Anda di halaman 1dari 7

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas berkat dan
rahmat-Nyalah sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul "ILMU
BUDAYA DASAR".Tugas makalah ini dibuat guna untuk memenuhi nilai tugas
dalam mata kuliah Ilmu Sosial Dasar.
Dalam pembuatan makalah ini masih jauh dari sempurna, masih banyak
kekurangan dalam berbagai sudut pandang, mohon kritikan dan saran yang
membangun agar pembuatan makala untuk kedepannya bisa lebih baik lagi.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian.
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR........................................................................................
DAFTAR ISI....................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN...........................................................................................
A. LATAR BELAKANG...............................................................................
B. TUJUAN.....................................................................................................
C. SASARAN..................................................................................................
BAB II PERMASALAHAN...........................................................................
A. PNGERTIAN IBD...........
B. TUJUAN IBD ................................................
C. PENGELOMPOKAN IBD
D. PERBEDAAN IBD DAN IPS................................................................... ..
E. PERSAMAAN IBD DAN IPS ....................................................................
F. RUANG LINGKUP IBD .................................................................. ..........
BAB III KESIMPULAN ..................................................................................
ILMU BUDAYA DASAR

A. PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR


Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia kebudayaan.
Istilah IBD dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah basic Humanities yang
berasal dari istilah bahasa inggris The Humanities. Adapun istilah humanities itu
sendiri berasal dari bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan
halus. Dengan mempelajari the humanities diandalkan seorang manusia menjadi lebih
manusiawi, lebih berbudaya dan halus.
Dengan demikian bisa di katakan bahwa the humanities bisa dikaitkan dengan nilai-nilai
yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar supaya
manusia bisa menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities
disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.

B. TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR


1. Dengan IBD dapat mengusahakan pengajaran kepekaan mahasiswa terhadap
lingkungan budaya sehingga mereka akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan
lingkungan.
2. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat memperluas pandangan
mengenai masalah kemanusiaan dan budaya, serta mengembangkan daya kritis terhadap
kedua persoalan tersebut.
3. Mengusahakan kepada para mahasiswa sebagai calon pembimbing bangsa dan
negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh dalam sifat-sifat
kedaerahan.
4. Mengusahakan penjembatanan terhadap para akademisi agar mereka mampu
berdialog satu dengan yang lain.
5. Dalam Rangka era globalisasi atau keterbukaan dalam segala bidang maka bangsa
Indonesia akan dibanjiri seni dan budaya asing, baik Asia dan Dunia karena itu perlu
diantisipasi menyiapkan mahasiswa yang kokoh terhadap bangsanya.
C. PENGELOMPOKAN ILMU PENGETAHUAN
Untuk mengetahui bahwa Ilmu Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya,
lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof.Dr.Harsya Bachtiar
mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok
besar, yaitu :
1. Ilmu-ilmu Alamiah ( natural science )
Ilmu ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam
alam semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan
menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat
analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian digeneralisasikan.
Atas dasar ini lalu dibuat prediksi . Hasil penelitiannya 100 % benar dan 100 % salah.
Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain ialah astronomi, fisika, kimia,
biologi, kedokteran, mekanika.

2. Ilmu-ilmu Sosial ( social science )


Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam
hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai
pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hash penelitiannya tidak mungkin 100 % benar,
hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antar manusia
itu tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial
antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi sosial,
sosiologi hukum, dsb.

3. Pengetahuan budaya ( the humanities )


Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan
yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan
peristiwa-peristiwa dan pemyataan-pemyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Peristiwa-peristiwa dan pemyatan-pemyataan itu pada umumnya terdapat dalam tulisan-
tulisan., Metode ini tidak ada sangkut pautnya dengan metode ilmiah, hanya mungkin ada
pengaruh dari metode ilmiah.
D. Perbedaan antara IBD dan IPS
Pada dasarnya IBD dan IPS bila kita lihat secara konsepsi sama sja mencangkup
lingkungan sosial, tapi terdapat sedikit perbedaan antara IBD dan IPS.
IBD maksudnya berbudaya yaitu agar kita tahu budaya kita, yang sudah jadi rahasia
umum bahwa bangsa indonesia ini memiliki banyak budaya, maka dengan kita
mempelajari IBD ini diharapkan kita tahu, memahami tentang budaya kita dan selalu
berusaha menjaga budaya kita agar tidak diambil oleh negara lain.
IPS adalah Ilmu Pengetahuan Sosial bedabya dengan IBD adalah kalau IPS mempelajari
keseluruhan aspek sosial, baik yang di IBD maupun diluar IBD. Jadi intinya IBD adalah
bagian dari IPS .
Ada juga pendapat lain yaitu :
Ilmu Budaya Dasar diberikan pada tingkat perguruan tinggi sedangkan Ilmu Pengetahuan
Sosial diberikan pada tingkat pendidikan dasar maupun tingkat pendidikan lanjutan
menengah pertama sampai menengah atas.
Ilmu Budaya Dasar merupakan matakuliah tunggal artinya tidak memiliki kelompok
mata pelajaran sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial adalah kelompok dari sejumlah mata
pelajaran diantaranya Sejarah, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, dan lain-lain.
Ilmu Budaya Dasar bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian
umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan
kebudayaan sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial bertujuan untuk pembentukan
pengetahuan dan keterampilan intelektual.

E. Persamaan antara IBD dan IPS


Persamaan dari keduanya antara lain adalah :
1. Keduanya merupakan bahan studi untuk kepentinganprogram pendidikan atau
pengajaran
2. Keduanya bukan merupakan disiplin ilmu yang berdiri sendiri
3. Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan permasalahan
sosial
Jadi menurut saya persamaan IBD dengan Ips adalah keduanya mempelajari aspek-aspek
yang berhubungan dengan manusia.
F. Ruang lingkup dari IBD adalah:
1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah
kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya,
baik dari segi keahlian (disiplin) masing-masing maupun antar bidang disiplin.
2. Hakekat manusia yang universal (satu) tetapi beraneka ragam perwujudannya dalam
kebudayaan masing-masing zaman dan tempat dalam melihat dan menanggapi
lingkungan alam, sosial, dan budaya dengan adanya kesamaan dan perbedaan yang
diekspresikan dalam bentuk dan corak ungkapan pikiran, perasaan, dan tingkah laku serta
hasil kelakuannya.
Ada 3 golongan bahan pelajaran IBD :
Materi ilmu sosial dasar terdiri atas masalah-masalah sosial untuk dapat menelaah
masalah-masalah, sosial hendaknya terlebih dahulu kita dapat mengidentifikasi
kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tertentu. Sehingga
dengan demikian bahan pelajaran ilmu sosial dasar dapat dibedakan atas 3 golongan yaitu
1. Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama
merupakan masalah sosial tertentu.
2. Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan -kenyataan sosial
dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk
mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam ilmu pengetahuan sosial.
3. Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam
berbagai kenyataan-kenyataan sosial antara yang satu dengan yang lainnya saling
berkaitan.
BAB III
KESIMPULAN

Jadi Ilmu budaya dasar adalah pengetahuan yang dapat memberitahukan pengetahuan
dasar dan pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang di kembangkan untuk
masalah-maslah manusia dan kebudayaan.