Anda di halaman 1dari 123

1|Haruskah Aku Jatuh Cinta?

Jika tidak ada cinta, peradaban dunia akan membeku. Cinta bagaikan
lautan ; seluas dan sedalam daya jelajah hati nurani manusia itu
sendiri. Cintalah yang seharusnya menjadi dasar utama bagi
hubungan antar manusia, kebudayaan, bangsa dan sistem hidup
yang berbeda.
-Jalaludin Ar Rumi-

2|Haruskah Aku Jatuh Cinta?


KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha


Penyayang. Alhamdulillah irobbil'alamin, segala puji hanya milik Allah
Swt. Yang telah melimpahkan segala rahmat dan kasih sayangnya kami
dapat menyelesaikan penulisan buku Antalogi Haruskah Aku Jatuh
Cinta. Shalawat serta salam hanya untuk Rasulullah, Nabi Muhammad
Saw, yang telah memberi keteladanan dalam memaknai cinta.

"Haruskah Aku Jatuh Cinta" adalah sebuah buku yang diracik


dan dikemas oleh anak bangsa yang merujuk lansung dari pakar cinta
yaitu Rasulullah Saw dan dari sumbernya lansung dari Sang maha cinta,
yaitu Allah ta'ala.

Buku ini disusun berdasarkan keinginan untuk memperkenalkan


bermagai macam Cinta, menjelaskan cinta, kepada siapa kita harus
jatuh cinta dan bagaimana merawat cinta agar kita tetap tidak dapat
murka. Buku ini diharapkan mampu menginspirasi bagi para pembaca
agar menumbuhkan yang diridhai.

Sebagai penulis muda dan ini adalah karya pertama kami


tentunya masih banyak kesalahan dan kekhilafan baik dari segi tulisan
maupun dari segi bahasa yang masih perlu banyak perbaikan, oleh
karena itu harang yang membangun dari pembaca sangat kami
perlukan.

Sahabat, buku ini lahir tidak luput atas doa dan dukungan dari
berbagai pihak, secara khusus kami ucapkan terimakasih kepada pendiri
inspirator muda yang telah mempertemukan kami di Writerpreneur
Inspirator Muda, beliau adalah Bang Rizal Wahid yang tak pernah
bosan mengispirasi kami agar selalu berkarya, kami ucapkan
terimakasih kepada kepala divisi writerpreneur yang selalu
membangkitkan semangat juang kami dan mengingatkan kami untuk
3|Haruskah Aku Jatuh Cinta?
menyelesaikan amanah pada waktunya, untuk para Dewan
Pertimbangan Moral dan Dewan Pengembangan Sastra dan teman
teman yang telah mengirimkan tulisan terbaiknya, Dan untuk leluarga
kami khususnya yang telah menerbangkan do'a-do'anya dengan penuh
cinta dan kasihnya.
Terima kasih sahabat Writerpreneur Inspirator Muda, semoga
Allah membalas kebaikan kita semua. Selamat membaca..

Mardiana
Ketua Kelas Non-Fiksi Writerprenur IM

4|Haruskah Aku Jatuh Cinta?


Daftar Isi

Kata Pengantar 3
Daftar Isi 5
Hakikat Cinta
Atika Aziz 7
Indonesia, Aku Mencintaimu...
Dede Rohayati SAF 12
Integrated Ecotourism : Gerakan Cinta Lingkungandan
Aksi Konservasi untuk Laut Indonesia yang Lebih Baik
Dede Rohayati SAF 18
Cinta di Era Global
Ana Rizkiya 26
Cinta Adam dan Hawa
Teti Kulsum 29
Cinta Mana yang Kau Pilih?
Nur Okta Berliana 35
Mencintaimu Sampai ke Surga
Mardiana 52
Katanya Cinta, Buktikan Dong!
Zahrana 61
Cinta Perlente
Rafif Kamal 70

5|Haruskah Aku Jatuh Cinta?


So Many Books So Little Time
Salma Ghazalie 78
Sumber dari Segala Cinta
Windarti 87
Meski Berdarah-darah, Tetap Aku Tak Bisa Membayarnya
Riyahana 95
Bagaimana Membangun Hakikat Cinta dalam
Mengukuhkan Jiwa Kaum Remaja
Halimah Dyah 103
Permata Ar-Rahman
Fatimah Azzahra 112

6|Haruskah Aku Jatuh Cinta?


HAKIKAT CINTA
Atika Aziz

Saat mendengar nama cinta apa yang kau bayangkan ?

Perasaan rindu, rasa sayang nan tulus, belas kasih tak berbalas,
lalu apa lagi ?

Pada dasarnya, cinta itu ialah naluri hati yang perlu


diperjuangkan. Bukan karena cinta itu sulit dicari, lebih tepatnya karena
perlu dijaga.

Lalu adakah seseorang yang sama sekali belum merasakan cinta


semasa hidupnya ?

Jawabannya adalah tidak. Mengapa ? Karena saat manusia


memiliki anugrah untuk berinteraksi dengan yang lain, mulai dari
dilahirkan sampai mampu melahirkan insan, semuanya butuh cinta.

Seorang Ibu yang menjaga kandungannya hingga lahirlah sang


bayi ke dunia
Seorang guru yang tulus mendidik anak muridnya hingga
berhasil
Seorang kakak yang melindungi adiknya

7|Haruskah Aku Jatuh Cinta?


Seorang Bapak yang kerja keras mencari nafkah untuk
keluarganya
Seorang anak yang berusaha sukses untuk membahagiakan
orang tuanya
Seorang teman yang rela menolong temannya dengan ikhlas
Seorang aktivis sosial yang selalu berjuang demi kesejahteraan
lingkungannya

Contoh diatas adalah sekelumit contoh penerapan cinta. Maka,


bila ada seseorang yang merasa kesepian dan haus akan cinta, cobalah
renungkan diri apakah dia telah membuka hati untuk merasakan cinta
dari lingkungannya. Bahkan, Allah yang maha Pengasih dan Penyayang
selalu mencintai hamba-Nya. Lalu, Rasulullah Salallaahu alaihi
wassalam panutan kita, juga sangat mencintai kita dengan ilmu-ilmu
yang telah Beliau SAW ajarkan turun temurun hingga kini kita
merasakannya.

Seorang pakar psikolog pernah berkata, bahwa apabila kita ingin


mendapatkan cinta, mulailah dengan menebarkan cinta. Maksudnya
ialah sebaik makhluk sosial, saat kita mau berjuang untuk orang lain,
disitulah nilai cinta tumbuh. Dengan sendirinya orang-orang akan
berbalas cinta pada diri kita, meskipun itu tidak muncul secara langsung
dari orang yang kita tolong/ perjuangkan. Yakinlah, bahwa dimanapun
kita berada, Sang Khalik selalu mengamati kita. Segala yang kita
8|Haruskah Aku Jatuh Cinta?
lakukan akan selalu dicatat oleh malaikat yang ada di kanan dan kiri
kita. Karena sikap Allah Yang Maha Adil, Ia akan membalas amalan
kita sesuai dengan ganjaran yang tepat. Syaratnya hanya satu,
melaksanakannya karena cinta, terlebih cinta karena Allah, yang akan
dibahas pada bab lainnya di dalam buku ini.

Pada masa remaja, seringkali orang menyempitkan makna cinta.


Pikiran mereka cinta itu hanya bisa didapat bila 2 insan berlain jenis
memadu kasih. Hingga muncul-lah gaya hidup pacaran yang dilakoni
oleh remaja bahkan hingga masa dewasa. Tak sedikit pula orang tua
yang justru mendukung anaknya yang masih remaja untuk berpacaran
karena mendukung pola pergaulan ini untuk mebangkitkan rasa cinta.
Bila makna cinta menjadi sempit, maka gairah hidup pun menurun.
Karena cinta, seseorang dapat nyaman menjalani kehidupannya.
Bahkan, lebih dari itu, cinta mampu membangkitkan energi energi
positif pada jiwa dan rangga yang mampu menghasilkan cara kerja dan
cara berpikir yang menakjubkan.

Penyempitan makna cinta atau salah kaprah dalam mengartikan


cinta bisa terjadi karena beberapa hal, diantaranya kematangan usia
seseorang, kedewasaan pola pikir seseorang, ilmu yang ia terima, dan
pengajaran dari lingkungannya. Semakin dewasa pola pikir seseorang,
semakin ia memahami batas-batas cinta. Mana cinta yang baik dan
mana yang buruk. Mana cinta yang positif dan mana cinta yang negatif.
Cinta adalah rahmat/ anugerah, namun bisa juga menjadi petaka bila
9|Haruskah Aku Jatuh Cinta?
pelakonnya kurang sadar dalam menjalani cinta. Sadar dalam artian
memenuhi sepenuhnya hakikat, batas-batas, objek, dan cara kerja cinta.

Amat banyak hal yang dapat kita cintai dan sebaliknya, mampu
memberikan kita cinta. Seperti yang telah dijelaskan diatas, syaratnya
satu, yaitu membuka hati. Salah satu hasil kerja cinta adalah hati yang
dipenuhi rasa syukur dan tidak mengeluh. Misalkan seorang
businessman selalu semangat dalam menjalani bisnisnya karena ia cinta
dengan pekerjaannya. Pada initinya, karya seseorang akan indah bila
dikerjakannya dengan indah, minimal dinilai indah bagi diri sendiri.
Salah satu karya dari hasil cinta seseorang adalah puisi tentang cinta
dibawah ini :

Cinta itu tak perlu diminta


Kehadirannya juga tidaklah buta
Karena ia akan tumbuh atas perjuangan kita
Manisnya cinta tak melulu soal tatapan mata
Karena ia hadir dari indahnya hati bak permata
Bukan juga dari manisnya kata
Karena ia tercipta dari sikap tulus yang tertata
Kadang cinta muncul dengan cepat seperti laju kereta
Ada pula yang dibangun hingga waktu banyak tersita

Motivator juga sering berkata, Love what you do or Do what


you love. Dalam dunia kerja, pilihannya hanya 2 : Mencintai yang
sedang kita kerjakan atau Mengerjakan hal yang kita cintai. Bila

10 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
terlanjur mendapatkan lahan pendidikan dan lahan ilmu yang harus kita
geluti, maka kita pun harus mencintai lahan tersebut. Bila tidak kuat ?
lebih baik cari lahan lain yang kita cintai. Bicara kuat atau tidak kuat,
erat kaitannya dengan perjuangan cinta. Maka, saat takdir sudah
menentukan masa cinta sesorang disitulah batas waktu yang perlu
diperjuangkan, misal seseorang harus menggeluti studi S1 selama 4
tahun, maka waktu 4 tahun adalah masa perjuangan cinta dalam
menggeluti studi S1 tersebut. Begitupun dengan masa perjuangan cinta
seseorang yang sedang menggeluti karir, misalkan terikat dengan
kontrak 2 tahun. Bila tak terikat kontrak, maka silahkan cari pekerjaan
yang lebih dicintai.

Itulah cinta. Dari 5 huruf C I N T A, berjuta maknanya.


Bila judul buku ini bertanya : Haruskah ku Jatuh cinta ?, Jawabanya
Harus ! Karena Perlu. Ini baru permulaan. Pemaparan tentang cinta
lebih dalam akan dibahas pada bab selanjutnya.

11 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
INDONESIA, AKU MENCINTAIMU...
Dede Rohayati

Indonesia, apa yang ada dipikiran kita saat mendengar kata


Indonesia? Negara kepulauan terbesar di dunia? Negara kaya
raya? Sumber daya melimpah? Kekayaan laut yang meluas? Atau
saat mendengar kata Indonesia malah terbesit sebagai negara
koruptor? Negara importir? Negara yang amat konsumtif? Ya,
itulah beberapa pendapat positif bahkan pun negatif akan
Indonesia.
Terlepas dari apapun pendapatnya, ingatlah bahwa
Indonesia memang selalu membanggakan, membanggakan bagi
siapa saja yang mengerti akan kondisinya, mengerti dan mengenal
akan alamnya, mengerti akan segala hal tentang Indonesia yang
raya juga kaya. Banyak hal yang sejatinya tidak kita kenal apalagi
mengerti perihal Indonesia. Hal ini yang kerap membuat tidak
tumbuhnya kebanggaan, pun rasa cinta. Kenali nusantara cintai
Indonesia.
Terbentang dari Sabang hingga Merauke, deret ribuan pulau
demi pulau terhampar memesona itulah Indonesia. United Nations
Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) telah mengakui hal
tersebut sejak tahun 1982 silam. Bahwa Indonesia merupakan
negara kepulauan terbesar di dunia. Tepat berada disepanjang garis
12 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
khatulistiwa kemudian diapit oleh dua benua (Asia dan Australia)
juga dua samudra (samudra Hindia dan samudra Pasifik),
memposisikan Indonesia sebagai wilayah yang berlimpah akan
keragaman hayati, baik flora maupun faunanya.
Wilayah Indonesia memiliki keanekaragaman spesies satwa
yang sangat tinggi. Total binatang yang menyusui menempati
posisi terbanyak kedua di dunia yaitu terdapat sekitar 12% atau
sekitar 515 spesies ada di Indonesia, dan 39% dari total tersebut
merupakan spesies endemik (asli dari Indonesia), spesies reptilian
menempati urutan terbanyak ke-4 di dunia yaitu sekitar 7,3% atau
sekitar 511 spesies dan terdapat 150 spesies merupakan endemik.
Terdapat 17% spesies burung dari total burung yang ada di dunia
atau sekitar 1531 spesies dan 398 spesies merupakan endemik,
terdapat 270 spesies amfibi dan 100 spesies merupakan endemik,
dan 2827 spesies binatang tidak bertulang belakang selain ikan air
tawar. Selanjutnya, Indonesia memiliki 121 spesies kupu-kupu
dengan 44% merupakan endemik serta memiliki 35 spesies primata
dan 18% darinya merupakan endemik yang menempati urutan
terbanyak ke empat di dunia.
Indonesia menjadi satu-satunya negara setelah Brazil dan
mungkin Columbia, dalam hal urutan keanekaragaman ikan air
tawar, yaitu sekitar 1.400 spesies. Mengenai keanekaragaman
tumbuhan, Indonesia menduduki peringkat lima besar di dunia,
yaitu memiliki lebih dari 38.000 spesies dan 55% darinya
13 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
merupakan endemik. Keanekaragaman palem di Indonesia
menempati urutan pertama di dunia dan juga lebih dari setengah
dari seluruh spesies pohon penghasil kayu bernilai ekonomi penting
yaitu dari famili Dipterocarpaceae terdapat di negara ini, 155
spesies di antaranya endemik di Kalimantan (Sumber: Konservasi
Indonesia, Sebuah Potret Pengelolaan dan Kebijakan).
Tengoklah perairan Indonesia, niscaya akan kita dapati
keindahan alami luar biasa. Perairan yang berada di wilayah darat
atau pun perairan yang menjadi pembatas kawasan pesisir, disana
akan tersaji panorama lautan membentang yang birunya menyatu
dengan cakrawala langit. Dua per tiga dari luas wilayah Indonesia
merupakan lautan, dengan interaksi lintasan dua samudra juga
variasi iklim tropis menjadikan laut Nusantara kaya akan berbagai
jenis ikan dan lingkungannya. Berbagai ekosistem lingkungan laut
dapat dijumpai mulai dari ekosistem pantai, mangrove, padang
lamun, hingga laut terbuka. Selanjutnya hamparan terumbu karang
dan sumber daya alam hayati lainnya melengkapi alam bawah laut
Indonesia yang siapapun akan terkagumkan saat melihatnya.
Garis pantai Indonesia merupakan yang terpanjang di dunia
setelah Kanada. Berpotensi besar dalam pengembangan budidaya
berbagai komoditas rumput laut, mulai dari penghasil agar hingga
alginat yang kesemuanya berpotensi menjadikan Indonesia sebagai
negara terbesar penghasil rumput laut di dunia. Selain itu,
hamparan ekosistem mangrove yang membentengi daratan dari
14 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
abrasi laut ditumbuhi banyak jenis vegetasi seperti Rhizophora sp,
Avicennia sp, dan Sonneratia sp ini telah menjadi habitat bagi
spesies dengan dua alam peralihan antara lautan dan daratan.
Kedalaman laut Indonesia menyimpan limpahan kekayaan,
yang didalamnya terpendam hamparan terumbu karang yang di
tempati lebih dari 500 spesies. Komunitas makhluk hidup baik flora
maupun fauna dan terumbu karang berpadu membentuk surga
bawah laut nan memesona. Disebut sebagai taman bawah laut,
terumbu karang didiami ratusan ikan karang, alga, krustasea,
moluska, mamalia dan bahkan reptil laut. Bersamaan dengan
hadirnya terumbu karang, setelahnya terhampar indah ekosistem
padang lamun yang hampir sekitar 12 juta hektar terdapat di laut
Indonesia. Ekosistem padang lamun bukan hanya berfungsi sebagai
penyaring sedimen dari daratan dan pelindung pantai, namun juga
sebagai habitat beberapa biota laut seperti beberapa jenis moluska,
krustasea, jenis ikan hingga mamalia laut.
Beralih dari kekayaan sumber daya alam yang dimiliki
Indonesia, tradisi budaya yang ada di Indonesia pun tak kalah
mengagumkan. Keberagaman suku, bahasa, serta adat istiadat
menambah cantik negeri Indonesia dengan semangat kebersamaan,
saling menjaga, dan sikap teloransi yang tinggi. Karakter khas
berbeda dari setiap daerah menjadikan sumber daya budaya
banyak diminati masyarakat luar, sehingga sangat berpotensi untuk

15 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
dijadikan daya tarik tersendiri yang nantinya berpeluang sebagai
sumber pendapatan bagi masyarakat setempat.
Paparan kekayaan baik sumber daya alam juga budaya
Indonesia diatas, sudah tentu sedikit atau banyak telah membuat
masyarakatnya tercukupi dalam hal kebutuhan, yang meliputi
sandang, pangan, hingga papan dengan merasakan manfaat dari
sumber daya alam yang ditawarkan Indonesia. Dilihat secara sosial-
ekonomi sudah tentu kesejahteraanlah yang seharusnya dirasakan
oleh masyarakat dengan potensi yang ada di Indonesia . Atas
potensi alam yang dimiliki Indonesia, tahun 2030 diperkirakan
Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar ke-7 di dunia,
bahkan ada pula yang menyebutkan Indonesia bisa berada pada
posisi ke-5 (Sumber: Majalah Motivasi Luas Biasa). Namun
demikian, hal tersebut tentu saja tidak akan terwujud tanpa bantuan
dari berbagai pihak, terlebih pemudanya.
Mengapa pemuda? Karena pemuda merupakan mesin
penggerak untuk berlangsungnya laju pembangunan. Menurut
Undang-Undang No. 40 Tahun 2009 tentang kepemudaan, pemuda
didefinisikan sebagai warga negara Indonesia yang memasuki
periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16
(enam belas) tahun sampai 30 (tiga puluh tahun). Undang-undang
tersebut menegaskan bahwa warga negara Indonesia yang
dikategorikan sebagai pemuda adalah warga negara dengan rentan
usia 16-30 tahun. Demi terwujudnya nusantara jaya dibutuhkan
16 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
rangkulan pemuda-pemuda Indonesia dengan jiwa cinta tanah air,
tanpa tapi.
Sekarang tengkolah diri kita masing-masing cinta seperti
apa yang telah ditorehkan untuk Indonesia. Kontribusi
tersederhana yang bisa dilakukan sesungguhnya adalah dengan
cinta, mencintai Indonesia. Sudahkah karakter kita terbangun untuk
mencintai Indonesia? Karena aspek penting yang membuat
Indonesia menjadi penting adalah pemudanya. Pemuda baik yang
berani menjadi baik untuk Indonesia lebih baik. Selamat mencintai
Indonesia.

