Anda di halaman 1dari 25

Pasar (ekonomi)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Belum Diperiksa
Pasar, dalam ilmu ekonomi, adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Transaksi
jual-beli yang terjadi tidak selalu memerlukan lokasi fisik. Pasar yang dimaksud bisa
merujuk kepada suatu negara tempat suatu barang dijual dan dipasarkan.

Jenis-jenis Pasar[sunting | sunting sumber]


Pasar dapat dikelompokkan menjadi 5 jenis, yaitu pasar barang, pasar tenaga kerja,
pasar modal, dan pasar luar negeri.

Pasar barang menggambarkan pertemuan antara permintaan dan penawaran


akan barang. Sebuah perusahaan atau individu dapat beroperasi di pasar barang
dengan menawarkan barang hasil produksi atau pula melakukan permintaan akan
produk.

Pasar tenaga kerja merupakan pertemuan antara permintaan dan


penawaran tenaga kerja. Pertemuan ini akan menghasilkan konsep upah dan
jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Biasanya yang melakukan permintaan
adalahbadan usaha (perusahaan), lembaga-lembaga, instasi-instasi, atau dapat
juga perseorangan, sedangkan yang melakukan penawaran tenaga kerja
adalah angkatan kerja yang tersedia di pasar kerja.

Pasar uang adalah pertemuan antara permintaan dan penawaran uang. Dalam
pasar uang yang ditransaksikan adalah hak menggunakan uang untuk jangka waktu
tertentu. Di pasar uang terjadi pinjam meminjam dana, yang selanjutnya
menimbulkan hubungan utang piutang. Pihak yang melakukan penawaran uang
adalah otoritas moneter (Bank sentraldan pemerintah) dan lembaga keuangan
(bank dan bukan bank), sedangkan pihak yang melakukan permintaan adalah
masyarakat (rumah tangga dan perusahaan).

Pasar modal dalam arti sempit identik dengan bursa efek. Dalam arti luas, pasar
modal adalah pertemuan antara mereka yang mempunyai dana dengan mereka
yang membutuhkan dana untuk modal usaha. Jika pasar uang lebih memfokuskan
pada penggunaan jangka pendek, maka pasar modal lebih memfokuskan pada
penggunaan jangka panjang.

Pasar luar negeri menggambarkan hubungan antara permintaan dalam negeri


akan produk impor dan penawaran ke luar negeri berupa produk ekspor.
Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan
infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang
dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran
yang sah seperti uang fiat. Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian. Ini
adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk item pertukaran.
Persaingan sangat penting dalam pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan.
Dua orang mungkin melakukan perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang
untuk memiliki pasar, sehingga ada persaingan pada setidaknya satu dari dua belah
pihak. Pasar bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, lokasi jenis dan
berbagai komunitas manusia, serta jenis barang dan jasa yang diperdagangkan.
Beberapa contoh termasuk pasar petani lokal yang diadakan di alun-alun kota atau
tempat parkir, pusat perbelanjaan dan pusat perbelanjaan, mata uang internasional dan
pasar komoditas, hukum menciptakan pasar seperti untuk izin polusi, dan pasar ilegal
seperti pasar untuk obat-obatan terlarang.

Dalam ilmu ekonomi mainstream, konsep pasar adalah setiap struktur yang
memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan informasi.
Pertukaran barang atau jasa untuk uang disebut dengan transaksi. Pasar terdiri dari
semua pembeli dan penjual yang baik yang memengaruhi harga nya. Pengaruh ini
merupakan studi utama ekonomi dan telah melahirkan beberapa teori dan model
tentang kekuatan pasar dasar penawaran dan permintaan. Ada dua peran di pasar,
pembeli dan penjual. Pasar memfasilitasi perdagangan dan memungkinkan distribusi
dan alokasi sumber daya dalam masyarakat. Pasar mengizinkan semua item yang
diperdagangkan untuk dievaluasi dan harga. Sebuah pasar muncul lebih atau kurang
spontan atau sengaja dibangun oleh interaksi manusia untuk memungkinkan
pertukaran hak (kepemilikan) jasa dan barang.

Secara historis, pasar berasal di pasar fisik yang sering akan berkembang menjadi -
atau dari - komunitas kecil, kota dan kota.

