Anda di halaman 1dari 1

Benang Merah

Antara
Arikel 7 Mental Pancasila YudiLatif dan Artikel 9 Memperingati 70
Tahun Lahirnya Pancasila Frans Magnis S

Sama-sama membahas mengenai pancasila dimana mengenai revolusi mental dari pancasila
dan implikasi pancasila di Indonesia saat ini. Dimana Pancasila sesungguhnya bisa
memberikan landasan visi transformasi sosial yang holistik dan antisipatif. Berdasarkan
pandangan hidup Pancasila, perubahan sistem sosial merupakan fungsi dari perubahan pada
ranah mental-kultural (sila ke-1,2,3), ranah politikal (sila ke-4), dan ranah material (sila ke-5)
dimana Pancasila sudah mengandung bawaan mentalitas dimana Pancasila sebagaimana
dicetuskan 70 tahun lalu oleh Soekarno adalah suatu masterpiece, tetapi masterpiece itu hanya
dapat mempersatukan bangsa Indonesia kalau kita memberi komitmen tanpa ragu kepada
tuntutan-tuntutannya. Selain itu dalam kedua artikel menyatakan gotong royong, toleransi dan
sikap saling memiliki adalah hal yang penting bagi bangsa Indonesia, lebih tepatnya bagi
pancasila sebagai ideology bangsa ini. Pancasila diciptakan bukan sekadar seperti mengarang
bebas, pancasila diciptakan dari identitas bangsa kita sendiri yang memiliki berbagai
keberagaman akan tetapi tetap memiliki rasa kesamaan. Kesamaan dalam hal merasakan
penderitaan, penderitaan dijajah oleh bangsa lain selama ratusan tahun, penderitaan menjadi
budak bangsa lain. Akan tetapi berkat hal itulah bangsa Indonesia ada, berkat ada rasa
penderitaan yang sama membuat bangsa Indonesia ini kuat. Akan tetapi saat ini bangsa Indonesia
mulai menjadi bangsa yang lemah, bangsa yang lupa akan kepercayaanya. Oleh karena itu
terapkan nilai-nilai pancasila niscaya bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kuat dalam segi
apapun.