Anda di halaman 1dari 17

CRITICAL BOOK REPORT

Mata Kuliah Teknik Sampling

Disusun oleh :

Nama : Yusuf Sadewo

NIM : 4133230037

Kelas : Matematika Nondik 2013

PROGRAM STUDI MATEMATIKA


JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2017
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas
berkat dan Rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah
mata kuliah Teknik Sampling ini yang berjudul Critical Book Report. Penulis
berterima kasih kepada Ibu dosen yang bersangkutan yang sudah memberikan
bimbingannya.
Penulis juga menyadari bahwa tugas ini masih banyak kekurangan oleh
karena itu penulis minta maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan penulis juga
mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna kesempurnaan tugas ini.
Akhir kata penulis ucapkan terima kasih semoga dapat bermanfaat dan
bisa menambah pengetahuan bagi pembaca.

Medan, Maret 2017

Penulis

1
DAFTAR ISI

Kata Pengantar....................................................................................................
i
Daftar Isi...............................................................................................................
ii
BAB I : PENDAHULUAN
A.Latar Belakang......................................................................................
............................................................................................................1
B.Tujuan...................................................................................................
............................................................................................................2
C.Bibliografi.............................................................................................
............................................................................................................2
1. Buku Utama (Buku Satu)............................................................
.....................................................................................................2
2. Buku Bandingan (Buku Dua)......................................................
.....................................................................................................3
BAB II : RINGKASAN BUKU
A. Ringkasan Buku Utama (Buku Satu)..................................................
............................................................................................................4
B. Ringkasan Buku Bandingan (Buku Dua)...........................................
............................................................................................................8
BAB III : PEMBAHASAN
A.Analisis Buku........................................................................................
............................................................................................................11
B.Kelebihan dan Kekurangan...................................................................
............................................................................................................11
3. Kelebihan Buku...........................................................................
.....................................................................................................11
4. Kekurangan Buku........................................................................
.....................................................................................................12
BAB IV : KESIMPULAN DAN SARAN

2
A.Kesimpulan...........................................................................................
............................................................................................................13
B.Saran.....................................................................................................
............................................................................................................13

3
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Teknik sampling adalah cara yang dilakukan untuk mendapatkan sampel
sesuai dengan harapan si pengambil keputusan agar diperoleh sampel yang
representatif dan dapat mewakili populasi yang sebenarnya. Untuk menentukan
teknik sampling ini, yang selalu menjadi perhatian utama adalah bagaimana agar
sampel yang diperoleh nantinya akan dapat dinyatakan sebagai representasi dari
populasi yang sedang diteliti dan tidak menghasilkan hasil analisis yang bias.
Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek
yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti
untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi bukan hanya
orang, tetapi juga benda-benda alam yang lain. Populasi juga bukan sekedar
jumlah yang ada pada obyek/subyek yang dipelajari, tetapi meliputi seluruh
karakteristik/sifat yang dimiliki oleh obyek atau subyek tersebut. Bahkan satu
orangpun dapat digunakan sebagai populasi, karena satu orang itu mempunyai
berbagai karakteristik, misalnya gaya bicara, disiplin, pribadi, hobi, dan lain-lain.
Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh
populasi tersebut. Apabila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari
semua yang ada populasi, hal ini dikarenakan adanya keterbatasan dana, tenaga
dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi
tersebut. Apa yang dipelajari dari sampel itu, kesimpulannya akan diberlakukan
untuk populasi. Oleh karena itu sampel yang akan diambil dari populasi harus
betul-betul representatif (dapat mewakili).
Terdapat berbagai teknik sampling untuk menentukan sampel yang akan
digunakan dalam penelitian. Teknik sampling pada dasarnya dapat dikelompokkan
menjadi dua yaitu probability sampling dan non probability sampling. Probability
sampling adalah teknik sampling yang memberikan peluang/ kesempatan yang
sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel.
Teknik ini meliputi simple random sampling, proportionate stratified random
sampling, disproportinate statified random sampling dan cluster sampling (area

1
sampling). Sedangkan non probability sampling adalah teknik yang tidak
memberikan peluang/ kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi
untuk dipilih menjadi sampel. Teknik ini terdiri sampling sistematis, sampling
kuota, sampling aksidental, sampling purposive, sampling jenuh dan snowball
sampling. Menentukan ukuran sampel merupakan bagian dari teknik sampling,
dimana jumlah anggota sampel sering dinyatakan dengan ukuran sampel. Jumlah
sampel yang 100% mewakili populasi adalah sama dengan populasi. Makin besar
jumlah sampel mendekati populasi, maka peluang keselahan generalisasi semakin
kecil dan sebaliknya makin kecil jumlah sampel menjauhi populasi, maka makin
besar kesalahan generalisasi.

