Anda di halaman 1dari 4

Obat antidiabetik oral

Golongan Sulfonilurea

Dikenal dengan 2 generasi sulfonilurea ,generasi 1 terdiri dari


tolbutamid,tolazamid,asetoheksimid dan klopropamid. Generasi 2 yang potensi
hipoglikemik lebih besar antar lain gliburid (glibenclamid),glipizid,glikazid dan
glimipirid.

Mekanisme kerja

Merangsang sekresi insulin dari granul sel-sel Langerhans


pankreas.Rangsangannya melalui interaksinya dengan ATP-sensitive K channel
pada membran sel-sel yang menimbulkan depolarisasi membran dan keadaan
ini akan membuka kanal Ca.Dengan terbukanya kanal Ca maka ion Ca++ akan
masuk sel ,merangsang granula yang berisi insulin dan akan terjadi sekresi
insulin dengan jumlah yang ekuivalen dengan peptida C .Kecuali itu sulfonilurea
dapat mengurangi klierens insulin di hepar.

Farmakokinetik

Absorbsi melalui saluran cerna cukup efektif . Makanan dan keadaan


hiperglikemia dapat mengurangi absorbsi . Untuk mencapai kadar optimal
plasma ,sulfonilurea dengan masa paruh pendek akan lebih efektif bila di minum
30 menit sebelum makan .Dalam plasma sekitar 90%-99% terikat protein plasma
terutama albumin,ikatan paling kecil untuk klorpropamid dan paling besar untuk
gliburid.Sullfonilurea dimetabolisme di hepar dan diekskresikan melalui
ginjal,sediaan ini tidak boleh dibeikan pada pasien gangguan fungsi hepar atau
ginjal berat.

Efek Samping

Hipoglikemia ,reaksi ini sering timbul pada pasien lanjut usia dengan gangguan
fungsi ginjal dan hepar terutama yang menggunakan sediaan dengan masa kerja
panjang.

Reaksi alergi jarang sekali terjadi ,mual muntah diare ,gejala hematologik
,susunan sistem saraf pusat,mata dan sebagainya.

Indikasi

Penggunaan sulfonilurea yang tepat merupakan hal penting untuk menentukan


suksenya terapi .Sebelum menggunakan sulfonilurea harus selalu
empertimbangkan kemungkinan mengatasi hiperglikemia dengan hanya
mengatur diet serta mengurangi berat badan pasien.Selama terapi,pemeriksaan
fisik dan laboratorium harus tetap dilakukan secara teratur.Pada keadaan yang
gawat seperti stres,komplikasi,infeksi dan pembedahan insulin teta merupakan
terapi standar.

Peringatan
Sulfonile urea tidak diberikan sebagai obat tunggal padapasien DM juvenil
,pasien yang kebutuhkan insulin tidak stabil,DM berat ,DM dengan kehamilan
dan keadaan gawat.Obat tersebut harus digunakan dengan sangat berhati-hati
pada DM dengan gangguan fungsi hepar dan ginjal ,insufiensi endokrin ,keadaan
gizi buruk ,keadaan alkoholisme akut ,pasien mendapat diuretik tiazid dan pada
pasien mendapat obat golongan lain. Interaksi

Obat yang dapat meningkatkan risiko hipoglikemia sewaktu penggunaan


sulfonilurea dalah insulin,alkohol,fenformin,sulfonamid ,salisilat dosis besar,
penghambat MAO.

Meglitinid

Reapaglitid dan nateglinid merupakan golongan meglitinid mekanisme kerja


sama dengan sulfonilurea tetapi struktur kimia sangat berbeda .Golongan ADO
ini merangsang insulin dengan menutup kanal K yang ATP-independent di sel
Langerhans .

Pada pemberian oral absorbsinya cepat dan kadar puncak dicapai dalam waktu 1
jam .Masa paruhnya 1 jam ,karena arus diberikan beberapa kali sehari sebelum
makan.Metabolisme di hepar dan metabolitnya tidak aktif .Efek samping utama
hipoglikemia dan gangguaan saluran cerna .

