Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH MIKROBIOLOGI

KLASIFIKASI JAMUR BASIDIOMYCOTA DAN DEUTEROMYCOTA

KELOMPOK 1:

-Noviani Putri (150510160169)

-Ganda Rizki R.S. (150510160170)

-M. Haikal Kiram (150510160171)

-Indra Herliana (150510160172)

-Fathimah Salfi H. (150510160173)

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS PADJADJARAN

2016
DIVISI BASIDIOMYCOTA

Basidiomycetes memiliki spora yang disebut basidiospora. Sebagian besar


makrofungi yang kita kenal adalah Basidiomycota (Gandjar,et al., 2006).

Kebanyakan anggota basidiomycetes adalah cendawan, jamur payung, dan


cendawan berbentuk bola yang disebut juga jamur berdaging. Basidiospors yang
dilepas dari cendawan menyebar dan berkecambah menjadi hifa vegetatif yang
haploid disebut miselium primer. Pada banyak spesies miselium ini pada mulanya
berinti banyak, kemudian terjadi persekatan sehingga miselium berinti satu yang
haploid. Selanjutnya terjadi plasmogami antara dua hifa yang kompatibel
membentuk miselium sekunder yang berinti dua yang masing-masing haploid.
Miselium sekunder berbiak dengan cara khusus. Tiap inti membelah diri dan
belahan berkumpul lagi tanpa mengadakan karyogami, sehingga miselium sekunder
tetap berinti dua. Miselium sekunder yang telah terhimpun banyak membentuk
jaringan teratur membentuk basidiokarp dan basidiofor disebut miselium tersier.
Pada gills (lamella) di bagian ujung hifa berinti dua terbentuk probasidium setelah
terjadi karyogami, selanjutnya inti probasidium mengalami meiosis dan
menghasilkan Basidiospora. Basidiospora dapat bertangkaikan sterigma atau
langsung duduk pada Basidium/epibasidum (Dwidjoseputro, 1978). Gambar berikut
menunjukkan tubuh buah basidiomycetes dan siklus hidup dari basidiomycetes,
Meliputi kapang dan cendawan.

Karakteristik

- Cendawan adalah tubuh buah (basidiocarp) yang mengandung basidium dan


basidiospora.
- Pembiakan aseksual : konidiospora.
- Pembiakan seksual : basidiospora.
- Dari 25.000 species yang ada, tak ada yang menyebabkanpenyakit berat
pada manusia, kecuali Basidiella neoformans,penyebab kriptokokis (infeksi
merata pada aliran darah,SSP &organ-organ lain).
- Banyak yang dapat dimakan , misalnya jamur merang (Volvariellavolvaceae),
Jamur tiram (Pleurotes), shitake (Lentinus edodes),dll.
- Beberapa mengandung racun cukup kuat seperti Amanita
- phalloides.enurut Bold (1987).
Reproduksi Basidiomycota

1. Reproduksi secara aseksual: dengan membentuk spora konidia tapi jarang terjadi
reproduksi ini.
2. Reproduksi secara Seksual
1) Perkawinan antara 2 hifa berbeda jenis , hifa (+) dan hifa (-)
2) Mula-mula ujung hifa bersinggungan akan terjadi plasmogami. inti salah satu
berpindah ke hifa lain sehingga terbentuk hifa haploid dikariotik. hifa-hifa ini
membentuk miselinium yang dikariotik
3) miselinium yang dikariotik menjadi basidiosphora.
4) Pada ujung hifa basidiokarp, kedua inti haploid membentuk basidium berinti
diploid.
5) Inti diploid mengalami pembelahan meiosis membentuk 4 inti haploid.
6) Keempat inti haploid berkembang menjadi basidiospora.
7) Apabila basidiospora jatuh di tempat ang cocok akan berkecambah tumbuh
menjadi hifa bersekat dengan inti haploid (monokariotik)

Peran Basidiomycota yang Menguntungkan


Dewasa ini budidaya jamur (Mushrooming the mushroom) yang dapat
dikonsumsitelah banyak dilakukan orang yaitu dengan menggunakan limbah
pertanian sebagai media tumbuhnya. Budidaya jamur yang dapat dimakan (edible
mushroom) merupakan salah satu cara mengatasi kekurangan pangan dan gizi
serta menganekaragamkan pola komsumsi pangan rakyat (John Willey&Sons Inc,
1996: 510). Berikut contoh basidiomycota yang menguntungkan :
Jamur tiram atau hiratake (Pleurotus sp.), sebagai bahan dasar masakan dan
makanan ringan. Sumber protein nabati yang tidak mengandung kolesterol dan
mencegah timbulnya penyakit darah tinggi dan jantung, mengurangi berat badan
dan diabetes. Kandungan asam folatnya (vit. B-komplek) tinggi dan dapat
menyembuhkan anemia dan obat anti tumor, mencegah dan menanggulangi
kekurangan gizi dan pengobatan kekurangan zat besi.

