Anda di halaman 1dari 65

LAPORAN HASIL ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BINAAN

PADA KELUARGA BPK. N KHUSUSNYA NY. S (47 TH)


DI RW 06 KEC. LIMO, KEL. LIMO, KOTA DEPOK

TRI PUSPITO WINARTI


1510721034

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA


FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
2015
LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
(Kunjungan Pertama)

I. Latar Belakang
Keluarga merupakan satu kelompok atau sekumpulan manusia yang hidup
bersama sebagai satu kesatuan unit masyarakat yang terkecil dan biasanya tidak selalu
ada hubungan darah, ikatan perkawinan, atau ikatan lain. Asuhan keperawatan keluarga
adalah suatu rangkaian kegiatan yang diberikan melalui praktek keperawatan dengan
sasaran keluarga dengan tujuan menyelesaikan masalah kesehatan yang dialami keluarga
dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan keluarga (Setiadi, 2008).
Dalam memberikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan menggunakan
diagnosa pendekatan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, perencanaan,
implementasi, dan evaluasi. Pengkajian merupakan langkah awal yang bertujuan
mengumpulkan data tentang status kesehatan klien. Data yang telah terkumpul kemudian
dianalisa sehingga dapat dirumuskan masalah kesehatan yang ada pada keluarga.
Jadi berdasarkan hal tersebut, sebelum membuat perencanaan untuk mengatasi
masalah yang dihadapi klien harus dilakukan pengkajian baik melalui anamnesa,
pemeriksaan fisik atau pemeriksaan penunjang lainnya.

II. Data yang perlu dikaji


1. Identitas klien
2. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga
3. Lingkungan
4. Pemeriksaan fisik khususnya Bpk. M (62th), Ibu. N (47th).

III.Masalah keperawatan

Belum ada karena pengkajian belum dilakukan

IV. Rencana Keperawatan


1. Diagnosa
Belum dapat dirumuskan karena pengkajian belum dilakukan

2. Tujuan umum
Selama kunjungan 1 x 60 menit diharapkan dapat terkumpulnya data yang menunjang
timbulnya masalah kesehatan pada keluarga
3. Tujuan khusus
Selama kunjungan 1 x 60 menit diharapkan dapat terkumpul data umum, riwayat
kesehatan keluarga, tahap perkembangan keluarga, lingkungan rumah dan
pemeriksaan fisik (khususnya bagi anggota keluarga yang beresiko tinggi) dan
teridentifikasi masalah kesehatan

V. Rancangan Kegiatan
1. Topik :
Identitas klien, riwayat kesehatan keluarga, tahap perkembangan keluarga, lingkungan
rumah dan pemeriksaan fisik
2. Metode :
Wawancara, observasi, inspeksi, palpasi, perkusi, auskultasi.
3. Media :
Format pengkajian, alat tulis, alat pemeriksaan fisik.
4. Alat dan Bahan :
Sfigmomanometer, stetoskop, termometer, reflek hammer, pen light, timbangan
5. Waktu :
Sabtu, 11 Oktober 2016 pukul 13.00-14.00 WIB
6. Tempat :
Rumah keluarga Bpk. N RT/RW 01/06 Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Depok.
7. Strategi Pelaksanaan :

8. No Fase Kegiatan Kegiatan Penyuluhan


Waktu
.
1 Orientasi a Mengucap salam
b Memperkenalkan diri
c Menjelaskan tujuan kunjungan
10 menit
d Memvalidasi keadaan keluarga

2 Kerja a Melakukan pengkajian


b Melakukan pemeriksaan fisik (khususnya
untuk anggota keluarga yang beresiko)
20 menit
c Mengidentifikasi masalah kesehatan
d Memberikan reinforcement pada hal-hal
positif yang telah dilakukan keluarga
3 Evaluasi & a Mengucapkan terimakasih atas waktu
Terminasi yang diluangkan, perhatian serta peran
aktif Bpk.M dan keluarga 30 menit
b Membuat kontrak untuk pertemuan
selanjutnya
c Mengucapkan salam penutup

Kriteria Evaluasi
a. Struktur
Laporan pendahuluan sudah dikonsulkan ke pembimbing
Alat bantu/media sudah disiapkan oleh penyaji
Kontrak dengan keluarga sudah dilakukan
b. Proses
Bpk. M dan keluarga mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
Selama kegiatan berlangsung Bpk. M dan keluarga antusias untuk bertanya
tentang hal-hal yang tidak diketahui
c. Hasil
Didapatkan : Identitas klien, riwayat kesehatan keluarga, tahap perkembangan
keluarga, lingkungan rumah serta pemeriksaan fisik Bpk. M dan keluarga
Teridentifikasi masalah kesehatan Bpk. M dan keluarga
LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
(Kunjungan Kedua)