B. TUJUAN
Adapun tujuan dari Critical Book Report adalah :
1. Agar kita bisa belajar dan memahami serta menganalisis baik dan buruknya
dari isi buku tersebut juga menambah wawasan.
2. Agar kita bisa belajar berfikir kritis untuk mengemukakan pendapat kita
mengenai isi buku tersebut.
3. Agar kita bisa memilih dan mengetahui mana buku yang menurut kita
mudah dimengerti gaya bahasanya, mudah dipahami, memilih topik atau
pokok pembahsan yang baik dan mudah dicerna.
4. Agar kita dapat megambil maanfaat yaitu sisi positif dari buku tersebut.

C. BIBLIOGRAFI
1. Buku Utama ( Buku Satu )
Judul Buku : Teknik Penarikan Sampel
Pengarang : William G. Cochran
Penerjemah : Rudiansyah, Erwin R. Osman
Penerbit : Universitas Indonesia
Tahun Terbit : 2010 (Cetakan Ketiga)
ISBN : 979-456-079-8
Tebal Buku : xix + 488 halaman

2
2. Buku Bandingan (Buku Dua)
Judul : Teknik Sampling Untuk Survey
& Eksperimen
Penulis : Prof. J. Supranto, M.A., APU.
Penerbit : Rineka Cipta
Tahun Terbit : Februari 2007 (Cetakan Keempat)
ISBN : 979-518-314-1
Tebal Buku : xii + 336 halaman

3
BAB II
RINGKASAN BUKU

A. RINGKASAN BUKU UTAMA (BUKU SATU)


Buku Teknik Penarikan Sampel karangan William G. Cochran ini
membahas materi yang melingkupi tentang teknik-teknik yang kita gunakan untuk
penarikan sampel dalam suatu penelitian walaupun belum mencakup keseleruhan.
Berikut adalah bab-bab yang dibahas didalam buku ini, anatara lain :

Bab 1 : Pendahuluan
Subbab terdiri atas : kegunaan metode penarikan sampel, beberapa kegunaan dari
survei sampel, tahap-tahap penting dalam survei sampel, peranan teori penarikan
sampel, probabilitas penarikan sampel, alternatif penarikan sampel berpeluang,
penggunaan distribusi normal, bias dan pengaruhnya serta rata-rata kesalahan
kuadrat.

Bab 2 : Penarikan Sampel Acak Sederhana (SAS)


Subbab terdiri atas : penarikan SAB, pemilihan SAB, definisi dan notasi, sifat-
sifat perkiraan, varians perkiraan, koreksi populasi terbatas, perkiraan kesalahan
baku dari sebuah sampel, batas keyakinan, alternatif metode pembuktian,
penarikan sampel acak dengan pengembalian, perkiraan rasio, perkiraan rata-rata
seluruh subpopulasi, perkiraan mengenai jumlah subpopulasi, perbandingan
antara rata-rata domain, validalitas dari pendekatan normal, serta penduga linear
dari rata-rata populasi

Bab 3 : Penarikan Sampel dengan Proporsi dan Persentase


Subbab terdiri atas : karakteristik kualitatif, varians dan perkiraan sampel,
pengaruh dari proporsi P pada kesalahan baku, distribusi binomial, distribusi
hipergeometrik, batas keyakinan, pengklarisifikasian kedalam lebih dari dua kelas,
batas keyakinan dengan lebih dari dua kelas, distribusi bersyarat dari p, proporsi
dan jumlah seluruh subpopulasi, perbandingan antara domain yang berbeda, serta
perkiraan proporsi dalam penarikan sampel berkelompok.

