Anda di halaman 1dari 63

PERILAKU AKUNTANSI DAN MENTAL ACCOUNTING

(Studi Pada SIKASA Universitas Kristen Satya Wacana)

Oleh :
RIZKI DWI LESTARI
NIM : 232009049

KERTAS KERJA

Diajukan kepada Fakultas Ekonomika dan Bisnis


Guna Memenuhi Sebagian dari
Persyaratan-persyaratan untuk Mencapai
Gelar Sarjana Ekonomi

FAKULTAS : EKONOMIKA DAN BISNIS


PROGRAM STUDI : AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS


UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
SALATIGA
2013

i
ii
iii
Kata Pengantar

Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat yang telah
dilimpahkan-Nya sehingga skripsi dengan judul Perilaku Keuangan dan
Kebiasaan Belanja (Studi Pada Universitas Kristen Satya Wacana ini dapat
diselesaikan dengan baik.Kertas kerja ini disusun guna memenuhi salah satu
syarat guna memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Strata 1 pada program studi
Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana.

Penulismenyadaribahwa pada kertas kerja ini masih terdapat banyak kekurangan


dan kelemahan serta jauh dari kata sempurna.Olehkarenaitupenulis
mengharapkankritikdansaran yang membangun agar kertas kerja ini lebih baik di
kemudian hari. Semoga penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi para
pembaca dan berbagai pihak yang membutuhkan.

Salatiga, 03Juni 2013

Rizki Dwi Lestari

iv
Ucapan Terimakasih

Skripsi ini dapat terselesaikantentunya tidak lepas dari bimbingan dan bantuan
dari berbagai pihak. Sehingga pada kesempatan ini,peneliti ingin mengucapkan
terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada:

1. Bapak Hari Sunarto, SE., M.B.A, Ph.D selaku Dekan Fakultas Ekonomika dan
Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.
2. Bapak Dr. Usil Sis Sucahyo, SE., M.B.A selaku Ketua Program Studi
Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana
Salatiga.
3. Ibu M.I Mitha Dwi Restuti, SE., M.Si selaku Dosen Pembimbing.
4. Staff dan Tata Usaha seluruh Fakultas yang ada di Universitas Kristen Satya
Wacana Salatiga.
5. Kedua orangtua dan keluarga, yang telah banyak memberikan dukungan, baik
secara material maupun spiritual.
6. Teman-teman yang telah memberikan dukungan dan semangat dalam
menyelesaikan skripsi ini.
7. Pihak-pihak lain yang terlibat secara langsung ataupun tidak langsung, yang
belum sempat penulis sebutkan satu persatu.
Penulis telah berusaha menyelesaikan laporan skripsi ini dengan sebaikbaiknya.
Namun, penulis menyadari bahwa Laporan Skripsi ini masih jauh dari sempurna.
Karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran dari berbagai pihak yang
membaca laporan ini untuk kesempurnaan penulisan laporan ini.

Salatiga, 03Juni 2013

Rizki Dwi Lestari

v
Daftar Isi

Halaman Judul .................................................................................................... i


Halaman Pernyataan............................................................................................ ii
Halaman Persetujuan ........................................................................................... iii
Kata Pengantar .................................................................................................... iv
Ucapan Terimakasih............................................................................................ v
Daftar Isi.............................................................................................................. vi
Daftar Lampiran .................................................................................................. vii
Abstract ............................................................................................................... viii
Sari Pati ............................................................................................................... ix
Pendahuluan ...................................................................................................... 1
Telaah Teoritis................................................................................................... 2
Perilaku Akuntansi ................................................................................ 2
Pengelolaan Keuangan .......................................................................... 4
Mental Accounting ................................................................................ 5
Pengukuran Konsep .......................................................................................... 7
Metode Penelitian .............................................................................................. 11
Rancangan Penelitian ............................................................................ 11
Satuan Pengamatan dan Satuan Analisis .............................................. 11
Metode Pengumpulan Data ................................................................... 11
Teknik Analisis Data............................................................................. 12
Langkah Analisis .................................................................................. 12
Hasil Penelitian .................................................................................................. 12
Gambaran Obyek .................................................................................. 12
Analisis Secara Umum .......................................................................... 15
Analisis Terhadap Konsep Perilaku Akuntansi .................................... 18
Analisis Terhadap Konsep Pengelolaan Keuangan .............................. 20
Analisis Terhadap Konsep Mental Accounting..................................... 21
Penutup .............................................................................................................. 23
Kesimpulan ........................................................................................... 23
Batasan Penelitian ................................................................................. 23
Saran Penelitian Selanjutnya................................................................. 24
Daftar Pustaka................................................................................................... 26
Lampiran-lampiran .......................................................................................... 27

vi
Daftar Lampiran
Lampiran 1 Daftar Pertanyaan ............................................................................ 27
Lampiran 2 Surat Keputusan Rektor ................................................................... 30
Lampiran 3 Klasifikasi Akun .............................................................................. 37

vii
Abstract
Educational institutions have a unique accounting behavior. For example, in
getting income depends on the teaching and learning activities. This study focused
on the accounting behavior, financial management, and mental accounting that
existed at Satya Wacana Christian University (SWCU), as an object of research.
This study uses qualitative methods to analyzethe data which obtained from
questionnaires which distributed to the units under the PR II included all
faculties in SWCU and BAK. The results showed that :1. SWCU financial
management is centrally managed by BAK using the financial system called
SIKASA 2. SiKASA created as a form of control over the budget realization 3.
Mental accounting is detected in SWCU related to earnings beyond expectations.

viii
Sari Pati
Lembaga pendidikan memiliki perilaku akuntansi yang unik. Contohnya dalam
menerima pendapatan bergantung dari kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini
berfokus pada perilaku akuntansi, pengelolaan keuangan, dan mental accounting
yang ada pada Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) sebagai obyek
penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam menganalisis data.
Data yang diperoleh dari wawancara dan keusioner yang disebarkan ke unit-unit
di bawah PR II yaitu semua fakultas yang ada di UKSW dan BAK. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa 1.Pengelolaan keuangan UKSW adalah terpusat
yang dikelola oleh BAK menggunakan sistem keuangan yang disebut SiKASA 2.
SiKASA dibuat sebagai bentuk pengendalian terhadap realisasi anggaran 3.
Mental accounting terdeteksi di UKSW berkaitan dengan pendapatan di luar
ekspektasi.

ix
Pendahuluan

Lembaga pendidikan memiliki perilaku akuntansi yang unik dan berbeda dari

bentuk organisasi yang lain. Sebagai contoh keunikan lembaga pendidikan dalam

mencatat penerimaan pendapatan. Biasanya pendapatan diterima saat tahun ajaran

baru atau saat pembayaran uang pendidikan, uang gedung dan lain-lain. Sehingga

dapat terjadi setiap bulan atau hanya tiga hingga empat bulan sekali. Bahkan jika

lembaga pendidikan tersebut adalah universitas atau perguruan tinggi maka

perilaku akuntansinya lebih unik dibandingkan dengan lembaga pendidikan di

bawahnya seperti SD, SMP, dan SMA.

Keunikan tersebut dapat dilihat dari beberapa perilaku akuntansi, seperti perilaku

akuntansi dalam menerima pendapatan. Pendapatan yang diterima oleh lembaga

pendidikan terjadi saat tahun ajaran baru, saat pembayaran spp, dan pembayaran

untuk setiap sks mata kuliah yang diambil.Perilaku akuntansi dalam pengeluaran

kas juga memiliki keunikan. Sebagai contoh pengeluaran terkait dengangaji para

tenaga pengajar yang dapat dibayarkan dua kali dalam sebulan bergantung dengan

kebijakan dari masing-masing universitas.Perilaku akuntansi sendiri adalah teknik

akuntansi yang mempertimbangkan dan mengintegrasikan perilaku manusia ke

dalam keputusan akuntansi suatu organisasi (Bali, 2012).

Apabila perilaku akuntansi yang unik ini dilihat dengan menggunakan

pemahaman mental accounting maka akan dapat diciptakan pengelolaan keuangan

yang baik bagi universitas yang terkait. Mental accounting sendiri didefinisikan

sebagai perilaku seseorang yang memiliki kecenderungan untuk mengelompokkan

1
dan memberlakukan uang secara berbeda antara lain tergantung dari mana uang

tersebut berasal (Damayanti dan Supramono, 2011). Menurut Damayanti dan

Supramono (2011) secara mental seseorang cenderung memberikan label

pendapatan dan pengeluaran yang kemudian dipilah ke dalam rekening tertentu.

Sehingga mental accounting juga merupakan suatu proses yang melibatkan

perilaku manusia dalam mengalokasikan pendapatan dan biaya-biaya.

Peneliti menjadikan UKSW (Universitas Kristen Satya Wacana) sebagai obyek

penelitian sebab UKSW juga memiliki perilaku akuntansi yang unik seperti

contoh-contoh di atas.Penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian terhadap

perilaku akuntansiyang ada di UKSW dan hubunganya dengan pengambilan

keputusan yang dilakukan oleh PR II (Pembantu Rektor II). Sehingga penelitian

ini nantinya diharapkan dapat digunakan untuk membantu PR II dalam

mengambil keputusan terkait dengan pengelolaan keuangan di UKSW dengan

mempertimbangkan perilaku setiap unit di bawah kepemimpinan PR II yang

terkait dengan perilaku akuntansi dan mental accounting.

Telaah Teoritis

Perilaku akuntansi

Perilaku akuntansi (behavioral accounting) adalah cabang akuntansi yang

mempelajari hubungan antara perilaku manusia dengan sistem akuntansi (Siegel,

G. et al dalam Hudayati, 2002). Dalam kaitannya dengan perilaku manusia Bali

(2012) juga menyatakan hal yang sama yaitu perilaku akuntansi merupakan teknik

akuntansi yang mempertimbangkan dan mengintegrasikan perilaku manusia ke

2
dalam keputusan akuntansi suatu organisasi.Perilaku akuntansi juga dapat

didefinisikan sebagai studi tentang perilaku akuntan atau perilaku non-akuntan

yang dipengaruhi oleh fungsi akuntansi dan laporan. Hal ini meliputi akuntansi

keuangan, manajerial dan penelitian akuntansi perpajakan (Hofstedt dan Kinard

dalam Bali, 2012). Sebagai bagian dari ilmu keperilakuan (behavior science),

teori-teori perilaku akuntansi dikembangkan dari riset empiris atas perilaku

manusia dalam organisasi (Hudayati, 2002).

Shefrin dalam Manurung (2012) mendefinisikan behaviour finance adalah studi

yang mempelajari bagaimana fenomena psikologi mempengaruhi tingkah laku

keuangannya. Nofsinger dalam Manurung (2012) mendefinisikan perilaku

keuangan yaitu mempelajari bagaimana manusia secara aktual berperilaku dalam

sebuah penentuan keuangan (a financial setting).

Dari definisi-definisi di atas perilaku keuangan memiliki persamaan dengan

perilaku akuntansi. Menurut Bali (2012) kedua perilaku keuangan dan akuntansi

menggunakan faktor sosial, kognitif dan emosional untuk memahami keputusan

ekonomi baik individu dan perusahaan dalam menjalankan fungsi ekonomi. Salah

satu contoh nyata dari perilaku keuangan adalah pengelolaan keuangan.

Berdasarkan persamaan yang ada antara perilaku keuangan dan perilaku akuntansi

maka pengelolaan keuangan dapat juga dikategorikan ke dalam perilaku

akuntansi.

Hoch dan Loewenstein dalam Wardhana (2012) menjelaskan bahwa perilaku

konsumen memiliki dampak yang kuat untuk melakukan pengeluaran. Sehingga

3
pengelolaan keuangan yang baik sangat diperlukan bagi setiap orang, baik

individu maupun organisasi. Namun sejalan dengan teori perilaku akuntansi maka

penelitian ini lebih cocok diterapkan di dalam organisasi.Tan dan Se (2010) yang

menyatakan bahwa perilaku akuntansi dapat membantu pemakai dalam

pengambilan keputusan. Sesuai dengan pernyataan tersebut maka perilaku

akuntansi berfungsi untuk membantu mengambil keputusan di dalam organisasi.