Daftar isi

[sembunyikan]

1Klasifikasi Pasar

o 1.1Pasar tradisional

o 1.2Pasar modern

2Pasar Menurut Luas Jangkauan


o 2.1Pasar Daerah

o 2.2Pasar Lokal

o 2.3Pasar Nasional

o 2.4Pasar Internasional

3Pasar Menurut Wujud

o 3.1Pasar Konkret

o 3.2Pasar Abstrak

4Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan

o 4.1Pasar Barang Konsumsi

o 4.2Pasar Barang Produksi

5Pasar Menurut Waktu Penyelenggaraan

o 5.1Pasar Harian

o 5.2Pasar Mingguan

o 5.3Pasar Bulanan

o 5.4Pasar Tahunan

o 5.5Pasar Temporer

6Pasar menurut organisasinya

o 6.1Pasar persaingan sempurna

o 6.2Pasar persaingan tidak sempurna

6.2.1Pasar monopoli dan monopsoni

o 6.3Pasar persaingan monopolistik

o 6.4Pasar oligopoli dan oligopsoni


7Pranala luar

Klasifikasi Pasar[sunting | sunting sumber]

Wet market in Singapore


Pasar tradisional[sunting | sunting sumber]

Pasar di Banten di sekitar tahun 1870

Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai
dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses
tawar-menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran
terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar. Kebanyakan menjual
kebutuhan sehari-hari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayur-sayuran,
telur, daging, kain, pakaian barang elektronik, jasa dan lain-lain. Selain itu, ada pula
yang menjual kue-kue dan barang-barang lainnya. Pasar seperti ini masih banyak
ditemukan di Indonesia, dan umumnya terletak dekat kawasan perumahan agar
memudahkan pembeli untuk mencapai pasar. Beberapa pasar tradisional yang
"legendaris" antara lain adalah pasar Beringharjo di Yogyakarta, pasar Klewer di Solo,
pasar Johar di Semarang. Pasar tradisional di seluruh Indonesia terus mencoba
bertahan menghadapi serangan dari pasar modern.
Pasar modern[sunting | sunting sumber]

Pasar modern tidak banyak berbeda dari pasar tradisional, namun pasar jenis ini
penjual dan pembeli tidak bertransakasi secara langsung melainkan pembeli melihat
label harga yang tercantum dalam barang (barcode), berada dalam bangunan dan
pelayanannya dilakukan secara mandiri (swalayan) atau dilayani oleh pramuniaga.
Barang-barang yang dijual, selain bahan makanan makanan seperti; buah, sayuran,
daging; sebagian besar barang lainnya yang dijual adalah barang yang dapat bertahan
lama. Contoh dari pasar modern adalah hypermart, pasar swalayan (supermarket), dan
minimarket.

Pasar dapat dikategorikan dalam beberapa hal. Yaitu menurut jenisnya, jenis barang
yang dijual, lokasi pasar, hari, luas jangkauan dan wujud.

Pasar Menurut Luas Jangkauan[sunting | sunting sumber]

Pasar Daerah[sunting | sunting sumber]

Pasar Daerah membeli dan menjual produk dalam satu daerah produk itu dihasilkan.
Bisa juga dikatakan pasar daerah melayani permintaan dan penawaran dalam satu
daerah.

Pasar Lokal[sunting | sunting sumber]

Pasar lokal adalah pasar yang membeli dan menjual produk dalam satu kota tempat
produk itu dihasilkan. Bisa juga dikatakan pasar lokal melayani permintaan dan
penawaran dalam satu kota.

Pasar Nasional[sunting | sunting sumber]

Pasar nasional adalah pasar yang membeli dan menjual produk dalam satu negara
tempat produk itu dihasilkan. Bisa juga dikatakan pasar nasional melayani permintaan
dan penjualan dari dalam negeri.

Pasar Internasional[sunting | sunting sumber]

Pasar internasional adalah pasar yang membeli dan menjual produk dari beberapa
negara. Bisa juga dikatakan luas jangkauannya di seluruh dunia.

Contoh pasar tersebut adalah pasar kopi di santos breazil


Pasar Menurut Wujud[sunting | sunting sumber]

Pasar Konkret[sunting | sunting sumber]

Pasar Konkret adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli yang dilakukan
secara langsung. Misalnya ada los-los, toko-toko dan lain-lain. Di pasar konkret, produk
yang dijual dan dibeli juga dapat dilihat dengan kasat mata. Konsumen dan produsen
juga dapat dengan mudah dibedakan. contohnya adalah: bursa komoditi, bursa saham
dan sebagainya.

Pasar Abstrak[sunting | sunting sumber]

Pasar Abstrak adalah pasar yang lokasinya tidak dapat dilihat dengan kasat
mata.konsumen dan produsen tidak bertemu secara langsung. Biasanya dapat melalui
internet, pemesanan telepon dan lain-lain. Barang yang diperjual belikan tidak dapat
dilihat dengan kasat mata, tapi pada umumnya melalui brosur, rekomendasi dan lain-
lain. Kita juga tidak dapat melihat konsumen dan produsen bersamaan, atau bisa
dikatakan sulit membedakan produsen dan konsumen sekaligus.

Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan[sunting | sunting sumber]

Pasar Barang Konsumsi[sunting | sunting sumber]

Pasar barang konsumsi adalah pasar yang menjual barang-barang yang dapat
langsung dipakai untuk kebutuhan rumah tangga. Misalnya, pasar yang
memperjualbelikan beras, ikan, sayur-sayuran, buah-buahan, alat-alat rumah tangga,
pakaian, dan lain sebagainya.

Pasar Barang Produksi[sunting | sunting sumber]

Pasar barang produksi adalah pasar yang memperjualbelikan faktor-faktor produksi.


Dalam pasar ini diperjualbelikan sumber daya produksi. Misalnya, pasar mesin-mesin,
pasar tenaga kerja, dan pasar uang.

Pasar Menurut Waktu Penyelenggaraan[sunting | sunting sumber]

Pasar Harian[sunting | sunting sumber]

Pasar harian adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan tiap hari. Pasar harian
ini umumnya terdapat di desa dan kota.
Pasar Mingguan[sunting | sunting sumber]

Pasar mingguan adalah pasar yang kegiatan jual belinya hanya satu kali dalam
seminggu. Pasar mingguan ini terdapat di daerah-daerah pedesaan.

Pasar Bulanan[sunting | sunting sumber]

Pasar bulanan adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan setiap sebulan sekali.

Pasar Tahunan[sunting | sunting sumber]

Pasar tahunan adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan setiap setahun sekali.

Pasar Temporer[sunting | sunting sumber]

Pasar temporer adalah pasar yang diselenggarakan organisasi/instansi pada acara


tertentu, atau diadakannya hanya sewaktu-waktu (tidak tetap)

Pasar menurut organisasinya[sunting | sunting sumber]

Pasar persaingan sempurna[sunting | sunting sumber]

Dalam pasar persaingan sempurna terdapat banyak penjual atau pembeli yang sama-
sama telah mengetahui keadaan pasar. Barang yang diperjualbelikan dalam pasar
persaingan sempurna homogen (sejenis). Selain itu, baik penjual ataupun pembeli tidak
bebas menentukan harga, karena harga ditentukan oleh kekuatan pasar. Pasar
persaingan sempurna adalah keadaan di mana penjual dan pembeli tidak dapat
mempengaruhi harga. Harga yang telah terbentuk merupakan hasil dari mekanisme
pasar berdasarkan jumlah permintaan dan penawaran.

Pasar persaingan tidak sempurna[sunting | sunting sumber]

Dalam pasar persaingan tidak sempurna, para penjual maupun pembeli mempunyai
kebebasan dalam menentukan harga dan jumlah barang yang akan diperjualbelikan.
Dalam hal ini berarti pembeli dan penjual dapat memengaruhi harga. Jenis dan kualitas
barang yang diperdagangkan pada pasar ini bersifat heterogen. Pasar persaingan tidak
sempurna dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.

Pasar monopoli dan monopsoni[sunting | sunting sumber]

Pasar monopoli adalah pasar yang hanya terdapat satu penjual untuk suatu jenis
barang tertentu. Pasar monopsoni adalah pasar yang dikuasai oleh seorang pembeli
untuk suatu jenis barang dan jasa,dan juga bersifat mendunia. Output yang dihasilkan
tidak mempunyai substitusi.

Pasar persaingan monopolistik[sunting | sunting sumber]

Dalam pasar monopolistik terdapat banyak penjual dan pembeli. Penjual bisa
melakukan monopoli karena keistimewaan produk masing-masing. Pembeli bebas
menentukan pilihannya dalam berbelanja. Jadi, pasar ini ada unsur persaingan dan
monopoli.

Pasar oligopoli dan oligopsoni[sunting | sunting sumber]

Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya ada beberapa penjual. Istilah beberapa
penjual iniumlah penjual tidak terlalu banyak sehingga pengaruh penjual sangat kecil,
dan tidak ada penjual yang berkuasa segala-galanya. Adapun oligopsonimerupakan
jenis pasar yang hanya ada beberapa pembeli.

Pengertian Pasar dan Jenis-jenis Pasar

Pengertian Pasar. Pasar adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual


untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa. Menurut ilmu
ekonomi, pasar berkaitan dengan kegiatannya bukan tempatnya. Ciri khas
sebuah pasar adalah adanya kegiatan transaksi atau jual beli. Para
konsumen datang ke pasar untuk berbelanja dengan membawa uang untuk
membayar harganya. Stanton, mengemukakan pengertian pasar yang
lebih luas. Pasar dikatakannya merupakan orang-orang yang mempunyai
keinginan untuk puas, uang untuk berbelanja, dan kemauan untuk
membelanjakannya. Jadi, dalam pengertian tersebut terdapat faktor-faktor
yang menunjang terjadinya pasar, yakni: keinginan, daya beli, dan tingkah
laku dalam pembelian.
Pengertian Pasar
Pasar memiliki sekurang-kurangnya tiga fungsi utama, yaitu fungsi distribusi,
fungsi pembentukan harga, dan fungsi promosi. Sebagai fungsi distribusi,
pasar berperan sebagai penyalur barang dan jasa dari produsen ke
konsumen melalui transaksi jual beli. Sebagai fungsi pembentukan harga, di
pasar penjual yang melakukan permintaan atas barang yang dibutuhkan.
Sebagai fungsi promosi, pasar juga dapat digunakan untuk memperkenalkan
produk baru dari produsen kepada calon konsumennya.

Seperti apa jenis-jenis pasar saat ini? Jenis-jenis pasar dapat kita bedakan
menurut beberapa kategori, yakni menurut fisiknya, menurut waktunya,
menurut barang yang diperjualbelikan, menurut luas kegiatannya, menurut
bentuknya, dan menurut sifat pembentukan harganya. Berikut ini masing-
masing penjelasan terhadap jenis-jenis pasar tersebut:

Jenis-jenis pasar menurut fisiknya

Pasar konkret (pasar nyata) adalah tempat pertemuan antara pembeli


dan penjual melakukan transaksi secara langsung. Barang yang
diperjualbelikan juga tersedia di pasar. Contohnya, pasar sayuran,
buah-buahan, dan pasar tradisional.
Pasar abstrak (pasar tidak nyata) adalah terjadinya transaksi antara
penjual dan pembeli hanya melalui telepon, internet, dan lain-lain
berdasarkan contoh barang. Contohnya telemarket dan pasar modal.

Jenis-jenis pasar menurut waktunya

Pasar harian adalah pasar yang aktivitasnya berlangsung setiap hari


dan sebagian barang yang diperjualbelikan adalah barang kebutuhan
sehari-hari.

Pasar mingguan adalah pasar yang aktivitasnya berlangsung seminggu


sekali. Biasanya terdapat di daerah yang belum padat penduduk dan
lokasi pemukimannya masih berjauhan.

Pasar bulanan adalah pasar yang aktivitasnya berlangsung sebulan


sekali. Biasanya barang yang diperjualbelikan barang yang akan dijual
kembali (agen/grosir).

Pasar tahunan adalah pasar yang aktivitasnya berlangsung setahun


sekali, misalnya PRJ (Pasar Raya Jakarta).

Jenis-jenis pasar menurut barang yang diperjualbelikan

Pasar barang konsumsi adalah pasar yang memperjualbelikan barang-


barang konsumsi untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Pasar sumber daya produksi adalah pasar yang memperjualbelikan


faktor-faktor produksi, seperti tenaga kerja, tenaga ahli, mesin-mesin,
dan tanah.

Jenis-jenis pasar menurut luas kegiatannya

Pasar setempat adalah pasar yang penjual dan pembelinya hanya


penduduk setempat.

Pasar daerah atau pasar lokal adalah pasar di setiap daerah yang
memperjualbelikan barang-barang yang diperlukan penduduk derah
tersebut. Contohnya Pasar Gede di Solo.
Pasar Nasional adalah pasar yang melakukan transaksi jual beli barang
mencakup satu negara contohnya pasar senen.

Pasar Internasional adalah pasar yang melakukan transaksi jual beli


barang-barang keperluan masyarakat internasional. Contohnya pasar
kopi di Santos (Brasil).

Jenis-jenis pasar menurut Bentuknya

Pasar persaingan sempurna (terorganisir)

Pasar persaingan tidak sempurna

Jenis-jenis pasar menurut sifat pembentukan harga

Pasar persaingan adalah pasar yang pembentukan harga ditentukan


oleh persaingan antara permintaan dan penawaran.

Pasar monopoli adalah pasar yang penjual suatu barang di pasar hanya
satu orang. Contohnya PT Kereta Api Indonesia.

Pasar duopoli adalah pasar yang penjualnya hanya dua orang dan
menguasai penawaran suatu barang dan mengendalikan harga
barang.

Pasar oligopoli adalah pasar yang di dalamnya terdapat beberapa


penjual dengan dipimpin oleh salah satu dari penjual tersebut
mengendalikan tingkat harga barang. Contohnya perusahaan otomotif
Astra Indonesia.

Pasar monopsoni adalah pasar yang pembentukan harga barangnya


dikendalikan oleh satu orang atau sekelompok pembeli.

Pasar duopsoni adalah pasar pembentukan harga barangnya


dikendalikan oleh dua orang atau dua kelompok pembeli.

