Anda di halaman 1dari 17

Nomor :

Revisi Ke :
Berlaku Tgl :

INDIKATOR DAN STANDART MUTU KLINIS

Ditetapkan Kepala
Puskesmas Parigi

IA SOLIHAT
NIP:

DINAS KESEHATAN KOTA TANGERANG


SELATAN

PUSKESMAS PARIGI
JalanTrans Sulawesi
BAB 9.1.1 EP2
INDIKATOR DAN STANDAR MUTU PELAYANAN KLINIS DI PUSKESMAS PARIGI
KECAMATAN PONDOK AREN KOTA TANGERANG SELATAN

A. Latar Belakang
Sistem Pengembangan Manajemen pelayanan Klinik di puskesmas, merupakan salah satu
upaya dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pada pemberi pelayanan klinis di
puskesmas. Sistem ini ditetapkan untuk mendorong petugas pemberi pelayanan klinis di puskesmas
dalam meningkatkan tanggung jawab secara profesional.

B. Pengertian
Indikator mutu pelayanan klinis adalah suatu standar pelayanan klinis untuk mengukur suatu
pelaksanaan pelayanan klinis di puskesmas.

C. Tujuan
a. Sebagai acuan untuk memberikan pelayanan klinis.
b. Sebagai dasar untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelayanan klinik yang dilakukan
petugas kesehatan di Puskesmas Parigi

D. JENIS JENIS INDIKATOR PELAYANAN KLINIK


UNIT LAYANAN
NO INDIKATOR MUTU STANDAR MUTU
KLINIS
1 POLI UMUM - Dokter Pemberi pelayanan di poli umum 100%
- Jam buka pelayanan
08.00 s/d 14.00 setiap hari kerja
senin s/d sabtu kecuali jumat
08.00 s/d 12.00
< 60 menit
- Waktu tunggu pelayanan
70%
- Ketersediaan isi dan penggunaan rekam medic
- Pencegahan dan control infeksi : kepatuhan hand
higene dan ketersediaan APD 100%
- Kepuasan pelanggan

90%
2 IGD - Respon time pelayanan IGD 5 menit
- Kemampuan menangani basic life saving anak dan
100%
dewasa
- Jam buka pelayanan gawat darurat
- Kepuasan pelanggan 24 jam
- Komplikasi anestesi setelah reaksi Anestesi lokal
90%

1%
3 Poli Gigi - dokter gigi pemberi pelayanan di poli gigi 100%
- komplikasi anestesi karena reaksi alergi 1%
- pencegahan dan kontrol infeksi 100%
- kepatuhan cuci tangan dan ketersediaan APD 100%
- kepuasan pelanggan
90%

4 KIA / KB - Waktu pelayanan ANC 45 menit


- Ibu hamil yang datang ke puskesmas mendapat
100%
pelayanan ANC dasar
- Kepuasan pelanggan
- Pencegahan dan control infeksi : 90%
kepatuhan hand higene dan ketersediaan
100%
APD
5 Laboratorium - Tidak ada kejadian kesalahan identitas pasien pada 100%
saat pengambilan sampel
- Tidak ada kejadian kesalahan pemberian hasil
100%
pemeriksaan lab
- Waktu tunggu hasil pemeriksaan lab
- Kepuasan pelanggan 30 menit
90%
6 Loket - Tidak ada kejadian kesalahan identitas 100%
- Kepuasan pelanggan
Pendaftaran 90%
7 Kamar Bersalin - Kejadian kematian ibu pada waktu persalinan 0,5%
- Pemberi pelayanan persalinan normal
- Kepuasan pelanggan
Bidan
90%
8 Farmasi - waktu tunggu pelayanan obat jadi < 15 menit
- waktu tunggu pelayanan obat racikan
< 30 menit
- kesalahan pemberian obat
1%
9 Rawat Inap - Pemberi pelayanan di rawat inap a) Dokter Umum
b) Perawat pendidikan minimal
D3
- Dokter Penanggung Jawab Pasien Rawat Inap 100%
- Jadwal visite Dokter Shift pagi 07.30-14.00
Shift sore 14.00-20.00
1. Cakupan kunjungan ibu hamil (K4) : 83,5%.
2. Cakupan Pelayanan Maternal Komplikasi yang ditangani : 89,14 %
3. Cakupan Pertolongan Persalinan Oleh tenaga kesehatan yang kompeten : 88,32%.
4. Cakupan Pelayanan Nifas : 85,16%
5. Cakupan Pelayanan Neonatal Komplikasi yang ditangani : 75,93%
6. Cakupan Pelayanan Kunjungan Neonatal lengkap : 94,92%
7. Cakupan Imunisasi dasar Lengkap/ desa UCI : 90%
8. Cakupan Pelayanan Kesehatan Anak Balita : 82,23%
9. Cakupan Pemberian Makanan Pendamping ASI Pada anak usia 6-24 bulan gakin: 70,98 %
10. Cakupan Perawatan Balita Gizi Buruk Mendapatkan Perawatan : 100%
11. Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat : 100%
12. Cakupan Peserta KB aktif : 65 %
13. Cakupan Penemuan dan Penanganan Penderita Penyakit
a. Acute Flacid Paralysis (AFP) rate Per 100.000 penduduk <15 tahun : 2%
b. Penemuan Penderita Pneumonia Balita : 57,01%
c. Penemuan Pasien Baru TB BTA Positif : 81,67%
d. Penderita DBD Yang Ditangani :100%
e. Penemuan Penderita Diare : 100%
14. Cakupan Pelayanan Kesehatan Dasar Masyarakat Miskin : 100%

