REKAPITULASI BERITA 8 MARET 2017

MEDIA JUDUL RESUME
Bisnis Indonesia Rei Ajak Arab Saudi Persatuan REI menjajaki
Berinvestasi kerjasama dengan delegasi
pengembang asal kerajaan arab
Saudi melalui pertemuan yang
digelar di JBKBHIB, pecan lalu.
Investor Daily REI Ajak Raja Arab Garap REI mengajak para
' Properti pengembang Arab Saudi untuk
menggarap bisnis property di
Indonesia.
Investor Daily Infrastruktur TOL Dongkrak Pembangunan infrastruktur
Properti Depok jalan tol Cinere — Jagorawi dan
Depok — Antasari diprediksi
mendorong perumbuhan
yroperty di Depok.
Rakyat Merdeka Pengusaha Properti Ngaku Pengusaha property di kabarkan
Deg Degan gelisah menanti komitmen
pemerintah mengenai kepastian
hukum berbisnis di Jakarta.
Kompas Subsidi Untuk 179.066 Rumah Pemerintah mencabut subsidi
Tangga di Sidoarjo di Cabut listrik untuk 179.066 pelanggan
rumah tangga di Kab. Sidorajo
tahun 2017.
Bisnis Indonesia Rusunawa di Bangun di Dinas koperasi, usaha kecil,
Piyungan menengah, dan perindustrian
kabupaten. Bentul, Jogjakarta
mengusulkan agar Rusunawa
agar di bangun di Kawasan
Industri Piyungan untuk temoat
tinggal peserta.
Aktual-com REI NT!‘ Targetkan Bangun Para pengusaha yang tergabung
3.000 Rumah Murah di 2017 dalam Real Estate Indonesia
(REI) Nusa Tenggara Timur
menargetkan membangun
rumah sederhana sebanyak
3.000 unit di seluruh wilayah itu
WWW.BERITASATU.COM REI N‘l‘|' Targetkan Kalangan pengembang yang
Pembangunan 3.000 Rumah tergabung dalam Real Estate
Indonesia Nusa Tenggara Timur
(REI NTl') menargetkan
membangun rumah sederhana
sebanyak 3.000 unit di seluruh
wilayah itu.
INDUSTRY.co.id REI Akan Bangun 3000 Unit Para pengusaha yang tergabung
Rumah di NTT dalam Real Estate Indonesia
(REI) Nusa Tenggara Timur
(NTT) menargetkan
membangun rumah sederhana
sebanyak 3.000 unit di seluruh
wilayah itu.Hal itu dinyatakan
Ketua Badan Pertimbangan
Organisasi Real Estate Indonesia
(REI) Nusa Tenggara Timur,
Boby Lyanto terkait target
pembangunan rumah sederhana
di N‘l'I'.
www.krsumse|.com Provinsi Sumsel Selalu KrSumse|.com,- Pemerintah
Bersinergi Mendukung Provinsi Sumatera Selatan siap
Program Sejuta Rumah bersinergi dalam mendukung
program pembangunan sejuta
rumah.
K0mPa5PT°Pem BiSniSTambang A|'1j|0k, Seiring anjloknya bisnis
Rumah Subsidi di Balikpapan tambang dan minyak dalam tiga
Naik Daun tahun terakhir, daya beli
masyarakat Balikpapan,
Kalimantan Timur, pun ikut
melorot.

industri.kontan.co.id REI NTT targetkan bangun KUPANG. Para pengusaha yang
3.000 rumah baru tergabung dalam Real Estate
Indonesia (REI) Nusa Tenggara
Timur (NTT) menargetkan
membangun rumah sederhana
sebanyak 3.000 unit di seluruh
wilayah itu.
korankito.com Provinsi Sumsel Bersinergi Pemerintah Provinsi Sumatera
Mendukung Program Sejuta Selatan siap bersinergi dalam
' Rumah mendukung program
pembangunan sejuta rumah.

x
KLIPIN G BERITA 2017
DIT-JEN PEMBIAYAAN PERUMAHAN
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

IEFQEI 8 MARETWZOI17 ' Vii" IHEE]1ia|{/@>}il{]i3%OPERTY‘
\Media 1 BISNISINDONESIA [_Jurnal1s__ L1 IPAK AYU H-N

REI Ajak Arab Saudi
Berinvestasi
JAKARTA — Persafuan Perusahaan
Realesfaf Indonesia menjajaki kerja
sama
dengan delegasi pengembang asal
A

Keraiaan Arab Saudi melalui perfemuan
yang digelar di Jakarta, pekan lalu.
I 4 I-LN.

