Anda di halaman 1dari 9

prayitno-com: KRISIS HIPERTENSI http://prayitno-com.blogspot.co.id/2011/07/krisis-hipertensi.

html

Lainnya Blog Berikut Buat Blog Masuk

prayitno-com
prayitno-com.blogspot.com

1 of 9 4/8/2017 11:46 PM
prayitno-com: KRISIS HIPERTENSI http://prayitno-com.blogspot.co.id/2011/07/krisis-hipertensi.html

darah segera karena akan mempengaruhi keadaan pasien selanjutnya. Tingginya tekanan
darah bervariasi, yang terpenting adalah cepat naiknya tekanan darah. (Cermin dunia
kedokteran no.67,th 1991)
Krisis hipertensi adalah suatu kondisi dimana diperlukan penurunan tekanan darah
dengan segera ( tidak selalu diturunkan sampai batas normal) untuk mencegah atau
membatasi kerusakan organ. (kapita selekta kedokteran,Mansjoer Arif edisi 3 hal 522)
Krisis hipertensi adalah suatu keadaan klinis di mana tekanan darah menjadi sangat
tinggi dengan kemungkinan adanya kerusakan organ seperti otak (stroke), ginjal, dan
jantung. Krisis hipertensi sangat seringterjadi pada pasien hipertensi lama yang tidak rutin
atau lalai meminum obat antihipertensinya.

B. Etiologi

Pada umumnya krisis hipertensi tidak mempunyai penyebab yang spesifik. Krisis
hipertensi terjadi sebagai respon peningkatan kardiak output atau peningkatan tekanan
parifer. Namun ada beberapa factor yang mempengaruhi terjadinya krisis hipertensi yaitu:
1. Genetik : respon nerologi terhadap stress atau kelainan ekskresi.
2. Obesitas : terkait dengan lefel insulin yang tinggi yang mengakibatkan tekanan dsrsh
meningkat.
3. Stress lingkungan
4. Hilangnya eksistensi jaringan dan atreisklerosis pada orang tua serts pelebaran pembuluh
darah. (http://terselubung.cz.cc@google.com)

C. Manifestasi klinis

1. Tekanan darah meningkat >140/90mmHg.


2. Sakit kepala.
3. Epistaksis.
4. Pusing atau migren.
5. Rasa berat di tungkuk.
6. Sukar tidur.
7. Mata berkunang-kunang, lamah dan lelah.
8. Muka pucat suhu tubuh rebdah. (http://terselubung.cz.cc@google.com)

D. Patofisiologi

Menurunnya tonus vaskuler meransang saraf simpatis yang diterukan ke seljugularis.


Dari sel jugalaris ini bias meningkatkan tekanan darah. Danapabila diteruskan pada ginjal,
maka akan mempengaruhi eksresi pada rennin yang berkaitan dengan Angiotensinogen.
Dengan adanya perubahan pada angiotensinogen II berakibat pada terjadinya vasokontriksi
pada pembuluh darah, sehingga terjadi kenaikan tekanan darah.Selain itu juga dapat
meningkatkan hormone aldosteron yang menyebabkanretensi natrium. Hal tersebut akan
berakibat pada peningkatan tekanandarah. Dengan Peningkatan tekanan darah maka akan
menimbulkan kerusakan pada organ organ seperti jantung. Aliran darah ke otak pada
penderita hipertensi kronis tidak mengalami perubahan bila mean arterial pressure (MAP)
120mmHg- 160mmHg, sedangkan pada penderita hipertensi baru dengan MAP diantara
60-120mmHg. Pada keadaan hiperkapnia autoregulasi menjadi lebih sempit gengan batas
tertinggi 125mmHg sehingga perubahan sedikit saja dari tekanan darah menyebabkan
asidosis otak akan mempercepat timbulnya odema otak. Tekanan darah yang sangat tinggi
terutama yang meningkat dalam waktu singkat menyebabkan gangguan atau kerusakan
gawat pada target organ. (cermin dunia kedokteran no.67,th 1991)
E. Pathway (terlampir)
F. Penatalaksanaan

1. Penatalaksanaan non farmokologis


a. Diet
Pembatasan atau pengurangan konsumsi garam.
b. Aktivitas
Klien disarankan untuk berpartisipasi pada kegiatan dan disesuaikan dengan
kebatasan medis dan sesuai kemampuan seperti berjalan, jogging,bersepeda atau
berenang.
2. Penatalaksanaan farmokologis
Secara garis besar terdapat babarapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian atau
pemilihan obat anti hipertensi yaitu:
a. Mempunyai efektifitas yang tinggi.
b. Memungkinkan penggunaan obat secara oral.
c. Tidak menimbulkan intoleransi.
d. Tes diagnostic
e. BUN/ kreatinin : memberikan informasi tenntang fungsi ginjal.
f. Glucose : DM adalah pencetus hipertensi.
g. CT Scan : mengkaji adanya tumor serebral encelopati.
h. IUP : mendekteksikan penyebab hipertensi seperti batu ginjal, perbaikan ginjal.

