Anda di halaman 1dari 10

SISTEM PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN

LILIN ELEKTRONIKA

Kharisma alfiansyah
Program Studi Teknik Mekatronika, Politeknik Enjinering Indorama
KP. Mekarsari No.65, Purwakarta 401151
Kharizmaalfiansyah@gmail.com

ABSTRAK

Dalam paper ini dijelaskan bagaimana proses perancangan dan pengembangan rangkaian lilin elektronika.
Rangkaian ini merupakan rangkaian sederhana yang memanfaatkan microphone condeser sebagai sensor.
Penggunaan komponen tersebut sangatlah cocok untuk digunakan pada sebuah aplikasi rangkaian lilin
elektronik. dimana cara kerja rangkaian ini dimulai dari LED yang dianalogikan sebagai lilin kemudian
dinyalakan menggunakan pushbutton yang dianalogikan sebagai korek api, lalu nyala dari led tersebut dapat
padam dengan cara ditiup. Pada alat ini banyak sistem rangkaian dasar yang digunakan yaitu sistem penguatan
sinyal DC frekuensi rendah dan rangkain pengunci. Konsep dari rangkaian ini sederhana namun bisa
dikembangkan menjadi rangkaian yang lebih inovatif dan menarik. Salah satu pengembangannya ialah dengan
menambahkan output berupa running LED yang membuat Lilin ini menjadi lebih hidup dan menarik. Dari
rangkaian ini Running LED bekerja dengan menggunakan transistor sebagai saklar yang mengendalikan
(control) power dari IC 4017 dan IC 555. IC 4017 berperan sebagai decade counter pulse dan IC 555 berperan
sebagai pemberi clock untuk IC 4017. Untuk mempermudah dalam proses pengembangan, kombinasi
rangkaian antara lilin elektronik dengan running LED dapat disimulasikan menggunakan software livewire
dan proteus. Hasil dari perancangan dan pengembagan alat ini bukan suatu hal baru atau yang belum pernah
ditemukan akan tetapi hasil dari pencapaian ini bisa menjadi suatu sumber yang inspiratif dalam dunia
elektronika yang kemudian hari dapat dikembangkan lagi sehingga menjadi suatu hasil yang lebih baru lagi
contohnya mematikan lampu kamar dengan sekali tepukan (smart home technology).

Kata Kunci : Lilin Elektronik, Perancangan dan pengembangan, Microphone Condenser, Runnig LED dan
control.

1. PENDAHULUAN yang dapat bekrja seperti lilin sungguhan,


dalam rangkaian elektronika ini LED
Lilin elektronik merupakan suatu karya dianalogikan sebagai api dan push button
elektronika yang erat dengan nilai estetika. sebagai korek api. Rangkaian skematik lilin
Alat ini dapat digunakan sebagai lilin pada elektronika yang telah tersedia terdiri 2
acara ulang tahun ataupun sebagai alat untuk rangkaian inti yaitu 1. rangkaian penguat
memperindah ruangan. Dalam (amplifier) DC frekuensi rendah dan 2.
perancangannya lilin elektronik memiliki rangkaian pengunci. Rangkaian penguatan
tingkat kesulitan yang tidak terlalu rumit akan diperlukan untuk menguatkan sinyal elektrik
tetapi diperlukan ketelitian dan kecermatan yang berasal dari microphone condenser.
dari segi perancangan rangkaian Microphone condenser merupakan suatu
elektronikanya. Prinsip kerja dari lilin pada komponen yang berperan sebagai transduser
umumnya yaitu menyala ketika dibakar oleh pengubah sinyal berupa suara atau getaran
korek api dan padam ketika ditiup. Maka menjadi sinyal elektrik namun sinyal elektrik
secara sederhana dapat disimpulkan bahwa yang dikeluarkan dari micrphone sangatlah
lilin elektronik yang akan dibuat memiliki kecil maka dari itu micrphon condenser
prinsip kerja yang sama dengan lilin pada membutuhkan komponen tambahan yang
umumnya hanya saja lilin elektronik dapat menguatkan sinyal output. Rangkaian
menghasilkan output berupa nyala LED bukan pengunci tersusun dari transistor yang saling
nyala api. Dari prinsip kerja lilin yang mensaklarkan antara satu dangan yang
sesungguhnya maka harus dibuat sebuah alat

