Anda di halaman 1dari 1

PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI

No.Dokumen :

SOP No.Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :
PUSKESMAS Syamsir, SKM
SENDANA NIP. 19631201 198003 1 017
Penggunaan alat pelindung diri merupakan upaya atau tindakan yang dilakukan oleh
petugas dalam menggunakan alat pelindung diri sesuai standar selama melakukan
1. Pengertian
kegiatan di dalam laboratorium agar terlindung dari kontaminasi bahan berbahaya
atau infeksi dari penyakit menular.
Melindungi petugas dari kecelakaan kerja, bahaya infeksi penyakit, kontaminasi
2. Tujuan
bahan kimia, demi tercapainya kesehatan dan keselamatan kerja.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Sendana No.
1. Peraturan Menteri Kesehatan No.75 Tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan
Masyarakat
4. Referensi
2. Peraturan Menteri Kesehatan No.37 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan
Laboratorium Pusat Kesehatan Masyarakat
1. Petugas menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD)
2. Petugas mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menggunakan APD
5. Langkah- 3. Petugas memakai jas laboratorium, masker, dan handscoon
langkah 4. Petugas melepas semua APD sesuai dengan prosedur, dimulai dari melepaskan
handscoon, kemudian masker, dan yang terakhir jas laboratorium
5. Petugas mencuci tangan dengan sabun sesuai ketentuan cuci tangan yang benar

Petugas menyiapkan alat pelindung


diri

Mencuci tangan sebelum menggunakan


APD

6. Bagan Alir

Memakai jas lab, masker,


handscoon

Petugas melepas
APD

Petugasmencuci tangan dengan


7. Hal-hal yang perlu 1. Jas lab hanya digunakan saat bekerja
sabun
di dalam ruang laboratorium
diperhatikan 2. Penggunaan handscoon hanya sekali pakai, tidak digunakan berulang
8. Dokumen terkait
9. Unit terkait Laboratorium