I. Latar Belakang

Setelah mengunjungi dan menjelaskan tujuan praktik di wilayah RW 08 kepada


Bpk. M. Pada hari sabtu tanggal 24 Oktober 2015 (pertemuan pertama) telah di dapatkan
data keluarga Bpk. M usia 79 tahun, beragama islam dengan pendidikan terakhir SD
serta bekerjaan sebagai wiraswasta (berjualan). Bpk. M memiliki istri berumur 70 tahun
dengan pendidikan terakhir SD dan bekerja sebagai ibu rumah tangga bernama Ny. R dan
8 anak yang sudah menikah semua serta sudah berpisah rumah dengan Bpk. M terkecuali
anak bungsu Bpk. M yaitu Tn. W. Tn. W berumur 41 tahun dengan pendidikan terakhir
SMA dan bekerja sebagai wiraswasta membantu Bpk. M.
Tipe keluarga Bpk.M adalah keluarga inti yang terdiri dari suami, istri, dan anak-
anak. Suku bangsa Bpk. M adalah suku betawi dan berkeyakinan Islam. Untuk status
sosial ekonomi keluarga cukup dilihat dari pendidikan sekolah anak maupun fasilitas
didalam rumah. Keluarga Bpk.M tidak mempunyai kebiasaan rutin untuk berekreasi
hanya sesekali berkumpul kerumah keluarga.
Keluarga Bpk. M berada ditahap perkembangan keluarga mulai melepas anak
sebagai dewasa dilihat dari anak terakhir yaitu usia 37 tahun. Pada masa ini tugas
perkembangan keluarga yaitu memperluas jaringan keluarga inti menjadi keluarga besar,
mempertahankan keintiman pasangan, membantu anak untuk mandiri sebagai keluarga
baru di masyarakat, dan penataan kembali peran orang tua dan kegiatan di rumah. Tugas
perkembangan keluarga yang belum terpenuhi tidak ada. Bpk. M dan Ny. R mempunyai
riwayat tekanan darah tinggi. TTV pada Bpk. M yaitu : TD : 160/80 mmHg, RR : 22 x/m,
N : 80 x/m, S : 36,5 oC. TTV pada Ny. R yaitu : TD : 160/80 mmHg, RR : 24 x/m, N : 80
x/m, S : 36 oC.
Rumah Bpk. M adalah rumah pribadi milik Bpk. M. Rumah yang ditempati
Bpk.M tampak bersih, ventilasi dan pencahayaan rumah baik, keluarga memiliki kamar
mandi sendiri dan jamban sendiri. Tetangga sangat baik terhadap Bpk. M dan keluarga
dikarenakan Bpk.M dan keluarga juga baik terhadap tetanggga sekitar. Bpk. M dan
keluarga sebelumnya tidak pernah berpindah-pindah rumah. Bpk. M dan keluarga sering
berkomunikasi dengan tetangga sekitar dengan cara mengikuti pengajian dan sholat di
mushola. Bpk. M memiliki tetangga yang sering membantunya, bila keluarga ada yang
sakit maka segera berobat ke Puskesmas.
Maka pada pertemuan ke-2 hari ini akan dilanjutkan pengkajian data yang lain
untuk kelengkapan dalam menentukan masalah dan diagnosa keperawatan dari keluarga
tersebut.

II. Data yang perlu dikaji


1. Struktur keluarga
2. Fungsi Keluarga
3. Stress dan koping keluarga
4. Harapan keluarga
5. Pemeriksaan fisik khususnya Bpk. M (79th), Ibu. R (70th), Bpk. W (41th)

III.Masalah Keperawatan

Belum dapat dirumuskan karena pengkajian belum lengkap.

IV. Rencana Keperawatan


1. Diagnosa
Belum dapat dirumuskan karena pengkajian belum dilakukan
2. Tujuan umum
Selama kunjungan 1 x 60 menit diharapkan dapat terkumpulnya data yang menunjang
timbulnya masalah kesehatan pada keluarga
3. Tujuan khusus
Selama kunjungan 1 x 60 menit diharapkan dapat terkumpul struktur keluarga, fungsi
keluarga, stress dan koping keluarga, harapan keluarga, pemeriksaan fisik (khususnya
bagi anggota keluarga yang beresiko tinggi) dan teridentifikasi masalah kesehatan

V. Rancangan Kegiatan
1. Topik :
Struktur keluarga, fungsi keluarga, stress dan koping keluarga, harapan keluarga,
pemeriksaan fisik
2. Metode :
Wawancara, observasi, inspeksi, palpasi, perkusi, auskultasi

3. Media :
Format pengkajian, alat tulis, alat pemeriksaan fisik.
4. Alat dan Bahan :
Sfigmomanometer, stetoskop, termometer, reflek hammer, pen light, timbangan
5. Waktu :
Senin, 26 Oktober 2015 pukul 16.00-17.00 WIB
6. Tempat :
Rumah keluarga Bpk. M, Jl. H. Bona No. 39, RT/RW 01/08 Kelurahan Limo,
Kecamatan Limo, Depok.
7. Sasaran :
Bpk. M dan keluarga
8. Strategi Pelaksanaan :

No Fase Kegiatan Kegiatan Penyuluhan


Waktu
.
1 Orientasi a. Mengucap salam
b. Memperkenalkan diri
c. Menjelaskan tujuan kunjungan
10 menit
d. Memvalidasi keadaan keluarga

2 Kerja a. Melakukan pengkajian


b. Melakukan pemeriksaan fisik (khususnya
untuk anggota keluarga yang beresiko)
20 menit
c. Mengidentifikasi masalah kesehatan
d. Memberikan reinforcement pada hal-hal
positif yang telah dilakukan keluarga
3 Evaluasi & a. Mengucapkan terimakasih atas waktu yang
Terminasi diluangkan, perhatian serta peran aktif
Bpk.M dan keluarga 30 menit
b. Membuat kontrak untuk pertemuan
selanjutnya
c. Mengucapkan salam penutup

9. Kriteria Evaluasi
a. Struktur
Laporan pendahuluan sudah dikonsulkan ke pembimbing
Alat bantu/media sudah disiapkan oleh penyaji
Kontrak dengan keluarga sudah dilakukan
b. Proses
Bpk. M dan keluarga mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
Selama kegiatan berlangsung Bpk. M dan keluarga antusias untuk bertanya
tentang hal-hal yang tidak diketahui
c. Hasil
Didapatkan : struktur keluarga, fungsi keluarga, stress dan koping keluarga,
harapan keluarga, pemeriksaan fisik Bpk. M dan keluarga
Teridentifikasi masalah kesehatan Bpk. M dan keluarga
LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
(Kunjungan Ketiga)

