Anda di halaman 1dari 4

INTERVENSI TRAUMA DAN KRISIS

MASALAH KRISIS DALAM KEHIDUPAN

Oleh :

NAMA : AYU WULANDARI

NIM : 010114A013

UNIVERSITAS NGUDI WALUYO UNGARAN

PROGRAM ILMU KEPERAWATAN


2017

Masalah yang akan saya ceritakan mengenai krisis ekonomi, kenpa?


Karena saya dan keluarga saya sedang mengalami krisis itu. Setiapa keluarga pasti
punya masalah masalahnya sendiri, mungkin kebanayak dari keluarga juga pasti
mengalami krisis ini. Kenapa setiap orang atau setiap keluarga pasti mengslsmi
krisis ini, karena kita hidup harus memenuhi kebutuhan dan berjuang bertahan
untuk hidup, di zaman yang dibilang sydah modern ini banyak tidak ada yang
gratis, semua pasti memerlukan uang, termasuk saya. Semakin kita bertumbuh
menjadi dewasa semakin banyak pula kebutuhan yang akan di penuhi, orang tua
saya harus membayar kuliah setiap 6 bulan sekali terlebih saya juga jauh dari
rumah, jadi saya tinggal di dekat kampus otomatis akan membayar tempat tinggal
lagi, dan orang tua saya mengirimi saya uang tiap bulammya untuk saya hidup di
kota orang. Orang tua saya tidak menjadi pegawai seperti kebanyakan orang tua
lainnya, orang tua saya hanya mempunyai nismis jual beli kendaraan, kalau orang
yang belum tau pasti mereka akan bilang wahh kalau untung itu bias berjuta
jutaan, tetapi saya yang sudah tau, iya kalau untung kalau tidak kita juga rugi
berjuta jutaan. Apalagi jika tidak ada barang. Saya sangat memikirkan kesehatan
orang tua saya karena ayah saya jarang pulang untuk mencari uang agar
keluarganya bias memenuhi kebutuhan dan agar anak anaknya bias bersekolah
tinggi. Saya sebenarnya tidak ingin kuliah, saya ingin bekerja agar bias membantu
keluarga saya, tetapi kringinan ayah saya jauh lebih penting dari pada hasrat saya.
Solusinya ya saya tidak bias berbuat apa apa selain saya menuruti keinginan ayah
saya, karena saya tidak bias berbuat apa apa, saya hanya bias berdoa selalu kepada
allah agar diberi rezeki yang banyak kepada keluarga saya agar ayah saya tidak
pusing mencari uang. Dan jika ayah saya sakit solusinya saya dan kakak saya
hanya mengantar ayah saya ke rumah sakit untuk berobat, dan jika ayah saya
pergi mencari uang ya saya hanya mengingatkan untuk selalu membawa obat dan
menjaga makanan ketika makan diluar karena ayah saya memiliki riwayat DM,
dan solusi yang lain saya hanya belajar agar saya cepat wisuda dan bekerja agar
bias membantu perekonomian keluarga saya, saya juga selama kuliah harus
menjaga keuangan saya agar tidak boros dan ayah saya tidak banyak fikiran.

