Anda di halaman 1dari 3

MANAJEMEN STRATEGIK

LINGKUNGAN EKSTERNAL PERUSAHAAN

Makalah

Disusun oleh :

Budi Setiadi Irawan 1312120104

Marina Nurkarim 1312120028

JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS ILMU EKONOMI DAN BISNIS
INSTITUT INFORMATIK DAN BISNIS DARMAJAYA
BANDAR LAMPUNG
2016/2017
BAB II
PEMBAHASAN

Profil PT.Pindad

PT Pindad merupakan perusahaan industri pertahanan yang bergerak dalam pembuatan


produk-produk militer dan komersial di Indonesia. Awal berdirinya PT Pindad ini tidak lepas
dari berdirinya bengkel peralatan militer yang bernama Artilleriee Constructie Winkle
(ACW) dan Pyrotekniesche Werkplaats (PW) pada tahun 1808 yang pada awalnya berfungsi
sebagai penyedia dan pemelihara alat-alat perkakas senjata dan bahan peledak untuk
memenuhi kebutuhan Angkatan Laut Belanda. Pada era tahun 1920an, bengkel-bengkel yang
semula berada di Surabaya dan kota-kota lain digabung menjadi satu dengan nama Artilerie
Inrichtingen (AI) yang terletak di Bandung. Pada tahun 1942, ACW berganti nama menjadi
Dai Ichi Kozo (DIK) karena pada saat itu Belanda menyerah pada Jepang. Dua tahun setelah
itu, DIK kembali mengalami pergantian nama menjadi Leger Production Bedrijeven (LPB).

Pada tanggal 29 April 1950, pemerintah Belanda menyerahkan LPB kepada pemerintah
Indonesia (kala itu RIS) dan berganti nama menjadi Pabrik Senjata dan Mesiu (PSM). Tahun
1958 PSM berganti menjadi Pabrik Alat Peralatan Angkatan Darat dan kemudian berganti
kembali menjadi PINDAD yang pada akhirnya berubah menjadi BUMN pada tahun 1983.

Pada tahun 1998, PT Pindad (Persero) berada di bawah pembinaan PT Pakarya Industri
(Persero) yang sebelumnya berada di bawah pembinaan Badan Pengelola Industri Strategis
(BPIS) sejak tahun 1989 sebelum dibubarkan pada 1998. Selanjutnya, tahun 1999 PT Pakarya
Industri (Persero) berubah nama menjadi PT Bahana Pakarya Industri Strategis (Persero)
yang kemudian dibubarkan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor:
52 Tahun 2002. Selanjutnya, PT Pindad (Persero) berada di bawah wewenang Menteri
Negara Badan Usaha Milik Negara sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor: 41 tahun 2003.

Sejak saat itu PT. Pindad berubah menjadi sebuah industri alat peralatan militer yang dikelola
oleh Angkatan Darat. PT. Pindad berubah status menjadi Badan Usaha Milik Negara
(BUMN) dengan nama PT. Pindad (Persero) pada tanggal 29 April 1983, kemudian pada
tahun 1989 perusahaan ini berada di bawah pembinaan Badan Pengelola Industri Strategis
(BPIS) yang kemudian pada tahun 1999 berubah menjadi PT. Pakarya Industri (Persero) dan
kemudian berubah lagi namanya menjadi PT. Bahana Pakarya Industri Strategis (Persero).

Saat ini proses produksi PT. Pindad dilaksanakan di 2 tempat yaitu:

1. Divisi Amunisi di Turen Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pabrik ini menempati lahan
seluas 160 hektar.

2. Divisi Senjata, Divisi Mekanikal, Divisi Elektrikal, Divisi Forging & Casting, Unit
Bisnis Toko Perlengkapan, Unit Bisnis Stamping, dan Unit Bisnis Laboratorium, yang
semuanya ditempatkan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Komplek ini menempati
lahan seluas 66 hektar. Khusus Direktorat Produksi Militer, mempekerjakan 1.546
karyawan yang terdiri dari 1.072 karyawan di pabrik dan 474 karyawan di bagian
Staff.