17 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
INTEGRATED ECOTOURISM : GERAKAN CINTA
LINGKUNGAN DAN AKSI KONSERVASI UNTUK
LAUT INDONESIA YANG LEBIH BAIK
Dede Rohayati

Indonesia, terkenal sebagai negara kepulauan terbesar di


dunia yang terbentang antara dua samudra yaitu samudra Hindia
dan samudra Pasifik. Sebagian pulau Indonesia menjadi pulau
terdepan dan memiliki fungsi penting sebagai indikator
pembangunan negara di wilayah perbatasan. Letak geografis yang
amat strategis menjadikan Indonesia begitu kaya dalam hal sumber
daya alam dan keanekaragaman hayati. Setiap insan terkagumkan
dengan kelimpahan sumber daya alamnya yang membentang
sepanjang garis khatulistiwa. Kekayaan alam Indonesia bersumber
dari sektor pertanian, peternakan, perkebunan, pertambangan,
energi, perikanan serta kelautan.
Berbicara mengenai perikanan dan kelautan, wilayah
Indonesia mempunyai laut yang lebih luas dari wilayah daratnya.
Kurang lebih 70% wilayah Indonesia merupakan lautan, potensi
yang sangat luar biasa yang seharusnya menjadikan negara
Indonesia berpredikat maju. Terbentang dari Sabang hingga
Merauke perairan Indonesia menyimpan sumber daya laut yang

18 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
kaya akan perbedaharaan jenis ikan, alga, udang, bahkan cadangan
minyak serta gas bumi.
Bertolak dari kenyataan alamiah dan berkah potensi alam
yang begitu berlimpah di wilayah laut Indonesia,
ketidakseimbangan justru yang sedang terjadi saat ini. Isu dan
permasalahan sumber daya lingkungan perairan menjadikan potensi
Indonesia kurang mampu menopang kehidupan bangsa. Kerusakan
lingkungan pesisir seperti mangrove, terumbu karang serta padang
lamun, pencemaran limbah pabrik, hingga over fishing telah terjadi
dibanyak titik wilayah perairan Indonesia.
Hal diatas sebenarnya telah Allah SWT jelaskan memalui firman-
Nya dalam QS. Ar-Rum ayat 41, yang artinya Telah nampak
kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan
tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian
dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan
yang benar). Ayat tersebut telah jelas bahwa kerusakan
lingkungan berupa pencemaran, berkurangnya manfaat potensi,
serta ketidakseimbangan lingkungan merupakan akibat dari
perbuatan tangan manusianya sendiri yang tidak bisa menjaga
keseimbangan secara lestari.
Salah satu konsep yang tengah berkembang di Indonesia adalah
ecotourism atau ekowisata. Hal ini berdasarkan kesadaran
masyarakat mengenai pentingnya konservasi membuat isu ini kian
digencarkan oleh banyak pihak, termasuk akademisi. Pengertian
19 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
ekowisata pertama kali dikenalkan tahun 1990 oleh organisasi The
Ecotourism Society, yaitu suatu bentuk perjalanan wisata ke area
alami yang dilakukan dengan tujuan meng-konservasi lingkungan
dan melestarikan kehidupan dan kesejahteraan penduduk setempat.
Namun dalam perkembangannya ekowisata kerap tidak
mengindahkan kaidah dengan konsep konservasi berkelanjutan.
Pengertian lain mengenai ekowisata dijelaskan oleh Kiper (2013)
bahwa ekowisata merupakan bentuk pariwisata yang
dikembangkan di daerah alam, yang tujuannya adalah untuk
mengakui dan menghargai alam dan budaya lokal, yang meliputi
tindakan konservasi dan memastikan keterlibatan aktif,
menghasilkan manfaat bagi penduduk setempat. Ekowisata
mengkombinasikan pembangunan berkelanjutan dengan
lingkungan alam yang lestari, juga, tentu saja tidak hanya
memberikan kontribusi peningkatan pendapatan dari parawisata,
tetapi juga memberikan efek sosial yang positif. Integrated
Ecotourism sebagai gerakan cinta terhadap lingkungan dan aksi
konservasi untuk laut Indonesia yang lebih baik, merupakan suatu
konsep terpadu yang menggabungkan lingkungan, pengembangan
berkelanjutan, konservasi, aspek budaya, pendidikan dan tentunya
ekonomi yang nantinya dapat menguatkan masa depan Indonesia.

20 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Kajian daya dukung ekowisata
Permasalahan penting dalam pengembangan serta
pemanfaatan wilayah laut di Indonesia adalah perihal
ketidakseimbangan pemanfaatan sumber daya alam tersebut, baik
dilihat dari sudut penyebarannya maupun dalam hal konsep tata
ruangnya. Pengembangan ekowisata erat kaitannya dengan sumber
daya alam yang tersedia, namun demikian faktor-faktor lainnya
juga akan sangat mempengaruhi keberlangsungan kegiatan
ekowisata, seperti halnya dari aspek biofisik yang sering
terabaikan, salah satunya yaitu daya dukung lingkungan.
Daya dukung sebagai suatu batasan dalam mengontrol
keberlangsungan ekowisata. Adanya daya dukung diharapkan
mampu meminimalisir gangguan lingkungan fisik suatu ekowisata.
Ngabito (2013) menjelaskan bahwa dalam perspektif ekowisata
pesisir dan laut, komponen sumber daya alam yang menentukan
besarnya daya dukung kawasan pulau untuk menerima jumlah
wisatawan adalah luas areal daratan, pesisir dan perairan laut yang
biasanya disebut dengan lahan. Luas lahan daratan menentukan
banyaknya (jumlah dan luas) bangunan (build up) yang dapat
dibangun, ketersediaan sandang dan pangan (food and fibre) untuk
memenuhi konsumsi serta banyaknya jumlah wisatawan yang dapat
ditampung pada saat yang sama.
Penentuan kualitas dan kenyamanan pengunjung dalam
ekowisata dapat ditentukan dengan daya dukung lingkungan. Hal
21 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
tersebut dikarenakan daya dukung lingkungan ekowisata berkaitan
erat dengan jumlah wisatawan yang datang mengunjungi obyek
wisata tersebut. Apabila daya dukung lingkungan suatu ekowisata
melampaui batas maka dapat mengurangi kenyamanan dan
kepuasan wisatawan karena banyaknya pengunjung. Daya dukung
dapat menurun atau rusak salah satunya karena faktor internal yaitu
disebabkan oleh manusia. Kajian mengenai daya dukung sangat
diperlukan untuk menilai dan mengontrol jumlah maksimum
wisatawan yang dapat berkunjung.

Pelestarian dan konservasi, bentuk cinta terhadap lingkungan laut


Indonesia
Terletak pada garis khatulistiwa dan memiliki daerah
perairan yang lebih luas dibandingkan daerah daratan, menjadikan
Indonesia sebagai wilayah dengan kelimpahan sumber daya alam
yang tidak diragukan lagi. Laut menjadi tumpuan hidup
kebanyakan masyarakat Indonesia yang hidup di wilayah pesisir.
pemanfaatan secara terus-menerus tanpa adanya kearifan
pengelolaan akan menjadikan sumber daya tersebut menurun baik
kualitas maupun kuantitasnya.
Kesadaran akan pentingnya menjaga sumber daya alam dan
keanekaragaman hayati perairan semakin tumbuh di seluruh dunia,
tidak terkecuali Indonesia. Pelestarian dan konservasi memiliki
makna sederhana sebagai perlindungan berkelanjutan, keduanya
22 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
merupakan paradigma yang memegang peranan penting dalam
keberlanjutan sumber daya alam. Seiring dengan berlangsungnya
kehidupan, pelestarian dan konservasi tidak hanya menitikberatkan
pada aspek perlindungan saja, namun pemanfaatan dan pengelolaan
secara seimbang dan berkesinambungan.
Saat ini konservasi telah menjadi tuntutan dan kebutuhan
yang sangat urgent dan sesegera mungkin harus diimplementasikan
dengan sistem yang berkelanjutan. Hal tersebut dilakukan sebagai
bentuk cinta terhadap lingkungan yang senantiasa memberikan
banyak kebermanfaatan bagi kita semua. Konservasi sebagai
langkah untuk menjamin kelanggengan sumber daya perairan bagi
generasi penerus untuk memanfaatkannya.

Ekowisata Terpadu (Integrated Ecotourism)


Pengembangan berkelanjutan erat kaitannya dengan sumber
daya alam yang tersedia, merupakan potensi yang harus dijaga
keseimbangan dan keharmonisannya karena antara satu dengan
yang lainnya akan saling melengkapi hingga akhirnya menjadi
terpadu. Menurut Alkiyah dan Umar (2015) bahwa kawasan objek
wisata harus dapat mencerminkan keadaan kawasan yang kompak,
yaitu kawasan yang memiliki satu kesatuan ruang kegiatan yang
satu sama lain saling menunjang. Sunatullahnya bahwa alam
semesta yang merupakan ruang dari terkumpulnya seluruh sumber

23 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
daya alam hakikatnya adalah satu kesatuan kawasan yang seimbang
dan padu yang satu sama lain saling menunjang.
Potensi bentangan alam yang Indonesia miliki sepatutnya
kita syukuri, dalam hal ini implementasi syukur dapat kita
wujudkan dengan senantiasa mengelola potensi sumber daya alam
secara bijak. Allah berfirman dalam QS. An-Nahl ayat 14 yang
artinya Dan Dialah yang menundukan lautan (untukmu), agar
kamu dapat memakan daging yang segar (ikan) darinya, dan (dari
lautan itu) kamu mengeluarkan perhiasan yang kamu pakai. Kamu
juga melihat perahu berlayar padanya, dan agar kamu mencari
sebagian karunia-Nya dan agar kamu bersyukur.
Ayat diatas menjelaskan bahwa laut sangat berpengaruh
terhadap kehidupan manusia. Allah memerintahkan kita untuk
mengeksplor sumber daya laut dan memanfaatkan segala nikmat
yang ada dengan baik dan benar. Selain itu ayat diatas juga
mengajarkan kita untuk senantiasa memelihara kelestarian perairan,
mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah, dan senantiasa
menjaga pemberian tersebut. Konsep ekowisata terpadu
menggabungkan lingkungan, pengembangan berkelanjutan,
konservasi, aspek budaya, pendidikan dan tentunya ekonomi yang
nantinya dapat menguatkan masa depan Indonesia.

24 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Referensi:
Alkiyah dan Umar. 2015. Analsis Daya Dukung Kawasan Wisata
Pantai Sebanjar Kabupaten Alor dalam Mendukung Pariwisata
yang Berkelanjutan. Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota FT
UIB: Bandung

Kiper. 2013. Role of Ecotourism in Sustainable Development. Intech:


Open Science Open Mind. http://dx.doi.org/10.5772/55749. 16
Nopember 2015

Ngabito, et.al. 2013. Kesesuaian dan Daya Dukung Ekowisata Pulau


Saronde Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo.
Pengelolaan Lingkungan Hidup UNHAS: Makassar

25 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
CINTA DI ERA GLOBAL
Ana Rizkiya

1. Definisi cinta
Terminologi mengenai cinta sangat luas untuk dijelaskan dalam
definisi yang singkat. Harus ada batasan tertentu untuk menjelaskan
mengenai cinta. Dalam kaitannya dengan judul, cinta di era global maka
makna cinta di era ini adalah cinta yang ditujukan untuk semua hal
dalam kehidupan. Cinta pada kehidupan yang sedang dijalani, sehingga
menimbulkan semangat yang tinggi untuk melahirkan prestasi, berguna
bagi sesama serta mampu memaknai hidup sebagai ibadah kepada Allah
SWT.

2. Perkembangan zaman
Dalam kaitannya dengan kata global yang merujuk pada kata
globalisasi, membuat kita mengerti akan situasi dan kondisi yang
sedang atau telah terjadi di dunia. Hal ini dikarenakan tidak ada lagi
sekat dan batas antar satu negara dengan negara lainnya terkait
informasi, teknologi dan lain sebagainya. Maka sudah barang tentu,
akan tertjadi pertukaran budaya, peleburan budaya serta penyerapan
budaya.

26 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
3. Gadget
Salah satu hal yang sekarang menjadi tren di indonesia adalah
masalah gadget. Gadget sendiri merupakan kata dalam Bahasa Inggris
yang artinya alat, perkakas atau alat yang praktis. Namun, gadget yang
kita kenal sekarang lebih erat kaitannya dengan smart phone. Ponsel
pintar dengan segala kecanggihan elektroniknya. Dilengkapi dengan
aplikasi android yang mampu memberikan kemudahan dalam
kehidupan di era global ini.

4. Fenomena cinta saat ini


Fenomena yang banyak terjadi saat ini adalah pengaktualisasian
cinta lewat gadget. Lebih tepatnya melalui media sosial (medsos)
seperti facebook, twitter, skipy, instagram, line dan lain sebagainya.
Banyak ungkapan cinta dan kasih bertebaran di media sosial. Entah itu
kepada lawan jenis ataupun sesama jenis. Mulai dari kalangan anak-
anak, remaja maupun dewasa. Semua kalangan saat ini hampir tidak
bisa melepaskan ketergantungan mereka pada gadget dan juga medsos.

6. Cinta negatif
Sayangnya, banyak penyaluran cinta yang bersifat negatif
melalui medsos. Perkenalan terjadi di dunia maya, saling tertarik satu
sama lain melaui foto yang ada dalam akun medsos, selanjutnya chating

27 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
dan ternyata hubungan itu berlanjut pada hal negatif berupa penculikan
dan hal negatif lainnya.

7. Cinta positif
Seharusnya penyaluran cinta di era global dengan adanya
fasilitas medsos membuat cinta itu semakin indah bermakna. Cinta
dalam era ini, terlalu sempit jika hanya dikaitkan dengan cinta antar
lawan jenis. Cinta haruslah mengenai kehidupan secara menyeluruh.
Penggunaan medsos dalam hal positif dapat disalurkan dengan
membuat forum-forum dakwah melalui medsos, saling berbagi ilmu
pengetahuan, kreatifitas dan lain sebagainya yang positif.

28 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
CINTA ADAM DAN HAWA
Teti Kulsum

Allah ciptakan Adam dari tanah dan berdiam di dalam Syurga


dengan segala kenikmatan yang telah Allah anugerahkan. Namun
fitrahnya, ada yang kurang yang belum melengkapi segala
kenikmatannya di Syurga. Maka Allah ciptakanlah Hawa.
Saat Adam terlelap tidur. Allah ciptakan Hawa dari tulang rusuk
sebelah kiri Adam. Sehingga terwujudlah Hawa seorang perempuan
yang menemani Adam di Syurga. Allah memerintahkan mereka untuk
menikah. Dan mereka menikah dengan disaksikan oleh para malaikat
langit.
Betapa penuh bahagianya. Inilah risalah Islam yang penuh
dengan kebahagiaan dan cinta. Allah cinta kepada hambanya, Allah
tahu apa kebutuhannya, maka Allah ciptakan perempuan dari tulang
rusuk sebelah kiri laki-laki. Mengapa tulang rusuk sebelah kiri? Agar
lebih dekat dengan tangan untuk dilindungi dan agar lebih dekat dengan
hati untuk dicintai.
Lelaki dan perempuan, Allah ciptakan berbeda dari sifat, tabiat,
bahkan otak dan kecenderungannya. Lelaki adalah pemimpin,
pelindung dan penjaga bagi perempuan. Allah telah melebihkan
sebagian laki-laki atas sebagian yang lain yaitu perempuan karena
dengan peneguhan dan kepribadiannya dan karena kewajibannya untuk
29 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
memberikan nafkah atas perempuan. Maka Allah lebihkan kepada laki-
laki atas akal, kekuatan dan keberanian, karena kewajibannya untuk
memberikan nafkah. Hal ini termaktub dalam QS. Annisa: 34, yaitu:

Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri),


karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas
sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki)
telah memberikan nafkah dari hartanya.... (QS. Annisa:34)

Sedang tabiat perempuan adalah dilindungi, dijaga dan


disayangi. Maka Allah Maha Adil, Allah Maha Indah. Perempuan
diperintahkan untuk taat dan menjaga. Taat pada Allah dan laki-laki
(suami) dan menjaga hak-hak suami.
Itulah tanda-tandaNya. Tanda kebesaran Allah, tanda Allah
Maha Baik, Allah Maha Indah dan Allah Maha Asyik. Akan tetapi tidak
ada tanda Allah yang lebih agung dari pada cinta. Allah Maha Cinta,
karena sesungguhnya semua sifat Allah terangkum dalam satu kata
cinta.

Dan diantara tanda-tandaNya ialah Dia menciptakan


untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung
dan merasa tenteram kepadanya dan dijadikannya di antaramu
rasa cinta dan belas kasih. Sesungguhnya pada yang demikian itu

30 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS.
Al-Rum:21)

Cinta itu adalah kecenderungan sebagaimana ayat diatas.


Laki-laki punya kecenderungan terhadap perempuan dan begitu juga
sebaliknya, perempuan mempunyai kecenderungan terhadap laki-laki.
Kecenderungan untuk menyukai, kecenderungan untuk memilih dan
merasakan bahagia.

Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan,


supaya kamu mengingat kebesaran Allah (QS. Al-Dzariyat:49)

Kata berpasang-pasangan dapat diartikan perkawinan atau


menggabungkan menjadi satu kesatuan. Ada unsur perpecahan yang
masih ganjil sehingga perlu unsur pecahan lain untuk digabungkan dan
menjadi genap. Dan unsur pecahan itulah yang akan saling melengkapi
menjadi sempurna.
Telah menjadi skenario Allah, Rasulullah SAW. pada saat itu
dengan usia yang masih muda 25 tahun dipersatukan dengan Khadijah
untuk mempersiapkan kenabiannya. Khadijah hadir disaat genting
dalam hidup beliau SAW. mendampingi Rasulullah disaat dakwah
ditindas dan risalah ditentang. Menjadi orang pertama yang meyakinkan
disaat bimbang, orang pertama yang percaya akan risalah kenabian.

31 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Khadijah hadir dengan jiwa dan hartaya untuk membela, membenarkan
dan menjaga dari musuh yang mencaci dan menhujat.
Begitulah cinta semestinya bagi laki-laki dan perempuan,
cinta yang tumbuh dengan ikatan yang suci dengan aturan Allah Sang
Pemilik Cinta. Sebagaimana kisah Nabi Adam as. dan Rasulullah SAW.
Manusia ditiupkan ruh ketuhanan dalam diri manusia, supaya ada rasa
kasih sayang dan cinta sebagaimana sifat Allah yang penuh cinta. Kasih
sayang manusia atas dasar cintanya pada Allah. Dan kembali ke sumber
cinta yaitu Allah. Sebagaimana air, ada air sungai, air embun, air hujan
akan menuju ke sumbernya yakni di lautan.

Sesungguhnya orang-orang beriman itu amat dalam


cintanya kepada Allah (QS. Al-Baqarah: 165)

Lalu, bagaimana cinta semestinya? Hakikat cinta adalah hanya


pada Allah, Sang Pemilik Cinta. Semakin dalam orang beriman kepada
Tuhannya maka akan semakin dalam cintanya. Implementasi dari iman
adalah syukur. Jika pasangan suami istri sudah bersyukur dengan benar
maka mereka akan saling mencintai dengan cinta yang selalu lebih
besar dari sebelumnya. Karena sebagaimana Tuhan akan menambahkan
nikmat jika kita bersyukur. Maka iman sebanding dengan cinta.
Atas dasar imanlah kita mencintai sesama mencintai pasangan
kita. Jika kita telah memiliki dengan ikatan yang Allah perintahkan
maka dengan mudah kita mencintai. Namun sebaliknya, jika mencintai
32 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
sesuatu yang belum kita miliki maka akan mudah untuk tidak percaya,
mudah untuk berkhianat.
Mau dibawa kemana cinta? Jika cinta masih unsur pecahan,
maka genapkanlah. Berpasang-pasanganlah kamu, laki-laki dan
perempuan. Agar kita mengingat kebesaran Allah. Dan atas dasar tujuan
akhirat dan keridhoan Allah-lah kita menggenapkan diri. Karena Allah-
lah Sang Pemilik Cinta dan tempat kita kembali.
Wahai laki-laki dan perempuan, menggenapkan itu bukan
sekedar memperjuangkan cinta, namun ada hal yang menjadi tujuan
yaitu tujuan akhirat. Karena cinta pun bukan perkara memulai tetapi
juga persoalan menjaga.
Jadi, ada beberapa tips dalam bagaimana cinta bisa
mengantarkan kepada keridhoan Allah:
Pertama, menggenapkan dengan tujuan akhirat. Karena
sesungguhnya menikah itu perintah Allah dan menyempurnakan agama.
Ada ibadah yang tidak bisa kita lakukan sendiri, hanya bersama
pasangan akan menjadi nilai ibadah. Kedua, cinta bisa menambah
keimanan maka bersyukurlah atas pasangan masing-masing. Agar
menambah cinta menjadi lebih besar. Ketiga, Cinta bukan perkara
memulai, namun ada proses penjagaan. Niatkan sejak awal kalau
menikah adalah untuk ibadah, menikah agar merasa memiliki. Akan
lebih mudah mencintai apa yang kita miliki daripada memiliki apa yang
kita cintai, bukan?

33 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Pernikahan yang baik adalah hubungan penuh kasih sayang
manusia, laki-laki dan perempuan dengan Allah SWT. Selalu
memautkannya dengan kasih sejati-Nya. Selalu mengingatkan seorang
laki-laki dan perempuan yang saling mencintai pada cinta sejatinya
yaitu sumber cintanya. Karena pernikahan di dalam Islam memiliki
nilai spriritual yang mendalam, bukan saja menyalurkan kebutuhan
syahwat yang sesuai dengan yang dianjurkan agama. Namun lebih dari
itu agar manusia diingatkan dengan kasih sayang-Nya Allah kepada
hambanya, semakin kita beriman dan bersyukur maka akan semakin
cinta dan semakin bertambah nikmat dari Sang Maha Cinta.