Sejalan dengan penelitian yang sebelumnya telah dilakukan oleh Hofstedt dan

Kinard dalam Bali (2012) maka peneliti mengambil definisi perilaku akuntansi

yang telah dijelaskan di atas yaitu studi tentang perilaku akuntan atau perilaku

non-akuntan yang dipengaruhi oleh fungsi akuntansi dan laporan yang meliputi

akuntansi keuangan, manajerial dan penelitian akuntansi perpajakan.

Pengelolaan Keuangan

Menurut Wardhana (2012) pengelolaan keuangan merupakan manajemen dana

yang berkaitan dengan proses merencanakan baik mencari, menggunakan, dan

mengelola dana, serta sebagai pemanfaatan dana untuk kebutuhan jangka panjang

dan pendek. Namun pada penelitian sebelumnya pengelolaan keuangan atau

manajemen keuangan adalah manajemen dana baik yang berkaitan dengan

pengalokasian dana dalam berbagai bentuk investasi secara efektif maupun usaha

pengumpulan dana untuk pembiayaan investasi atau pembelanjaan secara efisien

(Sartono dalam Wardhana, 2012).

Erlina dalam Wardhana (2012) berpendapat bahwa manajemen keuangan

merupakan manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan meliputi bagaimana

4
menggunakan, memperoleh dana, dan bagaimana menggunakan dana tersebut.

Maka pengelolaan keuangan merupakan proses mengolah dana yang diperoleh

dan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang dan pendek

secara efektif dan efisien.

Mental accounting

Mental accounting adalah proses kognitif yang digunakan untuk melacak

keuangan oleh individu maupun rumah tangga (Thaler, 1999). Tiga komponen

utama menurut Thaler (1999) :

1. Bagaimana hasil yang dirasakan dan dialami, dan bagaimana keputusan

dibuat dan kemudian dievaluasi. Komponen ini menjelaskan tentang

bagaimana seseorang membuat keputusan dengan membandingkan biaya

dan manfaat yang dirasakan.

2. Penugasan kegiatan yang dimasukan ke dalam akun tertentu. Komponen

ini menjelaskan tentang biaya yang dialokasikan ke dalam beberapa akun

sesuai dengan tujuan penggunaannya.

3. Mental accounting concerns the frequency with which accounts are

evaluated and choice bracketing.

Selain dari uraian di atas mental accounting juga dapat ditunjukkan dengan

perilaku seseorang yang memiliki kecenderungan untuk mengelompokkan dan

memberlakukan uang secara berbeda antara lain tergantung dari mana uang

tersebut berasal (Damayanti dan Supramono, 2011). Menurut Damayanti dan

Supramono(2011) juga mengatakan bahwa secara mental seseorang cenderung

5
memberikan label pendapatan dan pengeluaran yang kemudian dipilah ke dalam

rekening tertentu. Proses pemilahan tersebut kemudian berkembang menjadi

pengalokasian dana ke dalam akun tertentu yang berdasarkan sumber

diperolehnya dan pengalokasian biaya ke dalam akun-akun yang berdasarkan

tujuan penggunaannya.

6
Pengukuran Konsep

Konsep Genus Diferentia Spesifica Dimensi Indikator Empiris


Proximum
Perilaku studi tentang yang dipengaruhi oleh Fungsi akuntansi Apakah terdapat laporan
akuntansi perilaku fungsi akuntansi dan Fungsi laporan keuangan?
(Hofstedt dan akuntan atau laporan yang meliputi Akuntansi keuangan Apakah laporan keuangan
Kinard dalam perilaku non- akuntansi keuangan, Akuntansi Manajerial tersebut sesuai fungsi akuntansi?
Bali, 2012) akuntan manajerial dan penelitian Penelitian akuntansi Apakah laporan keuangan
akuntansi perpajakan. perpajakan tersebut menggunakan dasar
akuntansi keuangan?
Apakah pengambilan keputusan
menggunakan dasar akuntansi
manajerial?
Pengelolaan proses yang diperoleh dan akan Asal dana Bagaimana dana diperoleh?
Keuangan mengolah dana digunakan untuk Pendapatan Kapan dana diperoleh?
(Wardhana, memenuhi kebutuhan Pinjaman Apa saja pendapatannya?
2012); jangka panjang dan Biaya/ pengeluaran Apa saja biaya/ pengeluarannya?
(Sartono pendek secara efektif dan

7
dalam efisien. Pemenuhan kebutuhan Apa saja kebutuhan jangka
Wardhana, jangka panjang panjangnya?
2012); Pemenuhan kebutuhan Apakah kebutuhan jangka
(Erlina dalam jangka pendek panjang tersebut telah dipenuhi?
Wardhana, Efektif Apa saja kebutuhan jangka
2012) Efisien pendeknya?
Apakah kebutuhan jangka
pendek tersebut telah dipenuhi?
Apakah pemenuhan kebutuhan
tersebut dilakukan secara efektif?
Apakah pemenuhan kebutuhan
tersebut dilakukan secara efisien?
Mental proses kognitif yang digunakan untuk Bagaimana hasil yang Apakah hasil yang diperoleh
accounting melacak keuangan oleh dirasakan dan dialami, memuaskan?
(Thaler, individu maupun rumah dan bagaimana Siapa pengambil keputusan
1999) tangga. keputusan dibuat dan dalam pengelolaan keuangan?
kemudian dievaluasi. Bagaimana pengambilan
Penugasan kegiatan keputusan dilakukan?

8
yang dimasukan ke Apakah keputusan yang diambil
dalam akun tertentu. telah dievaluasi?
Penentuan periode Kapan evaluasi tersebut
waktu. dilaksanakan?
Bagaimana evaluasi yang
dilakukan terkait dengan
pengambilan keputusan dalam
pengelolaan keuangan?
Apakah terdapat klasifikasi akun
pendapatan sesuai dengan
sumbernya?
Apakah terdapat klasifikasi akun
pendapatan sesuai dengan tujuan
penggunaannya?
Apakah terdapat klasifikasi akun
biaya sesuai dengan tujuan
penggunaanya?
Jika terdapat klasifikasi akun

9
maka apa saja akun tersebut?
Apa tujuan dari masing-masing
akun tersebut?
Kapan pengalokasian biaya
dilakukan? Harian, mingguan,
bulanan, atau tahunan?

10
Metode Penelitian

Rancangan Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis dan

menjadikan UKSW yang beralamatkan di Jl. Diponegoro No. 52-60 Salatiga

sebagai obyek penelitian. Peneliti akan menganalisis perilaku akuntansi dan

mental accounting unit-unit dibawah kepemimpinan PR II dan hasilnya

diharapkan dapat membantu PR II dalam mengambil keputusan.

Satuan Pengamatan dan Satuan Analisis

Satuan pengamatan di dalam penelitian ini adalah perilaku akuntansi dan mental

accounting yang dilakukan oleh unit-unit dibawah kepemimpinan PR II UKSW,

yaitu Kepala BAK dan petugas terkait di tingkat fakultas dalam penelitian ini

adalah Kepala keuangan dan Sekretaris fakultas. Perilaku akuntansi dan mental

accounting yang diamati berupa penerimaan pendapatan maupun pengeluaran kas

UKSW yang terkoneksi dalam SIKASA dan klasifikasi akun yang dimiliki

UKSW. Sedangkan satuan analisisnya adalah Universitas Kristen Satya Wacana

(UKSW).

Metode Pengumpulan Data

Penulis menggunakan dua metode pengumpulan data yaitu studi kepustakaan dan

studi lapangan. Studi kepustakaan dilakukan dengan mengumpulkan data dari

penelitian terdahulu yang didapatkan dari jurnal-jurnal penelitian dan skripsi.

Sedangkan studi lapangan dilakukan dengan mewawancarai, menyebar kuesioner,

11
dan melihat dari klasifikasi akun yang disusun oleh UKSW. Maka jenis data

dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder.

Teknik Analisis Data

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif mengenai perilaku akuntansi dan

mental accounting di dalam penerapan SiKASA di UKSW menggunakan

pemahaman atasteori perilaku akuntansi, pengelolaan keuangan dan mental

accounting. Fokus pada penelitian ini adalah penerapan yang dilakukan oleh unit-

unit yang berada di bawah kepemimpinan PR II.

Langkah Analisis

Dalam memperoleh data penelitian maka langkah-langkah yang dilakukan oleh

peneliti antara lain adalah menyebarkan kuesioner dan mewawancarai unit-unit

dibawah PR II. Selain hal tersebut peneliti akan melihat laporan keuangan yang

dimiliki oleh UKSW untuk melihat klasifikasi akun yang terdapat pada laporan

keuangan tersebut. Hasil dari kuesioner, wawancara, dan laporan keuangan

tersebut akan dianalisis secara kualitatif, sehingga akan dapat diketahui perilaku

akuntansi dan mental accounting yang ada di unit-unit dibawah PR II.

Hasil Penelitian

Gambaran Obyek

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) adalah sebuah lembaga pendidikan

yang pertamakali terbentuk dengan nama Perguruan Tinggi Pendidikan Guru

Kristen Indonesia pada tanggal 30 November 1956. Barulah pada tanggal 5

12
Desember 1959 diresmikan dengan nama UKSW. UKSW yang dinaungi oleh

Yayasan Pendidikan Tinggi Kristen Satya Wacana (YPTKSW) terletak di Jl.

Diponegoro No. 52 60 Salatiga dan dipimpin oleh seorang rektor dengan lima

pembantu rektor (PR) dibawahnya. Kelima pembantu rektor tersebut memiliki

tanggung jawab dan tugas yang berbeda-beda. PR I bertugas membantu rektor di

bidang akademik, PR II bertugas di bidang administrasi dan keuangan, PR III

bertugas di bidang kemahasiswaan, PR IV bertugas membantu rektor di bidang

kerjasama, kelembagaan, dan internasionalisasi, dan yang terakhir PR V bertugas

di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

Pada saat penelitian ini dilakukan UKSW dipimpin oleh Pdt. Prof. Drs. John A.

Titaley, Th.D (Rektor UKSW periode 2009 - 2013). Sedangkan posisi kelima

pembantu rektor ditempati oleh Prof. Ir. Danny Manongga, M.Sc., Ph.D (PR I

periode 2009 - 2013), Dra. Entri Sulistari Gundo, M.Si (PR II periode 2009 -

2013), Yafet Yosafat Wilben Rissy, SH., M.SI., LLM (PR III periode 2009 -

2013), Dra. Martha Nandari S. Handoko, MA (PR IV periode 2009 - 2013) dan

Ferdy Samuel Rondonuwu, S.Pd., M.Sc.,Ph.D. (PR V periode 2009 - 2013).

Peneltian ini lebih berfokus pada PR II yaitu bidang administrasi dan keuangan

yang dipimpin oleh Dra. Entri Sulistari Gundo, M.Si. Berdasarkan Keputusan

Rektor No. 128 /Kep./ Rek./4/2012 maka dapat diketahui strukstur organisasi

dibawah kepemimpinan PR II sebagai berikut :

13
PR II

Sekretaris
PR II

Biro Akuntansi Biro Manajemen


Biro HRD
dan Keuangan Kampus

Bagian Aset Bagian


Bagian Bagian Bagian Bagian Bagian
Pemeliharaan dan
dan Pendayagunaan
Pengembangan
Keuangan Akuntansi Infrastruktur Perekrutan dan Pelatihan
Inventory Aset

Struktur Organisasi Pembantu Rektor II

Unit-unit di bawah kepemimpinan PR II yaitu Biro Administrasi dan Keuangan,

dan termasuk di dalamnya unit-unit berupa fakultas-fakultas yang ada di UKSW

akan diteliti oleh peneliti. Sebab fakultas merupakan unit yang berhubungan

langsung dengan mahasiswa. Untuk lebih lengkapnya isi dari Keputusan Rektor

No. 128 /Kep./ Rek./4/2012 dapat dilihat di lampiran 1.

