Anda di halaman 1dari 8

BAB III

PELAKSANAAN PENELITIAN

3.1 Waktu dan Tempat Penelitian

Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan April 2017 sampai Juni 2017

di puskesmas yang ada di Kecamatan Tampan kota Pekanbaru.

3.2 Metodologi Penelitian


3.2.1 Jenis Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan

metode deskriptif analitik dan teknik pengambilan data secara retrospektif.

3.3 Populasi dan sampel

3.3.1 Populasi

Populasi dalam penelitian ini adalah akseptor yang menggunakan alat

kontrasepsi pil yang berada di puskesmas sekecamatan Tampan.

3.3.2 Sampel

Sampel yang dipilih adalah akseptor yang menggunakan kontrasepsi pil

yang berada di puskesmas sekecamatan Tampan yang memenuhi kriteria inklusi.

Kriteria inklusi adalah :

1 Pengguna kontrasepsi yang bersedia menjadi responden


2 Pengguna kontrasepsi dengan usia 18 tahun
3 Pengguna kontrasepsi yang telah menggunakan kontrasepsi minimal 1

tahun
4 Pengguna kontrasepsi yang mampu membaca dan menulis
5 Pengguna kontrasepsi yang dapat berkomunikasi dengan baik

Kriteria eksklusi dalam penelitian ini adalah :

1 Data kuesioner yang tidak lengkap

3.3.3 Teknik Pengambilan Sampel

1
Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling,

merupakan teknik penentuan sampel dengan pertimbangan khusus sehingga layak

dijadikan sampel. Jumlah sampel yang diambil dihitung mengunakan rumus Taro

Yamane (Riduwan, 2013).

N
n = 2
N . d +1
Keterangan :
N = Jumlah populasi
n = Jumlah sampel
2
d = Presisi yang ditetapkan yaitu 10% (0,1)
dengan menggunakan rumus tersebut didapatlah perhitungan sebagai berikut :

27.598
n=
(27.598).(0,1)+1

160,731
n=
( 276,98 ) . ( 0,01 ) +1

n = 99,9 ~ 100

3.4 Prosedur Kerja

1 Pengurusan izin

2 Penyusunan kuesioner

3 Pengumpulan dan pengolahan data

4 Analisa data

3.4.1 Pengurusan Izin Penelitian

a. Pengurusan surat pengantar izin pra riset kepada kepala bagian

administrasi Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau


b. Pengurusan surat permohonan izin pra riset kepada BP2T (Badan

Perizinan Penelitian Terpadu)

2
c. Pengurusan surat permohonan izin pra riset kepada Badan Kesatuan

Bangsa dan Politik (Kesbangpol)


d. Pengurusan surat pengambilan data ke Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru

untuk mendapatkan data jumlah pengguna alat kontrasepsi yang ada di

kecamatan Tampan.
e. Pengurusan izin surat ke puskesmas yang bertujuan sebagai dasar untuk

melakukan penelitian.

3.4.2 Penyusunan Kuesioner

Lembar kuesioner yang digunakan terdiri dari data sosiodemografi

responden dan lembar Kuesioner kualitas hidup responden.

A. Lembar Kuesioner data sosiodemografi terdiri dari :


1. Rentang usia
2. Jenjang pendidikan
3. Parietas (jumlah anak)
4. Lama Penggunaan
5. Pekerjaan

B. Lembar kuesioner kualitas hidup

Q-LES-Q-SF merupakan kuesioner standar yang pada awalnya

dikembangkan untuk digunakan dalam uji klinis dan untuk peserta sidang dengan

penyakit mental dan gangguan medis (Endicott et al, 1993). Pada tahun 1999

beberapa peneliti dari Austria telah menggunakan kuesioner ini untuk penelitian

terhadap kontrasepsi oral dosis rendah dan telah diakui reliabilitas dan

validitasnya (Egarter et al, 1999). Penggunaan kuesioner ini sebagai alat

pengukuran kualitas hidup juga dilakukan oleh Ernst (2002) dan Zhao (2009)

terkait penelitian tentang kualitas hidup pada pengguna kontrasepsi. Kuesioner ini

terdiri dari 14 item yang akan mengevaluasi aspek kenikmatan dan kepuasan

3
secara keseluruhan dalam kualitas hidup terkait kesehatan fisik, mood/emosi,

pekerjaan, kegiatan rumah tangga dan rekreasi, hubungan sosial dan keluarga,

fungsi sehari-hari, kehidupan seksual, status ekonomi, persepsi terhadap

kesejahteraan secara keseluruhan dan pengobatan. Tiap item akan dinilai dengan

skala 1 (tidak sama sekali atau tidak pernah) hingga skala 5 (sering atau sepanjang

waktu), skor yang lebih tinggi menunjukkan tingkat kenikmatan dan kepuasan

terhadap kualitas hidup (kemungkinan skor berkisar dari 14-70) (Endicott et al,

1993). Untuk melihat baik dan buruk dari jawaban responden yaitu jika skor yang

didapat 57 maka dikategorikan kualitas hidup baik, 45-57 dikategorikan kualitas

hidup sedang, 45 dikategorikan kualitas hidup buruk (Ernst et al, 2002).

3.4.3 Analisa data

A. Analisa Univariat
a. Data sosio-demografi responden yang menggunakan alat kontrasepsi:

1. Jumlah dan persentase responden yang menggunakan alat kontrasepsi

berdasarkan rentang usia.

2. Jumlah dan persentase responden yang menggunakan alat kontrasepsi

berdasarkan pendidikan.

3. Jumlah dan persentase responden yang menggunakan alat kontrasepsi

berdasarkan parietas (jumlah anak).

