Anda di halaman 1dari 8

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS TEKNIK
DEPARTEMEN TEKNIK GEOLOGI
LABORATORIUM BAHAN GALIAN

LAPORAN
PRAKTIKUM GEOINFORMASI

ACARA: PINNING DOWN GEOGRAPHIC DATA AND GEOGRAPHIC


MEETS GEOMETRY

DISUSUN OLEH:

MARIANUS TRIANANTO P.

(15/380138/TK/43322)

Rombongan Jumat(14.00-16.00)

ASISTEN ACARA:

ABYAN ABDAN

ALDAKA WIGUNA

YOGYAKARTA

MARET

2017
PINNING DOWN GEOGRAPHIC DATA
Dalam praktikum ini, akan dikenalkan mengenai penggunaan koordinat peta, latitude-
longtitude dan koordinat Cartenisian khususnya untuk mengidentifikasi tempat kelahiran dari
seorang kartografer.
Tujuan dari praktikum ini adalah:
a. Mampu membaca koordinat lokasi suatu daerah.
b. Melakukan pergantian koordinat latitude-laongtitude dan koordinat Cartesian pada
peta geografis.
c. Mencari lokasi melalui koordinat.

Langkah 1. Identifikasi Koordinat Peta Geografis


Buka File Coordinates.mxd yang terletak pada
C:\Students\LGIS\Excercise06\Coordinates.mxd
Pada Toolbar Option, pilih Select Element Tool

Kemudian click option Bookmark, dan pilih Montreal.

Click icon Identify Tool pada toolbar


Kemudian click Kota Montreal, Canada

Kemuian perhatikan pada kolom Picture <Raster>, click pada , maka akan muncul
foto berikut:

Langkah 2. Mengganti Tampilan Koordinat Peta Geografis


klik kanan pada data frame World, kemudian pilih Properties.
Kemudian pada option yang terdapat pada Data Frame Properties, pilih
tabulasi General, kemudian ganti Units pada Display menjadi Kilometer
OK

Langkah 3. Mencari Lokasi dengan Koordinat


Ubah skala ke ukuran yang lebih dari 1:100.000.000 sehingga seluruh bagian peta
dapat terlihat

Pada toolbar option pilih (Go To XY)

Setelah click icon tersebut, anda akan mendapatkan kenampakan seperti berikut ini:

Masukkan nilai 7 20E pada kotak Long dan 47 45N pada kotak Lat
(ArcMap akan mengarahkan ke titik sesuai koordinat yang diinput ).

Klik Flash
Langkah 6. Pengukuran Jarak pada Peta Geografis di ARCGis
Buka File Map_projections.mxd yang terletak pada
C:\Students\LGIS\Excercise06\Map_projections.mxd

Click icon (Measure tool) pada toolbar


Pada tool tersebut, terdapat 3 jenis pengukuran, yaitu: Measure Line, Measure an
Area, dan Measure a Feature.
a. Measure Line
Pada fungsi ini berfungsi untuk mengukur jarak antara 2 titik. Caranya yaitu
tinggal klik titik pertama lalu pilih titik tujuan. Maka akan ditampilkan nilai jarak
antara 2 titik yang telah dipilih tersebut.
b. Measure Area
Pada fungsi ini berfungsi untuk mengukur luas suatu area. Cara menggunakan
menu ini adalah klik-kan pointer berkali-kali hingga membentuk area yang ingin kita
ukur luasannya.

c. Measure a Feature
Pada fungsi ini berfungsi untuk mengukur luasan suatu area tertentu. Perbedaan dari
fungsi sebelumnya adalah pada fungsi ini kita hanya perlu mengklik satu kali suatu
feature yang ingin kita ukur (contoh: negara). Kelemahan dari pengukuran dengan
menggunakan Measure tools, adalah besar hasil pengukuran yang jauh berbeda dari
pada menggunakan identify tool
GEOGRAPHY MEETS GEOMETRY

Langkah 1. Memasukkan Data Raster


Buka file Yellowstone_NP_07.mxd, yang memiliki directory
C:\Students\LGIS\Excercise07\Yellowstone_NP_07.mxd

Click icon (add data), untuk melakukan penambahan data pada data frame tersebut.

Kemudian, lakukan penambahan data Quadmt_elev yang terletak pada


C:\Student\LGIS\Database\Quadmt_elev, dan letakkan layer diatas Park Boundary

layer.

Maka akan didapatkan kenampakan:


Ganti nama Quadmt_elev layer menjadi Study Area Elevation

Pada data raster tersebut, hitam menunjukkan elevasi yang tinggi sedangkan putih
menunjukkan elevasi rendah.
Langkah 2. Mengganti Simbol/Symbolize Data Raster
Klik kanan pada layer Study Area Elevation, klik Properties.
a. Mengganti Pewarnaan Data Raster
Click tab Symbology, kemudian pada bagian Color Ramp, atur warna sesuai dengan
keinginan.

OK
Langkah 3. Identifikasi Elevasi
Matikan layer Roads General, Rivers General, Lakes General, kemudian
aktifkan layer Backcountry Campsites, Trails, Roads Detailed, Rivers Detailed,
Lakes Detailed

Kemudian click icon (identify tool), kemudian lakukan identifikasi terhadap


ketinggian layer Study Area Elevation.

Langkah 4. Melihat dan Mengukur Struktur Raster


Zoom in Study Area Elevation pada raster sampai terlihat batas antar pikselnya.
Click icon Measure Tool, kemudian pilih ( Measure Line).

Lakukan pengukuran piksel yang ada (bentuk persegi)

Langkah 5. Raster Foto Udara

Click icon (Add Data), kemudian buka file Quadmt_photo yang tetetak pada
C:\Student\LGIS\Database, pilih Quadmt_photo.
Ganti nama layer Quadmt_photo tersebut menjadi Study Area Photo

Klik kanan pada layer Backcountry Campsites lalu pilih Open Attribute Table
Right click pada baris oaling kiri kemudian klik Flash

Pada bookmark tools, pilih Sportsman Lake Trail

Click (Identify Tool) pada kotak dialog, kemudian ubah kolom Identify from
dari <Top-most layer> menjadi <All Layers>.

Kemudian untuk mengetahui informasi suatu campsites, click pada salah satu
campsite.
DAFTAR PUSTAKA
ESRI.2006.GIS Education Solotions from ESRI:Learning GIS Using ArcGIS
Desktop.USA:ESRI