Peneliti juga meneliti unit-unit lain yang semua pengelolaan keuangannya terpusat

di bawah PR II. Unit-unit tersebut adalah unit yang berhubungan langsung dengan

kegiatan pendidikan yang dikelola oleh UKSW sebagai bentuk kegiatan

operasionalnya yaitu fakultas-fakultas yang ada di UKSW. UKSW memiliki

empat belas fakultas antara lain adalah fakultas ekonomika dan bisnis, fakultas

teknologi informatika, fakultas bahasa dan sastra, fakultas sains dan matematika,

fakultas seni pertunjukan, fakultas teologi, fakultas ilmu sosial dan komunikasi,

fakultas pertanian dan bisnis, fakultas biologi, fakultas teknik elektro, fakultas

14
psikologi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, fakultas hukum, serta fakultas

ilmu kesehatan.

Setiap fakultas memiliki kebebasan dan kebijaksanaan masing-masing dalam

mengelola kegiatan operasionalnya. Beberapa fakultas tidak memiliki Kepala

Keuangan dan Sekretaris Fakultas, sehingga semua pengelolaan keuangan

dilakukan langsung oleh Wakil Dekan dan Dekan. Bahkan ada pula satu fakultas

yang hanya memiliki Dekan sebagai pimpinan dan staf administrasi saja dan

dalam menentukan pengelolaan keuangan secara keseluruhan bergantung pada

Kaprogdi-kaprogdi yang ada di fakultas tersebut.

Pada umumnya setiap fakultas tersebut dipimpin oleh seorang Dekan dengan

beberapa staf dibawahnya. Staf di bawah Dekan antara lain seperti Wakil Dekan,

Sekretaris Fakultas, Kepala Keuangan, dan bagian administrasi. Setiap fakultas

yang ada memiliki lebih dari bidang satu program studi, untuk setiap bidang

program studi dipimpin oleh Kepala Program Studi (Kaprogdi). Kaprogdi-

kaprogdi ini berada di bawah kepemimpinan Dekan. Dalam mengelola keuangan

fakultas semua dilakukan oleh Kepala Keuangan yang bertugas mengecek jumlah

uang yang keluar masuk dari fakultas dan Sekretaris Fakultas yang bertugas untuk

memberikan otorisasi ditingkat pertama sebelum ke Wakil Dekan atau ke Dekan.

Analisis Secara Umum

Keunikan perilaku akuntansi yang terdapat pada lembaga pendidikan secara

umum juga terjadi di UKSW. Perilaku akuntansi menurut Bali (2012) yaitu

perilaku akuntansi merupakan teknik akuntansi yang mempertimbangkan dan

15
mengintegrasikan perilaku manusia ke dalam keputusan akuntansi suatu

organisasi. Keputusan akuntansi tersebut misalnya berkaitan dengan klasifikasi

akun pendapatan dan biaya yang dilakukan oleh UKSW. Berdasarkan sistem dan

kebijakan yang ada di UKSW mengenai pembayaran uang kuliah mahasiswa

maka UKSW mengklasifikasikan akun pendapatan berdasarkan sumber

pendapatan tersebut diperoleh. UKSW juga mengklasifikasikan akun biaya ke

dalam beberapa klasifikasi sesuai dengan tujuan penggunaan biaya tersebut.

Proses pengklasifikasian akun tersebut sesuai dengan pernyataan Damayanti dan

Supramono (2011), mereka menyatakan bahwa secara mental seseorang akan

cenderung memberikan label pendapatan dan pengeluaran yang kemudian dipilah

ke dalam rekening tertentu.

Peneliti juga menemukan bahwa UKSW memiliki laporan keuangan yang

menggunakan dasar akuntansi keuangan dalam penyusunannya dan telah sesuai

dengan fungsi akuntansi yang ada. Laporan keuangan UKSW dibuat oleh BAK,

baik laporan keuangan keseluruhan atau laporan keuangan perunit termasuk

laporan keuangan perfakultas.

Guna mendukung kinerja manajemen dalam mengambil keputusan maka UKSW

membutuhkan informasi yang tepat waktu. UKSW memutuskan untuk mengelola

pendapatan dan biaya secara sistematis menggunakan SiKASA. SiKASA

merupakan sebuah aplikasi yang digunakan UKSW sejak tahun 2003 untuk

mendukung sistem pemrosesan transaksi baik penerimaan dan pengeluaran kas di

UKSW (Gainau, 2012).Menurut Setiawan (2009) organisasi yang memiliki

frekuensi transaksi yang sangat tinggi rentang terhadap kecurangan dan

16
penyelewengan. Berdasarkan hasil wawancara terhadap kepala BAK diketahui

pula bahwa hal yang mendasari digunakannya SiKASA adalah adanya kebutuhan

pengelolaan keuangan yang memudahkan penggunanya dan untuk pengawasan

yang lebih efektif dan efisien.

SiKASA tersebut digunakan untuk membantu UKSW dalam memproses transaksi

keuangan yang dilakukan oleh UKSW. Menurut kepala BAK secara lebih

mendalam SiKASA digunakan jugauntukmengendalikan realisasi anggaran agar

tidak membengkak atau terjadi pemborosan dari anggaran yang telah dibuat. Hal

ini juga diungkapkan Lumingkewas (2009) dalam penelitiannya yang menyatakan

bahwa sistem dibutuhkan oleh organisasi terkait dengan realisasi anggaran yang

harus sesuai dengan anggaran yang telah dibuat.Pengelolaan keuangan di UKSW

sendiri mengandalkan sistem tersebut karena kemampuan organisasi dalam

melakukan pemrosesan transaksi dapat mendukung pengambilan keputusan oleh

pihak manajemen (Setiawan, 2009).

Berdasarkan teori Hoftedt dan Kinard (dalam Bali, 2012) hanya terdapat beberapa

hal yang tidak diterapkan oleh UKSW, yaitu antara lain tidak dibuatnya laporan

keuangan oleh masing-masing fakultas melainkan dibuat oleh BAK. Seringkali

proses evaluasi yang seharusnya dilakukan justru terlewatkan karena adanya

SiKASA. Definisi perilaku akuntansi menurut Bali (2012) dan hubungannya

dengan kondisi yang ada di UKSW menyiratkan bahwa fakultas seharusnya tetap

membuat laporan keuangan atau laporan realisasi anggaran sebagai bentuk

pertanggung jawaban dan tentunya jangan melewatkan proses evaluasi realisasi

anggaran dengan anggaran yang telah dibuat sebelumnya.

17
Analisis Terhadap Konsep Perilaku Akuntansi

SiKASA merupakan sistem keuangan yang digunakan oleh UKSW untuk

mengelola pendapatan dan biaya yang dimilikinya secara sistematis. Berdasarkan

wawancara yang telah dilakukan, diketahui bahwa yang mendasari dibentuknya

SiKASA adalah adanya fenomena di mana dulu UKSW sering mengalami

pemborosan yang diakibatkan adanya pembengkakan biaya pada realisasi

anggaran. Sehingga dulu realisasi anggaran tidak sesuai dengan anggaran yang

telah dibuat. Perilaku semacam ini rentang terhadap tindak kecurangan dan

penyelewengan. Keputusan pihak manajemen untuk menggunakan SiKASA

sebagai bentuk pengendalian terhadap realisasi anggaran tentunya tidak terlepas

dari pertimbangan dan pengintegrasian perilaku manusia di dalam UKSW.

Sehingga hasil penelitian ini mencerminkan bahwa perilaku akuntansi yang

dimiliki oleh UKSW memiliki kesamaan dengan definisi perilaku akuntansi

menurut Bali(2012) yang menyatakan perilaku akuntansi sebagai teknik akuntansi

yang mempertimbangkan dan mengintegrasikan perilaku manusia ke dalam

keputusan akuntansi suatu organisasi.

Sehubungan dengan realisasi anggaran, UKSW menggunakan SiKASA sebagai

pengontrol realisasi anggaran yang dilakukan sehingga realiasasinya tidak

melebihi anggaran yang telah dibuat. Apabila terdapat sisa uang anggaran dari

masing-masing unit maka akan diakui UKSW sebagai surplus. Penggunaan uang

surplus tersebut bergantung dari kebijakan pimpinan Universitas.

18
Selain itu berdasarkan hasil kuesioner sebagai suatu organisasi yang besar UKSW

juga memiliki laporan keuangan yang telah sesuai dengan fungsi akuntansi dan

menggunakan dasar akuntansi keuangan.Laporan keuangan tersebut dibuat oleh

BAK baik laporan keuangan UKSW secara keseluruhan atau laporan keuangan

setiap unit, dengan menggunakan informasi transaksi yang terdapat pada

SiKASA. Sehingga fakultas tidak membuat laporan keuangan sebagai bentuk

laporan realisasi anggaran. Walaupun semua transaksi terkoneksi dengan

SiKASA, fakultas-fakultas tersebut seharusnya tetap membuat laporan keuangan

sebagai bentuk pertanggung jawaban secara tertulis dan dapat dijadikan sumber

evaluasi bagi fakultas maupun UKSW.

Peneliti juga memperoleh informasi mengenai pengambilan keputusan yang

dilakukan oleh pimpinan fakultas yaitu lebih dari sebagian fakultas yang ada tidak

mengetahui dasar pengambilan keputusan yang digunakan.Beberapa mengatakan

pengambilan keputusan dilakukan menggunakan dasar akuntansi manajerial.

Hanya satu yang mengatakan tidak menggunakan dasar tersebut. Namun ada pula

yang mengatakan bahwa pengambilan keputusan yang digunakan saat ini masih

belum sepenuhnya menggunakan dasar akuntansi manajerial. Sebab di fakultas

tersebut pengambilan keputusan keuangan dilakukan dengan melihat segala

aspek, terutama aspek biaya dan jumlah uang riil yang dipegang. Keputusan yang

diambil lebih mendahulukan kepada kebutuhan yang sifatnya mendesak.

Pengambilan keputusaan atas pemenuhan kebutuhan tersebut akan jatuh pada

biaya yang terendah dengan kualitas yang sesuai harapan dan sesuai dengan

jumlah uang yang dianggarkan.

19
Banyaknya fakultas yangtidak mengerti dasar apa yang digunakan dalam suatu

pengambilan keputusan dan ketidak jelasaan penggunaan akuntansi manajerial

sebagai dasar pengambilan keputusan mencerminkan bahwa banyak pelaku di

dalam organisasi yang mengambil keputusan hanya dengan menggunakan

pertimbangan pribadi atau sesuai dengan perilaku manusia pada umumnya. Hal

ini juga mencerminkan bahwa pengambilan keputusan dilakukan dengan cara

mempertimbangkan dan mengintegrasikan perilaku manusia sesuai dengan

definisi perilaku akuntansi menurut Bali (2012).

Analisis Terhadap Konsep Pengelolaan Keuangan

Beberapa definisi pengelolaan keuangan dari penelitian yang terdahulu telah

dirangkum oleh peneliti menjadi satu kesatuan yang mengartikan pengelolaan

keuangan sebagai proses mengolah dana yang diperoleh dan akan digunakan

untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang dan pendek secara efektif dan efisien,

Maksud dari kata dilakukan secara efektif dan efisien di dalam teori tersebut

adalah pemenuhan kebutuhan dengan melihat perbandingan antara jumlah biaya

yang dikeluarkan dan hasil yang diperoleh.

