Anda di halaman 1dari 6

JUDUL : SURGA TERSEMBUNYI DIBALIK INDAHNYA LUMAJANG, GUNUNG

LEMONGAN 1676 MDPL

PICT LEMONGAN

Beberapa pendaki senior pernah bilang ke saya kalau Sebelum mendaki ke Mahameru,
alangkah baiknya untuk mendaki 2 Gunung untuk latihan yaitu Penanggungan dan
Lemongan. Di artikel sebelumnya saya sudah membahas bagaimana jalur pendakian Gunung
Penanggungan via Tamiajeng, kalau kamu belum membacanya, langsung aja baca Disini.
Well, percaya gak percaya sih sebenarnya tapi karena saya masih penasaran, akhirnya saya
coba untuk mendaki Gunung Lemongan. Bagi kamu yang belum tahu, Gunung Lemongan
adalah sebuah Gunung aktif yang terletak di Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten
Lumajang, Jawa Timur. Jika anda dari arah Surabaya, (bila menaiki motor) akan memakan
waktu kurang lebih sekitar 5-6 jam perjalanan.

Dilihat secara ketinggian, Gunung dengan tinggi 1671 mdpl ini memang tak jauh beda dengan
Gunung Penanggungan. Eits, tapi jangan sampai kamu salah menyamakan semuanya ya
karena medan dan trek yang kamu lalui disini sangat jauh berbeda dengan Gunung
Penanggungan dan Gunung yang lainnya. Bahkan ada yang bilang kalau Lemongan itu
tingginya cuma 1000 tapi rasanya 3000 (mdpl). Oke daripada makin Kepo, nih saya kasih
review saya mengenai pendakian Gunung Lemongan.

Pict. POS Parkir/Mbah Citro (Alm.)

Sebelum memulai pendakian, kamu bisa menitipkan kendaraanmu kepada ketua RT Desa
Papringan atau di Padepokan Mbah Citro. Tapi karena sekarang Mbbah Citro sudah
meninggal dunia (kabar terakhir September 2016 di usia 101 tahun) lebih baik titipkan
kendaaraanmu di ketua RT Desa Papringan. Untuk registrasi kamu cukup dikenai biaya parkir
saja sebesar Rp. 10.000, selanjutnya pak RT akan mendata nama-nama orang/grup yang akan
melaksanakan pendakian. Jangan lupa untuk menanyakan atau beli kantung kresek ukuran
besar untuk membawa sampahmu. Gunung Lemongan hanya memiliki 1 Sumber Mata Air,
itupun hanya ditampung dalam wadah guci berdiameter 30 cm dengan tinggi 20 cm. Jadi
untuk para pendaki yang ingin mendaki, harap membawa air yang cukup ya. Umumnya 2
botol besar/orang. Jika kamu lupa membawa air, tenang saja karena disebelah pas rumah pak
RT ada toko kecil warga sekitar yang menjual logistik untuk pendakian. Setelah semuanya
lengkap, pendakian Gunung Lemongan siap dimulai.

Pos Parkir Padepokan Mbah Citro (30 menit)

Karena sekarang Mbah Citro sudah meninggal, makan kamu harus memulai pendakian dari
rumah pak RT. Untuk trek menuju padepokan adalah berupa makadam yaitu jalur berbatu
yang tertata rapi. Di kanan kiri kamu bisa menikmati rindangnya pepohonan jati beserta
perkebunan penduduk lokal. Sebelum mencapai padepokan, alam sekitarnya berubah menjadi
kebun ilalang. Estimasi waktu dari pos parkir-padepokan kurang lebih memakan waktu
sekitar 20-45 menit. ---PICT PADEPOKAN---

Padepokan Mbah Citro Pos Watu Gede (2,5 jam)

Setelah istirahat/nyekar di padepokan mbah Citro, kamu bisa melanjutkan perjalananmu


menuju pos watu gede. Trek yang akan kamu lalui adalah jalan setapak dengan kebun milik
warga sekitar di kanan dan kiri. Selain itu setelah melewati perkebunan, kamu akan sampai
dibatas antara perkebunan dengan padang sabana. Sebaiknya kamu mengenakan pakaian
lengan panjang disini kalau memang tidak ingin merasakan panasnya padang sabana Gunung
Lemongan. Di perjalanan menuju pos watu gede, kamu juga akan melewati jalur yang berupa
gundukan batu-batuan terjal dimana penduduk sekitar menyebutnya dengan nama watu taek.
Dinamakan watu taek karena bentuk dari batu-batu tersebut tidak karuan atau berbentuk
seperti kotoran. Setelah melewati 3 medan tadi, baru kamu akan sampai di pos watu gede
yang ditandai dengan adanya batu yang sangat besar yang tepat berada di tengah-tengah jalur.