I. Latar Belakang

Pada hari senin tanggal 26 Oktober 2015 (pertemuan kedua) telah di dapatkan data
pola komunikasi dalam keluarga Bpk. M terbuka dilihat dari penyelesaian masalah
dibicarakan bersama-sama. Keluarga Bpk M saling menghargai satu sama lain saling
membantu, serta saling mendukung. Bpk. M berperan sebagai kepala keluarga dan tulang
punggung keluarga. Ny. R berperan sebagai istri dan mengerjakan pekerjaan rumah. Tn.
W berperan sebagai anak dan membantu Bpk. M sebagai tulang punggung. Keluarga Bpk.
M menjalankan perintah sesuai dengan aturan dan ajaaran agama Islam.
Semua anggota keluarga Bpk M saling menghormati dan menyayangi satu sama
lain ketika ada suatu masalah maka mereka akan bermusyawarah untuk menyelesaikan
nya. Bpk M mengajarkan anak-anak nya sejak kecil untuk bermain dengan tetanga yang
dekat rumah serta mengajarkan anak-anak nya untuk mengikuti kegiatan yang ada dalam
masyarakat. Apabila ada keluarga Bpk. M yang sakit maka segera berobat ke puskesmas.
Pada pertemuan pertama, Bpk. M mengatakan kadang kadang merasa pusing dan
terasa berat di tengkuk. Ny. R mengatakan Bpk. M sulit tidur karena asik menonton tv.
Bpk. M selalu terfikirkan anak bungsunya Tn.W yang belum menikah. Ny. R mengatakan
jika ada masalah selalu mendiskusikan dengan anggota keluarga lainnya sehinga
masukkan dari angota keluarga dapat membantu menyelesaikan masalah. Dari hasil
pengkajian tidak didapatkan adanya cara-cara keluarga mengatasi masalah secara mal
adaptif.
Keluarga berharap masalah kesehatan Bpk. M dapat sembuh sehingga tidak perlu
minum obat, karena keluarga mengatakan tidak mengetahui kondisi Ibu R. Keluarga
senang dengan adanya mahasiswa Profesi Ners UPN Veteran Jakarta yang berkunjung
ke rumahnya. Karena keluarga bisa mendapatkan informasi mengenai penyakit,
pencegahan, demonstrasi untuk mengatasi masalah kesehatan. Tn. M mengatakan suka
mengkonsumsi kopi, dalam sehari bisa menghabiskan 6 gelas kopi. TTV pada Tn. W
yaitu : TD : 140/80 mmHg, RR : 22 x/m, N : 80 x/m, S : 36 oC.
Setelah melakukan pengkajian pada keluarga ditemukan tiga masalah kesehatan
yaitu Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79 th) khususnya Bpk.
M (79th) dengan masalah hipertensi, perubahan perfusi jaringan serebral pada Bpk. M (79
th) khususnya Bpk. M (79 th) dengan masalah hipertensi, pemeliharaan kesehatan tidak
efektif pada keluarga Bpk. M (79th) khususnya Bpk. M (79th) dengan masalah asam urat
(NANDA, 2015-2017)
Pada pertemuan ini perawat akan mengenalkan dan menjelaskan masalah
kesehatan tersebut diatas kepada keluarga kemudian bersama dengan keluarga
memprioritaskan masalah kesehatan yang ada sehingga keluarga diharapkan dapat
berpartisipasi aktif untuk kegiatan selanjutnya.

II. Data yang perlu dikaji


1. Pemahaman keluarga terhadap masalah kesehatan yang ada dalam keluarga
2. Kemampuan keluarga untuk memprioritaskan masalah kesehatan yang ada keluarga

III.Masalah Keperawatan
1. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79th) khususnya Bpk. M
(79th) dengan masalah hipertensi (NANDA, 2015-2017)
2. Perubahan perfusi jaringan serebral pada Bpk. M (79 th) khususnya Bpk. M (79 th)
dengan masalah hipertensi (NANDA, 2015-2017)
3. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79th) khususnya Bpk. M
(79th) dengan masalah asam urat (NANDA, 2015-2017)
IV. Rencana Keperawatan
1. Diagnosa
a. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79th) khususnya Bpk.
M (79th) dengan masalah hipertensi (NANDA, 2015-2017)
b. Perubahan perfusi jaringan serebral pada Bpk. M (79 th) khususnya Bpk. M (79
th) dengan masalah hipertensi (NANDA, 2015-2017)
c. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79th) khususnya Bpk.
M (79th) dengan masalah asam urat (NANDA, 2015-2017)
2. Tujuan umum
Selama kunjungan 1 x 60 menit diharapkan keluarga dapat memprioritaskan masalah
kesehatan yang ada pada keluarga

3. Tujuan khusus
Selama kunjungan 1 x 60 menit diharapkan :
a. Keluarga mampu mengenal masalah kesehatan yang ada
b. Keluarga menyertai adanya masalah kesehatan yang ada
c. Keluarga memutuskan untuk memprioritaskan masalah kesehatan yang ada

V. Rancangan Kegiatan
1. Topik :
Memprioritaskan masalah kesehatan yang ada pada keluarga
2. Metode :
Diskusi
3. Media :
Alat tulis
4. Waktu :
Kamis, 29 Oktober 2015 pukul 16.30 17.30
5. Tempat :
Rumah keluarga Bpk. M, Jl. H. Bona No. 39, RT/RW 01/08 Kelurahan Limo,
Kecamatan Limo, Depok.
6. Sasaran :
Bpk. M dan keluarga
7. Strategi Pelaksanaan :
10. No Fase Kegiatan Kegiatan Penyuluhan
Waktu
.
1 Orientasi a. Mengucap salam
b. Memperkenalkan diri
c. Menjelaskan tujuan kunjungan
10 menit
d. Memvalidasi keadaan keluarga