34 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
CINTA MANA YANG KAU PILIH?
Nur Okta Berliana

Menurut hadits Nabi, orang yang sedang jatuh cinta cenderung selalu
mengingat dan menyebut orang yang dicintainya (man ahabba syai'an
katsura dzikruhu). Kata Nabi, orang juga bisa diperbudak oleh
cintanya (man ahabba syai'an fa huwa `abduhu). Kata Nabi juga, ciri
dari cinta sejati ada tiga : (1) lebih suka berbicara dengan yang
dicintai dibanding dengan yang lain, (2) lebih suka berkumpul dengan
yang dicintai dibanding dengan yang lain, dan (3) lebih suka mengikuti
kemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain/diri sendiri. Bagi
orang yang telah jatuh cinta kepada Allah SWT, maka ia lebih suka
berbicara dengan Allah Swt, dengan membaca firman Nya, lebih suka
bercengkerama dengan Allah SWT dalam i`tikaf, dan lebih suka
mengikuti perintah Allah SWT dari pada perintah yang lain.

Cinta? Apa itu cinta? Mungkin semua orang dapat berargumen


menurut pengetahuannya. Cinta merupakan hal yang mendasar dalam
hidup ini, terkadang cinta membawa bahagia bagi manusia dan dapat
pula berubah menjadi binasa. Pada dasarnya cinta adalah netral, tetapi
kembali lagi dengan siapa cinta itu dibawa. Seseorang yang memiliki

35 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
jiwa syahwat yang mendominasi, maka wajarlah cinta itu akan berakhir
dengan kebinasaan, tetapi ketika cinta yang bertaburan dengan bunga
iman kepada Allah maka cinta akan berakhir dengan penuh keberkahan.
Setiap manusia yang mengalami proses percintaan hampir pasti
diakhiri dengan adanya nafsu, maka Allah memerintahkan umatnya
untuk menjaga pandangan, menjaga hati dan menjaga badannya dari
hal-hal yang mendatangkan nafsu syahwat.
Ada sebuah kisah nyata, kisah ini diambil dari teman saya.
Sebut saja si A. Dia merupakan salah satu teman saya satu sekolah.
Semestinya ia kini menduduki kelas 2 SMA, namun karena kejadian
yang menimpanya, ia harus putus sekolah. Kisah ini berawal karena
suatu hubungan yang ia jalin dengan kekasihnya atau yang biasa disebut
PACARAN. Ia merupakan orang yang mudah beradaptasi dan mudah
bergaul dengan teman lelakinya. Menjadi rutinitasnya, ia selalu bolos
ketika guru tak masuk kelas dan merelakan waktu belajarnya hanya
untuk bersenang-senang bersama kekasihnya yang tak satu sekolah,
diwarung yang menjadi tempat favoritnya. Selalu seperti itu, rutinitas
yang ia lakukan sehari-hari di Sekolah.
Dan suatu waktu ketika menjelang tahun baru, ia pergi bersama
kekasihnya untuk merayakan tahun baru. Ia pergi bersama kekasihnya
untuk berkunjung ke suatu tempat, pada saat itulah sang kekasih
mengajaknya untuk melakukan hal yang tidak sewajarnya, awalnya
teman saya ini menolak. Namun setelah dirayu-rayu sang kekasih,
akhirnya ia mau melakukannya. Dan karena iya sangat sayang kepada
36 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
kekasihnya, ia rela mengorbankan tubuhnya untuk kekasihnya.
Keduanya pun menikmatinya. Dan teman saya tidak menganggap serius
hal ini, ia yakin bahwa tidak akan terjadi apa-apa padanya.
Hari pun terus berlalu, saya pun jarang melihatnya di sekolah.
Saya pun mendengar kabar bahwa ia telah berbulan-bulan tak pernah
masuk sekolah atau sekedar menampakkan wajahnnya. Dan terdengar
isu bahwa ia telah mengandung, kami pun terkejut dan belum dapat
mempercayai isu tersebut. Akhirnya teman dekatnya mencari tahu
tentang hal ini, dan memang benar ternyata isu tersebut. Si A pun
terus terang terhadap teman dekatnya itu, katanya setelah 4 bulan dari
kejadian tersebut ia baru menyadari adanya suatu hal yang aneh pada
dirinya. Ia sering mengeluh pusing dan mual-mual. Lalu ia pun
memberanikan diri untuk memeriksa hal ini ke rumah sakit. Dan setelah
diperiksa, ternyata ia hamil dengan kondisi telah mengandung selama 4
bulan. Ia pun terkejut mendengar ucapan sang dokter, ia tak menyangka
bahwa akan terjadi seperti ini.
Keesokan harinya, ia pun membicarakan hal ini dengan ibunya.
Ibunya terkejut mendengar hal ini, air matanya mengalir deras tak
terbendung, raut wajahnya pun berubah seketika. Ia bersujud memohon
ampun kepada ibunya. Ia sangat menyesali perbuatannya, dan menangis
dihadapan ibunya. Ibunya pun membangunkannya dan berusaha untuk
tegar dihadapan anaknya, walaupun sebenarnya ia tak kuasa menerima
hal ini. Dan beberapa hari kemudian acara pernikahan pun berlangsung,
teman dekatnya pun diundang dalam acara pernikahan tersebut.
37 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
***

Dari Ibnul Qayyim berkata, Hubungan intim tanpa pernikahan


adalah haram dan merusak cinta, malah cinta di antara keduanya akan
berakhir dengan sikap saling membenci dan bermusuhan, karena bila
keduanya telah merasakan kelezatan dan cita rasa cinta, tidak bisa
tidak akan timbul keinginan lain yang belum diperolehnya.
Dan berdasarkan ini telah terbukti bahwa hubungan yang
dilakukan sebelum waktunya akan melahirkan banyak mudharat. Kisah
ini mengajarkan kita suatu pelajaran yang berarti, jangan pernah tersirat
dipikiran kita bahwa saat cinta sudah tidak terbendung, saat diri sudah
menjadi tawanan apa yang kita cintai, maka kita bisa dengan mudahnya
mengatakan: Demi cintaku padamu .. kemudian mau melakukan apa
saja dengan yang dicintainya. Naudzubillah! Hanya karena untuk
mendapatkan kasih sayang dari seseorang yang kau cintai, kau
mengorbankan segalanya, sekarang yang ada ternyata sebaliknya. Kau
tak akan mendapatkan kasih sayang itu, tentu yang akan kita dapat
hanyalah suatu kerugian yang merugikan diri sendiri.
Tentu masih ada cinta-cinta lainnya yang lebih suci yang
menjadikan diri kita tertawan, tunduk dan patuh terhadap apa yang
dikatakan oleh yang dicintainya. Tahukah kalian kisah cinta anak Nabi
Muhammad SAW? Allah SWT telah berfirman bahwa wanita ini
merupakan salah satu wanita yang pasti masuk surga karena
38 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
keistimewaannya dan juga merupakan sosok yang memiliki ketabahan
yang sungguh luar biasa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Siapakah Ia? Ia adalah Fatimah Az-Zahra. Dan kisah cinta yang ia jalin
dengan sosok lelaki yang gagah berani dan merupakan pemuda yang
hidupnya penuh dengan kesederhanaan. Siapakah Ia? Ia adalah Ali bin
Abi Thalib.
Ada rahasia terdalam yang ia tak kisahkannya pada siapapun.
Fatimah karib kecilnya, puteri tesayang dari Nabi Muhammad SAW
yang adalah sepupunya itu. Sungguh memesonanya, kesantunannya,
ibadahnya, kecekatan kerjanya, parasnya. Lihatlah gadis itu, pada suatu
hari ketika ayahnya pulang dengan luka memercik darah pada kepala
yang berlumur isi perut unta. Ia bersihkan dengan penuh kehati-hatian,
ia seka dengan penuh cinta. Ia bakar perca, ia tempelkan ke luka untuk
menghentikan darah ayahnya.
Semuanya dilakukan dengan mata gerimis dan hati menangis.
Muhammad ibn Abdullah sang Terpecaya tak layak diperlakukan
demikian oleh kaumnya! Maka gadis cilik itu bangkit. Gagah ia
berjalan menuju kabah. Disana para pemuka Quraisy yang semula
saling teratawa membanggakan tindakannya pada Sang Nabi, tiba-tiba
dicekam diam. Fatimah menghardik mereka dan seolah waktu berhenti,
tak memberi mulut-mulut jalang itu kesempatan untuk menimpali.
Mengagumkan! Ali tak tahu apakah rasa itu bisa disebut cinta.
Tapi, ia memang tersentak ketika suatu hari mendengar kabar
yang mengejutkan. Fatimah dilamar oleh seorang lelaki yang paling
39 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
akrab dan dekat kedudukannya dengan Sang Nabi. Lelaki yang
membela islam dengan harta dan jiwa sejak awal-awal risalah. Lelaki
yang iman dan akhlaknya tak diragukan; Abu Bakar ash-Shiddiq
radhiyallahu anhu.
Beberapa waktu berlalu ternyata Allah mengembalikan dan
menumbuhkan kembali tunas harap dihatinya yang sempat layu.
Lamaran Abu Bakar ditolak. Dan Ali terus menjaga semangatnya
untuk mersiapkan diri. Setelah Abu Bakar mundur, datanglah melamar
Fatimah seorang laki-laki lain yang gagah dan perkasa, seorang lelaki
yang sejak masuk Islamnya membuat kaum muslimin berani tak
mengangkat muka.Umar ibn al-Khattab. Ya, al-Faruq, sang pemisah
kebenaran dan kebathilan itu juga datang melamar Fatimah. Betapa
tinggi kedudukannya disisi Rasul, disisi ayah Fatimah. Namun lamaran
Umar juga ditolak. Menantu macam apa kiranya yang dikehendaki
Nabi?
Ali pun menghadap Sang Nabi. Maka dengan memberanikan
diri, karena sahabat Anshar yang menyemangatinya. Lalu disampaikan
keinginannya untuk menikahi Fatimah. Ya, menikahi. Ia tahu, secara
ekonomi tak ada yang menjanjikan pada dirinya. Hanya ada satu set
baju besi di sana ditambah persediaan tepung kasar untuk makannnya.
Tapi meminta waktu dua atau tiga tahun untuk beriap-siap? Itu
memalukan!
Engkau pemuda sejati wahai Ali, begitu nuraninya
mengingatkan. Pemuda yang siap bertanggung jawab atas cintanya.
40 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Pemuda yang siap memikul resiko atas pilihan-pilihannya. Pemuda
yang yakin bahwa Allah Maha Kaya. Lamarannya dijawab Ahlan wa
sahlan! kata itu meluncur tenang bersama senyum Sang Nabi. Dan Ali
pun menikahi Fatimah.
Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa suatu hari setelah
menikah, Fatimah berkata kepada Ali, Maafkan aku, karena sebelum
menikah denganmu. Aku pernah satu kali jatuh cinta pada seorang
pemuda.
Ali terkejut dan berkata, Kalau begitu mengapa engkau mau
menikah denganku? Dan siapakah pemuda itu?
Sambil tersenyum Fatimah berkata, Ya, karena pemuda itu
adalah dirimu. Ini merupakan sisi keromantisan dari mereka berdua.

***

Dari kisah di atas, mengajarkan kita bahwa cinta itu tak pernah
meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan atau
mempersilahkan. Ia adalah keberanian atau merupakan suatu
pengorbanan. Dan kisah di atas Ali mengambil keberanian untuk
menikahi Fatimah. Sungguh, kisah hidup kedua insan tersebut penuh
dengan cinta. Mereka mampu menghadapi berbagai permasalahan
hidup karena kekuatan cinta mereka. Dan sikap Ali, yang sungguh
sangat menjaga kehormatan Fatimah, tak sedikit pun Ali merampas
kehormatan Fatimah. Ia mampu menahan dan menjaga perasaannya
41 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
terhadap Fatimah. Ia selalu sabar dalam menanti wanita yang diidam-
idamkannya. Sikap Ali yang selalu merendah, ia tak pernah
menyombongkan dirinya sedikit pun dan tak pernah menyerah dalam
memperjuangkan cintanya.
Keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan. Tapi
pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah.
Karena dalam diam itulah tersimpan kekuatan, kekuatan akan sebuah
harapan. Hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu
menjadi nyata hingga cinta dalam diam itu dapat berbicara dalam
kehidupan nyata. Bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan
hamba yang berharap pada-Nya?
Karena diam adalah cara mencintai karena-Nya, berharap hal itu
lebih memelihara kesucian hati kita dan hatinya setelahnya. Dan jika
memang mencintainya dalam diam itu tak memiliki kesempatan untuk
berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam. Jika diam memang
bukan milikmu, Allah akan menghapus cinta dalam diam itu dengan
memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat.
Kita belajar mencintainya dalam diam dengan keimanan.
Berharap agar dapat menjaga rasa malu kita dan memelihara kesucian
hatinya. Inilah cara mencintai karena-Nya, diam dan tak pernah terucap.
Hingga di ujung lidah yang lunak bahkan tak pernah terlukiskan oleh
aktifitas yang dapat engkau lihat. Berharap menjadi Fatimah yang tak
pernah sekali pun mengungkapkan. Dan membawamu menjadi Ali Bin
Abi Thalib yang tak pernah sekali pun mengecewakan apalagi
42 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
menduakan. Begitulah seharusnya kita mencintai lawan jenis, tanpa
membuat kita dan dia yang kita suka menjadi penikmat dosa.
Teruntukmu wahai lelaki, jadikan Ali sebagai panutan hidupmu
dalam bersikap, yang mampu menahan dan menjaga perasaannya,
hingga waktu itu tiba, yang mampu menjaga kehormatan wanita yang
dicintainya, dengan tak mengumbar perasaanmu terhadapnya. Bukan
malah kau merusak kehormatannya dengan mengajaknya pacaran. Jika
kau benar-benar mencitainya, nikahilah dia! Dan perjuangkanlah
cintamu dijalan yang Allah ridhai.
Dan teruntukmu wahai wanita, jadikanlah Fatimah sebagai
panutan dalam hidupmu, yang memiliki ketabahan yang luar biasa,
yang mampu menjaga dirinya dan perasaannya, yang mampu menjadi
istri yang shalihah dan setia, yang mampu menjaga pandangannya dari
lelaki yang belum halal baginya, yang mampu melindungi tubuhnya dan
menjaganya hanya teruntuk suaminya kelak. Bukan malah dengan
menebar auratmu dimana-mana dan pandai merayu-rayu lelaki yang
belum halal bagimu. Saya tegaskan, jika kau benar-benar menaruh rasa
terhadap seorang lelaki yang kau idamkan. Tahanlah perasaanmu,
adukan perasaan mu ini hanya terhadap Dzat yang menciptakanmu,
sertailah namanya disetiap sudut doa-mu!
Dari dua kisah yang telah dipaparkan, cobalah kau bandingkan!
Sungguh kisah yang sangat jauh berbeda bukan?

43 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Hidup ini adalah sebuah pilihan. Jika kau diberi pilihan oleh
oleh Tuhan untuk memilih salah satu kisah di antara dua kisah tersebut?
Mana yang hendak kau pilih?
Tentu jika kau menggunakan akal sehatmu, kau pasti memilih
kisah yang kedua bukan? Jikalau begitu, mulai dari sekarang, mulai dari
hari ini, dan mulai dari detik ini juga .. ayo rubah hidup kita! Rubah
pola pikir kita! Rubah diri kita menjadi lebih baik lagi agar kisah cinta
kita nantinya seperti kisah Ali bin Abi Thalib dengan Fatimah Az-
Zahra. Aamiin
Namun jika kau lebih memilih kisah pertama berinisial A, itu
hakmu. Semua orang memiliki hak untuk memilih! Namun sungguh
sangat disayangkan, jika kau memilih kisah hidup yang pertama. Apa
keuntungan yang dapat kau raih? Mungkin kamu berpikir dapat
menguntungkan jika mengikuti kisah yang pertama untuk berpacaran.
Ya, banyak sebagian para remaja yang berpikir bahwa dengan
berpacaran kau akan mendapatkan perhatian, kasih sayang dari orang
yang kau cintai, kau bisa meminta apapun yang kau inginkan, kau bisa
menjadikannya sebagai tempat curahan hati ketika ada permasalahan
yang sedang menimpamu, kau bisa menjadikannya penyemangat dalam
belajar, kau bisa terus bersama-sama orang yang kau cintai, kau dapat
secara bebas memandang dan menikmati parasnya yang indah, kau
dapat menyentuh tubuhnya sesukamu, dan juga faktanya bahwa dengan
berpacaran dapat dijadikan suatu ajang untuk mengenal sesorang yang

44 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
dicintai lebih dalam, supaya tidak salah pilih dalam memilih pasangan
hidup.
Semua alasan yang mereka utarakan adalah alasan yang KLISE!
* Katanya dengan pacaran, akan mendapat perhatian dan kasih
sayang.
Hei, perhatian dan kasih sayang dapat kita peroleh dari Tuhan
yang menciptakan kita, Ia menciptakan manusia dengan penuh kasih
sayang, Ia juga yang menghadirkan rasa pada hati manusia, Dialah Sang
Maha Penyayang. Dan sosok seseorang yang telah berjasa dalam hidup
yaitu Ibu dan Ayah kita. Keduanya telah merawat kita penuh dengan
cinta dan kasih sayang, hingga menjadikan kita sebesar ini. Apakah kau
tak berpikir? Lantas mengapa kau masih mengharapkan kasih sayang
dari seseorang yang belum halal bagimu?
*Katanya pacaran itu dapat memperoleh apa yang kau inginkan?
Pikirkan secara baik-baik, siapakah dia? Memangnya dia orang
tuamu yang mampu memberikan apa yang kau butuhkan? Apakah kau
tidak memilki rasa malu ketika kau meminta atau menginginkan sesuatu
darinya? Jika kau memiliki keinginan, sampaikanlah keinginanmu
tehadap Tuhanmu, karena Dia pasti memberikan apa yang kita
butuhkan, karena sejatinya Dia dalah Maha Pemberi dan hanya kepada-
Nya lah kita pantas untuk meminta.
*Katanya pacaran itu dapat menjadikan kekasih kita sebagai
tempat untuk mencurahkan segala isi hati?

45 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Wah tidak salahkah kau menjadikannya sebagai tempat curahan
hati? Wong dia juga manusia biasa, yang juga memilki beban yang
sama seperti yang kau pikul. Namun masing-masing orang mempunyai
cara tersendiri untuk tidak menunjukkan permasalahan yang sedang ia
hadapi. Sadarkah engkau, ketika engkau curhat terhadapnya. Apakah ia
langsung memberikan solusi terhadap permasalahan kita? Belum tentu!
Justru kau hanya menambah beban pikirannya, apakah kau tidak merasa
menyiksanya?
Teruntukmu yang sedang dirundung suatu masalah, jika
memang kau sedang dihadapi suatu ujian, bersabarlah dan yakini dirimu
bahwa kau mampu melewatinya, karena kau memiliki Tuhan yang
Maha Besar! Dekatilah Tuhanmu yang memberimu ujian, mungkin
mengapa kau diberikan suatu ujian karena Tuhanmu menginginkan agar
engkau dapat kembali kejalan Tuhanmu. Dan tentu Tuhan memberikan
suatu ujian juga dengan menghadirkan solusinya. Maka curhatlah kamu
hanya kepada-Nya, janganlah malu untuk mengungkapkan
kesedihanmu terhadap Tuhanmu. Menangislah jika itu dapat
menjadikan dirimu lebih tenang dan mendamaikan hatimu. Ingatlah
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran::
Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram
dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah
hati menjadi tenteram.(QS ar-Radu:28).

46 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Tetapi faktanya, justru sangat berbanding terbalik. Banyak
orang yang berpacaran memiliki permasalahan dengan kekasihnya. Dan
tak jarang banyak yang megeluh karena pertengkaran yang ia hadapi
dengan kekasihnya, akhirnya menjadikan para remaja menjadi baper,
sedih, galau, nulis status di sosmed seperti bbm, fb, twitter, dll, curhat
kepada teman dan akhirnya berujung mengadu kepada Tuhan. Sungguh
sangat memalukan ketika kita menangis dihadapan-Nya hanya karena
bertengkar dengan kekasih, bukan karena menangisi dosa yang telah
kita lakukan. Lalu apa keuntungan yang dapat kau raih?
*Katanya pacaran itu bisa menjadi motivasi atau penyemangat
dalam belajar?
Whuaaa, ada-ada saja! Penyemangat atau yang sering disebut
mood-boster itu tak harus selalu kita dapatkan dari sang pujaan hati.
Kita dapat memperoleh semangat itu dari diri kita sendiri, keluarga,
teman, guru, dll. Dan untuk apa kau belajar? Tentu, untuk meraih
keridhaan-Nya. Bukan karena agar dapat dipuji, agar ada yang menjadi
penyemangat, agar dibilang menjadi anak yang rajin, dll.
*Katanya, dengan pacaran kita dapat selalu bersama-sama
bersama orang yang kita cintai dan agar dapat mengenalnya lebih dalam
dan tidak salah pilih?
Sungguh, Allah memerintahkan kita untuk selalu bersama
orang-orang yang kita cintai. Namun Allah menjelaskan bahwa
kebersamaan itu nanti pada saat kita telah halal dengannya. Dan katanya
dengan pacaran itu agar bisa mengenalnya lebih dalam? Wooo, sedalem
47 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
apa? Sumurkah? Atau apa? Memang kau pikir ini merupakan ajang
audisi yang dapat kita pilih-pilih? Tenang saja, tak usahlah kau risau!
Allah telah menjanjikan dalam Al-Quran bahwa kita diciptakan
dimuka bumi ini berpasang-pasangan.
*Katanya pacaran itu dapat memandang, menikmati dan
menyentuh tubuh kekasihnya secara bebas. Karena untuk orang yang ia
sayangi, ia rela mengorbankan seluruh raganya untuk dipandang dan
disentuh?
Sungguh, ini adalah perbuatan dosa yang besar! Dan ini
termasuk perbuatan zina! Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman :
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu
adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (QS. Al-
Isra: 32)
Allah saja melarang kita untuk mendekati zina, apalagi jika kita
melakukannya? Coba kau pikir, mengapa di zaman sekarang ini banyak
sekali fenomena yang terjadi di kalangan anak SD, SMP,SMA yang
telah hamil diluar nikah. Apa penyebabnya? Penyebab pertama, berawal
dari mata kedua insan saling pandang-memandang yang sungguh sangat
dilarang dalam Islam. Kemudian dari mata itu berlanjut dengan
mendekat dan akhirnya saling sentuh-menyentuh, dan sentuhan itu
berawal dari atas hingga menjulur ke bawah. Naudzubillah! Inilah
fenomena akhir zaman.
Setelah saya paparkan, bukankah kita hanya akan mendapat
kerugian, penyesalan dan dosa yang besar? Tak ada sedikit pun atau
48 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
bahkan secuil pun keuntungan di dalamnya. Lantas apakah kau masih
menginginkan melakukan aktivitas pacaran?

