Anda di halaman 1dari 16

FORMAT PENILAIAN ATAS SILOGISME

Silogisme 3
Premis mayor Semua polimer dapat digunakan sebagai membran
Premis minor Kitosan merupakan Polimer
Simpulan Kitosan dapat digunakan sebagai membran

Tabel Penilaian
No. Pasal-pasal yang Harus Dipenuhi (V), Tidak Saran Anda untuk Perbaikan
Dipenuhi Dipenuhi (X)
1. Terdiri dari 3 proposisi. V
2. Mengandung 3 term: V
Subyek (S); Predikat (P);
dan Medius atau perantara
(M)
3. Masing-masing term disebut V
dua kali
4. Term S dan P dlm simpulan V
tdk boleh lebih luas dari
pada dalam premis
5. Term M tidak boleh terdapat V
dalam simpulan
6. Paling sedikit satu proposisi V
dalam premis harus
universal.
7. Simpulan mengikuti V
proposisi yang sempit dalam
premis
8. Proposisi dlm premis tdk V
boleh kedua-duanya negatif
Keputusan Akhir: Kitosan merupakan polimer yang dapat digunakan sebagai membran.
Surabaya, ...........................
Anggota: 1. _____________________ Hakim Pembanding Hakim Ketua,
2. _____________________

Tanda Tangan dan Nama Lengkap


NB : Subyek : Kitosan
Predikat : digunakan sebagai membran
Medius: Polimer
M = P dan S M, maka S P
Evaluasi materi :
1. Premis Mayor : (Benar) Semua polimer dapat digunakan sebagai membran
Sumber : R. Duglas Liyod. 2006. Performance Modification Via Membrane Stretching.
Texas : University Of Texas
2. Premis Minor : (Benar) Kitosan merupakan Polimer
Sumber : Suranto, adji. 2011. Terapi Enzim. Jakarta : Penebar plus
3. Kesimpulan : (Benar) Kitosan dapat digunakan sebagai membran
Sumber : Sandjaja. 2009. Kamus gizi: pelengkap kesehatan keluarga. Jakarta : PT Kompas
Media Nusantara

FORMAT PENILAIAN ATAS SILOGISME


Silogisme 4

Premis mayor Semua bahan yang bersifat poros dapat digunakan sebagai adsorben
Premis minor Bentonit merupakan bahan yang bersifat poros
Simpulan Bentonit dapat digunakan sebagai adsorben
Tabel Penilaian
No. Pasal-pasal yang Harus Dipenuhi (V), Tidak Saran Anda untuk Perbaikan
Dipenuhi Dipenuhi (X)
1. Terdiri dari 3 proposisi. V Kata poros diganti porous
2. Mengandung 3 term: V
Subyek (S); Predikat (P);
dan Medius atau perantara
(M)
3. Masing-masing term disebut V
dua kali
4. Term S dan P dlm simpulan V
tdk boleh lebih luas dari
pada dalam premis
5. Term M tidak boleh terdapat V
dalam simpulan
6. Paling sedikit satu proposisi V
dalam premis harus
universal.
7. Simpulan mengikuti V
proposisi yang sempit dalam
premis
8. Proposisi dlm premis tdk V
boleh kedua-duanya negatif
Keputusan Akhir: Bentonit merupakan bahan yang bersifat porous dapat digunakan sebagai
adsorben
Surabaya, ...........................
Anggota: 1. _____________________ Hakim Pembanding Hakim Ketua,
2. _____________________
Tanda Tangan dan Nama Lengkap
NB : Subyek : Bentonit
Predikat : adsorben
Medius : bahan yang bersifat poros
M = P dan S M, maka S P
Evaluasi materi :
1. Premis Mayor : (Benar) Semua bahan yang bersifat poros dapat digunakan sebagai adsorben
Sumber : related:lib.ui.ac.id/file?file=digital/123693-R220833-Pembuatan%20karbon-
Literatur.pdf
2. Premis Minor : (Benar) Bentonit merupakan bahan yang bersifat porous
Sumber : Bachtiar, Yusuf. Pembesaran Ikan Mas di Kolam Pekarangan. Jakarta : Agromedia
3. Kesimpulan : (Benar) Bentonit dapat digunakan sebagai adsorben
Sumber : Ngani, Nico. 1994. Dialog antara teolog dan teknolog. Librty : the University of
Michigan