2 Kerja a. Mengenalkan masalah kesehatan yang ada


b. Mendiskusikan dengan keluarga tentang
masalah kesehatan yang ada
c. Keluarga memprioritaskan masalah yang 20 menit
ada bersama keluarga.
d. Memberikan reinforcement pada hal-hal
positif yang telah dilakukan keluarga
3 Evaluasi & d. Mengucapkan terimakasih atas waktu yang
Terminasi diluangkan, perhatian serta peran aktif
Bpk.M dan keluarga 30 menit
e. Membuat kontrak untuk pertemuan
selanjutnya
f. Mengucapkan salam penutup

Kriteria Evaluasi
a. Struktur
Laporan pendahuluan sudah dikonsulkan ke pembimbing
Alat bantu/media sudah disiapkan oleh penyaji
Kontrak dengan keluarga sudah dilakukan
b. Proses
Bpk. M dan keluarga mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
Selama kegiatan berlangsung Bpk. M dan keluarga antusias untuk bertanya
tentang hal-hal yang tidak diketahui
c. Hasil
Keluarga mampu mengenal dan menyetujui masalah kesehatan yang ada dan
memutuskan untuk memperioritaskan masalah kesehatan bersama perawat
Diagnosa hasil skoring adalah :
- Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79th)
khususnya Bpk. M (79th) dengan masalah hipertensi (NANDA, 2015-
2017)
- Perubahan perfusi jaringan serebral pada Bpk. M (79 th) khususnya Bpk.
M (79 th) dengan masalah hipertensi (NANDA, 2015-2017)
- Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79th)
khususnya Bpk. M (79th) dengan masalah asam urat (NANDA, 2015-
2017)

LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
(Kunjungan Keempat)

I. Latar Belakang

Berdasarkan hasil kunjungan pada hari kamis tanggal 29 Oktober 2015 yang
dilakukan pada keluarga Bpk. M, Bpk. M mengatakan sudah mengetahui tentang penyakit
hipertensi, tetapi ia tidak mengetahui cara menurunkan tekanan darah tingginya tersebut.
Hasil pemeriksaan fisik : TD : 160/80 mmHg, N : 80 x/mnt, S : 36,5 C, R : 20
x/m. Kemudian dilakukan prioritas masalah bersama sama keluarga dan disepakati
bahwa diagnosa yang pertama adalah perubahan perfusi jaringan serebral pada Bpk. M
(79 th) khususnya Bpk. M (79 th) dengan masalah hipertensi, kemudian yang kedua
adalah pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79th) khususnya Bpk.
M (79th) dengan masalah hipertensi, dan yang ketiga adalah pemeliharaan kesehatan
tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79th) khususnya Bpk. M (79th) dengan masalah
asam urat (NANDA, 2015-2017).
Sehingga perawat pada hari tersebut kamis tanggal 29 Oktober 2015
merencanakan akan memberikan pendidikan kesehatan tentang penyakit (Hipertensi).

II. Rencana keperawatan


1. Diagnosa
a. Perubahan perfusi jaringan serebral pada Bpk. M (79 th) khususnya Bpk. M (79
th) dengan masalah hipertensi (NANDA, 2015-2017)
b. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79th) khususnya
Bpk. M (79th) dengan masalah hipertensi (NANDA, 2015-2017)
2. Tujuan umum
Selama kunjungan 1 x 60 menit keluarga dapat memahami tentang penyakit
Hipertensi
3. Tujuan khusus
Selama kunjungan 1 x 60 menit keluarga dapat :
a. Menjelaskan pengertian hipertensi
b. Menjelaskan penyebab hipertensi
c. Menjelaskan tanda dan gejala hipertensi

III.Rancangan kegiatan
1. Topik :
Pendidikan kesehatan hipertensi
2. Metode :
Diskusi
3. Media :
Lembar balik dan leaflet
4. Alat / bahan :
ATK
5. Waktu :
Senin,2 November 2015 pukul 14.00 15.00
6. Tempat :
Rumah keluarga Bpk. M, Jl. H. Bona No. 39, RT/RW 01/08 Kelurahan Limo,
Kecamatan Limo, Depok
7. Sasaran :
Bpk. M beserta keluarga Bpk. M
8. Strategi pelaksanaan :
9. No Fase Kegiatan Kegiatan Penyuluhan
Waktu
.
1 Orientasi a. Mengucap salam
b. Memperkenalkan diri
c. Menjelaskan tujuan dari kegiatan
penyuluhan
d. Menyebutkan materi yang akan 10 menit

disampaikan
e. Memberikan pertanyaan tentang penyakit
hipertensi
2 Kerja a. Menjelaskan tentang pengertian penyakit
hipertensi
b. Menjelaskan tentang penyebab penyakit
hipertensi
c. Menjelaskan tentang tanda dan gejala
penyakit hipertensi
d. Memberikan kesempatan keluarga untuk
30 menit
bertanya
e. Menanyakan kembali materi yang telah
disampaikan
f. Memberikan kesempatan kepada Bpk. M
dan keluarga untuk menjawab pertanyaan
g. Memberikan reinforcement pada hal-hal
positif yang telah dilakukan keluarga
3 Evaluasi & a. Mengucapkan terimakasih atas waktu yang
Terminasi diluangkan, perhatian serta peran aktif
Bpk.M dan keluarga 20 menit
b. Membuat kontrak untuk pertemuan
selanjutnya
c. Mengucapkan salam penutup

Kriteria evaluasi
a. Struktur
Laporan pendahuluan sudah dikonsulkan ke pembimbing
Alat bantu/media sudah disiapkan oleh penyaji
Kontrak dengan keluarga sudah dilakukan
b. Proses
Bpk. M dan keluarga mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
Selama kegiatan berlangsung Bpk. M dan keluarga antusias untuk bertanya
tentang hal-hal yang tidak diketahui
c. Hasil
Keluarga menyebutkan pengertian hipertensi, penyebab hipertensi, tanda dan
gejala hipertensi

LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
(Kunjungan Kelima)

I. Latar belakang
Berdasarkan hasil kunjungan pada hari kamis tanggal 29 Oktober 2015 yang
dilakukan pada keluarga Bpk. M, Bpk. M mengatakan sudah mengetahui tentang penyakit
hipertensi, tetapi ia tidak mengetahui cara menurunkan tekanan darah tingginya tersebut.
Hasil pemeriksaan fisik : TD : 160/80 mmHg, N : 80 x/mnt, S : 36,5 oC, R : 20
x/m. Kemudian dilakukan penyuluhan oleh perawat. Bpk. M dan keluarga dapat
menyebutkan kembali apa yang telah dijelaskan perawat pada pendidikan kesehatan
sebelumnya mengenai pengertian, penyebab, tanda gejala penyakit hipertensi.
Oleh sebab itu pada pertemuan selanjutnya perawat ingin melanjutkan pendidikan
kesehatan mengenai penyakit hipertensi.