Contoh kegunaan:

- Jamur kancing atau champignon (Agaricus bisporus), Jamur kancing


segar bebas lemak, bebas sodium, serta kaya vitamin dan mineral,
seperti vitamin B dan potasium. Jamur kancing juga rendah kalori, 5 buah
jamur ukuran sedang sama dengan 20 kalori. Selain sebagai sumber protein
nabati, juga dapat mengurangi resiko penyumbatan pembuluh darah koroner
pada penderita penyakit hipertensi dan jantung akibat kolesterol. Jamur ini
juga dimanfaatkan sebagai bahan baku kosmetik dan formula obat penghalus
kulit. Jamur kancing dimasak utuh atau dipotong-potong lebih dulu. Jamur
kancing cepat berubah warna menjadi kecoklatan dan hilang aromanya
setelah dipotong dan dibiarkan di udara terbuka. Jamur kancing segar
sebaiknya cepat dimasak selagi masih belum berubah warna.

- Jamur merang (Volvariella volvaceae) Sebagai bahan dasar masakan dan


makanan ringan. Kandungan antibiotiknya berguna untuk pencegahan
penyakit anemia, menurunkan darah tinggi dan pencegahan penyakit kanker.
Eritadenin dalam jamur merang dikenal sebagai penawar racun.

- Jamur kuping (Auricularia auricular), Jamur yang banyak dipakai


untuk masakan. Dapat dibuat sebagai sari buah dan jamur kuping, kuah
jamur kuping, dsb. Lendir yang terkandung di dalamnya berkhasiat untuk
menetralkan senyawa berbahaya (beracun) yang terdapat di dalam bahan
makanan, membuat sirkulasi darah lebih bebas bergerak dalam pembuluh
jantung, dan di Inggris digunakan sebagai obat sakit tenggorokan. Jamur
kuping bisa mengurangi dahak, memperkuat energi bermanfaat bagi
kecerdasan, menghilangkan kekeringan mengkuatkan tubuh, menyuburkan
rambut, melancarkan darah, merawat lambung, dan yang lebih penting dapat
menyapu bersih aneka macam sampah beracun di dalam tubuh anda.
- Jamur Ling zhi (Ganoderma lucidum), dari 80 spesies Ganoderma di
dunia yang telah diketahui berkhasiat obat, hanya spesies Ganoderma
lucidum yang paling banyak dan populer digunakan sebagai obat karena
mengandung bahan aktif berupa germanium organik hingga mencapai 2000
ppm dan polisakarida. Kedua zat (Germanium organik dan polisakarida) aktif
dan kombinasinya hanya ditemukan pada jamur Ling-zhi. Germanium organik
(GE+32) merupakan unsur kimia yang dapat larut dalam air, memiliki sifat
semi konduktor netral dan mudah bersatu dengan elektron dan substansi
lain. GE juga termasuk semacam oksida sekui (bentuk dari suatu kombinasi
oksida) yang memungkinkan logam berat dalam tubuh diikat dan dikeluarkan
dalam waktu 20 jam. Kandungan germanium organik pada Ling-zhi antara
800-2000 ppm, berarti lebih tinggidibandingkan ginseng (GE hanya 250-320
ppm) yang selama ini populer di masyarakat sebagai obat unggul. Ling zhi
memiliki sifat rasa pedas, pahit, dan hangat. Mengonsumsi ramuan dari ling
zhi memiliki efek bersifat melindungi organ tubuh, membangun
(constructive), mengobati, dan berdampak positif terhadap penyembuhan
organ lain yang sakit. Sejauh ini belum pernah ditemukan efek negatif yang
ditimbulkan setelah mengonsumsi ramuan ling zhi.

Contoh kegunaan :
- Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit
- Menjaga dan mempertahankan vitalitas tubuh sehingga tetap sehat dan
bugar
- Meningkatkan dan memelihara proses metabolisme tubuh
- Membersihkan senyawa-senyawa yang bersifat toksin dari dalam tubuh
- Menurunkan kandungan gula dan kolesterol dalam darah
- memperkuat kerja jantung
- Herbal anti-diabetes, anti-hipertensi, anti-alergi, antioksidan, anti-[inflamasi],
anti-hepatitis, analgesik, anti-HIV, serta perlindungan terhadap liver, ginjal,
hemoroid atau wasir, anti-tumor, dan sistem imunitas (kekebalan tubuh).

