Anda di halaman 1dari 12

BAB III

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA NY.R


DI DUSUN TANGALLA DESA KANJILO
KEC.BAROMBONG KAB.GOWA

I. IDENTITAS UMUM KELUARGA


a. Identitas kepala keluarga
Nama : Tn.K Pendidikan : SMA
Umur : 45 Tahun pekerjaan : petani
Agama : Islam Alamat : Dusun tangalla
Suku : Makassar No.Tlp : -

b. Komposisi keluarga

No. Nama L/P Umur Hub. pekerjaan pendidika


keluarga n
1 Tn. K L 45 suami petani SMA
2 Ny. R P 40 istri IRT SMA
3 Nn.J P 18 Anak pertama mahasiswa S1
4 Nn.S P 16 Anak kedua siswa SMP

c. Genogram

Ket : GI = ibu klien meninggal karena hipertensi

GII = saudara klien meninggal karena hipertensi


GIII = klien mempunyai 2 orang anak masi usia remaja dan tidak memiliki
penyakit menular atau infeksi.

d. Type keluarga
a) Jenis tipe keluarga :
keluarga inti yang terdiri dari ayah,ibu,anak.
b) Masalah yang terjadi dengan type tersebut :
tidak ada masalah yang terjadi karena setiap keluarga mengetahui kewajiban dan
tanggung jawab masing- masing.
e. Suku bangsa
Asal suku bangsa : makassar/indonesia
Budaya yang berhubungan dengan kesehatan : klien masih mempercayai berobat
medis
f. Agama dan kepercayaan yang mempengaruhi kesehatan :
keluarga yakin bahwa setiap penyakit yang diberikan malainkan dari allah swt
g. Status sosial ekonomi keluarga
a) Anggota keluarga yang mencari nafkah : suami klien yang mencari nafkah
b) Penghasilan : tidak menentu
c) Upaya lain : tidak ada upaya lain untuk menambah penghasilan.
d) Harta benda yang dimiliki (perabot, transportasi,dll) : memiliki motor,rumah dll
h. Aktifitas rekreasi keluarga : keluarga Ny. R biasanya bekumpul dengan tetangganya
dan pergi mengujungi keluarga.

II. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


a. Tahap perkembangan keluarga saat ini (ditentukan dengan anak tertua) :
Tahap perkembangan Ny. R untuk saat ini berada pada tahap perkembangan
keluarga usia remaja
b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi dan kendalanya :
Tugas perkembangan keluarga pada usia remaja yang belum terpenuhi adalah
belum dapat memodifikasi lingkungan kesehatan.ini dapat diketahui dari pernyataan
Ny. R bahwa klien masih menganggap biasa penyakitnya.
c. Riwayat kesehatan keluarga inti :
a). Riwayat kesehatan keluarga saat ini :
Dalam keluarga Ny. R menderita hipertensi 250/100 mmHg tapi tidak
merasakan pusing ataupun keluhan lainnya. Ny. R jarang melakukan kontrol ke
pelayanan kesehatan dan pernah di opname di Rumah Sakit.

b). Riwayat penyakit keturunan :


Ibu dari Ny. R menderita penyakit hipertensi dan kakak dari Ny. R
meninggal dunia karena menderita hipertensi.
c). Riwayat kesehatan masing masing anggota keluarga :
2 anak klien tidak menderita suatu penyakit yang akut suami klien tidak
ada keluhan apa-apa.

