Anda di halaman 1dari 10

TUGAS MANDIRI SEBELUM UTS

RUANG UDARA BERTEKANAN TINGGI

MEILANI SITA DEWI

141.0061

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANG TUAH SURABAYA


PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN
TAHUN AJARAN 2016/2017
TUGAS RESUME INDIVIDU

Nama :Meilani Sita Dewi

NIM : 1410061

PertemuanKe : 1 (pertama)

Tanggal : 03 Maret 2017

JudulMateri : Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik

Pemateri :Nur Chabibah M,Si

Isi Materi :Terlampir


KESEHATAN PENYELAMAN& HIPERBARIK

SEJARAH RUBT

Tahun 1662 dr. Henshaw (inggris)

Tahun 1771 Joseph Priestley (inggris); menemukan oksigen pada RUBT

Tahun 1780 dr. Thomas Beddoes (inggris)

Tahun 1834 (perancis) Junod (Perancis)

Tahun 1880 Paul Bert

Tahun 1958 Ite Boerema, Dikenal sebagai bapak RUBT

Tahun 1963 di AS panitia kerja yang bertugas membuat tulisan tentang RUBT, Hyperbaric
Oxygenation, Potential and Problems. Diadakan konferensi internasional tentang RUBT pertama

Tahun 1965 Harry Alvis (Buffalo, NY) membuat majalah RUBT setiap 3 bulan.

Perkembangan di indonesia

1. Jaman portugis penyelam alam untuk mencari SDA terutama penyelaman mutiara

2. Jaman perang kemerdekaan (sebelum PD II) dilkukan penyelaman, kapal selam, dll
untuk mencari SDA.

3. Jaman Kemerdekaan, setelah penyerahan kedaulatan Kesehatan bawah air maju pesat,
dipicu adanya pembuatan Graving Dock di Surabaya

Teknologi bawah air & kemampuan kerja di bawah air merupakan salah satu teknologi matra laut
yang harus dikembangkan,selama ini:

a. Penambangan & pemasangan pipa dan kabel dilepas pantai di dasar laut dibutuhkan
penyelaman yang sangat dalam, di indonesia belum banyak berkembang

b. Dukungan teknologi bawah air didominasi pihak asing

c. Penguasaan pengetahuan & ketrampilan masih kurang

untuk itu diperlukan Pengembangan teknologi laut + Pengembangan Ilmu Kesehatan Bawah
Laut; Meliputi :

1. tenaga kerja matra laut yang mengawaki pekerjaan matra laut,


2. Fasilitas yang akan digunakan untuk bekerja dibawah permukaan laut

3. Fasilitas untuk menanggulangi keadaan darurat yang menimpa tenaga kesehatan matra
laut

RUBT
(Ruang Udara Bertekanan Tinggi)

1. Merupakan suatu tabung yang dari plat baja alumunium alloy yang dibuat dan di desain
sedemikian rupa sehingga mampu diisi udara mulai tekanan 1 ATA sampai dengan beberapa
ATA tergantung jenis dan penggunaannya.

2. Terdiri dari 2 atau lebih ruangaan yang saling berhubungan yang disebut lock.

3. Terdiri dari ruangan dalam(inner lock, termasuk di dalamnya medical lock) dan ruangan
luar (outer lock).

4. Medical lock berfungsi untuk memasukkan obat-obatan/ makanan maupun perlengkapan


ke dalam inner lock.

5. Diameter RUBT + 2 m, panjangnya + 3 m.

6. Untuk observasi seluruh ruangan di dalam RUBT. Pada dindingnya dibuat jendela yang
ditutup kaca kedap udara. Diameter jendela + 15 30 cm.

7. Syarat interior RUBT

a. Mudah dibersihkan

b. Tidak memantulkan cahaya

c. Tahan api, tidak muda terbakar

d. Dapat meredam suara

e. Mempunyai kemampuan listrik statik kecil

f. Tidak bersifat toksik.

Bentuk RUBT
1. Large Multi Compartement Chamber

a. Dapat dipakai dalam pengobatan

b. Mampu diisi tekanan lebih dari 5 ata, dimana tekanan dalam ruangan tersebut
dapat diatur sesuai keperluan

c. Pada umumnya mampu menampung beberapa orang

2. Large Multi Compartments For Treatment

a. Dapat dalam pengobatan

b. Mampu diisi tekanan 2-4 atm

c. Mampu menampung beberapa orang

3. Portable High Pressure Multi-man Chamber

a. Dapat dipindajkan

b. Dipakai untuk pengobatan penyelam/ pekerja caisson

c. Mampu menampung lebih dari 1 orang

4. Portable High or Low Pressure one-man Chamber

a. Untuk pengobatan

b. Mampu menampung 1 orang


Komponen RUBT

1. Pintu

a. Bentuk bulat dan pipih tetapi dapat dimodifikasi sesuai kegunaannya


b. Sekeling pintu diberi lapisan karet agar kedap udara
c. Dalam keadaan tertutup harus mampu menahan tekanan yang besar, baik dari satu sisi
maupun dua sisi.
2. Jendela

Kaca jendela terbuat dari akrilik atau gelas mineral yang tidak mudah pecah ketika
mendapat tekanan.

