Anda di halaman 1dari 13

SOAL KEPERAWATAN MATERNITAS 2017

1. Perempuan usia 27 tahun G1P0A0 hamil 28 minggu dibawa ke UGD oleh

keluarga dengan keluhan keluar darah dari kemaluan sejak 3 jam yang lalu.

Hasil pemeriksaan TD 110/90 mmHg, frekuensi nadi 90 x/menit, frekuensi

nafas 20x/m, suhu 37oC, DJJ 160x/menit, hasil pemeriksaan USG didapatkan

ketuban utuh, letak plasenta mencapai lubang serviks bagian dalam namun

tidak menutupinya.
Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut ?
Pilihan jawaban : C
a. Risiko ketidakefektifan proses hamil-melahirkan
b. Ketidakefektifan proses hamil-melahirkan
c. Risiko terganggu hubungan ibu-janin
d. Kesiapan proses hamil-melahirkan
e. Ketidak efektifan pola seksualitas

2. Perempuan usia 35 tahun datang ke poliklinik kebidanan dengan keluhan gatal

di alat kelaminnya serta nyeri saat berkemih sejak 2 bulan yang lalu. Hasil

pemeriksaan didapatkan area genetalia memerah, mengeluarkan cairan kuning

keruh dan terdapat lesi pada bagian serviks.


Apakah pemeriksaan lain yang harus dilakukan pada kasus tersebut ?
Pilihan jawaban : D
a. Foto rontgen pelviks
b. USG transvaginal
c. USG abdominal
d. Papsmear
e. Lab urine

3. Perawat maternitas sedang melakukan pengkajian pada ibu postpartum normal

P1A0 H+1 di ruang kebidanan. Hasil pemeriksaan adanya pengeluaran

kolostrum, oedema tungkai derajat 1, diastasis rektus abdominis 3 jari dan

uterus sejajar umbilikus keras dan bulat.


Apakah tindakan keperawatan yang harus diberikan pada kasus tersebut?
Pilihan jawaban : B
a. Mobilisasi
b. Senam nifas
c. Senam kegel
d. Massase uterus
e. Manajemen laktasi

4. Perawat maternitas sedang melakukan pertolongan persalinan dan saat ini

sudah selesai mengeluarkan plasenta secara utuh. Setelah memastikan

kontraksi uterus baik, selanjutnya perawat memantau proses IMD selama 1

jam.
Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan perawat pada kasus

tersebut?
Pilihan jawaban : B
a. Injeksi HB0
b. Injeksi vit. K
c. Pantau perdarahan
d. Mengajarkan cara memerah ASI
e. Membawa ibu dan bayi ke ruang rawat

5. Perempuan usia 24 tahun G1P0A0 kehamilan 37 minggu datang ke poli

kebidanan untuk memeriksa kehamilan. Pasien mengatakan tidak tahu dan

khawatir saat melahirkan tidak mampu mengedan. Perawat memberikan

penjelasan mengenai tanda-tanda dan proses persalinan serta berbagai posisi

yang bisa dilakukan saat persalinan.


Apakah evaluasi yang harus dilakukan perawat pada kasus tersebut ?
Pilihan Jawaban : C
a. Memilih tempat persalinan
b. Mengenali tanda persalinan
c. Mempraktikkan kemampuan mengedan
d. Mengenal komplikasi selama persalinan
e. Mempraktikkan berbagai posisi persalinan

6. Perawat maternitas sedang melakukan pertolongan persalinan kala II. Ibu

mengeluh nyeri hebat di area pinggang, nyeri menjalar dari perut hingga ke
pinggang belakang. His adekuat dengan frekuensi 4 x dalam10 menit dengan

durasi 40 detik, DJJ 160 x/m, ibu terlihat tegang dan menjerit.
Apakah diagnosa keperawatan pada kasus tersebut?
Pilihan jawaban : C
a. Kelelahan berhubungan dengan proses persalinan
b. Kecemasan berhubungan dengan proses persalinan
c. Nyeri akut berhubungan dengan agent cedera biologi
d. Ketidakefektifan koping berhubungan dengan situasi krisis
e. Ketidakefektifan proses persalinan berhubungan dengan kurang persiapan