2 of 9 4/8/2017 11:46 PM
prayitno-com: KRISIS HIPERTENSI http://prayitno-com.blogspot.co.id/2011/07/krisis-hipertensi.html

(askep hipertensi kumpulan download KTI keperawatan


http://terselubung.cz.cc@google.com)

G. Komplikasi

1. Ensefalopati hipertensif.
2. Gagal ginjal.
3. Gagfal jantung.
4. Retinopati hipertensif yang dapat mengakibatkan kebutan.
(askep krisis hipertensi / kumpulan download kebidanan keperawatan
http//:terselubung.cz.cc@google.com)

H. Pencegahan

1. Disiplin minum obat anti hipertensi sebelum terjadi krisis hipertensi.


2. Berperan aktif dalam menjaga gaya hidup (berhenti merokok, berolahraga).

BAB III
ASUHAN KEPERAWATAN

A. PENGKAJIAN
1. Identitas pasien
Pasien Penanggung Jawab
Nama : Nama :
Umur : Umur :
Jenis Kelamin : Jenis Kelamin :
Pendidikan : Pendidikan :
Alamat : Alamat :
Pekerjaan : Pekerjaan :
Agama : Agama :
Bangsa : Bangsa :
Hub. dg Pasien: Keluarga

2. Keluhan utama :
apa yang paling dirasa pasien.
3. Riwayat penyakit sekarang:
perawat menentukan kapan gejala mulai timbul gejala mulai timbul secara mendadak
atau bertahap.
4. Riwayat penyakit masalalu :
apakah pasien pernah menderita penyakit selain hipertensi.
5. Riwayat penyakit keluarga :
apakah keluarga pasien ada yang menderita krisis hipertensi.
6. Pengkajian dengan pendekatan ABCDE
a. Airway
1. yakinkan kepatenan jalan napas
2. berikan alat bantu napas jika perlu (guedel atau nasopharyngeal)
3. jika terjadi penurunan fungsi pernapasan segera kontak ahli anestesi dan bawa
segera mungkin ke ICU
b. Breathing
1.kaji saturasi oksigen dengan menggunakan pulse oximeter, untuk
mempertahankan saturasi >92%.
2. Berikan oksigen dengan aliran tinggi melalui non re-breath mask.
3. Pertimbangkan untuk mendapatkan pernapasan dengan menggunakan
bag-valve-mask ventilation
4. Lakukan pemeriksaan gas darah arterial untuk mengkaji PaO2 dan PaCO2
5. Kaji jumlah pernapasan / Auskultasi pernapasan
6. Lakukan pemeriksan system pernapasan
7. Dengarkan adanya bunyi krakles / Mengi yang mengindikasikan kongesti paru
c. Circulation

3 of 9 4/8/2017 11:46 PM
prayitno-com: KRISIS HIPERTENSI http://prayitno-com.blogspot.co.id/2011/07/krisis-hipertensi.html

1. Kaji heart rate dan ritme, kemungkinan terdengan suara gallop


2. Kaji peningkatan JVP
3. Monitoring tekanan darah
4. PemeriksaanEKG mungkin menunjukan:
a. Sinus tachikardi
b. Adanya Suara terdengar jelas pada S4 dan S3
c. right bundle branch block (RBBB)
d. right axis deviation (RAD)
5. Lakukan IV akses dekstrose 5%
6. Pasang Kateter
7. Lakukan pemeriksaan darah lengkap
8. Jika ada kemungkina KP berikan Nifedipin Sublingual
9.Jika pasien mengalami Syok berikan secara bolus Diazoksid,Nitroprusid
d. Disability
1. kaji tingkat kesadaran dengan menggunakan AVPU
2. penurunan kesadaran menunjukan tanda awal pasien masuk kondisi
ekstrim dan membutuhkan pertolongan medis segera dan membutuhkan perawatan
di ICU.
e. Exposure
1.jika pasien stabil lakukan pemeriksaan riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik
lainnya.
2. Jangan lupa pemeriksaan untuk tanda gagal jantung kronik.