Hasil temuan yang diperoleh peneliti menunjukkan bahwa UKSW memperoleh

dana dari mahasiswa, sumbangan-sumbangan, dan dana yang diperoleh dari hasil

non-operasional lainnya. Sebagai lembaga pendidikan maka tentunya pendapatan

utama UKSW diperoleh saat mahasiswa melakukan pembayaran kuliah. Semua

pendapatan dan biaya yang harus ditanggung oleh UKSW dapat dilihat dari

lampiran klasifikasi akun. Di dalam lampiran tersebut dapat diketahui apa saja

20
pendapatan dan biaya yang ada di UKSW. Dana yang diperoleh UKSW tersebut

digunakan untuk menjalankan kegiatan operasional UKSW dan untuk memenuhi

kebutuhan jangka pendek dan panjang UKSW.

Hingga pada tahap ini fakultas juga mengalami hal sama, hanya saja fakultas

hanya menerima dana setiap satu tahun sekali yaitu pada saat awal tahun anggaran

yang bersamaan dengan tahun penerimaan mahasiswa baru dan selebihnya berasal

dari sumbangan-sumbangan yang diterima oleh setiap fakultas baik dari luar

negeri maupun dalam negeri. Dana yang diperoleh ini tentunya merupakan produk

hasil dari perwalian anggaran. Fakultas menggunakan dana yang ada untuk

kegiatan operasioanal dan pemenuhan kebutuhan jangka pendek maupun panjang.

Kebutuhan jangka pendek dan panjang yang dimiliki setiap fakultas beragam.

Namun pemenuhan kebutuhan tersebut dirasa masih belum efektif dan efisien

karena mengingat sistem keuangan UKSW yang terpusat membuat keputusan

yang diambil dalam pemenuhan kebutuhan tersebut kurang mendasarkan pada

jumlah uang riil dengan jumlah kebutuhan riil.

Analisis Terhadap Konsep Mental Accounting

Apabila melihat klasifikasi akun yang dimiliki oleh UKSW maka diketahui bahwa

UKSW memiliki akun pendapatan yang diklasifikasikan sesuai sumber

pendapatan tersebut diperoleh. UKSW juga memiliki klasifikasi akun biaya yang

sesuai dengan tujuan penggunaanya. Hal ini tentunya sama dengan konsep mental

accounting yang dinyatakan oleh Damayanti dan Supramono (2011) yaitu secara

mental seseorang cenderung memberikan label pendapatan dan pengeluaran yang

21
kemudian dipilah ke dalam rekening tertentu. Mengingat perolehan dana di

fakultas yang diperoleh setiap tahun awal tahun anggaran maka pengalokasian

biaya dilakukan secara tahunan.

Sebagaimana yang telah diuraikan peneliti mengenai sisa anggaran yang diakui

sebagai surplus di dalam analisis terhadap konsep perilaku akuntansi, diketahui

bahwa surplus tersebut dalam penggunaannya sesuai dengan kebijakan dari

pimpinan universitas. Hal ini berarti akan ada kecenderungan untuk menggunakan

uang tersebut secara tidak hati-hati atau boros, mengingat surplus merupakan

uang yang diperoleh bukan dari pendapatan operasional atau pendapatan utama

UKSW.

Kecenderungan pemborosan pada pendapatan di luar ekspektasi lainnya terjadi

pula pada fakultas-fakultas. Sebagai contoh pendapatan dari sewa ruangan yang

tidak diduga sebelumnya. Pendapatan tersebut sebelumnya tidak dianggarkan oleh

fakultas yang bersangkutan, maka tentunya jenis transaksi seperti ini tidak

tercover oleh SiKASA. Hasil wawancara menyatakan bahwa pendapatan

semacam ini akan dimasukan ke dalam kas fakultas yang akan digunakan untuk

biaya-biaya yang tidak dianggarkan juga sebelumnya. Contoh-contoh pendapatan

yang tidak diekspektasikan sebelumnya dan bukan berasal dari usaha UKSW atau

fakultas inilah yang sesuai dengan konep mental accounting yang dipaparkan oleh

Thaler (1999).

Ketiga landasan teori yang digunakan oleh peneliti yaitu perilaku akuntansi,

pengelolaan keuangan dan mental accounting telah diterapkan oleh UKSW

22
maupun unit di dalam UKSW yaitu fakultas secara garis besar ketiga teori

tersebut diterapkan oleh UKSW. Walaupun untuk beberapa hal belum dilakukan

sama seperti yang ada di dalam teori seperti tidak adanya laporan keuangan yang

dibuat langsung oleh fakultas. Menurut UKSW, tidak dibuatnya laporan keuangan

oleh fakultas secara langsung merupakan bentuk dari kebijakan UKSW yang

menerapkan sistem keuangan terpusat. Selain itu sistem keuangan terpusat seperti

ini kurang bisa mengcover transaksi di luar anggaran sebelumnya, seperti surplus

dan pendapatan atas sewa ruangan yang diluar ekspektasi UKSW. Sehingga

memungkinkan terjadinya kecenderungan untuk tidak berhati-hati dalam

menggunakan uang tersebut.

Penutup

Kesimpulan

UKSW merupakan lembaga pendidikan yang memiliki sistem pengelolaan

keuangan yang sistematis yaitu dengan adanya SiKASA sebagai sistem yang

mengelola keuangan di UKSW. SiKASA ini membantu unit-unit dibawah PR II

dalam melakukan transaksi keuangan danmembuat pengendalian atas realisasi

anggaran menjadi lebih efektif dan efisien. Namun SiKASA juga memperlihatkan

bahwa pengelolaan keuangan di UKSW merupakan pengelolaan keuangan yang

terpusat sedangkan pengelolaan kebijakan perunit dilakukan secara desentralisasi

atau mereka memiliki kebijakan tersendiri di dalam pengatur dan mengelola

fungsi dan tugas karyawan di dalam unit tersebut. Sistem kebijakan yang ada

menjadi tidak dapat terhubung dengan baik antara sentralisasi dan desentralisasi

23
maka memunculkan ketidakpuasan unit-unit yang ada dalam mengelola keuangan

mereka.

Sehubungan dengan klasifikasi akun yang dimiliki UKSW maka jelas

mencerminkan bahwa UKSW menerapan juga konsep mental accounting, karena

UKSW memilah akun pendapatan berdasarkan sumber pendapatan diperoleh dan

akun biaya berdasarkan tujuan penggunaan biaya tersebut. Klasifikasi akun ini

dapat dilihat dalam laporan keuangan UKSW yang dibuat oleh BAK. Konsep

mental accounting juga terjadi pada pendapatan-pendapatan di luar ekspektasi

UKSW, yang memiliki kecenderungan boros dalam penggunaannya.

Batasan Penelitian

Penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini memiliki batasan yaitu perolehan data

penelitian yang diperoleh hanya dari unit di bawah PR II dan fakultas-fakultas

yang ada saja sebagai unit yang berhubungan langsung dengan mahasiswa, bukan

berasal dari seluruh unit yang ada. Selain itu ada pula data yang tidak dapat

diperoleh karena salah satu fakultas menolak untuk memberikan informasi dengan

tidak mengisi kuesioner yang telah diberikan dan data diperoleh hanya berupa

data kuesioner. Penelitian ini juga terbatas pada hasil penelitian yang

mendasarkan pada analisis teori-teori yang ada dengan data klasifikasi akun bukan

dengan hasil laporan keuangan yang dimiliki oleh UKSW. Sehingga tidak dapat

melihat secara lebih rinci dan jelas bagaimana penerapan mental accounting yang

ada di UKSW terkait dengan penggunaan uang yang diperoleh bukan dari

kegiatan utama organisasi.

24
Saran Penelitian Selanjutnya

Apabila memungkinkan untuk diadakannya penelitian kembali mengenai perilaku

akuntansi dan mental accounting di UKSW maka sebaiknya dilakukan penelitian

lebih mendalam terkait dengan hal tersebut tidak hanya unit di bawah PR II dan

fakultas-fakultas yang ada namun untuk semua unitdi dalam UKSW. Sebaiknya

penelitian selanjutnya menggunakan teknik analisis kualitatif dengan menambah

teknik analisis wawancara lebih lanjut dan observasi dalam memperoleh data

penelitian. Selain itu dapat pula dilakukan lebih mendalam bagaimana perilaku

unit-unit dalam membuat anggaran, judgment yang digunakan dalam memasukan

sebuah transaksi ke dalam anggaran, dan realisasinya, serta bagaimana proses

pengambilan keputusan yang ada ditingkat unit dalam penelitian ini adalah

fakultas namun dapat juga diterapkan di unit-unit lainnya dan ditingkat

universitas. Sehingga akan terlihat lebih jelas bagaimana perilaku akuntansi dan

mental accounting yang ada di UKSW dan bagaimana pengambilan keputusan

yang dilakukan oleh pimpinan UKSW terkait hal tersebut.

25
Daftar Pustaka

Bali, Seluk., 2012, Behaviour Of Individuals And Institutions In Relation To


FinanceAnd Accounting, The Journal of International Social Research5,
20, ISSN: 1307-9581.
Cummins, M.M. Haskel, J.H. & Jenkins, S.J., 2009, Financial Attitudes and
Spending Habits of University Freshmen, Journal of Economics and
Economic Education Research 10, 1.
Damayanti, Theresia Woro, dan Supramono, 2011, Realitas Mental Accounting :
Studi Pada Perlakuan Pendapatan Ekstra, Jurnal Manajemen Usahawan
Indonesia, 40, 2.
Gainau, Paskanova Christi, 2012, Evaluasi Sistem Pemrosesan Transaksi
Penerimaan dan Pengeluaran Kas Universitas Kristen Satya Wacana,
Skripsi Program S1 Fakultas Ekonomika dan Bisnis UKSW (tidak
dipublikasikan).
Holden, Karen., 2010, The Emotions and Cognitions Behind Financial
Decisions: The Implications of Theory for Practice, Center for Financial
Security, http://www.cfs.wisc.edu/papers/Holden2010_EmotionsPaper.pdf,
diunduh 10 September 2012.
Hudayati, Ataina., 2002, Perkembangan Riset Perilaku akuntansi Berbagai Teori
dan Pendekatan yang Melandasi, Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia,
6, 2, ISSN: 1410 2420.
Leclerc, Kristi., 2012, Influential Factors Contributing to CollegeStudent
Spending Habits and Credit Card
Debt,http://www.unh.edu/sociology/media/pdfs-
journal2012/P12_Leclerc.pdf, diunduh 10 September 2012.
Lumingkewas, Rosiana Feronica, 2009, Audit Tata Kelola Teknologi Informasi
Studi Kasus Sistem Informasi Keuandan Dan Akuntansi Satya Wacana
(SIKASA) UKSW Salatiga, Skripsi Program S1 Fakultas
TeknologiInformatika UKSW (tidak dipublikasikan).
Manurung, Adler Haymans, 2012, Teori Perilaku Keuangan (Behaviour
Finance),http://www.finansialbisnis.com/Data2/Riset/Teori%20Perilaku%
20Keuangan.pdf, diunduh 23 Oktober 2012.
Setiawan, Timotius Iwan, 2009, Pengendalian Pemrosesan Transaksi Pada Sistem
Keuangan Dan Akuntansi Satya Wacana (SIKASA) di Universitas Kristen
Satya Wacana Salatiga, Skripsi Program S1 Fakultas Teknologi dan
Informatika UKSW (tidak dipublikasikan).