4
Bab 4 : Perkiraan Ukuran Sampel
Subbab terdiri atas : sebuah contoh hipotesis, analisis masalah, spesifikasi
ketelitian, rumus untuk ukuran sampel n dalam penarikan sampel untuk proporsi,
item yang jarang terdapat kebalikan penarikan sampel, rumus untuk n dengan data
kontinu, perkiraan varians populasi, ukuran sampel dengan lebih dari satu item,
ukuran sampel bila perkiraan diinginkan untuk sunkelompok populasi, ukuran
sampel dalam keputusan masalah, serta pengaruh rancangan.

Bab 5 : Penarikan Sampel Acak Berlapis (SAB)


Subbab terdiri atas : tentang uraian, notasi, sifat-sifat dari perkiraan, perkiraan
varians dan batas keyakinan, alokasi optimum, ketelitian relatif pada penariakan
SAB dan penariakan SAB, bilamanakah pelapisan membutuhkan manfaa besar
dalam ketelitian?, alokasi yang membutuhkan lebih dari 100 persen penarikan
sampel, perkiraan ukuran sampel dengan data kontinu, penarikan sampel berlapis
untuk proporsi, manfaat ketelitian dalam penarikan sampl berlapis untuk proporsi,
serta perkiraan untuk ukuran sampel dengan proporsi.

Bab 5A : Masalah Lanjutan dari Penarikan Sampel Berlapis


Subbab terdiri atas : pengaruh penyimpangan dari alokasi optimum, pengaruh
kesalahan dalam ukuran lapisan, masalah alokasi dengan lebih dari satu item,
metode lain dari alokasi dengan lebih dari satu item, pelapisan dua arah dengan
sampel kecil, pembentukan lapisan, jumlah lapisan, pelapisan setelah pemilihan
sampel, penarikan sampel kuota, perkiraan dari sebuah sampel mengenai
keuntungan pelapisan, perkiraan varians dengan satu unit per lapisan, lapisan
sebagai domain penelitian, perkiraan jumlah dan rata-rata subpopulasi, serta
penarikan sampel dari dua kerangka.

Bab 6 : Penduga Rasio


Subbab terdiri atas : metode-metode perkiraan, penduga rasio, pendekatan varians
untuk perkiraan rasio, perkiraan varians dari sebuah sampel, batas keyakinan,
perbandingan perkiraan rasio sebagai sebuah penduga tidak bias linier terbaik,

5
bias perkiraan rasio, ketepatan rumus untuk varians dan perkiraan varians,
perkiraan rasio dalm penarikan SAB, perkiraan rasio gabungan, perbandingan dari
perkiraan gabungan dan perkiraan terpisah, penghitungan singkat dari perkiraan
varians, alokasi optimum dengan perkiraan rasio, jenis perkiraan rasio uang tidak
bias, perbandingan metode, peningkatan hasil perkiraan varians, perbandingan dua
rasio, rasio dari dua rasio, perkiraan rasio variabel berganda serta produk penduga.

Bab 7 : Penduga Regresi


Subbab terdiri atas : perkiraan regresi linier, perkiraan regresi dengan b ditentukan
lebih dulu, perkiraan regresi bila b dihitung dari sampel, perkiraan varians sampel,
perbandingan sampel besar dengan perkiraan rasio dan rata-rata per unit, ketelitian
dari rumus sampel untuk V y lr dan v y lr , bias dari perkiraan regresi linear,
penduga regresi linier dengan model regresi linier, perkiraan regresi dalam
penarikan sampel berlapis, perkiran koefisien regresi dari sampel, serta
perbandingan dari dua jenis perkiraan linier.

Bab 8 : Penarikan Sampel Sistematik


Subbab terdiri atas : pendahuluan, hubungan penarikan sampel sistematik dengan
penarikan sampel berkelompok, varians dari perkiraan rata-rata, perbandingan
penarikan sampel sistematik dengan SAB, populasi dalam susunan acak,
populasi dengan trend linear, metode untuk populasi dengan trend linear, populasi
dengan variasi berkala, populasi yang berautokorelasi, populasi alamiah,
perkiraan varians dari sebuah sampel tunggal, penarikan sampel sistematik
berlapis, serta penarikan sampel berlapis dalam dua dimensi.

