Anda di halaman 1dari 5

Berapakah pH larutan KCN 0.01 M jika diketahui Ka HCN = 6 x 10^-10?

Pembahasan :
KCN adalah garam BK (KOH) dan AL (HCN) sehingga sifat garam adalah basa.
Untuk itu yang kita cari adalah [OH-] nya.

pH = - log [OH-]
= - log 4 x 10^-4
= 4 - log 4

Soal 4
Hitungglah pH campuran larutan 100 mL NH4OH 0.1 M dan 100 mL HCN 0.1
M jika diketahui Ka HCN = 1 x 10^-10 dan Kb NH4OH 1 x 10^-5!

Pembahasan. :
Pertama kita cari dulu mol asam dan basanya.

mol NH4OH = M x V = 0.1 x 100 = 10 mmol


mol HCN = M x V = 0.1 x 100 = 10 mmol

NH4OH = BL
HCN = AL

NH4OH + HCN ==> NH4CN + H2O


m. 10. 10. - -
rx. 10. 10. 10. 10
s. - - 10. 10

Karena kedua pereaksi habis bereaksi, maka garam NH4CN yang mengalami
hidrolisislah yang menentukan pH.

NH4CN adalah garam AL + BL sehingga akan terhidrolisis sempurna. Ka < Kb


maka sifat larutan adalah basa.

Untuk menghitung pH kita gunakan rumus berikut :


pOH = - log 1 x 10^-4,5
= 4.5
pH = 14 - pOH
= 14 - 4.5
= 9.5

Sebanyak 25 mL larutan NaOH 0.05 M dan 25 mL larutan CH3COOH 0.05 M


dicampur dalam gelas beaker. Jika Ka CH3COOH adalah 10^-5, maka pH
larutan adalah . . . .
A. 8 - log 5
B. 8 + log 5
C. 9 - log 5
D. 9 + log 5
E. 10 + log 5

Pembahasan :
Campuran diatas akan membentuk garam yang terhidrolisis jika kedua
pereaksi NaOH dan CH3COOH habis bereaksi. Untuj itu kita cari dulu mol
masing masing pereaksi.

mol NaOH = M x V = 0.05 25 mL = 1.25 mol


mol CH3COOH = M x V = 0.05 x 25 = 1.25 mol

Setelah itu buat stoikiometri reaksi pembatasnya.

NaOH + CH3COOH ==> CH3COONa + H2O


m. 1.25. 1.25. - -
rx. 1.25. 1.25. 1.25. 1.25
S. - - 1.25. 1.25

Nah ternyata kedua pereaksi habis bereaksi maka garam yang tehidrokisi
yang menentukan pH larutannya. Garam yang terbentuk adalah CH3COONa
yang larutannya akan bersifat basa.

M G = mol/ V camp = 1.25 / 50 = 0.025 M


pOH = - log 5 x 10^-6
= 6 - log 5

pH = 14 - pOH
= 14 - (6 - log 5)
= 8 + log 5

Jika diketahui Ka HCOOH = 2 x 10^-4, pH larutan Ca(HCOO)2 0.01 M


sebesar . . . .
A. 8
B. 7
C. 6
D. 5
E. 4

Pembahasan :
Ca(HCOO)2 adalah garam dari BK + AL. Tetapi ada perbedaan dengan garam
gara biasa yaitu bagian yang terhidrolisisnya ada 2 mol sesuai dengan reaksi
ionisasi sebagai berikut :

Ca(HCOO)2 ==> Ca2+ + 2HCOO-


0.01 M. 0.02 M

Jadi M G yang kita pakai untuk mencari OH- adalah 0.02 M. Jika koefisien ion
yang terhidrolisi sama dengan garamnya, maka molaritas ion yang
terhidrolisis sama dengan garam itu, tetapi jika berbeda seperti contoh
senyawa diatas, maka M garam tidak sama dengan M ion yang terhidrolisis.
Maka kalian harus jeli melihatnya.

Ca(HCOOH)2 adalah garam BK - AL sehingga sifat larutan adalah basa.


Ada kesalahan tulis. Harusnya 100 x 10^-14 sehingga hasilnya harusnya
adalah 10^-8

pOH = - log 1 x 10^-8


=8

pH = 14 - pOH = 6

Sebanyak 100 mL larutan HCl 0.8 M dicampur dengan 100 mL NHrOH 0.8 M
menurut persa.aan reaksi :
NH4OH + HCl ==> NH4Cl + H2O
Jika Kb NH4OH = 1 x 10^-5, pH larutan campuran yang terbentuk
adalah . . . .
A. 5 - log 2
B. 5 + log 2
C. 9 - log 2
D. 9 + log 2
E. 12 + log 2

Pembahasan :
Cara menjawabnya dama dengan soal no 3.

mol NH4OH = M x V = 0.8 x 100 = 80 mmol


mol HCl = M x V = 0.8 x 100 = 80 mmol

Stoikiometri rx
NH4OH + HCl ==> NH4Cl + H2O
m. 80. 80. - -
rx. 80. 80. 80. 80
s. - - 80. 80

Karena kedua pereaksi habis bereaksi, maka yang menentukan pH adalah


garam NH4Cl yang mengalami hidrolisis parsial.

NH4Cl adalah garam BL + AK, maka sifat larutan adalah asam. Untuk itu kita
cari konsentrasi H+ nya.

M G = mol/V camp = 80/200 = 0.4 M


pH = - log [H+]
= - log 2 x 10^-5
= 5 - log 2