Saran saya bila kamu mendaki rombongan dan membawa lebih dari 2 tenda, maka lebih baik
untuk mendirikan tenda disini, karena diatas pos watu gede, tempat untuk mendirikan tenda
sudah sangat sulit untuk ditemui. Selain tempatnya yang agak luas, disini kamu juga bisa
memasak atau membuat kopi Gunung dengan menikmati view Kabupaten Lumajang,
Perbukitan TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger-Semeru) dan luasnya padang sabana
yang sudah kamu lewati tadi. Estimasi waktu dari padepokan-pos watu gede kurang lebih
memakan waktu sekitar 1,5-3 jam. ---PICT SABANA, WATU TAEK, WATU GEDE---
Pos Watu Gede Pos Gerbang Gas Palu (1,5 jam)

Setelah rileks sejenak di pos watu gede, kini kamu harus pintar-pintar mengatur langkah kaki
dan stamina karena untuk mencapai puncak jalur yang kamu lalui adalah kemiringan 60-65 0.
Trek yang akan kamu lalui adalah tanjakan berpasir krikil bekas aliran lahar Gunung
Lemongan. Tanjakan ini dinamakan oleh para pendaki dan warga sekitar dengan tanjakan
putus asa. Yap, benar saja saya sendiri pun mengalami hal yang serupa karena bila salah
perhitungan dalam melangkah akan membuatmu berjalan One Step Forward, Two Steps Back
yaitu naik satu langkah, turun dua langkah. Disinilah bekal air minummu akan banyak yang
terkuras habis. Untuk itu saran saya mendakilah pada malam hari untuk meminimalisir
kehabisan air minum dan menghindari panasnya terik matahari jalur Gunung Lemongan.
Setelah kamu melewati tanjakan tersebut, kamu akan sampai di pos gerbang gas palu yang
ditandai dengan papan nama pos dan sedikit area lapang untuk beristirahat. Konon ketika
kamu sampai di pos ini pada malam hari, maka kamu akan melihat adanya fenomena dua
pusaran angin yang sangat tinggi dan besar yang membentuk seperti gerbang di Kabupaten
Lumajang. Fenomena ini hanya berlangsung selama beberapa menit. Walaupun saya dan tim
bisa melihat fenomena ini, namun sayang kamera kami tidak bisa menjangkaunya. Estimasi
waktu dari watu gede-gerbang gas palu kurang lebih memakan waktu sekitar 1-2 jam. ---PICT
POS GERBANG GAS PALU & TANJAKAN PUTUS ASA---

Pos Gerbang Gas Palu (Pintu Masuk Hutan Hujan Basah) Pos Gentong (2 jam)

Pos gerbang gas palu adalah merupakan tanda pembatas antara jalur berpasir dengan pintu
hutan hujan basah Gunung Lemongan. Setelah kamu masuk hutan, trek yang kamu hadapi
adalah jalur dengan kerikil-kerikil tajam dan licin, untuk itu berhati-hatilah serta perhitungkan
secara matang langkah kakimu. Disepanjang jalur kamu akan melihat pepohonan rindang
khas hutan hujan tropis, bila beruntung kamu akan bisa menjumpai tanaman Kantung Semar
di jalur ini. Terkadang disepanjang jalur kamu akan menjumpai pohon tumbang yang akan
menambah sedikit rasa pada pendakianmu. Setelah berputar-putar menulusuri jalur hutan
hujan, maka kamu akan sampai di pos gentong. Sesuai namanya, pos ini akan ditandai dengan
adanya sebuah gentong untuk menampung tetesan hujan & akar pohon dimana nantinya air ini
bisa diminum oleh para pendaki. Dengan rasa manis mineral & segarnya air khas
pegunungan, rasanya seperti menemukan oasis di padang pasir ^__^
Perlu diingat ! karena gentong ini berukuran kecil dan (terkadang kering) maka saya sarankan
agar para pendaki membawa bekal air minum yang banyak dari pos parkir/rumah pak RT.
Estimasi waktu dari gerbang gas palu-pos gentong kurang lebih memakan waktu sekitar 1,5-
2,5 jam.