Lantas bagaimana cara mengatasi cinta yang telah tertanam


dihati?

Islam tidak mengingkari adanya cinta manusia terhadap lawan


jenisnya, karena hal itu merupakan fitrah. Hanya saja Islam menyerukan
agar pemenuhannya dilakukan dengan cara yang dibenarkan syariat,
yaitu melalui pernikahan. Islam mengatur cinta kepada lawan jenis. Jika
tidak, maka akan terjadi kerusakan spesies manusia, tidak jelas nasab
dan keturunannya. Rasulullah mengajak para pemuda yang sudah
baligh, berakal dan mampu untuk segera menikah. Adapun bagi mereka
yang belum sanggup, beliau menganjurkannya agar berpuasa, karena
puasa mampu mengendalikan motif seksual dan motif cinta terhadap
lawan jenis. Abdullh bin Masd meriwayatkan bahwa Rasulullah
SAW bersabda: Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian
sudah mampu untuk menikah, menikahlah! Dan bagi yang belum
mampu, hendaklah berpuasa, karena puasa akan menjadi perisai
baginya. (HR Bukhri, Muslim, Ab Dawud, at-Tirmidz, Nas,
Drim, dan Ahmad)
Ibnu Qayyim al-Jauziyyah mengomentari hadits ini dalam
uraiannya mengenai cara mengendalikan cinta buta. Ia berkata,
Rasulullah SAW telah menawarkan dua obat untuk mereka yang di
49 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
mabuk cinta; obat asli dan obat pengganti. Obat asli yaitu obat yang
memang diciptakan untuk itu. Obat ini tidak boleh diganti jika sudah
didapatkan. Sebagaimana tercantum dalam hadits yang diriwayatkan
oleh Ibnu Mjah dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda, Tidak
ada obat mujarab bagi orang yang dimabuk cinta selain menikah.(HR
Ibnu Mjah)
Adapun bagi pemuda yang belum sanggup untuk menikah, ia
harus memakai obat pengganti yaitu berpuasa. Karena, berpuasa dapat
melemahkan motif seksual dan mengalihkan pikiran pada hal-hal yang
lebih bermanfaat, seperti beribadah mendekatkan diri kepada Allah
dengan berpuasa, membaca al-Qurn, beristighfar dan bertasbih.
Cinta sejati akan ditemui dalam pernikahan yang dilandasi oleh
rasa cinta pada-Nya. Mudah-mudahan Allah memudahkan kita semua
untuk menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.
Dan teruntukmu wahai wanita shalihah dan lelaki shaleh,
sungguh mulianya dirimu ketika kau dapat mencintai seseorang dalam
diam. Sebagaimana kita berbincang dan bercinta dengan-Nya yang
dilakukan dengan diam lewat hening malam hingga dapat menyentuh
kebeningan. Cintai dia dalam diam. Dalam setiap kalam cinta yang tak
pernah bisa dilukiskan. Jaga hati, dengan diam. Karena diam adalah
bukti kecintaan kita padanya. Memuliakannya, tidak mengajaknya
menuruti nafsu setan. Dan tak pernah berusaha untuk menjadi cinta
yang utama baginya. Karena cinta-Nya berada jauh di atas semua
itu.Kita semua sama-sama mencintai-Nya, bukan?
50 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
51 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
MENCINTAIMU, SAMPAI KE SURGA
Mardiana

Hidup ini ibarat sebuah perjalanan, perjalanan menuju tempat


istirahat yang kekal. Sangat mustahil kalau kita bisa berjalan sendirian,
meniti kehidupan yang penuh rintangan.Oleh karena itu kita harus
bersyukur kepada Allah yang telah memberi kita nikmat yaitu memiliki
rasa sosial yang saling membutuhkan. Kita membutuhkan seseorang
yang setia menemani perjalanan hidup kita dan membimbing kita
dijalan Allah, menguatkan kita dikala lelah, mengingatkan kita dikala
lalai akan segala perintah-Nya.

Sameone bawa aku ke Syurga


Siapa someone itu,..??
Yang selalu ada disampingmu saat foto selfi ??
Yang sering jalan-jalan denganmu..??
Yang sering traktir makan dikantin sekolah, atau di Kafe,..??
Yang nangis bareng saat nonton film romantis??
Yang ngirim SMS met bobok yea, udah mamam belom..??
Baikalah mungkin itu sahabat versi terbaik kita.

Namun dalam Al-Quran Allah Swt telah menjelaskan someone


yang pantas disebut sahabat adalah yang membantumu dalam
52 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
kebaikan, dan menasehatimu dalam keburukan serta bersabar
didalamnya.
Nah. Sekarang hitunglah baik-baik
Siapa yang mengajak kita solat berjamaah..??
Siapa yang mengingatkan kita untuk tilawah..??
Siapa yang menasehati jika kita berbuat maksiat..??

Seandainya gak ada yang melakukan itu dengan kita, sungguh


malang nasib kita selama ini. Karena ternyata kita belum memiliki
sahabat yang benar-benar sahabat. Seperti apakah sahabat yang sebenar-
benarnya. Kawan, perlu kita ketahui bahwa bukanlah seorang sahabat
jika membawa kita ke neraka, bukan pula sahabat jika menjauhkan kita
dengan Sang Pencipta. Sebab sahabatlah yang seharusnya mengajak
kita untuk selalu mendekatkan diri pada Sang Kuasa. Sahabatlah yang
seharusnya menjadi alarm yang selalu berdering saat kita melakukan
kemaksiatan.

Sahabat yang merugikan


Yang benar saja nih judul, emang ada ya sahabat yang
merugikan
Yang namanya sahabatkan yang menguntungkan bagi kita, dia
yang minjamin kita uang, dia yang selalu menghibur kita saat kita
menangis dan lain sebagainya, makanya kita anggap dia sahabat, Iya dia
sahabat yang baik, yang menguntungkan, tapi kebaikannya hanya untuk
53 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
didunia saja. Kawan, memiliki sahabat dalam islam sangatlah
dianjurkan, namun sangatlah rugi jika kita memiliki sahabat yang
akhlaknya tidak baik, karena sahabat sangat berpengaruh dalam
kehidupan kita. Kita biasa berpikir Terserah aku dong bersahabat sama
siapa saja, akhlak kan tergantung diri sendiri istiqomah atau tidaknya.
Yaap saat ini kita bisa berpikir seperti itu, tapi, sebulan dua
bulan kemudian, kita lupa akan kata-kata itu, dan tanpa kita sadar kita
sudah menikmati indahnya kehidupan sahabat kita yang mengajak hura-
hura, jalan kesana kemari, dan akhirnya nggak sempat dhuha,
pulangnya kelelahan, solatnya pun dilalaikan, tahajudnya ketiduran,
untung-untung kalo tilawah, besoknya seperti itu lagi, seperti itu lagi,
tanpa memikirkan ajal yang sudah mendekati. Penyesalan,
pengenya kembali ke diri kita yang dulu tahajudnya nggak pernah
ketiduran, dhuhanya nggak pernah ketinggalan, puasa Senin Kamis nya
nggak pernah absen, tapi biasanya penyesalan itu hanya kadang-kadang
dan sangat mudah tegoyahkan. Contohnya, lagi ada kajian tentang
kiamat, nah pasti pikiran kita ingin tobat, nggak mau hura-hura, jalan
kesana-kemari lagi, dan pengenya nggak mau dekat lagi dengan sahabat
kita yang sering ngajak kesana kemari.
Saat pulang ketemu deh sama sahabat di jalan, diajak tuh ke
tempat biasa nongkrong dan foto-foto bareng, ditraktir makan lagi, mau
nolak tapi nggak enak. Awalnya masih merasa terpaksa tapi dengan
banyak ngobrol, curhatin si Doi, ngegosipin si anu, lupa deh dengan
niat mau tobat. Dan itu sangat wajar, karena memang sahabat itu sangat
54 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
berpengaruh bagi kehidupan kita. Karena itu rasulullah
bersabda.Seseorang itu tergantung agama temannya, Maka hendaknya
salah seorang dari kalian melihat siapa temannya (HR.Ahmad dan
Tirmidzi).
Islam tidak melarang kita berhubungan dengan siapa saja, baik
dia berbeda akhlak atau keyakinan dengan kita, Namun kita diwajibkan
untuk teliti memilih sahabat karena sahabat adalah cermin pribadi kita,
oleh karena itu bersahabatlah dengan someone yang tujuan hidupnya
sama-sama hanya untuk mencari ridhaNya. Sahabat yang baik, belum
tentu bisa membuat akhlak kita membaik, sahabat yang perhatian
belum tentu bisa mengingatkan kita akan akhirat, sahabat yang sering
ngajak jalan-jalan belum tentu bisa membawa kita ke syurga. Karena
teman yang baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kita teringat
akan Allah, mendengar kata-katanya menambah ilmu agama, melihat
gerak geriknya teringat akan mati

Dosanya dosa kita juga looh


Bersahabatlah dengan orang yang bisa mendekatkan kita dengan
sang Illahi. Dan dekatilah orang yang sedang jauh dengan-Nya..
Untuk apa???
Untuk mengajaknya mendekatkan diri dengan Allah dan
bersama-sama menuju syurga yang hakiki.
Caranya gimana..??

55 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Emang kita bisa membawa sahabat kita ke syurga, kita kan
bukan keluarganya..??
Ketahuilah kawan, dengan kita membiarkan sahabat kita jauh
dari Allah itu merupakan kerugian terbesar bagi kita, karena
sebagaimana firman Allah SWT. Sesungguhnya manusia itu benar-
benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan
mengerjakan amal saleh dan menasehati dengan kebenaran dan saling
menasehati dengan kesabaran.(Q.S.Al.Ashr 2-3).
Dari surat tersebut sudah jelas, bahwa selain beriman dan
berbuat baik kita juga diharuskan untuk saling menasehati, dengan
kebenaran dan penuh kesabaran,. Oleh karena itu jangan sampai kita
diam saja melihat sahabat kita berjalan diatas kemungkaran, nasehati
dia dengan penuh kelembutan, penuh kasih sayang dan kesabaran.
Dan mengapa Allah katakan saling menasehati dengan
kesabaran karena menasehati memang tidaklah semudah membolak-
balikkan telapak tangan, apalagi menasehati sahabat yang keras kepala,
aduh berat banget deh tu, panjang lebar kita menasehatinya, cuma
direspon masalah buat lo, emang urusan lo, ini kan dunia-dunia gue,
yang masuk neraka gue bukan lo, dan itu memang sakit banget rasanya,
dan sering kita berpikir, malas ah nasehatin dia lagi, kan dia yang dosa,
yang pentingkan tugasku sebagai sahabat udah selesai. Kawan, gak ada
kata selesai untuk menasehati, jika kita benar-benar sayang dengan
sahabat kita, hilangkan pikiran itu karena bukanlah sabar jika masih ada
batasnya.
56 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Ketika semua orang mengatakan dia tidak pantas tuk dijadikan
sahabat dan orang disekeliling kita melarang untuk mendekatinya,
jangan dengarkan. Sesungguhnya sahabat kita sangat memerlukan
pertolongan kita kawan, dan sungguh tak pantas dianggap sahabat jika
kita membiarkan dia dalam kemaksiatan dan pergi begitu saja
meninggalkannya, ayo lah mulai sekarang rangkul dia, ajak dia
kembali ke jalan yang Allah ridhai, hilangkan rasa gengsi kita,
hilangkan rasa tak peduli kita, dia sahabat kita kawan, dia yang selama
ini menemani kita dalam suka maupun duka, dia yang slama ini
membantu saat kita susah, jangan sampai kita biarkan dia terjun
kejurang yang sangat panas kawan.
Rasulullah bersabda Barang siapa diantara kalian yang melihat
kemungkaran maka hendaknya dia mengubahnya dengan tangannya,
jika dia tidak sanggup maka dengan lisannya, jika dia tidak sanggup
maka dengan hatinya dan itulah selemah-lemah keimanan
(HR.Muslim).

Milikilah sahabat yang banyak kuota


Kuota, membaca kata ini pasti pikiran kita tertuju ke kuota
internet. Kalo kuota itu menurut para ilmuan yang telah meneliti, jaman
sekarang kuota internet ibarat makanan pokok, yang kalo gak ada kuota
orang-orang pada galau setengah dewa, kerjaannya gak karuan dan lain
sebagainya yang lucunya lagi itu bukan virus yang hanya menyerang

57 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
anak remaja, ternyata virus ini juga menyerang yang sudah lanjut usia.
Innalillah.
Tapi bukan kuota itu yang saya maksud dalam judul, lalu kuota
apa dong,,,?? Kuota iman, iya kuota iman, milikilah sahabat yang
banyak kuota imannya, dan yang penting dia mau berbagi, berbagi
amal, barbagi ilmu dan berbagi kebaikan lainnya.
April 2014 disebuah pesantren akan diadakan pergantian pengurus baru
di salah satu organisasinya, seorang santri kelas XII yang diamanahi
mengelola organisasi dibagian ibadah, mungkin pikir kita, wah bagian
ibadah pasti tahajud dan dhuhanya gak pernah bolong, puasa Senin
Kamisnya lancar, shalat berjamaahnya gak pernah masbuk apa lagi
absen, pasti orangnya gak pernah bikin masalah, pasti disayang ustadz
ustazdah dan bla bla bla. Namun semua itu salah besar karena 80% dia
dipilih karena seringnya absen shalat jamaah, kalaupun shalat seringnya
masbuk, boro-boro shalat dhuha tahajud saja kalo udah mau UTS,
tilawah saja kalo susah tidur. Panggil saja dia Zizy.
Sebulan organisasi berjalan dengan lancer, saat itu hampir
semua yang ada di Pesantren heran melihat perubahan Zizy, baik itu
santri maupun ustadz dan ustadzahnya, siapa sih yang gak heran, Zizy
yang dulu shalat subuhnya sering absen, sekarang malah dia yang
bangunkan santri di Asrama untuk sama-sama shalat tahajud, dan
tilawah sambil menunggu azan subuh, Subhanallah. Dan bukan hanya
itu, dia juga sering tilawah, setoran hafalan qurannya juga lancar,
namun sayang dibulan kelima iman Zizy sudah mulai melemah,
58 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
tahajudnya kadang-kadang, dhuha pun kalo istirahatnya panjang, dan
faktornya adalah sahabatnya, sahabatnya memang baik, shalatnya rajin,
tilawahnya sering, tapi sayang dia masih belum bisa bagi-bagi kuota
amal, masih belum bisa menasehati, masih belum bisa
mengingatkannya dikala Zizy ingin kembali kejalan yang dimurkai.
Seiring waktu berjalan organisasinya pun mulai kacau. Dan dibulan
keenam Zizy dapat masalah karena dianggap sudah tidak peduli lagi
dengan oeganisasi dan amanah yang diberikan oleh ustadz dan
ustadzahnya. Bukannya memperbaiki diri si Zizy malah memperburuk
diri, hampir semua kegiatan dia tinggalkan, kerjaannya hanya tidur,
sekolah, nangis, tidur lagi, makan pun dua hari sekali. Namun ada adik
kelasnya yang risih dengan keanehan Zizy, panggil saja adik kelas itu
Maysan, orangnya pinter, cuek, tilawah dan dhuhanya gak pernah
absen, hafalan qurannya juga banyak . Tanpa basa-basi lansung saja dia
ajak ngobrol kakak kelasnya di tempat yang sepi, sungguh dia adalah
anak yang cerdas, sebelum bongkar semua permasalahan Zizy, dia dulu
yang menceritakan permasalahannya, akhirnya Zizy pun mulai
membuka diri dan menceritakan semua permasalahannya. Padahal
Maysan dulunya pernah berjanji untuk tidak akan peduli apalagi curhat-
curhatan dengan kakak kelasnya Zizy, dikarenakan Zizy memanglah
nakal dan sangat jail yang membuat orang disekitar membencinya.
Beberapa hari kemudian mereka mulai akrab, dengan perlahan Maysan
ngajak Zizy untuk tahajud dhuha, tilawah, dan kembali peduli dengan
organisasi. Berkat kesabaran dan keikhlasan Maysan, Zizy sudah
59 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
kembali seperti dulu lagi. Bahkan Maysan sering marah kalo Zizy
sudah mulai malas-malasn beribadah. Sampai disitulah yang bisa saya
ceritakan tentang persahabatan mereka.
Begitulah kawan, enaknya punya sahabat yang mampu dan mau bagi-
bagi kuota amal, dengan dia yang selalu mengajak kita berbuat
baik,mengerjakan amal, dan selalu menasehati kita ketika kita ingin
melakukan maksiat itu adalah caranya membawa kita kesyurga.
Dan untuk kita yang punya sahabat seperti itu, sayangilah dia,
pegang erat-erat dia, jangan sampai kita melepaskannya.
Dan apabila kelakkita jadi penghuni syurga yang telah masuk
kesyurga dan kita tidak menemukan sahabat yang selalu bersama kita di
Dunia.maka tanyakanlah tentang sahabat kita kepada Allah Swt. Ya
Rabb.. Kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di dunia,
yang shalat bersama kami, puasa bersama kami, dan berjuang bersama
kami..Maka Allah Swt berfirman.pergilah ke neraka, lalu kelurakan
sahabatmu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar zarrah.
(HR.Ibnu Mubarak dalam kitab Az-Zuhd)
Al-Hasan Al-Bashri berkata. perbanyaklah sahabat-sahabat
Mumin-mu, karena mereka memiliki syafaat pada hari kiamat.
Perbanyak dan pertahankanlah sahabat muminmu karena mereka
memiliki hak untuk memanggilmu ke syurga.

60 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
KATANYA CINTA, BUKTIKAN DONG!
Zahrana

Jika tidak ada cinta, peradaban dunia akan membeku. Cinta bagaikan
lautan ; seluas dan sedalam daya jelajah hati nurani manusia itu
sendiri. Cintalah yang seharusnya menjadi dasar utama bagi
hubungan antar manusia, kebudayaan, bangsa dan sistem hidup
yang berbeda.
-Jalaludin Ar Rumi-

Cinta. Cinta. Cinta. Sudah seberapa sering kau menyebutkannya


dalam kehidupan. Seberapa pengaruhnya cinta dalam hatimu?
Berbicara cinta tak akan ada habisnya. Cinta. Satu kata yang
takkan habis dibicarakan sepanjang waktu. Kata yang akan terus laku
dijual dalam dunia cerita, dunia nyata. Tidak akan bosan untuk dibahas.
Pagi, siang, malam. Di rumah dan dimanapun kita berada tak jauh dari
cinta.
Cinta itu beragam. Cinta kepada Allah, pada Rasulullah, pada
orang tua, pada seseorang Seperti yang telah dibahas pada lembaran
sebelumnya. Lantas, bagaimana kamu mengekspresikannya?
Bagaimana kamu membuktikannya? Katanya cinta, mana? Yuk
Buktikan ^^

61 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Seseorang jika sudah mencintai sesuatu, pasti rela
mengorbankan apapun. Rela mengorbankan waktu, rela bersusah payah
hingga apa daya mengejarnya, rela bersakit-sakit untuk mendapatkan
cintanya kembali.