4. Jumlah dan persentase responden yang menggunakan alat kontrasepsi

berdasarkan lama penggunaan.

5. Jumlah dan persentase responden yang menggunakan alat kontrasepsi

berdasarkan pekerjaan.

b. Data kualitas hidup

4
Data tingkat kualitas hidup dianalisis menggunakan kuesioner Q-LES-Q-

SF (Quality Of Life Enjoyment and Satisfaction Questionnaire Short Form).

Kuesioner ini terdiri dari 14 item yang akan mengevaluasi aspek kenikmatan dan

kepuasan secara keseluruhan dalam kualitas hidup terkait kesehatan fisik,

mood/emosi, pekerjaan, kegiatan rumah tangga dan rekreasi, hubungan sosial dan

keluarga, fungsi sehari-hari, kehidupan seksual, status ekonomi, persepsi terhadap

kesejahteraan secara keseluruhan dan pengobatan. Tiap item akan dinilai dengan

skala 1 (tidak sama sekali atau tidak pernah) hingga skala 5 (sering atau sepanjang

waktu), skor yang lebih tinggi menunjukkan tingkat kenikmatan dan kepuasan

terhadap kualitas hidup (kemungkinan skor berkisar dari 14-70) (Endicott et al,

1993).

Tabel 1. Interpretasi Skor Skala Q-LES-Q-SF

No Kualitas hidup Skor Q-LES-Q-SF


1 Sangat Buruk 1
2 Buruk 2
3 Cukup Buruk 3
4 Baik 4
5 Sangat Baik 5

Skor total data mentah di ubah menjadi persentase kemungkinan skor

maksimum dengan menggunakan rumus:


Totaldatamentah-skorminimum
x100%
skordatamentahmaksimum-skorminimum

Total data mentah merupakan skor yang didapatkan dari penjumlahan nilai

14 item pertanyaan kuesioner yang diisi responden. Skor minimum = 14,

5
didapatkan dari penjumlahan nilai minimum 14 item pertanyaan. Skor data

mentah maksimum = 70, didapatkan dari penjumlahan nilai maksimum 14 item

pertanyaan. (Endicot et al, 1993)


Keterangan hasil: 57 (77%) maka dikategorikan kualitas hidup baik, 45-

57 (55%-77%) dikategorikan kualitas hidup sedang, 45 (55%) dikategorikan

kualitas hidup buruk (Ernst et al, 2002)


B. Analisa Bivariat
Analisa bivariat ini digunakan untuk mengetahui pengaruh penggunaan

kontrasepsi pil terhadap kualitas hidup. Uji yang digunakan untuk melihat

perbedaan skor kelompok sampel terhadap kelompok kontrol menggunakan uji t-

test tidak berpasangan. Apabila data tidak terdistribusi normal maka menggunakan

uji Mann-Whitney Test.


3.5 Instrumen Penelitian

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembaran kuesioner

data sosio-demografi dan lembaran Kuesioner kualitas hidup.

3.6 Kerangka konsep

Kualitas Hidup Akseptor


Gambar 1. Kerangka Konsep
Penggunaan alat kontrasepsi pil Kontrasepsi Pil
3.7 Etika Penelitian

a. Lembar persetujuan responden (informed concent)


Sebelum lembar persetujuan diberikan kepada responden, terlebih dahulu

peneliti menjelaskan maksud dan tujuan riset yang dilakukan dan dampak yang

mungkin terjadi selama dan sesudah pengumpulan data. Apabila calon responden

bersedia diteliti, maka mereka harus menandatangani lembar persetujuan

penelitian, dan apabila calon responden tersebut menolak maka peneliti tetap

menghormati hak-haknya.

6
b. Tanpa nama (anonimity)
Untuk menjaga kerahasiaan identitas responden, peneliti tidak

mencantumkan nama responden pada lembar pengumpulan data atau kuesioner

yang diisi oleh responden. Lembar tersebut hanya diberi kode tertentu.
c. Kerahasiaan (confidentiality)

Kerahasiaan informasi yang diberikan oleh responden dijamin oleh peneliti.

Peneliti memberikan jaminan kerahasiaan hasil penelitian, baik informasi maupun

masalah-masalah lainnya yang berhubungan dengan responden. Hanya kelompok

data tertentu yang dilaporkan pada hasil riset. (Hidayat, 2007)

3.8 Definisi operasional

Definisi operasional untuk data dari responden meliputi :

1. Jumlah dan persentase umur responden :


a. Menunda kehamilan : < 20 tahun
b. Aman untuk hamil : 20 tahun 35 tahun
c. Mengakhiri kehamilan: > 35 tahun
2. Jumlah dan persentase pendidikan terakhir dinilai berdasarkan ijazah

terakhir yang dimiliki responden, yaitu:


a. Sekolah Dasar
b. Sekolah Menengah Pertama
c. Sekolah Menengah Atas
d. Perguruan Tinggi
3. Jumlah dan persentase responden berdasarkan lama penggunaan

kontrasepsi pil :
a. 1 tahun
b. 2 tahun
c. 3 tahun
d. > 4 tahun
4. Jumlah dan persentase responden berdasarkan jumlah anak yang dimiliki
a. Belum memiliki anak
b. 1 anak
c. 2 anak
d. 3 anak
e. > 4 anak
5. Jumlah dan persentase akseptor KB berdasarkan pekerjaan
a. Bekerja

7
b. Tidak bekerja
6. Tingkat kualitas hidup responden berdasarkan Q-LES-Q-SF
a. Baik apabila 57 (77%)
b. Sedang apabila 45-57 (55%-77%)
c. Buruk apabila 45 (55%)
7. Membandingkan beda skor kelompok sampel dan kelompok kontrol