Anda di halaman 1dari 2

Konsep Holistic Care sangat tepat digunakan di Indonesia ditengah perubahan sosial.

Perubahan
sosial jelas akan menimbulkan penyakit baru, sehingga diperlukan pendekatan yang menyeluruh
dalam penyembuhan pasien tersebut. Penyembuhan pasien tidak hanya mengutamakan fisik,
namun dari beberapa pendekatan spiritual lainnya. Memang harus ada keseimbangan antara
keduanya fisik dan spiritual.

Demikian disampaikan oleh Prof Bambang Cipto selaku Rektor UMY dalam acara International
Conference Holistic Care Nursing 2013 di Sportorium Kampus Terpadu Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta pada Minggu, (03/03). Seminar Internasional yang diselenggarakan
oleh Himpunan Mahasiswa Keperawatan (HIMIKA) Fakultas Kedokteran dan Ilmu
Keperawatan (FKIK) UMY mangambil tema Developing Holistic Care Toward a Better Quality
Health . Selain itu, dalam acara ini akan diresmikan Holistic Clinic Holistic Care FKIK UMY.

Sebagai narusmber Prof. Dr. Liu Guiying dari Nursing College of Guangxi Medical University
China menjelaskan bahwa holistic care merupakan asuhan keperawatan menggunakan
pendekatan komprehensif dengan mengintegrasikan konsep keperawatan komplementari, yakni
alternatif dan spiritual. Konsep ini telah lama berkembang di China, para perawat harus
menguasai konsep ini sebagai salah satu cara dalam menyembuhkan pasien.

Liu menjelaskan bahwa ada beberapa cara mengembangkan konsep Holistic care, diantaranya
dengan membangun sistem pertanggung jawaban perawatan Holistic, menetapkan sumberdaya
perawatan yang baik, serta melakukan reformasi dengan melakukan pembagian divisi perawat.
Selain itu, juga mewajibkan tugas-tugas perawat harus jelas dan mengurangi perawat yang tidak
melakukan pekerjaan seorang perawat serta menugaskan perawat berdasarkan tanggung jawab
yang mereka miliki, tandasnya.

Senada dengan Liu , Sri Sumaryani, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Mat., HNC selaku Ketua Program
Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) UMY mengungkapkan bahwa konsep ini belum banyak
dipahami di Indonesia. Oleh karena itu merupakan hal yang sangat dasar bagi perawat
profesional untuk penguasai konsep Holistic Care ini, ungkapnya.

Dalam seminar kali ini , FKIK UMY juga melaunching Holistic Clinic Holistic Care FKIK
sebagai wujud pentingnya Holistic Care bagi penyembuhan Pasien.Konsep Holistic Care sangat
tepat digunakan di Indonesia ditengah perubahan sosial. Perubahan sosial jelas akan
menimbulkan penyakit baru, sehingga diperlukan pendekatan yang menyeluruh dalam
penyembuhan pasien tersebut. Penyembuhan pasien tidak hanya mengutamakan fisik, namun
dari beberapa pendekatan spiritual lainnya. Memang harus ada keseimbangan antara keduanya
fisik dan spiritual.

Demikian disampaikan oleh Prof Bambang Cipto selaku Rektor UMY dalam acara International
Conference Holistic Care Nursing 2013 di Sportorium Kampus Terpadu Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta pada Minggu, (03/03). Seminar Internasional yang diselenggarakan
oleh Himpunan Mahasiswa Keperawatan (HIMIKA) Fakultas Kedokteran dan Ilmu
Keperawatan (FKIK) UMY mangambil tema Developing Holistic Care Toward a Better Quality
Health . Selain itu, dalam acara ini akan diresmikan Holistic Clinic Holistic Care FKIK UMY.
Sebagai narusmber Prof. Dr. Liu Guiying dari Nursing College of Guangxi Medical University
China menjelaskan bahwa holistic care merupakan asuhan keperawatan menggunakan
pendekatan komprehensif dengan mengintegrasikan konsep keperawatan komplementari, yakni
alternatif dan spiritual. Konsep ini telah lama berkembang di China, para perawat harus
menguasai konsep ini sebagai salah satu cara dalam menyembuhkan pasien.

Liu menjelaskan bahwa ada beberapa cara mengembangkan konsep Holistic care, diantaranya
dengan membangun sistem pertanggung jawaban perawatan Holistic, menetapkan sumberdaya
perawatan yang baik, serta melakukan reformasi dengan melakukan pembagian divisi perawat.
Selain itu, juga mewajibkan tugas-tugas perawat harus jelas dan mengurangi perawat yang tidak
melakukan pekerjaan seorang perawat serta menugaskan perawat berdasarkan tanggung jawab
yang mereka miliki, tandasnya.

Senada dengan Liu , Sri Sumaryani, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Mat., HNC selaku Ketua Program
Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) UMY mengungkapkan bahwa konsep ini belum banyak
dipahami di Indonesia. Oleh karena itu merupakan hal yang sangat dasar bagi perawat
profesional untuk penguasai konsep Holistic Care ini, ungkapnya.

Dalam seminar kali ini , FKIK UMY juga melaunching Holistic Clinic Holistic Care FKIK
sebagai wujud pentingnya Holistic Care bagi penyembuhan Pasien.