FORMAT PENILAIAN ATAS SILOGISME


Silogisme 5

Premis mayor Semakin banyak elektron tidak berpasangan dalam suatu orbital maka sifat
kemagnetan semakin tinggi
Premis minor Mn2+ memiliki banyak elekron yang tidak berpasangan pada satu orbitalnya
Simpulan Mn2+ memiliki sifat kemagnetan yang tinggi

Tabel Penilaian
No. Pasal-pasal yang Harus Dipenuhi (V), Tidak Saran Anda untuk Perbaikan
Dipenuhi Dipenuhi (X)
1. Terdiri dari 3 proposisi. V
2. Mengandung 3 term: V
No. Pasal-pasal yang Harus Dipenuhi (V), Tidak Saran Anda untuk Perbaikan
Dipenuhi Dipenuhi (X)
Subyek (S); Predikat (P);
dan Medius atau perantara
(M)
3. Masing-masing term disebut V
dua kali
4. Term S dan P dlm simpulan V
tdk boleh lebih luas dari
pada dalam premis
5. Term M tidak boleh terdapat V
dalam simpulan
6. Paling sedikit satu proposisi V
dalam premis harus
universal.
7. Simpulan mengikuti V
proposisi yang sempit dalam
premis
8. Proposisi dlm premis tdk V
boleh kedua-duanya negatif

Keputusan Akhir: Mn2+ tidak memiliki sifat kemagnetan yang tinggi karena tidak memiliki banyak
elekron yang tidak berpasangan pada satu orbitalnya.

Surabaya, ...........................
Anggota: 1. _____________________ Hakim Pembanding Hakim Ketua,
2. _____________________

Tanda Tangan dan Nama Lengkap


NB : Subyek : Mn2+
Predikat : Sifat kemagnetan semakin tinggi
Medius: Elektron tidak berpasangan dalam suatu orbital

M = P dan S M, maka S P

Evaluasi materi :
1. Premis Mayor : (Benar) Semakin banyak elektron tidak berpasangan dalam suatu orbital
maka sifat kemagnetan semakin tinggi
Sumber : Sunarya, Yayan. 2007. Mudah dan Aktif Belajar Kimia. Bandung : Intan Permata
2. Premis Minor : (Salah) Mn2+ tidak memiliki elektron yang tidak berpasangan berdasarkan
orbitalnya
Sumber :
3. Kesimpulan : (Salah) Mn2+ tidak memiliki sifat kemagnetan yang tinggi

FORMAT PENILAIAN ATAS SILOGISME


Silogisme no 6
Premis mayor Ester dapat dibuat dari reaksi antara asam karboksilat dan alcohol
Premis minor Etil asetat dibuat dari asam karboksilat (asam asetat) dan alkohol (etanol)
Simpulan Etil asetat merupakan ester

Tabel Penilaian
No. Pasal-pasal yang Harus Dipenuhi Saran Anda untuk Perbaikan
Dipenuhi (V), Tidak
Dipenuhi
(X)
1. Terdiri dari 3 proposisi.
2. Mengandung 3 term: Subyek
No. Pasal-pasal yang Harus Dipenuhi Saran Anda untuk Perbaikan
Dipenuhi (V), Tidak
Dipenuhi
(X)
(S); Predikat (P); dan Medius
atau perantara (M)
3. Masing-masing term disebut dua

