Anda di halaman 1dari 17

3/3/2016

STATISTIKA INFERENSIAL
Miftahul Mushlih, S.Si., M.Sc

Statistika Adalah Alat Bantu


Penelitian

Note: tidak semua Penelitian membutuhkan statiska,


dan statistika kadang-kadang tidak akan bisa bicara
pada beberapa jenis penelitian

1
3/3/2016

STATISTIK VS STATISTIKA

Statistik Statistika
DATA ILMU

Statistik adalah kumpulan data, bilangan maupun non-bilangan yang


disusun dalam tabel dan atau diagram yang melukiskan suatu persoalan
Statistika adalah ilmu/pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara
pengumpulan data, pengolahan atau penganalisaannya dan penarikan
kesimpulan berdasarkan kumpulan data dan Menganalisaan yang dilakukan.

Data di tinjau aspek pengukurannya

Data Nominal Data berdasarkan atas katagori tertentu tanpa adanya


perbedaan derajad ex. Jenis kelamin, warna kulit dll.

Data Data berdasarkan atas katagori tertentu dengan adanya


Ordinal perbedaan derajad ex. Kelas, pangkat dll.

Data yang susunan urutan objeknya memiliki jarak yang sama.


Data Interval Memiliki nol tidak mutlak, dapat digandakan dikurangi di
tambah tanpa mengurangi nilai yang ada ex. Suhu. 0 C =32 F

Data yang di peroleh dengan membandingkan antara nilai


Data Ratio yang satu dengan nilai yang lain. Memiliki nilai nol mutlak ex.
Berat badan cm dan m.

2
3/3/2016

Mancam data

Kualitatif

MACAM Deskrit
DATA
Ordinal
Kuantitafif

Kontinum
Interval

Rasio

Metode

Bentuk data
Numerk
deskriptif Parametrik (bilangan)
Metode yaitu interval
statistika dan ratio
Inferensial

Bentuk data
Non parametrik Klasifikasi dan
katagori

3
3/3/2016

Konsep Uji Hipotesis

Hipotesis
Populasi
Penelitian

Hipotesis Sampel
Keputusan
Statistik

Statistik Uji

DATA YANG BIASANYA DIGUNAKAN


(SPSS)
Jumlah kasus/ parameter (N)
Rata-rata
Standar Deviasi (SD)
Standar error rata-rata (SE)
Nilai minimum
Nilai maksimum
Selang kepercayaan nilai rata-rata
Uji Levene untuk kesamaan varian
Tabel analisis varian

4
3/3/2016

Hipotesis

Hipotesis umum / konseptual : dugaan sementara tentang


suatu keadaan. Keadaan itu dapat berupa perbedaan,
hubungan atau pengaruh
Hipotesis statistik : hipotesis yang dapat dinyatakan dengan
besaran-besaran statistik
Bentuk rumusan hipotesis statistik :
H0 : hipotesis keadaan tak berbeda / tak berhubungan
H1 : hipotesis keadaan berbeda / berhubungan
Hipotesis harus diuji untuk verifikasi tentang keadaan itu.
Pengujian dapat dilakukan secara non-statistik atau dengan
statistik. Secara statistik, menguji apakah dugaan tentang
populasi itu benar atau didukung data.

Istilah-Istilah

PERLAKUAN (TREATMENT)
Suatu prosedur yang pengaruhnya akan diamati dan dibandingkan
dengan pengaruh perlakuan yang lain.

UNIT PERCOBAAN (Experimental Unit)


Suatu unit material yang diberi satu aplikasi dari suatu perlakuan.

UNIT CONTOH (Sampling Unit)


Contoh acak (random sample) dari experimental unit dimana
pengamatan akan dilakukan.

5
3/3/2016

Uji Hipotesis
Langkah-langkah Uji Hipotesis statistik:

Tentukan Rumusan Masalah

Nyatakan H0 dan H1 (hipotesis alternatif).


Tentukan apakah hipotesis berupa 2 arah
atau 1 arah. Ex. H0 : 3 vs. H1 : 3 (2
arah) or H1 : < 3 (1 arah)

Tentukan taraf signifikansi , misal : 1%,


5%, 10% dsb

Pilih uji statistik yang sesuai : parametrik


(uji T, uji F, uji Z) atau non-parametrik (uji
) dan tentukan wilayah kritik

Rumusan Hipotesis
Misalkan adalah parameter yang akan diuji dengan nilai yang
dihipotesiskannya adalah 0, maka rumusan hipotesisnya dapat
mengambil beberapa bentuk :

