Anda di halaman 1dari 6

Pusat Sejarah Cirebon

8 Januari Kota Cirebon

SEJARAH PASUKAN HIZBULLAH CIREBON

https://www.facebook.com/ahmad.syifabasyasyan

Pada tanggal 10 Februari sampai dengan 20


September 1943, ada Mei 1945. Ada 500 orang
sepuluh orang ulama yang anggota Hizbullah yang ikut
mengusulkan kepada latihan, diantaranya tiga
Komando Tertinggi orang dari Cirebon yaitu
Pemerintah Militer Jepang Abdullah Abas, Hasyim dan
agar ada suatu korps seorang lagi dari
sukarelawan muslim. Tahun Arjawinangun. Merekalah
depannya (Desember 1944) yang menjadi bibit dan
usulan tersebut disetujui. pemimpin Hizbullah sesudah
Sejak saat itu berdiri Proklamasi Kemerekaan
pasukan Hizbullah yang tanggal 17 Agustus 1945.
anggotanya dari kalangan
pemuda santri di desa-desa. Akan tetapi, tujuan
Hizbullah yang
Langkahnya yang sesungguhnya tercium oleh
pertama kali adalah tentara Jepang. Yang tadinya
mengadakan latihan dijanjikan akan diberi
kemiliteran yang dipimpin persenjataan setelah
oleh tentara Jepang di pelatihan jadi tidak
Cibarusah, Bogor. Lamanya terlaksana. Hizbullah
tiga bulan dari tanggal 28 dianggap bahaya oleh

6
tentara Jepang. Begitu pula seorang. Hingga bisa
latihannya, yang tadinya dibangun pasukan Hizbullah
akan diadakan beberapa kali satu batalyon. Yang terpilih
jadinya hanya sekali-kalinya. menjadi Komandan Batalyon
(Danyon) yaitu Kyai Hasyim
Setelah Proklamasi Anwar.
Kemerdekaan, Hizbullah
berdiri lagi. Yang menjadi Memang pesantren
dasarnya keinginan agar menjadi sumber anggota
tidak dijajah lagi oleh bangsa pasukan Hizbullah, terutama
asing. Suatu kemerdekaan dari pesantren-pesantren
yang sejati. Sarananya Buntet, Gedongan, Babakan
adalah partai politik yang Ciwaringin, Parerante,
pada waktu itu bermunculan Arjawinangun, Babakan,
berdasarkan Maklumat Wakil Segeran, Kaplongan.
Presiden Nomer X tanggal 3
November 1945. Hizbullah Di wilayah Cirebon bisa
berinduk ke Partai Masyumi dibangun 3 batalyon
yang dasar dan jiwanya pasukan Hizbullah, yaitu Yon
Islam. 4, Yon 5 dan Yon 6. Abdullah
Abas diangkat sebagai
Pasukan Hizbullah Kepala Staffnya dengan
pertamakali didirikan di pangkat Letnan Kolonel. Yon
Surabaya dipimpin oleh 4 dipimpin oleh Danu dengan
Busalik. Lalu di Sulawesi, markasnya di Indramayu.
Jawa Tengah (pimpinan Sedangkan Yon 5 dipimpin
Bakrin) dan Jawa Barat yang oleh Abdullah Abas dengan
dipimpin oleh Agus Abdullah. markasnya di Mundu. Yon 5
Setiap wilayah membangun dipimpin oleh Sumarjo dan
satu divisi pasukan Hizbullah. markasnya di Arjawinangun.

Berdirinya Hizbullah di Dalam aksi militernya


Cirebon dibidani oleh Kyai yang pertama (21 Juli 1947),
Abas yang memimpin serdadu Belanda masuk ke
Pesantren Buntet di Cirebon. Karena
Kecamatan Astana Japura. pertimbangan memusatkan
Oleh sebab itu, pasukan kekuatan untuk menghadapi
Hizbullah di daerah Cirebon musuh, pasukan Hizbullah
oleh Belanda terkadang Cirebon dijadikan 2 batalyon
disebut tentara Kyai Abas. Di saja. Yaitu Yon 4 yang
Kecamatan Astana Japura nantinya dinamakan Yon
dikumpulkan pemuda dari Singalodra yang dipimpin
tiap desa paling sedikit oleh Danu dan Akhmad