kali
4. Term S dan P dlm simpulan tdk Etil asetat merupakan ester
boleh lebih luas dari pada dalam x
premis
5. Term M tidak boleh terdapat Etil asetat dibuat dari asam
dalam simpulan x karboksilat (asam asetat) dan
alkohol (etanol)
6. Paling sedikit satu proposisi

dalam premis harus universal.
7. Simpulan mengikuti proposisi

yang sempit dalam premis
8. Proposisi dlm premis tdk boleh

kedua-duanya negatif
Keputusan Akhir: Etil asetat dibuat dari asam karboksilat (asam asetat) dan alkohol (etanol)
Surabaya, ...........................
Anggota: 1. _____________________ Hakim Pembanding Hakim Ketua,
2. _____________________

Tanda Tangan dan Nama Lengkap


NB : Subyek : Etil asetat
Predikat :ester
Medius: asam karboksilat (asam asetat) dan alkohol (etanol)
M = P dan S M, maka S P
Evaluasi materinya :
1. P Mayor : (Benar) berdasarkan pernyataan Reaksi esterifikasi adalah suatu reaksi antara
asam karboksilat dan alkohol membentuk ester. Turunan asam karboksilat membentuk ester
asam karboksilat. Ester asam karboksilat ialah suatu senyawa yang mengandung gugus -CO 2
R dengan R dapat berupa alkil maupun aril. Esterifikasi dikatalisis asam dan bersifat dapat
balik
Sumber : (Fessenden, 1981).
2. P Minor : (Benar) berdasarkan pernyataan contoh reaksi esterifikasi adalah reaksi antara
asam asetat dan etanol membentuk etil asetat. Reaksinya adalah :

Sumber : (https://www.ilmukimia.org/2013/03/reaksi-esterifikasi.html)
3. S (simpulan) : (Benar) karena premis mayor dan minor mengandung substansi material yang
benar. Selain itu, simpulan benar berdasarkan pernyataan Etil asetat (etll etanoat) adalah
ester cair yang mudah terbakar, C2H5OOCH3, titik leleh -810C, titik didih 16,60C. Digunakan
sebagai pelarut dalam bahan cita rasa dan parfum (Daintith, 1997).
Sumber : Daintith, J., 1997, Kamus Lengkap Kimia, Jakarta : Erlangga.
FORMAT PENILAIAN ATAS SILOGISME
Silogisme no 7
Premis mayor Semua bahan alam yang mengandung hemiselulosa adalah bahan dasar
untuk pembuatan furfural
Premis minor Bekatul adalah bahan alam yang mengandung hemiselulosa
Simpulan Bekatul adalah bahan dasar untuk pembuatan furfural

Tabel Penilaian
No. Pasal-pasal yang Harus Dipenuhi (V), Saran Anda untuk Perbaikan
Dipenuhi Tidak Dipenuhi
(X)
1. Terdiri dari 3 proposisi.
2. Mengandung 3 term: Subyek
(S); Predikat (P); dan Medius
atau perantara (M)
3. Masing-masing term disebut dua
kali
4. Term S dan P dlm simpulan tdk
boleh lebih luas dari pada dalam
premis
5. Term M tidak boleh terdapat
dalam simpulan
6. Paling sedikit satu proposisi
dalam premis harus universal.
7. Simpulan mengikuti proposisi
yang sempit dalam premis
8. Proposisi dlm premis tdk boleh
kedua-duanya negative
Keputusan Akhir: Berdasar hukum & prinsip silogisme, simpulannya sudah benar
Surabaya, .......................
Anggota: 1. _____________________ Hakim Pembanding Hakim Ketua,
2. _____________________

Tanda Tangan dan Nama Lengkap

NB : Subyek : Bekatul
Predikat :bahan dasar untuk pembuatan furfural
Medius: bahan alam yang mengandung hemiselulosa
M = P dan S = M, maka S P

Evaluasi materinya, Alasan:


