Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH AKUNTANSI MANAJEMEN

Ruang Lingkup Akuntansi Manajemen

Diajukan untuk memenuhi tugas makalah mata kuliah Akuntansi Manajemen

Disusun oleh:

Nita Julianti

Irma Rosalina

Balgis

Tiara

Saepul Taufik Ridwan

Manulana Hasanudin

PRODI MANAJEMEN SEMESTER IV (PAGI)

STIE DR. KHEZ. MUTTAQIEN

Jl. K. K. Singawinata No. 83, Purwakarta


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT, yang atas rahmat-Nya, maka
kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah mata kuliah Akuntansi
Manajemen yang berjudul, Ruang lingkup Akuntansi Manajemen.

Penyusunan makalah ini merupakan salah satu tugas untuk mata kuliah
Akuntansi Manajemen. Dalam Penulisan makalah ini, kami merasa masih banyak
kekurangan, baik dalam materi maupun cara penulisan. Untuk itu kritik dan saran
dari semua pihak sangat kami harapkan demi menyempurnakan isi makalah ini.

Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang tidak terhingga kepada


pihak-pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung atas sumber-
sumber materi sebagai bahan referensi yang membantu dalam penyusunan
makalah ini.

Akhirnya kami berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal


pada mereka yang telah memberikan bantuan. Amiin Yaa Robbal Alamiin.

Hormat kami,

Kelompok Penyusun

STIE DR. Khez. Page


ftuttaqien 1
DAFTAR ISI

Kata Pengantar........................................................................................................... 1

Daftar Isi..................................................................................................................... 2

BAB I: Pendahuluan................................................................................................... 3

BAB II: Pembahasan.................................................................................................. 4

i. Pengertian Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan.........................4


ii. Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan.........................5
iii. Pengertian Akuntansi Manajemen..................................................................6
iv. Sistem Informasi Akuntansi Manajemen........................................................7
v. Fokus terkini dalam Akuntansi Manajemen...................................................7
vi. Peranan Akuntan Manajemen.........................................................................8

BAB III: Konsep Dasar Akuntansi Manajemen.........................................................9

i. Konsep Biaya..................................................................................................9
ii. Jenis-jenis biaya.............................................................................................10
iii. Objek biaya, keterlancaran dan penelurusan.................................................10
iv. Biaya Produk untuk Pelaporan Keuangan Eksternal.....................................11
v. Perilaku aktivitas biaya..................................................................................12

BAB IV: Kesimpulan................................................................................................ 13

BAB V: Daftar Pustaka.............................................................................................14


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Akuntansi merupakan kebutuhan sebuah perusahaan. Bagaimana sebuah


Perusahaan melihat keadaan finansial perusahaannya pada suatu periode tertentu.
Adalah tugas seorang Akuntan untuk mencatat laporan keuangan suatu
perusahaan. Akuntansi Manajemen membahas lebih lanjut pencatatan laporan
keuangan untuk pihak internal (manajemen perusahaan). Maka, penulisan
makalah ini akan fokus untuk menjelaskan ruang lingkup akuntansi manajemen.

B. Rumusan masalah
1) Apa pengertian akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen?
2) Apa perbedaan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen?
3) Apa pengertian akuntansi manajemen?
4) Apa itu sistem akuntansi manajemen?
5) Apa saja fokus terkini akuntansi manajemen dan peran akuntan
manajemen?
6) Apa saja konsep dasar akuntansi manajemen?

C. Tujuan
1) Mengetahui apa itu akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen.
2) Mengetahui perbedaan antara akuntansi keuangan dan akuntansi
manajemen.
3) Mengetahui pengertian dari akuntansi manjemen.
4) Mengetahui sistem akuntansi manajemen.
5) Mengetahui fokus terkini akuntansi manajemen dan peran seorang
akuntan manajemen.
6) Memahami konsep dasar akuntansi manajemen.
BAB II

PEMBAHASAN

A. Akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan

Secara garis besar, akuntansi dibagi kedalam akuntansi keuangan dan


akuntansi manajemen. Tujuan utama akuntansi keuangan adalah untuk
menyajikan informasi kepada pihak eksternal perusahaan, misalnya investor dan
kreditor. Adapun tujuan akuntansi manajemen adalah menyajikan informasi
kepada pihak internal, yaitu manajemen perusahaan.

Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen memiliki persamaan, yaitu:

1) Keduanya dibangun atas dasar pertanggung jawaban (stewardship)


manajemen sebagai wakil perusahaan harus mempertanggung
jawabkan keuangan dan operasional perusahaan kepada semua pihak
yang berkepentingan. Akuntansi keuangan berkaitan dengan operasi
perusahaan secara keseluruhan, sedangkan akuntansi manajemen
berkaitan dengan satuan-satuan pertanggungjawaban untuk
menyediakan laporan pertanggungjawaban yang lebih terinci.
2) Akuntansi keuangan dan akuntansi pertanggungjawaban dibangun
dalam suatu sistem akuntansi umum, tidak dalam suatu sistem yang
terpisah. Selain karena penyelenggaraan dua sistem yang terpisah
dilaranag oleh pihak yang berwenang, hal tersebut juga akan sangat
mahal untuk diimplementasikan karena memerlukan buku-buku
akuntansi, waktu dan tenaga ekstra.
B. Berbagai perbedaan antara akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen
dapat dirangkum dalam tabel berikut:

Perbedaan Akuntansi manajemen Akuntansi keuangan


Berfokus pada
Berfokus pada
penyediaan informasi
1. Target pengguna penyediaan informasi
untuk pengguna
untuk pengguna
eksternal.
internal
Pelaporan akuntansi
keuangan harus
mengikuti prosedur
2. Batasan input dan Tidak terikat aturan akuntansi yang
proses tertentu. ditetapkan oleh pihak
yang berwenang
(bapepam dan IAI di
Indonesia)
Berfokus pada Berfokus pada
penyediaan informasi penyediaan informasi
3. Target pengguna
untuk penggunaa untuk pengguna
internal eksternal
Informasi keuangan
dan nonkeuangan,
Informasi keuangan
4. Jenis informasi dimungkinkan juga
yang bersifat objektif
informasi yang bersipat
subjektif
Mencatat dan
Menekan pada
melaporkan peristiwa
5. Orientasi waktu informasi tentang
yang sudah terjadi
peristiwa dimasa depan
(data historis)
Evaluasi internal dan Informasi yang
6. Tingkat agregasi pembuatan keputusan disediakan berfokus
dilakukan berdasarkan pada kinerja
informasi yang sangat perusahaan secara
detail keseluruhan.
Melibatkan aspek
ekonomi manajerial,
teknik industry dan
7. Kedalaman Lebih spesifik.
ilmu manajemen
(bersifat
multidisipliner)
8. Keakuratan dan Lebih menekan pada Lebih menekan pada
tepat waktu ketepat waktuan. keakuratan.
Lebih menekan pada
9. Verifikasi dan relefansi terhadap Lebih menekan pada
relevansi perencanaan dan kemampuan verifikasi.
pengendalian.

C. Pengertian akuntansi manajemen


Akuntansi manajemen merupakan informasi keuangan dihasilkan oleh
tipe akuntansi manajemen yang dimanfaatkan oleh pemakai interen entitas.
[Mulyadi: (2001:2]
Akuntansi manajemen merupakan kegiatan yang masih menghasilkan
informasi keuangan untuk manajemen sebagai dasar pengambilan keputusan
dalam menjalankan fungsi manajemen. [Halim & Supormo (2000:3)]
Secara umum, akuntansi manajemen adalah salah satu bidang akuntansi
yang bertujuan menyajikan laporan-laporan untuk tujuan dan kepentingan
pihak internal perusahaan dalam melaksanakan suatu proses manajemen yan
terdiri atas sebuah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan serta
pengendalian.
D. Sistem Informasi Akuntansi Manajemen
Sistem informasi akuntansi manajemen adalah sistem informasi yang
menghasilkan output dengan menggunakan input dan memprosesnya untuk
mencapai tujuan khusus manajemen.
Tujuan sistem akuntansi manajemen:

1.) Menyediakan informasi untuk pembiayaan jasa, produk dan objek


lain yang menjadi kebutuhan/kepentingan manajemen.
2.) Menyediakan informasi untuk perencanaan, pengendalian,
pengevaluasian dan perbaikan berkelanjutan.
3.) Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

E. Fokus terkini dalam akuntansi manajemen


Lingkungan bisnis yang berubah begitu cepat yang sangat
mempengaruhi perkembangan konsep dan praktik akuntansi manajemen.
Akuntansi manajemen harus mampu menyediakan informasi yang
memungkinkan manajer untuk berfokus pada nilai pelanggan (costumer
value), manajemen mutu total (total quality management), kompitisi berbasis
waktu (time based competition) dan pemanfaatan teknologi informasi.
1) Activity based management. Manajemen berbasis aktifitas adalah
suatu sistem yang luas dan terintegrasi yang berfokus pada
perhatian manajemen terhadap aktifitas, bertujuan untuk
meningkatkan nilai pelanggan dan laba yang dihasilkan.
2) Orientasi pada pelanggan merupakan perbedaan antara apa yang
diperoleh pelanggan (kepuasan pelanggan) dengan apa yang
diberikan oleh pelanggan (pengorbanan pelanggan).
3) Penempatan strategi, manajemen biaya strategi merupakan
penggunaan informasi biaya untuk mengembangkan dan
mengidentifikasikan strategi yang lebih baik yang akan
menghasilkan keunggulan kompetitif yang berkesinambungan.
4) Kerangka kerja rantai nilai.
A. Rantai nilai internal adalah rangkaian nilai aktivitas yang
diperlukan untuk mendesain, mengembangkan, memproduksi,
memasarkan dan mendistribusikan produk dan jasa kepada
pelanggan.
B. Rantai nilai industry adalah rangkaian aktivitas penciptaan
nilai yang terhubung mulai dari bahan baku mentah sampai
dengan pembuangan produk akhir oleh pengguna akhir.

