Anda di halaman 1dari 5

NAMA : RAHMA FITRI ARIFAH S

KELAS : FISIKA VI.B

NIM : 10539126314

MATERI TERKECIL

1. SEL

Sel berasal dari kata Latin cella yang berarti ruangan kecil. Orang yang pertama kali
mengemukakan adanya sel adalah Robert Hooke pada tahun 1665. Ia melakukan pengamatan
terhadap sayatan gabus dengan menggunakan mikroskop. Hook melihat adanya ruangan-
ruangan kecil yang menyusun gabus tersebut. Ukuran sel bervariasi. Ada yang hanya 1-10
mikron, Ada yang mencapai 30-40 mikron.
2. BAKTERI
Bakteri merupakan organisme mikroskopik. Perkembangan tersebut tidak terlepas dari
peranan berbagai tokoh penting seperti Robert Hooke, Antony van Leeuwenhoek, Ferdinand
Cohn, dan Robert Koch. Istilah bacterium diperkenalkan di kemudian hari oleh Ehrenberg
pada tahun 1828, diambil dari kata Yunani (bakterion) yang memiliki arti "batang-
batang kecil". bakteri berukuran 0,5-5 m.
3. VIRUS
Virus adalah partikel berukuran sangat kecil yang dapat menginfeksi hampir semua jenis
organisme. Ukuran virus sekitar 20 sampai dengan 300 milimikron. Jadi, ukuran virus jauh
lebih kecil dibandingkan bakteri yang berukuran 10 mikron.
Pada tahun 1892, biologiwan Rusia Dmitri Ivanovsky mempelajari penyakit tembakau
yang disebut penyakit mosaik tembakau. Penyakit tersebut yang mengakibatkan daun
tembakau berbercak kuning. Wendell M. Stanley, dari Rockefeller Institute, Amerika Serikat
pada tahun 1935 berhasil mengisolasi dan mengkristalkan virus mosaik tembakau dan ia
menyimpulkan bahwa virus berbeda dengan bakteri.
4. ATOM
Pada tahun 400 SM seorang filsuf Yunani bernama Democritus, mengemukakan bahwa
materi tersusun atas partikel - partikel kecil yang tidak dapat dibelah kembali. Beliau
memberi istilah "ATOMOS". Pada tahun 1661, Robert Boyle mempublikasikan bukunya
"The Sceptical Chymist"yang berargumen bahwa materi-materi di dunia ini terdiri dari
berbagai kombinasi"corpuscules", yaitu atom-atom yang berbeda. Diameter atom 62-520
picometer.
Teori John Dalton (1766-1844) yang membangkitkan kembali istilah atom. Ia menyatakan
bahwa materi terdiri atas atom yang tidak dapat dibagi lagi. Tiap-tiap unsur terdiri atas atom-
atom dengan sifat dan massa identik, dan senyawa terbentuk jika atom dari berbagai unsur
bergabung dalam komposisi yang tetap.
5. QUARK
Quark adalah salah satu partikel elementer dan penyusun zat. semua zat yang memiliki
atom juga memiliki kuark. Hal ini dikarenakan proton dan neutron terdiri atas kuark. Kuark
pertama kali diprediksi keberadaannya oleh dua fisikawan termuka, Murrray Gell-mann dan
George Zweig pada tahun 1964. Bukti kuat atas keberadaan partikel ini akhirnya didapati
pada tahun 1968 di Stanford Linear Accelerator Center, suatu laboratorium nasional yang
dioperasikan oleh Stanford University.
Quark diperkenalkan sebagai bagian dari skema penyusunan hadron dan terdapat sedikit
bukti keberadaan fisik mereka sampai dilakukannya eksperimen hamburan inelastis di
Stanford Linear Accelerator Center pada tahun 1968.
TEORI ATOM

1. TEORI ATOM J.J.THOMSON

Joseph John Thomson atau J.J. Thomson seorang fisikawan yang berasal dari inggris,
yang menemukan elektron suatu partikel bermuatna negatif yang lebih ringan daripada atom
di tahun 1897. Thomson berhipotesis: "karena elektron bermuatan negatif, sedangkan atom
bermuatan listrik netral maka haruslah ada muatan listrik positif yang mengimbangi muatan
elektron dalam atom". Maka dia pun mengusulkan suatu model atom yang dikenal dengan
model atom roti kismis yaitu sebagai berikut..
A. Atom berbentuk seperti bola pejal yang memiliki muatan positif yang homogen
(diibaratkan sebagai roti).
B. Elektron bermuatan negatif tersebar di dalamnya (seperti kismis yang tersebar dalam
roti).

Kelebihan dan Kelemahan Teori Model Atom Thomson


a. Dapat menerangkan adanya partikel yang lebih kecil dari atom yang disebut
dengan subatomik
b. Dapat menerangkan sifat listrik atom
Kelemahan Teori Model Atom Thomson
a. Tidak dapat menerangkan fenomena penghaburan partikel alfa oleh selaput tipis
emas yang dikemukakan Rutherford
b. Tidak mampu menjelaskan mengenai adanya inti atom
Ciri-Ciri Model Atom Thomson
Atom terdiri dari materi bermuatan positif dan didalamnya tersebar elektron.