7. Perempuan usia 24 tahun menjumpai perawat maternitas di puskesmas. Ibu

melahirkan anak pertama 1 bulan yang lalu dan sedang memberikan ASI

eksklusif. Ibu menceritakan ketakutannya tidak bisa melanjutkan pemberian

ASI eksklusif karena ibu harus kembali bekerja setelah cuti melahirkan selesai.
Apakah penkes yang tepat pada kasus tersebut?
Pilihan jawaban : A
a. Cara memerah dan menyimpan ASI
b. Mengajarkan cara pijat oksitosin
c. Konseling persiapan keluarga
d. Mencari pendonor ASI
e. Manajemen laktasi

8. Perempuan usia 18 tahun belum menikah dibawa keluarga ke klinik kebidanan

dengan keluhan tidak haid selama 3 bulan. Keluarga mengatakan pasien

mengalami kecacatan mental sejak kecil, keluarga khawatir pasien

mendapatkan pelecehan seksual di lingkungannya. Hasil pengkajian HCG urin

positif dan USG terdapat rangka janin.


Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
Pilihan jawaban : A
a. Risiko ketidakefektifan proses hamil-melahirkan
b. Ketidak efektifan proses hamil-melahirkan
c. Risiko terganggu hubungan ibu-janin
d. Kesiapan proses hamil melahirkan
e. Ketidak efektifan pola seksualitas

9. Perawat maternitas sedang melakukan evaluasi pada pasien pospartum normal

yang akan pulang. Hasil evaluasi, sudah ada pengeluaran kolostrum, payudara
penuh dan bengkak, ibu masih takut ketika menggendong bayinya dan tanda-

tanda REEDA tidak ada.


Apakah pendidikan kesehatan yang tepat pada kasus tersebut?
Pilihan jawaban : B
a. Dukungan keluarga dan lingkungan
b. Perawatan bayi dan talipusat
c. Nutrisi ibu menyusui
d. Perawatan perinium
e. Kontrasepsi

10. Perawat maternitas sedang melakukan evaluasi pada pasien pospartum G1A0

yang akan pulang. Hasil evaluasi, sudah ada pengeluaran kolostrum, payudara

penuh dan bengkak, ibu masih takut ketika menggendong bayinya, tanda-

tanda REEDA tidak ada.


Apakah discharge planning yang tepat pada kasus tersebut?
Pilihan jawaban : B
a. Dukungan keluarga dan lingkungan
b. Perawatan bayi dan tali pusat
c. Nutrisi ibu menyusui
d. Perawatan perinium
e. Kontrasepsi

11. Perempuan usia 27 tahun G3P2A0 hamil 30 minggu datang ke poli kebidanan

untuk memeriksa kehamilannya. Hasil pemeriksaan Leopold TFU

pertengahan umbilikus dan PX, letak janin punggung kanan, presentasi

terbawah janin kepala.


Apakah pemeriksaan Leopold selanjutnya ?
Pilihan Jawaban : D
a. Mengukur tinggi fundus dengan Mc Donal
b. Menentukan persentasi terbawah janin
c. Menentukan denyut jantung janin
d. Menentukan janin masuk PAP
e. Menentukan Usia Kehamilan

12. Perempuan usia 28 tahun G1P0A0 hamil 39 minggu dibawa ke ruang bersalin

dengan keluhan mules dan nyeri sejak 8 jam yang lalu. Hasil pemeriksaan
pembukaan serviks 5 cm, kontraksi 2 kali dalam 10 menit, DJJ 140 x/menit,

pasien tampak gelisah, berkeringat dan meminta dioperasi.


Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat pada pasien tersebut ?
Pilihan Jawaban : B
a. Mempersiapkan kelahiran dengan section caesaria
b. Melakukan manajemen nyeri persalinan
c. Kolaborasi pemberian obat anti nyeri
d. Memantau kontraksi dan DJJ
e. Menjaga kenyamanan pasien

13. Perawat maternitas sedang melakukan pengeluaran plasenta. Hasil pengkajian

pasien lemah, TD 100/70 mmHg, frekuensi pernafasan 22 x/menit, frekuensi

nadi 75 x/menit, TFU 1 jari diatas pusat, teraba lunak, terapi cairan RL 20

tts/menit.
Apakah tindakan keperawatan mandiri yang tepat pada pasien tersebut ?
Pilihan Jawaban : B
a. Pemberian oksitosin
b. Massase fundus Uteri
c. Meningkatkan tetesan infuse
d. Memberikan terapi O2 1 liter/menit
e. Menghitung kelengkapan kotiledon

14. Perempuan usia 21 tahun G1P0A0 hamil 8 minggu dibawa oleh keluarga ke

poliklinik kebidanan dengan keluhan mual, muntah pagi hari, tidak ada nafsu

makan dan lemas. pasien mengatakan khawatir tetapi bahagia karena

kehamilan pertama.
Apakah yang mempengaruhi pada pasien tersebut ?
Pilihan Jawaban : D
a. Menurunnya serotonin
b. Menurunnya katekolamin
c. Menurunnya kortikosteroid
d. Meningkatnya HCG dan estrogen
e. Meningkatnya Renin angiotensin II

15. Perempuan usia 25 tahun G1P0A0 hamil 28 minggu ingin mengetahui kapan

bayinya akan lahir ?. Ibu mengatakan HPHT tanggal 8 Januari 2016.


Berapakah tanggal perkiraan kelahiran bayi tersebut ?
Pilihan Jawaban : C
a. 17 Oktober 2016
b. 16 Oktober 2016
c. 15 Oktober 2016
d. 14 Oktober 2016
e. 13 Oktober 2016

16. Seorang perempuan yang sudah menikah ingin mengetahui masa suburnya.

Hasil anamnesa menstruasi pertamanya adalah 1 Februari. Pasien memiliki

siklus haid terpendek 21 hari dan siklus terpanjang 29 hari.


Bagaimanakah status masa subur berdasarkan kasus tersebut?
Pilihan jawaban : B
a. H ke -3 sampai dengan H ke-19
b. H ke-4 sampai dengan H ke-19
c. H ke-4 sampai dengan H ke-20
d. H ke-5 sampai dengan H ke-19
e. H ke-5 sampai dengan H ke-20

17. Perempuan usia 32 tahun G3P2A0 hamil 24 minggu datang ke poliklinik

kebidanan. Ibu mengeluh nyeri kepala yang berat, pandangan kabur dan kaku

kuduk. Hasil pengkajian TD 150/100 mmHg, edema pitting, hiperfleksi +3

dan proteinuria 5-10 g/l dalam 24 jam.


Apakah kondisi yang sedang dialami pasien tersebut ?
Pilihan jawaban : E
a. Hipertensi selama kehamilan
b. Eklamsia Gravidarum
c. Eklamsia Puerperium
d. Pre Eklamsia ringan
e. Pre Eklamsia Berat

18. Perempuan usia 25 tahun P1A0 H3 post SC mengeluh ASI belum keluar dan

nyeri pada payudara. Hasil pemeriksaan payudara tampak penuh, tegang, dan

keras, skala nyeri 5 dan ibu kesakitan saat bayi mencoba menyusu.
Apakah tindakan prioritas yang tepat untuk kasus di atas?
Pilihan jawaban : A
a. Kompes hangat
b. Perawatan puting
c. Lakukan pijat oksitosin
d. Ajarkan teknik relaksasi
e. Hentikan pemberian ASI
19. Perempuan usia 20 tahun di rawat di ruang kebidanan hari ke 2, mengeluh

ASI belum keluar dan nyeri pada payudara. Hasil pengkajian, payudara

tampak penuh, tegang, keras dan skala nyeri 3, ibu khawatir dan berulang kali

menanyakan kepada perawat tentang bayi yang belum menyusu.


Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
Pilihan jawaban : A
a. Ansietas
b. Nyeri Akut
c. Resiko infeksi pada ibu
d. Defesiensi pengetahuan
e. Resiko ketidakseimbangan nutrisi

20. Perempuan usia 38 tahun dirawat diruang kebidanan setelah dilakukan

operasi laparatomi. Pasien kecewa dengan pelayanan yang diberikan rumah

sakit karena saat informed concent sebelum operasi pasien juga dijadwalkan

akan dilakukan tindakan tubektomi. Pasien mengeluh dan menceritakan

kondisinya pada perawat.


Apakah peran perawat maternitas dalam menghadapi kasus tersebut ?
Pilihan jawaban : D
a. Health educator
b. Care giver
c. Konselor
d. Advokat
e. Manager

21. Perempuan usia 35 tahun G4P2A1 hamil 35 minggu dibawa keruang bersalin

karena mengeluh mules sejak 2 jam yang lalu. Hasil pemeriksaan TD 150/100

mmHg, frekeunsi nafas 24x/menit, frekuensi nadi 80 x/menit dan suhu 37 C,

tungkai oedema dan pasien tampak cemas dengan kondisinya.


Apakah tindakan awal segera yang harus dilakukan pada kasus tersebut.
Piliha Jawaban : C
a. Memantau kontraksi uterus
b. Melakukan pemasangan CTG
c. Memberikan MgSo4 bolus 4gr
d. Melakukan pemeriksaan dalam
e. Mempersiapkan proses persalinan

22. Perempuan usia 28 tahun G1P0A0 hamil 30 minggu dibawa ke ruamah sakit

karena mengeluh pusing, lemah dan kaku kuduk. Hasil pemeriksaan TD

160/100 mmHg, frekeunsi nafas 24x/menit, frekuensi nadi 80 x/menit dan

suhu 37 C, tungkai oedema. Advis dokter lanjutkan pemberian MgSo4 6 gr

pada 500 cc infus setelah pemberian dosis awal.


Berapa jumlah tetes infus yang harus di berikan pada pasien tersebut ?
Pilihan Jawaban : A
a. 17 tetes
b. 18 tetes
c. 19 tetes
d. 20 tetes
e. 21 tetes

23. Perawat ruang kebidanan melakukan presentasi kasus tentang ca. serviks.

Dalam pemaparannya perawat menampilkan data tentang prevalensi kasus

tersebut. Hasil survei menunjukkan angka kejadian ca cerviks dirumah sakit

tersebut meningkat 20 % dari tahun lalu.


Apakah program pencegahan yang harus dilakukan pada kasus tersebut?
Pilihan Jawaban : A
a. Pemeriksaan pap smear secara teratur
b. Pemberian vaksin kepada semua pasien
c. Pemeriksaan IVA pada tingkat puskesmas
d. Pendidikan kesehatan tentang kanker serviks
e. Pemantauan dari bagian ginekologi perlu ditingkatkan

24. Perempuan usia 35 tahun hamil 34 minggu datang ke poliklinik kebidanan

mengeluh keluar darah dari kemaluan sejak 1 hari yang lalu, terasa pusing,

mudah lelah dan terkadang keluar bercak darah setelah berhubungan. Hasil

pemeriksaan DJJ 152 x/menit.


Apakah tindakan keperawatan yang dilakukan perawat pada kasus tersebut ?
Pilihan jawaban : A
a. Anjurkan bedrest
b. Pemberian cairan IVFD
c. Kolaborasi untuk terminasi kehamilan
d. Melakukan persiapan untuk persalinan
e. Kolaborasi untuk pemberian obat pematangan paru

25. Perempuan 21 tahun G2P1A0 hamil 20 minggu datang ke puskesmas

mengeluh mual muntah, pusing dan tidak nafsu makan sejak hamil. Hasil

pemeriksaan: TD 100/70 mmHg, frekuensi nafas 20 x/menit, frekuensi nadi

70 x/menit, suhu 36,5 0C, konjuntiva anemis dan turgor kulit baik.
Apakah tindakan yang tepat yang dilakukan perawat ?
Pilihan jawaban : C
a. Lakukan pendidikan kesehatan nutrisi bergizi
b. anjurkan konsumsi makanan lunak
c. Lakukan pemeriksaan hemoglobin
d. Berikan suplemen anti muntah
e. Berikan terapi intravena

26. Perawat ruang kebidanan sedang melakukan discharge planning pada ibu post

partum yang akan pulang dengan sectio caesaria. Ibu mengatakan sulit dan

tidak nyaman saat menyusui dan berencana untuk memberikan susu formula.