Jamur shiitake (Lentinus edodes), jamur ini biasa digunakan sebagai bahan
makanan. Spora Shiitake dikenal dapat meredakan efek serangan influenza,
menghambat pertumbuhan sel kanker, leukemia dan rheumatik. Enzim-enzim yang
terkandung di dalam jamur dapat memproduksi asam amino tertentu yang mampu
mengurangi kadar kolesterol dan menurunkan tekanan darah, dapat menghambat
pertumbuhan sel virus, dan lain-lain.

Jamur enokitake (Flammulina velutipes), dikenal juga sebagai jamur musim


dingin (winter mushroom)

Jamur maitake (Grifola frondosa), mengeluarkan aroma harum kalau dimasak,


dikenal dalam bahasa Inggris sebagai hen of the woods.

Jamur matsutake (Tricholoma matsutake), jamur langka yang belum berhasil


dibudidayakan dan diburu di hutan pinus wilayah beriklim sejuk.(M Kobori, M Yoshida,
M Ohnishi-Kameyama, dan H Shinmoto, 2010 :1)
1. Melalui pemanfaatan bahan-bahan limbah di sekitar kita akan menjadikan
lingkungan kita bersih, indah, dan sehat.
2. Bududaya jamur dapat diusahakan tanpa menggunakan lahan yang luas.
3. Produk jamur dapat dimanfaatkan untuk menambah gizi atau menu serta
dapat menambah pendapatan keluarga.
4. Kompos bekas media tanam dapat langsung digunakan untuk pupuk kolam
ikan, makanan ikan, dan untuk memelihara cacing.

Basidiomycota yang merugikan


Tidak semua basidiomycota menguntungkan, ada pula yang merugikan, antara lain :
a. Puccina graminis atau jamur karat

Jamur ini termasuk Ordo Uredinales (Rust Fungi). Jamur ini tidak mempunyai
basidiokarp. Hidup parasit pada rumput, gandum, murbei, dan lain-lain. Miselium
jamur ini tidak menelusup jauh dari tempat infeksinya dan membentuk bercak
seperti karat, sehingga disebut jamur karat (Indrawati Gandjar & Wellizar S, 2006:
86).

b. Ustilago maydis
Ustilago maydis adalah cendawan penyebab penyakit gosong bengkak
pada jagung (corn smut). Cendawan ini merupakan dimorfik, artinya dalam siklus
hidupnya dapat terjadi dua bentuk, yaitu membentuk sel khamir dan
membentuk miselium. U. maydis umumnya menyerang tongkol jagung dengan
masuk ke dalam biji dan menyebabkan pembengkakan serta terbentuknya kelenjar.
Pembengkakan akan mengakibatkan kelobot rusak dan kelenjar pecah
hingga spora U. maydis dapat menyebar (Jos Ruiz-Herrera, Alfredo D. Martnez-
Espinoza (1998: 149158).

c. Amanita muscaria

Sumber : http://id.wikipedia.org
Jamur ini adalah jamur beracun yang termasuk ke dalam golongan basidiomycota.
Jamur ini memiliki warna yang bervariasi, mulai dari merah terang, jingga, kuning,
hingga putih. A. muscaria dapat ditemukan di berbagai daerah di seluruh dunia
karena jamur ini mampu tumbuh di berbagai suhu, mulai dari suhu dingin seperti di
kutub hingga daerah tropis sekalipun. Namun, ciri khas dari jamur ini adalah adanya
bercak-bercak putih di bagian kepala. A. muscaria memang terkenal sangat beracun
karena dalam 2-3 jam setelah menghirup jamur ini dapat
terjadi diare, vertigo, koma, muntah, dan beberapa efek lainnya.Pada bagian tubuh
buah dari jamur ini, terdapat senyawa asam ibotenat dan muscimol yang
bersifat halusinogen dan psikoaktif. Senyawa tersebut dapat mempercepat
mengganggusistem saraf, denyut jantung, mulut kering dan halusinasi (Thomas J.
Volk, 1999).