F. Peranan akuntan manajemen

Peran seorang akuntan manajeman dalam organisasi adalah sebagai


pendukung organisasi. Akuntan manajemen bertanggungg jawab untuk
mengidentifikasi, mengumpulkan, mengukur, menganalisis, menyiapkan,
menginteprentasikan dan mengkomunikasikan informasi yang dibutuhkan oleh
manajemen untuk pengambilan keputusan. Akuntan manajemen biasanya terlibat
secara langsung dalam proses manajemen sebagai anggota penting dalam tim
manajemen, misalnya sebagai kontroler (kepala bagian akuntansi) dan manajer
akuntan biaya. Akuntan manajemen bertugas membantu orang-orang ini (line
position), yaitu pihak yang bertanggungg jawab langsung dalam melaksanakan
tujuan dalam organisasi, misalnya manajer bagian produksi. Dalam hal ini,
akuntan manajemen berada dalam posisi staff (staff position), yaitu posisi yang
mendukung tugas lini dan tidak bertanggungg jawab langsung terhadap tujuan
dasar organisasi.
BAB III:

KONSEP DASAR AKUNTANSI MANAJEMEN

A. Konsep biaya

Biaya (cost) adalah sejumlah pengorbanan sumber daya ekonomi (kas atau
equifalen kas) untuk melekukan suatu kegiatan yang diharapkan akan
menghasilkan mamfaat ekonomi (pendapatan) dimasa yang akan datang.
Sejumlah kas yang dikeluar kan untuk membeli bahan baku akan menjadi biaya
bahan baku tersebut. Demikian juga upah tenaga kerja yang dibayarkan dan
overhead pabrik yang digunakan untuk memproduksi produk jadi merupakan
biaya produk jadi tersebut. Sebelum terjual,produk jadi tersebut merupakan
aktiva yang disajikan di neraca sebesar biayanya. Jika produk jadi tersebut
terjual, maka biaya yang melekat padanya akan disajikan sebagai beban
(expensive) dilaporan laba rugi. Biaya dapat dikelompokkan menjadi berbagai
macam kelompok biaya.

Jenis-jenis biaya:

Dasar Pengelompokan Jenis Biaya


Fungsi Organisasi 1. Biaya produksi
A. Biaya bahan Baku
B. Biaya Tenaga Kerja
C. Biaya Overhead
2. Biaya Non Produksi
a. Biaya Administrasi
b. Biaya Penjualan
Perioda Penandingan 1. Biaya Produksi
2. Biaya Periodik
Ketelusuran Ke Objek Biaya 1. Biaya Langsung
2. Biaya Tidak langsung
Perubahan Volume Kegiatan 1. Biaya Tetab
2. Biaya Varibel
3. Biaya Campuran
Kemampuan Manajer untuk 1. Biaya terkendali
mengendalikan 2. Biaya Tak terkendali
Pengambilan Keputusan 1. Biaya Relevan
2. Biaya Tidak Relevan
Dampak Keputusan Terhadap Biaya 1. Sunk cost
Keluar 2. Out Pocket Cost
B. Objek Biaya , Keterlancaran dan Penelusuran

Suatu Objek biaya (Cost Object) adalah objek apapun, seperti produk,,
pelanggan, dapartemen, proyek , aktivitas, dll ,dimana biaya diukur dan
dibebankan padanya .Contoh : Sebuah mobil adalah objek biaya jika kita ingin
menentukan biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi sebuah mobil . Akhir-
akhir ini , aktivitas, yaitu suatu unit dasar dan pekerjaan yang dilakukan dalam
organisasi, juga digunakan sebagai objek biaya. Misalnya: Pemindahan bahan
dan barang , pemeliharaan peralatan perancangan produk , pemeriksaan produk
dsb.

Keterlacakan (Trability) adalahkemampuan untuk membebankan biaya


pada suatu objek yang layak secara ekonomis melalui suatu hubungan sebab
akibat.