Perawat tetap menyakinkan ibu bahwa ASI adalah makanan terbaik bagi

bayinya.
Apakah prinsip etik yang diterapkan oleh perawat tersebut ?
Pilihan jawaban : E
a. Juctice
b. Veracity
c. Autonomi
d. Malefecience
e. Beneficience

27. Perempuan usia 28 tahun dirawat diruang kebidanan setelah operasi sectio

caesaria 18 jam yang lalu. Pasien mengatakan khawatir dan sulit untuk

bergerak. Perawat memotivasi ibu untuk melakukan mobilisasi.


Apakah mobilisasi dini yang tepat pada pasien tersebut ?
Pilihan Jawaban : A
a. Belajar duduk
b. Miring kanan dan miring kiri
c. Menggerakkkan pergelangan kaki
d. Bangun dan bantu ke kamar mandi
e. Menurunkan kaki dari tempat tidur

28. Perempuan usia 19 tahun dibawa ke ruang bersalin mengeluh keluar lendir

bercampur darah sejak 3 jam yang lalu. Pasien meminta perawat untuk

memanggil suaminya dan ibu mertua kedalam ruangan bersalin untuk

menemaninya.
Bagaimana respon perawat pada kasus tersebut ?
Pilihan Jawaban : B
a. Menjelaskan bahwa ruang bersalin steril sehingga tidak boleh ada yang

masuk
b. Menjelaskan hanya salah satu dari keluarga yang diperbolehkan masuk
c. Memanggil suami dan ibu mertua untuk segera ke ruang bersalin
d. Memanggil suami karena orang yang bertanggung jawab
e. Melapor kepada kepala ruang untuk mendapat izin
29. Perempuan usia 25 tahun G1P0A0 hamil 6 minggu datang beserta suami

kepoliklinik kandungan mengeluh mual dan muntah, rasa tidak nyaman di

bagian perut, pusing dan sulit untuk beraktivitas.


Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
Pilihan jawaban : E
a. Batasi mobilisasi
b. Anjurkan banyak minum
c. Anjurkan istirahat yang banyak
d. Hindari makanan yang berlemak
e. Anjurkan makan sedikit tapi sering

30. Perempuan usia 20 tahun datang bersama teman lelakinya ke poliklinik

kandungan. Hasil anamnesa pasien tidak haid 2 bulan dan planotes positif.

Pasien dan teman lelakinya tidak menginginkan kehamilan tersebut dan ingin

melakukan aborsi. Perawat memberikan penjelasan efek samping aborsi.


Apakah prinsip etik yang diterapkan oleh perawat pada kasus tersebut?
Pilihan jawaban : D
a. Justice
b. Veracity
c. Autonomi
d. Malefecience
e. Beneficience
31. Perempuan usia 30 tahun P2A0 H+2 post partum seksio sesaria, saat ini bayi

di rawat di ruang NICU, ibu mengeluh belum melihat dan menggendong

bayinya dan kakak sering menanyakan dimana adiknya., hasil pengkajian

adanya kolostrum, payudara bengkak dan teraba penuh.


Apakah masalah yang tepat pada kasus tersebut ?
Pilihan jawaban : E
a. Sibling rivalry
b. Nyeri luka operasi
c. Bonding attachment
d. Baby blues sindrom
e. Tidak efektif menyusui

32. Perempuan usia 23 tahun G1P0A0 hamil 8 minggu datang bersama suami ke

poli kebidanan mengeluh mual dan muntah. Hasil pengkajian didapatkan

konjungtiva anemi, lingkar lengan atas 21 cm, TB 160 dan BB 45 kg.


Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada pasien tersebut ?
Pilihan jawaban : E
a. Beri cairan yang adekuat
b. Anjurkan istirahat yang cukup
c. Anjurkan makan sedikit tapi sering
d. Anjurkan konsumsi nutrisi tinggi zat besi
e. Kolaborasi untuk pemeriksaaan hemoglobin
33. Perempuan usia 29 tahun, G2P1A0 saat ini diruang bersalin mengeluh nyeri,

mengatakan tidak tahan lagi, tampak berkeringat di dahi, hidung dan dagu.

Hasil pengkajian kontraksi uterus 4 5 kali dalam 10 menit durasi 45-60

detik, pembukaan lengkap, perineum menonjol, vulva dan vagina membuka.


Apakah posisi yang efektif pada pasien tersebut?
Pilihan jawaban : C
a. Supine
b. Litotomi
c. Semi fowler
d. Posisi duduk
e. Berbaring terlentang
34. Perempuan usia 25 tahun P1A0 dirawat diruang kebidanan 6 jam post Sc atas

indikasi pre eklampsia. Hasil pengkajian TD 130/70 mmHg, frekuensi nadi

80 x/menit, frekuensi nafas 24 x/menit, suhu 37,5 C, terpasang IVFD 20

tetes/menit, konjungtiva anemis dan ekstremitas dingin.


Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
Pilihan jawaban : E
a. Nyeri akut
b. Resiko infeksi
c. Hambatan mobilitas fisik
d. Kerusakan integritas kulit
e. Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer
35. Perempuan usia 27 tahun G1P0A0 hamil 7 minggu datang bersama suami ke

poliklinik kebidanan. Hasil pengkajian pasien mengeluh nyeri perut bawah

terus menerus dan menyebar, pusing berat serta adanya bercak merah dari

vagina.
Apakah komplikasi kehamilan pada kasus tersebut ?
Pilihan jawaban : A
a. Kehamilan ektopik
b. Abortus immenens
c. Abortus complete
d. Mola hidatidosa
e. Pre eklamspia

36. Perawat maternitas saat ini sedang memimpin persalinan, setelah kelahiran

seluruh tubuh bayi, kemudian perawat melakukan manajemen aktif kala III,

pemberian oksitosin 1 unit, kemudian perawat melakukan massage uterus.


Apakah intervensi selanjutnya yang harus dilakukan pada kasus tersebut?
Pilihan jawaban : A
a. Peregangan tali pusat terkendali
b. Kosongkan kandung kemih
c. Kaji tanda semburan darah
d. Observasi kontraksi uterus
e. Lahirkan plasenta
37. Perawat maternitas melakukan kunjungan rumah didapatkan pasien post

partum normal Hari ke 3, keluarga mengatakan ibu nifas tidak boleh keluar
rumah dan beraktivitas. Hasil pengkajian didapatkan, tampak pasien hanya

berbaring diatas tempat tidur, makan yang disediakan hanya nasi putih dan

sayur rebusan, bayi diberi susu formula.


Apakah pendidikan kesehatan yang diberikan pada kasus tersebut?
Pilihan jawaban : B
a. Asi esklusif
b. Mobilisasi dini
c. Membatasi diet
d. Tehnik menyusui
e. Nutrisi ibu menyusui

38. Perempuan usia 29 tahun post partum spontan 4 jam yang lalu, pasien

mengeluh tidak nyaman, hasil pengkajian tampak berkeringat, kulit dan gigi

kotor, berbau tidak sedap, tidak adanya perdarahan, terdapat luka jahitan dan

nyeri di perineum akibat pada saat proses persalinan.


Apakah intervensi yang tepat diberikan pada pasien tersebut ?
Pilihan jawaban : C
a. Kaji skala nyeri
b. Anjurkan Bedrest
c. Lakukan personal hygene
d. Lakukan relaksasi nafas dalam
e. Lakukan latihan mobilisasi dini