26
Tan, Ming Kuang dan Se Tin, 2010, Analisis Perkembangan Riset Perilaku
Akuntansi Studi Pada Jurnal Behavioral Research In Accounting (1998
2003), Jurnal Akuntansi 2, 2, 122-133.
Thaler, Richard H., 1999, Mental Accounting Matters, Journal of Behavioral
Decision Making, 12, 183 206.
Wardhana, Brihaspati., 2012, Pengendalian Diri dalam Pengelolaan
Keuangan,Skripsi Program S1 Fakultas Ekonomika dan Bisnis UKSW
(tidak dipublikasikan).
Www.uksw.edu/id.php/tentang
www.uksw.edu/id.php/tentang/pimpinan_uksw

27
Lampiran-lampiran

Lampiran1 Daftar Pertanyaan

Daftar pertanyaan wawancara :

1. Bagaimana pengelolaan keuangan di UKSW dilakukan?

2. Bagaimana pengelolaan keuangan di fakultas di lakukan?

3. Apakah bagian keuangan fakultas membuat laporan keuangan?

4. Kemana laporan keuangan tersebut dipertanggung jawabkan?

Daftar pertanyaan di dalam kuesioner penelitian Perilaku Keuangan dan

Kebiasaan Belanja di UKSW.

1. Nama unit responden/ fakultas :

2. Tugas dan fungsi unit :

No. Pertanyaan Jawaban


1. Kapan dana diperoleh UKSW/
Fakultas?
2. Bagaimana dana diperoleh
UKSW/ Fakultas?
3. Apa saja kebutuhan jangka
panjang UKSW/ Fakultas?
4. Apakah kebutuhan jangka
panjang tersebut telah dipenuhi?
5. Apa saja kebutuhan jangka
pendek UKSW/ Fakultas?
6. Apakah kebutuhan jangka pendek
tersebut telah dipenuhi?
7. Apakah pemenuhan kebutuhan
UKSW/ Fakultas dilakukan

28
secara efektif?
8. Apakah pemenuhan kebutuhan
UKSW/ Fakultas dilakukan
secara efisien?
9. Apakah hasil yang diperoleh
dalam mengelola keuangan
UKSW/ Fakultasmemuaskan?
10. Siapa pengambil keputusan dalam
pengelolaan keuangan di UKSW/
Fakultas?
11. Bagaimana pengambilan
keputusan terkait pengelolaan
keuangan yang dilakukan di
UKSW/ Fakultas?
12. Apakah keputusan yang diambil
telah dievaluasi?
13. Kapan evaluasi tersebut
dilaksanakan?
14. Bagaimana evaluasi yang
dilakukan terkait dengan
pengambilan keputusan dalam
pengelolaan keuangan?
15. Apakah di UKSW/
Fakultasterdapat laporan
keuangan?
16. Apakah laporan keuangan
tersebut sesuai fungsi akuntansi?
17. Apakah laporan keuangan di
UKSW/ Fakultasmenggunakan
dasar akuntansi keuangan?

29
18. Apakah pengambilan keputusan
di UKSW/ Fakultas
menggunakan dasar akuntansi
manajerial?
19. Apakah di dalam laporan
keuangan UKSW/ Fakultas
terdapat klasifikasi akun
pendapatan sesuai dengan
sumbernya?
20. Apakah di dalam laporan
keuangan di UKSW/
Fakultasterdapat klasifikasi akun
pendapatan sesuai dengan tujuan
penggunaannya?
21. Apakah di dalam laporan
keuangan UKSW/ Fakultas
terdapat klasifikasi akun biaya
sesuai dengan tujuan
penggunaannya?
22. Kapan pengalokasian biaya
dilakukan? Harian, mingguan,
bulanan, atau tahunan?

Daftar informasi yang diperoleh dari klasifikasi akun laporan keuangan UKSW/

Fakultas

1. Apa saja pendapatan yang diperoleh UKSW?

2. Apa saja biaya/ pengeluaran UKSW/ Fakultas?

3. Apa saja klasifikasi akun terkait dengan pendapatan dan pengeluaran yang

ada di laporan keuangan UKSW/ Fakultas?

30
Lampiran 2 Surat Keputusan Rektor

31
32
33
34
35
36
37
Lampiran 3 Klasifikasi Akun

Daftar Kode Rekening

Kode
No. Nama Masuk Keluar Keterangan
Rekening
1 1 Aktiva
2 1.1 Aktiva Lancar
3 1.1.01 Kas dan Setara Kas
4 1.1.01.01 Kas
5 1.1.01.01.01 Kas Besar KBM KBK
6 1.1.01.01.02 Kas Kecil KKM KKK
7 1.1.01.01.03 Kas Gaji KGM KGK
8 1.1.01.01.04 Kas Loket KLM KLK
9 1.1.01.01.05 Kas Asrama KAM KAK
10 1.1.01.01.51 Kas Besar B
11 1.1.01.01.52 Kas Kecil B
12 1.1.01.01.53 Kas Gaji B
13 1.1.01.02 Bank
14 1.1.01.02.01 ABN Solo 000-02-54-30-238 ABK ABA
15 1.1.01.02.02 BCA AC 013338150-1 BCK BCA
16 1.1.01.02.03 BCA AC 009321027-09 Dolar US BCL BCB
17 1.1.01.02.04 BNI 00-371-68-916 BNK BNA
18 1.1.01.02.05 BNI 00-371-68-961 BNL BNB
19 1.1.01.02.06 BNI AC 000-371-68-905 BNM BNC
20 1.1.01.02.07 BPD AC 1033000721 BPK BPA
21 1.1.01.02.08 BPR Sukorejo UM 0001911 BSK BSA
BRI 31-69-2139 Giro
22 1.1.01.02.09 BRK BRA
(00003790.01.000001.30.7)
BRI 33-21-0146 Simpedes
23 1.1.01.02.10 BRL BRB
(00003790.01.000445.53.5)
24 1.1.01.02.11 BTN 00190-01-30-000024-8 BTK BTA
25 1.1.01.02.12 BUKOPIN 1001720186 BUK BUA
26 1.1.01.02.13 DANAMON AC 0030983019 DAK DAA
27 1.1.01.02.14 DANAMON AC 0030983142 DAL DAB
LIPPO 400-2/CIMB NIAGA
28 1.1.01.02.15 LIK LIA
991.01.00153.18.3
LIPPO 10-2/CIMB NIAGA
29 1.1.01.02.16 LIL LIB
448.01.00005.00.5
LIPPO AC 548-30-10000-0 Dollar
30 1.1.01.02.17 LIM LIC
US
31 1.1.01.02.18 MANDIRI 1350002092425 MAK MAA
32 1.1.01.02.19 MEGA Solo 010510011889990 MEK MEA
33 1.1.01.02.20 NIAGA 015-01-30696-00-5 NIK NIA
34 1.1.01.02.21 PANIN 3125-00-2008 PAK PAA
35 1.1.01.02.22 PERMATA 6601055552 PEK PEA
LIPPO 99-9/CIMB NIAGA
36 1.1.01.02.23 LIN LID
991.01.00147.18.2
37 1.1.01.02.24 BNI 106290406 BNN BND
38 1.1.01.02.25 PANIN USD 3126000022 PAL PAB
39 1.1.01.02.26 BNI 0112571354 (asrama) BNO BNE

38
BPR Menara Mulya Sukorejo
40 1.1.01.02.27
0002038
41 1.1.01.02.28 PANIN 3126000064 EURO PAM PAC
42 1.1.01.02.29 MANDIRI 1350005000730 MAL MAB
BRI Britama 3790-01-000463-50-
43 1.1.01.02.30 BRM BRC
9
MANDIRI 135-00-0559402-1
44 1.1.01.02.31 MAM MAC
USD
45 1.1.01.02.32 Sukorejo 3001001725 BSL BSB
LIPPO12345/CIMB NIAGA
46 1.1.01.02.51
448.01.00099.00.4
47 1.1.01.02.52 BNI 0093497853
48 1.1.01.02.53 BNI 0037169045 Giro
BRI Simpedes 3790-01-006999-
49 1.1.01.02.54
53-2
50 1.1.01.02.55 LIPPO 991-10-03086-8
51 1.1.01.02.56 BPR Sukorejo 3001001726
52 1.1.01.02.57 BNI 0095848347 BEASISWA
53 1.1.01.02.58 BNI 93104079
54 1.1.01.02.59 BNI 0093039030
55 1.1.01.02.60 BNI 0037168927 USD
56 1.1.01.02.61 BNI 0093103949
LIPPO 00678 / CIMB
57 1.1.01.02.62
9910100083118
58 1.1.01.02.63 LIPPO 54819131701
59 1.1.01.02.64 BRI Simpedes 9178533
60 1.1.01.02.65 BRI Simpedes 9061532
61 1.1.01.02.66 BRI Simpedes 010649535
62 1.1.01.03 Deposito Berjangka
63 1.1.01.03.01 Deposito Danamon DPM DPK
64 1.1.01.03.02 BPR 4000567
65 1.1.01.03.03 BPR 4000568
66 1.1.01.03.04 BPR 4000605
67 1.1.01.03.05 BPR 4000607
68 1.1.01.03.06 BPR 05000665
69 1.1.01.03.07 PANIN EUR 534652
70 1.1.01.03.08 PANIN USD 534651
71 1.1.01.03.09 BPR 08000839
72 1.1.01.03.10 BPR 08000841
73 1.1.01.03.11 Deposito BNI DPM DPK
74 1.1.01.03.12 Deposito BTN DPM DPK
75 1.1.01.03.13 Deposito CIMB NIAGA DPM DPK
76 1.1.01.03.14 Deposito Bank BUKOPIN DPM DPK
Deposito Bank MANDIRI AC
77 1.1.01.03.15 DPM DPK
120504
78 1.1.01.03.16 Deposito DPM DPK
79 1.1.01.03.17 Deposito BNI 320423 PIBBI DPM DPK
80 1.1.01.03.18 Deposito BNI 155811 PIBBI DPM DPK
Deposito BPR Sukorejo 08040
81 1.1.01.03.19 DPM DPK
LMU
82 1.1.01.03.2 Deposito BPR Mekar Nugraha DPM DPK
Deposito BPR Sukorejo 08042
83 1.1.01.03.20 DPM DPK
LMU
84 1.1.01.03.21 Deposito BRI DPM DPK

39
85 1.1.01.03.22 Deposito BPD DPM DPK
86 1.1.01.03.23 Deposito Bank JABAR DPM DPK
87 1.1.01.03.24 Deposito Bank Sahabat DPM DPK
88 1.1.01.03.25 Deposito BPR Mekar Nugraha DPM DPK
89 1.1.01.03.26 Deposito Bank Pasar Boyolali DPM DPK
90 1.1.01.03.27 Deposito BPR Kedung Arta DPM DPK
91 1.1.01.03.28 Deposito BPR Bapas 69 Magelang DPM DPK
92 1.1.01.03.29 DEPOSITO BANK PERMATA DPM DPK
93 1.1.01.03.30 Deposito Panin DPM DPK
94 1.1.01.03.31 Deposito DPM DPK
Deposito BNI 95848926 (UMBU
95 1.1.01.03.51
R)
Deposito BNI 119332331 (UMBU
96 1.1.01.03.52
R)
Deposito BNI 0123574556
97 1.1.01.03.53
(UMBU R)
Deposito BPR Menara Mulya
98 1.1.01.03.54
05.000.622 (Dana Abadi)
Deposito BPR Menara Mulya
99 1.1.01.03.55
05.000.623(Dana Abadi)
Deposito BPR Menara Mulya
100 1.1.01.03.56
05.000.624(Dana Abadi)
Deposito BNI 0039756586 (PIBBI
101 1.1.01.03.57
BUFFER FUND)
102 1.1.01.03.58 Deposito BNI AA.155805 PTTP
Deposito BNI AA.155806 (Pnlt
103 1.1.01.03.59
KHT)
Deposito LIPPO BD.991033
104 1.1.01.03.60
EASE
Piutang Akademik Mahasiswa /
105 1.1.02
Siswa
106 1.1.02.01 Uang Kuliah / Sekolah
107 1.1.02.01.01 SKS
108 1.1.02.01.02 SPP
109 1.1.02.01.03 Majalah dan Katalog
110 1.1.02.01.04 Tampungan Penerimaan UK
111 1.1.02.01.05 Loan Mahasiswa
112 1.1.02.02 Uang Sumbangan
113 1.1.02.02.01 Sumbangan Orang Tua Mahasiswa
114 1.1.02.03 Uang Titipan
115 1.1.02.03.01 Uang Titipan Posnet
116 1.1.02.03.02 Uang Titipan - Premi Kesehatan
117 1.1.02.03.03 Uang Titipan Ikama
Uang Titipan - Koperasi
118 1.1.02.03.04
Pendidikan Ekonomi
119 1.1.03 Piutang Lain-lain
120 1.1.03.01 Piutang Pegawai
121 1.1.03.01.01 Perumahan
122 1.1.03.01.02 Notebook / Laptop
123 1.1.03.01.03 Piutang Gaji Karyawan
124 1.1.03.01.04 PC Tablet
125 1.1.03.01.05 Piutang Rumah Dinas
Piutang Non-akademik Mahasiswa
126 1.1.03.02
/ Siswa
127 1.1.03.02.01 Pinjaman Bagian Kesejahteraan