II. Pelayanan Kesehatan Rujukan

15. Cakupan Pelayanan Kesehatan Rujukan Pasien Masyarakat Miskin : 6%


16. Cakupan Pelayanan Gawat Darurat Level 1 yang harus diberikan sarana kesehatan (RS) di Kab/Kota :
100%

III. Penyelidikan

17. Cakupan Desa / Kelurahan mengalami KLB yang Dilakukan Penyelidikan Epidemiologi < 24 Jam : 100%

IV. Promosi

18. Cakupan Desa Siaga Aktif : 66,66%

V. Penanganan Kusta dan HIV

19. Penemuan Penderita Kusta Baru : 29,46%


20. Penanganan ODHA : 100%

9.1.1 EP3

Nomor :
Revisi Ke :
Berlaku Tgl:

HASIL PENGUMPULAN DATA INDIKATOR MUTU KLINIS


Ditetapkan Kepala
Puskesmas Paguyaman

Haris Ahmad,
SKM.M.Kes
NIP: 19700101 199103 1 018

DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOALEMO

PUSKESMAS PAGUYAMAN
JalanTrans Sulawesi

9.11EP.3 a

HASIL PENGUMPULAN DATA


Tujuan

Hasil pengumpulan data digunakan puskesmas untuk melakukan identifikasi perbaikan atau
mengurangi (atau mencegah KTD). Pelaporan data secara rutin atau data yang diperoleh dari hasil
asesmen secara intensif akan dapat menjadi dasar perbaikan apa yang perlu direncanakan
termasuk prioritasnya. Secara khusus perbaikan direncanakan sesuai area perbaikan yang
ditetapkan pimpinan.

Penetapan target Puskesmas

besarnya masalah
keberhasilan tahun lalu

kendala dan masalah


ketersediaan sumberdaya

lingkungan fisik & non fisik

Pengumpulan data

Sumber data : SP2TP dan Tingkat kepatuhan

Jenis data : Pencapaian hasil kegiatan dan manajemen Jenis data yang dikumpulkan

Contoh hasil pengumpulan data :


TARGET PENCAPIAN CAKUPAN

NO JENIS KEGIATAN SATUAN SUB VARIABEL


SASARAN (H) VARIABEL
( SV ) (V)
UPAYA KESEHATAN WAJIB
I PROMOSI KESEHATAN 82.,%
APenyuluhan Prilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada : X x X X 53,16%
1.Institusi Pendidikan Sekolah 4x/thn 2 50 x
2.Institusi sarana Kesehatan Pustu,Polindes,BP,R
S 100% 4 50 x
3.Institusi Rumah Tangga RT 60% 160 38 x
4.Institusi TTU TTU 100% 4 67 x
5.Institusi Tempat kerja Kantor 100% 5 63 x
6.PHBS Puskesmas dan Rumah Staf Puskesmas Rumah 100% 17 51 x