6
dengan anggotanya kemiliteran, mereka
kebanyakan dari Indramayu diamanatkan untuk menjaga
dan Majalengka. Kemudian kampungnya masing-masing,
Yon gabungan, yaitu Yon 5 barangkali ada musuh yang
dan Yon 6 yang selanjutnya berkeliaran. Jika terlihat ada
dinamakan Yon musuh (serdadu Belanda)
Walangsungsang yang akan datang, para anggota
dipimpin oleh Rahmat pasukan Asbal segera
Hasyim. laporan ke pasukan Hizbullah
dan memberitahu
Disamping pasukan masyarakat agar bersiap
Hizbullah, ada juga pasukan siaga menghadapinya.
Sabilillah dan pasukan Asbal.
Anggota pasukan Sabilillah Bekal sehari-hari
adalah para sesepuh. pasukan Hizbullah
Fungsinya juga bukan untuk kebanyakan dari bantuan
ikut berperang tapi rakyat, tapi bantuan dari
membangkitkan semangat pemerintah daerah juga ada,
perang dan mendo'akan terutama pada saat Cirebon
keselamatan pasukan dipimpin oleh residen
Hizbullah. Pasukan Sabilillah Hamzah dan bupati Sidik.
juga mendapat julukan Bantuan logistik yang
"Pasukan Tasbeh" sebab utamanya adalah hasil tani
senjata yang utamanya seperti padi, beras, bawang
adalah tasbeh. Pasukan dan waluh kalau sedang
Sabilillah Cirebon dipimpin musimnya. Bantuan
oleh Kyai Murtado, Kyai Ali, dikumpulkan terlebih dahulu
Kyai Kholid, dan Kyai Nur. di Dapur Umum, baru
Semboyan pasukan Hizbullah dibagikan ke tempat-tempat
juga dibikin oleh pasukan pos pasukan berupa
Sabilillah yaitu "HIDUP makanan yang sudah
MERDEKA, MATI ke SURGA". dimasak atau berupa bahan
Dengan semboyan seperti mentah.
itu, anggota pasukan
Hizbullah sangat berani maju Sedangkan baju dan
ke medan perang dan tidak senjata seperti bedil
takut mati dalam diperoleh secara bertahap
peperangan. karena hasil rampasan dari
serdadu Belanda. Sempat
Anggota pasukan Asbal juga mendapat bantuan dari
adalah anak laki-laki yang tentara kita (TKR) dan
berumur 10 tahun ke bawah. membeli baju dari Tegal.
Sesudah dilatih dasar-dasar Hasil rampasan dari serdadu

6
Belanda pernah berupa tempat, diantaranya di
pakaian satu truk dan dari Plered (Cirebon Barat) dan
serdadu Gurkha (muslim) Maneungteung (Cirebon
Muhammadin diberi 12 Tenggara).
pucuk bedil. Dengan
demikian baju dan senjata Perang berkecamuk
pasukan Hizbullah beraneka antara pasukan Hizbullah
macam dan tidak seragam. dan serdadu Belanda sudah
tak terhitung banyaknya.
Karena sering kali Bahkan hampir tiap hari
terjadi bentrok dengan terjadi pertempuran. Sempat
pasukan musuh setelah juga perang tiga kali sehari.
serdadu Belanda bergerak ke Suatu saat anggota pasukan
Cirebon dalam aksi militer Hizbullah yang mati syahid
yang pertama, maka sejak ada 18 orang. Dalam waktu
itu markas pasukan Hizbullah yang lain yang mati syahid
tidak menetap di satu mencapai 37 orang. Ada
tempat tapi berpindah- kalanya pasukan Hizbullah
pindah sesuai dengan yang menyerbu terlebih
strategi perang gerilya. Agar dahulu ke tempat
kekuatan Hizbullah tidak pertahanan atau markas
bertumpuk di satu tempat Belanda, diantaranya di
sedangkan di tempat lain Sindanglaut, Arjawinangun,
kosong, daerah Jatibarang, Karang Ampel,
kekuasaannya dibagi-bagi. Cirebon Utara. Ada kalanya
Pasukan Yon juga serdadu Belanda yang
Walangsungsang menyerang terlebih dahulu
membawahi daerah sebelah ke pasukan Hizbullah seperti
utara jalan raya Bandung - di Maneungteung, Kalimati,
Cirebon sampai ke Segeran (Indramayu). Perang
perbatasan daerah yang terhitung dahsyat
Sumedang. Yon Wiralodra diantaranya di Kalimati,
menguasai daerah Cirebon Ujung Semi, Segeran, Astana
sebelah utara dan Japura, Sindanglaut dan
Indramayu. Sedangkan Maneungteung.
daerah sebelah selatan jalan
raya Cirebon - Bandung Perang yang
sampai Kuningan ada dalam berkecamuk di
kekuasaan TNI pimpinan Maneungteung umpamanya,
Mahmud Pasha. Selain dimulai oleh serangan
daripada itu, pasukan serdadu Belanda lebih
Hizbullah menyusun daerah dahulu. Maneungteung
pertahanan di beberapa tepatnya di perbatasan