Cinta kepada Allah


Bisa kita buktikan dengan beribadah kepada-Nya. Berusaha
menjadi hamba tersayang, berusaha caper dengan melakukan ibadah-
ibadah yang tidak hanya wajib. Dengan shalat malam, rawatib, berpuasa
selain bulan Ramadhan. Menolong, membantu siapapun yang sedang
kesulitan. Tentunya semua karena Allah.
Cinta kita kepada Allah adalah cinta tertinggi yang letaknya
paling atas dalam segala aspek kehidupan. Karena, Allah-lah pencipta
segalanya. Dan karena Allah juga sumber segala cinta. Kita bisa
memiliki rasa cinta karena Allah yang menciptakan. Maka tentunya kita
harus membuktikannya dengan menunjukkan nilai keimanan.
Menurut Ibnu Atthoillah, cinta kita kepada Allah merupakan
suatu sikap mental, sikap yang mendorong manusia untuk
mengagungkan-Nya. Sikap yang selalu mengharapkan keridhaan-Nya.
Mendorong kita untuk selalu ingin bertemu dengan-Nya. Tidak merasa
tenang dengan kemewahan duniawi. Dalam hati hanya ada Allah,
HasbiAllah. Ketika mendengar dan menyebutnya muncul getar dalam
qalbu. Berdzikir, bertasbih, bertahmid kepada-Nya.

62 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Jika, dihati kita hanya ada Allah. Sudah bisa dipastikan, nggak
ada lagi rasa malas untuk shalat tepat waktu. Mesjid-mesjid pasti penuh,
semuanya berbondong-bondong dalam kebaikkan.
Mirisnya. Disaat ini tidak sedikit orang yang merasa melakukan
ibadah atas nama Allah namun tidak selaras dari segi akhlaknya.
Mengaku ahli ibadah, hingga merasa sangat ahlinya dengan mudah
mengeluarkan fatwa tanpa adanya kejelasan landasan.
Tidak sedikit pula, banyak yang mengaku haji. Namun, sekedar
predikat untuk dihormati. Tau sinetron Tukang bubur naik haji? hehe,
btw. saya sendiri juga sempat beberapa kali menontonnya. Itu hanya
secuil contoh haji masa kini. Padahal hakikatnya, haji yang mambrur
adalah yang bertambah rasa cinta dan takut kepada Allah.
Ayo, dari sekarang kita sama-sama introspeksi diri. Sudahkah
hanya ada Allah dihati kita? Atau ada si dia yang ternyata menduakan
kita dari Allah #Naudzubillah Semoga tidak ya ^^
Selanjutnya, pembuktian kita akan cinta pada Rasulullah.

Cinta kepada Rasulullah


Kamu muslim? Seberapa jauh kita mengenalnya.
Rasulullah S.A.W sama seperti kita manusia biasa. Tapi,
keimanannya tidak diragukan. Makhluk sempurna, yang patut dijadikan
contoh. Karena, cintanya. Beliau rela mengorbankan segalanya untuk
kepentingan umat islam.

63 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Cinta kepada Rasulullah juga prasyarat atas kesempurnaan iman.
Lantas bagaimana cara kita membuktikan kalau kita benar-benar
menyanyanginya?
1. Mengikuti Sunnah Rasulullah.
2. Banyak menyebut Rasulullah.
3. Belajar dan mengajari Al Quran
4. Selaras dengan Rasulullah dalam cinta dan benci
5. Menjauhi ibadah yang tidak Rasulullah ajarkan.

Cinta kepada Ilmu


InsyaAllah sudah dapat dipastikan setiap dari kita semua sudah
membuktikannya. Dengan belajar dari SD, SMP, SMA, hingga Kuliah.
Bahkan dimanapun kita dapat menjumpai ilmu. Jika kita mencintai
ilmu. Maka, kita harus berusaha mencapai ilmu itu tersebut.
Seseorang mengatakan :
Cinta kepada ilmu memerlukan disiplin yang tinggi. Ia
memerlukan motivasi dari dalam dan luar, istikharah dan kesungguhan
untuk mendapatkan pemahaman dan pengetahuan
Cinta kepada ilmu, terlahir dari suatu budaya dari penghargaan dan
perhatian yang tinggi terhadap keagungan ilmu. Ilmu sendiri adalah
suatu yang sangat bernilai, mengalahkan emas ataupun uang sekalipun.
Cara ngebuktiinnya gimana?
Cinta kepada ilmu, bisa dibuktikan dengan banyak membaca,
berpikir ke depan dalam konteks kebaikan, berdiskusi, membuat

64 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
penelitian, serta cinta menulis. Dengan berbagi sebuah pemikiran atau
tulisan dari ilmu yang kita miliki. InsyaAllah, hal itu dapat membuat
kita lebih haus akan ilmu dan tentunya akan lebih berkah.
Cendekiawan pada zaman dahulu mencintai ilmu dengan sepenuh
jiwa dan raga. Menghasilkan berpuluh-puluh bahkan ratusan buku dan
kitab yang telah menjadi sumber rujukan di seluruh dunia. Salah
satunya tokoh ilmuwan muslim, Imam Al-Bukhari yang telah
meriwayatkan banyak hadist.
Yuk, jadi pribadi yang bermanfaat dengan mencintai Ilmu.

Katanya cinta? Buktikan dong...


Untuk sebuah pembuktian, niat aja nggak cukup. Ngomong aja
nggak ngaruh. Harus ACTION!
Eits.. tapi kita kudu hati-hati nih. Karena cinta dapat mengubah
tingkah laku dan watak seseorang. Mengubah yang malas menjadi rajin,
mengubah yang berantakan menjadi rapi, yang hina menjadi mulia.
Wah, bagus dong kalau gitu.
Ya, sekilas memang terdengar baik. Tapi, sudahkah sebuah prilaku
berdasarkan niat yang baik? Niatnya untuk apa, siapa dan bagaimana?
Kita harus menyelaraskan cinta dengan niat dan pembuktianya.
Tingkah laku kita karena Allah dapat menjadikan kita lebih baik, karena
senantiasa menasehati diri sendiri dalam kebaikkan dan mencegah
kemungkaran.

65 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Sebagai muslim yang baik, kita harus membuktikan dengan
tindakkan yang nyata. Kita bukan generasi omdo #semoga -_-v kita
harus tanggung jawab dengan segala hal yang pernah kita ucapkan. Dari
awal kita sudah bersyahadat, untuk menjadi seorang muslim dan
tentunya kita harus bisa menerima konsekuensinya. Kita cinta pada
agama kita. Maka, harus dibuktikan dengan akhlak yang baik.
Ada yang perlu kita tanyakan kembali ketika kita merasakan cinta.
Sudahkah itu membuat kita lebih baik atau berubah lebih sebaliknya.
Cinta kita kepada Allah dan Rasulullah, sudah dipastikan akan
membuatkan kita lebih baik. Namun, apakah kita melakukannya dengan
cara yang baik. Terkadang cinta pula yang menjerumuskan kita pada
kemudharatan. Membawa kita pada ladang dosa. Cinta yang di dunia
indah. Namun, di akhirat yang membuat kita penuh penyesalan.
Eh, tunggu tunggu... ada yang belum kita bahas. Bagaimana, jika
cinta kepada lawan jenis. Apa harus dibuktikan juga?
Hmm, setiap dari kita pasti pernah merasakan rasa itu.. rasa yang
teramat dalam, walaupun cuma terbesit sebentar. Setidaknya dia pernah
menghampiri si hati. Merelakan seseorang, mencintainya dalam diam,
hehe #Antibaper. Intinya memiliki perasaan pada si dia yang entah
darimana datangnya. Kalau ngerasa gitu wajar nggak sih? Boleh nggak?
Hadirnya cinta akan memperindah kehidupan dengan rasa bahagia,
suka dan rasa bangga. Elemen perasaan yang terbentuk untuk
menguatkan setiap manusia. Namun, adakalanya cinta dapat
melemahkan hati dan perasaan.
66 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Cinta dalam Ikhlas. Cinta dalam doa. Cinta dalam diam.
Cinta dalam ikatan.
4 kalimat cinta diatas. Bisa menjadi ekspresi kita dalam
mencintai si dia. Kesannya ko kayak pasrah? Nggak ko, insyaAllah
itulah langkah terbaik. Sejatinya itulah arti Romantisme sesungguhnya.
Bagaimana tidak? Dengan begitu kita menyerahkan urusan cinta kita
dalam mencintai seseorang kepada Allah. Allah tahu apa yang terbaik
untuk kita. Barang siapa yang menjaga dirinya, maka Allah akan
menjaganya. Jika kita mencintai si dia karena Allah, insyaAllah suatu
saat kita akan dipertemukannya.
Ketika kita mulai menyukai seseorang, kita nggak perlu
mengungkapkannya, jalan bareng bersamanya, ber-SMS serta bertelfon
ria dengannya. Update status tag si dia, dan berbagai macam cara yang
jelas-jelas mengumbar fitrahnya (cinta).
Ingat, Cinta itu Fitrah. Tapi, jika kau tidak bisa menjaganya
dan malah mengumbarnya. Cinta akan berubah menjadi Fitnah.
Namun, meskipun kita telah mencintai si dia dalam diam.
Terkadang ada bumbu cinta yang kita rasakan, yang apabila kita
tenggelam didalamnya itu akan keluar dari koridor cinta kita kepada
Allah. Apa saja itu?
Rindu dan gelisah.
Ketika sebuah kerinduan itu datang karena adanya jarak dengan
si dia atau ketika si dia nggak ada didepan mata merasa gelisah dan
kehilangan sesuatu. Orang yang merindu adakalanya bingung tidak
67 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
menentu. Karena, rindu sendiri berarti mendambakan atau
menginginkan si dia untuk bisa dihadir dalam kehidupan. Kerinduan
ialah sari dari sebuah cinta.
Begitu juga dengan kegelisahan. Orang yang sedang menyukai
seseorang namun belum dikatakan halal, akan senantiasa diburu rasa
rindu. Rasa serba salah, gejolak emosi dalam diri. Perasaan nggak
tenang inilah yang mengakibatkan dosa dari sebuah cinta yang tidak
mengenal batasan agama. Hal ini yang mendorong kepada perbuatan
yang merusak makna cinta yang sebenarnya indah dan suci. Namun,
telah dikotori oleh zina hati yang melulu memikirkannya. Sedang apa?
Dia lagi ngapain ya? Ohh, dia suka ini ternyata. Dia nggak suka itu. Dia
bisa setia nggak ya? Dan berbagai pertanyaan yang terus up to date
mengenainya. Stalking medsosnya, udah gitu galau lagi. Kapan mau
move on-nya? Kapan mau benar-benar mencintainya dalam doa? Yuk,
ikhlaskan. Belajar mencintai kehilangan. Lupakan si dia yang belum
tentu akhirnya bersama kita.
Ada cinta yang lebih abadi. Kita punya Allah. Allah nggak akan
ngecewain hambanya. Ketika menyerahkan segalanya, maka Allah
juga akan memberikan segala yang terbaik untuk kita. Kalau belum
saatnya, sekarang sama-sama kita belajar lebih baik lagi. Belajar untuk
menjadi seseorang yang pantas untuk hidup bersamanya, cantikkan
akhlak, kurangi sifat jelek dalam diri. Terus menjadi pribadi yang lebih
baik.

68 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Cinta kepada sesama, juga harus kita buktikan. Dengan
mendoakan sahabat-sahabat kita di seluruh dunia. Indonesia, Malaysia,
Palestina, Suriah, dan dimanapun mereka berada. Dalam rabithah kita
bayangkan wajah-wajah mereka. Seseorang jika telah mencintai
temannya, maka nggak ada keraguan untuk menasehatinya, sekalipun
itu pahit. Justru ketika seseorang takut menasehati dalam kebaikkan
karena takut membuat temannya marah, maka bisa diragukan kecintaan
kita pada teman. Sudahkah kita mencintainya, sebagaimana kita
mencintai diri kita sendiri?
Cinta itu tanpa alasan. Jika kita mencintai dia karena
kepintarannya, karena rupanya, karena pribadinya, saat itu kita nggak
benar-benar sedang mencintainya. Kita hanya kagum dengan apa yang
dia miliki. Cinta sesungguhnya ketika kamu mengatakan karena aku
mencintainya.
Yuk, kita buktikan kalau kita benar-benar cinta kepada sesuatu.
Sekali lagi, nggak hanya diomongin ya, tapi BUKTIKAN! Contohlah
sebagaimana Rasulullah sang idola mengekspresikan cintanya dalam
kehidupan. Banyak belajar, saling menasehati dalam kebaikkan,
mendoakannya, dan mencintai apapun atas Lillah. Karena, setiap kata
lelah dalam mengorbankan sesuatu akan berubah indah jika Lillah.
Cinta adalah pengorbanan. Jika kita mencintai apapun, tak akan
ada penyesalan untuk mencintainya. Serahkan cintamu pada Allah.
Karena Allah akan mengarahkan cinta kita, kepada yang sepantasnya
kita cintai. Ayo! Ekspresikan rasa cintamu
69 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
CINTA PERLENTE
Rafif Kamal

Tak ada seorang pun di dunia ini yang dapat menandingi


pesonanya, keluhuran pekertinya, kefasihan lisannya, kelembutan
hatinya, ketakwaan pribadinya, kejujuran tindakannya, dan
kesederhanaan hidupnya. Cerminan manusia yang paling sempurna
di dunia. Setiap detik hidupnya adalah keteladanan, setiap
ucapannya adalah pedoman, dan setiap langkahnya adalah
kebenaran.
Beliau adalah orang yang paling aktif memenuhi janji, tulis
Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri dalam karangan sirah
fenomenalnya Ar-Rahiiq Al-Makhtum, Penyambung tali
persaudaraan, paling menyayangi dan bersikap lemah lembut
terhadap orang lain, paling bagus pergaulannya, paling lurus
akhlaknya, paling jauh dari akhlak yang buruk, tidak pernah
berbuat kekejian dan menganjurkan kepada kekejian, bukan
termasuk orang suka mengumpat dan mengutuk, tidak membalas
keburukan dengan keburukan serupa, tetapi memaafkan dan lapang
dada, tidak membiarkan seseorang berjalan di belakangnya, tidak
mengungguli hamba sahaya dan pembantunya dalam masalah
makanan dan pakaian, membantu orang-orang yang seharusnya
membantu beliau, tidak pernah membentak pembantunya yang
70 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
tidak beres atau tidak mau melaksanakan perintahnya, mencintai
orang miskin dan suka duduk-duduk bersama mereka, menghadiri
jenazah mereka, tidak mencela orang miskin karena
kemiskinasnya.
Siapakah gerangan pemilik akhlak langit tersebut?
Beliaulah Nabi kita Muhammad Shalallau Alaihi Wasallam. Sang
penutup risalah nabi, pembawa lentera benderang suci.
Sejatinya seorang muslim harus mempelajari kisah hidup
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam agar bertambah rasa cinta
kepada Rasulullah Shalallahu Alahi wa Sallam. Sejarah beliau
tertulis oleh tinta emas kejayaan, yang tak tertandingi oleh manusia
dari generasi sebelumnya maupun setelahnya. Dan sudah
semestinya bagi seorang muslim untuk mempraktekan luhurnya
pekerti Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam dan sunnah-
sunnahnya ke dalam kehidupan sehari-hari. Kehidupannya adalah
patokan. Siapa yang berusaha mengikutinya, selamatlah ia. Dan
barangsiapa yang menjauhinya, maka celakalah ia.
Semakin dalam seseorang membaca perjalanan hidup Beliau, maka
semakin bertambahlah rasa cintanya terhadap Rasulullah
Shalallahu Alaihi Wasallam. Cinta kepada Rasulullah Shalallau
Alaihi Wasallam lebih utama dibandingkan dengan cinta kepada
kawan, saudara, guru, bahkan orang tua sekalipun. Pada kasus ini,
marilah kita tengok kisah cinta Mushab bin Umair Radhiallahu
Anhu kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam. Seorang
71 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
pemuda perlente, wajahnya bersih rupawan dapat membuat histeris
gadis-gadis seantero Mekkah, harum parfumnya menyerbak
menyihir siapa pun yang berada di sekitarnya. Mushab Hidup
dalam gelimangnya harta, kemudahan hidup, dan fasilitas yang
serba ada. Kedua orang tuanyanya sangat menyayanginya. Mushab
hidup di lingkungan jahiliyah, penyembah berhala, peminum
khamr, penggemar pesta dan nyanyian.
Hingga tibalah masa di mana cahaya islam datang
mengetuk nurani Mushab. Islam masuk mengisi relung jiwanya.
Mushab menyembunyikan keislamannya pada masa-masa awal,
dan beliau selalu berusaha menghadiri majelis Rasulullah
Shalallahu Alaihi Wasallam di rumah Al-Arqam bin Abi Al-
Arqam secara diam-diam. Sampai akhirnya Sang Ibu tahu akan
keislaman Mushab. Dia marah besar. Kecintaan orang tua yang
Mushab yang ia rasakan ketika jahiliyah kini berubah menjadi
penyiksaan yang tak ada habisnya. Tiap hari beliau dipaksa dan
disiksa untuk kembali ke pangkuan jahiliyah. Tak ada makanan
untuknya, yang ada hanyalah siksaan demi siksaan yang menjadi
menu makanannya tiap hari.
Dalam kondisi seperti ini Mushab dihadapkan oleh
beberapa pilihan, mengikuti Rasulullah Shalallahu Alaihi
Wasallam atau ibunya yang sudah berjasa bertahun-tahun
membesarkannya? hidup tersiksa dengan mengikuti ajaran
Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam atau hidup mewah
72 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
dengan kembali mengikuti agama nenek moyang ? Disini cinta
sejati sedang diuji. Apakah Mushab lebih mencintai kemewahan
fana atau kenikmatan kekal surga? Apakah Mushab lebih memilih
hidup mewah dalam kejahiliyahan atau hidup sederhana dengan
cahaya islam?
Dengan mantap Mushab memberikan cintanya kepada
Rasulullah. Cinta tulus yang berseberangan dengan hawa nafsu.
Cinta suci yang datang dari kesucian hati dan kejernihan
pandangan. Cinta sejati yang tak terkontaminasi oleh kepentingan-
kepentingan pribadi. Karena cinta sejati adalah rasa cinta yang
didasari oleh ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Sementara
cinta dusta adalah rasa cinta yang membuat kita semakin jauh dari-
Nya.
Karena keteguhannya, mulai berubahlah fisik Mushab
karena siksaan-siksaan yang dia dapatkan. Dahulu saat bersama
orang tuanya, tutur Saad bin Abi Waqqash dalam kitab Siyar
Salafus Shalih, Mushab bin Umair adalah pemuda Mekkah yang
paling harum. Ketika dia mengalami apa yang kami alami
(intimidasi), keadaannya pun berubah. Kulihat kulitnya pecah-
pecah mengelupas ia merasa tertatih-tatih karena hal itu sampai-
sampai tidak mampu berjalan. Kami ulurkan busur-busur kami, lalu
kami papah dia.

73 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Allahu Akbar! Begitulah sepenggal kisah inspiratif cinta
Mushab terhadap ajaran Rasulullah. Karena sesungguhnya
Mushab telah menjual dunianya untuk kemuliaan akhiratnya.

***

Cinta itu fitrah. Cinta itu wajar. Cinta itu harus dibuktikan, tak
cukup dengan ucapan kata namun harus diiringi oleh aksi nyata.
Tapi semua hal tersebut harus berada dalam koridor yang benar dan
berpacu kepada Al-Quran dan As-Sunnah.
Pengejewantahan cinta kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi wa
Sallam yang terbaik adalah berusaha dengan sekuat tenaga
meneladani sunnahnya.
Apa itu sunnah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam?
Dikutip dari kitab Taujihun Nazhar Ila Ushuulil Atsar, Sunnah
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam, yang berarti segala
sesuatu yang bersumber dari Rasulullah Shalallahu Alaihi
Wasallam, baik ucapan, perbuatan, maupun penerapan beliau
Shalallahu Alaihi Wa Sallam. Rasulullah adalah patokan semua
umat manusia, begitu pula sunnah-sunnahnya adalah pegangan
yang wajib digenggam erat oleh seluruh umat manusia.

74 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Allah Azza wa Jalla berfirman :
Katakanlah, Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, maka
ikutilah (sunnuh/petunjuk)ku, niscaya Allah mencintaimu dan
mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang. (Q.S. Ali Imran : 31)

Sunnah memiliki tempat sangat tinggi, karena Allah


Subhanahu wa Taala menjadikan Rasulullah Shalallahu Alaihi
Wasallam sebagai penjabar dari Al-Quran. Rasulullah Shalallahu
Alaihi Wasallam adalah sesosok Al-Quran yang berjalan.
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam adalah orang yang paling
sempurna pemahamannya, yang paling sempurna pengamalannya
terhadap Al-Quran, menghiasi diri dengan adab-adab Al-Quran,
dan sosok yang paling teguh dalam mengamalkan isi Al-Quran
secara keseluruhan. Tak ada penambahan, pengurangan, bahkan
penyelewengan yang Beliau Shalallahu Alaihi Wasallam lakukan
terhadap Al-Quran.