Bab 9 : Penarikan Sampel Berkelompok Satu Tahap: Kelompok-


Kelompok dengan Ukuran Sama
Subbab terdiri atas : Alasan penggunaan penariakan sampel berkelompok, sebuah
aturan yang sederhana, perbandingan ketelitian yang dibuat dari data survei,
varians dalam hubungan dengan korelasi antar-kelompok, d=fungsi-fungsi
varians, fungsi biaya, serta penarikan sampel berkelompok untuk proporsi.

6
Bab 9A : Penarikan Sampel Berkelompok satu tahap: Kelompok-kelompok
dengan Ukuran Tidak Sama
Subbab terdiri atas : unut-unit kelompok dengan ukuran tidak sama, ukuran
penarikan sampel dengan probabilitasproporsional, pemilihan dengan probabilitas
tidak sama dan pengembalian, besarnya ukuran optimum, ketepatan relatif dari
tiga teknik, penarikan sampel dengan probabilitas tidak sama tanpa pengembalian,
penduga Horvitz-Thompson, metode Brewer, metoe Murthy, metode-metode yang
berhubungan dengan penarikan sampel sistematik, metode Rao, Harley, Cochran,
perbandingan secara numerik, serta perkiraan berlapis dan rasio.

Bab 10 : Subpenarikan Sampel dengan Unit-unit Berukuran Sama


Subbab terdiri atas : penarikan sampel dua tahap, penentuan rata-rata dan varians
pada penarikan sampel, varians dari perkiraan rata-rata penarikan sampel dua
tahap, perkiraan varians sampel, perkiraan proporsi, penarikan sampel optimum
dan fraksi subpenarikan sampel, perkiraan mopt dari suatu plot survei,
penarikan sampel tiga tahap, penarikan sampel berlapis dan unit-unitnya, serta
alokasi optimum dengan penarikan sampel berlapis.

Bab 11 : Subpenarikan Sampel dengan Unit-unit Berukuran Tidak Sama


Subbab terdiri atas : pengantar, metode penarikan sampel bila n=1, perkiraan
ukuran penarikan sampel dengan probabilitas proporsional, ringkasan metode-
metode untuk n=1, metode penarikan sampel bila n>1, Dua hasil yang berguna,
unit-unit terpilih dengan probabilitas sama: penduga tidak bias, unit-unit terpilih
dengan probabilitas sama: ukuran perkiraan, unit-unit dipilih tanpa pengembalian,
perbandingan metode, rasio terhadap variabel lainnya, pemilihan fraksi penarikan
sampel dan subpenarikan sampel, probabilitas sama, probabilitas pemilihan
optimum, penarikan sampel optimum, dan tingkat subpenarikan sampel optimum,
penarikan sampel berlapis penduga tidak bias, perkiraan rasio, penduga-penduga
nonlinear dalam survei kompleks, perluasan deret Taylor, peniruan berulang yang
teratur, metode Jacknife, serta perbandingan dari tiga pendekatan.

7
Bab 12 : Penarikan Sampel Ganda
Subbab terdiri atas : penjelasan teknik, penarikan sampel ganda untuk pelapisan,
alokasi optimum, perkiraan varians dalam penarikan sampel ganda untuk
pelapisan, penarikan sampe ganda untuk perbandingan analitis, penduga regresi,
alokasi optimum dan perbandingan dengan penarikan sampel tunggal, perkiraan
varian pada penarikan sampel ganda untuk regresi, penduga rasio, penariakn
sampel berulang dari populasi yang sama, penarikan sampel pada dua
kesempatan, penarikan sampel pada lebih dari dua kesempatan, serta
penyederhanaan dan pengembangan lebih lanjut.