Pos Gentong Puncak Lemongan (1,5 jam)

Setelah meneguk kesegaran sumber air dari pos gentong, kamu bisa melanjutkan
perjalananmu untuk melakukan summit attack atau perjalanan menuju puncak Gunung
Lemongan. Trek yang kamu lalui tetap sama, yaitu kerikil tajam dan licin. Bedanya adalah
jalur yang kamu lalui sedikit agak basah sehingga banyak memunculkan hewan-hewan
moluska seperti tipet (lintah hutan). Untuk itu harap berhati-hati dalam memegang ranting
pohon maupun krikil yang ada. Saran saya bawalah rokok dan air, dengan tujuan apabila
terkena gigitan tipet maka untuk cara pengobatannya kamu cukup membasahi tembakau yang
ada pada rokok kemudian oleskan pada tipet, maka segera dia akan melepaskan gigitannya.
Sebelum mencapai puncak, kamu akan sampai di watu gede (batu besar) yang kedua. Watu
gede ini juga akan menandai pintu keluar hutan hujan basah dan sebagai batas vegetasi
terakhir. Estimasi waktu dari pos gentong-puncak kurang lebih memakan waktu sekitar 1-2
jam

PUNCAK LEMONGAN

Sebenarnya ada 2 versi pendakian untuk menuju puncak Gunung Lemongan :

1. Melakukan tahap-tahap seperti yang sudah saya jelaskan diatas


2. Membuat camp di pos watu gede. Untuk kamu yang hobby mencari indahnya matahari
terbit, kamu bisa berangkat dari pos watu gede sekitar pukul 23.30 00.00 WIB.
Karena untuk sampai puncak memerlukan waktu sekitar 4 5 jam dari pos watu gede.

Bagaimanapun versi pendakiannya, sekarang adalah waktunya untuk membayar jerih payah
dan letihmu. Selamat, kamu telah berhasil mencapai puncak Gunung Lemongan. Dengan
tinggi mencapai 1671 Meter diatas permukaan laut (Mdpl) kamu bisa menikmati view
Lumajang, Probolinggo, Gunung Bromo, Gunung Semeru, Gunung Argopuro sampai pantai
di pesisir Situbondo bila cuaca sedang cerah. Tiada yang saya bisa ucapkan kecuali rasa
Syukur karena saya masih diberi kesehatan serta diberikan kesempatan untuk mencapai dan
menikmati keindahan Gunung Lemongan. Bagi saya, pemandangan dan pengalaman saya
mendaki Gunung Lemongan adalah kenangan yang paling berkesan. Selain daripada itu,
kamu bebas untuk menilai bagaiamana keindahan Gunung Lemongan PICT PUNCAK

Perjalanan Turun (Puncak Pos Parkir)

Ingatlah tujuan utama dari suatu pendakian adalah bukan untuk mencapai/menaklukan puncak
Gunung, melainkan untuk pulang kembali kerumah dengan selamat. Untuk itu maka berhati-
hatilah jika akan menuruni suatu Gunung. Kondisi fisik yang letih, beban tas karier yang berat
serta masih terbawa suasana heppy ketika berada dipuncak menyebabkan banyak pendaki
mengalami kecelakaan/cidera pada bagian tubuhnya. Untuk itu saran saya sebelum anda
perjalanan turun Gunung, alangkah lebih baik bila anda makan & minum dengan cukup
terlebih dahulu. Estimasi waktu turun dari puncak-pos parkir/rumah pak RT desa Papringan
kurang lebih memakan waktu sekitar 5-6 jam.

Estimasi Biaya (Edit posting Penanggungan)

Jadilah pendaki yang bijak dengan :

1. TIDAK MENGAMBIL APAPUN SELAIN FOTO


2. TIDAK MENINGGALKAN APAPUN SELAIN JEJAK

Dan untuk yang kesekian kalinya saya mohon dengan sangat . . .

TOLONG BAWALAH SAMPAH ANDA TURUN !!!

karena

GUNUNG BUKAN TEMPAT SAMPAH !!!


Sekian review dari saya seputar Jalur Pendakian Gunung Lemongan 1671 Mdpl. Bila
ada kritik atau saran atau info-info yaang lainnya kamu bisa langsung menghubungi saya via :

1. E-mail : nizarrelicanth@gmail.com
2. FB : Nizar Ramadhan
3. Nomor : 082149660765

Harap sertakan nama dan asal kota anda bila ingin mengkritik / memberikan saran.

Selamat Mendaki dan Salam Lestari ^__^