut bertujuan
untuk pengeksekusi baru mencapai hasil yang ingin cari. Disini harus teliti
dalam memahami langkah pengeksikusian karena didalam if then . Else
ada rumus didalamnya.

ttl pada program merupakan rumus setelah mengeksikusian. Dan Writeln


disini akan membaca inputan pada rumus dan mengeluarkan hasil output
sesuai hasil dari rumus yang ada.

Readkey berfungsi membaca perintah dari keybort.Untuk keluar dari output


tekan tombol enter 2 kali. Dan (;) untuk mengakhiri perintah. Dan End untuk
mengakhiri program dan diakhiri dengan tanda titik.

Hasil output

4. Program untuk membaca nomor bulan (integer), lalu menuliskan nama bulan
sesuai dengan angka bulannya.
Misalnya jika dibaca angka 8, maka tercetak Agustus.
merupakan judul dari program.( _ ) berfungsi untuk menyambung kalimat
pada judul program tampa itu maka program tidak dapat dijalan kan. Dan (;)
titik koma untuk mengakhiri perintah, jika tidak ada (;) maka program tidak
dapat dijalankan. Writeln di coding tersebut berfungsi untuk baca isi text
didalam nya sekaligus memberikan garis baru.
Uses Crt berfungsi untuk memanggil perintah dalam library

atau unit Clr. Contoh Clrscr. Bila menggunakan Clrscr tampa Uses Crt maka
program tidak dapat dijalankan.

Var memiliki fungsi untuk mejelaskan objek tersebut memiliki jenis tipe data
apa yang akan ditentukan sesuai dengan kebutuhan. Dan Integer merupakan
tipe yang berupa angka yang memiliki batas tertentu.
Begin untuk memulai inturksi program.

Clrscr mempunyai fungsi untuk menghapus atau

membersihkan hasil.

Write berfungsi untuk membaca text yang telah dimasukan. Readln


mempunyai fungsi untuk memasukan inputan sesuai tipe data yang telah
ditentukan dan membuat baris baru dan tidak perlu menggunakan () kutip
pada saat dalam kurung. Setiap perintah dari write dan readln diakhiri dengan
titik koma karena meski dibaris yang sama namun baris tersebut memiliki dua
peritah.

CASE-OF digunakan untuk memilih jika terdapat lebih dari dua kondisi yang
setiapnya memerlukan penenangan yang berbeda. Case of berfungsi sama
seperti IF-THEN-ELSE. Case of akan menyederhanakan penulisa IF-THEN-
ELSE yang bertingkat-tingkat. (End;) berfungsi coding prosedur diatasnya.
Readkey berfungsi membaca perintah dari keybort.Untuk keluar dari output
tekan tombol enter 2 kali. Dan (;) untuk mengakhiri perintah. Dan End untuk
mengakhiri program dan diakhiri dengan tanda titik.

Hasil output

5. Memodifikasi soal no. 3 dengan menggunakan struktur case..of. !


merupakan judul dari program.( _ ) berfungsi untuk menyambung kalimat
pada judul program tampa itu maka program tidak dapat dijalan kan. Dan (;)
titik koma untuk mengakhiri perintah, jika tidak ada (;) maka program tidak
dapat dijalankan.

Uses Crt berfungsi untuk memanggil perintah dalam library atau unit Clr.
Contoh Clrscr. Bila menggunakan Clrscr tampa Uses Crt maka program tidak
dapat dijalankan.
Var memiliki fungsi untuk mejelaskan objek tersebut memiliki jenis tipe data
apa yang akan ditentukan sesuai dengan kebutuhan. Integer merupakan tipe
yang berupa angka yang memiliki batas tertentu. String adalah tipe data
bentukan yang merupakan deretan karakter yang membentuk satu kata atau
satu kalimat, yang biasanya diapit oleh dua tanda kutip. Dan Char merupakan
tipe data yang memuat semua karakter.
Begin untuk memulai inturksi program.

Clrscr mempunyai fungsi untuk menghapus atau

membersihkan hasil.

Write berfungsi untuk membaca text yang telah dimasukan. Readln


mempunyai fungsi untuk memasukan inputan sesuai tipe data yang telah
ditentukan dan membuat baris baru dan tidak perlu menggunakan () kutip
pada saat dalam kurung. Setiap perintah dari write dan readln diakhiri dengan
titik koma karena meski dibaris yang sama namun baris tersebut memiliki dua
peritah.
Begin untuk memulai inturksi program.

Clrscr mempunyai fungsi untuk menghapus atau membersihkan

hasil.
CASE-OF digunakan untuk memilih jika terdapat lebih dari dua kondisi yang
setiapnya memerlukan penenangan yang berbeda. Case of berfungsi sama
seperti IF-THEN-ELSE. Case of akan menyederhanakan penulisa IF-THEN-
ELSE yang bertingkat-tingkat. (End;) berfungsi coding prosedur diatasnya.

ttl pada program merupakan rumus setelah mengeksikusian. Dan Writeln


disini akan membaca inputan pada rumus dan mengeluarkan hasil output
sesuai hasil dari rumus yang ada.