No Nama um B Keadaan Imunisasi Masalah Tindakan


ur B kesehata (BCG/polio/D kesehatan yang telah
n PT/HB/Camp dilakukan
ak
1. Tn.K 45 sehat lengkap - -
thn
2. Ny.R 40 sehat lengkap - -
thn
3. Nn.J 18 Sehat Lengkap - -
thn
4. Nn.S 16 Sehat lengkap - -
thn
5.

d). Sumber pelayanan kesehatan yang dimanfaatkan : puskesmas dan rumah sakit

d. riwayat kesehatan keluarga sebelumnya :

alm ibu klien meninggal dunia karena hipertensi yang di derita dan klien
mengalami hipertensi tidak terkontrol

III. PENGKAJIAN LINGKUNGAN


Karakteristik rumah

a). Luas rumah : luas rumah Ny. R dengan ukuran 11x5 m2

b). type rumah : bersifat permanen

c). Kepemilikan : milik pribadi

d). Jumlah dan ratio kamar/ruangan: 1 ruang tamu,1 dapur

e). Fentilasi/jendela :5 ventilasi 5 jendela

f). Pemanfaatan ruangan : setiap ruangn berfungsi sesuai fugsinya.

g). Septik tank : ada dengan letak > dari 10 m dari sumur
h). Sumber air minum: air galon

i). Kamar mandi/WC : memiliki kamar mandi

j). Sampah : sampah biasanya di kumpul dan dibakar

k). Kebersihan lingkungan : cukup bersih

DENAH RUMAH

Denah Rumah Tn. A.P


Ket :
1 = Ruang tamu
2 = Kamar tidur 1 2
3 = Ruang makan
4 = Kamar mandi
5 = Dapur U
3 2

4 5

karakteristik tetangga dan komunitas RW


1. Kebiasaan : hubungan antar tetangga Ny. R baik,saling membantu, saling
gotong royong.
2. Aturan / kesepakatan : klien biasanya mengikuti kegiatan kerja bakti yang di
adakan oleh desa
3. Budaya : saling mengujungi di lakukan saat hari-hari besar
4. mobilitas geografis keluarga : kluarga Ny. R selama ini penduduk asli di
dusun tangalla.
5. perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat :
6. sistem pendukung keluarga : klien menggunakan jasa kesehatan apabila sakit.

Struktur Keluarga
1. Pola / cara komunikasi keluarga ; anggota keluatga berkomunikasi langsung
dengan bahasa Makassar dan Indonesia dan dapat informasi kesehatan fari
televise ata petugas kesehatan.
2. Struktur kekuatan keluarga: yg berpengaruh dalam keluarga ini adalah Ny.R
selaku kepala keluarga
3. Struktur peran (peran masing masing anggota keluarga ) :
Formal ; Ny. R sebagai IRT dan mempunyai 2 orang anak perempuan.
Informal : Ny R sebagai pencari nafkah suami NY R denga profesi sbgai petani.
4. Nilai dan norma keluarga :
Keluarga percaya bahwa hidup ini sudah ada yang mengatur yaitu allah
swt,demikian pula dengan sehat dan sakit.keluarga juga percaya bahwa tiap sakit
ada obatnya,bila ada kelyarga yang sakit,di bawah kerumah sakit dan petugas
kesehatan.

Fungsi Keluarga
a) Fungsi afektif : hubungan antara keluarga, saling mendukung,bila ada yang sakit
langsung di bawa ke petugas kesehatan.
b) Fungsi sosialisasi : setiap hari keluarga berkumpul di rumah,atau di rumah tetangga
hubungan keluarga baik dan selalu menaati norma yang ada..
c) Kerukunan hidup dalam keluarga : hidup keluarga Ny. R rukun dan damai
d) Interaksi dan hubungan dalam keluarga : besifat terbuka cara berinteraksi keluarga
Ny. R
e) Anggota keluarga yang dominan dalam pengambil keputusan : Ny. R mengatakan
yang sering mengambil keputusan sauminya.
f) Kegiatan keluarga waktu senggang: berkumpul dan bercerita bersama tetangga.
g) Partisipasi dalam kegiatan sosial : klien berpastisipasi dengan kegiatan yang di
laksanakan.

