Anda di halaman 1dari 3

46

BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
a.Berdasarkan hasil pengukuran intesitas kebisingan yang dilakukan,

diperoleh hasil yaitu 10 dBa. Dari hasil tersebut dapat kita ketahui

bahwa ruang tersebut masih dalam kategori normal karena berada

dibawah nilai ambang batas kebisingan yaitu sebesar 85 dBa.


Kebisingan adalah bunyi yang tidak diinginkan ataupun bunyi yang

tidak sesuai dengan tempat dan waktu yang bersumber dari segala

aktivitas/kegiatan manusia yang dapat berpengaruh terhadap

derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena Masyarakat yang

terpapar oleh kebisingan dapat menimbulkan gangguan kesehatan

salah satunya adalah gangguan pendengaran serta kenyamanan

lingkungan, karena itu diperlukan upaya-upaya untuk

mengendalikan kebisingan yang ada dilingkungan tersebut.


b.Berdasarkan hasil pengukuran intesitas pencahayaan di Lab. yang

dilakukan, diperoleh hasil pada Perlakuan I = 41 lux & Perlakuan II

= 3 lux. Dari hasil tersebut dapat kita ketahui bahwa ruang tersebut

masih dalam kategori normal karena berada dibawah nilai ambang

batas pencahayaan yaitu sebesar 750-1500 lux. Dan pada tangga

lantai Kesmas, FKM UMI diperoleh hasil 31,1 lux


c. Berdasarkan hasil pengukuran intesitas getaran yang dilakukan di

kendaraan sepeda motor dengan Segmental Vibration, diperoleh

hasil yaitu 4,64 m/det2 & Whole Body Vibration, diperoleh hasil

3,7m/det2. Dari hasil tersebut dapat kita ketahui bahwa nilai

percepatan sangat diatas nilai ambang batas getaran yaitu 1,22

m/detik2.

46
47

d.Berdasarkan hasil pengukuran iklim kerja yang dilakukan, diperoleh

hasil yaitu 27,45 c Dari hasil tersebut dapat kita ketahui bahwa

ruang tersebut masih dalam kategori normal karena berada

dibawah nilai ambang iklim kerja.


B. SARAN
a.Dalam melakukan percobaan tersebut harus dengan teliti dan cermat

dalam mengamati waktu dan menghitung getaran yang terjadi.

Karena akan mempengaruhi periode yang dihasilkan. Jika dalam

perhitungan periode terjadi kesalahan maka akan berpengaruh

pada besarnya percepatan gravitasinya.


b.Diharapkan kepada penanggung jawab praktikum K3 agar alat

pengukuran iklim kerja itu alat yang normal, agar praktikan lebih

gampang memahami mekanisme pengukuran.


c.Selanjutnya mengenai tingkat pencahayaan terhadap kenyamanan

mahasiswa, hendaknya menggunakan instrumen yang berbeda

seperti teknik angket atau variable intensitas cahaya.


d.Bagi pengelola laboratorium Fakultas Kesehatan Masyarakat agar

kiranya menata ruang kerja laboratorium sebaik mungkin, sehingga

bisa memberikan ruang gerak yang lebih nyaman dan aman bagi

praktikan.

DAFTAR PUSTAKA

Angga. 2015.Wonongiri.Hubungan Paparan Getaran Mekanis Dengan

Kelelahan Kerja Dan Gangguan Kesehatan Pada Tenaga Kerja

Bagian Produksi Pt. Putri Indah Pertiwi Desa Pule. (online)

Dewanto, 2002.Surabaya Kajian Teoritik Sistem Peredam Getaran Satu

Derajat (online)

47
48

Kebebasan.file:///C:/Users/ASUS/Downloads/MES99010210.pdf.CO

M di akses tanggal 30 mei 2016

Handayani, Sri. 2012. Srago Gede. Hubungan Antara Tingkat Kebisingan

Dengan Gangguan Stres Masyarakat Di Pemukiman Sekitar Rel

Kereta Api Srago Gede. (online) file:///C:/Users/Windows

%208/Downloads/10-31-1-PB.pdf.com di akses tanggal 28 mei

2016.

Suhadri, 2008.Kupang.Pengujian Intensitas Pencahayaan Buatan Pada

Ruang Laboratoriumfakultas Sains Dan Teknik (Fst).(online)

https://www.academia.edu.com di akses tanggal 29 mei 2016.

Sunandar, 2013. Jakarta. Iklim kerja (ISSB). (online)

https://www.academia.edu.com di akses tanggal 29 mei 2016


1
Timang 2Danes 3Lintong, 2015. Manado. Hubungan kebisingan terhadap

fungsi pendengaran pekerja mesin pembangkit listrik tenaga diesel di

PLTD Suluttenggo kota Manado. (online)

http://ejournal.unsrat.ac.id/.com diakses tanggal 31 mei 2016

Widowati, Evi. 2009. Jakarta. Pengaruh Intensitas Pencahayaan Lokal.

(online) http://journal.unnes.ac.id.com di akses tanggal 29

mei 2016

Maladewi, Riska, dkk. 2014. Makassar. Assessment Kebisingan Pada


Lingkungan Kerja Di PT IKI Kota Makassar (online)
http://journal.unhas.ac.id.com di akses tanggal 7 juni 2016

48