B. DIAGNOSA KEPERAWATAN
a. Resiko tinggi terhadap penurunan curah jantung berhubungan dengan peningkatan
afterload, vasokontriksi, Iskemia miokard, hipertrofi atau rigiditas (kekakuan)
ventrikuler.
b. Nyeri (akut atau kronis) sakit kepala berhubungan dengan peningkatan tekanan
vaskuler.
c. Resiko injuri berhubungan dengan sensori atau perubahan penglihatan.
d. Intoleran aktivitas berhubungan dengan kelemahan umum, ketidakseimbangan antara
suplay dan kebutuhan O2.
e. Kurang pengetahuan mengenai kondisi dan rencana pengobatan berhubungan dengan
kurang pengetahuan.

C. INTERVENSI
Hari Dx. Keperawatan Rasional
Tgl/jam Tujuan & KH Intervensi Rasional
1. Resiko tinggi Setelah dilakukan Monitoring: Pantau membandingkan
terhadap penurunan tindakan vital sign dari tekanan
curah jantung keperawatan memberikan
berhubungan dengan selama 2x24 jam gambaran yang
peningkatan diharapkan tidak lebih lengkap
afterload, terjadi penurunan tentang
vasokontriksi, curah jantung keterlibatan
iskemia miokard, KH: Mandiri: bidang masalah
hipertrofi atau Irama dan Pertahankan vaskuler
rigiditas (kekakuan) frekuensi jantung pembatasan
ventrikuler. stabil aktivitas
seperti menurunkan
istirahat ditempat stress
dan
tidur atau kursi ketegangan yang
mempengaruhi
tekanan darah
dan perjalanan
penyakit
Anjurkan teknik hipertensi.
relaksasi(nafas
dalam) dan teknik dapat
distraksi(mengobro) menurunkan
rangsangan yang
menimbulkan
stress, membuat
Kolaborasi:
efek tenang,
pemberian
sehingga akan
obat-obat anti
menurunkan TD.
hipertensi.

reaksi dari
obat-obat anti
hipertensi
menurunkan TD

4 of 9 4/8/2017 11:46 PM
prayitno-com: KRISIS HIPERTENSI http://prayitno-com.blogspot.co.id/2011/07/krisis-hipertensi.html

2. Nyeri (akut atau Setelah dilakukan Mandiri:


kronis) sakit kepala tindakan
Anjurkan atau meminimalkan
berhubungan dengan keperawatan pertahankan pasien situasi atau
peningkatan tekanan selama 2x24 jam untuk tirah baring meningkatkan
vaskuler serebral diharapkan sakit Berikan tindakan relaksasi.
kapala berkurang. nonfamokologi
Kriteria hasil : untuk tindakan yang
Melaporkan menghilangkan menurunkan
nyeri/ketidak sakit kepala misal tekanan vaskuler
nyamanan pijat punggung dan serebral dan yang
hilang/terkontrol. leher memperlambaat
atau memblok
respon simpatis
efektif dalam
menghilangkan
sakit kepala dan
komplikasinya.

Berikan cairan,
meningkatkan
makanan lunak,
kenyamanan
perawatan mulut
umum.
yang teratur, bila
terjadi perdarahan
kompres hidung.
Kolaborasi:
Pemberian menurunkan
Analgetik sesuai atau mengontrol
indikasi nyeri dan
menurunkan
rangsangan
sistem saraf
simpatis.
3. Resiko injuri Setelah dilakukan Mandiri:
berhubungan dengan tindakan Kurangi atau menghindari
sensori atau keperawatan kehilangan faktor- resiko jatuh.
perubahan selama 2x24 jam faktor penyebab
penglihatan. diharapkan tidak atau pendukung
terjadi gangguan memberikan
Gunakan
sensori penerangan
penerangan pada
KH: disepanjang jalan
malam hari
Penglihatan normal dan mencegah
terjadinya
kecelakaan pada
saat pandangan
kabur (diplopia)
Atus tempat tidur
mencegah
lebih rendah pada terjadinya jatuh
malam hari pada tempat
tidur.
4. Intoleran aktivitas Setelah dilakukan Mandiri:
berhubungan dengan tindakan Kaji rasionalnya menyebutkan
kelemahan umum, keperawatan pasien ( Kaji respon parameter
ketidakseimbangan selama 2x24 jam pasien terhadap membantu dalam
antara suplay dan diharapkan aktivitas) mengkaji respons
kebutuhan O2. menunjukkan fisiologi terhadap
penurunan tanda stress aktivitas
intoleransi dan bila ada
KH: suplay dan merupakan
kebutuhan O2 indikator dari
terpenuhi kelebihan kerja
yang berkaitan
Anjurkan untuk dengan tingkat
beraktifitas secara aktifitas.
bertahap
kemajuan
aktivitas
bertahap
Instruksikan pada mencegah
pasien tentang peningkatan
teknik kerja jantung
penghematan tiba-tiba
energi