DIVISI DEUTEROMYCOTA

Deuteromycota berasal dari 2 kata yaitu deutero yang artinya urutan kedua atau
tidak sempurna, dan mycota yang artinya fungi. Jadi, ia adalah jamur kelas dua atau
jamur yang tidak sempurna.Deuteromycota awalnya adalah suatu kelas dari jamur
yang setara dengan Basidiomycota, Ascomycota, dan sebagainyayang hanya
diobservasi dari morfologi dan fisiologinya saja, namun cara perkembangbiakan
secara generatif tidak atau belum ditemukan atau belum diketahui. Semua jamur
yang "tidak jelas" seperti itu masuk ke Deuteromycota. Namun sejak tahun 1990an,
takson Deuteromycota sudah tidak ada lagi, para ahli mycologi sepakat untuk
memasukkan jamur-jamur yang ada pada Deuteromycota ke kelas lain sesuai
dengan aspek fisiologis dan morfologisnya, lalu dengan adanya konsep
pengklasifikasian berbasis DNA, jamur-jamur ex-Deuteromycota berpindah-pindah
lagi, namun bukan secara kelas melainkan pada tingkatan famili atau genus.

Jamur Deuteromycota adalah jamur yang berkembang biak dengan konidia dan
belum diketahui tahap seksualnya. Tidak ditemukan askus maupun basidium
sehingga tidak termasuk dalam kelas jamur Ascomycota atau Basidiumycota. Oleh
karena itu, jamur Deuteromycota merupakan jamur yang tidak sempurna (jamur
imperfeksi).
Divisi ini disebut juga fungi imperfecti atau jamur tidak sempurna.Divisi ini seolah
dibuat untuk mengelompokkan semua jamur yang tidak termasuk ke dalam divisi
lainnya.Ciri utama dari divisi ini adalah belum diketahuinya reproduksi seksual
selama siklus hidupnya.Jamur Deuteromycota hanya ditemukan di daratan.Sebagian
besar anggota divisi ini kemungkinan berkerabat dengan Ascomycota karena
adanya pembentukan konidia.Sisanya kemungkinan adalah Zygomycota dan
Basidiomycota yang tidak melakukan reproduksi seksual. Jika studi lebih lanjut pada
suatu spesies Deuteromycota menunjukan adanya reproduksi seksual, maka
spesies itu akan dikeluarkan dari divisi ini.

Karakteristik Jamur Deuteromycota

1. Hifa bersekat

2. Tubuh berukuran mikroskopis

3. Bersifat multiseluler

4. Tidak berklorofil

5. Eukariotik

6. Heterotrof

7. Dinding sel tersusun atas zat kitin

8. Tergolong kedalam fungi imperfect yang banyak menimbulkan penyakit pada


tanaman budidaya dan manusia.

9. Merupakan fingi yang tidak sempurna karena tidak memiliki askus/ basidium.

10. Bersifat parasit pada ternak dan ada yang hidup saprofit pada sampah dan sisa-
sisa makanan

11. Reproduksi aseksual dengan konidium dan seksual belum diketahui

12. Hidup didaratan dan tempat lembab.

Peranan

1. Peranan yang Menguntungkan


a. Monilia sitophila digunakan untuk pembuatan oncom.

b. Penicillium chrysogenum dan berperan dalam industri antibiotic

c. Penicillium notatum penghasil antibiotik penisilin

d. Penicillium roqueforti dan Penicillium camemberti sering digunakan


dalam pembuatan keju.

e. Aspergillus niger untuk menjernihkan sari buah

f. Aspergillus oryzae digunakan untuk melunakkan adonan roti

g. Aspergillus wentii digunakan untuk pembuatan kecap, tauco, sake, dan


asam oksalat.

2. Peran yang Merugikan

a. Epidermophyton floocosum, menyebabkan kutu air.

b. Epidermophytonmicrosporum, penyebab penyakit kurap.

c. Melazasia fur-fur, penyebab panu.

d. Altenaria sp, hidup pada tanaman kentang.

e. Fusariumsp, hidup pada tanaman tomat.

f. Trychophyton tonsurans, menimbulkan ketombe di kepala

g. Sclerothium rolfsie, menyebabkan penyakit busuk pada tanaman

h. Helminthosporium oryzae, menimbulkan noda berwarna hitam pada


daun.

i. Candida albicans, menyebabkan infeksi pada vagina.

j. Chaclosporium sp, parasit pada buah-buahan dan sayuran

k. Diplodiasp parasit pada tanaman jagung

l. Verticillium sp banyak menyerang bibit tanaman.


m. Epidermophyton sp,Microsporium sp, dan Trichophyton spmenyebabkan
penyakit dermatofitosis (penyakit pada kulit, rambut, dan kuku) pada hewan
dan manusia.

n. Aspergillus spparasit yang menimbulkan penyakit aspergillosis yang


menyerang paru-paru pada manusia, yaitu Aspergillus flavus. A. Fumigatus
adalah penyebab infeksi saluran pernapasan.