Anda di halaman 1dari 4

MANAJEMEN KINERJA

Ahmad Rifqi (201520280211065)

Manajemen merupakan suatu proses yang sangat dibutuhkan dalam dunia perusaan,

karena dalam proses manajemen terdapat langkah-langkah atau tahapan dalam mencapai

tujuan perusahaan sehingga dapat mencapai tujuan tersebut secara efektif dan efisien.

Selain proses manajemen yang perlu diperhatikan dalam sebuah instansi atau organisasi,

kinerja dalam sebuah instansi juga perlu diperhatikan. Karena, kinerja merupakan hasil kerja

dan juga penilaian atas kerja seseorang yang berkecimpung dalam dunia kerja sebuah

instansi. Oleh karenanya, kinerja juga membutuhkan manajemen, agar hasil yang diperoleh

atau kinerja dari para pekerja atau karyawan dapat mencapai hasil yang ditujukan oleh

perusahaan.

Percuma membuat strategi, akhirnya yang dikerjakan kembali pada pekerjaan rutin dan

administratif. Sasaran kinerja diubah pada semester dua, KPI saya bisa tidak tercapai.

Penilaian kinerja tidak pernah obyektif, akhirnya kembali pada imbalan dan promosi juga

tidak obyektif. Mengelola kinerja bukan merupakan hal yang mudah. Perumusan rencana

kinerja yang rumit hanya akan mengakibatkan karyawan kembali pada rutinitas

pekerjaannya. Terlalu fokus pada bagaimana menggapai peluang membuat perusahaan tidak

tahu sasaran jangka panjang yang ingin dicapai.

Bagi perusahaan yang telah memiliki rencana strategis, perusahaan kesulitan

merumuskan sasaran kinerja pada berbagai tingkat organisasi, unit kerja hingga pada tingkat

individu. Masih ada profesional SDM yang menganggap kegiatan menetapkan sasaran

kinerja, pengendalian dan penilaian kinerja sebagai kegiatan basa-basi atasan dan bawahan

atau beban administrasi belaka. Padahal sasaran kinerja bermanfaat untuk mengarahkan

upaya dan sumber daya organisasi sehingga diperoleh kinerja yang memuaskan. Sistem

manajemen kinerja individu menjadi alat manajemen yang efektif bukan hanya mengarahkan
kinerja, namun juga mengendalikan perilaku karyawan untuk mengimplementasikan strategi

guna mencapai sasaran perusahaan.

Melaksanakan manajemen kinerja akan memberikan manfaat bagi organisasi, tim, dan

individu. Manajemen kinerja mendukung tujuan menyeluruh organisasi dengan mengaitkan

pekerjaan dari setiap pekerja dan manajer pada keseluruhan unit kerjanya. Semuanya akan

dibahas dalam makalah ini.

Manajemen adalah proses penggunaan sumber daya organisasi dengan menggunakan

orang lain untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien.Yakni dengan

menjalankan fungsi-fungsi manajemen seperti, perencanaan, pengorganisasian, pengarahan

dan pelaksanaan, pengawasan, dll. Manajemen dapat didefenisikan sebagai sebuah proses

yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian.

Kinerja sendiri adalah suatu hal yang berorientasi ke masa depan, disesuaikan spesifik

berdasarkan kondisi khusus dari setiap organisasi/individu dan didasarkan atas suatu model

kausal yang menghubungkan antara input dan output.

Pada umumnya orang orang yang berkecimpung dalam manajement sumber daya

manusia sependapat bahwa penilaian ini merupakan bagian penting dari seluruh proses

kekaryaan karyawan yang bersangkutan hal ini penting juga bagi perusahaan dimana

karyawan tersebut bekerja bagi karyawan penilaian tersebut berperan sebagai umpan balik

tentang berbagai hal seperti kelebihan dan kekurangan karyawan.

