Anda di halaman 1dari 1

D.

JUMLAH DAN JENIS IZIN PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN


HIDUP (PPLH)

Dari rencana usaha dan/atau kegiatan Pembangunan Toko dan Sarana Penunjang
Magnet Mart akan menghasilkan limbah padat seperti karton box atau kardus-
kardus hasil pengepakan barang-barang yang telah dikeluarkan dari gudang tempat
penyimpanan stok barang, dalam pengelolaan limbah padat tersebut pemrakarsa akan
bekerjasama dengan pengumpul kardus yang berada di Samarinda dan akan di daur
ulang oleh pihak lain yang membutuhkannya, sehingga dalam operasional toko dan
sarana penunjang Magnet Mart tidak memerlukan izin pengelolaan dan
pemantauan lingkungan hidup terkait dengan jenis kegiatan yang dilakukan oleh
pemrakarsa.
Adapun limbah cair yang dihasilkan dari kegiatan operasional toko dan sarana
penunjang Magnet Mart adalah limbah domestik dari pengunjung toko, karyawan-
karyawan yang bekerja dan aktivitas rumah tempat tinggal tersebut, dengan besaran
limbah yang dihasilkan tidak memerlukan izin pembuangan limbah cair karena telah
dikelola dengan pembuatan septictank.
Sedangkan limbah cair yang dihasilkan oleh operasional maintenance genset berupa
oli dan pelumas bekas yang merupakan kategori limbah Bahan Berbahaya dan
Beracun (B3) dihasilkan dalam jumlah yang sedikit dengan waktu yang cukup lama
yakni 2000 jam kerja. Dengan kata lain jika genset dioperasikan lebih dari 2000
jam kerja wajib untuk dilakukan perbaikan dan perawatan, dimana akan
menghasilkan oli dan pelumas bekas. Jika diasumsikan selama operasional Magnet
Mart setiap bulannya terjadi pemadaman listrik oleh PLN selama 15 jam, berarti
genset perlu dilakukan perawatan dan perbaikan selama 134 bulan atau setelah 10
tahun sejak pembelian genset. Oleh karena itu dalam operasional Magnet Mart tidak
memerlukan izin tempat penyimpanan limbah B3

UKL-UPL Pembangunan Toko dan Sarana Penunjang Magnet Mart 26