B Bayi Mendapat Asi Eksklusif Bayi 80% 86 78 78%

C Tingkat Kemandirian Posyandu X x X X 99



1.Posyandu Pratama Posyandu

2.Posyandu Madya Posyandu

3.Posyandu Purnama Posyandu 100% 30 100

4. Posyandu Mandiri Posyandu 50%

5.Keaktifan Kader Kader 100% 147 98%
DPenyuluhan Kelompok Rentan sesuai masalah yang ada Kelompok 100% 5 100 100
1. Data pencapaian program

-Program kes dasar

-Program kesehatan pengembangan

2. Data mutu pelayanan program

-kepuasan pasien

-Kepatuhan petugas

KESIMPULAN

Puskesmas menetapkan seberapa sering data dikumpulkan dan di


analisis. Frekuensi ini tergantung dari kegiatan dari area yang dikaji,
prioritas yang ditetapkan oleh Puskesmas PaguyamanI. Sebagai contoh,
pengendalian mutu laboratorium klinik dapat di analisisi setiap minggu
untuk memenuhi ketentuan undang-undang yang ada atau data pasien
di analisis setiap bulan. Jadi, pengumpulan data setiap waktu tertentu
dapat menjadikan Puskesmas Paguyaman mampu menilai stabilitas dari
proses dan prediksi dari outcome dibandingkan dengan harapannya.

puskesmas menggunakan sumber daya dan individu, kelompok


disiplin ilmu dan departemen yang terkait dengan proses atau kegiatan
di area perbaikan. Tanggung jawab perencanaan dan pelaksanaan
perbaikan dibebankan pada individu atau tim, pelatihan diberikan jika
dibutuhkan, manajemen informasi dan sumber daya lain juga
disediakan. Begitu rencana ditetapkan, data dikumpulkan dalam masa
percobaan untuk mengetahui apakah perubahan yang direncanakan
betul terjadi. Untuk memastikan bahwa perbaikan dapat dipertahankan,
data dikumpulkan untuk digunakan sebagai alat ukur. Secara efektif,
perubahan yang terjadi ditetapkan dalam prosedur standar dan
pelatihan staf diadakan jika dibutuhkan. Rumah sakit membuat
dokumen tentang hal-hal yang diperbaiki berikut pencapaiannya sebagai
bagian dari manajemen mutu dan program peningkatan
9.1.1 EP4

Nomor :
Revisi Ke :
Berlaku Tgl:

BUKTI MONITORING KESELAMATAN PASIEN


Ditetapkan Kepala
Puskesmas Paguyaman

Haris Ahmad,
SKM.M.Kes
NIP: 19700101 199103 1 018

DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOALEMO

PUSKESMAS PAGUYAMAN
JalanTrans Sulawesi

9.1 1. EP4 a bukti monev

LAPORAN MONITORING DAN EVALUASI MUTU PELAYANAN KLINIS


LATAR BELAKANG

Monitoring dan Evaluasi merupakan bagian penting dari administrasi yang efektif dalam suatu
organisasi. Hal ini suatu proses bantuan kepada staf untuk mencapai tujuan organisasi. Hasil yang
diharapkan dikaitkan dengan standar yang digunakan dalam pelayanan kesehatan akan bermakna
apabila tujuan dapat dicapai dengan hasil yang baik. Hasil tersebut sangat tergantung pada kualitas
kinerja yang ditampilkan oleh staf yang berada di lingkungan Puskesmas Paguyaman dan jajarannya.
Oleh sebab itu salah satu bagian yang penting dalam proses manajemen adalah melakukan
monitoring untuk mengetahui bagaimana Suatu puskesmas memberikan pelayanan klinis

PENGERTIAN MONOTORING.

Monitoring adalah suatu proses pengumpulan dan menganalisis informasi dari penerapan
suatu program termasuk mengecek secara reguler untuk melihat apakah kegiatan/program itu berjalan
sesuai rencana sehingga masalah yang dilihat /ditemui dapat diatasi(WHO)

PENGERTIAN EVALUASI

World Health Organization (WHO) merumuskan evaluasi sebagai suatu proses dari pengumpulan
dan analisis informasi mengenai efektivitas dan dampak suatu program dalam tahap tertentu
sebagai bagian atau keseluruhan dan juga mengkaji pencapaian program. Definisi lain
dikemukakan oleh Swansburg (1996) yang menyatakan bahwa evaluasi kinerja adalah suatu
proses pengendalian dimana kinerja pegawai dievaluasi berdasarkan standar.