2. TEORI ATOM RUTHERFORD


Di tahun 1911, Rutherford menyangkal bahwa kebenaran dari teori atom Thomson yang
mengatakan jika atom merupakan bermuatan positif, dan juga disekelilingnya terdapat
elektron bermuatan negatif layaknya roti yang ada kismisnya. Teori atom Rutherford
mengatakan jika atom mempunyai inti yang merupakan pusat dari massa yang kemudian
dinamakan dengan nukleus, dan dikelilingi awan elektron bermuatan negatif.
Teori atom Rutherford didasarkan kepada eksperimen penembakan dari inti atom
lempengan emas dan terdapat partikel alfa yang kemudian dikenak dengan percobaan Geiger-
Marsden. Pada saat itu, Rutherford melakukan penyusunan desain dari rancangan percobaan
penembakan atom emas yang dilakukan oleh partikel alfa yang dipancarkan melalui unsur
radioaktif. Ternyata, sinar dari radioaktf tersebut ada yang dipantulkan, dibelokkan, serta
diteruskan.
Kelebihan Model Atom Rutherford
a. Mudah dipahami dalam menjelaskan struktur atom yang rumit
b. Dapat kita gunakan untuk menjelaskan bentuk dari lintasan elektron yang
mengelilingi inti atom
c. Dapat dengan mudah menggambarkan gerak elektron disekitar inti atom (nukleus)
Kelemahan Model Atom Rutherford
a. Menurut hukum fisika klasik, bahwa elektron yang bergerak mengelilingi inti akan
memancarkan energi berupa bentuk gelombang elektro magnetik. Akibat dari hal
tersebut, lama-kelamaan elektron akan kehabisan energi dan pada akhirnya menempel
pada inti.
b. Model dari atom rutherford ini belum bisa untuk menjelaskan dimana letak suatu
elektron serta bagaimana cara rotasinya terhadap inti atom.
c. Elektron dapat memancarkan energi saat bergerak, sehingga energi atom tersebut
berubah menjadi tidak stabil.
d. Tidak mampu untuk menjelaskan spektrum garis pada atom hidrogen (H).

3. TEORI ATOM JAMES CHADWICK


Pada tahun 1932, model atom Rutherford dimodifikasi sedikit oleh adanya penemuan
neutron oleh James Chadwick. Chadwick menemukan bahwa penembakan partikel-?
terhadap berilium dapat menghasilkan neutron, partikel tak bermuatan, namun dengan massa
sedikit lebih besar dibandingkan massa proton. Sehingga, model atom kontemporer adalah
model dengan inti atom besar yang mengandung proton dan neutron dikelilingi oleh awan
tipis elektron. Adanya neutron juga menjelaskan mengapa massa atom lebih berat dari massa
total proton dan elektronnya.
Dengan pengertian dasar tentang bagian fundamental atom seperti elektron, proton, dan
neutron, maka dapat dimungkinkan adanya model yang lebih rumit dan lengkap lagi dari
atom yang cukup dapat menjelaskan sifat dan karakteristik atom dan senyawa atom.
4. TEORI ATOM HESEINBERG
Werner Heisenberg menguatkan teori atom mekanika kuantum dengan temuannya yang
disebut dengan azas ketidakpastian Heisenberg yang menyatakan bahwa kedudukan partikel
seperti elektron tidak dapat ditentukan dengan pasti pada saat yang sama. Daerah atau ruang
dengan peluang terbesar menemukan elektron disebut orbital, sedangkan lintasan berbentuk
lingkaran dengan jari-jari tertentu disebut orbit. Salah satu cara memaparkan orbital adalah
dengan pola titik-titik.
Model atom dengan orbital lintasan elektron ini disebut model atom modern atau model atom
mekanika kuantum. Awan elektron disekitar inti menunjukkan tempat kebolehjadian elektron.
Orbital-orbital dengan tingkat energi yang sama atau hampir sama akan membentuk sub kulit.
Beberapa sub kulit bergabung membentuk kulit. Walaupun posisi kulitnya sama tetapi posisi
orbitalnya belum tentu sama.
Ciri khas model atom mekanika kuantum, adalah sebagai berikut :
1. Gerakan elektron memiliki sifat gelombang sehingga lintasannya (orbitnya) tidak
stasioner seperti model Bohr, tetapi mengikuti penyelesaian kuadrat fungsi gelombang.
2. Bentuk dan ukuran orbital bergantung pada harga dari ketiga bilangan kuantumnya.
3. Posisi elektron sejauh 0,529 Amstrong dari inti H menurut Bohr bukannya sesuatu yang
pasti, tetapi boleh jadi merupakan peluang terbesar ditemukannya elektron.