Keberhasilan kinerja akan membawa dampak positif terhadap hasil kerja yang efektif

yang mampu mencapai tujuan dari sebuah instansi perusahaan. Oleh karenanya, instansi yang

melakukan performance management pada perusahaannya akan mampu memperoleh kinerja

yang efektif. Maka, performance management dapat dinyatakan berhasil apabila memenuhi

kriteria sebagai berikut: Pertama, Proses performance management telah memungkinkan

pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh individu dari pekerjaan dapat dipergunakan
untuk memodifikasi tujuan organisasi. Kedua, proses penyelenggaraan performance

management dapat disesuaikan dengan pekerjaan sebenarnya dari organisasi dan bagaimana

kinerja pada umumnya dikelola. Ketiga, performance management dapat memberi nilai

tambah dalam bentuk hasil jangka pendek maupun pengembangan jangka panjang. Keempat,

proses performance management berjalan secara transparan dan bekerja secara jujur dan adil.

Terakhir, pendapat stakeholder diperhatikan tentang seberapa baik skemanya berjalan dan

tindakan diambil sesuai keperluan untuk memperbaiki berbagai proses. Jika perusahaan

memperhatikan dan berusaha memenuhi permintaan / kepentingan dari masing-masing

stakeholder, maka manejemen kinerja akan dapat berhasil.

Dalam kehidupan manusia mempunyai beberapa kebutuhan hidupnya. Begitu juga pada

perusahaan, mempunyai tujuan seperti profit, menambah cabang, menaikan kualitasnya dan

masih banyak lagi. Hubungan tujuan dengan performance management sangatlah erat karena

untuk mencapai tujuan perusahaan itu perlulah performance management yang baik.

Sehingga, ketika kinerja dari manajemen bekerja secara optimum maka tujuan perusahaan

akan tercapai.

Sedangkan performancemanagemen merupakan pengelolaan sumber daya yang terfokus

pada kinerja dengan melakukan proses komunikasi secara terbuka dan berkelanjutan agar

dapat terciptanya tujuan bersama dan pendekatan strategis sebagai pendorong untuk

mencapai tujuan bersama.

Efektivitas organisasi merupakan kemampuan organisasi dalam mencapai tujuannya

dengan memanfaatkan segala sumber yang ada melalui sebuah proses organisasi yang

optimal. Tujuan dapat berupa sasaran yang ingin direalisasi atau output yang ingin dihasilkan.

Sumber organisasi tidak lain adalah input organisasi, sedangkan proses organisasi adalah

kegiatan organisasi mengolah input menjadi output yang melibatkan prilaku individu,
prosedur, dan program-program. Terdapat sejumlah jenis pendekatan yang dikemukakan oleh

para ahli dalam membahas efektivitas organisasi.

Tantangan yang dihadapi majemen kinerja adalah kecenderungan dihindari baik oleh

manajer maupun pekerja. Dan mereka memiliki alasan masing-masing. Dimata manajer,

performance management merupakan tambahan beban kerja, disamping menjalankan tugas

yang selama ini sudah dikerjakan. Sementara itu, dipihak pekerja, masih banyak keraguan

karena belum memahami sepenuhnya akan manfaat performance management bagi dirinya

sendiri. Adapun solusi terhadap permasalahan mengenai tantangan pelaksanaan performance

management, yaitu sebagai berikut.

Pertama, menanamkan dalam diri manajer maupun karyawan bahwa performance

management sangat urgen atau penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja baik

manajer maupun kayawan, sehingga akan mampu meningkatkan produktiftas dan mencapai

tujuan perusahaan sesuai target dan perencanaan perusahaan. Kedua, mengetahui dan

Memahami manfaat performance management, yaitu meningkatkan disiplin kerja baik

manajer maupun karyawan. Ketiga, tidak menganggap performance management sebagai

beban, namun sebaliknya menganggap performance management sebagai kebutuhan bagi

sebuah perusahaan.

Sistem Manajemen Kinerja yang dirancang harus dapat mengakomodasikan sistem

operasi dan sebuah perusahaan. Dalam tahun-tahun terakhir ini, prinsip-prinsip sistem operasi

perusahaan telah mengalami perkembangan diharapkan perancangan Sistem Manajemen

Kinerja dapat selalu mutakhir terhadap perkembangan zaman yang terjadi. Performance

management yang baik adalah alat untuk memastikan bahwa para manajer mengelola secara

efektif; bahwa mereka menjamin orang atau tim yang mereka kelola mengetahui dan

memahami apa yang perusahaan inginkan dari mereka dan dibekali dengan pengetahuan serta

fasilitas yang mendukung untuk mewujudkan tujuan dan target perusahaan.