Anda di halaman 1dari 2

Langkah kerja UJI IMPACT

1. Siapkan 3 pasang spesimen kuningan dan baja


2. Lakukan pengukuran pada masing masing spesimen menggunakan jangka
sorong
3. Siapkan 3 pasang spesimen dengan suhu rendah,suhu rendah, dan suhu
kamar
4. Untuk suhu rendah isi plastik dengan air dan spesimen lalu simpan di
freezer hingga air membeku
5. Untuk suhu tinggi didihkan air hingga skuhu kurang lebih 100 c dan
masukan spesimen
6. Simpan spesimen pada landasan dengan simetris dengan takikan
membelakangi arah datang nya godam (metode charpy)
7. Angkat lengan godam hingga terkunci
8. Putar pointer searah jarum jam hingga sejajar lengan godam
9. Lalu pukul tuas hingga godam meluncur dan bertumbukan dengan
spesimen
10.Lakukan pengereman setelah godam mencapai ketinggian maksimum nya
11.Lakukan hal tersebut terhadap spesimen yang lain nya

Kesimpulan

Suhu mempengaruhi harga impak, semakin tinggi suhu semakin tinggi pula harga impak.

Kuningan tidak mempunyai temperatur transisi, oleh karena itu harga impak kuningan
pada suhu rendah (=0.24), suhu kamar (=0.29), dan suhu tinggi (=0.27) cenderung sama,
tidak berbeda jauh, dan dari hasil patahan terlihat bahwa kuningan bersifat getas.

Baja memiliki temperatur transisi, oleh karena itu harga impaknya cenderung berbeda
jauh, harga impak pada suhu rendah (=0.44) sifat baja adalah getas, suhu kamar (=0.56), dan
suhu tinggi(=0.96) dimana sifat baja menjadi ulet . Hal ini terjadi karena adanya vibrasi atom-
atom yang terpengaruh dengan perubahan suhu.

Harga impak baja lebih tinggi daripada kuningan, menunjukkan bahwa ketangguhan
baja lebih tinggi jika dibandingkan dengan kuningan.

1. Patahan ulet ditunjukkan dengan permukaan patahan yang kasar, gelap


dan berserabut.Sedangkan patahan getas ditunjukkan dengan permukaan patahan
yangmengkilap, halus, dan tidak berserabut