Anda di halaman 1dari 2

KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN DAN

KARIER REMAJA SERTAIMPLIKASINYA DALAM


PENDIDIKAN
Menurut kamus besar bahasa Indonesia kemandirian berasal dari kata mandiri berarti keadaan dapat
berdiri sendiri. Dan karier berarti keahlian ( hobby ) yang di amalkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Masa remaja merupakan masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa di mulai
dari pubertas ,yang di tandai dengan perubahan yang sangat pesat dalam berbagai aspek perkembangan ,
baik fisik maupun psikis .

A.Karakteristik kemandirian karier remaja:

a. Perkembangan fisik
Pada masa ini di awali masa pubertas yaitu masa kematangan fisik yang sangat cepat baik pada
remaja pria maupun wanita .
b. Perkembangan kognitif
Perkembangan kognitif dalah perkembangan kemampuan ( kapasitas ) individu untuk mengingat
informasi . pada masa ini remaja telah dapat mengintegrasikan apa yang telah mereka pelajari
dengan tantangan di masa yang akan datang dan mampu membuat rencana di masa yang akan
datang untuk masa depan mereka dan Mampu memecahkan masalah sendiri .

B.Faktor yang mempengaruhi kemandirian anak dan remaja

Kemandirian merupakan aspek yang berkembang dalam diri seseorang, bentuk nya beragam
karena di pengaruhi oleh hal yang beragam pula . berikut factor yang mempengaruh kemandirian
anak dan remaja:
a. Gen atau keturunan orang tua
b. Pola asuh
c. System pendidikan di sekolah
d. Sitem kehidupan di masyarakat

C.Faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan karier anak dan remaja

Factor yang mempengaruhi perkembangan anak dan remaja dapat di bagi menjadi dua bagian:
1. Bagian internal
a. Motivasi dalam diri anak sendiri
b. Kesadaran anak pada kemampuan dan minat yang dimiliki
2. Factor eksternal
a. Keluarga
b. Pendidikan di sekolah
IMPLIKASI KARAKTERISTIK REMAJA TERHADAP PENDIDIKAN

Lingkungan sekolah mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan jiwa remaja. Sekolah
selain mengemban fungsi pengajaran juga fungsi pendidikan. Dalam kaitan pendidikan sekolah
dalam istilahnya rumah kedua bagi siswa, merupakan tempat rujukan dan perlindungan jika
remaja mengalami masalah. Upaya-upaya yang dapat dilakukan pengajar dalam hal memahami
siswa sebagai sosok remaja, yaitu:

Membantu siswa dalam menemukan jati diri dan menghadapi kegagalan yang
dihadapinya.

Emosi yang memuncak adalah karakteristik dari remaja. Guru dapat membimbing
remaja untuk pengendalian emosi negative.

Mengajari cara memahami orang lain dan toleransi merupakan cara guru dalam mendidik
remaja.

Dengan mempelajari berbagai karakteristik remaja akan sangat membantu siswa yang masih
dalam masa remaja, untuk keberhasilan proses pengajaran. Karena setiap remaja berbeda,maka
guru mau tidak mau harus bisa menjadi teman dan orang tua bagi remaja itu sendiri. Diperlukan
sikap polos, objektif terhadap siswa,adil dan menunjukkan perhatian serta rasa simpatik dalam
menghadapi remaja.