Bab 13 : Sumber-sumber Kesalahan dalam Survei


Subbab terdiri atas : pendahuluan, pengaruh nonresponden, jenis-jenis
nonresponden, kunjungan ulang, sebuah metode matematik dari pengaruh
kunjungan ulang, fraksi penarikan sampel optimum di antara nonresponden,
penyesuaian untuk bias tanpa kunjungan ulang, sebuah model matematik untuk
kesalahan pengukuran, pengaruh bias konstan, pengaruh kesalahan yang tidak
berkorelasi di dalam sampelnya, pengaruh korelasi antarsampel di antara
kesalahan pengukuran, ringkasan pengaruh kesalahan pengukuran, penelitian
kesalahan pengukuran, pengukuran subsampel berulang, antarpenyerapan
subsampel, kombinasi dari penerapan dan pengukuran berulang, pertanyaan peka:
Respon pengacakan, pertanyaan kedua yang tidak berhubungan, serta kesimpulan.

B. RINGKASAN BUKU BANDINGAN (BUKU DUA)


Buku Teknik Sampling karangan Prof. J. Supranto, M.A., APU. ini
membahas tentang pengertian teknik sampling, dasar-dasar teknik sampling,
teknik-teknik penarikan sampel dalam suatu penelitian dan soal-soal latihan.
Berikut adalah bab-bab yang dibahas didalam buku ini, anatara lain :

Bab I : Arti Pentingnya Sampling Serta Beberapa Istilah Pokok Untuk


Mempelajarinya
Subbab terdiri atas : alasan menggunakan teknik sampling dan konsekuensinya
dalam pengambilan keputusan, arti dan kegunaan data statistik serta beberapa
istilah pokok, beberapa istilah pokok, variabel acak, fungsi probabilitas dan dalil
Tchebyshef, cara menggunakan tabel normal dan t, nilai harapan variabel acak,
prosedur pelaksanaan suatu survei/ eksperimen.

8
Bab II : Teori Dasar Sampling
Subbab terdiri atas : cara pemilihan elemen anggota sampel, distribusi sampling,
kesalahan sampling dan dalil batas pusat, memperkirakan kesalahan sampling,
peranan teori sampling, sampling acak, bias dan pengaruh yang ditimbulkan,
perkiraan tunggal dan interval serta desain survei.

Bab III : Sampling Acak Sederhana


Subbab terdiri atas : arti sampling acak sederhana dan cara meilih elemen anggota
sampel, cara membuat perkiraan rata-rata dan total, cara membuat perkiraan
interval rata-rata (=U), cara membuat perkiraan interval total (=T), cara
menentukan besarnya sampel (=n) untuk membuat perkiraan rata-rata dan total,
membuat perkiraan proporsi (= persentase), menentukan besarnya sampel untuk
memperkirakan proporsi.

Bab IV : Sampling Acak Berlapis


Subbab terdiri atas : perlunya stratifikasi, arti sampling acak berlapis, perkiraan
interval untuk rata-rata dan total, penentuan besarnya sampel untuk
memperkirakan rata-rata dan total, cara mengalokasikan sampel ke setiap stratum,
cara memperkirakan proporsi sebenarnya, memperkirakan besarnya sampel untuk
memperkirakan proporsi dan mengalokasikannya ke setiap stratum, kesalahan
dalam stratifikasi dan konsekuensinya.

Bab V : Cara Memperkirakan Rasio


Subbab terdiri atas : arti korelasi dan perkiraan rasio, survei yang memerlukan
penggunaan pemeriksa rasio, perkiraan rasio dengan menggunakan sampling acak
sederhana, penentuan besarnya sampel, bilamana perkiraan rasio harus
dipergunakan.

Bab VI : Sampling Kelompok (Cluster)


Subbab terdiri atas : arti dan pentingnya sampling kelompok, cara mangambil
sampel kelompok, perkiraan rata-rata dan total (= jumlah), cara menentukan
besarnya sampel untuk memperkirakan proporsi, cara memperkirakan proporsi,
menentukan besarnya sampel untuk memperkirakan proporsi.

Bab VII : Sampling Kelompok Dua Tingkat dan Sampling Sistematis


Subbab terdiri atas : arti sampling kelompok dua tingkat dan pemilihan sampel,
cara memperkirakan rata-rata dan total, perkiraan rasio untuk rata-rata, cara
memperkirakan proporsi, sampling sistematis, cara menarik sampel,

9
memperkirakan rata-rata dan total, cara memperkirakan proporsi, cara
menentukan besarnya sampel, sampling sistematis terulang.