1. P Mayor : (Benar) berdasarkan
Sumber dari https://wawasanilmukimia. wordpress.com /2014/02/03/ furfural-salah-satu-
kompone
2. PMinor: (Benar) berdasarkan
Sumber dari https://books.google.co.id/books?
id=ijXHJaKSjM8C&pg=PA116&lpg=PA116&dq=kandun
3. S: (Salah), karena pembuatan furfural tidak hanya dari bekatul melainkan bias dari tongkol
jagung atau ampas tebu
Sumber : https://rumahmesinblog.wordpress.com/2013/12/05/cara-pembuatan-furfural-dari-
tongkol-jagung/
http://jurtek.akprind.ac.id/sites/default/files/180-188_andaka.pdf
FORMAT PENILAIAN ATAS SILOGISME
Silogisme no 8
Premis mayor Semua senyawa logam transisi adalah senyawa yang berwarna
Premis minor Senyawa kompleks scandium adalah senyawa logam transisi
Simpulan Senyawa kompleks scandium adalah senyawa yang berwarna

Tabel Penilaian
No. Pasal-pasal yang Harus Dipenuhi (V), Saran Anda untuk Perbaikan
Dipenuhi Tidak Dipenuhi
(X)
1. Terdiri dari 3 proposisi.
2. Mengandung 3 term: Subyek
(S); Predikat (P); dan Medius
atau perantara (M)
3. Masing-masing term disebut dua
kali
4. Term S dan P dlm simpulan tdk
boleh lebih luas dari pada dalam
premis
5. Term M tidak boleh terdapat
dalam simpulan
6. Paling sedikit satu proposisi
dalam premis harus universal.
7. Simpulan mengikuti proposisi
yang sempit dalam premis
8. Proposisi dlm premis tdk boleh
kedua-duanya negative
Keputusan Akhir: Berdasar hukum & prinsip silogisme, simpulannya sudah benar
Surabaya, ..............................
Anggota: 1. _____________________ Hakim Pembanding Hakim Ketua,
2. _____________________

Tanda Tangan dan Nama Lengkap

NB : Subyek : Senyawa kompleks scandium


Predikat : Senyawa yang berwarna
Medius: Senyawa logam transisi
M=P dan S = M, maka S = P
Evaluasi materinya, Alasan:
1. P Mayor : (Benar) berdasarkan
Sumber dari Um,Uhttps://metaltransition. wordpress.com /2009/11/30/ warna- senyawa-
logam-transisi/
2. P Minor : (Benar) berdasarkan
Sumber dari http://blogibnuseru.blogspot.co.id/2011/12/skandium-sejarah-ciri-dan-sifat-
manfaat.html
3. S: (Benar) berdasarkan
Sumber dari Um,Uhttps://metaltransition.wordpress.com/2009/11/30/warna-senyawa-
logam-transisi/

FORMAT PENILAIAN ATAS SILOGISME


Silogisme no 9
Premis mayor Enzim bisa dilakukan pengujian amobilisasi
Premis minor Intervase adalah enzim
Simpulan Intervase bisa dilakukan pengujian amobilisasi

Tabel Penilaian
No. Pasal-pasal yang Harus Dipenuhi Saran Anda untuk Perbaikan
Dipenuhi (V), Tidak
Dipenuhi
(X)
1. Terdiri dari 3 proposisi.
2. Mengandung 3 term: Subyek
(S); Predikat (P); dan Medius
atau perantara (M)
3. Masing-masing term disebut dua

kali
4. Term S dan P dlm simpulan tdk
boleh lebih luas dari pada dalam
premis
5. Term M tidak boleh terdapat

dalam simpulan
6. Paling sedikit satu proposisi

dalam premis harus universal.
7. Simpulan mengikuti proposisi

yang sempit dalam premis
8. Proposisi dlm premis tdk boleh

kedua-duanya negatif
Keputusan Akhir: Invertase bisa dilakukan pengujian amobilisasi
Surabaya, ...........................
Anggota: 1. _____________________ Hakim Pembanding Hakim Ketua,
2. _____________________