Copyrights - 2014
lainnya. 2 rangkaian inti diatas merupakan yang teridiri dari microphon condenser,
rangkaian wajib untuk memenuhi persyaratan beberapa transistor serta komponen
lilin saja akan tetapi dalam jurnal ini akan pendukung lainnya. Cara kerja dari rangkaian
dijelaskan bagaimana mengembagkan lilin ini diatas adalah ketika pushbutton ditekan maka
menjadi lebih menarik dengan menggunakan arus akan mengalir ke LED yang membuat
running LED. Berikut akan dijelaskan LED menjadi nyala dan arus juga mengalir ke
rangakaian skematik dan komponen kaki ke transistor Q3 juga ke kaki basis Q2
komponen penyusun dari lilin elektronik dan dengan dipicunya kaki basis pada Q2
pengembangannya secara lebih rinci sebagaimana prinsip sebuah saklar maka arus
dari kutub negatif pada kaki emitor Q2 akan
1.1 RANGKAIAN SKEMATIK LILIN mengalir ke kaki basis Q3 melalui kaki
ELEKTRONIKA DAN CARA KERJA kolektor Q2 sehingga transistor Q3 akan
terpicu dan mengalirkan arus dari kutub
positif ke kaki basis Q2 dan juga ke LED
sehingga LED pun masih menyala walaupun
pushbutton dilepas. Kombinasi dari rangkaian
transistor Q2 dan Q3 merupakan rangakaian
pengunci. Setelah LED menyala maka
Gambar 1.0 rangkaian skematik lilin
sekarang tugas microphone condenser sebagai
elektronik
Gambar 1.0 Rangkaian skematik lilin sensor untuk mematikan LED ketika ditiup.
elektronik Ketika microphone ditiup maka diapraghma
pada microphon tersebut akan bergetar dan
Daftar komponen : menibulkan output berupa sinyal elektrik.
Sinyal elektrik yang di keluarkan dari
R1 = 10K ; R2 = 1M
microphon dikuatkan dengan transistor Q1
R3 = 1K ; R4 = 4.7K dengan rangkaian (emitter follower) yang
berperan sebagai amplifier kemudian output
R5 = 10K ; R6 = 100
dari penguatan transistor berasal dari kaki
C1 = 100pF-63V kolekor teralirkan ke kapasitor elco dan dioda.
Kapasitor berperan sebagai penstabil arus dan
C2 = 10F-25V dioda bekerja sebagai forward bias untuk
C3 = 100nf-63V memicu pemutusan aliran arus dari transistor
Q2 ke transistor Q3 sehingga LED padam.
D1 = 1N4148

D2 = LED MERAH 1.2 Komponen utama lilin elektronika

P1 = Saklar SPST Pushbutton Dari rangkaian skematik terdapat beberapa


komponen utama lilin elektonika diantaranya
Q1 = BC550C-45V 100mA, transistor NPN
adalah sebagai berikut :
Q2 = BC337-45V 800mA, transistor NPN
1.2.1 Microphone Condenser
Q3 = BC327-45V 800mA, transistor PNP

MIC1 = Mikrofon elektrit

Rangkaian pada (gambar 1.0)


merupakan rangkaian utama lilin elektronik
Gambar 1.1microphone condenser

Copyrights - 2014
Microphone condenser merupakan Pada jenis PNP, transistor beroperasi dengan
suatu komponen yang berperan sebagai diberikan bias pada bagian emitter-base dan
transduser. Besaran yang diubah ialah collector-base. Bias maju pada terminal VEE
berupa suara atau getaran menjadi besaran menyebabkan sebagian besar arus pembawa
listrik. microphone Condenser bekerja mayoritas dari semikonduktor tipe P (yaitu
berdasarkan diafragma/susunan backplate hole), bergerak melewati daerah
yang harus diberi catu daya. Gelombang percabangan, masuk ke kolektor. Hanya
suara yang masuk ke microphone sebagian kecil mengalir ke basis. Bias
menggetarkan komponen diafragma ini. mundur pada terminal VCC menyebabkan
Diafragma ditempatkan di depan sebuah sebagian kecil arus pembawa mayoritas dari
backplate. Susunan elemen ini membentuk semikonduktor tipe N (yaitu elektron) masuk
kapasitor yang biasa disebut juga ke percabangan kolektor dan basis.
kondenser. Kapasitor memiliki kemampuan
untuk menyimpan muatan atau tegangan.
Ketika elemen tersebut terisi muatan,
medan listrik terbentuk di antara diafragma
dan backplate, yang besarnya proporsional
terhadap ruang (space) yang terbentuk Gambar 1.4 Operasi Transistor
diantaranya. PNP