H0 : 0
Uji dua pihak
H1 : 0
H0 : 0
Uji pihak kanan
H1 : 0

H0 : 0
Uji pihak kiri
H1 : 0

6
3/3/2016


x z 2 x z 2
n n

Condong ke Kiri
Condong ke kanan

Kurva Normal

7
3/3/2016

Curve area

Uji Hipotesis satu arah

Daerah Tolak H0
Daerah Tolak H0
/2 /2
/2 Daerah Terima H0 /2 Daerah Terima H0

d d

8
3/3/2016

Uji Hipotesis dua arah

Daerah Tolak H0
Daerah Tolak H0
/2
/2 Daerah Terima H0
/2 /2

d1 d2

Uji statistik non parametrik dan anova,


daerah penolakan sisi sebelah kanan

9
3/3/2016

VARIABEL NORMAL STANDAR


X x
Z Z ~N(0,1)

X1, X2, ..,Xn Komb. Linear: a1X1 +a2X2++anXn


Variabel random Berdistribusi normal
Rerata= aiE(Xi), Varian= ai22(Xi)
normal independen

Area = .95

Area =.025 Area =.025

rejection region rejection region

27.23 0=30 32.77


non-rejection region

Tentukan daerah kritis (ambil = 5%)

Daerah Tolak H0
Confident Level = 95%
Daerah Tolak H0
/2
/2 Daerah Terima H0
/2 /2

-1,67 1,67
Significant Level = 5%

Nilai ini diambil dari tabel z dengan nilai peluang


0,4750

Letakkan nilai z (-10,11) di atas dalam daerah kritis. Jika z terletak di


daerah kritis berarti tolak H0

Karena z terletak di daerah kritis maka tolak Ho, artinya tolak hipotesis
bahwa daya pakai produk sama dengan 7 tahun.

10
3/3/2016

Beberapa rumusan hipotesis

1. Rumusan untuk menguji satu nilai parameter

H0 : 0

2. Rumusan untuk menguji dua nilai parameter

H0 : 1 2

3. Rumusan untuk menguji lebih dari dua nilai parameter

H 0 : 1 2 ... k

Tipe kesalahan
KESIMPULAN KEADAAN SEBENARNYA
Hipotesis Benar Hipotesis Salah
KELIRU
Terima Hipotesis BENAR (Kekeliruan Tipe II)
b
KELIRU
Tolak Hipotesis (Kekeliruan Tipe I) BENAR

Nilai a adalah sama dengan proporsi luasan daerah penolakan


terhadap keseluruhan luasan kurva. Berdasarkan tabel di atas a
diartikan sebagai kekeliruan untuk menolak hipotesis ternyata hipotesis
tersebut benar.

11
3/3/2016

A A A A

Perbedaan
produktivitas padi A,B
dan C B B B B

C C C C

Contoh pembuatan randomisasi

3/3/2016 RHM 24

12
3/3/2016

A B C A

Perbedaan
produktivitas padi A,B
dan C B C A B

C A B C

Awas hujan turun, maaf


basah ya...

Blok I

Blok 2

Blok 3

3/3/2016 RHM 26

13
3/3/2016

Uji Regresi ( R )

Uji hubungan
Uji Korelasi Moment
Product Pearson( r )

Uji Korelasi Tata Jenjang


Spearman ( rho )

Uji Asosiasi (statistik non


parametrik) ( C )

14
3/3/2016

Asumsi perlakuan

Uji Hipotesis Secara Non-


parametrik

Dilakukan jika kita tidak dapat memenuhi asumsi normalitas


distribusi populasi.
Lebih mudah
Umumnya digunakan untuk data yang bersifat kualitatif
Ukuran sampel sangat fleksibel (bahkan untuk ukuran yang cukup
kecil)

15
3/3/2016

Beberapa uji penting

Uji Mann-Whitney, pengganti uji t sampel independen


Uji Wilcoxon, pengganti uji t sampel berpasangan
Uji Kruskall-Wallis,uji lebih 2 rata-rata

Pengkatagorian Uji
Data Bentuk Hipotesis
Deskriptif Komparatif 2 sampel Komparatif > 2 sampel Asosiatif
(1 relate independent related independent
varabel)
Nominal - Binomial Mc - Fisher exact - X2 k - X2 k sample Contgensi
- Chi Nemar - Probability sample
square 1 - X2 two - Choncran
sampel sampel

Ordinal Run test - Sing test - Man witney Friedman - Median - Spearman
- Wiloxon U test two way Extension rank
matche - Median test anova - Kruskal -Kendal
paired - Kolmogorof Wallis tau
Smirnov One way
- Wald Wold Anava
Witz
Interval t-test T test of T test - One way - Pearson
Rasio related Independent anova - One way Product
- Two way anova moment
anava - Two way - multiple
anava correlation
- regresi

16
3/3/2016

Nilai Kritis

17