II. Rencana keperawatan


1. Diagnosa
a. Perubahan perfusi jaringan serebral pada Bpk. M (79 th) khususnya Bpk. M (79
th) dengan masalah hipertensi (NANDA, 2015-2017)
b. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79th) khususnya
Bpk. M (79th) dengan masalah hipertensi (NANDA, 2015-2017)
2. Tujuan umum
Selama kunjungan 1 x 60 menit keluarga dapat memahami tentang penyakit
Hipertensi
3. Tujuan khusus
Selama kunjungan 1 x 60 menit keluarga dapat :
a. Menjelaskan akibat jika tidak ditangani dengan segera pada penyakit hipertensi
b. Menjelaskan pencegahan penyakit hipertensi

III.Rancangan kegiatan
1. Topik :
Pendidikan kesehatan hipertensi
2. Metode :
Diskusi

3. Media :
Lembar balik dan leaflet
4. Alat / bahan :
ATK
5. Waktu :
Rabu, 4 November 2015 pukul 15.30 16.30
6. Tempat :
Rumah keluarga Bpk. M, Jl. H. Bona No. 39, RT/RW 01/08 Kelurahan Limo,
Kecamatan Limo, Depok
7. Sasaran :
Bpk. M beserta keluarga Bpk. M
8. Strategi pelaksanaan :
9. No Fase Kegiatan Kegiatan Penyuluhan
Waktu
.
1 Orientasi a. Mengucap salam
b. Memperkenalkan diri
c. Menjelaskan tujuan dari kegiatan
penyuluhan 10 menit
d. Menyebutkan materi yang akan
disampaikan
e. Mengevaluasi pertemuan sebelumnya
2 Kerja a. Menjelaskan tentang akibat jika tidak
ditangani dengan segera pada penyakit
hipertensi
b. Menjelaskan tentang pencegahan penyakit
hipertensi
c. Memberikan kesempatan keluarga untuk
bertanya 30 menit
d. Menanyakan kembali materi yang telah
disampaikan
e. Memberikan kesempatan kepada Bpk. M
dan keluarga untuk menjawab pertanyaan
f. Memberikan reinforcement pada hal-hal
positif yang telah dilakukan keluarga
3 Evaluasi & a. Mengucapkan terimakasih atas waktu yang
Terminasi diluangkan, perhatian serta peran aktif
Bpk.M dan keluarga 20 menit
b. Membuat kontrak untuk pertemuan
selanjutnya
c. Mengucapkan salam penutup

Kriteria evaluasi
a. Struktur
Laporan pendahuluan sudah dikonsulkan ke pembimbing
Alat bantu/media sudah disiapkan oleh penyaji
Kontrak dengan keluarga sudah dilakukan
b. Proses
Bpk. M dan keluarga mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
Selama kegiatan berlangsung Bpk. M dan keluarga antusias untuk bertanya
tentang hal-hal yang tidak diketahui
c. Hasil
Keluarga menyebutkan akibat jika tidak ditangani dengan segera serta
pencegahannya terhadap penyakit hipertensi

LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
(Kunjungan Keenam)

I. Latar belakang
Berdasarkan hasil kunjungan pada hari kamis tanggal 29 Oktober 2015 yang
dilakukan pada keluarga Bpk. M, Bpk. M mengatakan sudah mengetahui tentang penyakit
hipertensi, tetapi ia tidak mengetahui cara menurunkan tekanan darah tingginya tersebut.
Hasil pemeriksaan fisik : TD : 160/80 mmHg, N : 80 x/mnt, S : 36,5 oC, R : 20
x/m. Kemudian pada kunjungan hari senin 2 November 2015 dan Rabu 4 November 2015
dilakukan penyuluhan oleh perawat. Bpk. M dan keluarga dapat menyebutkan kembali
apa yang telah dijelaskan perawat pada pendidikan kesehatan sebelumnya mengenai
pengertian, penyebab, tanda gejala penyakit hipertensi, akibat jika tidak ditangani dengan
segera serta pencegahannya.
Setelah itu keluarga mengambil keputusan untuk merawat anggota keluarga
dengan hipertensi dan menyepakati bahwa ingin didemonstrasikan tentang terapi terapi
kompres hangat untuk mengurangi nyeri dan jus timun untuk menurunkan tekanan darah.