40
Mahasiswa
128 1.1.03.03 Piutang Utilitas
129 1.1.03.03.01 BRI
130 1.1.03.03.02 Bank Bukopin
131 1.1.03.03.03 Bank Permata
132 1.1.03.03.04 BII
133 1.1.03.03.05 BNI
134 1.1.03.03.06 LippoBank
135 1.1.03.03.07 ATM BCA
136 1.1.03.03.08 ATM Danamon
137 1.1.03.03.09 ATM Mandiri
138 1.1.03.03.10 Dana Pensiun
139 1.1.03.03.11 Foto Copy Alumni Ikasatya
140 1.1.03.03.12 Internet Bayu
141 1.1.03.03.13 Kafe Nanda
142 1.1.03.03.14 Kafe Rindang
143 1.1.03.03.15 Kafe Satya Wacana
144 1.1.03.03.16 Kafe Solo
145 1.1.03.03.17 Kantor Pos
146 1.1.03.03.18 Kios Sinar Collection
147 1.1.03.03.19 Posnet
148 1.1.03.03.20 Satya Nusantara Tour
149 1.1.03.03.21 Rental BFC
150 1.1.03.03.22 VCD Rental
151 1.1.03.03.23 Wartel
152 1.1.03.03.24 T.B. WACANA MULIA
153 1.1.03.03.25 cemsed
154 1.1.03.03.26 Piutang PPSG
155 1.1.03.03.27 Piutang SatyaMart
156 1.1.03.03.28 Fotokopi Perpus lt.2
157 1.1.03.03.29 Dana Reksa
158 1.1.03.03.30 Kafe Sunda
159 1.1.03.03.31 Kafe Original
160 1.1.03.03.32 Kafe Java
161 1.1.03.03.33 Kafe Copi
162 1.1.03.03.34 Kafe Manado
163 1.1.03.03.35 Rollups
164 1.1.03.04 Bon Sementara
Bon Sementara Belum Jatuh
165 1.1.03.04.01
Tempo
Bon Sementara Sudah Jatuh
166 1.1.03.04.02
Tempo
167 1.1.03.05 Piutang hubungan istimewa
168 1.1.03.05.01 BPR Menara Mulya
169 1.1.03.90 Piutang Lain - lain
170 1.1.03.90.01 Piutang Rektor
171 1.1.03.90.02 Bank kurang buku
172 1.1.03.90.03 Penyertaan PT. INDOMED
173 1.1.03.90.04 Piutang Posnet PT. Skill
174 1.1.03.90.05 Piutang Internet dan buku FTI
175 1.1.03.90.06 Piutang Anthoneta Yulianti
176 1.1.03.90.07 Selisih kas opname
177 1.1.03.90.08 Piutang PPMA / PHKI

41
178 1.1.03.90.09 Piutang ASHA
179 1.1.03.90.10 Piutang......
180 1.1.03.90.11 Piutang renovasi BU (UBCHEA)
181 1.1.03.90.12 Piutang UK Kantor Pos
182 1.1.03.90.13 Piutang Asrama
183 1.1.03.90.14 Piutang Studi Lanjut
184 1.1.03.90.90 Piutang lain-lain
185 1.1.03.99 Piutang Antar-unit / RAU
186 1.1.03.99.01 Piutang Antar-unit / RAU
187 1.1.03.99.02 Piutang Antar-unit Sekolah Lab
188 1.1.03.99.03 Piutang Antar-unit PT SMS
189 1.1.03.99.04 Piutang Antar-unit STIBA
190 1.1.03.99.05 Piutang Antar-unit STIE Kriswina
Piutang antar unit - BPR Menara
191 1.1.03.99.06
Mulya
Piutang antar unit - Poliklinik
192 1.1.03.99.07
UKSW
193 1.1.03.99.10 Piutang Antar-unit YPTKSW
194 1.1.03.99.11 Piutang Logistik
195 1.1.03.99.20 Piutang SiKASA B
196 1.1.04 Persediaan
Persediaan Perlengkapan
197 1.1.04.01
Pendidikan dan Kantor
Persediaan Perlengkapan
198 1.1.04.01.01 ATK
Pendidikan dan Kantor
Persediaan Perlengkapan Rumah
199 1.1.04.02
Tangga
Persediaan Perlengkapan Rumah
200 1.1.04.02.01 ART
Tangga
201 1.1.05 Uang Muka
202 1.1.05.01 Uang Muka - Tanah
203 1.1.05.01.01 Uang Muka - Tanah
204 1.1.05.02 Uang Muka - Bangunan
205 1.1.05.02.01 Uang Muka - Bangunan
206 1.1.05.03 Uang Muka - Sarana dan Prasarana
207 1.1.05.03.01 Uang Muka - Sarana dan Prasarana
Uang Muka - Mesin dan Peralatan
208 1.1.05.04
(instalasi)
209 1.1.05.04.01 Uang Muka - Mesin dan Peralatan
210 1.1.05.05 Uang Muka - Perabotan
211 1.1.05.05.01 Uang Muka - Elektronik
212 1.1.05.05.02 Uang Muka - Meubeler
213 1.1.05.05.03 Uang Muka - Peralatan Lab
214 1.1.05.06 Uang Muka - Buku Perpustakaan
Uang Muka - Buku Perpustakaan
215 1.1.05.06.01
Universitas
Uang Muka - Buku Perpustakaan
216 1.1.05.06.02
Fakultas / Unit
217 1.1.05.07 Uang Muka - Kendaraan
218 1.1.05.07.01 Uang Muka - Kendaraan Roda 4
219 1.1.05.07.02 Uang Muka - Kendaraan Roda 2
220 1.1.05.90 Uang Muka Lain-lain
221 1.1.05.90.01 Uang Muka Asuransi Gedung
222 1.1.05.90.02 Uang Muka Asuransi Kendaraaan

42
223 1.1.05.90.03 Uang Muka - Lain-lain
224 1.2 Aktiva Tidak Lancar
225 1.2.01 Aktiva Tetap
226 1.2.01.01 Tanah
227 1.2.01.01.01 Tanah
228 1.2.01.02 Bangunan
229 1.2.01.02.01 Bangunan
230 1.2.01.02.02 Bangunan dalam pengerjaan
Bangunan dalam proses AT Non
231 1.2.01.02.03
Dana Pembangunan
232 1.2.01.02.11 DNP Bangunan
233 1.2.01.03 Sarana dan Prasarana Universitas
234 1.2.01.03.01 Sarana dan Prasarana Universitas
235 1.2.01.04 Mesin dan Peralatan
236 1.2.01.04.01 Mesin dan Peralatan (instalasi)
237 1.2.01.05 Perabotan
238 1.2.01.05.01 Elektronik
239 1.2.01.05.02 Meubeler
240 1.2.01.05.03 Peralatan Lab
241 1.2.01.05.11 DNP Elektronik
242 1.2.01.06 Buku Perpustakaan
243 1.2.01.06.01 Buku Perpustakaan Universitas
244 1.2.01.06.02 Buku Perpustakaan Fakultas / Unit
245 1.2.01.07 Kendaraan
246 1.2.01.07.01 Kendaraan Roda 4
247 1.2.01.07.02 Kendaraan Roda 2
Akumulasi Penyusutan -
248 1.2.01.51
Bangunan
Akumulasi Penyusutan -
249 1.2.01.51.01
Bangunan
Akumulasi penyusutan - DNP
250 1.2.01.51.11
Bangunan
Akumulasi Penyusutan - Sarana
251 1.2.01.52
dan Prasarana
Akumulasi Penyusutan - Sarana
252 1.2.01.52.01
dan Prasarana
Akumulasi Penyusutan - Mesin
253 1.2.01.53
dan Peralatan
Akumulasi Penyusutan - Mesin
254 1.2.01.53.01
dan Peralatan
255 1.2.01.54 Akumulasi Penyusutan - Perabotan
Akumulasi Penyusutan -
256 1.2.01.54.01
Elektronik
257 1.2.01.54.02 Akumulasi Penyusutan - Meubeler
Akumulasi Penyusutan - Peralatan
258 1.2.01.54.03
Lab
DNP Akumulasi Penyusutan -
259 1.2.01.54.11
Elektronik
Akumulasi Penyusutan - Buku
260 1.2.01.55
Perpustakaan
Akumulasi Penyusutan - Buku
261 1.2.01.55.01
Perpustakaan Universitas
Akumulasi Penyusutan - Buku
262 1.2.01.55.02
Perpustakaan Fakultas / Unit
Akumulasi Penyusutan -
263 1.2.01.56
Kendaraan

43
Akumulasi Penyusutan -
264 1.2.01.56.01
Kendaraan Roda 4
Akumulasi Penyusutan -
265 1.2.01.56.02
Kendaraan Roda 2
266 1.2.01.90.90 AT Dana Non Pembangunan
267 1.2.02 Penyertaan
268 1.2.02.01 Penyertaan Usaha
269 1.2.02.01.01 BPR Menara Mulya Sukorejo
270 1.2.02.01.02 Indomedia Komunikasi
271 1.2.03 Hak Atas Tanah
272 1.2.03.01 Hak Atas Tanah
273 1.2.03.01.01 Hak Atas Tanah
Akumulasi Amortisasi Hak Atas
274 1.2.03.02
Tanah
Akumulasi Amortisasi Hak Atas
275 1.2.03.02.01
Tanah
276 1.2.04 Aktiva Lain-lain
277 1.2.04.01 Aktiva Lain-lain
278 1.2.04.01.01 Cadangan Kerugian Piutang
279 1.2.04.01.02 Persediaan Barang Logistik
280 1.2.04.01.99 Ayat Silang
281 1.2.04.02 Deposito Berjangka - Terikat
282 1.2.04.02.01 Deposito Berjangka - Terikat
283 2 Kewajiban
284 2.1 Kewajiban Jangka Pendek
285 2.1.01 Hutang Pajak
286 2.1.01.01 PPh
287 2.1.01.01.01 PPh 21
288 2.1.01.01.02 PPh 22
289 2.1.01.01.03 PPh 23
290 2.1.01.01.04 PPh 25
291 2.1.01.02 PPN
292 2.1.01.02.01 PPN
Hutang Pada Pihak yang Memiliki
293 2.1.02
Hubungan Istimewa
Kelompok Kesejahteraan
294 2.1.02.01
Pensiunan
Kelompok Kesejahteraan
295 2.1.02.01.01
Pensiunan
296 2.1.60 Dana Titipan
297 2.1.60.01 Titipan Mahasiswa / Siswa
298 2.1.60.01.01 Premi Kesehatan - Mahasiswa
299 2.1.60.01.02 Posnet
300 2.1.60.01.03 Ikama
301 2.1.60.01.04 Koperasi Pendidikan Ekonomi
302 2.1.60.01.05 Titipan Prakuliah
Titipan Lain-lain Layanan
303 2.1.60.01.06
Mahasiswa
304 2.1.60.01.07 Titipan Uang Ijasah
305 2.1.60.01.08 Deposit Mahasiswa
306 2.1.60.02 Titipan Dosen dan Pegawai
Hutang Premi Kesehatan - Dosen
307 2.1.60.02.01
dan Pegawai
308 2.1.60.02.02 Hutang Premi Pensiun