TUJUAN MONITORING DAN EVALUASI


1. Memperoleh informasi terutama tentang kegiatan apakah telah dilaksanakan sesuai dengan
rencana dan memberikan umpan balik
2. Mempertanggung jawabkan tugas/kegiatan yang telah dilakukan
3. Sebagai bahan untuk mengambil keputusan dalam mengembangkan program/kegiatan dan
tindak lanjut monitoring.
4. Menentukan kompetensi pekerjaan dan meningkatkan kinerja dengan menilai dan
mendorong hubungan yang baik diantara pegawai .
MANFAAT MONITORING EVALUASI
1. Mengidentifikasi masalah keperawatan/kebidanan.
2. Mengambil langkah korektif untuk perbaikan secepatnya.
3. Mengukur pencapaian sasaran/target.
4. Mengkaji kecenderungan status kesehatan pasen/masyarakat yang mendapat pelayanan.
MONITORING DAN PELAPORAN KEGIATAN EVALUASI

Jadwal Pelaksanaan Kegiatan

Skedul pelaksanaan kegiatan dilakukan sebagaimana dibawah ini.


a. Waktu Pelaksanaan.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama Januari s/d Desember
b. Tempat Pelaksanaan.
Tempat pelaksanaan di Puskesmas Paguyaman.
c. Metodologi Pelaksanaan Kegiatan.
Metodologi dalam pelaksanaan kegiatan untuk masing-masing pelayanan adalah melalui aplikasi
langsung dilapangan dengan berinteraksi kepada pasien/masyarakat, transfer informasi antar personal
di lintas unit pelayanan.

Monitoring pelayanan medis


1. Mewujudkan Sarana-prasana yang terpadu.
1. Mengembangkan Sumber Daya Manusia Yang berkualitas
2. Mewujudkan Sistem Pengelolaan Yang Efektif dan Efisien
3. Mengutamakan Keselamatan Pasien dengan Layanan Prima

2. Pencapaian :
1.UGD menjadi pelayanan mandiri dan terpusat sebagai pelayanan UGD terpisah
dari poli dan menjadikan pelayanan UIGD lebih berfokus kepada pelayanan kegawat
daruratan bagi pasien dengan standardisasi pengelolaan tsecara optimal selama 24
jam
2.. Pelayan pasien di rawat inap dan poli
3. Pelatihan komunikasi efektif bagi petugas medis untuk memberikan keramahan
dan kemudahan transfer komunikasi dokter dan pasien dalam pelaksanaan
pelayanan bersangkutan.
4. Pendidikan dan pelatihan bagi staff medis..
5. Program pelayanan mutu keselamatan pasien dan pelayanan medis lainnya
dilakukan dan diobservasi secara berkala yaitu:

1. Pelayanan Non Bedah, terdiri dari:


a. Angka Pasien dengan Dekubitus;
b. Angka Kejadian Infeksi dengan jarum infus.
2. Ibu Bersalin dan Bayi, terdiri dari
a. Angka Kematian Ibu karena keterlambatan pelayanan kelahiran
b. Angka Kematian Ibu karena Perdarahan .
3. Mutu Pelayanan Medis
a. Angka infeksi nosokomial
b. Kematian ibu melahirkan ( Maternal Death Rate-MDR)
c. Kematian bayi baru lahir (Infant Death Rate-IDR)
4. Unit cost untuk rawat jalan
a. Indikator mutu yang berkaitan dengan tingkat kepuasan pasien
b. Jumlah keluhan dari pasien/keluarganya
5. Mutu pelanan klinik masyarakat
a. Pencegahan dan pengobatan penyakit menular
b. penemuan dan penanganan kasus jiwa
9.1.1 EP5

Nomor :
Revisi Ke :
Berlaku Tgl:

IDENTIFIKASI, DOKUMENTASI DAN


PELAPORAN
KASUS KTD,KPC, KNC
Ditetapkan Kepala
Puskesmas Paguyaman

Haris Ahmad,
SKM.M.Kes
NIP: 19700101 199103 1 018

DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOALEMO

PUSKESMAS PAGUUYAMAN
JalanTrans Sulawesi