5 of 9 4/8/2017 11:46 PM
prayitno-com: KRISIS HIPERTENSI http://prayitno-com.blogspot.co.id/2011/07/krisis-hipertensi.html

teknik
menghemat
energi
mengurangi
penggunaan
energi, juga
membantu
keseimbangan
antara suplay dan
kebutuhan
oksigen.
5. Kurang Setelah dilakukan Mandiri:
pengetahuan tindakan
Kaji kesiapan dan kesalahan
mengenai kondisi keperawatan hambatan dalam konseps dan
dan rencana selama 2x24 jam belajar menyangkal
pengobatan diharapkan diagnosa karena
berhubungan dengan terjadinya perasaan
kurang pengetahuan peningkatan sejahtera yang
atau daya ingat, mis pengetahuan sudah lama
interprestasi Kriteria hasil: mempengaruhi
informasi, Menyatakan minat pasien /
Edukasi:
keterbatasan pemahaman orang terdeka
Jelaskan tentang
kognitif, tentang proses Hipertensi
menyangkal penyakit &
(Pendidikan
diagnosa. regimen memberikan
Kesehatan)
pengobatan dasar untuk
pemahaman dan
mengklarikfikasi
istilah medis

D. IMPLEMENTASI
Tgl/ Diagnosa Keperawatan Implementasi
jam
1. Resiko tinggi terhadap penurunan curah jantung berhubungan dengan peningkatan afterload, vasokontriksi, iskemia 1.
miokard, hipertrofi atau rigiditas (kekakuan) ventrikuler. sign

2. Nyeri (akut atau kronis) sakit kepala berhubungan dengan peningkatan tekanan vaskuler serebral 2.
kulit kelemba
suhu

3.
pembatasan
aktivitas sep
istirahat ditem
tidur atau kursi

4.
teknik
3. Resiko injuri berhubungan dengan sensori atau perubahan penglihatan. relaksasi(nafas
dalam) dan te
distraksi(mengob
4. Intoleran aktivitas berhubungan dengan kelemahan umum, ketidakseimbangan antara suplay dan kebutuhan O2
Kolaborasi
memberiakn
obat-obat
hipertensi.
5. Kurang pengetahuan mengenai kondisi dan rencana pengobatan berhubungan dengan kurang pengetahuan.
1.
atau
mempertahanka
pasien untuk t
baring
2.
tindakan
nonfamokologi
untuk
menghilangkan
sakit kepala m
pijat punggung
leher.
3.
atau meminimal
aktivitas y
dapat
meningkatkan s
kepala m
mengejan s
BAB, ba
panjang,
membungkuk.

6 of 9 4/8/2017 11:46 PM
prayitno-com: KRISIS HIPERTENSI http://prayitno-com.blogspot.co.id/2011/07/krisis-hipertensi.html

4.
cairan, maka
lunak, perawa
mulut yang tera
bila ter
perdarahan
kompres hidung.
Kolaborasi
Memberikan
Analgetik ses
indikasi
1. Mengurangi ata
Menghilangkan
faktor-faktor
penyebab atau
pendukung
2. menggunakan
penerangan pad
malam hari
3. Mengatur temp
tidur lebih renda
pada malam har

1.
rasionalnya pas
( Kaji res
pasien terha
aktivitas)
2.
untuk beraktif
secara bertahap
3.
pada pas
tentang te
penghematan
energi

1.
tentang Hiperte
(Pendidikan
Kesehatan)
2. Mengkaji kesia
dan hamba
dalam belajar

E. Evaluasi
Tanggal No . DX Evaluasi Ttd
10 juni 2011 1 S: pasien mengatakan sudah lebih baik.
O: irama dan frekuensi jantung membaik.
A: masalah teratasi
P: lanjutkan intervensi
10 juni 2011 2 S: pasien mengatakan rasa sakit kepala berkurang
O: pasien tampak lebih nyaman
A: masalah teratasi
P: lanjutkan intervensi
11 juni 2011 3 S: pasien mengatakan penglihatan sudah lebih
jelas
O: dapat melihat orintasi orang, tempay
A: masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi
11 juni 2011 4 S: pasien mengatakan sudah tidak sesak nafas
O: pasien tampak tenang
A: masalah teratasi sebagian
P: lanjutkan intervensi
11 juni 2011 5 S:pasien mengatakan paham tentang kondisi
penyakitnya
O: pasien mulai menerapkan penkes
A: masalah teratasi
P: hentikan intervensi