Fungsi perawatan kesehatan


a). Pengetahuan dan persepsi keluarga tentang penyakit/masalah kesehatan keluarga
keluarga : keluarga belum mampu mengenal penyakit yang di derita Ny. R.
b). Kemampuan keluarga memngambil keputusan tindakan kesehatan yang tepat :
keluarga belum mampu mengambil keputusan dengan masalah kesehatannya
seperti halnya klien belum mengetahui resiko penyakit yang di deritanya.
c). Kemampuan keluarga meraweat anggota keluarga yang sakit :
keluarga belum mampu merawat anggota keluarganya yang sakit tetapi klien
merawat dirinya dengan mengkonsumsi mentimun.
d).Kemampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang sehat:
rumah keluarga Ny. R cukup bersih.
e). Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan di masyarakat :
keluarga Ny.R belum sepenuhnya menggunakan fasilitas kesehatan yang ada.
fungsi refroduksi
a) perencanaan jumlah anak :
Ny. R mempunyai 2 oarang anak perempuan dan tidak ada rencana memiliki anak
karena umur yang sudah tua.
b) akseptor : -
c) keterangan lain :-
d) fungsi ekonomi : -
e) upaya pemenuhan sandang pangan : pengasilan dari suaminya sebagai petani.
f) pemanfaatan sumber dimasyarakat : saat ini kebutuhan keluarga Ny. R masih
tercukupi.

Stres Dan Koping Keluarga


a. Stressor jangka pendek : Ny R saat ini tidak mengeluh
b. Stressor jangka panjang : Ny. R tidak khwatir tensinya bertambah klien
merasa sudah biasa.
c. Respon keluaraga terhadap stressor : kelurga biasanya dapat mengatasi
masalh yang rumit mengenai kesehatn,keluarga hanya bias pergi ke
puskesmas.
d. Strategi koping : anggota keluarga selalu bermusyawarah untuk
menyelesaikan masalah yang ada.
e. Strategi adaptasi dispungsional : Ny. R bila sedang pusing klien bisanya
tidur dan istirahat
f.
Keadaan Gisi Keluarga
Pemenuhan gizi..........

Upaya lain..........
PEMERIKSAAN FISIK

a. Nama : Ny.
Umur : 40 tahun
L/P :P
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : IRT
PEMERIKSAAN a. Ny. R
Keluhan/ riwayat penyakit saat ini : Saat ini klien tidak merasakan apa-apa atau
tidak ada keluhan.

Riwayat penyakit sblmnya Ny R Mempunyai riwayat Hipertensi

Tanda tanda vital ; TD :250/100 mmhg N:72x/m R : 20x/m

System cardiovasculer Inspeksi : jantung secara topografi berada


pada bagian depan rongga mediastrium.
Palpasi : sesuai apekx jantung, nadi teraba
72x/ menit
Auskultasi : TD : 250 / 100 mmhg,

System respirasi Inspeksi : Pergerakan dada simetris saat


inspirasi.
Palpasi :Penggunaan otot pernapasaan
thoracoabdominal,
Auskultasi : ronchi (-), wheezing (-), mur
mur (-), pernafasan cuping hidung (-).

Sisitem gastrointestinal Inspeksi : tidak ada benjolan


Palpasi :lemas,keras, tidak ada nyeri
tekan,teraba hepar
Auskultasi : terdengar peristaltic usus
Sisitem persyarafan

System musculoskeletal Inspeksi : klien masih mampu berjalan


Palpasi : tidak ada nyeri tekan,atau fraktur
atau dislokasi.

System genitalia Tidak dikaji


Terhadap masalah kesehatannya: :

Terhadap petugas kesehatan yang ada :


ANALISA DATA

NO DATA PENYEBAB / MASALAH


. ETIOLOGI
1. DS : Ketidakmampuan keluarga Risiko ggn.Perfusi
Ny R mengatakan tidak tahu mengenal masalah jaringan
tentang penyakitnya dan
tidak merasakan keluhan apa-
apa.Keluarga merasa masalah
ini merupakan hal yang biasa.