3. Ventilasi Udara Segar

a. Kadar CO2 dalam RUBT akan bertambah jika tanpa ventilasi. Berbahaya jika
kadarnya 45 -65 ppm.

b. Solusi RUBT diberi CO2 absorbent untuk menyerap kelebihan CO2 hasil
ekspirasi.

c. Tempat udara masuk&keluar biasanya diletakkan secara diagonal agar pengaliran


udara terjamin.

d. Kerugiannya: timbul suara bising dalam RUBT.

4. Penyinaran

Sinar alami yang masuk (pada umumnya) tidak mencukupi. Diberi sinar tambahan dg
tegangan 42 volt

5. Pendingin & Pemanasan


Jika tekanan udara dalam RUBT dinaikkan maka suhu udara di dalam RUBT juga akan
naik, jika tekanan udara dikurangi suhu udara akan turun.

6. Pengaturan Kelembapan Udara

1. menempatkan absorbent seperti silika gel

2. Agar udara mengalir digunakan blower

3. Alat pengukur kelembapan udara disebut higrometer

7. Peredam Suara

Digunakan peredam suara untuk mengurangi kebisingan hingga < 50 dB

8. Komunikasi

Volume rendah, sourd powered tlp, jika rusak dapat digunakan palu kayu dg
menggunakan kode tertentu yg telah diatur sebelumnya.

9. Kamera Monitor

pengawasan kecuali skala lab

10. Pemadam Kebakaran/ Automatic Safety Light

a. Mudah digunakan, posisi terjangkau, bekerja otomatis

b. O2 dihisap melalui masker, kebocorannya tidak boleh lebih dari 25%

Penggunaan RUBT

Dukungan Kesehatan

a. Uji Pemeriksaan kesehatan khas matra laut

b. Pengobatan penderita akibat kegiatan operasi bawah air


Pelayanan kesehatan

a. Pengobatan beberapa kasus klinis ( gas gangren, combustio, dll)

b. Pusat rujukan hiperbarik

Bidang Pendidikan

a. Pendidikan fungsional kesehatan anggota TNI AL

b. Pendidikan dan latihan tenaga kesehatan dari instansi lain

Bidang Penelitian

Bersama dengan para ahli disiplin ilmu kesehatan lain melakukan penelitian untuk meneliti
penyakit penyakit klinis atau fisiologi pekerja bawah air.

Pengamanan RUBT

a. Valve valve dalam keadaan tertutup

b. Manometer dalam kondisi baik


c. Inhalator sumber oksigen dalam kondisi baik

d. Tidak ada polusi udara dengan unsur udara yang merugikan kesehatan

e. Alat komunikasi berfungsi baik

f. Aliran listrik baik, tidak ada kerusakan kabel-kabelnya

g. Jendela RUBT dalam kondisi baik

h. Tidak ada bahan bahan yang mudah terbakar

i. Sistem pemadam kebakaran bekerja dengan baik.

ATM & ATA

a. ATM : Tekanan Atmosfir

b. Tekanan udara yang diukur berdasarkan tekanan gaya pada permukaan dengan luas
tertentu (misalnya 1 centimeter persegi), satuan yang digunakan atm, mmHg, mbar.

c. Konversinya 1 atm = 760 mmHg = 14,7 Psi = 1,013 mbar

d. ATA : Tekanan Atmosfir absolut : tekanan ambient total pada sistem yang dihitung atau
diukur

e. Perbedaan tekanan absolut dan tekanan atmosfer disebut tekanan ukur/pressure gauge

INDIKASI TERAPI HIPERBARIK OKSIGEN

A. Penyakitpenyelaman

1. Penyakitdekompresi

2. Emboli gas arterial


3. Keracunan CO

B. Penyakitklinis

1. Gas gangren

2. Bedahplastikdan skin graft

3. Osteomyelitis, osteoradionekrosis

4. Crush injury, traumatic ischemia

5. Thromboangitisobliterans

6. Neurologi (stroke, migrain, demensia)

7. Luka bakar

8. Luka hipoperfusi, ulkus DM

9. Infeksijaringanlunak

10. Sudden deafness

C. Kebugaran

KONTRA INDIKASI

Absolut :Pneumothorak yang belumditerapi

Relatif

1. ISPA

2. Emfisemadenganretensi CO

3. Lesipulmonerasimptomatik yang tampakpadarontgenthorak

4. Riwayatoperasithorakatautelinga

5. Demamtinggi

6. Kehamilan

7. Claustrophobia

8. Kejang