Biguanid

Mekanisme kerja

Biguanid bukan obat hipoglikemik tapi suatu antihiperglikemik ,tidak


menyebabkan rangsangan insulin dan umunya tidak menyebabkan
hipoglikemia.Metformin menurunkan produksi glukosa dihepar dan meningkatkan
sensitivitas jaringan oto adipose terhada insulin.Efek ini terjadi karena adanya
kinasedi sel (amp-activated protein kinase).Biguanid tidak merangsang atau
menghambat perubahan glukosamenjadi lemak .Padaorang gemuk biguanid juga
dapat menurukan berat badan tanpa mekanisme yang jelas .

Metformin oral tidak mengalami absorbsi intestinal dalam darah tidak terikat
protein plasma ,ekskresinya melalui urin dalam keadaan utuh.Masa paruhnya
sekitar 2 jam.

Efek samping

Hampir 20% mengalami mual,muntah diare serta kecap logam tetapi dengan
menurunnya dosis keluhan tersebut akan hilang.

Indikasi

Sediaan biguanid tidak dapat menggantikan fungsi insulin endogen dan


digunakan pada terapi diabetes dewasa.

Kontra indikasi
Biguanid tidak boleh diberikan padakehamilan pada pasien penyakit hepar
berat,penyakit ginjal dengan uremmia dan penyakit jantung kongestif.

Golongan Tiazolidinendion

Mekanisme kerja

Tiazolidinedion merupakan agonis poten dan selektif PPAR ,mengaktifkan


PPAR membentuk kompleks PPAR- RXR dan terbentuklah GLUT baru di
jaringan adiposa PPAR meng urangi keluarnya asam lemak menuju otot dsn
ksrenys dapat mengurangi resistensi insulin.

Ekskresi melalui ginjal ,dapat diberikan pada insufiensi renal tetapi kontra
indikasi dengan gagguan fungsi hepar.

Efek samping antara lain peningkatan berat badan,edema,menambah volume


plasma dan memperburuk gagal jantung kongestif.

Penghambat enzim -Glikosidase

Obat golongan penghambat enzim -Glikosidase dapat memperlambat absorbsi


polisakarida ,dekstrin dan disakarida di intestin.Dengan menghambat kerja
enzim -Glikosidase di brush border intestin,dapat mencegah peningkatan
glukosa dalam plasma pada orang normal dan pasien DM.

Kerjanya tidak mempengaruhi insulin sehingga tidak menyebabkan efek sampng


hipoglikemia.Akarbose dapat digunakan sebagai monoterapi pada DM usia lanjut
atau DM yanng glukosa postprandialnya sangat tinggi.

Akarbose efektif bila diberikan bersam makan yang berserat mengandung


polisakarida ,sedikit kandungan glukosa dan sukrosa.Bila diberikan bersam
sulfonilurea maka akan menyebabkan hipoglikemia .

Obat Hiperglikemik

Glukagon

Glukagon merupakan suatu polipetidayang terdiri 29 asam amino .Hormon ini


dihasilkan oleh sel pulau Langerhans .Suatu zat yang mempunyai sifat biologis
mirip glukagon telah berhasil diisolasi dari saluran cerna .

Glukagon menyebabkan glikogenolisis di hepar dengan jalan merangsang enzim


adenilsiklase dalam pembentukan siklin AMP ,kemudian siklin AMP ini
mengaktifkan fosforilase suatu enzim penting untuk glikogenolisis .Efek ini hanya
tebatas pada heparsaja dan tidak dapat dihambat dengan pemberian
penghambat adrenoresptor .

Indikasi

Glukagon
Terutama digunakan pada pengobatan hipoglikemia yang ditimbulkan oleh
insulin.Hormon tesebut dapat diberikan secara IV,IM atau SK

Diazoksid

Obat ini memperlihatkan efek hiperglikemia bila diberikan oral dan efek
antihipertensi bila diberikan secara IV. Sediaan ini meningkatkan kadar glukosa
sesuai besarnya dosis dengan menghambat langsung sekresi insulin ,mungkin
juga dengan merangsangsang pembentuksan glukosa dalam hepar.Meskipun
diazoksid termasuk golongan tiazid obat ini meretensi air dan natrium .Diuretik
tiazid meninggikan efek hiperglikemi dan hiperuresemi .Diazoksid dapat
menimbulkan iritasi saluran cerna ,trombositopeni dan netropeni.Diazoksid
bersifat teratogenik pada hewan juga menyebabkan degenerasi sel pankreas
fetus sehinggaobat initidakboleh diberikan pada ibu hamil