= ;.'3§Ii3Z§'..’2£’;?-
Sal h at b h pertanyakan detail
utama, A Pam a “an
yakmQ ayakan
S slstem serta requ-
untuk lasl dl lndonesla.
turut mengembangkan hurri-
an bersubsidi sesuai pmgiam
strategis nasional sejuta rumah. 'lak hanya itu, posisi Indo-
Ketua Dewan Pengurus Pusat nesia sekarang ini juga sebagai
Persatuan Pemsahaan Reales- emerging market sangat tepat
tat Indonesia (REI) Soelaem- untuk dijadikan sasaran inves-
an Soemawinata mengatakan, tasi asing.
pihaknya telah memaparkan Sejurnlah pmyek yang di-
kondisi desit hunian di In- paparkan di hadapan delegasi
donesia yang mencapai 11,40 pengusahapropeni Arab Saudi,
juta unit. antara lain The Anai Golf &
Menurutnya, pemerintah Resort di Sumatra Barat yang
juga sangat terbuka menerima dikembangkan oléh Pl‘ Anda»
bantuan dari siapapun guna las Anai Pennai International;
suksesnya program sejuta pmyek-pmyekpmpe11imi1ikPl‘
rumah. Wika Realty Tbk.; dan juga
“Mereka menyambut baik proyek-pr0yekdariPl"Perdana
dan cukup antusias dengan Gapuraprima Tbk.
segalapanaparankondisisekmr “Intinya kami menawarkan
pmpertibaikuntuk hunian atau mereka untuk masuk melalui
wisata di Indonesia, bahkan segalapmyekpmpeniyangbisa
salah satu delegasinya bilang dijadikansaranainvestasiyang
akan menyampaikan potensi rnenguntungkan kedua belah
Indonesia pada pengembang pihak,” ujar Eman.
lain di Arab,” katanya melalui
sambungan telepon, Selasa Sl§TEM REGULASI
(7/3). Dirinya mengungkapkan,
Eman, sapaan akrab Soe- delegasi Arab Saudi tak ha-
laeman menuturkan, REI juga nya menyatakan ketertarikan
banyak memaparkan peluang rneneka untuk bennvestasi di
laininvestasiproperti yang bisa Indonesia, tetapi mereka juga
dikembangkan di Indonesia. mempenanyakan detail sistem
Pasalnya, Indonesia didukung serta regulasi di Indonesia.
populasipendudukyangsudah Eman mengatakan bahwa
mencapai 260 juta jiwa. delegasi Arab Saudi tersebut
6“ KLIPING BERITA 201 7
M ’ ' '
DITJEN PEMBIAYAAN PERUMAHAN
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

Tanggal
Media -I 8 MARET 2017
B|SN|S |NDONE§|A
|

I
Halaman/Rubrik
Jurnalis
|

I
:

I
|

I
Z7/PROPERTY
IPAK AYU H.N

I
>
~
‘(<1
,

';
-I ¢¢j~'2

-.> J A

3* 9.

5
§=' K
KLIPING BERITA 2017
DITJEN PEMBIAYAAN PERUMAHAN
5- "4 KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

Tanggal
Media I 7 MARET 2017
INVESTOR DAILY
Halaman/Rubrik
Jurnalis
I :

:
1 22/PROPERTY
ED

I

Y

\

1

\
xJ;;.;_

N
",
..
KLIPING BERITA 2017
DITJEN PEMBIAYAAN PERUMAHAN
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

Tanggal
Media
I 8 MARET 2017
INVESTOR DAILY
|

|
Halaman/Rubrik
Jurnalis
|

I
:

:
|

|
22/PROPERTY
LAILA R

>

,_v
KLIPING BERITA 2017
DITJEN PEMBIAYAAN PERUMAHAN
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

[Tanggal 1 s MARET 2017 fHa1amaH/Rubnk | 1 22/PROPERTY
J
I I

‘Media INVESTOR DAILY \Jurpalis ; I LAILAVR I

I ' I |......-... .4.=|..|=....,|

/"'

Indonesia-Arab Saudi Real Estate Business Forum
Ketua Umum DP? Realestat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata berjabat-tangan dengan Perwakilan delegasi Arab
Saudi, Adil AbduI Manief Makki disaksikan mantan Meneg BUMN Sugiharto di sela pertemuan bertaiuk Indonesia-Arab Saudi
Real Estate Business Forum di Jakarta, baru-baru ini. Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi telah menyepakati
beberapa komitmen kerja sama, tennasuk di sektor infrastruktur, air minum dan perumahan. ‘dak hanya di sektor peruma-
han, sejumlah pengembang Arab Saudi juga menyatakan keseriusannya untuk berinvestasi di beberapa proyek properti di
Indonesia.
> U

diri atas dua seksi. Seksi keduayakni kut, bagian dari seksi Brigif - Sawan- “Kalau dari jaringan akan kita ter-
Brigif- Sawangan masih dalam proses gan," kata Herry. uskan sarnpai Bogor sehingga ber-
pembebasan lahan yang baru menca- Lebih Ianjut, Herry mengatakan, temu dengan ruas tol Bogor Outer
pai 28%. Herry mengatakan, jika tol dalamrencanapembangunanjarirrgan Ring Road (BORR). Sehingga nanti
ini beroperasi, arus lalu linms dari jalan tol nasional, tercantum jalan tn] rnasyarakat dari Bogor yang mau ke
Sawangan bisa mengarah langsung Sawangan menuju-Bojong Gede sam- Jakarta bisa langsung lewat BORR
ke Antasari, Jzarta ' pa! Bogor. Menurutnya, pengusahaan menuju Anlasari. Harapannya, kemac-
“Nanjuga lkan ada Iik perternuan jalan to] tersebut akan dimulai jika Tol etan afau penumpukan kendaraan bisa
antara Cijago dan Desari yaitu di Kru- Cijago dan Desari sudah beroperasi. terpecah,” katanya.
. I
‘ /
V
KLIPING BERITA 2017
DITJEN PEMBIAYAAN PERUMAHAN
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

lTanggal s MARET 2017 | Halaman/Rubrik | ; | 11/SUARA OPOSISI
Media Q RAKYAT MERDEKA |Jurnalis 1 1 I asn ‘

Y

a
.

N,
, .

Tangga]
Media
UL

Y
,r.<
II

I

KQMPAS
KLIPING BERITA 2017

8 MARET 2017 |

| Jurnalis

i
DITJEN PEMBIAYAAN PERUMAHAN
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

Halaman/Rubrik |

|
:

I
|

|
22/NUSANTARA
NIK/RAZ

i

I
:1‘ +‘
KLIPING BERITA 2017
DITJEN PEMBIAYAAN PERUMAHAN
~ "’ " KEMENTERIAN PEIGZRJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

Tanggal
Media
I 8 MARET 2017
KOMPAS
Halaman/Rubrik
Jurnalis
| I

:
I 22/NUSANTARA
NIKIRAZ
,
I I

,-Y

I
KLIPING BERITA 2017
DITJEN PEMBIAYAAN PERUMAHAN
; KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

Tanggal
Media lI 8 MARET Z017
BISNIS INDONESIA
Halaman/Rubrik
Jurnalis
I

|
:

1
I

I
27/PROPERTY
ANTARA

v

F

1
REI NTT Targetkan Bangun 3.000 Rumah Murah di
2017
Maret 8, 2017 00:42

Jakarta, Kktual.com — Para pengusaha yang tergabung dalam Real Estate Indonesia

(REI) Nusa Tenggara Timur menargetkan membangun rumah sederhana sebanyak
3.000 unit di seluruh wilayah itu.