Pasar oligopsoni adalah pasar yang pembentukan harga barangnya


dikendalikan oleh beberapa orang atau beberapa kelompok pembeli.
PASAR MONOPOLI

Author - Rahmad Hidayat Date - 8/14/2015 IPS

Pengertian, Ciri-ciri dan Contoh Pasar Monopoli - Masih melanjutkan


postingan sebelumnya tentang bentuk-bentuk pasar, sebelum artikel ini ada
postingan yang berjudulpengertian, contoh dan ciri-ciri pasar persaingan
sempurna. Nah, lawan dari pasar persaingan sempurna adalah pasar
persaingan tidak sempurna. Pasar persaingan tidak sempurna terdiri dari
beberapa jenis pasar, yaitu yang pertama adalah pasar monopoli, yang
kedua adalah pasar oligopoli dan terkhair adalah pasar persaingan
monopolistik.

Untuk kesempatan kali ini saya membahas pasar monopoli terlebih dahulu,
setelah itu baru pasar-pasar yang lainnya. Oke, langsung saja berikut ini
pengertian, ciri-ciri dan contoh pasar monopoli.
Pengertian pasar monopoli
Definisi dari pasar monopoli adalah suatu pasar yang didalamnya terdapat
satu produsen atau penjual tetapi banyak pembelinya. Contohnya seperti
pertamina, perusahaan listik negara (pln), perusahaan kereta api dan lain
sebagainya.

Ciri-ciri pasar monopoli


Ciri pasar monopoli yang pertama adalah hanya terdapat satu penjual
atau satu produsen
Pada pasar monopoli harga dan jumlah kuantitas produk yang
ditawarkan dikuasai oleh perusahaan.
Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan
hajat hidup orang banyak.
Pada pasar monopoli hanya ada satu jenis produk tanpa adanya
alternatif pilihan
Pada pasar monopoli tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses

Pengertian, Ciri-ciri dan Contoh Pasar Monopoli

Contoh pasar monopoli


Seperti pada pasar persaingan sempurna maka pada pasar monopili jugs
sulit ditemukan sebuah perusahan yang benar-benar seratus persen bersifat
monopoli. Yang bisa kita temui hanyalah perusahaan-perusahaan yang
hampir mendekati monopoli. Beberapa produk (barang atau jasa) yang
pasarnya dapat dikatakan mendekati monopili, antara lain : Telkom, PLN, PT
KAI, Pertamina, PDAM.

Namun perlu kita ketahui bersama bahwa perusahaan-perusahaan yang saya


sebutkan di atas dapat dikatakan sebagai perusahaan monopil disebabkan
karena adanya regulasi atau undang-undang yang diberikan pemerintah.
Bentuk monopoli lain, yaitu hak paten yang merupakan bentuk khusus dan
monopoli undang-undang untuk memasuki suatu industri. Hak paten ini
diberikan oleh pemerintah dengan tujuan untuk merangsang adanya
penemuan-penemuan baru terutama bagi perusahaan kecil dan individu.

Contoh lain misalnya, perusahaan marmer yang berada di daerah


Tulungagung atau perusahaan intan yang berada di daerah Martapura juga
dapat dikatakan sebagai monopili tetapi monopoli dalam kasus ini terjadi
secara alamiah dikarenakan penguanaan bahan baku. Bahan baku yang khas
yang tidak dapat digantikan dengan bahan baku di daerah lain menjadikan
suatu produk menjadi suatu monopoli dari daerah tertentu.
Pengertian, Contoh dan Ciri-ciri Pasar Oligopoli - Pada malam hari ini
kita punya akan melanjutkan postingan sebelumnya yaitu pengertian, contoh
dan ciri-ciri pasar monopoli. Pasar monopoli dan pasar oligopoli merupakan
pasar persaingan tidak sempurna. Dan masih ada satu jenis pasar
persaingan tidak sempurnya yang lain yaitu pasar persaingan monopolistis.
Kalau anda belum mengetahui pengertian pasar persaingan sempurna, bisa
lihat postingan kami sebelumnya. Dan berikut ini adalah penjelasann dari
kita punya :

Pengertian Pasar Oligopoli


Definisi dari pasar oligopoli adalah salah satu bentuk persaingan pasar yang
mana didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah
area. Contoh industri yang termasuk oligopoli adalah industri-industi yang
membuat semen di Indonesia seperti Holcim, semen gresik dll. Selain itu
juga ada industri mobil di Jepang dan lain-lain.

Ciri-ciri pasar oligopoli


1. produk yang dijual memiliki harga yang hampir sama satu sama lin
2. pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses dalam
persaingan pasar oligopoli
3. sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
4. perubahan akan diikuti perusahaan yang lain
Contoh pasar oligopoli
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pasar oligopoli diartikan sebagai
bentuk pasar yang didalamnya terdapat beberapa penjual dan produk yang
dijual bisa sama persi atau bisa dibedakan menurut ciri khasnya. Sedangkan
contoh pasar oligopoli dalam kehidupan sehari-hari banyak terdapat dalam
masyarakat Indonesia.
Beberapa contoh perusahaan/produsen yang berada pada pasar oligopoli
antara lain pada produk/barang seperti pada industri semen, misalnya ada
semen gresik, semen holcim, semen indocement dan semen cibinong.

Pengertian, Contoh dan Ciri-ciri Pasar Oligopoli

Pada industi sepeda motor, misalnya Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki dan
lain-lain. Sementara pada bidang elektronik seperti Soni, toshiba, national,
samsung, panasonic dan lain-lain. Pada jasa penerbangan misalnya ada
Garuda Indonesia, Air Asia, Lion Air dll. Pada industri jasa penerbangan yang
terjadi saat ini para oligopolis cenderung bersaing dalam hal harga (price
competition), anda dapat melihat bagaimana ramainya perang tarif antar
maskapai penerbangan.

Untuk membedakan produk satu perusahaan dengan perusahaan lain, sering


para oligopolis menerapkan strategi dalam menguasai dan menarik
konsumen dengan membuat model serta memberikan merek tertentu pada
produk yang dijual (strategi diferensiasi produk). Model dan terutama merek
ini biasanya dibuat agar berkesan di hati konsumen, agar konsumen menjadi
loyal dan tertarik. Konsumen yang sudah terikat pada produk merek tertentu
akan sulit berpindah ke produk yang lain.

Monopsoni

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Belum Diperiksa

Monopsoni, adalah keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan


pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar
komoditas.Kondisi Monopsoni sering terjadi didaerah-daerah Perkebunan dan industri
hewan potong (ayam), sehingga posisi tawar menawar dalam harga bagi petani adalah
nonsen. Perlu diteliti lebih jauh dampak fenomena ini, apakah ada faktor-faktor lain
yang menyebabkan Monopsoni sehingga tingkat kesejahteraan petani berpengaruh.

Salah satu contoh monopsoni juga adalah penjualan perangkat kereta api di Indonesia.
Perusahaan Kereta Api di Indonesia hanya ada satu yakni KAI, oleh karena itu, semua
hasil produksi hanya akan dibeli oleh KAI.

Oligopsoni,

Beberapa Pengertian
Ada beberapa pengertian dari Pasar Oligopsoni diantaranya adalah sebagai berikut :
Pasar Oligopsoni, adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai
penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam
suatu pasar komoditas.
Pasar Oligopsoni adalah bentuk pasar dimana barang yang dihasilkan oleh beberapa
perusahaan dan banyak perusahaan yang bertindak sebagai konsumen.
Pasar Oligopsoni adalah kondisi pasar dimana terdapat beberapa pembeli, masing-
masing pembeli memiliki peranan cukup besar untuk mempengaruhi harga. Atau
dikatakan pasar yang dikuasai oleh beberapa pembeli.
Pasar Oligopsoni yaitu pasar yang terdapat beberapa pembeli tetapi penjualan
banyak.
Pasar Oligopsoni adalah bentuk pasar yang dikuasai oleh dari dua orang pembeli
dengan pebawaran dari sejumlah produsen/penjual. Setiap pembeli memiliki peran
yang cukup besar untuk memengaruhi harga yang dibelinya.
Oligopsoni merupakan bentuk pemusatan pembeli dari pembeli-pembeli besar sampai
pembeli-pembeli kecil.

Ciri-ciri pasar oligopsoni

Ada beberapa ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh Pasar Oligopsoni, yaitu
diantaranya :

1. terdapat beberapa pembeli


2. Pembeli bukan konsumen tetapi pedagang
3. Barang yang dijual merupakan bahan mentah
4. Harga cenderung stabil
c. Kebaikan dan keburukan pasar oligopsoni

1. Kebaikan :
a) Penjual lebih beruntung karena bisa pindah ke pembeli lain
b) Pembeli tidak bisa seenaknya menekan penjual

2. Keburukan :
a) Bisa berkembang menjadi pasar monopsoni bila antar pembeli kerja sama
b) Kualitas barang kurang terpelihara
Contoh- contohnya :
Ada beberapa contoh Pasar Oligopsoni, diantaranya sebagai berikut:
a) Telkom
b) Indosat
c) Mobile-8
d) Eexcelcomindo adalah beberapa perusahaan pembeli infrastruktus telekomunikasi
seluler
e) Para pemeras susu disuatu desa yang hanya terdapat beberapa pembeli. Karena
sedikitnya jumlah pembeli, sehingga harga dapat dikendalikan oleh si pembeli.
f) Pasar tembakau
g) Cengkeh
h) Pabik rokok
Pasar monopolistik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Pasar monopolistik (kadang disebut juga pasar persaingan


monopolistik atau pasar monopolistis) adalah salah satu bentuk pasar di mana
terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan
dalam beberapa aspek. Penjual pada pasar monopolistik tidak terbatas, namun setiap
produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dengan
produk lainnya. Contohnya adalah : shampoo, pasta gigi, dll. Meskipun fungsi semua
shampoo sama yakni untuk membersihkan rambut, tetapi setiap produk yang dihasilkan
produsen yang berbeda memiliki ciri khusus, misalnya perbedaan aroma, perbedaan
warna, kemasan, dan lain-lain.

Pada pasar monopolistik, produsen memiliki kemampuan untuk memengaruhi harga


walaupun pengaruhnya tidak sebesar produsen dari pasar monopoli atau oligopoli.
Kemampuan ini berasal dari sifat barang yang dihasilkan. Karena perbedaan dan ciri
khas dari suatu barang, konsumen tidak akan mudah berpindah ke merek lain, dan
tetap memilih merek tersebut walau produsen menaikkan harga. Misalnya, pasar
sepeda motor di Indonesia. Produk sepeda motor memang cenderung bersifat
homogen, tetapi masing-masing memiliki ciri khusus sendiri. Sebut saja sepeda motor
Honda, di mana ciri khususnya adalah irit bahan bakar. Sedangkan Yamaha memiliki
keunggulan pada mesin yang stabil dan jarang rusak. Akibatnya tiap-tiap merek
mempunyai pelanggan setia masing-masing.

Pada pasar persaingan monopolistik, harga bukanlah faktor yang bisa mendongkrak
penjualan. Bagaimana kemampuan perusahaan menciptakan citra yang baik di dalam
benak masyarakat, sehingga membuat mereka mau membeli produk tersebut meskipun
dengan harga mahal akan sangat berpengaruh terhadap penjualan perusahaan. Oleh
karenanya, perusahaan yang berada dalam pasar monopolistik harus aktif
mempromosikan produk sekaligus menjaga citra perusahaannya.

Minggu, 08 November 2009

Pasar Persaingan Tidak Sempurna


Yang nge-pos : Vika the Queen pada 7.59 PM

Pengertian : Pasar dengan banyak penjual dan pembeli sehingga harga dapat
ditentukan sendiri, baik oleh penjual maupun pembeli.

Bentuk-bentuk pasar persaingan tidak sempurna :


1. Pasar monopoli
2. Pasar monopolistik
3. Pasar monopsoni
4. Pasar oligopoli
5. Pasar oligopsoni

1. Pasar Monopoli
a. Pengertian

Pasar monopoli adalah bentuk pasar yang hanya terdapat satu penjual saja. Dalam
bentuk pasar ini hanya terdapat satu penjual sehingga praktis tidak ada pesaing
(competitor) sehingga penjual atau monopolis leluasa menguasai pasar. Sebagai
penjual tunggal, monopolis dapat meraih keuntungan yang melebihi normal.

b. Macam-macam pasar monopoli

+ Alamiah : Muncul karena keadaan alam yang khas.


+ Undang-Undang : Muncul karena pemberlakuan kebijakan / Undang-Undang.
Terdiri dari :
Monopoli negara
Hak cipta
Hak paten
Hak merk
+ Masyarakat : Muncul karena kepercayaan masyarakat.
+ Penguasaan teknologi dan tenaga ahli : Muncul karena menguasai teknologi dan
tenaga ahli.
+ Kemampuan efisiensi : Muncul karena mampu menghemat / biaya produksi.
+ Penguasaan bahan baku : Muncul karena menguasai bahan baku.

c. Ciri-ciri pasar monopoli

+Terdapat satu penjual


+Harga ditentukan penjual (monopoli)
+Perusahaan lain sulit memasuki pasar
+Konsumen tidak bisa pindah walau rugi
+Bisa menimbulkan ketidakadilan/kerugian bagi masyarakat

d. Kebaikan dan keburukan pasar monopoli

+Kebaikan :
-Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
-dapat meningkatkan daya saing bilamonopoli diperoleh karena kemampuan efisiensi
-Mudah mengontrol kepentingan orang banyak bila monopoli dilakukan negara
-Dapat meningkatkan inovasi (penemuan baru) bila monopoli terbentuk karena
pemberian hak cipta dan hak paten
+Keburukan :
-Perusahaan lain sulit memasuki pasar
-Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
-Jumlah produk tergantung monopolis
-Monopolis umumnya bertindak boros
-Timbul eksploitasi terhadap pemilik faktor produksi dan pembeli/konsumen

e. Usaha pemerintah mengatasi keburukan

+ Membuat Undang-Undang/peraturan yang mencegah timbulnya monopoli


+Menarik pajak tinggi kepada monopolis
+Mengizinkan impor barang yang sama dengan barang monopolis
+Ikut menentukan tinggi rendahnya barang
+Membuat perusahaan sejenis

2. Pasar Monopolistik

a. Pengertian

Pasar monopolistik adalah suatu bentuk pasar yang terdapat banyak perusahaan yang
menjual hampir serupa tetapi tidak sama. Pasar ini sering kita jumpai buktinya
dengan kita mengunjungi swalayan atau supermarket. Disana kita akan menjumpai
berbagai bentuk, jenis dan merek yang hampir serupa tetapi tidak sama.

b. Ciri-ciri pasar monopolistik

+Jumlah penjual banyak tapi tidak sebanyak pada pasar persaingan sempurna
+Barang yang dijual berbeda corak
+Penjual/produsen harus aktif beriklan
+Perusahaan baru lebih mudah masuk pasar
+Mempunyai kekuasaan mempengaruhi harga

c. Kebaikan dan keburukan pasar monopolistik

+Kebaikan :
-Memberi kebebasan memilih bagi pembeli
-Memberi kepuasan lebih pada pembeli karena ada persaingan penjual
-Perusahaan baru lebih mudah masuk pasar
+Keburukan :
-Masih terdapat kemungkinan terjadi pemborosan biaya produksi bila dibandingkan
dengan pasar persaingan sempurna
-Bagi perusahaan yang kecil, tingkat efisiensinya relatif rendah
-Kurang efisiennya perusahaan kecil menyebabkan harga barang yang dibayar
konsumen masih kecil

3. Pasar Monopsoni

a. Pengertian

Pasar monopsoni adalah pasar yang dikuasai satu pembeli, apabila perusahaan itu
bukan sebagai penjual tetapi sebagai pembeli tunggal. Contoh : pabrik susu Nestle.

b. Ciri-ciri pasar monopsoni

+ Hanya ada satu pembeli


+ Pembeli bukan konsumen tapi pedagang/produsen
+ Barang yang dijual merupakan bahan mentah
+ Harga sangat ditentukan pembeli

c. Kebaikan dan keburukan pasar monopsoni

+Kebaikan
- Kualitas produk lebih terpelihara
- Penjual akan hemat dalam biaya produksi

+Keburukan
- Pembeli bisa seenaknya menekan penjual
- Produk yang tidak sesuai keinginan pembeli tidak akan dibeli dan bisa terbuang

4. Pasar Oligopoli

a. Pengertian

Pasar oligopoli adalah suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa penjual dimana
salah satu atau beberapa penjual bertindak sebagai pemilik pangsa pasar terbesar
(price leader).
b. Ciri-ciri pasar oligopoli

+Terdapat beberapa penjual


+Barang yang dijual homogen atau beda corak
+Sulit dimasuki perusahaan baru
+Membutuhkan peran iklan
+Terdapat satu market leader (pemimpin pasar)
+Harga jual tidak mudah berubah

c. Macam-macam pasar oligopoli

+ Oligopoli murni : menjual barang yang homogen.


Contoh : pasar semen
+ Oligopoli diferensial : menjual barang yang berbeda corak.
Contoh : pasar mobil, pasar sepeda motor

d. Kebaikan dan keburukan pasar oligopoli

+Kebaikan :
-Memberi kebebasan memilih bagi pembeli
-Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
-Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual
-Adanya penerapan teknologi baru

+Keburukan :
-Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
-Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya inflasi
-Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolis karena
semangat bersaing kurang
-Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi
-Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru
-Bisa berkembang ke arah monopoli

e. Usaha pemerintah mengatasi keburukan


1. Mengeluarkan Undang-Undang anti trust
2.Memberi kemudahan bagi perusahaan baru untuk masuk pasar

5. Pasar Oligopsoni
a. Pengertian
Pasar oligopsoni adalah kondisi pasar dimana terdapat beberapa pembeli, masing-
masing pembeli memiliki peranan cukup besar untuk mempengaruhi harga. Atau
dikatakan pasar yang dikuasai oleh beberapa pembeli.

b. Ciri-ciri pasar oligopsoni


+Terdapat beberapa pembeli
+Pembeli bukan konsumen tapi pedagang/produsen
+Barang yang dijual merupakan bahan mentah
+Harga cenderung stabil

c. Kebaikan dan keburukan pasar oligopsoni

+Kebaikan :
-Penjual lebih beruntung karena bisa pindah ke pembeli lain
-Pembeli tidak bisa seenaknya menekan penjual

+Keburukan :
-Bisa berkembang menjadi pasar monopsoni bila antar pembeli bekerja sama
-Kualitas barang kurang terpelihara