10
BAB III
PEMBAHASAN

A. ANALISIS BUKU
Kedua buku ini membahas tentang Teknik Sampling yaitu cara-cara yang
dilakukan untuk melakukan penarikan sampel pada suatu penelitian. Dalam buku
William G. Cochran yang berjudul Teknik Penarikan Sampel, cakupan materi
yang dibahasnya sangat luas dan lebih rinci. Dalam buku Prof. J. Supranto, M.A.,
APU. yang berjudul Teknik Sampling Untuk Survey & Eksperimen, dibahas
secara lebih ringkas walaupun tidak mencakup seluruh materi yang ada pada buku
Teknik Penarikan Sampel. Tetapi pada buku Teknik Sampling Untuk Survey &
Eksperimen dilengkapi dengan contoh soal untuk beberapa kasus yang berbeda
dan pada lampiran terdapat tabel yang digunakan dalam pembahasan di buku,
seperti tabel t dan tabel normal.

B. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN


1. Kelebihan Buku
Pada buku karangan Cochran, materi yang dibahas lebih lengkap dan
dilengkapi dengan latihan soal yang berguna sebagai bahan latihan bagi para
pembaca. Buku Teknik Penarikan Sampel karangan William G. Cochran ini
merupakan buku terjemahan, tetapi kalimat-kalimatnya cukup jelas dan mampu
memberikan pemahaman bagi para pembaca. Buku ini juga menyertakan teorema-
teorema pendukung dan beberapa kutipan dari buku-buku terdahulu untuk
memperjelas materi pada tiap babnya.
Pada buku karangan Supranto, materi yang dibahas lebih ringkas dan
menggunakan bahasa yang padat. Pada buku ini juga dilengkapi dengan contoh-
contoh soal/ kasus yang bervariasi sehingga mempermudah pembaca dalam
memahami materi pada tiap babnya. Buku ini juga melampirkan tabel-tabel yang
diperlukan dalam mengerjakan soal seperti tabel binomial, tabel normal, tabel t,
tabel bilangan acak beserta cara membaca tabel normal dan tabel t. Lampiran ini
tentu sangat membantu pembaca dalam pengerjaan masalah teknik sampling tanpa
perlu mencarinya dari sumber lain.

11
2. Kekurangan Buku
Pada buku karangan Cochran, kata-kata yang digunakan terlalu banyak dan
bertele-tele sehingga akan membuat pembaca agak kesulitan dalam memahami
beberapa teori pada tiap babnya. Pengetikan pada buku Teknik Penarikan Sampel
ini ada beberapa yang tidak beraturan di bagian spasi dan line spacing. Contoh-
contoh soal dan kasus pada buku ini juga kurang banyak dibandingkan buku
karangan Supranto.
Pada buku karangan Supranto, pengetikan equation-nya kurang rapi
sehingga terlihat bertumpuk antar equation. Pembahasan pada buku ini juga
kurang lengkap apabila dibandingkan dengan buku karangan Cochran. Ada
beberapa notasi yang tidak dijelaskan pada beberapa rumus, dan adanya
perbedaan notasi antar rumus sehingga akan membuat bingung para pembaca.

12
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN
Dari hasil analisis yang dilakukan, didapati bahwa masing-masing buku
memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Untuk teori dan penjelasan yang
lengkap beserta teorema pendukung, sangat disarankan menggunakan buku
karangan William G. Cochran yang berjudul Teknik Pengambilan Sampel.
Sedangkan untuk pembahasan soal beserta variasi kasus/ permasalahan dan tabel-
tabel yang digunakan dalam pengerjaan soal, sangat disarankan menggunakan
buku karangan Prof. J. Supranto, M.A., APU. yang berjudul Teknik Sampling
Untuk Survey & Eksperimen.
Pada umunya, kedua buku ini cocok digunakan untuk mahasiswa sebagai
panduan dan pedoman untuk menambah pengetahuan tentang teknik sampling.

B. SARAN
Setelah dilakukan analisis, penulis menemukan beberapa kekurangan dari
masing-masing buku diatas. Sehingga penulis menyarankan agar diadakannya
perbaikan atau revisi kembali terhadap kedua buku guna memperbaiki kesalahan
yang telah dipaparkan diatas.

13