Tanda Tangan dan Nama Lengkap

NB : Subyek : Intervase
Predikat : pengujian amobilisasi
Medius: Enzim

M=P dan S M, maka S P

Evaluasi materinya, Alasan:


1. P Mayor : (Benar) berdasarkan pernyataan Dalam suatu membran bioreaktor, enzim
diamobilisasi ke dalam matriks membran. Amobilisasi enzim didefinisikan sebagai
pengikatan suatu enzim secara fisik atau penempatan enzim pada daerah tertentu di dalam
suatu media pendukung berupa padatan. Substrat akan dilewatkan pada media tersebut dan
diubah menjadi produk.
Sumber : (http://digilib.itb.ac.id/files/disk1/621/jbptitbpp-gdl-ratihparam-31017-3-2008ta-
2.pdf)
2. P Minor : (salah) karena yang merupakan enzim adalah invertase bukan intervase. Invertase
(-D-fructofuranosidase) merupakan enzim kunci dalam metabolisme sukrosa pada tanaman
tebu serta berkolerasi tinggi terhadap kandungan sukrosa dan gula reduksi selama masa
pertumbuhan
Sumber : (Siswoyo,.et al, 2006).
3. S (simpulan) : (salah) karena premis minor salah. Simpulan salah ini merupakan sesat
materi. Karena kesalahan terletak pada substansi material premis minor.
FORMAT PENILAIAN ATAS SILOGISME
Silogisme no 10
Premis mayor Enzim ekstrak kasar berasal dari bakteri yang diisolasi
Premis minor Fitase adalah enzim
Simpulan Fitase ekstrak kasar berasal dari bakteri yang diisolasi

Tabel Penilaian
No. Pasal-pasal yang Harus Dipenuhi Saran Anda untuk Perbaikan
Dipenuhi (V), Tidak
Dipenuhi
(X)
1. Terdiri dari 3 proposisi.
2. Mengandung 3 term: Subyek
(S); Predikat (P); dan Medius
atau perantara (M)
3. Masing-masing term disebut dua

kali
4. Term S dan P dlm simpulan tdk
boleh lebih luas dari pada dalam
premis
5. Term M tidak boleh terdapat

dalam simpulan
6. Paling sedikit satu proposisi

dalam premis harus universal.
7. Simpulan mengikuti proposisi

yang sempit dalam premis
8. Proposisi dlm premis tdk boleh

kedua-duanya negatif
Keputusan Akhir: Fitase ekstrak kasar berasal dari bakteri yang diisolasi
Surabaya, ...........................
Anggota: 1. _____________________ Hakim Pembanding Hakim Ketua,
2. _____________________

Tanda Tangan dan Nama Lengkap

NB : Subyek : Fitase
Predikat : bakteri yang diisolasi
Medius: Enzim ekstra kasar
M = P dan S = M, maka S = P
Evaluasi materinya :
1. P Ma Benar berdasarkan

2. Pmi Benar berdasarkan pernyataan Fitase atau mio inositol heksakisfosfat fosfohidrolase
adalah enzim yang dapat menghidrolisis ikatan fosfoester pada asam fitat, menghasilkan
fosfat anorganik dan ester fosfat. (http://jurnal.pasca.uns.ac.id)
3. S (simpulan) Benar berdasarkan pernyataan Karakterisasi ekstrak kasar fitase meliputi
penentuan suhu optimum fitase, pH optimum fitase, stabilitas suhu dan pH fitase, dan
pengaruh ion logam terhadap aktivitas fitase. Uji aktivitas fitase akhirnya diperoleh 3 isolat
bakteri yang dapat menghasilkan enzim fitase tertinggi yaitu fitase dari isolat EN 10, EN 16,
dan EN 6. (http://jurnal.pasca.uns.ac.id)