Anda di halaman 1dari 7

Makalah Elektrolisis Sel Volta XII IPA

MAKALAH
ELEKTROKIMIA

Anggota kelompok :
Suchi Marsela (21)
Tomi Hardianto (22)
Abdul hakim (23)
Abu Hanif (24)
Kelas XII IPA 3

SMA NEGERI KARANGPANDAN


Tahun Pelajaran 2013/2014
Kata Pengantar
Puji kami ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan
makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan Dia mungkin kami tidak akan sanggup
menyelesaikan dengan baik.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang Elektrokimia yang saya
sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan
berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun
dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat
terselesaikan.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.
Walaupun dalam penyusunan makalah ini saya menyadari bahwa tidak akan luput dari berbagai
macam kesalahan dan kekurangan. Untuk itu, saya harapkan partisipasi pembaca untuk
menberikan pesan,kesan dan kritiknya atas makalah saya ini.
Atas pesan , kesan dan kritik yang pembaca sampaikan demi kemajuan makalah ini pada
masa yang akan datang saya ucapkan terimakasih.

Karangpandan, 12 November 2013

Penulis
Daftar Isi
Cover.................................................................................................................................... i
Kata Pengantar...................................................................................................................... ii
Daftar Isi................................................................................................................................ iii
BAB I Pendahuluan
Latar belakang.............................................................................................................. 1
Tujuan......................................................................................................................... 1
BAB II Isi
Landasan Teori............................................................................................................. 2
Pembahasan................................................................................................................ 2
BAB III Penutup
Kesimpulan.................................................................................................................. 4
BAB I
PENDAHULUAN
1. A. Latar Belakang

Elektrokimia adalah ilmu yang mempelajari aspek elektronik dari reaksikimia. Elemen yang
digunakan dalam reaksi elektrokimia dikarakterisasikan dengan banyaknya elektron yang dimiliki.
Elektrokimia secara umum terbagi dalam dua kelompok, yaitu sel galvanik dan sel elektrolisa. Sel
elektrokimia, juga disebut sel volta atau sel galvani, adalah suatu alatdimana reaksi kimia terjadi
dengan produksi suatu perbedaan potensial listrik antara dua elektroda. Jika kedua elektroda
dihubungkan terhadap suatu sirkuit luar dihasilkan aliran arus, yang dapat mengakibatkan terjadinya
kerja mekanik sehingga sel elektrokimia mengubah energi kimia ke dalam kerja.
Sel galvani adalah sel elektrokimia yang dapat menghasilkan energi listrik yangdisebabkan
oleh terjadinya reaksi redoks yang spontan.

1. B. Tujuan

Untuk mengetahui reaksi kimia Sel Kering, Baterai Alkali, Baterai Perak Oksida, dan sel Pb
Agar mengetahui Anode dan Katode dari masing-masing sel
Untuk mengetahui pemanfaatannya di kehidupan nyata
BAB II
PEMBAHASAN

1. LANDASAN TEORI
Sel volta adalah sel elktrokimia dimana Energi Kimia diubah menjadi Energi
Listrik . Sel volta selalu terbentuk dari dua elektroda dengan E O yang berbeda.
a. Prinsip-prinsip sel volta atau sel galvani :
Gerakan elektron dalam sirkuit eksternal akibat adanya reaksi redoks.
Aturan sel volta :
- Terjadi perubahan : energi kimia energi listrik
- Pada anoda, elektron adalah produk dari reaksi oksidasi; anoda kutub negatif
- Pada katoda, elektron adalah reaktan dari reaksi reduksi; katoda = kutub positif
- Elektron mengalir dari anoda ke katoda
0 0 0
-E sel = E red E oks = Ebesar - Ekecil
-Diagram sel : Anoda |Ion Anoda || Ion Katoda |katoda
- Reaksi sel : Anoda + Ion Katoda Ion Anoda + Katoda
- Arah aliran elektron dari anoda ke katoda
b. Deret Volta/Nerst
Li, K, Ba, Ca, Na, Mg, Al, Mn, Zn, Fe Ni, Sn, Pb, (H), Cu, Hg, Ag, Pt, Au

Makin ke kanan, mudah direduksi dan sukar dioksidasi. Makin ke kiri, mudah dioksidasi,
makin aktif, dan sukar direduksi.

