Anda di halaman 1dari 1

1. Pemalsuan kualitas atau sertifikasi standar.

2. Penyajian faktur yang lebih besar atau lebih kecil.

Penanganan atas penerimaan barang/jasa harus berjalan sangat hati-hati. Petugas yang
melakukan inspeksi harus memiliki kemampuan teknis yang memadai tentang spesifikasi
barang/jasa yang dibeli dan menggunakan keahlian profesionalnya secara seksama. Titik
kritis pada tahap ini adalah kecermatan dari petugas penerima dan penilai dalam memastikan
bahwa barang/jasa yang diterima telah memenuhi seluruh spesifikasi dan waktu penyerahan
yang dipersyaratkan.Penelusuran auditor terhadap fisik barang/jasa, dokumen pengadaan dan
berita acara serah terima barang/jasa harus mampu mendeteksi terjadinya
kecurangan/penyimpangan pada tahap ini.

Audit Atas Pembayaran dan Pelaporan


Pembayaran dan pelaporan adalh bagian terakhir dalam proses pengadaan. Tahapan
ini menyangkut penyelesaian kewajiban organisasi kepada pihak pemasok dan
pertanggungjawaban komite pengadaan atas tugas, wewenang dan tanggung jawab yang
diberikan kepadanya.
Untuk memenuhi kebutuhan internal cross check, fungsi kasir/bendahara harus
terpisah dari fungsi pencatatan dan operasional. Setiap pembayaran yang dilakukan kepada
pemasok, harus berdasarkan tagihan dari pemasok, dilengkapi dengan berita acara serah
terima barang/jasa yang menyatakan bahwa barang/jasa yang diserahkan oleh pemasok telah
sesuai dengan spesifikasinya dan dinyatakan dapat diterima oleh bagian verifikasi dan
penerimaan barang/jasa dari panitia pengadaan. Kewajiban terakhir dari panitia pengadaan
adalah pembuatan laporan pengadaan, yang melaporkan pelaksanaan pengadaan, kemampuan
memperoleh barang/jasa sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan dan besarnya dana
yang terserap dalam pengadaan tersebut. Penelusuran auditor terhadap dokumen pembayaran
dan laporan pegadaan harus dapat membuktikan apakah pembayaran dan pelaporan atau
pengadaan sudah dilakukan dengan baik atau tidak.