44
309 2.1.60.02.03 Tabungan Wajib Pegawai
310 2.1.60.02.04 Hutang Gaji Karyawan
311 2.1.60.90 Titipan Lain-lain
312 2.1.60.90.01 Titipan Dana Penelitian Dosen
313 2.1.60.90.02 Dana Cadangan Premi Pensiun
314 2.1.60.90.03 Titipan Uang Kuliah
Titipan
315 2.1.60.90.04
Gamelan/kesenian/olahraga
316 2.1.60.90.05 TitipanWisuda
317 2.1.60.90.90 Titipan Umum
318 2.1.90 Hutang Lain-lain
319 2.1.90.01 Hutang Pembelian Aktiva Tetap
320 2.1.90.01.01 Hutang Tanah
321 2.1.90.01.02 Hutang Bangunan
322 2.1.90.01.03 Hutang Sarana dan Prasarana
323 2.1.90.01.04 Hutang Mesin dan Peralatan
324 2.1.90.01.05 Hutang Perabotan Elektronik
325 2.1.90.01.06 Hutang Perabotan Meubeler
Hutang Buku Perpustakaan
326 2.1.90.01.07
Universitas
Hutang Buku Perpustakaan
327 2.1.90.01.08
Fakultas / Unit
328 2.1.90.01.09 Hutang Kendaraan Roda 4
329 2.1.90.01.10 Hutang Kendaraan Roda 2
330 2.1.90.01.90 Hutang Lain-lain
331 2.1.90.02 Hutang Pembelian Persediaan
Hutang Pembelian Perlengkapan
332 2.1.90.02.01
Pendidikan dan Kantor
Hutang Pembelian Perlengkapan
333 2.1.90.02.02
Rumah Tangga
334 2.1.90.51 Biaya yang Masih Harus Dibayar
335 2.1.90.51.01 Biaya yang Masih Harus Dibayar
336 2.1.90.61 Pendapatan Diterima di Muka
337 2.1.90.61.01 Uang Muka SKS
338 2.1.90.61.02 Uang Muka SPP
339 2.1.90.61.03 Uang Muka Sumbangan
340 2.1.90.61.04 Uang Muka Wisuda
341 2.1.90.61.05 Uang Muka Pangkal
342 2.1.90.61.06 Uang Muka TOEFL
Pendapatan Diterima di Muka
343 2.1.90.61.61
(SIASAT)
344 2.1.90.99 Hutang Antar-unit / RAU
345 2.1.90.99.01 Hutang Antar-unit / RAU
346 2.1.90.99.02 Hutang Antar-unit Sekolah Lab
347 2.1.90.99.03 Hutang Antar-unit PT SMS
348 2.1.90.99.04 Hutang Antar-unit STIBA
349 2.1.90.99.05 Hutang Antar-unit STIE Kriswina
Hutang antar unit - Poliklinik
350 2.1.90.99.07
UKSW
351 2.1.90.99.10 Hutang Antar-unit YPTKSW
352 2.1.90.99.20 Hutang SIKASA B
353 2.1.90.99.99 Ayat Silang
354 2.2 Kewajiban Jangka Panjang
355 2.2.01 Hutang Jangka Panjang

45
356 2.2.01.01 Hutang Jangka Panjang - Bank
357 2.2.01.01.01 Hutang Jangka Panjang - Bank
Hutang Jangka Panjang - Non-
358 2.2.01.02
bank
359 2.2.01.02.01 Hutang KKP
360 3 Aktiva Bersih
361 3.1 Aktiva Bersih Terikat
362 3.1.01 Dana Program Terikat
363 3.1.01.01 Dana Beasiswa
Beasiswa UKSW Rutin (LK
364 3.1.01.01.01 Universitas, Pemamik, Banpres,
Bankus, Banter LK, Voice)
365 3.1.01.01.02 Beasiswa - Insidental
366 3.1.01.01.03 APAC
367 3.1.01.01.04 BBM
368 3.1.01.01.05 DHAKIL
369 3.1.01.01.06 ELCA
370 3.1.01.01.07 ELCA - EF
371 3.1.01.01.08 FAAS
372 3.1.01.01.09 GKI Pregolan
373 3.1.01.01.10 ICSF
374 3.1.01.01.11 IJARI
375 3.1.01.01.12 LPFI
376 3.1.01.01.13 Marie Claire
377 3.1.01.01.14 MCC
378 3.1.01.01.15 MCC DERYL / AHHS
379 3.1.01.01.16 PTTP
380 3.1.01.01.17 Pelayanan Kasih
Pemda Timor-Timur / UNDP /
381 3.1.01.01.18
TLSP
382 3.1.01.01.19 PKPS-BBM
383 3.1.01.01.20 PPA
384 3.1.01.01.21 Van De Venter PPS MP
385 3.1.01.01.22 Robert Yowena
386 3.1.01.01.23 STTP / PTTP
387 3.1.01.01.24 Toyota Astra
388 3.1.01.01.25 TPSDP
389 3.1.01.01.26 UB - JT
390 3.1.01.01.27 UB - STIE / OG / ADC
391 3.1.01.01.28 UB - UKSW
392 3.1.01.01.29 UCN
393 3.1.01.01.30 Van De Venter
394 3.1.01.01.31 Yayasan Supersemar
395 3.1.01.01.32 MCC HSMS
396 3.1.01.01.33 UB - UNTL
397 3.1.01.01.34 DIKNAS
398 3.1.01.01.35 Beasiswa F. Teologi
Beasiswa Unggulan PPS MB /
399 3.1.01.01.36
PIIC
Program Pasca di Waingapu
400 3.1.01.01.37
Waikabubak
401 3.1.01.01.38 Program Pasca Kupang
402 3.1.01.01.39 Beasiswa Pemkot Salatiga

46
403 3.1.01.01.40 EMSTE FUND
404 3.1.01.01.41 ELCA - Emergency fund
405 3.1.01.01.42 Elizabeth Irwin
406 3.1.01.01.43 Beasiswa Notohamidjojo
407 3.1.01.01.44 Beasiswa 3
Beasiswa PPS Magister Biologi -
408 3.1.01.01.45
Nias
Beasiswa PPS Magister
409 3.1.01.01.46
Manajemen - Nias
410 3.1.01.01.47 Beasiswa Compassion
Beasiswa - Seranton Scholarship
411 3.1.01.01.48
Result
412 3.1.01.01.49 Beasiswa Pemerintah Timur Leste
413 3.1.01.01.50 Beasiswa Yayasan David Cakra
414 3.1.01.01.51 Beasiswa ELCA Notohamijoyo
415 3.1.01.01.52 Beasiswa Irian Jaya
416 3.1.01.01.53 Beasiswa Yohanes Surya
417 3.1.01.01.54 Beasiswa Halmahera
418 3.1.01.01.55 Beasiswa UNTL WR IV
419 3.1.01.01.56 Beasiswa UB WR IV
420 3.1.01.01.57 Beasiswa Pemda Irian Jaya ( FTI)
421 3.1.01.01.58 Beasiswa - Tri Putra
422 3.1.01.01.59 Beasiswa PEMDA bengkayang
423 3.1.01.01.60 Beasiswa PEMDA LANDAK
424 3.1.01.01.61 Beasiswa Bidik Misi
425 3.1.01.01.62 Beasiswa - LPMAK
426 3.1.01.01.63 Beasiswa - GKI Kebayoran
427 3.1.01.02 Dana Penelitian Terikat
428 3.1.01.02.01 Kontrak Kerja Penelitian
Dana Cadangan Iuran Tambahan
429 3.1.01.02.02
Premi Pensiun
430 3.1.01.02.03 EU (Fakultas Hukum)
431 3.1.01.02.04 Titipan Halmahera
Penelitian Gandum (Fakultas
432 3.1.01.02.05
Pertanian)
Penelitian GNRHL (Fakultas
433 3.1.01.02.06
Pertanian)
Dana Penelitian RUK Sampah
434 3.1.01.02.07
(Fakultas Biologi)
435 3.1.01.02.08 VU - FB (Studi Lanjut S3)
436 3.1.01.02.09 Proyek PHK - PMP
437 3.1.01.02.10 Progdi. S1 SOE
438 3.1.01.02.11 Titipan S1 PGSD PJJ
439 3.1.01.02.12 Titipan Pemda Landak
440 3.1.01.02.13 Titipan Dana Penelitian LPPM
441 3.1.01.02.14 Titipan BK Sumba
442 3.1.01.02.15 Titipan ATESIA Theologi
443 3.1.01.02.16 FKIP PJJ PGSD
444 3.1.01.02.17 Japanese Studies
445 3.1.01.02.18 FKIP - AKTA Sumba
446 3.1.01.02.19 FP - Road Map
447 3.1.01.02.20 PHK K3
448 3.1.01.02.21 LPPM - SIBERMAS
449 3.1.01.02.22 LTC - Buffer Fund

47
450 3.1.01.02.23 PESPARAWI
451 3.1.01.02.24 FKIP - PHK Micro Teaching
452 3.1.01.02.25 LTC - COTIM
453 3.1.01.02.26 SERDOS PPMA
454 3.1.01.02.27 FKIP - DIA BERMUTU
455 3.1.01.02.28 FB - Mitrisikasi Dihutan Pinus
456 3.1.01.02.29 FKIP - PSKGDJ
457 3.1.01.02.30 FKIP PJJ PGSD Kab. Batang
458 3.1.01.02.31 FKIP - PHK e-TA
459 3.1.01.02.32 FKIP - PHK ASSESMENT
460 3.1.01.02.33 FKIP - PHK BAC - MBS
461 3.1.01.02.34 FKIP - PHK CLCC
462 3.1.01.02.35 PR V - UB Cemsed
463 3.1.01.02.36 LTC PIBBI
464 3.1.01.02.37 Basket FTI-PT DBL Indonesia
465 3.1.01.02.38 JobFair
466 3.1.01.02.39 FKIP - PHK DIA BERMUTU
467 3.1.01.02.40 FKIP - PHK DIA BERMUTU 2
468 3.1.01.02.41 PR IV - Sistem Informasi Terpadu
469 3.1.01.02.42 FKIP - MBS PGSD
470 3.1.01.90 Dana Program Terikat Lain-lain
471 3.1.01.90.01 Transfer Fakultas
Sumbangan Wisuda
472 3.1.01.90.02
Notohamidjoyo( Dana Abadi)
473 3.1.01.90.03 EASE
474 3.1.01.90.04 Titipan Dana BOP
475 3.1.01.90.05 Prakuliah - Penalaran Mahasiswa
476 3.1.01.90.06 PR IV - Program Internasionalisasi
PPS - Program Master of
477 3.1.01.90.07
Accounting UNTL
478 3.1.01.90.08 PR I - Pemkab Jayapura
479 3.1.01.90.09 FTI - UNTL Pariwisata
480 3.1.01.90.90 Dana Abadi / Fee UKSW
481 3.2 Aktiva Bersih Tidak Terikat
482 3.2.01 Aktiva Bersih Tidak Terikat
483 3.2.01.01 Aktiva Bersih Tidak Terikat
484 3.2.01.01.01 Surplus / Defisit Periode Lalu
485 3.2.01.01.02 Surplus / Defisit Periode Berjalan
486 3.2.01.01.03 Harta Sendiri Periode Lalu
487 3.2.01.01.04 Harta Sendiri Periode Berjalan
Selisih Penilaian Kembali Aktiva
488 3.2.01.01.05
Tetap
489 4 Pendapatan
490 4.1 Pendapatan Operasional
Uang Akademik Mahasiswa /
491 4.1.01
Siswa
492 4.1.01.01 Uang Kuliah / Sekolah
493 4.1.01.01.01 SKS
494 4.1.01.01.02 SPP
495 4.1.01.01.03 Sumbangan Orang Tua Mahasiswa
496 4.1.01.01.04 Uang Pendaftaran
497 4.1.01.01.05 Uang Pangkal
498 4.1.01.01.06 KTM