Readkey berfungsi membaca perintah dari keybort.Untuk keluar dari output


tekan tombol enter 2 kali. Dan (;) untuk mengakhiri perintah. Dan End untuk
mengakhiri program dan diakhiri dengan tanda titik.
Hasil output

6. TUGAS
Simulasikan sebuah kalkulator sederhana untuk melakukan operasi aritmatika
sebagai berikut : dibaca operan 1, operator, dan operand 2. Tentukan hasil
operasi aritmatika :
Operand1 Operator Operand2
7 + 3
Maka hasil nya adalah 10
merupakan judul dari program.( _ ) berfungsi untuk menyambung kalimat
pada judul program tampa itu maka program tidak dapat dijalan kan. Dan (;)
titik koma untuk mengakhiri perintah, jika tidak ada (;) maka program tidak
dapat dijalankan.

Uses Crt berfungsi untuk memanggil perintah dalam library atau unit Clr.
Contoh Clrscr. Bila menggunakan Clrscr tampa Uses Crt maka program tidak
dapat dijalankan.
Var memiliki fungsi untuk mejelaskan objek tersebut memiliki jenis tipe data
apa yang akan ditentukan sesuai dengan kebutuhan. Integer merupakan tipe
yang berupa angka yang memiliki batas tertentu. String adalah tipe data
bentukan yang merupakan deretan karakter yang membentuk satu kata atau
satu kalimat, yang biasanya diapit oleh dua tanda kutip. Dan Char merupakan
tipe data yang memuat semua karakter.

Function dalam pascal mempunyai nama dan baris-baris statemen yang


merukan implentasi fungsi tersebut. Function dpat menpunyai satu atau lebih
parameter. Function akan mengirim sebuah nilai yang tipe nya sudah
didefinisikan. (Begin) berfungsi untuk memulai prosedur coding baru dan
(End;) berfungsi coding prosedur diatasnya diprogram tersebut bertujuan
untuk pengeksekusi baru mencapai hasil yang ingin cari. Dan Clrsar berfungsi
untuk menghapus atau membersihkan hasil. Writeln di coding tersebut
berfungsi untuk baca isi text didalam nya dan sekaligus akan menjadi bagian
dari output dari sumusa
CASE-OF digunakan untuk memilih jika terdapat lebih dari dua kondisi yang
setiapnya memerlukan penenangan yang berbeda. Case of berfungsi sama
seperti IF-THEN-ELSE. (Begin) berfungsi untuk memulai prosedur coding
baru dan (End;) berfungsi coding prosedur diatasnya diprogram tersebut
bertujuan untuk pengeksekusi baru mencapai hasil yang ingin cari. Dan Clrsar
berfungsi untuk menghapus atau membersihkan hasil. Writeln di coding
tersebut berfungsi untuk baca isi text didalam nya sekaligus memberikan garis
baru.

Readkey berfungsi membaca perintah dari keybort.Untuk keluar dari output


tekan tombol enter 2 kali. Dan (;) untuk mengakhiri perintah. Dan End untuk
mengakhiri program dan diakhiri dengan tanda titik.
Hasil output
Penambahan

perkalian
BAB IV
KESIMPULAN
Dapat dikatahui penggunaan if-then-else dan caseof dalam setiap
permasalahan. If - then else berfungsi untuk mengambil keputusan dari
beberapa kondisi true atau false untuk di eksekusi. Sedangkan case of digunakan
untuk menulis secara singkat funsi dari if-then-else.
Untuk dapat menentukan kapan menggunakan if-then-else dan caseof
dalam menyelesaikan sebuah permasalahan dalam sebuah program. Harus
diperhatikan pada kondisi jika kondisi cuma dua dan tiga maka sebaiknya
mengunakan if-then-else tapi jika kondisi lebih dari itu sebaiknya menggunakan
case of karena akan memperpendek coding.
BAB V
DAFTAR PUSTAKA
Modul Praktikum Algoritma dan Pemrograman I, 2016
http://google.com keyword: Materi tentang Pemilihan dalam pascal di akses
29 Oktober 2016

http://google.com keyword: Penjelasan Tentang Pemilihan (If-Then) dalam


Pemrograman Pascal di akses 29 Oktober 2016

http://google.com keyword: Penjelasan Tentang Pemilihan (case-of) dalam


Pemrograman Pascal di akses 29 Oktober 2016
BAB VI
LAMPIRAN
1. Coding Program pertama.

Hasil output
2. Coding program kedua

Hasil output
Coding program ketiga

Hasil output
3. Coding program empat

Hasil output
4. Coding program lima

Hasil output
5. Coding program keenam

Hasil output