Anda di halaman 1dari 8

3/3/2016

Uji Z dan T
Miftahul Mushlih, M.Sc.

HIPOTESIS
Hipotesis umum / konseptual : dugaan sementara
tentang suatu keadaan. Keadaan itu dapat berupa
perbedaan, hubungan atau pengaruh
Hipotesis statistik : hipotesis yang dapat dinyatakan
dengan besaran-besaran statistik
Bentuk rumusan hipotesis statistik :
H0 : hipotesis keadaan tak berbeda / tak
berhubungan
H1 : hipotesis keadaan berbeda / berhubungan
Hipotesis harus diuji untuk verifikasi tentang keadaan
itu. Pengujian dapat dilakukan secara non-statistik
atau dengan statistik. Secara statistik, menguji
apakah dugaan tentang populasi itu benar atau
didukung data.

1
3/3/2016

WILAYAH KRITIK (Uji 1 arah)

Sampling Distribution
Level of Confidence
Rejection
Region
1a
a
Nonrejection
Region

Ho Sample Statistic
Critical Value
Value
Observed sample statistic

WILAYAH KRITIK (Uji 2 arah)

Sampling Distribution
Level of Confidence
Rejection Rejection
Region Region
1a
1/2 a 1/2 a
Nonrejection
Region

Ho Sample Statistic
Critical Value Critical
Value Value
Observed sample statistic

2
3/3/2016

Uji Z
Tujuan
Menguji perbedaan rerata dua kelompok populasi yang
saling bebas.
Syarat:
Sampel harus diambil secara random
(1) standar deviasi populasi () diketahui,
(2) jumlah sampelnya besar (> 30).
(3) Data pada masing-masing kelompok berdistribusi
normal
Dua kelompok tersebut tidak saling berhubungan

Uji Z

3
3/3/2016

UJI T

Pengertian Uji T

Tes t atau Uji t adalah uji statistik yang


digunakan untuk menguji kebenaran atau
kepalsuan hipotesis nol .

Uji t pertama kali dikembangkan oleh


William Seely Gosset pada 1915. Awalnya
ia menggunakan nama samaran Student,
dan huruf t yang terdapat dalam istilah
Uji t dari huruf terakhir nama beliau.
Uji t disebut juga dengan nama Student t.

4
3/3/2016

Uji T
One tail
Uji pihak kiri digunakan apabila: Ho berbunyi lebih besar
atau sama dengan () dan Ha berbunyi lebih kecil (<).

Two tail
Uji dua pihak digunakan bila hipotesis nol (Ho) berbunyi sama
dengan dan
hipotesis alterantifnya (Ha) berbunyi tidak sama dengan.

Uji T

T - tes diaplikasikan dengan beberapa


kondisi antara lain:
a. Berhadapan dengan 2 sampel bebas
b. Tiap sampel diambil secara random
c. Variabel yang dikomparasikan
menghasilkan data paling rendah
berskala interval

5
3/3/2016

Fungsi Uji T

Alat analisis data untuk menguji satu sampel


atau dua sampel.
Membandingkan dua mean (rata-rata) untuk
menentukan apakah perbedaan rata-rata
tersebut perbedaan nyata atau karena
kebetulan.

Untuk penggunaan uji t pada satu sampel, dua


rata-rata yang di bandingkan adalah mean
sampel dan mean populasi.

Penggolongan Uji T

Uji t

Satu Sampel Dua Sampel

Berhubungan Terpisah
(Dependen) (Independen)

6
3/3/2016

Uji T Satu Sampel

_ _
x1 x2
Uji T Dua Sampel t
2 2
_
_

1 1 2 2
x x x x
n1 n2

independent n1 n2 2 n1.n2

dependent D D x1 x2

t n 1 D
2

s D
2
s
n 1 n
n

Contoh
1. Seorang peneliti ingin melakukan
kajian tentang kemampuan ujian peserta
untuk mendapatkan (SIM) kendaraan
bermotor di Polres . Untuk keperluan
sebanyak 49 peserta dipilih secara acak.
Standar kelulusan ujian adalah skor 60
(rata-rata populasi). Dari sampel
diperoleh rata-rata skor ujian adalah 55
dengan standar deviasi 15. Berdasarkan
data ini , pihak POLRES membuat
pernyataan:

7
3/3/2016

contoh

Apakah ada perbedaan kadar Hb ibu hamil


pada dan ibu yang tidak hamil
Apakah ada perbedaan BB sebelum
program diet dengan sesudahnya
Apakah ada perbedaan kadar kolesterol
penderita strok dengan bukan strok
dll,dll,dll...

contoh

Dari suatu kegiatan penelitian dengan


menggunakan sampel 10 orang mahasiswa
tidak bekerja dan 10 orang mahasiswa
bekerja, telah berhasil dihimpun data
berupa skor yang melambangkan hasil
nilai mata kuliah Analisis Basis Data.
Dari data tersebut. Ujilah apakah
secara signifikan terdapat perbedaan nilai
Analisis Basis Data antara mahasiwa tidak
bekerja dengan mahasiswa bekerja?