“Target pembangunan rumah sederhana untuk tahun 2017, di seluruh NTT sebanyak
3.000 unit,” kata Ketua Badan Pertimbangan Organisasi Real Estate Indonesia (REI)
Nusa Tenggara Timur Boby Lyanto di Kupang, Selasa (7/3).

Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia
(Apersi) Junaidi Abdillah mengatakan, pihaknya menargetkan pembangunan 5.000 unit
rumah sederhana di setiap daerah di Indonesia.

Dia mengatakan target ini bisa terpenuhi jika pemerintah daerah memberikan
dukungan secara optimal, terutama dalam hal status kepemilikan tanah.

“Saat pemecahan sertifikat tanah misalnya, pemerintah daerah bisa memberikan
dukungan maksimal sehingga pengusaha tidak terlalu lama menungggu penerbitan
sertifikat,” katanya.

Menurut dia, jika status kepemilikan tanah sudah jelas maka, pengembang dapat
memulai pembangunan di lapangan.

Mengenai dukungan perbankkan, dia mengatakan, bank yang paling konsisten
mensupport adalah Bank Tabungan Negara dan Bank NTT. Selain itu, bank yang
mendukung Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) adalah Bank
Artha Graha dan Bank Rakyat Indonesia.

(Ismed Eka Kusuma)

r

4
REI NTT Targetkan Pembangunan 3.000 Rumah
Kupang - Kalangan pengembang yang tergabung dalam Real Estate Indonesia Nusa Tenggara
Timur (REl NTT) menargetkan membangun rumah sederhana sebanyak 3.000 unit di seluruh
wilayah itu.
"Target pembangunan rumah sederhana untuk tahun 2017, di seluruh NTT sebanyak 3.000 unit,"
kata Ketua Badan Pertimbangan Organisasi REI NTT, Boby Lyanto, di Kupang, Selasa (7/3).

Dia mengatakan target ini bisa terpenuhi jika pemerintah daerah (Pemcla) memberikan dukungan
secara optimal, terutama dalam hal status kepemilikan tanah.

"Saat pemecahan sertikat tanah misalnya, pemerintah daerah bisa memberikan dukungan
maksimal sehingga pengusaha tidak terlalu lama menungggu penerbitan sertifikat," katanya.

Menurutnya, jika status kepemilikan tanah sudah jelas, pengembang dapat memulai pembangunan
di lapangan.

Mengenal dukungan perbankkan, kata Bobby, bank yang paling konsisten mensupport adalah Bank
Tabungan Negara dan Bank NTT. Selain itu, bank yang rnendukung Program Fasllitas Likuiditas
Pembiayaan Perumahan (FLPP) adalah Bank Artha Graha dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

"Kalau clukungan perbankan, sampai saat ini yang paling konsisten mensupport adalah Bank
Tabungan Negara dan Bank NTT, selain bank yang mendukung FLPP adalah Bank Artha Graha
dan BRI," katanya.

Ketua REI NTT dua periode ini berharap, pemerintah daerah memberikan kemudahan-kemudahan
para pengembang agar pembangunan perumahan bisa dilaksanakan sesuai dengan target.
b_agi

/FER

ANTARA

http://www.beritasatucom/properti/418103-rei-ntt-tarqetkan-pembanqunan-3000-N
rumah.html

I

I
REI Akan Bangun 3000 Unit Rumah di
NTT
Oleh : Ahmad Fadli Selasa,
| O7 Maret 2017 - 16:44 WIB

NDUSTRY.co.id, Para pengusaha yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI)
Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan membangun rumah sederhana sebanyak
3.000 unit di seluruh wilayah itu.Ha| itu dinyatakan Ketua Badan Pertimbangan
Organisasi Real Estate Indonesia (REI) Nusa Tenggara Timur, Boby Lyanto terkait
target pembangunan rumah sederhana di NTT.

Adapun Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh
Indonesia (Apersi), Junaidi Abdillah mengatakan, pihaknya menargetkan pembangunan
5.000 unit rumah sederhana di setiap daerah di Indonesia.