48
Transkrip / KST / Ijasah / Jasa
499 4.1.01.01.07
Terjemahan
500 4.1.01.01.08 Uang Wisuda
501 4.1.01.01.09 Kartu Perpustakaan
502 4.1.01.01.10 Prakuliah
503 4.1.90 Pendapatan Operasional Lain-lain
504 4.1.90.90 Pendapatan Operasional Lain-lain
505 4.1.90.90.01 Kursus / Training/Tes
506 4.1.90.90.02 Seminar / Lokakarya /Job fair
507 4.1.90.90.03 Buku / Diktat / Jilid
508 4.1.90.90.04 Kaset / Video
509 4.1.90.90.05 Praktikum
510 4.1.90.90.06 Pertukaran Mahasiswa
Pendapatan Operasional Antar-unit
511 4.1.90.99
/ RAU
Pendapatan Operasional Antar-unit
512 4.1.90.99.01
/ RAU
Pendapatan Operasional Antar-unit
513 4.1.90.99.02
Sekolah Lab
Pendapatan Operasional Antar-unit
514 4.1.90.99.03
PT SMS
Pendapatan Operasional Antar-unit
515 4.1.90.99.04
STIBA
Pendapatan Operasional Antar-unit
516 4.1.90.99.05
STIE Kriswina
Pendapatan Operasional Antar-unit
517 4.1.90.99.10
YPTKSW
518 4.2 Pendapatan Non-operasional
519 4.2.01 Pendapatan Non Operasional
520 4.2.01.01 Pendapatan Bunga
Pendapatan Bunga Tabungan /
521 4.2.01.01.01
Giro
522 4.2.01.01.02 Pendapatan Bunga Deposito
523 4.2.01.02 Pemanfaatan Fasilitas
524 4.2.01.02.01 Pemanfaatan Fasilitas Peralatan
Pemanfaatan Fasilitas Gedung /
525 4.2.01.02.02
Ruang
526 4.2.01.02.03 Pemanfaatan Fasilitas Parkir
Pendapatan Non-operasional Lain-
527 4.2.90
lain
528 4.2.90.01 Sumbangan
Sumbangan Pemerintah Dalam
529 4.2.90.01.01
Negeri
Sumbangan Pemerintah Luar
530 4.2.90.01.02
Negeri
Sumbangan Badan Swasta Dalam
531 4.2.90.01.03
Negeri
Sumbangan Badan Swasta Luar
532 4.2.90.01.04
Negeri
533 4.2.90.01.05 Sumbangan Gereja
534 4.2.90.01.06 Sumbangan Perseorangan
535 4.2.90.01.07 Sumbangan Alumni
Pendapatan Non-operasional Lain-
536 4.2.90.90
lain
537 4.2.90.90.01 PNS
538 4.2.90.90.02 Institutional Fee

49
539 4.2.90.90.03 Denda
540 4.2.90.90.04 Beda Kurs
541 4.2.90.90.05 Pendapatan Promosi
542 4.2.90.90.06 Penjualan barang bekas
543 4.2.90.90.07 Pendapatan Bunga Non Bank
544 4.2.90.90.08 Bahan-Bahan Praktikum
Dana Program
545 4.2.90.90.09
Proyek/Beasiswa/Program
546 4.2.90.90.90 Pendapatan-Lain-Lain
547 5 Beban
548 5.1 Beban Operasional
549 5.1.01 Beban Akademik
550 5.1.01.01 Penyelenggaraan Akademik Dosen
Gaji, Honor, dan Tunjangan -
551 5.1.01.01.01
Dosen
552 5.1.01.01.02 Pengembangan SDM - Dosen
553 5.1.01.01.03 Pengembangan TWP - Dosen
554 5.1.01.01.04 Penelitian Dosen
Pengurusan Tenaga Kerja Asing /
555 5.1.01.01.05
Mahasiswa Asing
556 5.1.01.01.06 Pengabdian Masyarakat
557 5.1.01.01.07 Pengurusan JAFA Dosen
Penyelenggaraan Akademik
558 5.1.01.02
Mahasiswa / Siswa
559 5.1.01.02.01 Studi Lapangan (KEKW)
560 5.1.01.02.02 Orientasi Mahasiswa
561 5.1.01.02.03 Ujian dan Wisuda
562 5.1.01.02.04 Pertukaran Mahasiswa
563 5.1.01.03 Kegiatan Kemahasiswaan
Professional Skill (08-09 digabung
564 5.1.01.03.01
menjadi Pengembangan LK)
Humanistic Skill (08-09 digabung
565 5.1.01.03.02
menjadi Pengembangan LK)
566 5.1.01.03.03 Pers Kampus
567 5.1.01.03.04 Gudep
568 5.1.01.03.05 Kesenian dan olah raga
569 5.1.01.03.06 Pekan Ilmiah Mahasiswa
570 5.1.01.03.07 Campus Ministry
Bimbingan Konseling / Bursa
571 5.1.01.03.08
Karir / Narkoba
572 5.1.01.03.09 Beban LK Fakultas
Pengembangan Lembaga
573 5.1.01.03.10
Kemahasiswaan
574 5.1.01.03.11 Pembebanan WR III
575 5.1.01.04 Pembinaan Mahasiswa
576 5.1.01.04.01 BPMU / BPMF
577 5.1.01.04.02 SMU
578 5.1.01.04.03 Pengembangan SDM - Mahasiswa
579 5.1.01.90 Beban Akademik Lain-lain
Beban Pemakaian BHP
580 5.1.01.90.01
Perkuliahan dan Praktikum
Beban Akademik Lain-lain -
581 5.1.01.90.02
Dosen
Beban Akademik Lain-lain -
582 5.1.01.90.03
Mahasiswa

50
583 5.1.01.90.04 Beban Subsidi Anak Pegawai
584 5.1.01.90.05 Beban Subsidi Camaru Berprestasi
585 5.1.01.90.06 Subsidi Komputer
586 5.1.02 Beban Penunjang Akademik
587 5.1.02.01 Beban Administrasi
Gaji, Honor, dan Tunjangan -
588 5.1.02.01.01
Pegawai
589 5.1.02.01.02 Pengembangan SDM - Pegawai
590 5.1.02.01.03 Pengembangan TWP - Pegawai
591 5.1.02.02 Beban Umum
592 5.1.02.02.01 Beban Pemakaian BHP Kantor
593 5.1.02.02.02 Penyelenggaraan Kursus / Training
Penyelenggaraan Seminar /
594 5.1.02.02.03
Lokakarya/workshop
595 5.1.02.02.04 Perjalanan Dinas
Telekomunikasi, Pos, Listrik, dan
596 5.1.02.02.05
Air
597 5.1.02.02.06 Pengembangan Lembaga
598 5.1.02.02.07 Rapat-rapat
599 5.1.02.02.08 Souvenir / Tanda Duka
600 5.1.02.02.09 Sumbangan
601 5.1.02.02.10 Iuran antar lembaga
602 5.1.02.02.11 Akreditasi
Beban Penunjang Akademik Lain-
603 5.1.02.90
lain
604 5.1.02.90.01 Langganan Majalah / Surat Kabar
605 5.1.02.90.02 Penerbitan Buku / Diktat
606 5.1.90 Beban Operasional Lain-lain
607 5.1.90.01 Perbaikan dan Pemeliharaan
Perbaikan dan Pemeliharaan -
608 5.1.90.01.01
Bangunan
Perbaikan dan Pemeliharaan -
609 5.1.90.01.02
Sarana dan Prasarana
Perbaikan dan Pemeliharaan -
610 5.1.90.01.03
Mesin dan Peralatan
Perbaikan dan Pemeliharaan -
611 5.1.90.01.04
Perabotan Elektronik
Perbaikan dan Pemeliharaan -
612 5.1.90.01.05
Perabotan Meubeler
Perbaikan dan Pemeliharaan -
613 5.1.90.01.06
Buku Perpustakaan Universitas
Perbaikan dan Pemeliharaan -
614 5.1.90.01.07
Buku Perpustakaan Fakultas / Unit
Perbaikan dan Pemeliharaan -
615 5.1.90.01.08
Kendaraan Roda 4
Perbaikan dan Pemeliharaan -
616 5.1.90.01.09
Kendaraan Roda 2
Perbaikan dan Pemeliharaan -
617 5.1.90.01.10
Peralatan Lab
618 5.1.90.01.11 Beban pengurusan tanah
619 5.1.90.02 Penyusutan Aktiva Tetap
620 5.1.90.02.01 Biaya Penyusutan Bangunan
Biaya Penyusutan Sarana dan
621 5.1.90.02.02
Prasarana
Biaya Penyusutan Mesin dan
622 5.1.90.02.03
Peralatan

51
Biaya Penyusutan Perabotan -
623 5.1.90.02.04
Elektronik
Biaya Penyusutan Perabotan -
624 5.1.90.02.05
Meubeler
Biaya Penyusutan Buku
625 5.1.90.02.06
Perpustakaan Universitas
Biaya Penyusutan Buku
626 5.1.90.02.07
Perpustakaan Fakultas / Unit
Biaya Penyusutan Kendaraan Roda
627 5.1.90.02.08
4
Biaya Penyusutan Kendaraan Roda
628 5.1.90.02.09
2
Biaya Penyusutan Perabotan -
629 5.1.90.02.10
Peralatan Lab
Biaya Penyusutan Perabotan -
630 5.1.90.02.11
DNP Elektronik
631 5.1.90.03 Amortisasi Hak Atas Tanah
632 5.1.90.03.01 Amortisasi Hak Atas Tanah
633 5.1.90.90 Beban Operasional Lain-lain
Beban Pemakaian BHP Rumah
634 5.1.90.90.01
Tangga
635 5.1.90.90.02 Pakaian Seragam Satpam
636 5.1.90.90.03 Beban Pertukaran Mahasiswa
Beban
637 5.1.90.90.04 Pembinaan/Pengabdian/Penelitian
dana NEGARA
Beban Operasional Antar-unit /
638 5.1.90.99
RAU
Beban Operasional Antar-unit /
639 5.1.90.99.01
RAU
Beban Operasional Antar-unit
640 5.1.90.99.02
Sekolah Lab
Beban Operasional Antar-unit PT
641 5.1.90.99.03
SMS
Beban Operasional Antar-unit
642 5.1.90.99.04
STIBA
Beban Operasional Antar-unit
643 5.1.90.99.05
STIE Kriswina
Beban Operasional Antar-unit
644 5.1.90.99.06
YPTKSW
645 5.2 Beban Non-operasional
646 5.2.01 Beban Non-operasional
647 5.2.01.01 Beban Bunga
648 5.2.01.01.01 Beban Pinjaman Bank
649 5.2.01.01.02 Beban Pinjaman Non-bank
650 5.2.01.02 Beban Pajak
651 5.2.01.02.01 PBB
652 5.2.01.02.02 Pajak Kendaraan
653 5.2.01.02.03 Pajak Pemondokan
654 5.2.01.90 Beban Non-operasional Lain-lain
655 5.2.01.90.01 Administrasi Bank
Pemeriksaan Akuntan/Konsultan
656 5.2.01.90.02
Pajak
657 5.2.01.90.03 Biaya Asuransi - Kendaraan
658 5.2.01.90.04 Beban Asuransi - Gedung
659 5.2.01.90.05 Aktivitas Umum

52
Pembuatan dan Pemeliharaan
660 5.2.01.90.06
Software / Dokumentasi
661 5.2.01.90.07 Fee Proyek
662 5.2.01.90.08 Kerugian Selisih Kurs
663 5.2.01.90.90 Beban lain-lain

53