1. Biaya Langsung (direct cost) adalah biaya-biaya yang dapat dengan


mudah dan akurat dilacak keobjek biaya .Contoh : Biaya bahan Baku
,Biaya tenaga kerja langsung.
2. Biaya tidak langsung (Indirect cost) aalah biaya-biaya yang tidakdapat
denganmudah dan akurat dilacak ke objek biaya. Contoh: Biaya bahan
Tidak langsung (bahan untuk pemeliharaan peralatan) dan biaya tenaga
kerja tidaklangsung(petugas kebersihan, petugas keamanan).

Penelusuran (tracing) adalah pembebanan biaya ke objek biaya dengan


menggunakan ukuran yang dapat diamati atas sumber daya yang dikonsumsi oleh
objek biaya.

1. Penelurusan langsung (direct tracing) merupakan proses


pengidentifikasian dan pembebanan biaya yang secara khusu dan secara
fisik berhubungan dengan suatu objek biaya. Biasanya dilakukan melalui
pengamatan/observasi secara fisik. Contoh: penggunaan roda, suku
cadang dan upah tenaga.
2. Penelusuran tidak langsung (indirect tracing) merupakan pengguanaan
penggerak untuk membebankan biaya pada objek biaya. Penggerak

STIE DR. Khez. Page


ftuttaqien 10
merupakan faktor penyebab teramati yang mengukur konsumsi sumber
daya oleh objek.

STIE DR. Khez. Page


ftuttaqien 11
C. Biaya Produk untuk Pelaporan Keuangan Eksternal

Untuk tujuan kalkulasi biaya, untuk pelaporan keuangan eksternal, dapat


dikelompokan menjadi biaya produksi dan biaya non produksi.

Biaya Produksi adalah biaya yang berkaitan dengan pembuatan barang dan
penyediaan jasa. Biaya produksi dikelompokan menjadi:

1.) Biaya Bahan langsung.


Adalah bahan yang secara langsung dapat ditelusuri ke barang atau
jasa yang diproduksi. Contoh: Besi pada mobil, kayu pada furniture,
kain pada pakaian dll.
2.) Biaya Tenaga kerja langsung

Yaitu biaya tenaga kerja yang dapat secara langsung ditelusuri ke


barang atau jasa yang diproduksi. Contoh: Gaji buruh di Pabrik, dan
perawat pada operasi.
3.) Biaya Overhead

Yaitu seluruh biaya produksi lain, selain biaya bahan langsung dan
biaya tenaga kerja langsung. Contoh: Depresiasi bangunan dan
peralatan, pemelirahaaran peralatan, supervise, pajak dan lain-lain.

Biaya Bahan langsung dan Biaya tenaga kerja langsung termasuk pada
biaya utama (Prime cost). Sedangkan Biaya tenaga kerja langsung dan biaya
Overhead termasuk pada biaya konversi (conversion cost).

Biaya non produksi adalah adalah biaya yang berkaitan dengan fungsi
perancangan dan pengembangan, pemasaran, distribusi, pelayanan pelanggan dan
administrasi umum.

Biaya non produksi dibagi menjadi:

1.) Biaya Penjualan

2.) Biaya Administrasi


D. Perilaku aktivitas Biaya

Konsep perilaku biaya.

Perilaku biaya (cost behavior) adalah cara suatu biaya berubah dalam
hubungannya dengan perubahan dalam penggunaan aktivitas. Perilaku biaya
menggambarkan apakah biaya input bersifat tetap atau variabel dalam
hubungannya dengan perubahan output aktivitas.

Berdasarkan perilaku biaya yang muncul, kita dapat membedakan biaya


menjadi:
1.) Biaya tetap (fixed cost). Adalah biaya yang tidak dipengaruhi oleh
perubahan jumlah output.
2.) Biaya variabel (variable cost). Adalah biaya yang jumlahnya berubah-
ubah, dipengaruhi oleh perubahan jumlah output.
3.) Biaya campuran (mixed cost). Adalah biaya yang memiliki komponen
biaya tetap dan biaya variabel.
BAB IV

KESIMPULAN

Akuntansi manajemen adalah salah satu bidang akuntansi yang bertujuan


menyajikan laporan-laporan untuk tujuan dan kepentingan pihak internal
perusahaan dalam melaksanakan suatu proses manajemen yan terdiri atas sebuah
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan serta pengendalian.

Dalam makalah diatas, telah dijelaskan beberapa ruang lingkup Akuntansi


Manajemen mulai dari Pengertian akuntansi manajemen, perbedaan akuntansi
manajemen dengan akuntansi keuangan sampai pada konsep dasar manajemen
dan konsep biaya.
DAFTAR PUSTAKA

Anonim. Ebook Modul Akuntansi Manajemen 2007. Diunduh dilaman


academia.edu.

Anonim. Pengertian Akuntansi Manajemen. Artikel dapat


ditemukan dilaman: ilmuakuntansi.web.id