6
Cirebon - Kuningan di tepi (TNI). Ada 2 batalyon
sungai Cisanggarung dan Hizbullah Cirebon yang
dilewati oleh jalan raya bergabung ke Resimen
Ciledug - Kuningan yang Tentara Perjuangan (RTP)
menanjak. Pasukan TNI dan yang seterusnya sebagian
Hizbullah meladeni serangan menjadi tentara bergabung
tersebut sehingga terjadi dengan pasukan TNI
perang yang sangat seru. pimpinan Mahmud Pasha.
Korbannya terhitung banyak, Sebagian lagi kembali
baik itu korban Syahid menjadi rakyat sipil (1948).
maupun luka parah, baik dari Sejak itu, Hizbullah Cirebon
pihak musuh maupun dari tidak ada lagi.
pihak kita. Ada beberapa
orang anggota pasukan Demikian sekelumit
Hizbullah yang gugur dan 4 riwayat singkat Babad a
orang luka parah yaitu Zaeni Diatas , Wallohu a`lam
Dahlan, Soleh, Anas dan bishshowab .
Rahmat Hamim. Dari
Baca sejarah cirebon lainya
pasukan TNI ada satu orang
di DKM:
yang luka parah yaitu
https://musholaaljuhriyah.wo
Mawardi.
rdpress.com/
Pada saat terjadinya
Jika anda mengetahui info
perundingan Linggajati pun
lebih atau ada kesalahan
ada sekompi pasukan
penulis tentang ini silahkan
Hizbullah yang ikut menjaga
komen.
keamanan di daerah Lingga
.
Jati (Kuningan) sebagai
ucapan trimakasi kepada :
tempat pertemuan utusan
-warga dan sesepuh cirebon
Indonesia yang dipimpin oleh
-bapak kastamin sesepuh
Perdana Menteri Sutan
blok/rancabolang bringin
Syahrir dan utusan Belanda
-ustadz epek supendi
yang dipimpin oleh Prof.
blok/kebongedang ciwaringin
Schermerhorn untuk
-ustadz juhari blok/tumaritis
menyelesaikan
galagamba
persengketaan.
-ustadz abdul rozaq
Karena kebijakan blok/dukumire galagamba
pemerintah Republik -sodara sukendar
Indonesia, laskar-laskar blok/dukumire galagamba
perjuangan, termasuk -sodara yunus blok/tengger
Hizbullah diintegrasikan ke slangit
Tentara Nasional Indonesia -sodara dedi boyeng

6
blok/kebo geyongan
-sodara haryanto
blok/rancabolang bringin
-sodara ahmad khidir
blok/karanganyar
panguragan
-seluruh dewan kemakmuran
musholla aljuhriyah
blok/rancabolang bringin
.

Dari kisah sejarah ini semoga


menjadikan kita mengenal
menghormati akan jasa-jasa
para leluhur kita dan bisa
mendoakan beliau , aamiin..

semoga bermanfaat bagi


kami tim admin khususnya
dan anda sekalian pada
umumnya.
}-------> www.musholaaljuhri
yah.wordpress.com <-------{

https://www.facebook.com/a
hmad.syifabasyasyan