1.2.2 Karakteristik Transistor Dwi Dengan memandang transistor sebagai


Kutub sebuah titik, maka sesuai hukum arus
Kirchoff:
Transistor Dwi Kutub (Bipolar Junction = + (1)
Transistor) merupakan komponen semi- Perbandingan antara arus kolektor (IC) dan
konduktor tipe p dan n dengan struktur arus emitter (IE) disebut alpha DC ( DC):
sebagaimana dua dioda yang disatukan
dan memiliki jumlah kaki/pin sebanyak tiga, =

yaituEmitter (E), Basis (B) dan Kolektor (C). Besar penguatan arus antara bagian
kolektor terhadap basis disebut beta DC (
DC) atau hFE:

= =

Dengan mensubstitusikan (3) ke (1)
Gambar 1.2 Konstruksi Transistor (a) PNP maka diperoleh arus emitter:
(b) NPN = + 1. (4)
Terdapat dua jenis transistor yaitu NPN
dan PNP dengan berbagai macam bentuk 1.2. Konfigurasi Transistor NPN
kemasan, antara lain selubung logam, Transistor dapat beroperasi melalui tiga
keramik atau polyester. macam konfigurasi yaitu:
Common Base (CB)
Pada konfigurasi ini, kaki basis
terhubung dengan ground dan berada
diantara emitter dan kolektor. Percabangan
Gambar 1.3 Transistor (a) Simbol PNP (b) emitter-base membentuk bagian input.
Simbol NPN (c) Bentuk Fisik Percabangan base-kolektor membentuk

Copyrights - 2014
bagian output.Konfigurasi ini sering
digunakan sebagai penyangga arus (current
buffer) atau penguat tegangan (voltage
amplifier), khususnya pada rangkaian
penguat berfrekuensi tinggi.

Gambar 1.7 Common Emitter (a) PNP (b)


Gambar 1.5 Common Base (a) PNP (b) NPN NPN

b. Common Collector (CC) 1.2.3 Dioda

Pada konfigurasi ini, kaki kolektor Dioda adalah merupakan jenis


terhubung dengan ground dan berada komponen pasif. Dioda memiliki dua
diantara basis dan emitter. Percabangan base- kaki/kutub yaitu kaki anoda dan kaki katoda .
collector membentuk bagian input. Dioda terbuat dari bahan semi konduktor tipe
Percabangan collector- emitter membentuk P dan semi konduktor tipe N yang di
bagian output. sambungkan.Semi konduktor tipe P berfungsi
Konfigurasi ini sering digunakan sebagai Anoda dan semi konduktor tipe N
sebagai penguat tegangan (voltage amplifier) berfungsi sebagai katoda. Dioda bersifat
menghantarkan arus listrik hanya pada satu
arah saja, yaitu jika kutub anoda dihubungkan
pada tegangan (+) dan kutub katoda
dihubungkan dengan tegangan (). Dalam
pengaplikasiannya dioda dapat dikondisikan
untuk forward bias dan reverse bias.
karakteristik dari kedua kondisi tersebut
dijelaskan sebagai berikut
Gambar 1.6 Common Collector
(a) NPN (b) PNP Reverse Bias

c. Common Emitter (CE)

Pada konfigurasi ini, kaki emitter


terhubung dengan ground dan berada
diantara basis dan kolektor. Gambar 1.8 Reverse bias

Reverse bias adalah kondisi ketika sebuah


dioda disambungkan pada polaritas terbalik
dimana kaki katodanya disambungkan ke
kutub positif dan kaki anodanya
disambungkan ke kutub negatif maka dioda
mengalami bias mundur/reverse bias.