Allah taala berfirman :


Dan kami turunkan kepadamu Al-Quran agar kamu
menerangkan kepada manusia apa yang telah diturunkan kepada
mereka dari Allah Subhanahu Wa Taala supaya mereka
memikirkan. (Q.S An-Nahl : 44)

75 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Sudah jelas dan tanpa ragu lagi, bahwa pemegang erat
sunnah Shalallahu Alaihi wa Sallam adalah mereka yang benar-
benar mencintai Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam dengan
hakikat cinta. Dengan pengekspresian yang sebenar-benarnya.
Yang dengannya, bertambah dekatlah ia kepada Sang Pencipta.
Namun sangat disayangkan, fakta yang terjadi sekarang
banyak dari umat muslim yang mengaku cinta kepada Rasulullah
Shalallahu Alaihi wa Sallam secara lisan, tapi salah dalam
penerapan. Mereka telah keluar dari koridor yang telah digariskan.
Mereka melakukan bidah berlabelkan cinta kepada Nabi
Shalallahu Alaihi wa Sallam, mensifati beliau secara berlebihan,
memuji beliau hingga melewati batas, bahkan menempatkan beliau
pada kedudukan yang lebih tinggi dari apa yang telah Allah Taala
tetapkan. Naudzu Billahi Min Dzaalik.

***

Dari Mushab bin Umair kita belajar cara mencintai Rasulullah


dengan hakikat cinta, dari Mushab bin Umair kita belajar bahwa
cinta hakiki itu adalah yang paling dekat dengan kebenaran, bukan
mencari-mencari pembenaran. Dari Mushab bin Umair kita belajar
bahwa cinta sejati adalah cinta yang dapat mendekatkan kita
kepada Allah, bukan menjauhkan kita dari-Nya. Dari Mushab bin
Umair kita belajar bahwa mencintai Rasulullah Shalallahu Alaihi
76 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
wa Sallam adalah totalitas, rela meniggalkan segala kenikmatan
fana dan bersabar dalam intimidasi dan derita. Dari Mushab bin
Umair kita belajar, bahwa keluarga bukan penghalang bagi kita
untuk setia berpegang teguh kepada sunnah.
Dari Mushab bin Umair kita belajar bahwa beliau telah menjual
dunia nya untuk mendapatkan kenikamatan akhirat yang tak
bernilai harganya. Dari Mushab bin Umair kita belajar bagaimana
mencintai hakikat cinta.

Cintailah hakikat cinta!

77 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
SO MANY BOOKS,SO LITTLE TIME
Salma Ghazalie

Wahhh bukunya cakep-cakep .. pengen semua !!, suasana


hening tanpa ada sahutan.
Sayang duit saya tidak banyak !, antusias yang tadinya sempat
berapi-api seketika redup.
Suka banget sih beli buku ?, aku yang dari tadi sibuk
memperhatikan deretan buku-buku, tiba-tiba teman di hadapanku pun
iseng menimpali.
Iih..buku nih juga aset tau ?! Buat anak cucu kita nanti .., jawabnya
sambil terus mengutak-atik rak buku dengan genre novel.
Saya yakin pasti Anda semua bisa menebak di mana dialog
itu biasanya terjadi ? Yang pasti bukan di pasar ikan yaaa bukan
pula di warteg biasa tongkrongan kala rasa lapar melanda. Sebelum
lanjut ke tahap yang lebih serius ettt dah ko jadi berasa kaya
mau dikhitbah yaaa ? saya mau dengar suara kawan-kawan yang
book lovers bingitz. Yuhuuu ... lambai tangan ke kamera selfie.

Buku dan Aktifitas Membaca

Buku tentunya erat kaitannya dengan membaca. Ada buku


tentunya tidak terlepas dengan kegiatan membaca. Membaca -
dalam artian luas- sebagaimana yang disebutkan oleh tokoh
penafsir Indonesia, M. Quraish Shihab, adalah syarat pertama dan
78 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
utama dalam pengembangan ilmu dan teknologi, dan merupakan
syarat utama dalam membangun suatu peradaban.

Al Quran pertama turunberbunyi sebagai perintah untuk


membaca tanpa disebutkan secara langsung objek dari bacaan
tersebut, secara tersirat ayat tersebut mengandung anjuran bagi
manusia untuk membaca apa saja, selama bacaan tersebut bismi
rabbik, dalam artian bermanfaat untuk kemanusiaan. Kata iqra itu
sendiri jika ditelusuri lebih lanjut, terambil dari akar kata yang
bermakna menghimpun, sehingga tidak selalu harus diartikan
membaca teks tertulis dengan aksara tertentu.

Sepanjang sejarah, peradaban yang berhasil dan bertahan


lama itu justru dimulai dari satu buku (kitab) bacaan. Perdaban
Yunani contohnya, dimulai dengan Iliad karya Homer pada abad
ke-9 SM dan berakhir dengan hadirnya kitab Perjanjian Baru.
Adapun peradaban Eropa dimulai dengan karya Newton (1641-
1727 M) dan berakhir dengan filsafat Hegel (1770-1831 M).
Sedangkan peradaban Islam lahir dengan kehadiran al Quran.
Bagaimana kita lihat Islam maju setelah turunnya al Quran,
sederet ilmuan dari kalangan muslim telah mewarnai kacah dunia
saintis diantaranya ada Ibnu Sina (w. 1037 H) yang ahli dalam
kedokteran, al Khawarizm (w. 850) sang penemu aljabar, dan
masih banyak lagi.

79 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Sebelumnya sempat disinggung di awal bahwa buku itu adalah
aset. Mengapa demikian ? Bisa dikatakan bahwa melalui buku kita
ibarat sedang menanam aset berharga berupa pengetahuan dan juga
berupa perbendaharaan kata. Jika kamu ingin mengenal dunia, maka
bacalah buku. Jika kamu ingin dikenal dunia, maka tulislah buku.

Buku dan pecintanya itu ...


So many book so little time ... cung tangan buat yang pro
dengan kalimat tersebut !! cung tangannya gak usah pake manyun
juga keleeesss hahaa .. saya ucapkan selamat dan nobatkan Anda
yang barusan cung tangan sebagai bookholic. Kalau yang doyan
belanja disebut shopholic maka untuk penggila kalau bahasa
alusnya itu pecinta- buku disebut bookholic.

Sependek pengamatan saya, tipikal orang yang masuk


dalam kategori book lover itu rata-rata pada gak tahan godaan dari
lambaian lembar demi lembar halaman buku yang dia temui, dia
akan berpikir keras bagaimana caranya untuk bisa dapetin buku itu.
Kalau pas lagi ada duit mungkin bukunya bakal dia borong sesuka
hatinya tapi kalau pas lagi boke, dia bakal mojok bersama buku
incarannya dan kemudian tenggelam dalam dunia lain. Hayooo
ngaku siapa yang doyan begitu ?

Harian Merdeka.com sempat menyebutkan akan adanya


penurunan pangsa pasar buku bekas di Bandung semenjak

80 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
maraknya penggunaan internet di tahun 2010-an. Banyak informasi
yang bisa didapat dengan mudah lewat mesin pencari
Google.Ditambah lagi internet juga menyediakan buku dalam
bentuk buku elektronik (e-book).Hadirnya ponsel pintar makin
memudahkan akses kita. Dalam genggaman kita bisa memperoleh
info dengan cepat, meski kadang ada beberapa yang belum bisa
dipastikankeakuratannya. Membaca Koran tidak lagi dengan
membentangkan kertas berukuran besar, dengan hanyameng-klik
detik.com misalnya- kita bisa berkelana mendapat banyak berita.

Kemudahan tersebut juga tak lepas dari sisi negative


dimana minat baca anak muda menjadi semakin menurun
ketimbang generasi sebelumnya. Kebanyakan mereka
menggunakan internet terbatas hanya untuk kepentingan
kesenangan bermain games online. Kalaupun mereka memerlukan
informasi tentang sesuatu, mereka cukup browsing seperlunya.

Baru-baru kemarin diberitakan bahwa salah satu keinginan


Mark Zuckerberg di tahun 2015 ini adalah membaca buku penting
dan mendiskusikannya ke para pengguna Facebook. Udah pada
kenal dengan Om Mark? atau mungkin sudah pernah bbm-an
dengannya yang katanya CEO Facebook yang biasa Anda mainin
pantengin tiap hari ? Zuckerberg menargetkan untuk melahap
buku-buku penting yang kiranya bermanfaat dan bisa didiskusikan
dengan para pengguna facebook. A Year of Books didapuk sebagai
81 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
nama dari klub buku online yang digawangi langsung oleh
Zuckerberg. Klub ini membahas tentang memfokuskan pada ide-
ide besar berkenaan dengan masyarakat dan bisnis.

Dan salah satu buku yang menjadi pilihan Zuckerberg


berjudul The Muqaddimah karya Ibnu Khaldun.Ia menyatakan, Ini
adalah sejarah dunia yang ditulis oleh seorang cendikiawan yang
tinggal di 1300-an. Buku ini fokus pada kehidupan masyarakat dan
aliran budaya, termasuk penciptaan kota, politik, perdagangan dan
ilmu pengetahuan.

Jika dirunut ke belakang di masa silam di mana Islam


berjaya, umat Islam juga berjaya dalam hal buku dan kepustakaan.
Disebutkan bahwa Al-Mamun salah satu khalifah di zaman Bani
Abbasiyah- selalu memberi emas kepada para penerjemah buku
kala itu seberat buku-buku yang telah mereka terjemahkan.
Perpustakaan menjamur dengan koleksi buku-buku berharga yang
dianggap sama mahalnya dengan harga suatu kemenangan bahkan
lebih.

Ini bermuara dari kecintaan mereka akan ilmu dan pada


akhirnya berujung pada terlahirnya karya-karya berupa tulisan baik itu
dalam bentuk buku yang telah diterbitkan dan menjadi konsumsi
khalayak ramai ataupun yang masih berupa manuskrip. Semua itu

82 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
terlahir dari buku yang mereka baca dan kemudian kembali
melahirkan buku baru hasil dari perpaduan perenungan mereka.

Buku VS Tivi sebagai Jendela Informasi


Itu ngapain kursi kamu taro menghadap jendela ?, tanya Lam dengan
sedikit nada yang terkesan sedikit mengejek.
Tanpa menunggu Alif menjawab, Lam kembali bertanya, Biasanya
kan kursi mengadap ke TV, bukan ke jendela.
Biar aku bisa melihat dunia !! jawab Alif dengan sedikit nada kesal
Sengaja saya hadirkan dialog tersebut. Dialog yang bagi saya menarik
untuk ditelusuri, dialog dalam satu film yang baru-baru kemaren
sempet menggemparkan para pecinta film Indonesia, film yang
membawa imaji kita jauh ke tahun 2036. Saya yakin Anda sudah
bisa menebak film apa yang saya maksud. Film yang di garap oleh
sutradara yang namanya sudah malang-melintang di dunia
perfilman Indonesia, Anggy Umbara.

Dialog singkat yang sempat lalu dalam film 3 yang


mengisahkan tentang tiga anak manusia Alif Lam Mim yang
sebelumnya sempat menghabiskan masa muda bersama. Masing-
masing mempunyai impian yang membuat mereka terpisah. Alif
yang berprofesi sebagai penegak hukum, Lam yang memilih sibuk
dengan dunia jurnalistik, dan Mim yang memilih untuk menjadi
muballigh tinggal di pesantren.

83 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Jadi ngomongin soal film nih ya ? Maafkan daku .. Ada hal
yang menarik perhatian saya dari percakapan dua sahabat tersebut,
daialog tentang TV, jendela dan kursi. Bicara soal jendela, jadi
inget quote Buku adalah jendela dunia. Dan di dalam dialog film
3, TV yang menjadi jendela dunia. Mengapa ? Karena TV
merupakan salah satu media informasi yang menggunakan objek
bergerak yang menarik, maka tidak salah jika mengundang banyak
penikmat. Tayangan-tayangan TV yang merupakan tontonan sudah
mulai mengambil alih menjadi tuntunan bagi para penikmatnya.

Buku dan TV telah menjadi tuntunan para penikmatnya,


bagaimana tidak, dengan sajiannya yang menarik dan kaya
informasi merangsang pikiran membuat para penikmatnya rela
berlama-lama tenggelam bersamanya. Dan sayangnya, tayangan
TV lebih menarik hati ketimbang membaca buku. Membaca dan
menonton sangat berbeda. Ketika membaca, otak akan terangsang
untuk berimajinasi menggambarkan informasi yang diperoleh.
Akan tetapi dengan menonton, kita hanya menikmati dengan panca
indra penglihat dan pendengar atas apa yang kita tonton.

Mengapa harus berteman buku ?

Andrew Taylor dalam bukunya yang telah diterjemahkan


menjadi Buku-Buku yang Mengubah Dunia menyebutkan Dalam
84 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
jangka pendek, penulis dapat ditindas, dipenjara, atau dieksekusi,
ucapan mereka disensor, dan karya mereka dibakar. Namun, dalam
pergerakan arus sejarah yang panjang, buku dan ide-ide yang
dituangkan di dalamnya telah mengubah masyarakat.

Dengan membaca buku, banyak aspek yang akan didapat


selain pengetahuan. Perlu kita ketahui bahwa membaca sama
dengan melatih otak memori kita karena dalam prosesnya otak si
pembaca akan bekerja berimajinasi menggambarkan apa yang telah
didapatnya lalu kemudian menyimpannya dalam memori. Sebuah
penelitian kesehatan menyatakan bahwa orang yang rajin
berinteraksi dengan buku akan terhindar dari penyakit Alzheimer.
Apa itu penyakit Alzheimer ? Silahkan Anda cari tahu tentang
serba serbi penyakit tersebut melalui buku.

Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa


setidaknya ada sekitar 60% pembaca akan terainspirasi dari buku
bacaan yang telah dilahapnya. Termasuk pula inspirasi yang
membawa pada lahirnya sebuah tulisan. Semua hasil dari buku
bacaan yang telah dikonsumsi diramu dipadupadankan untuk
menjadi sebuah tulisan. Tidak ada satu pun buku yang tidak
membawa manfaat terlepas itu manfaat yang berdampak positif
ataupun ke arah yang negative. Dan satu-satunya buku yang tidak
membawa manfaat adalah buku yang tidak tidak pernah kita baca.

85 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Setuju ? Bagaimana mau dapat manfaat sedangkan bukunya tidak
dibaca ?




Sebaik-baik teman duduk di setiap waktu adalah buku.
So, siapkan segala peralatan perang untuk melawan
deretan kalimat paragraf demi paragraf, chapter ke chapter bersama
dengan secangkir kopi ataupun teh hangat, stabilo warna kesukaan
Anda, serta buku agenda dan pena. Selamat berkelana di dunia
aksara !!

86 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
SUMBER DARI SEGALA CINTA
Windarti

Sebelumnya izinkanlah, orang yang masih banyak


kekurangannya ini melantunkan Munajat Ali Zainal Abidin al-Sajjad.
Semoga cinta kepadaNya semakin dalam melebihi apapun. Begitupun
dengan dirimu saudaraku. Aku mencintaimu karena Allah.....

Ya Allah aku mohon kepada-Mu


Penuhilah relung hati kami dengan cinta kepada-Mu
dengan keimanan dan keyakinan kepada-Mu
dengan mabuk rindu pada-Mu
dan rasa cemas berpisah dari-Mu

Ya Allah, Tuhan kami


Bawalah kami dalam bahteramu
Karuniakan kami kenikmatan intim bersama-Mu
Curahkanlah cinta-Mu
Dan rasa manisnya kasih-Mu
Jadikanlah perjuangan kami hanya dijalan-Mu
Tumbuhkan hati kami
kegembiraan mengabdi kepada-Mu
Tuluskan niat kami dalam bekerja hanya untuk-Mu
Sesungguhnya kami rindu bersama-Mu dan untuk-Mu
Dalam perjumpaan intim

Mengenal Allah

Tak kenal maka kenalan. Sebuah ungkapan yang pernah


saya dengar ketika mengikuti acara kopdar Inspirator Muda

87 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
pertama kali di Istiqlal beberapa waktu yang lalu. Lantas,
bagaimana cara kita bisa kenalan dengan Allah, Sang Maha Cinta ?

Jika merujuk kepada satu riwayat yang menyebutkan


Kenalilah dirimu niscaya engkau akan mengenal Tuhan mu.
Hadist tersebut mengisyaratkan kepada kita bahwa dari pengenalan
diri, menyebabkan kita mengenal(makrifah) yang menciptakan kita
yaitu Allah. Allah pun berfirman Dalam dirimu, apakah kamu
tidak memperhatikan. Dengan mengenal diri sendiri sebagai
ciptaan Allah, maka kita akan mengenal penciptanya. Dan pada
hakekatnya makrifah kepada Allah adalah sebenar-benarnya
makrifah, serta merupakan asas segala kehidupan ruhani.

Kehidupan paling tenang adalah kehidupan yang bersandar


kepada yang Maha Pengasih. Oleh karena itu kita harus mampu
membedakan antara cinta kepada Allah dengan cinta kepada selain-
Nya, serta menjadikan cinta kepada Allah diatas segala-galanya.

Didalam memahami dan mengenal Allah ini, kita


berkeyakinan bahwa Allah adalah sumber ilmu dan pengetahuan.
Ilmu-ilmu yang Allah berikan itu membentuk dua fungsi, yaitu
sebagai pedoman hidup dan sebagai sarana hidup. Kita juga
sepatutnya menyadari pentingnya kedua bentuk ilmu tersebut untuk
mencapai tahap takwa yang lebih cemerlang.
88 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Cinta Kepada Allah

Lihatlah, Allah telah menjadikan manusia memiliki cinta.


Dengan cinta ibadah dan muamalah semakin bermakna. Cinta
memiliki sejuta makna. Cinta tak peduli usia , waktu maupun
tempat. Dalam rukun ibadah terdapat tiga rukun utama, yaitu cinta,
takut dan harap. Bahkan dalam makna ibadah menurut Syaikul
Islam adalah sesuatu yang mencakup kesempurnaan cinta dan
ketundukan. Banyak umat muslim yang mengaku cinta kepada
Allah, namun banyak pula yang tidak merealisasikannya dengan
benar.

Memang cinta kepada Allah tak serta merta mengisi hati


kita. Karena cinta memang harus diupayakan. Maka upayakanlah
sesuatu yang menumbuhkan cinta kepada Allah, mentadaburi ayat-
ayat cintaNya, Al Quran misalnya.

Apakah yang dimaksud cinta kepada Allah?

Cinta kepada Allah yaitu hendaknya Allah yang paling dicintai dari
semua manusia melebihi dirinya, kedua orangtua, saudara, kawan
dan semua yang dimilikinya.

Saya pernah membaca suatu kisah, yang diceritakan oleh


Ibnu Hamz El Andalusy. Begini ceritanya, Abu Harun bin Musa
Al-Thabib bercerita kepadanya. Ia berkata, sesungguhnya dia

89 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
pernah melihat seorang pemuda rupawan dari Cordoba. Pemuda itu
mengisi waktunya dengan beribadah pada Allah dan menjauhi
kehidupan dunia. Dia mempunya teman curhat.

Suatu hari, pemuda itu mengunjungi rumah teman


curhatnya.Dia berniat menginap dirumahnya. Ketika malam tiba,
teman curhatnya atau sang tuan rumah itu terpaksa harus keluar
rumah, lantaran ada satu keperluan dengan seseorang yang
rumahnya cukup jauh. Dia bergegas pergi keluar rumah, dan
ditinggalkan istrinya sendirian. Kala dia pergi, pemuda yang
berniat menginap dirumahnya belum datang. Pemuda itu baru
datang, ketika ia sudah tidak lagi dirumah. Pemuda itu sampai
dirumahnya. Dan mendapatinya tidak ada dirumah. Namun karena
pemuda itu sudah berniat menginap, ia pun tidak pulang lagi
meskipun teman curhatnya tidak ada dirumahnya.

Malam itu, menginaplah sang pemuda dirumah teman


curhatnya. Dia hanya ditemani istri sang teman curhat. Duhai,
cantik nian istri teman curhatnya itu. Nah, kebetulan istri teman
curhatny adalah teman sepermainannya diwaktu kecil dulu.
Sementara suami yang sedang pergi keluar rumah belum juga
kembali. Sang istri akhirnya sangat yakin bahwa suaminya tak
mungkin pulang malam itu. Ketika keyakinan itu muncul, muncul
pula hasratnya untuk bercinta pada sang pemuda yang menginap

90 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
dirumahnya. Tanpa basa-basi dia nyatakan hasratnya pada sang
pemuda.

Demi Allah, dirumah itu tak ada orang ketiga selain Allah.
Nyaris saja sang pemuda memenuhi hasrat perempuan itu. Namun
akal sehat dan imannya mengingatkan padanya akan pengawasan
dan kehadiran Allah. Begitu perempuan itu mengajaknya bercinta,
dia letakkan jari-jari tangannya diatas tungku api. Dia meringis
kepanasan, Wahai nafsu, rasakan ini! Panasanya api ini tidaklah
seberapa sdibanding api neraka! Perempuan itu terheran-heran
menyaksikan tingkah laku sang pemuda. Tapi kemudian membujuk
dan merayunya. Dan Subhanallaah! Tiap kali dia merayuny, tiap
kali itu pula sang pemuda membakar tangannya diatas tungku api.
Malam pun mulai meninggalkan peraduannya. Fajar menyingsing
di ufuk sana. Dan jari-jari tangan pemuda itu hangus terbakar.
Melepuh oleh panasanya tungku api.

Apa pendapatmu tetang pemuda tersebut ?

Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cintanya


kepada Allah...QS.Al-Baqarah:165.

Karena iman, pemuda tersebut mampu melawan nafsunya.


Bahkan dia rela mengorbankan diri dengan membakar jari-jemari
tangannya , Allah dicintainya melebihi diri sendiri. ....Tetapi

91 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan, dan menjadikan
iman itu indah dalam hatimu...QS. Al-Hujarat:7.

Mengapa harus cinta kepada Allah ?

Karena dariNya lah sumber segala cinta. Ketika kita mencintai


Allah tidak ada istilah cinta bertepuk sebelah tangan, seperti halnya
cinta-cinta yang dirasakan oleh sebagian manusia dimuka bumi.
Ketika kita mencintai Allah, Allah pun mencintai kita. Cinta
dibalas dengan cinta, indah bukan ?

Bahkan Allah tetap mencintai kita, kalaupun kita belum


mencintaiNya. Allah mencintai, walau belum dicintai. Allah
mencintai, dan senantiasa mencintai. Terbukti dari kebaikan, rizki
yang diberikanNya kepada kita selama ini, tapi kita membalasnya
dengan menjauhi perintahNya malah mendekati laranganNya.

Alangkah merugi kita ini, jelas-jelas cinta Allah terlihat


nyata dengan diperlihatkanNya kekuasaan dan kebesaranNya apa-
apa yang ada dilangit dan apa-apa yang ada dibumi, tapi belum
sedikitpun kita mencintaiNya. Malah kita asyik dengan cinta-cinta
yang fana, menangis bersedih karena tidak memilikinya. Entah itu
cinta kepada manusia, harta dan lain sebagainya.

Padahal dengan mudah kita memiliki Allah, tidak seperti


cinta kepada lainnya yang kadangkala tidak dapat dimiliki, dan

92 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
harus sabar menerima kenyataan yang seringkali membuat diri
bersedih hati.

Tidakkah engkau cemburu duhai anak Adam, ketika


mengetahui betapa cintanya saudara-saudara muslimmu diluar sana
kepada Allah ? Tidakkah engkau cemburu ? Ketika engkau tau,
dipenghujung malam salah seorang kawanmu berdua-duaan mesra
dengan Allah, begitu syahdu. Tidakkah engkau cemburu ? Ketika
mendapati seseorang yang sedang berupaya mendekatkan diri
kepada Allah dengan membaca dan mentadaburi ayat-ayat
cintaNya, Al-Quran. Berharap dengan demikian ia bisa lebih
mencintai Allah. Sang Pemilik Cinta. Tidakkah engkau cemburu
?......

Antara Jatuh Cinta dan Mencintai Allah

Jatuh cinta dan mencintai jelas berbeda. Jatuh cinta datang


dengan sendirinya, tanpa paksaan. Sedang mencintai bisa dilakukan
melalui pengupayaan. Kita tidak bisa memilih kepada siapa dan
kapan akan jatuh cinta, tetapi kita bisa memilih kepada siapa dan
kapan akan mencintai.

Aku jatuh cinta kepadaMu, Rabbi


Ketika sedar begitu banyak nikmatMu
Yang bertebaran dalam kehidupanku
Selalu ada kejutan demi kejutan
Yang Engkau berikan, mampu buatku tersenyum
Dan kadangkala tertawa seorang diri
93 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Aku belajar mencintaiMu, Rabbi
Ketika sedar begitu sangat Engkau mencintaiku
Padahal selama ini aku banyak melupakanMu
Pun melakukan hal-hal yang tidak Engkau sukai

Sungguh,
Aku ingin senantiasa jatuh cinta dan mencintaiMu
Sampai kematian ku harap bisa menjadi salah satu sebab
Berjumpanya aku denganMu,
Sumber Segala Cinta.....

Wallahu alam bishshowab.

Salam rindu penuh cinta, Semoga cinta-cinta yang ada tidak


melupakan kita kepada Sumber Segala Cinta. Allah Subhanahu wa
Taala. Aamiin

94 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
MESKI BERDARAH-DARAH, TETAP TAK BISA
AKU MEMBAYARNYA
Riyahana

Lelaki Berpeluh di Ujung Hari


Pernahkah Anda memperhatikan penjual dagangan asongan,
penarik becak, ataupun pekerjaan-pekerjaan sederhana lainnya?
Melihat peluh dan perjuangan mereka dalam matapencahariaannya,
Pernahkah terbersit rasa penasaran Anda terhadap latarbelakang
mereka? Kebanyakan para lelaki paruh baya dari profesi-profesi
diatas mereka adalah sesosok ayah. Sosok yang keberadaannya
diharapkan putra-putrinya, penentu keberlangsungan hidup mereka,
dan teladan bagi mereka. Meski penghasilan yang mereka dapat
perharinya tak seberapa, namun ada sesuatu yang senantiasa
membuat langkah kaki mereka tergerak meski terik menyiksa,
sesuatu yang selalu memotivasi mereka ketika usaha mereka belum
mencapai target, anak-anak mereka. Anak-anak merekalah salah
satu motivasi mereka untuk tak lelah bekerja.
Aku menjumpai orang awam yang tak berpendidikan tinggi, akan
tetapi mereka mendidik anak-anaknya dengan penuh keseriusan.
Ternyata orang itu mencatat kesuksesan yang luarbiasa dalam
mendidik anak-anaknya.( DougPayne )

95 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Terkadang, kita banyak belajar dari kesederhanaan. Tak jarang kita
menemui orangtua yang biasa saja, namun dengan usahanya ia
dapat mengantarkan anaknya ke posisi kesuksesan. Meski
tergolong orang yang biasa, tapi ia mampu menjadikan anaknya
sebagai orang yang luarbiasa. Meski sederhana, mereka luarbiasa.
Luarbiasa karena dibalik peluh-peluh mereka dalam mencari
nafkah, ada cinta yang terus mengalir untuk anaknya. Ya... karena
cinta.

***

Aku malu... Malu jika malam nanti aku pulang, kudapati daganganku
belum habis, aku malu pada anakku.
Hari ini saya tidak makan dan menahan lapar seharian, untuk
menabung SPP anak saya.
Ketika pendidikanku rendah, aku berjuang dan bekerja agar anakku
tak seperti aku, aku ingin ia bisa sekolah setinggi-tingginya.
Beberapa pengakuan diatas mungkin hanya segelintir dari
berjuta curahan hati para orangtua yang berjuang untuk anaknya.
Tak jarang ada yang ada yang mengorbankan dirinya untuk melukis
senyum di wajah anaknya. Ya. Itulah dua permata setiap anak,
kedua orangtua. Dua orang yang pertama kali ada untuk
menyambut kehadiran kita ke muka bumi ini. Menyambut dengan

96 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
binar mata haru, sambil menyunggingkan senyum bahagia karena
ada sosokbaru yang telah terlahir ke bumi.
Kita yang saat itu belum mengerti apa-apa seketika menjadi tamu
istimewa yang mengunjungi kehidupan mereka. Tamu yang
merepotkan, menjengkelkan, hingga tamu yang dengan rasa tak
berdosanya menyita malam-malam istirahat mereka. Tapi mereka
tak pernah mengeluh. Yang ada di dalam benak mereka adalah, tak
peduli seberapa lelah raga mereka, mereka akan mencurahkan
waktu-waktunya untuk membersamai buah hatinya itu.

Ibu, Panggilan yang paling dirindu.


Kemudian, tamu itu tumbuh dan berkembang seiring
berjalannya waktu. Ia mulai belajar mengeja aksara dari bibirnya
yang mungil. Sepatah demi sepatah kata, akhirnya ia mulai tahu
siapa malaikat yang pertama kali menyambutnya.Ibu....Meski
terasa sulit dan agak terbata pada awalnya, namun ia menikmati
untuk mengucapkannya, ia ulang-ulang kata itu, kapanpun dan
dimanapun. Sang ibu telah mengajarinya untuk berkenalan dengan
kehidupan, menuntun setiap jengkal langkah kecilnya untuk
menelaah hal-hal baru, menunjukkan padanya seni menikmati
hidup, menyusun makna apa itu senyum, tawa, hingga bahagia.
Sesekali sang anak meneteskan airmatanya, atau mengeluarkan
usaha berontaknya hanya karena sang Ibu baru saja mengajarinya
apa itu norma, adab ataupun aturan. Terkadang, sang ibu
97 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
menampakkan rona marahnya atas dasar cinta, karena ia ingin sang
buah hati menjadi sosok yang tangguh dan teratur. Sejak saat
itulah, sang anak menyadari bahwa dari Ibunya ia banyak belajar,
Al UmmMadrasatulUulaa- Ibu adalah sekolah pertama (bagi
anaknya).

Ayah, Panggilan Paling Indah


Terkisah satu lagi sosok bagi sang anak, sosok yang ketika
senja bertahta, kepulangannya begitu dinanti. Sosok yang ketika
salam tertutur dari lisannya, sang anak seketika berlari dengan sorai
bahagianya, dengan bersemangat menghambur ke pelukannya
sembari memasang senyum terlebarnya dan berkata Ayah bawa
oleh-oleh apa...?. Ya... ia adalah sesosok ayah yang mengabdikan
dirinya diluar untuk mencari nafkah, menghidupi keluarganya.Ia
yang masih saja mencurahkan perhatian kepada anaknya, sebagian
ia tampakkan dan sebagian tidak, entah itu lewat doa, ucapan,
semangat, motivasi, teguran dan lain sebagainya. Sosok yang
dengan wibawa, pengorbanan, ataupun keteladanannya mampu
membuat kita terkagum-kagum.
Bagi seorang Ayah, Panggilan Ayah pertama kalinya
merupakan panggilan yang menghentakkan dan menggugah
ruhnya, yang membuat suasana hati menjadi berbeda. Setiap ayah
akan tergugah, tergugah untuk berusaha menjadi ayah yang utuh
secara ruhiyah dan dalam kehadirannya. Terpanggil secara spiritual
98 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
untuk berbekal, terpanggil secara intelektual untuk terus belajar,
dan terpanggil secara emosional untuk memehami jengkal demi
jengkal dengan perhatian proporsional.
Itulah dua sosok yang tak tergantikan di dunia ini, dua
sosok yang berusaha merajut cinta mereka untuk melukis senyum
kita, Sosok yang menempatkan kita, putra-putrinya di posisi
prioritas dalam kehidupan mereka. Sosok yang jumlah
pengorbanannya tak akan mampu untuk kita hitung, Karena dibalik
kedalaman hati mereka, terselip energi sederhana. Sederhana
namun dahsyat, hingga dapat menggerakkan jiwa dan raga mereka
untuk terus memberi. Energi apakah itu yang membuat mereka
sebegitu relanya berkorban? Karena kepada kita mereka menaruh
cinta. Sekali lagi karena cinta.

Menelaah Aksara Ilahi


Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh
kepada Engkau dan (jadikanlah diantara anak cucu kami umat yang
tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-
cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah Taubat
kami. Sesengguhnya Engkaulah yang Maha Penerima Taubat lagi
Maha Penyayang.(QS. AlBaqoroh : 128)
Disanalahzakariya berdoa pada Tuhannya seraya berkata, Ya
Tuhanku berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik.
Sesungguhnya engkau Maha Pendengar Doa(QS Ali Imran : 28 )
99 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Bahkan, sejak zaman dahulu para nabi dan para
salafusshalihin sudah mencontohkan kepada para orangtua
bagaimana mengaplikasikan luapan cinta mereka kepada putra-
putri mereka. Yaitu adalah dengan menjadikan iman dan takwa
sebagai landasan harap mereka kepada Allah. Menyelipkan
pengharapan-pengharapan mereka akan anak mereka lewat untai
doa yang selalu dimunajatkan. Berdoa siang malam untuk kita.
Lalu, aplikasi kelanjutan mereka adalah mendidik kita dengan
sebaik-baiknya pendidikan. Pendidikan disini mencakup banyak
sekali aspek baik itu secara norma, pendidikan spiritual, intelektual,
afektif dan lain sebagainya. Bisa dibilang segala hal yang baik dari
mereka adalah wujud pendidikan mereka terhadap kita.

Membuka Lembar Sejarah


Sesungguhnya aku sholat, dan aku teringat anakku, lalu kutambahkan
lagi sholatku
(Said ibnu Musayyib )
Marilah sejenak mengintip kisah sejarah, Tentang sejarah
Imam Syafii, yang ibundanya berperan besar dalam kesuksesannya.
Yang menjadikannya penghafal AlQuran dalam usia yang sangat
belia, yaitu tujuh tahun. Yang selalu memberikannya dorongan dan
semangat untuk menuntut ilmu, sehingga jadilah ia seorang mufti
di usia 15 tahun, dan menjadi Imam yang namanya tak pernah
telupakan oleh muslimin di seluruh dunia. Saking besarnya jasa
100 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
sang Ibunda, Imam Syafii sampai mengarang kitab berjudul Al-
Umm sebagai ekspresi cintanya kepada sang Ibunda dalam
menyuplai kecintaan, kekuatan, kepercayaan, dan keyakinan dalam
mengarungi kehidupan di Bumi Allah. Maasya Allah.
Sejarah juga tak pernah lupa, tentang kegigihan orangtua
Badiuzzaman Said Nursi, pengarang kitan Rasaailun Nuur,
Mujaddid Islam yang oleh dunia sampai dijuluki Badiuzzaman(
Keajaiban Zaman), karena pemikiran, kontribusi, dan
keteladanannya bagi umat Islam. Siapa sangka Seorang Allamah
luarbiasa ini lahir dan dididik oleh orang biasa, bukan raja dan
bukan pula bangsawan. Ia dididik oleh sepasang suami istri yang
berkomitmen untuk mendidik anaknya sekuat tenaga.
Apa salah aku berharap anak kita menjadi seorang mujaddid,
hoca? Tanya Nuriye, ibunda Said Nursi suatu hari pada suaminya,
Hoca Mirza.
Tidak, Tidak salah. Orangtua selalu mengharapkan yang
terbaik untuk anaknya. Kita berdoa dan mendidik sekuat tenaga. Lalu
kita serahkan semua pada Allah Azza Wa Jalla. Jawab Hoca Mirza
bijak.
Bahkan, Badiuzzaman Said Nursi sendiri pernah menyampaikan
pengakuannya di usianya yang menginjak delapan puluh tahun ;
Aku bersumpah demi Allah, pelajaran yang paling menancap
yang aku ambil, dan seolah-olah pelajaran itu terus menjadi baru pada
diriku, adalah pelajaran yang aku kecup langsung dari ibuku, semoga
101 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Allah merahmatinya. Pelajaran dari ibuku itu menetap dalam reung
terdalam fitrahku dan menjadi semacam benih dalam tubuhku. Dalam
umurku yang mencapai delapan puluh tahun, meskipun aku telah
mendapatkan pelajaran dari delapan puluh ribu orang, aku sangat yakin
semua pelajaran itu berdiri diatas benih itu.
Dibalik seorang lelaki yang hebat, membersamai dibelakangnya istri
yang hebat atau ibunda yang hebat.

***

Duhai Ayah, Duhai Ibu...


apalah kami ini,
sekuat tenaga kami berusaha membalas segala pengorbananmu,
itu semua tak akan pernah menyamainya,
hingga kami berdarah-darah pun,
rasanya kata setara tak akan pernah bisa terdefinisikan.
Apalah daya kami ini,
duhai Ayah... Duhai Ibu...
bahkan ketika kami mempertaruhkan nyawa kami sekalipun,
pengorbanan kalian masih jauh lebih mulia.
Engkau berdua adalah pelita kami,
maka izinkan kami untuk terus berterimakasih dengan bakti, meski itu
tak seberapa.
Biarkan doa-doa kami padamu senantiasa mengangkasa menyentuh
singgsanaNya,
Izinkan kami mengabdi,
dalam perjalanan kami meraih ridho Allah lewat ridho kalian...

102 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
BAGAIMANA MEMBANGUN HAKIKAT CINTA DALAM
MENGUKUHKAN JIWA KAUM REMAJA
Halimah Dyah

Love is...

Connect with him whereever You are, ALLAH...


Jika namamu yang tertulis di lauhul mahfudz,
Niscaya rasa cinta itu akan Allah tanamkan dalam diri kita,
Wahai seseorang yang telah tertulis di lauhul mahfudz,
Engkau yang membersamai perjalanan mahligai nanti,
Aku percaya engkau sedang memperbaiki dirimu,
memantaskan dirimu,
Untuk menjadi imam bagi tulang rusukmu kelak.....

Cinta (Al-Hubb), semoga Allah selalu memuliakannya, mula-


mula permainan, lama-lama kesungguh-sungguhan. Cinta memiliki
makna yang dalam, indah dan agung. Tak ada kata-kata yang mampu
melukiskan keindahan dan keagungannya. Hakikat cinta tak dapat
ditemukan, selain dengan segenap kesungguhan pengamatan dan
penjiwaan. Cinta tak dimusuhi agama dan tak dilarang syariat-Nya.
Cinta adalah urusan hati, sementara hati adalah ursan Illahi.
103 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Dalam hal mencintai, setiap orang selalu mempunyai kisahnya
sendiri. Saat kita memiliki dan tidak peduli, cinta bisa datang tiba-tiba,
tapi dalam gelombang emosi. Itu sangat nampak ketika apa yang kita
miliki diambil oleh orang, diklaim oleh orang, apalagi dirampas orang
lain.
Tetapi itu adalah pelajaran tentang cinta yang tak pernah hadir
kecuali atas ridho serta izin-Nya. Sebab kita tak kunjung peduli, dan tak
benar-benar dalam bertindak. Berbicara, berdiskusi, dan berwacana
mungkin sudah. Tapi dalam kesungguhan itu memang harus
dilipatgandakan.
Melihat pasangan lain bertemu jodohnya masing-masing, hati
terkadang mengeluh bilakah kan tiba saat itu buatku ?
Percayalah duhai hati...
Jodoh akan datang saat kau benar-benar bersedia...
Salah satu hal yang bisa membantu kita memperbaiki hati dan
menyembunyikan rasa, serta amal adalah dengan menyendiri. Seorang
hamba seharusnya menyediakan waktu dan tempat untuk dirinya
bersama Allah, berdzikir kepada-Nya, menghitung dosa-dosanya,
melakukan intropeksi, menata hatinya, serta meminta ampunan kepada
Rabbnya.
Ingatlah Allah dalam hatimu, niscaya tiada duka untukmu serta
musibah dunia tiada buatmu, kemarin Allah membantumu, percayalah,
hari ini dan selamanya Allah akan tetap membantumu. Jadilah hamba
yang paling bahagia di sisi Allah...
104 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Cinta mengajarkan kita untuk hidup berdua, bukan mendua...
Cinta mengajarkan kita untuk hidup secara utuh, bukan untuk
selingkuh...
Cinta juga mengajarkan kita untuk saling berbagi, bukan untuk
saling menyakiti...

Di antara perbuatan-perbuatan utama yang harus dikerjakan oleh


manusia, terutama kaum remaja yang sedang jatuh cinta, adalah
menjaga kesucian diri, menjauhi kemungkaran dan kemaksiatan,
menjalankan dan tidak melanggar ketentuan-ketentuan Allah, serta
tidak menyimpang perintah-perintahNya.
Orang yang sedang jatuh cinta, hati dan pikirannya selalu
disesaki oleh indahnya bayangan cinta. Karenanya ia bisa
mengendalikan dirinya agar hawa nafsu tidak mengalahkan akal sehat,
dan kekukuhan agamanya. Ia harus pandai membentengi dirinya dari
serangan hawa nafsu. Ia harus terus menyadari bahwa hawa nafsu selalu
mengajak pada keburukan. Ia harus selalu mengingat akan siksa pedih
bagi orang-orang yang mengumbar hawa nafsu. Ia harus selalu sadar
bahwa Allah Maha Mengawasi segala perbuatan hamba-hambaNya. Ia
harus ingat akan datangnya hari pembalasan. Ia harus selalu merasakan
kehadiran Allah. Dan selalu ingat pula akan datangnya hari
sebagaimana diterangkan dalam firman-firmanNya :
Pada hari (ketika) manusia teringat apa yang telah
dikerjakannya, dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap
105 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
orang yang melihat. Adapun orang yang melampaui batas, dan
mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat
tinggal(nya). Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran
Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka surga
menjadi tempat tinggal(nya). (QS. An-Naaziat [79]:35-41).
Dan tiap-tiap manusia akan Kami tetapkan amal perbuatannya
(sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya. Dan Kami keluarkan
baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka.
Bacalah kitabmu, cukupalah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai
penghisab atas dirimu. (QS.Al-Israa [17]: 13-14).
Pada hari itu, tak ada yang bisa selamat dari api neraka. Api
yang panasnya berjuta kali lipat panasnya api dunia yang paling panas.
Kecuali, orang-orang yang selama hidup di dunia mampu
mengendalikan dan menyelamatkan dirinya dari hawa nafsunya, berikut
tawaran nikmat sesaat yang menggiurkannya. Orang yang selamat dari
api neraka itu adalah mereka yang tidak mempan akan bujuk rayu setan.
Mereka yan senantiasa mendekatkan diri pada Allah Yang Maha
Pemurah. Mereka yang lebih memilih kenikmatan sejati di hari akhirat
nanti, ketimbang kenikmatan sesaat di dunia ini.
Sesungguhnya semua makhluk Allah berada dalam liputan
waktu. Dan waktu adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan
perjalanan jarum jam. Ia juga digunakan untuk menunjukkan
pergerakan tata surya pada orbitnya. Sedangkan malam dan siang,
keduanya lahir karena terbit dan tenggelamnya matahari. Dan
106 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
menurutku, keduanya akan berakhir. Hal ini jelas jauh berbeda dengan
waktu.
Menurutku, malam dan siang hanyalah salah satu bagian dari
waktu. Meskipun sebagian filsuf mengatakan, malam itu tak
berkesudahan. Pendapat demikian jelas keliru adanya. Bagaimana
tidak? Bukankah mata telanjang kita pun menentang pendapat
demikian. Dan bukankah pula masih banyak lagi argumen yang
membantah pendapat seperti itu. Namun disini aku tak mau membahas
dan mendebat persoalan yang debatable itu. Karena memang disini
bukanlah tempatnya.
Cinta yang berlebihan memang bisa dan telah membutakan hati
dan pikiran manusia. Dan hal itu semakin memperparah sifat buruknya.
Parahnya, bila perangai buruk itu bersatu dengan insting hewani, maka
akan melahirkan parangai yang amat buruk dan hina. Bahkan akan
mudah mendorong munculnya perbuatan yang amat keji dan mungkar.
Orang yang memiliki perangai demikian, ia jauh lebih rendah
dan hina ketimbang orang yang semangat keagamaannya sangat rendah
dan tidak mempedulikan harga dirinya. Sebab orang yang sedikit
semangat keagamaannya dan lemah dalam menjaga harga dirinya,
biasanya akan lebih memilih mati berkalang tanah ketimbang harus
mengerjakan perbuatan yang buruk dan hina. Karena itulah, orang yang
memiliki perangai seperti itu, bahkan bisa dikatakan lebih rendah dan
hina dari binatang yang paling rendah dan hina sekalipun.