Itu masalah utama yang paling saya fikirkan dari saya SMA sampai
sekarang. Tetapi setelah saya semakin beranjak dewasa saya semakin memerlukan
banyak kebutuhan, saya berteman saya bersosialisasi, teman teman saya banyak
yang melakukan perawatan, awalnya saya menganggap itu tidak penting tetapi
semakin kesini saya berfikiri ternyata itu penting, karena kita harus menjaga dan
merawat kecantikan kita apalagi kita sebagai perempuan, lalu saya mulai
mengikuti teman teman saya untuk melakukan perawatan di klinik kecantikan,
pertama saya ke sana saya sangat senang melakukan perwatan tetapi lama
kelamaan ekonomi saya menipis, saya tidak memberitahu ayah saya karena takut
ayah saya akan semakin banyak mencari uang. Saya melakukan perawatan dari
uang yang ayah saya kirimkan, tetapi itu tidak cukp untuk uang makan,kebutuhan
kebutuhan yang lain, kebutuhan kuliah saya, membeli buku dan melakukan
perawatan, saya sangat bingung cara mengatasi solusi saya, tetapi lama kelamaan
saya bisa menjalani ini semua, uang yang dikirimkan bisa memenuhi semuanya.
Solusinya yang saya lakukan saya belajar irit tidak membeli yang tidak terlalu
penting, saya juga terkadang masak agar mengurangi keborosan, saya juga
melakukan perawatan tidak terlalu rutin, ketika ada lebih saya pergi, jika tidak
saya menabung sedikit sedikit . mungkin saat ini itu solusi terbaik untuk
menjalani kehidupan saya ini.

Dan yang terakhir masalah yang saya hadapi adalah Masalah


perkuliahan, saya merasa saya sangat sulit untuk mengatur waktu anatara kuliah,
istirahat, pola makan, refreshing bersama teman teman, dan pola olah raga. Kenpa
saya sangat sulit mengatur waktu, saya juga tidak tahu, tetapi yang saya tahu
kuliah di jurusan keperawatan sangat sibuk, tidak ada waktu untuk semuanya,
hanya untuk kuliah dan kuliah, jadwal dari 6.20 sampai 16.30 bahkan sampai
magribh belum lagi sepulang kuliah saya harus mengerjakan tugas dari beberapa
mata pelajaran,bagi saya itu sangat sulit untuk bisa melakukan aktifitas. Bukan
hanya jadwal yang padat terkadang dosen dosen juga tidak bisa masuk di jam
yang sudah ditentukan, dikarenakan dosen juga bukan hanya mempunyai kegitan
untuk mengajar kita, dosen juga mempunyai kesibukannnya sendiri, terkadang
dosen mengambil jadwal istirahat. Jika ada waktu kosong di jadwal terkhir missal
di jam 13.00 saya langsung mengatur jadwal akan istirahat, karena saya sadar
bahwa istirahat atau tidur saya kurang, saya selalu begadang untuk mengerjakan
tugas yang diberikan. Jadi ketika kosong saya langsung membuat rencana ingin
menambah istirahat saya, dan sorenya saya berencana utuk berolahraga, karena
saya juga sangat jarang bahkan bisa dikatakan tidak pernah berolahraga semenjak
perkuliahan sampai memang libur semesteran, tetapi saat sudah berencana dan
jadwal benar kosong, saya pulang ke kos saya, tetapi tiba tiba sering sekali ada
info grup bahwa jadwal di rubah. Pelajaran yang memang jadwalnya kosong
diganti jadwal pelajaran lain. Jadi intinya ini merupakan suatu hal yang sangat
melelahkan bagi saya.
Untuk solusinya saya belum tau untuk masalah ini, tetapi sejauh ini saya bisa
menjalani semua ini. Mumgkin solusinya jika ada tugas yang diberikan kita
langsung mengerjakannya tanpa menunda nundanya, agar saya btidak
mengerjakan tugas sampai tengah malam, dan tidur satau istirahat saya tidak
kurang, untuk refreshing, mungkin bisa jika tidak ada tugas, atau di hari libur
contohnya di hari minggu, dan untuk olah raganya saya bisa melakukan olah raga
di kos saya, walaupun hanya olah raga ringan tetapi bisa mengeluarkan keringat,
dan itu sehat, saya sangat menyukai olah raga renang, jadi jika hari minggu saya
bisa pergi ketempat renang untuk berolahraga sekaligus untuk merefresh otak
yang dikarenakan tugas dan perkuliahan.
Mungkin hanya itu masalah masalah dan solusi yang bisa saya
ceritakan, saya mohon maaf jika ada kesalahan yang membuat orang yang
membacanya tersinggung atas cerita yang saya alami. Terima kasih.