Copyrights - 2014
bahasa Itali condensatore), berkenaan dengan
fungsi kapasitor sebagai alat untuk
Forward Bias
menyimpan suatu muatan listrik yang tinggi
dibanding komponen lainnya.

Gambar 1.9 Forward bias

Ketika kaki katoda disambungkan dengan


kutub negatif batere dan anoda disambungkan
Gambar 2.0 Kapasitor
dengan kutub positif, maka dikatakan bahwa
dioda sedang dibias dengan tegangan maju. Fungsi kapasitor sebagai salah satu komponen
Dioda dengan bias tegangan maju Dalam bias elektronika ternyata banyak sekali. Fungsi
kapasitor antara lain :
maju, kutub negatif batere akan menolak
elekton-elektron bebas yang ada dalam 1. Sebagai filter atau penyaring, biasanya
semikonduktor tipe N, ika energi listrik yang digunakan pada sistem radio, TV,
amplifier dan lain-lain. Filter pada radio
digunakan adalah melebihi tegangan barir,
digunakan untuk menyaring
maka elektron yang tertolak tersebut akan (penghambatan) gangguan-gangguan dari
melintasi daerah deplesi dan bergabung luar (noise).
2. Sebagai kopling, kapasitor sebagai
dengan hole yang ada pada tipe P, hal ini
kopling ( penghubung ) amplifier tingkat
terjadi terus menerus selama rangkaian di rendah ke tingkat yang lebih tinggi.
gambar tersebut adalah tertutup 3. Sebagai pembangkit gelombang.
4. Sebagai penghemat daya listrik pada
1.2.4 Kapasitor lampu neon/TL.Mencegah terjadinya
loncatan listrik pada rangkaian yang
kapasitor ialah suatu komponen terdapat kumparan.
elektronika yang dapat menyimpan dan
melepaskan muatan listrik dan energi listrik di 1.2.5 R esistor
dalam medan listrik dengan cara
mengumpulkan ketidak seimbangan internal
dari muatan listrik. Kemampuan untuk
menyimpan muatan listrik pada kapasitor
disebut dengan kapasitansi atau kapasitas.
Kapasitor memiliki satuan yang disebut Gambar 2.1 Resistor
Farad. Ditemukan oleh Michael Faraday
(1791-1867).Kapasitor (capacitor) yang Resistor adalah komponen elektronika
dalam ilmu elektronika disingkat dengan yang selalu digunakan dalam setiap rangkaian
huruf C elektronika karena dapat berfungsi sebagai
ini juga dikenal sebagai kondensator, k pengatur arus listrik. Bila menginginkan arus
ata kondensator masih dipakai hingga saat yang besar maka gunakan resistor yang nilai
ini. Pertama disebut oleh Alessandro Volta resistansi ( tahanan ) nya kecil, mendekati nol
seorang ilmuwan Italia pada tahun 1782 (dari atau sama dengan nol atau tidak dipasang