II. Rencana keperawatan


1. Diagnosa
a. Perubahan perfusi jaringan serebral pada Bpk. M (79th) khususnya Bpk. M (79th)
dengan masalah hipertensi (NANDA, 2015-2017)
b. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79th) khususnya Bpk.
M (79th)dengan masalah hipertensi (NANDA, 2015-2017)
2. Tujuan umum
Selama kunjungan 1 x 60 menit keluarga dapat mempraktekan terapi kompres hangat
untuk mengurangi nyeri dan terapi jus timun sehingga dapat menurunkan tekanan
darah
3. Tujuan khusus
a. Keluarga mampu memahami apa manfaat terapi kompres hangat dan jus timun
bagi penderita hipertensi
b. Keluara mampu mempraktekan kembali terapi kompres hangat dan terapi jus
timun

III.Rancangan kegiatan
1. Topik :
Demonstrasi pembuatan terapi kompres hangat dan terapi jus timun
2. Metode :
Diskusi dan demontrasi
3. Media :
Lembar balik, leaflet
4. Alat dan bahan :
Air panas, botol kaca, handuk, timun, blender, gelas, air putih, sfigmomanometer,
stetoskop
5. Waktu :
Sabtu, 7 November 2015 pukul 14.00-15.00
6. Tempat:
Rumah keluarga Bpk. M, Jl. H. Bona No. 39, RT/RW 01/08 Kelurahan Limo,
Kecamatan Limo, Depok
7. Sasaran :
Bpk.M dan keluarga
8. Strategi pelaksanaan :
9. No Fase Kegiatan Kegiatan Penyuluhan
Waktu
.
1 Orientasi a. Mengucap salam
b. Memperkenalkan diri
c. Menjelaskan tujuan dari kegiatan
penyuluhan 10 menit
d. Menyebutkan materi yang akan
disampaikan
e. Mengevaluasi pertemuan sebelumnya
2 Kerja a. Menjelaskan tentang apa itu terapi kompres
hangat & jus timun
b. Menjelaskan manfaat kompres hangat & jus
timun
c. Menjelaskan cara melakukan terapi
kompres hangat & jus timun
d. Memberikan kesempatan keluarga untuk
bertanya
30 menit
e. Menanyakan kembali materi yang telah
disampaikan
f. Mendemonstrasikan terapi kompres hangat
& jus timun
g. Memberikan kesempatan kepada Bpk. M
dan keluarga untuk menjawab pertanyaan
h. Memberikan reinforcement pada hal-hal
positif yang telah dilakukan keluarga
3 Evaluasi & a. Mengucapkan terimakasih atas waktu yang
Terminasi diluangkan, perhatian serta peran aktif
Bpk.M dan keluarga 20 menit
b. Membuat kontrak untuk pertemuan
selanjutnya
c. Mengucapkan salam penutup

Kriteria evaluasi
a. Struktur
Laporan pendahuluan sudah dikonsulkan ke pembimbing
Alat bantu/media sudah disiapkan oleh penyaji
Kontrak dengan keluarga sudah dilakukan
b. Proses
Bpk. M dan keluarga mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
Selama kegiatan berlangsung Bpk. M dan keluarga antusias untuk bertanya
tentang hal-hal yang tidak diketahui
c. Hasil
Keluarga mampu menjelaskan apa itu terapi kompres hangat & jus timun
Keluarga mampu menyebutkan manfaat terapi kompres hangat & jus timun
bagi penderita hipertensi
Keluarga mampu memprakterkan kembali terapi kompres hangat & jus timun

LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
(Kunjungan Ketujuh)

I. Latar belakang
Keluarga merupakan satu kelompok atau sekumpulan manusia yang hidup
bersama sebagai satu kesatuan unit masyarakat yang terkecil dan biasanya tidak selalu
ada hubungan darah, ikatan perkawinan, atau ikatan lain. Asuhan keperawatan keluarga
adalah suatu rangkaian kegiatan yang diberikan melalui praktek keperawatan dengan
sasaran keluarga dengan tujuan menyelesaikan masalah kesehatan yang dialami keluarga
dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan keluarga (Setiadi, 2008).
Dalam hal ini perawat akan melakukan asuhan keperawatan keluarga pada Bpk. M
(79 thn) khususnya Bpk. M (79 thn) dengan masalah asam urat. Asam urat adalah
penyakit metebolik yang ditandai dengan penumpukan asamurat yang nyeri pada tulang
sendi, sangat sering ditemukan pada kaki bagian atas, pergelangan dan kaki bagian
tengah. (Merkie, 2005).
Setelah dilakukan pemeriksaan pada tanggal Sabtu 7 November 2015 didapatkan
hasil tekanan darah Bpk. M 160/80 MmHg, Nadi 80 x/menit, Asam urat : 7,1. Keluarga
mampu menjelaskan apa itu terapi kompres hangat & jus timun. Keluarga mampu
menyebutkan manfaat terapi kompres hangat & jus timun bagi penderita hipertensi.
Keluarga mampu memprakterkan kembali terapi kompres hangat & jus timun. Bpk. M
setiap hari sudah meminum jus timun dan kadang kala bosan Bpk. M langsung memakan
atau merebus timun tersebut. Perawat juga terus mengingatkan untuk terus meminum jus
timun, istirahat yang cukup, jangan bergadang dan minum kopi, serta jangan
mengkonsumsi makanan yang asin/tinggi kadar garam. Pada pemeriksaan sebelumnya
belum ditemukan asam urat yang tinggi pada Bpk. M. Asam Urat Bpk. M meningkat
dikarenakan Bpk. M mengkonsumsi petai. Bpk. M tidak mengetahui tentang penyakitnya
dan terapi pengobatannya.
Oleh sebab itu pada pertemuan kali ini perawat akan mendiskusikan dan
menjelaskan mengenai penyakit asam urat kepada Bpk. M dan keluarga.