Target ini bisa terpenuhi jika pemerintah daerah memberikan dukungan secara optimal,
terutama dalam hal status kepemilikan tanah. "Saat pemecahan sertifikat tanah
misalnya, pemerintah daerah bisa memberikan dukungan maksimal sehingga
pengusaha tidak terlalu lama menungggu penerbitan sertikat," kata Junaidi

Jika status kepemilikan tanah sudah jelas maka, pengembang dapat memulai
pembangunan di lapangan. Mengenai dukungan perbankan, bank yang paling
konsisten mendukung adalah Bank Tabungan Negara dan Bank NTT.

Selain itu, bank yang mendukung Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan
(FLPP) adalah Bank Artha Graha dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Diharapkan pemerintah daerah memberikan kemudahan-kemudahan bagi para
pengembang agar pembangunan perumahan bisa dilaksanakan sesuai dengan target,"
ujar Boby.

http://vwwv. industry. co. id/read/5291/rei-akan-bangun-3000-unit-ruman-di-ntt
Provinsi Sumsel Selalu Bersinergi Mendukunq
Program Sejuta Rumah
Palembang ,- KrSumsel.com,- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan slap bersinergi dalam
mendukung program pembangunan sejuta rumah.

Hal itu diungkapkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Joko Imam Sentosa pada
acara pembukaan rapat koordinasi pemetaan potensi pembangunan rumah TA 2017 dan TA 2018 di
Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (7/3/2017).

Sebelumnya, Pemerintah meluncurkan program pembangunan sejuta rumah pada tanggal 29 April
2015 yang lalu di sembilan Provinsi termasuk di Sumsel.

Lanjut Joko, dalam mendukung program pembangunan sejuta rumah, pemerintah telah memberikan
berbagai macam fasilitas bantuan pembiayaan perumahan.

Diantaranya pemberiaan likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), subsidi bunga kredit perumahan
(SSB), subsidi bantuan uang muka (SBUM), pembebasan pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN)
untuk rumah sederhana tapak dan rusunami dan pemberian PSU untuk rumah sederhana pajak,

Disamping itu juga, Kata Joko, pembangunan perumahan dan permukiman sebagai bagian dari
pembangunan nasional perlu ditingkatkan dan dlkembangkan secara terpadu, terarah, terencana dan
b_er1<esinambungan4

"Oleh Karena itu, pembangunan perumahan dan pemukirnan harus didukung oleh kebijakan
pembangunan perumahan yang kuat,"lanjutnya Joko.

"Semoga rapat koordinasi ini akan lebih memantapkan kita semua dalam melaksanakan tugas-tugas
pembangunan di bidang pembiayaan perumahan,"katanya di hadapan para pengembang.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Pembiayaan Perumahan Kementrian PUPR RI, Dr Ir Eko D
Heripoervvanto mengatakan, program sejuta rumah untuk rakyat sudah dicanangkan oleh Presiden
RI, Joko Wldodo pada tanggal 29 April 2015 di Semarang. "Bahkan targetnya sampai 1.000.000 unit
rumah/tahun,“tuturnya.

Selain itu, lanjut Eko, rapat koordinasi pemetaan potensi pembangunan rumah hanya ada sepuluh
provinsi terbesar di Indonesia. Diantaranya Provinsi Jawa Barat, Banten, Kalimantan, Riau, Jawa
Timur dan Jawa Tengah.

Kemudian Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan serta Kalimantan Barat. "Untuk
pertama itu Jawa Barat dengan 87.091 Unit, sedangkan Sumsel di urutan ketujuh dengan 11.746
Unit,"pungkasnya.(yuyun)

http://www.krsumsel.c0m/2017/03/provinsi-sumsel-selalu~bersinerRi.html

I
Bisnis Tambang Anjlok, Rumah Subsidi di
Balikpapan Naik Daun
Selasa, 7 Maret2017|17 30 VWB

BALIKPAPAN, KompasProperti - Seiring anjloknya bisnis tambang dan minyak dalam
tiga tahun terakhir, daya beli masyarakat Balikpapan, Kalimantan Timur, pun ikut
melorot.

Hal ini memaksa para pengembang properti mengubah strategi. Mereka tidak lagi
berharap banyak dapat mendulang penjualan dari properti komersial berharga tinggi,
melainkan dengan mengembangkan rumah murah, dan subsidi.