Copyrights - 2014
sama sekali dengan demikian arus tidak lagi Pengembangan dimaksudkan untuk membuat
dibatasi. lilin elektronika ini lebih menarik dan lebih
hidup. Pengembangan yang dilakukan ialah
1.2.6 LED (light emitting diode) menambahkan rangkaian running led dari
output lilin elektronika utama. Untuk lebih
Light-emitting diode (LED) adalah jelas berikut akan dijelaskan lebih rinci
suatu dioda semikonduktor sambungan PN tentang proses improvement dari rangkaian
(PN junction) yang menimbulkan emisi ini.
photon bila dibias maju (forward bias). Efek 1.4 Rangkaian skematik dan cara kerja
emisi cahaya disebut injection lilin elektronik utama dengan running
elecrtroluminescence, dan hal tersebut terjadi LED
bila pembawa minoritas (minority carrier)
melakukan rekombinasi dengan pembawa
dari tipe yang berlawanan di dalam sebuah
bandgap dioda. Panjang-gelombang cahaya
yang diemisikan berubah terutama dari
material semikonduktor yang digunakan, Gambar 2.3 Rangkaian kombinasi antara
karena energi bandgap berubah terhadap lilin elektronik dengan running led
semikonduktor. Tidak semua pembawa
minoritas yang diienjeksikan berekombinasi Cara kerja dari rangkaian diatas sama
dalam suatu bahan yang teradiasi pada suatu seperti cara kerja pada lilin elektronika, hanya
kristal sempurna; rekombinasi non-radiasi saja terdapat perbedaan yang terletak pada
terjadi pada cacat dan disiocation pada dioda- output LED yang digantikan dengan
dioda yang tampak identik dapat rangkaian transistor sebagai saklar untuk
menghasilkan perubahan yang lebar dalam membangkitkan power dari rangkaian running
emisi yang berguna. Ini artinya, secara praktis LED. Cara kerja rangkaian kombinasi ini
bahwa pembuatan sekumpulan LED adalah dimulai ketika push button ditekan maka arus
tersortir dan menambah intesity matching. akan mengalir dan mimicu transistor S9014
Konstruksi mekanik lampu LED yang bekerja sebagai saklar lalu arus dari
menentukan pola hamburan atau pola cahaya kutub positif mengalir menuju IC 555
radiasi. Suatu pola radiasi sempit (Gambar 5) sehingga aktif dan memberikan output berupa
akan kelihatan sangat cerah ketika dilihat pada sinyal flip-flop sebagai clock untuk IC 4017
sumbu (axis). yang berperan sebagai decade counter. Yang
memberikan pulse kepada rangkaian LED
secara bergantian sehingga LED menyala dan
menghidupkan suasana lalu ketika
microphone ditiup maka arus sudah tidak
mengalir lagi ke kaki basis transistor S9014
sehingga power dari kutub positif terputus dan
semua LED pun padam
Gambar 2.2 LED indikator tipikal dan
konstruksinya 1.5 Komponen utama rangkaian running
LED
1.3 Pengembangan Lilin Elektronika 1.5.1 IC 555 (Timer)

IC timer 555 atau sering disebut dengan


Pengembangan dilakukan terhadap output IC 555 pertama kali diperkenalkan oleh
dari rangkaian lilin elektronika utama. signetics corporation sebagai SE555/NE555

Copyrights - 2014
dan disebut The IC Time Machine yang discharge, pin ini terhubung ke open
merupakan mesin timer pertama dan collector transistor Q1 yang emitternya
dikomersialkan. Sampai saat ini, sudah terhubung ke ground. Switching
berpuluh-puluh tahun, IC ini masih tetap transistor ini berfungsi untuk meng-
populer walaupun sudah banyak variasinya. clamp node yang sesuai ke ground pada
IC ini berada dalam keluarga IC TTL yang timing tertentu
memiliki tegangan kerja kisaran 8 15V. vcc, pin ini untuk menerima supply DC
fungsi dari IC 555 adalah Fungsi dari IC555 voltage (most positive) yang diberikan.
bisa bermacam-macam, karena dapat Biasanya akan bekerja optimal jika diberi
menghasilkan sinyal pendetak/sinyal kotak. 5 15V(maksimum). supply arusnya
dapat dilihat di datasheet, yaitu sekitar 10
-15mA.
1.5.2 IC 4017 (Decade Counter)

Gambar 2.4 skematik IC 555


Gambar 2.5 konfigurasi pin IC 4017
Definisi dan fungsi masing-masing pin :
Seri CMOS 4000 adalah keluarga sirkuit
ground, adalah pin input dari sumber terpadu standar yang melaksanakan berbagai
tegangan DC paling negative fungsi logika menggunakan teknologi
Complementary Metal-Oxide-
trigger, input negative dari lower
Semiconductor, dan masih digunakan sampai
komparator (komparator B) yang
sekarang. IC ini diperkenalkan oleh RCA
menjaga osilasi tegangan terendah
sebagai CD4000 COS / MOS pada tahun
kapasitor di 1/3 Vcc dan mengatur RS
1968, sebagai komponen dengan penggunaan
flip-flop
daya yang rendah dan merupakan alternatif
output, pin ini disambungkan ke beban
yang lebih fleksibel untuk seri chip 7400
yang akan diberi pulsa dari keluaran IC
dengan logika TTL. Sedangkan IC 4017
ini. IC555 bisa mengeluarkan arus
adalah IC 16-pin CMOS dekade counter dari
100mA pada outputnya bahkan 200mA
seri IC CMOS 4000. Dibutuhkan input pulsa
pada LM555
clock di pin clock input dan akan membuat
reset, adalah pin yang berfungsi untuk
salah satu dari sepuluh pin output menjadi
me reset latch didalam IC yang akan
menyala /aktif secara berurutan disetiap
berpengaruh untuk me-reset kerja IC.
perubahan pulsa clock.Contoh rangkaian
control voltage, pin ini berfungsi untuk
sederhana dari ic 4017 adalah untuk membuat
mengatur kestabilan tegangan referensi
rangkaian running LED yang mendapatkan
input negative upper comparator
clock dari IC 555
(komparator A).
threshold, pin ini terhubung ke input
positif upper comparator (komparator A)
yang akan me-reset RS flip-flop ketika
tegangan pada kapasitor mulai melebihi
2/3 Vcc