2. Pembahasan
v Sel Kering (Sel Leachlanceh)
Anode : zink (pelat seng)
Katode : batang karbon
Elektrolit : terdiri atas campuran batu kawi (MnO2), salmiak (NH4Cl), air (H2O), dan serbuk karbon (C)
Reaksi dalam sel waktu menghasilkan energi listrik :
Anode : Zn(s) Zn2+(aq) + 2e
Katode : 2MnO4(s) + 2NH4+(aq) +2e Mn2O3(s) + 2NH3(aq) + H2O(l)
Zn2+(aq) + 4NH4+(aq) Zn(NH3)42+(aq) E0 = 1,5 Volt
2+ + 0
Zn(s) / Zn (aq) // NH4 (aq) / NH3(g) + H2(g) /C(s) E =1,5 Volt
Mengapa sel kering digolongkan sebagai sel primer?
Jawab : sel kering digolongkan sebagai sel primer karena jika sumber energinya habis, tidak dapat diisi
ulang / diisi lagi.
Contoh elektrode inert selain Karbon : Platina (Pt)
v Baterai Alkali
Anode : Logam Seng (Zn)
Katode : Mangan Dioksida (MnO2)
Reaksi dalam sel sewaktu sel menghasilkan energi listrik :
Anode : Zn(s) + 2 OH-(aq) Zn(OH)2 + 2e
Katode : 2MnO2 + 2H2O(l) + 2e- 2Mn2O3(s) +2OH-(aq)
Zn(s) + 2 MnO2(s) + H2O(l) Zn(OH)3(s)
Apabila kelebihan dari baterai Alkali jika dibandingkan sel kering ?
Jawab : Kelebihan baterai Alkali jika dibandingkan sel kering ( baterai Kering) yaitu baterai Alkali
menghasilkan arus lebih besar untuk waktu yang lebih lama daripada baterai kering biasa (sel
kering)

v Baterai Perak Oksida


Anode : Logam Seng (Zn)
Katode : Perak Oksida ( Ag2O)
Reaksi yang berlangsung dalam sel :
Anode : Zn(s) + 2 OH-(aq) Zn(OH)2 + 2e
Katode : Ag2O(s) + H2O(l) + 2e- 2Ag(s) + 2Ag(s) 2OH-(aq)
Zn(s) + Ag2O(s) + H2O(l) Zn(OH)2(s) + 2Ag(s)
Sebutkan beberapa penggunaan dari baterai perak oksida?
Jawab : Baterai perka oksida adalah baterai kecil yang banyak digunakan pada arloji, kalkulator, dan
berbagai jenis peralatan elektronik lainnya

v Accu Aki (Sel Pb)


Anode : Pb (timbel = timah hitam)
Katode : PbO2 [timbel (IV) Oksida]
Reaksi dalam menghasilkan arus:
Reaksi pengosongan Accu :
Anode : Pb(s) + HSO4(aq) PbSO4(s) + H+(aq) + 2e-
Katode :PbO2(s) + HSO4-(s) + 3H+(aq) + 2e- PbSO4(s) + 2H2O(l)
Pb(s) + PbO2(s) + 2HSO4-(s) + 2H+(aq) 2PbSO4(s) + 2H2O(l)

Reaksi pengisian Accu


Elektrode Pb (sebagai katode)
PbSO4(s) + H+(aq) + 2e- Pb(s) + HSO4-(aq)
Elektrode PbO2 (sebagai anode)
PbSO4(s) + 2H2O(l) PbO2(s) + HSO4-(aq) + 3H+(aq)+ 2e-
Andoe : PbSO4(s) + 2H2O(l) PbO2(s) + HSO4-(aq) + 3H+(aq)+ 2e-
Katode : PbSO4(s) + H+(aq) + 2e- Pb(s) + HSO4-(aq)
2 PbSO4(s) + 2 H2O(l) Pb(s) + PbO2(s) + 2HSO4-(aq) + 2H+(aq)
Accu terasuk sel sekunder, apa artinya dan jelaskan !
Jawab : Accu termasuk sel sekunder karena apabila zat yang ada di dalam Accu habis, maka dengan
mengalirkan arus listrik ke dalam accu zat semula akan terbentuk kembali, sehingga sel air Accu
dapat berfungsi lagi.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Sel kering digolongkan sebagai sel primer karena jika sumber energinya habis, tidak dapat
diisi ulang / diisi lagi. Kelebihan baterai Alkali jika dibandingkan sel kering ( baterai Kering) yaitu
baterai Alkali menghasilkan arus lebih besar untuk waktu yang lebih lama daripada baterai kering
biasa (sel kering). Baterai perka oksida adalah baterai kecil yang banyak digunakan pada arloji,
kalkulator, dan berbagai jenis peralatan elektronik lainnya. Accu termasuk sel sekunder karena
apabila zat yang ada di dalam Accu habis, maka dengan mengalirkan arus listrik ke dalam accu zat
semula akan terbentuk kembali, sehingga sel air Accu dapat berfungsi lagi.