Strategi ini ditempuh agar roda bisnis perusahaan tetap berjalan. Lagipula, kebutuhan
rumah murah dan subsidi masih belum terpenuhi maksimai.

Alhasil banyak pengembang Balikpapan, maupun pengembang nasional yang
beroperasi di kota terbesar kedua Kalimantan Timur itu berlomba membangun rumah
murah dan subsidi.

Menurut Kepala Dinas tata Kota dan Perumahan Balikpapan Ketut Astana, luas tanah
yang ditawarkan sangat mungil yakni 60 meter persegi. Sementara luas bangunan
sekitar 36 meter persegi.

"Rata-rata tipe 36 dengan luas tanah 60 meter persegi, sesuai batas minimal dalam
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),“ kata Ketut
kepada K0mpasPropen‘i, Seiasa (7/3/2017).

Pemerintah Kota Balikpapan sendiri tidak mengatur batasan ukuran minimal tanah
untuk perumahan.

"Bila dibatasi akan memberatkan pengusaha. Di sinilah strategi mereka," tambah Ketut.

Potensi pasar rumah murah dan rumah subsidi sangat besar di kota ini. Tahun Ialu,
pengajuan yang masuk sedikitnya berjumlah 14.000 unit yang terdiri dari 10.000 rumah
subsidi dan 4.000 rumah sederhana non-subsidi.

Sementara yang mampu direalisasikan baru 4.000 unit rumah subsidi.
Pembangunan perumahan ini tersebar di 20 lokasi baik di Kecamatan Balikpapan Utara
maupun Balikpapan Timur.

Harga yang dibanderol sekitar Rp 128juta pada 2016, dan kini menjadi Rp 135 juta.

"Sementaré rumah sederhana komersial dipatok hingga Rp 300 juta per unit," kata
Wahyudi lrianto, Kepala Bidang Perumahan.

Rumah menengah

Sebelum pengembangan rumah murah dan rumah subsidi naik daun, peminat rumah
menengah dengan harga Rp 400 hingga 500 juta mendominasi pasar pada kurun 2013.

Terdapat 19 pengembang yang mengajukan rencana membangun hingga 5.000 kapling
pada tahun itu.

Setahun berikutnya, ada 34 pengembang yang mengajukan rencana membangun
10.000 rumah.

"Rumah subsidi saat itu menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan
Perumahan (FLPP), tidak ada peminatnya di Balikpapan,“ kata Edi Sahputra, Kepala
Seksi Perencanaan Pengembangan Perumahan.

Namun dampak krisis dan anjloknya bisnis tambang-minyak, makin dirasakan pada
2015 hingga kini.

Pembangunan rumah kelas menengah pun terhenti. Sejumlah 38 pengembang
kemudian mengajukan rencana membangun perumahan murah dan subsidi sebanyak
14.000 unit

"Pengusaha untuk rumah kelas menengah bahkan turun ke rumah murah," kata Edi.

Situasi belum berubah hingga dua bulan pertama tahun 2017. Saat ini baru 4
pengembang yang mengajukan rencana membangun 1.500 unit rumah murah
bersubsidi.

http://imm.todav/homeclassic/sea/1*ch/result/pembiavaan%20perumahan
REI NTT targetkan bangun 3.000
rumah baru
Selasa, O7 l\/laret 2017 / 15:40 W!B

V SHARES

KUPANG. Para pengusaha yang tergabung dalam LQ_e§’e;l_l~;s_i_¢gAt_e_in_cl%<>n§§>_ig (REI) Nusa
Igqggara Timur (NTT) menargetkan membangun rumah sederhana sebanyak 3.000
unit di seluruh wilayah itu.
Hal itu dinyatakan Ketua Badan Pertimbangan Organisasi Egg! Esgqga
lndonesia(REl) Nusa Tenggara Timur, Boby Lyanto terkait target pembangunan rumah
sederhana di N'lT

Adapun Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh
Indonesia (Apersi), Junaidi Abdillah mengatakan, pihaknya menargetkan pembangunan
5.000 unit rumah sederhana di setiap daerah di Indonesia.