Copyrights - 2014
2. Metode Perancangan dan 2.1 Simulasi rangkaian menggunakan
Pengembangan software

Dalam pembuatan lilin elektronik


terdapat tahapan tahapan yang harus dilalui.
Proses pengerjaan dari mulai pembuatan
rangkaian dasar hingga proses finishing yang
dituangakan malaluai diagram alir berikut.
Gambar 2.6 Simulasi mengguna software
Livewire
Mulai
Proses simulasi dilakukan menggunakan
software Livewire dengan menggunakan
software ini dapat diketahui bekerja atau
Simulasi rangkaian lilin tidaknya rangkaian yang akan dibuat. Dengan
elektronik menggunakan
software
menggunakn livewire arah arus dari setiap
komponen dapat diketahui sehingga
mempermudah dalam proses analisa
Simulasi rangkaian rangkaian.
menggunakan project board

2.2 Simulasi menggunakan Project board


Proses percobaan menggunakan project
board merupakan percobaan tahap akhir untuk
Yes Simulasi dan perancangan
memastikan komponen yang digunakan telah
Pengemb rangkaian kombinasi
running LED dengan Lilin
angan ?
elektronik
siap untuk dipasangakan ke PCB dan disolder
proses percobaan menggunakan projectboard
dapat meminimalisir kesalahan ketika
No
komponen dipasangkan ke PCB layout.

Pembuatan papan
PCB

Menempatkan Gambar 2.7 Simulasi menggunakan


komponen
&Soldering
project board

2.3 Pengembangan rangkaian lilin


elektronik
Pembuatan Casing
dan finishing
Proses pengembangan pun sama harus
melalui tahap percobaan dengan
menggunakan software. Dengan
Selesai menggunakan software peng-imajinasian
rangkaian dapat terlihat lebih nyata walaupun
sekedar komponen virtual. Setelah percobaan
Diagram alir Proses pengerjaan dan melalui software selesai untuk lebih
pengembangan lilin elektronik meyakinkan proses percobaan dapat
dilakukan dengan menggunakan project board

Copyrights - 2014
Gambar 3.1 PCB layout yang siap untuk
di cetak

Gambar 2.8 proses simulasi a. Penyablonan


menggunakan software Teknik yang digunakan ialah
menggunakan kertas transparan yang di
copy menggunakan tinta toner laser jet dari
mesin photocopy. Lalu di kertas transparan
yang berisi layout PCB distrika hingga
jalur menempel pada papan PCB.

Gambar 2.9 proses simulasi


menggunakan projectboard

2.4 Pembuatan PCB layout


Gambar 3.2 hasil PCB yang telah
PCB (Printed circuit board) atau papan disablon
rangkaian tercetak merupakan sebuah
pertinak berupa papan yang digunakan b. Proses etching
sebagai jalur untuk rangkaian elektronika. Pada proses ini bagian PCB yang tidak
Sebelum diproses awalnya papan PCB terhalang oleh jalur hitam akan terlarut
merupakan sebuah papan yang hanya oleh cairan kimia 3sehingga yang
berlapiskan tembaga maka dari perlu tersisa hanyalah jalur pada layout PCB
dilakukan proses pembuatan jalur pada papan yang digunakan untuk menghubungkan
tersebut adapun langkah langkahnya adalah tiap-tiap komponen.
sebagai berikut.
a. Pembuatan jalur menggunakan software c. Pelubangan
Pembuatan jalur PCB ditempuh Proses pelubangan pad dilakukan
menggunakan software cadsoft eagle. menggunakan bor PCB yang
Proses pembuatan dimulai dari rangkaian menggunakan diameter mata bor 0.8 mm
skematik (gambar 3.0)lalu di konversi
menjadi jalur PCB(gambar 3.1) 2.5 Penyolderan
Komponen yang telah ditempatkan
sesuai dengan letaknya maing masing
lalu disolder.

2.6 Pembuatan casing


Casing yang digunakan
memanfaatkan dari kotak jam tangan
Gambar 3.0 pembuatan jalur skematik yang sudah tidak terpakai. Untuk
PCB layout mempercantik bagian luar casing dicat
menggunakan pilok berwarna hitam

Copyrights - 2014
metalic. Untuk menempatkan LED bagian dengan batre AKI yang memiliki supply arus
atas chasing dilubangi diameter bor 5 mm yang besar.
dan 10 mm 4. Analisa
- Penguatan dan pensaklaran lilin
3. Pengujian dan pembahasan hasil elektonika utama
Transistor BC 550 sebagai Q1, BC 337
sebagai Q2 dan BC 327 sebagai Q3 dipilih
karena ke 3 transistor tersebut merupakan
transistor yang dapat terpicu dengan arus
yang rendah mengingat supply tegangan
yang diberikan pada komponen
Gambar 3.3 Hasil Akhir komponen pendukung lain juga relatif
kecil. Dengan arus yang rendah ke 3
3.1 Pengujian transistor ini sudah dapat mencapai active
setelah melewati semua tahap proses region yang sesuai untuk rangkaian lilin
pembuatan dan pengembangan lilin elektronik utama yang menggunakan daya
elektronika telah berhasil diselesaikan adapun rendah.
indikator pengujian dari lilin elektronik ini - Sensitivitas tiupan lilin
ialah, Sensitivitas tiupan lilin sangat
No Indikator hasil berpengaruh pada kualitas microphone
keberhasilan condenser semakin baik kualitasnya maka
1 Rangkaian Pengunci semakin sensitif perubahan muatannya.
ketika button ditekan 5. Kesimpulan
2 Running LED ketika Lilin elektronik merupakan sebuah
kaki basis dipicu rangkaian sederhana yang bisa dikembangkan
3 Adjustable Running menjadi hal yang inspiratif. Dengan ide yang
LED velocity kreatif hasil dari alat yang dibuat akan lebih
4 Running LED mati indah dan lebih hidup contohnya dengan
setelah ditiup running LED. Pengkombinasian rangkaian
5 Save Energy X Lilin elektronik dengan running LED
Tabel 1.0 indikator keberhasilan dilakukan dengan menggunakan prinsip
3.2 Pembahasan hasil transistor sebagai saklar. Proses pembuatan
Dari kelima indikator yang tertera pada alat ini sebaiknya dilakukan secara sistematis
tabel dapat disimpulkan bahwa lilin walaupun rangkaian ini merupakan rangkaian
elektronika dan pengembangannya telah sederhana.Lilin elektronik bisa menjadi cikal
berhasil berjalan sebagaimana mestinya. bakal smart technology yang diterapkan
Namun ada kendala yang dihadapi yaitu dirumah dengan harga yang relatif murah
masalah hemat energi. Batre yang digunakan DAFTAR PUSTAKA
pada alat ini harus memiliki suplay arus yang - Syahrul. (2006) LED (LIGHT
besar, jika yang diberikan kecil maka nyala EMITTING DIODE). Jurnal terkait
dari LED tidak akan terang secara optimal.
Karena konsumsi arusnya besar maka daya Teknologi dan pengembangan LED.
yang terserap dari batre sangat besar pula dan - Boylestad, Robert. Nashelsky,
membuat batre cepat habis. Solusi yang bisa Louis.1998. Electronic Devices and
diterapkan adalah mengganti catu daya
CircuitTheory (Seventh Edition).
Prentice Hall.

Copyrights - 2014