Anda di halaman 1dari 1

Metode Keluarga Berencana ini dapat menghalangi ovulasi (masa subur), mengubah

lendir serviks (vagina) menjadi kental, menghambat sperma dan menimbulkan perubahan
pada rahim. Cara kerja KB suntik pun dapat mencegah terjadinya pertemuan sel telur dengan
sperma dan mengubah kecepatan transportasi sel telur. Suntikan Keluarga Berencana terbagi
menjadi suntik perbulan atau suntikan terpadu, contohnya dan suntikan per tiga bulan
(suntikan progestin).

Suntikan progestin (DepoProvera atau Niisterat) atau suntikan yang diberikan tiap dua
atau tiga bulan sekali ini aman untuk ibu menyusui atau yang tidak boleh menggunakan
tambahan estrogen. Suntikan progestin lebih menyebabkan perubahan seputar haid dan berat
badan bertambah. Suntikan perbulan atau suntikan terpadu, mengandung hormon progestin
dan estrogen. Jika Anda ingin siklus haid tetap teratur dapat menggunakan kontrasepsi ini.

Sayangnya, suntikan ini sulit diperoleh dan biayanya mahal dibandingkan suntikan
progestin. Suntikan terpadu memiliki efek samping yang sama dengan pil KB terpadu, serta
dilarang dipakai oleh ibu menyusui. Anda bisa menghentikan metode ini kapan saja, namun
baru bisa hamil satu tahun kemudian bahkan lebih, demikian pula haid akan kembali normal
setelah jangka waktu itu. Namun ada sebagian perempuan yang mendapat haid serta hamil
dalam waktu lebih cepat dari itu.

Selain menjadi kontrasepsi sementara yang paling baik, suntikan ini juga telah
mengurangi angka kegagalan kurang dari 0,1% per tahun. Suntikan Keluarga Berencana tidak
mengganggu kelancaran ASI, kecuali Anda menggunakan suntikan terpadu. Alat kontrasepsi
ini juga dapat melindungi Anda dari anemia, dan memberikan perlindungan pada radang
panggul. KB suntik memiliki reaksi sangat cepat (kurang dari 24 jam), dapat digunakan
perempuan di atas 35 tahun, serta tidak menimbulkan ketergantungan, namun Anda harus
rajin kontrol setiap 1, 2 atau 3 bulan.

Kerugian penggunaan KB suntik ialah Anda akan mengalami gangguan haid, dimana
siklushaid bisa memendek atau memanjang, pendarahan banyak atau sedikit, spotting, sampai
tidakhaid sama sekali. KB suntik pun tidak dapat dihentikan sewaktu-waktu, naiknya berat
badan,terlambatnya kembali kesuburan setelah penghentian pemakaian, dan jika digunakan
dalam jangka panjang dapat terjadi perubahan pada lipid serum, menurunkan densitas tulang,
sertakeringnya vagina yang dapat menurunkan libido, gangguan emosi, sakit kepala, dan
jerawat.