Target ini bisa terpenuhi jika pemerintah daerah memberikan dukungan secara optimal,
terutama dalam hal status kepemilikan tanah. "Saat pemecahan sertifikat tanah
misalnya, pemerintah daerah bisa memberikan dukungan maksimal sehingga
pengu_saha tidak terlalu lama menungggu penerbitan sertifikat," kata Junaidi.

Jika status kepemilikan tanah sudah jelas maka, pengembang dapat memulai
pembangunan di lapangan. Mengenai dukungan perbankan, bank yang paling
konsisten mendukung adalah Bank Tabungan Negara dan Bank NTT.

Selain itu, bank yang mendukung Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan
(FLPP) adalah Bank Artha Graha dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

"Diharapkan pemerintah daerah memberikan kemudahan-kemudahan bagi para
pengembang agar pembangunan perumahan bisa dilaksanakan sesuai dengan target,“
ujar Boby.

(Bernadus Tokan)

hy //|ngl_i_i$1ri__konlan.co id/news/rei;r)1l_-gargelkan~banqg¢3OQQ;mmahAbaru
Provinsi Sumsel Bersinergi Mendukung Program Sejuta Rumah
Sclgrszi. 07/Q3/j_>0 17

Palembang — Pemerintali Provinsi Sumatera Selatan siap bersinergi dalam mendukung program
pembangunan sejuta rumah. Hal itu diungkapkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah
(Sekda) J oko Imam Sentosa pada acura pembukaan rapat koordinasi pemetaan potensi
pembangunan rumah TA 2017 dan TA 2018 di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (7/3).

Sebelumnya, Pemerintah meluncurkan program pembangunan sejuta rumah pada tanggal 29 April
2015 yang lalu di sembilan Provinsi termasuk di Sumsel.

Lanjut Joko, dalam mendukung program pembangunan sejuta rumali, pemerintah telah
memberikan berbagai macam fasilitas bantuan pembiayaan perumahan. Diantaranya pemberiaan
likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), subsidi bunga krcdit pcrumahz-in (SSE), subsidi bantuan
uang muka (SBUM), pembcbasan pcngenaan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk rumah
sederhana tapak dan rusunami dan pclnbcrian PSU untuk rumah scclerhana pajak.

Disamping itu juga, Kata Joko, pembangunan pcrurnahan dan pcrniukiman sebagai bagian dari
pembangunan nasional perlu ditingkatkan dan dikcinbangkan secara terpadu, terarah, terencana
dan berkesinambungan. “Oleh karena itu, pembang1man perumahan dan pemukiman harus
didukung oleh kebijakan pembangunan perumahan yang kuat,”lanjutnya J0kQA “Semoga rapat
koorditlhsi ini akan lebih memantapkan kita semua dalam melaksanakan tugas-tugas pembangunan
di bidang pembiayaan perumahan,”katanya di hadapan para pengembang.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Pembiayaan Perumahan Kementrian PUPR RI, Dr Ir Eko D
Heripoelwanto rnengatakan, program sejuta rumah untuk rakyat sudah dicanangkan oleh Prcsidcn
R1, Joko Widoclo pada tanggal 29 April 2015 di Semarang. “Bahkan targctnya sanipai 1.000.000 unit
rumah / tahun,"tutun1ya.

Selain itu, lanjut Eko, rapat koordinasi pcmctaan potcnsi pcmbangunan rumah hanya ada sepuluh
provinsi terbesar di Indonesia. Diantaranya Provinsi J awa Barat, Banten, Kalimantan, Riau, Jawa
Timur dan Jawa Tengah. Kemudian Sumatcra Selatan, Sumatcra Utara, Sulawesi Selatan serta
Kalimantan Barat. “Untuk pertama itu Jawa Barat dengan 87.091 Unit, sedangkan Sumsel di urutan
ketujuh dengzm 11.746 Unit,”pungkasnya. (k0rankit0.com/hms/***)
httg//korankito.com/2017/O3/O7/provinsi-sumsel—bersinergi-mendukung;program-seiuta-rumah[

I

1

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful