Anda di halaman 1dari 3

SUARA PANGGIL DAN INAP, MILIK PRIBADI

https://www.facebook.com/bokapnya.syafira

Alhamdulillah, kali ini saya sempatkan untuk mencoret-coret kembali blog yang sdh lama tidak terurus.
Ringkas dan padat, to the point...... saya ingin berbagi SUARA WALET (Panggil) dan (Inap). Semoga
bermanfaat bagi anda yg sengaja atau tidak sengaja berkunjung ke blog saya. Mohon ketika selesai
unduh agar memberikan komentar pada tempat yg telah disediakan (agar saya tau bahwa ada orang bisa
menikmati apa yg saya bagikan) heeeee.....

OK...monggo dimanfaatkan, jika tidak berkenan atau merasa tidak cocok dgn keinginan anda, mohon
maaf.

Jangan lupa membuka RAR gunakan password dibawah ini.


PASSWORD RAR : waletrajawali@gmail.com

Download SUARA PANGGIL : http://www.4shared.com/rar/nUErOGEWba/Bahaur_Original.html


Download SUARA INAP : http://www.4shared.com/rar/GQHL5KJ0ce/01_Track_1.html
Diposkan oleh rajawali walet di 22.03.00
Reaksi:
1 komentar: Link ke posting ini
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Rabu, 17 Desember 2014


Asalamualaikum wr.wb,

Kembali saya hadirkan sedikit informasi yang mungkin juga bermanfaat bagi kita semua,
mengenai peningkatan populasi walet dan sarang walet. Cara ini yang telah kami terapkan
dalam perawatan dan pelaksanaan pada RBW yang kami miliki.

Hal paling mendasar dan harus diperhatikan untuk RBW adalah sebagai berikut:
- LMB (lubang masuk burung) yang ideal untuk lintas akses masuk burung walet kedalam
RBW secara umum memiliki ukuran Tinggi 40 cm, Lebar 80 cm. Dan arah LMB agar
menghadap lintas pulang koloni walet tersebut.

- LAL (lubang antar lantai/void/lubang turun) pada umumnya tidak memiliki ukuran yang pasti,
tetapi menyesuaikan luas lintasan ruangan yang digunakan burung walet untuk turun. Contoh
: Luas lintasan ruangan untuk turun burung walet 3 m x 3m, maka dapat dibuat LAL dengan
ukuran 1,5 m x 2 m.

- SEKAT (dinding pembatas) bisa menggunakan kain hitam tebal (mampu menahan bias
cahaya) atau menggunakan triplek/ plywood kasar. Tidak mesti harus dengan dinding
permanen dari batako/ bata. Yang penting posisi pemasangan sekat yang tepat, tidak
mengganggu lintasan burung. Karena fungsi utama sekat itu, untuk mengurangi intensitas
cahaya dan mengarahkan burung masuk, juga berfungsi sebagai arah pantulan suara dari
tweeter inap. Kalau ada alasan untuk menyesatkan burung walet, itu dirasa kurang tepat
(walet tidak bisa sesat).

- LAR (lubang antar ruang) dibuat pada dinding sekat/ pembatas antar ruangan. Ini diperlukan
jika bangunan RBW itu memiliki ukuran yang luas. Misalnya : 6 m x 12 m atau 8 m x 15 m.
Tanpa LAR pun tidak masalah.

- TWEETER (speaker) menggunakan produk umum pasaran yg banyak dan biasa digunakan
oleh peternak walet umumnya (Audax). Namun yang harus di perhatikan yaitu cara
pemasangannya. PENTING : Tweeter memiliki alur (-) dan (+) pada belakangnya, jangan
tertukar memasang kabel menuju arah mesin pemanggil. Kemudian Arah hadap tweeter
tersebut supaya satu arah menuju LAL, jangan berlawanan antara tweeter.

-PAPAN SIRIP (tempat walet membuat sarang) gunakanlah papan dari kayu yang baik, kuat,
kering dan diketam kasar tidak halus, jika terlanjur diketam halus, bisa ditempelkan gabus/
strofoam pada bagian bawah untuk memudahkan walet mencengkram. Jenis kayu yang baik
untuk sirip : Kayu Nyatu, Kayu Meranti, Kayu Lanan. sebelumnya harus melalui proses
perendaman/ pencucian selama kurang lebih 1 bulan, begitu juga untuk proses
pengeringannya. Papan sirip tidak perlu disemprot aroma perangsang.

-VENTILASI (lubang angin) buatlah ventilasi udara seperlunya, sesuaikan dengan luas
ruangan gedung anda. atur sedemikian rupa sehingga ventilasi juga bisa berfungsi sebagai
sirkulasi pergantian udara, jadi bukan hanya sekedar untuk masuk udara saja tetapi bisa
mengganti udara didalam ruangan sebab itu akan berpengaruh pada suhu ruangan.

- KELEMBABAN (suhu udara ruangan) umumnya walet menyukai udara yg lembab, jadi
untuk menciptakan kelembaban itu cukup dengan membuat kolam pada lantai dasar RBW,
tepatnya pada lintas turun burung. Bila diperlukan bisa juga memberi kolam buatan dengan
bak plastik pada tengah - tengah ruangan RBW pada setiap lantai/ tingkatnya.

- AROMA (bau dalam ruangan) untuk RBW yang baru ini diperlukan secara rutin, minimal 1
minggu sekali selama 6 bulan pertama untuk memberikan aroma dengan cara menabur
kotoran walet kelantai dekat dinding RBW, kemudian membasahinya dengan air secukupnya
(semprot). Atau dengan aroma produk RBW yg sudah dijual bebas (bahan kotoran walet).

- RUMAH MONYET (Ruang masuk & putar burung walet sebelum menempati papan sirip)
kebanyakan orang mengatakan ini tempat bermainnya walet. Ukuran ideal untuk rumah
monyet ini adalah 3 m x 3 m dengan tinggi 2,5 m, apabila lebih kecil dari itu bedakan
ketinggiannya, misalnya 2 m x 3 m maka buat saja tingginya 2 m agar walet cepat melintas
turun.

- SUARA (Panggil dan Inap yang compatible) gunakan kombinasi suara Panggil dan Inap yg
serasi, bagaimana suara yang serasi? yang ada induknya, anaknya, dan suara walet
bercumbu.

Kesimpulan :
Untuk diketahui, bahwa semua catatan diatas merupakan pengalaman real di lapangan.
Berdasarkan dari RBW yang kami miliki. Alhamdulillah sampai saat ini RBW kami mampu
menghasilkan 7-8 kg Sarang walet dengan kualitas yg bagus (putih, tebal, sedikit bulu). Kami
buka pakat atau konsultan walet, hanya sekedar berbagi pengalaman, untuk dijadikan
pengetahuan bersama.

ini pola pemasangan papan sirip yang ideal dengan jaraka antar sirip adalah 40 cm s/d 50
Partisi tidak saya buat, karena ruangan yg ada pada RBW kami lepas, populasi walet sdh
banyak.

Gambar. 1

cm.

Ini contoh kolam untuk mengatasi hawa panas, guna menciptakan suhu lembab yang ideal. Ukuran
tinggi kolam 60 cm s/d 70 cm. Luasnya sesuaikan dengan lintasan ruang turun burung walet. Gambar.2

http://waletrajawali.blogspot.co.id/