7 of 9 4/8/2017 11:46 PM
prayitno-com: KRISIS HIPERTENSI http://prayitno-com.blogspot.co.id/2011/07/krisis-hipertensi.html

BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Krisis hipertensi adalah keadaan yang sangat berbahaya karena terjadi kenaikan
tekanan darah yang tinggi dan cepat dalam waktu yang singkat. Biasanya tekanan diastolic
lebih dari 130mmHg.
Krisis hipertensi suatu keadaan darurat yang menhgancam jiwa penderita yang memerlukan
penangan intensif di rumah sakit dengan pengawasan yang ketat. Oleh karena itu penyakit
krisis hipertensi tidak boleh dianggap remeh.

B. Saran
1. Bagi penderita disiplinlah dalam meminum obat anti hipertensi dalam meminum obat
anti hipertensi anda akan mencegah terjadinya krisis hipertensi.
2. Kontrol secara teratur tekanan darah tinggi anda untuk memantau kesehatan anda.
3. Ubah gaya hidup banyak pasien hipertensi dengan pola hidup yang sehat seperti
makan dengan pola makan yang sehat, berhenti merokok, berolahraga, kurangi garam
dan vetsin.

Daftar pustaka

Askep hipertensi kumpulan download KTI kebidanan keperawatan


http://terselubung.cz.cc@google.com
Cermin dunia kedokteran no.67,th 1991
Doungoes, marylin E.2000.rencana asuhan keperawatan: pedoman untuk perencanaan dan
pendokumentasian perawatan pasien.Ed 3: Jakarta . EGC
Potter dan perry, 2005.fundamental keperawatan , Ed 4 vol 1 : Jakarta EGC
Purnawan junadi ,1982.kapita selekta kedokteran edisi kedua, penerbit media Aesculavius,
jakarta

Diposkan oleh prayitno.com di 22.42

6 komentar:

Obat Hematuria Alami Dengan AgaricPro 5 Mei 2016 10.17


terima ksih infonya, sangat bagus dan bermanfaat
OBAT DARAH TINGGI,
Balas

Reza Ahmad Firdaus 9 Mei 2016 13.43


thank for share
Obat Darah Tinggi
Balas

8 of 9 4/8/2017 11:46 PM
prayitno-com: KRISIS HIPERTENSI http://prayitno-com.blogspot.co.id/2011/07/krisis-hipertensi.html

Kez0223 23 Agustus 2016 08.51


It is interesting to read, I hope the future is much better

Obat Kolesterol Herbal Alami Paling Bagus


Obat Kolesterol Alami Yang Manjur Banyak Dicari
Obat Kolesterol Alternatif Herbal Alami Yang Aman
Obat Kolesterol Tinggi Tanpa Efek Samping
Balas

Kez0223 23 Agustus 2016 08.51


The information is so exciting, very enjoyable to be listened

Obat Kolesterol Dan Asam Urat Herbal Paling Ampuh


Obat Kolesterol Dari Bahan Tradisional Paling Mujarab
Obat Kolesterol Jahat Alami Herbal Mujarab
Obat Kolesterol Yang Manjur Dan Aman untuk Semua Kalangan
Balas

Kez0223 23 Agustus 2016 08.52


Very good idea you've shared here, from here I can be a very valuable new experience. all
things that are here will I make the source of reference, thank you friends.

Obat Kolesterol Herbal Alami Paling Bagus


Obat Kolesterol Alami Yang Manjur Banyak Dicari
Obat Kolesterol Alternatif Herbal Alami Yang Aman
Obat Kolesterol Tinggi Tanpa Efek Samping
Balas

agaric pro 14 Desember 2016 10.10


Thank you for sharing the information very useful. It is very pleasant to read this article from
your website.
Obat ambeien yang paling ampuh ditahun ini
Balas

Beri komentar sebagai:

Publikasikan Beri tahu saya

Posting Lebih Baru Beranda Posting Lama

Langganan: Poskan Komentar (Atom)

Tema PT Keren Sekali. Gambar tema oleh duncan1890. Diberdayakan oleh Blogger.

9 of 9 4/8/2017 11:46 PM