107 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Orang-orang yang berakal, wajib baginya memohon
perlindungan Allah dari syahwat yang menjerumuskan.

Sungguh, setan itu masih hidup dan belum mati


Sungguh, mata itu pintu fitnah dan laku buruk
Aku bilang diam dan jangan bicara
Hentikan celamu, setan ada di mana-mana

Allah telah menceritakan kepada kita kisah tentang Nabi Yusuf


bin Yaqub dan Daud bin Isyi. Kisah itu sesungguhnya ingin
menunjukkan betapa lemahnya kita ini. Betapa kita mudah digoda dan
dipancing oleh bisikan-bisikan yang datang pada kita. Karenanya,
betapa kita sangat dan selalu membutuhkan pertolongan Allah SWT.
Yusuf bin Yaqub adalah para nabi dan rasulNya. Mereka berasal dari
keturunan para nabi dan rasul pula. Mereka berasal dari lingkungan
yang melahirkan tradisi kenabian dan risalah. Mereka senantiasa dijaga
dan dibimbingNya lewat wahyu-wahyuNya. Mereka senantiasa dijaga
dari cela, noda dan dosa. Setan dan jin yang kafir sekalipun tak mampu
menggoda mereka. Tak ada celah bagi setan untuk membisiki mereka.
Mereka maksum, terpelihara dari segala dosa. Memang sesungguhnya
para nabi telah dibebaskan dari segala hal yang bisa memalingkannya
dari Allah SWT.
Nabi Yusuf dan Nabi Daud saja, yang memiliki kualitas diri
yang begitu luar biasanya, ternyata masih diperintah oleh Allah untuk
108 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
menjaga dirinya dari bahaya hawa nafsu. Apalagi kita yang manusia
biasa, tak memiliki jaminan akan dijaga oleh Allah dari perbuatan
maksiat dan dosa. Karena itu kita harus selalu waspada dari bahaya
hawa nafsu yang tiba-tiba bisa menimpa kita. Sesungguhnya, hanya
kepada Allah saja kita meminta pertolongan. Tanpa pertolonganNya,
mustahil kita bisa mengendalikan hawa nafsu kita.
Ingatlah, darah yang pertama kali tumpah di muka bumi, adalah
darah dua anak Adam yang berkelahi demi merebutkan
perempuan.Jauhkanlah jarak antara kaum lelaki dan kaum
perempuan. Demikian Rasulullah Saw. mengingatkan.
Dan sungguh cinta adalah penyakit. Dan obatnya terletak pada
sejauh mana kau mau berteman dan berbagi, sejauh mana kau
menziarahi tempat yang kau sukai, dan sejauh mana kau melakukan
sesuatu yang kau senangi. Orang yang terkena panah cinta terutama kau
remaja, tak akan mau melepaskan panah itu. Anehnya, orang yang
sehat, malah ingin terjangkit penyakit cinta. Cinta membuat hal yang
tadinya dipandang hina menjadi mulia. Cinta mengubah yang rumit
menjadi mudah.
Sesungguhnya, segala sesuatu berjalan atas kadarnya sendiri-
sendiri. Dan Allah telah menetapkan kadar segala sesuatu. Dan semua
hal di atas adalah ibroh (pelajaran) bagi orang-orang yang berakal. Ya,
semuanya merupakan nasihat yang baik lagi bijak untuk menjaga lagi
dalam memperbaiki diri. Berdoalah kepada Allah, semoga kita
termasuk orang-orang yang sabar, bersyukur, dan selalu mengingatNya
109 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
dan tidak binasa dalam hina, serta tidak mendapat siksa yang pedih dan
di jauhkan dari segala marabahaya dan kematian yang sia-sia. Aamiin.

Kujadikan kemiskinan sebagai pelindung diri


Tak pernah ku pakai pakaian kehinaan tuk hati ini
Yang ku peroleh cukuplah sebagai pelindung diri
Dari kepongahan dan keburukan yang menghinakan diri
Hanya agama dan harga diri yang kupedulikan
Selainnya, tak sedikit pun ku hiraukan
Telah berlalu hari lalu, dan lusa ku tak tahu
Masih hidupkah aku, atau malah tiada

Wahai kaum remaja....


Bersyukurlah kepada Allah atas kebesaranNya
Ia begitu dekat, lebih dekat dari urat leher kita
Ia pemberi rizki bagi seluruh penghuni semesta
Baik orang badui maupun arab tak ada bedanya
Ia hamparkan bumi, langit, udara, laut, hujan juga
Demi kebaikan kita, jangan kau bangkangi Ia
Sungguh, semua orang kan tanggung amalnya

Dunia ini pinjaman yang harus kita kembalikan


Pesonanya sesaat, fana dan hanya fatamorgana
Yang berakal tak kan terkecoh kilau kemilaunya
110 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Karena ia tahu ada kehidupan abadi di sana
Orang beriman tak betah di negeri persinggahan
Karena, negeri persinggahan bukanlah tujuan
Dunia tak terpikir, akhiratlah yang jadi pikiran

111 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
PERMATA ARRAHMAN
Fatimah Azzahra

Hari ini adalah hari pertama aku berada dalam lingkaran baru, di
tempat yang baru, dan dengan orang-orang yang baru. Seketika aku
teringat saat aku pertama kali mengenal lingkaran ini. Lingkaran yang
telah berhasil merubahku menjadi wanita seutuhnya. Lingkaran yang
telah berhasil merubahku menjadi jauh lebih baik. Mengenalkan aku
dengan banyak hal belum pernah aku ketahui sebelumnya. Menjelaskan
semua hal yang selama ini membuatku bingung. Menjawab semua
permasalahan yang aku hadapi. Lingkaran itu bernama mentoring.
Assalamualaikum Mba.

Aku menghampiri seorang wanita yang sedang duduk sendirian


menggunakan kerudung berwarna biru tua di bawah pepohonan yang
rindang di depan ruang BEM.

Waalaikumussalam warahmatullah, jawab wanita itu sambil


tersenyum

Ini Mba Fatma? tanya aku kepada wanita yang masih tersenyum
lembut menyambut kedatanganku.

Fatma, perempuan yang mulai hari ini sampai nanti semester ini
berakhir yang akan menjadi pementorku. Belum pernah bertemu,
112 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
seperti awal aku mengenal Kak Riri pementorku saat aku baru
mengenal mentoring. Beliau yang selalu menyemangati ketika kau
merasa lelah dan malas untuk pergi mentoring, yang selalu siap
mendengarkan semua ceritaku, dan yang selalu bersedia meluangkan
waktunya untuk membimbing aku dan teman-temanku.

Iya de, ini siapa ya?

Aku Annisa Mba, maaf ya Mba kemarin aku ga ikut acara


GOM (Grand Opening Mentoring). Aku ada acara di luar kota

Iya, gak apa-apa de. Temen-temen yang lain dimana?

Kurang tau Mba, aku ga liat HP dari tadi berangkat.

Seperti biasa, awal perkenalan aku selalu canggung untuk


memulai pembicaraan. Mengalihkan perhatian dengan memainkan HP
atau menulis sesuatu di atas kertas. Meluapkan segala sesuatu yang
sedang aku rasakan memalui sajak.

De, kamu udah hubungin temen-temen kamu belum? Mba


Fatma menanyakan kembali kabar teman-temanku yang belum datang
juga.

Udah Mba, tapi belum dibales.

Lama aku dan Mba Fatma menunggu dengan keadaan diam


antara satu dan yang lain. Menyibukkan diri dengan HP masing-masing.
113 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Entah apa yang sedang Mba Fatma lakukan, sejauh ini aku hanya
sedang merindukan masa-masa SMA ku dahulu. Merindukan saat aku
pertama kali mengenal mentoring.

From: Meisya

Annisa, hari ini kamu mau dateng rohis ga?

Aku mau rohis nih. Temenin aku ya

Kamu kan kemarin udah ga dateng. Masa sekarang ga dateng


lagi sih?

Pagi-pagi sekali Meisya sudah menghubungi aku. Ah, aku masih


bingung ingin masuk rohis atau tidak. Aku tidak ingin ikut organsasi
yang terlalu sibuk dan memiliki banyak kegiatan.

From: Annisa

Iya Mei, nanti kita bareng ya..

Aku gamau kalo sendirian

From: Meisya

Oke, aku tunggu ya..

114 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Dengan susah payah aku mengumpulkan semangat untuk
berangkat rohis pagi ini. Belum tau apa yang akan terjadi nanti di
sekolah.

Mei.

Eh, Nissa udah dateng. Yuk masuk sebentar lagi mulai.

Untuk pertama kalinya aku memasuki masjid ini di hari libur.


Canggung dengan suasana yang sangat berbeda. Saat itu mataku
langsung sibuk mencari siapa saja teman sekelasku yang mengikuti
eskul rohis ini.

Lia ikut rohis juga? akhirnya aku berhasil menemukan satu


teman sekelasku.

Iya Nis, kamu baru dateng rohis ya? tanya Lia.

Iya Li, kemarin-kemarin belum sempet dateng heheh.

Setelah itu MC membuka acara rohis hari ini. Tidak seperti


eskul lain, rohis dibuka dengan tilawah Quran beserta terjemahannya.
Menurutku ini adalah sesuatu yang beda, hal yang baru aku alami
sepanjang hidupku dan ini akan menjadi kebiasaanku selama aku
menjadi anggota rohis di sekolahku.

Acara pertama adalah talim atau aku biasa menyebutnya


ceramah. Talim ini tidak membosankan seperti biasanya, suasana
115 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
yang nyaman karena rasa kekeluargaan yang sangat kental terdapat di
dalamnya. Setelah talim adalah mentoring. Inilah saat pertama aku
mengenal kalian.

Annisa, kamu nanti masuk kelompok aku aja ya, ujar Meisya.

Iya Mei

Aku dan Meisya mencari dimana lingkaran kecil itu berada.


Ternyata aku satu kelompok juga dengan teman sekelasku, yaitu Novi.
Tidak lama kami membuat lingkaran, tiba-tiba datang seorang wanita
dengan paras wajah yang lembut tersenyum kepada kami semua.

Assalamualaikum ucap wanita itu.

Gimana kabarnya? Kita ada temen baru ya? sambil perlahan


melihatku dan tersenyum.

Kenalan dulu yuk sama temen barunya.

Aku dan yang lainnya saling menyebutkan nama dan kelas


secara berurutan sesuai dengan posisi duduk yang melingkar. Terakhir
adalah pementor yang berkenalan.

Nama saya Riri Novita.

Kak Riri, begitu aku dan teman-teman yang lainnya memanggil


pementor kami. Beliau adalah alumni sekolah kami angkatan 2005.

116 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Beliau yang menemani awal-awal aku berhijrah. Menjelaskan materi-
materi yang belum pernah aku dapatkan di luar sana.

Seperti biasa awal berkenalan dengan seseorang aku merasa


canggung, malu-malu untuk berbicara lebih jauh dan enggan untuk
menceritakan banyak hal kepada Kak Riri dan teman-teman satu
lingkaran.

***

Tidak terasa waktu bergulir dengan cepat. Aku dan kalian


dengan mudahnya membaur menjadi satu. Seolah-olah sudah saling
mengenal sebelumnya. Tidak hanya dengan mereka yang berada dalam
lingkaran yang sama, tapi juga dengan anggota rohis lainnya. Allah
telah mempertemukan kita disini, di jalan ini. Melalui rohis kita
bertemu.

Kita sering melakukan berbagai hal bersama, melewati beberapa


kegiatan kepanitiaan dengan kompak. Saling mendukung satu sama
lain. Kita saling menjaga satu sama lain.

Perjalanan kita tidak selalu lancar, kita pun pernah bertengkar.


Dari masalah yang biasa sampai masalah yang menurutku sangat luar
biasa. Kita bisa melewatinya bersama.

Nanti kalo lulus tetep bareng-bareng ya, tiba-tiba Tia


berbicara seperti itu saat sedang makan bersama.
117 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Janji ya kita sama-sama terus. Kita ikutin jejaknya alumni yang
bisa bertahan sampe sekarang. Mereka bisa, kita juga pasti bisa, Lia
juga ikut mengeluarkan suara.

Janji? ucap Afra sambil menatap aku dan yang lain.

Janji!! akhirnya kalimat itu terucap. Perjanjian aku dan kalian


untuk selalu bersama, saling mengingatkan, dan saling menjaga mulai
dari kemarin, hari ini dan seterusnya.

Tidak lama setelah janji itu terucap hujan turun dengan


derasnya. Seolah ikut menyaksikan perjanjian kami dan tidak ingin
kami berpisah dengan cepat.

Eh ujan nih, pindah tempat yuk. Nanti basah kalo kita ga


pindah, aku mengajak yang lain untuk berpindah tempat karena tempat
yang kami tempati sedikit terkena hujan.

Kalian masih pada inget ga waktu awal kita kenal? Andini


kembali membuka pembicaraan.

Iya, masih inget. Kita dulu banyak banget ya, akhwat nya aja
sampe lima puluh lebih. Sekarang sedih tinggal kita doang, ujar Diah.

Begitulah jalan dakwah, tidak lancar seperti yang kita


bayangkan. Banyak kerikil-kerikil tajam yang siap menyambut kita.
Selalu ada yang berguguran dalam setiap perjalanan dakwah. Bertahan

118 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
atau gugur merupakan pilihan. Jika kita bertahan, maka kita harus
bersiap dengan semua masalah yang akan kita hadapi. Orang-orang
yang bertahan adalah orang-orang pilihan. Allah memberikan hadiah
istimewa untuk orang-orang yang berhasil bertahan, yaitu syurga.

Kita jangan berkurang lagi ya.. dimanapun nanti kita kuliah


jangan sampe berubah, sebisa mungkin tetep jaga komunikasi, nanti
lulus kuliah balik lagi kesini. Balik ketempat dimana kita telah
dipertemukan, ujar Lia.

Siap Li, ucap aku dan yang lain bersamaan.

Ujannya udah reda, pulang yuk.. udah sore juga. ajak Dini.

Karena terlalu asik mengenang masa lalu saat kita baru


mengenal sampai sekarang kita jadi lupa waktu. Apalagi ditambah
dengan kondisi hujan yang mendukung untuk terus lanjut bercerita.

***

Mulai hari ini dan seterusnya kalian metoring sama ka Latifa

Beberapa minggu terakhir sebenarnya memang aku dan teman-


teman yang lainnya sudah mentoring dengan ka Laifa karena ka Dewi
sudah sibuk. Tapi baru minggu ini diberitahu oleh alumni yang lain
kalau untuk selanjutnya etap mentoring dengan ka Latifa.

Asiikk sama ka Latifa lagi, Diah berseru senang


119 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Kita mulai yuk mentoringnya, ujar ka Latifa

Waktu terus berputar dengan cepat. Tak terasa sebentar lagi aku
dan teman-teman yang lainnya akan melaksanakan ujian Nasional.
Kami semua mulai disibukkan dengan segala persiapan ujian Nasional.
Mulai dari tugas yang semakin banyak, pendalaman materi, dan jadwal
les yang semakin padat. Semakin mendekati Ujian Nasional yang
datang untuk mentoring semakin sedikit. Bahkan tak jarang hanya aku
yang datang. Saat itulah aku lebih sering mentoring hanya berdua
dengan ka Latifa. Itu yang membuat kami semakin dekat.

Setelah ujian selesai kami lewati, aku dan yang lain semakin
sulit untuk bertemu. Entah untuk mentoring ataupun sekedar bermain
bersama. Kami telah memiliki kesibukan yang baru.

Sampai suatu hari ka Latifa ingin mengajak kami semua untuk


mentoring di luar sekolah. Akhirnya kami mencari waktu yang pas
supaya banyak yang bisa ikut mentoring.

Ka Latifa:

Kita mentoring di mangrove yuk de.

Aku:

Aku ikut, tapi aku gatau jalan ke sana ka.

Ka Latifa:
120 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
Yang lain gimana? Nanti kita kumpul di halte depan sekolah
aja ya jam 15.00 baru tentuin tempatnya

Ahsana:

Ahsana ikut ka.. oke ka.

Saat kami semua sudah berkumpul di halte sekolah angin


berhembus kencang meMbawa daun-daun yang berguguran ditepi jalan,
awan mendung pun mulai terlihat dan sebagian orang sudah memakai
mantel hujan. Pertanda hujan akan segera turun.

Kak, kita jadi ga? Mendung banget, kayanya mau ujan deh,
aku khawatir

In sya Allah ngga ko de. Yaudah biar ga kehujanan makanya


kita jalan sekarang yuk, ujar ka Latifa

Kami pun segera pergi menuju tempat yang telah ditentukan.


Perjalanan ini adalah yang sangat panjang. Ternyata kami semua tidak
ada yang mengetahui dimana taman mangrove itu berada. Berkali-kali
kami bertanya kepada orang yang kami jumpai.

Ketika ditengah perjalanan ternyata hujan turun sangat lebat.


Sebagian dari kami yang membawa mantel segera memakai mantel dan
yang tidak memakai mantel memakai jaket tebal berharap supaya tidak
terlalu basah. Kami tetap melanjutkan perjalanan dalam kondisi hujan

121 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
lebat. Memaksakan diri supaya cepat sampai tujuan karena kami sudah
terlanjur basah terkena hujan.

Setelah melewati berbagai rintangan akhirnya kami sampai


ditempat tujuan kami. Aku dan yang lainnya segera menuju sebuah
bangunan untuk berteduh.

Kita disini dulu aja sampe hujannya berenti, ucap Kak Latifa.

Oke Kak.

Setelah hujan reda kami segera mencari mushola untuk


melaksanakan sholat ashar. Sambil menunggu yang lain melaksanakan
sholat aku, Afra, Tia, dan Dede berjalan mengelilingi mushola dan
melihat-lihat bangunan apa saja yang berada di sekitar mushola.

Kami segera mencari tempat untuk mentoring.

Kita mentoring disini aja ka, nanti pas sunset bagus di deket
air.

Aku ikut sama kalian aja.

Mentoring pun dimulai..

***

Setelah selesai mentoring Kak Latifa mengajak kami untuk


menyanyikan nasyid doa robitoh bersamaan dengan terbenamnya

122 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?
matahari. Dengan suasana yang hening, ditemani dengan matahari yang
hampir kembali ketempat peristirahatannya. Kami menyanyikan nasyid
yang kami harap dapat menjadi kenangan yang akan kami ingat ketika
kami sudah tidak lagi bersama. Terdengar isak tangis yang tak dapat
ditahan. Semakin lama semakin jelas. Setelah nasyid selesai kami
segera berpelukan bersama meminta maaf atas semua kesalahan sejak
awal kami bertemu sampai sekarang. Hari semakin gelap, kami pun
segera memutuskan untuk pulang .sebelum pulang ka latifa menitipkan
pesan terakhir untuk kami.

Jangan lupa dengan hari ini. Kita pernah berdoa bersama


berharap Allah mengikat hati kita dengan ikatan ukhuwah yang kuat.
Semoga kita dipertemukan lagi di Jannah-Nya kelak. Aamiin.

123 | H a r u s k a h A k u J a t u h C i n t a ?