DO :
TD = 250/100mmHg, N : 72
x/mt,RR : 20 x/m

2. DS : Ketidakmampuankeluarga ketidak efektifan pe

Ny. R memeriksakan diri ke merawatanggota keluargayang natalaksanaan progr


sakit. am
puskesmas terdekat biasanya,
terapeutik
tetapi tidak rajin untuk
mengontrol
tekanan darah
DO :
Usia 40 tahun
Pendidikan terakhir SMA,
TD : 250/ 100mmHg, RR : 20
x/mt, N : 72 x/mt

A. RUMUSAN DIAGNOSA KEPERAWATAN


1. Resiko gg perfusi jaringan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal
masalah
2. Ketidak efektifan keluarga dalam penatalaksanaan program terapeutik berhubungan
denganketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota kelurga yang sakit
B. SKORING
1. Resiko gg perfusi jaringan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal
masalah
NO CRITERI SKOR BOBOT JUML TOTAL PEMBENARAN
A E AH
1 Sifat 2 1 2/3 x 1 2/3 Apabila masalah yang
masalah : dialami Ny. R
Ancaman berkelanjutan maka akan
kesehatan mengakibatkan suatu
masalah yang semakin
fatal yaitu stroke

2. Kemungkin 2 2 2/2 x1 1 Masalah dapat mudah


an masalah diubah karena dalam hal
dapat ini keluarga belum
diubah mengenal masalah dan
:Masalah jarang pergi ke YanKes
mudah sehingga diharapkan
diubah dengan pendekatan yang
baik dari petugas bisa
mengubah kebiasaan diet
makanannya dan dengan
bantuan peran serta
anggota keluarga

3. Potensi 2 1 2/3 x 1 2/3 Masalah belum berat


untuk walaupun Ny.R tidak
dicegah : merasakan keluhan apa-
cukup apa, tetapi TD Ny. R
apabila tidak mendapatkan
tindakan akan

4. Menonjolny 0 1 0/1 X 1 0 Membahayakan


a masalah : Ny. R tidak merasakan
Masalah keluhan apa-apa.Dan
tidak keluarga menganggap
dirasakan masalah ini hal yang biasa
Jumlah : 1 4/6

2. Ketidak efektifan keluarga dalam penatalaksanaan program terapeutik berhubungan


denganketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota kelurga yang sakit
NO KRITERIA SKOR BOBOT JUMLAH TOTAL PEMBENARAN
.
1. Sifat masalah ; 3 1 3/3 x 1 1 Masalah adalahactual
actual sudahterjadi untuk itu perlu
tindakan perawatan,sehingg
a tidak berdampak
padamasalah lain(stroke)
2. Kemungkinan 1 2 1//2 x 2 1 Masalah dapat diatasi
masalah dapat sebagian karena
diubah : dengan memberikan
Sebagian penyuluhan
kesehatan dapat
memberikan kontribusi
pengetahuan sehingga dapat
merubah
sikap dan perilaku keluarga
tentang
merawat anggota keluarga
yang
menderita hipertensi
3. Potensi 2 1 2/3 x 1 2/3 Status pendidikan terakhir
masalah untuk Ny. R SMA
dicegah : dan kurang memahami dan
Cukup pengetahuan
tentang pentingnya
kestabilan tekanan
darah tinggi namun dengan
diberikan
penyuluhan diharapkan
dapat mencegah
terjadinya komplikasi lanjut.
4. Menonjolnya 0 1 0x1 0 Anggapankeluarga,
masalah : bahwamasalah Ht iniadalah
masalah tidak masalahyang biasa danoleh
dirasakan Ny. R tidak dirasakan
Jumlah : 2 2/3

PRIORITAS MASALAH
1. Ketidak efektifan keluarga dalam penatalaksanaan program terapeutik berhubungan
dengan ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota kelurga yang sakit
2. Resiko gg perfusi jaringan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal
masalah