II. Rencana keperawatan


1. Diagnosa
a. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79 tahun) khususnya
Bpk. M (79 tahun) dengan asam urat (NANDA, 2015-2017)
2. Tujuan umum
Selama kunjungan 1 x 60 menit keluarga dapat memahami tentang penyakit asam urat
3. Tujuan khusus
Selama kunjungan 1 x 60 menit keluarga dapat :
a. Menjelaskan pengertian penyakit asam urat
b. Menjelaskan penyebab penyakit asam urat
c. Menjelaskan tanda dan gejala penyakit asam urat

III.Rancangan kegiatan
1. Topik :
Pendidikan kesehatan asam urat
2. Metode :
Diskusi
3. Media :
Lembar balik, leaflet
4. Alat dan bahan :
Alat tulis
5. Waktu :
Senin, 9 November 2015 pukul 14.00-15.00
6. Tempat:
Rumah keluarga Bpk. M, Jl. H. Bona No. 39, RT/RW 01/08 Kelurahan Limo,
Kecamatan Limo, Depok
7. Sasaran :
Bpk.M dan keluarga

8. Strategi pelaksanaan :
No Fase Kegiatan Kegiatan Penyuluhan
Waktu
.
1 Orientasi a. Mengucap salam
b. Memperkenalkan diri
c. Menjelaskan tujuan dari kegiatan
penyuluhan
d. Menyebutkan materi yang akan 10 menit

disampaikan
e. Memberikan pertanyaan tentang penyakit
hipertensi
2 Kerja a. Menjelaskan tentang pengertian penyakit
asam urat
b. Menjelaskan tentang penyebab penyakit
asam urat
c. Menjelaskan tentang tanda dan gejala
penyakit asam urat
d. Memberikan kesempatan keluarga untuk
30 menit
bertanya
e. Menanyakan kembali materi yang telah
disampaikan
f. Memberikan kesempatan kepada Bpk. M
dan keluarga untuk menjawab pertanyaan
g. Memberikan reinforcement pada hal-hal
positif yang telah dilakukan keluarga
3 Evaluasi & a. Mengucapkan terimakasih atas waktu yang
Terminasi diluangkan, perhatian serta peran aktif
Bpk.M dan keluarga 20 menit
b. Membuat kontrak untuk pertemuan
selanjutnya
c. Mengucapkan salam penutup

9. Kriteria evaluasi
a. Struktur
Laporan pendahuluan sudah dikonsulkan ke pembimbing
Alat bantu/media sudah disiapkan oleh penyaji
Kontrak dengan keluarga sudah dilakukan
b. Proses
Bpk. M dan keluarga mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
Selama kegiatan berlangsung Bpk. M dan keluarga antusias untuk bertanya
tentang hal-hal yang tidak diketahui
c. Hasil
Keluarga menyebutkan pengertian asam urat, penyebab asam urat, tanda dan
gejala asam urat

LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
(Kunjungan Kedelapan)

I. Latar belakang
Keluarga merupakan satu kelompok atau sekumpulan manusia yang hidup
bersama sebagai satu kesatuan unit masyarakat yang terkecil dan biasanya tidak selalu
ada hubungan darah, ikatan perkawinan, atau ikatan lain. Asuhan keperawatan keluarga
adalah suatu rangkaian kegiatan yang diberikan melalui praktek keperawatan dengan
sasaran keluarga dengan tujuan menyelesaikan masalah kesehatan yang dialami keluarga
dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan keluarga (Setiadi, 2008).
Dalam hal ini perawat akan melakukan asuhan keperawatan keluarga pada Bpk. M
(79 thn) khususnya Bpk. M (79 thn) dengan masalah asam urat. Asam urat adalah
penyakit metebolik yang ditandai dengan penumpukan asamurat yang nyeri pada tulang
sendi, sangat sering ditemukan pada kaki bagian atas, pergelangan dan kaki bagian
tengah. (Merkie, 2005).
Setelah dilakukan pemeriksaan pada tanggal Sabtu 7 November 2015 didapatkan
hasil tekanan darah Bpk. M 160/80 MmHg, Nadi 80 x/menit, Asam urat : 7,1. Bpk. M
setiap hari sudah meminum jus timun dan kadang kala bosan Bpk. M langsung memakan
atau merebus timun tersebut. Perawat juga terus mengingatkan untuk terus meminum jus
timun, istirahat yang cukup, jangan bergadang dan minum kopi, serta jangan
mengkonsumsi makanan yang asin/tinggi kadar garam.
Pada pemeriksaan sebelumnya belum ditemukan asam urat yang tinggi pada Bpk.
M. Asam Urat Bpk. M meningkat dikarenakan Bpk. M mengkonsumsi petai. Bpk. M
tidak mengetahui tentang penyakitnya dan terapi pengobatannya. Oleh sebab itu pada
pertemuan kali ini perawat akan mendiskusikan dan menjelaskan mengenai penyakit
asam urat kepada Bpk. M dan keluarga.

II. Rencana keperawatan


1. Diagnosa
a. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79 tahun) khususnya
Bpk. M (79 tahun) dengan asam urat (NANDA, 2015-2017)

2. Tujuan umum
Selama kunjungan 1 x 60 menit keluarga dapat memahami tentang penyakit asam urat
3. Tujuan khusus
Selama kunjungan 1 x 60 menit keluarga dapat :
a. Menjelaskan akibat jika tidak ditangani dengan segera penyakit asam urat
b. Menjelaskan pencegahan penyakit asam urat

III.Rancangan kegiatan
1. Topik :
Pendidikan kesehatan asam urat
2. Metode :
Diskusi
3. Media :
Lembar balik, leaflet
4. Alat dan bahan :
Alat tulis
5. Waktu :
Rabu, 11 November 2015 pukul 14.00-15.00
6. Tempat:
Rumah keluarga Bpk. M, Jl. H. Bona No. 39, RT/RW 01/08 Kelurahan Limo,
Kecamatan Limo, Depok
7. Sasaran :
Bpk.M dan keluarga
8. Strategi pelaksanaan :
9.
No Fase Kegiatan Kegiatan Penyuluhan
Waktu
.
1 Orientasi a. Mengucap salam
b. Memperkenalkan diri
c. Menjelaskan tujuan dari kegiatan
penyuluhan
d. Menyebutkan materi yang akan 10 menit

disampaikan
e. Memberikan pertanyaan tentang penyakit
hipertensi
2 Kerja a. Menjelaskan tentang akibat jika tidak
ditangani dengan segera penyakit asam urat
b. Menjelaskan tentang pencegahan penyakit
asam urat
c. Memberikan kesempatan keluarga untuk
bertanya
30 menit
d. Menanyakan kembali materi yang telah
disampaikan
e. Memberikan kesempatan kepada Bpk. M
dan keluarga untuk menjawab pertanyaan
f. Memberikan reinforcement pada hal-hal
positif yang telah dilakukan keluarga
3 Evaluasi & a. Mengucapkan terimakasih atas waktu yang
Terminasi diluangkan, perhatian serta peran aktif
Bpk.M dan keluarga 20 menit
b. Membuat kontrak untuk pertemuan
selanjutnya
c. Mengucapkan salam penutup

Kriteria evaluasi
a. Struktur
Laporan pendahuluan sudah dikonsulkan ke pembimbing
Alat bantu/media sudah disiapkan oleh penyaji
Kontrak dengan keluarga sudah dilakukan
b. Proses
Bpk. M dan keluarga mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
Selama kegiatan berlangsung Bpk. M dan keluarga antusias untuk bertanya
tentang hal-hal yang tidak diketahui
c. Hasil
Keluarga menyebutkan akibat jika tidak ditangani dengan segera penyakit
asam urat, pencegahan asam urat

LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BPK. M
(Kunjungan Kesembilan)

I. Latar Belakang
Keluarga merupakan satu kelompok atau sekumpulan manusia yang hidup bersama
sebagai satu kesatuan unit masyarakat yang terkecil dan biasanya tidak selalu ada
hubungan darah, ikatan perkawinan, atau ikatan lain. Asuhan keperawatan keluarga adalah
suatu rangkaian kegiatan yang diberikan melalui praktek keperawatan dengan sasaran
keluarga dengan tujuan menyelesaikan masalah kesehatan yang dialami keluarga dengan
menggunakan pendekatan proses keperawatan keluarga (Setiadi, 2008).
Dalam hal ini perawat akan melakukan asuhan keperawatan keluarga pada Bpk. M
(79 thn) khususnya Bpk. M (79 thn) dengan masalah asam urat. Asam urat adalah penyakit
metebolik yang ditandai dengan penumpukan asamurat yang nyeri pada tulang sendi,
sangat sering ditemukan pada kaki bagian atas, pergelangan dan kaki bagian tengah.
(Merkie, 2005).
Setelah dilakukan pemeriksaan pada tanggal 15 November 2015 didapatkan hasil
tekanan darah Bpk. M 160/80 MmHg, Nadi 80 x/menit, Asam urat : 7,1. Bpk. M setiap
hari sudah meminum jus timun dan kadang kala bosan Bpk. M langsung memakan atau
merebus timun tersebut. Perawat juga terus mengingatkan untuk terus meminum jus
timun, istirahat yang cukup, jangan bergadang dan minum kopi, serta jangan
mengkonsumsi makanan yang asin/tinggi kadar garam. Pada pemeriksaan sebelumnya
belum ditemukan asam urat yang tinggi pada Bpk. M. Asam Urat Bpk. M meningkat
dikarenakan Bpk. M mengkonsumsi petai. Bpk. M tidak mengetahui tentang penyakitnya
dan terapi pengobatannya. Pada pertemuan tanggal 17 November perawat telah
menjelaskan kepada Bpk. M mengenai penyakit asam urat.
Oleh sebab itu pada pertemuan kali ini perawat akan mendiskusikan dan
menjelaskan mengenai terapi modalitas untuk asam urat yaitu terapi rebusan daun sirsak.
Daun sirsak dipilih untuk terapi penyembuhan asam urat pada Bpk. M dikarenakan pada
daun sirsak terdapat vitamin C, annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin,
annomuricin, anomurine, anonol, caclourine, gentisic acid, gigantetronin, linoleic acid,
dan muricapentocin yang banyak. Daun sirsak yang berfungsi untuk mengobati batu
empedu, sembelit, meningkatkan nafsu makan, sakit kulit, bisul dan salah satunya dapat
menurunkan kadar asam urat dan tekanan darah yang dialami oleh Bpk. M (Hidayat &
Napitupulu, 2015).

II. Rencana Keperawatan


1. Diagnosa
a. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79 tahun) khususnya
Bpk. M (79 tahun) dengan asam urat (NANDA, 2015-2017)
2. Tujuan Umum
Selama kunjungan 1 x 60 menit keluarga mampu merawat keluarga dengan asam urat
melalui terapi rebusan daun sirsak
3. Tujuan Khusus
Selama kunjungan 1 x 60 menit keluarga dapat :
Menjelaskan tentang manfaat terapi rebusan daun sirsak
Menjelaskan cara melakukan terapi rebusan daun sirsak
Meredemontrasi terapi rebusan daun sirsak

III. Rancangan Kegiatan


1. Topik
Memberikan penyuluhan terapi modalitas asam urat yaitu terapi rebusan daun sirsak
dan pengecekan asam urat
2. Metode
Demonstrasi, ceramah, tanya jawab, redemonstrasi
3. Media
Flipchart dan leaflet
4. Alat dan Bahan
Daun sirsak, air, panci, gelas, alat pengecek asam urat
5. Waktu
Hari Sabtu, 14 November 2015
6. Tempat
Rumah keluarga Bpk. M, Jl. H. Bona No. 39, RT/RW 01/08 Kelurahan Limo,
Kecamatan Limo, Depok
7. Sasaran :
Bpk. M dan keluarga
8. Strategi pelaksanaan :

No. Fase Kegiatan Kegiatan Penyuluhan Waktu


9. 1 Orientasi a. Mengucapkan salam.
b. Memperkenalkan diri.
c. Menjelaskan tujuan dari kegiatan
penyuluhan.
d. Menyebutkan materi yang akan 10 menit

disampaikan.
e. Memberikan pertanyaan tentang terapi
rebusan daun sirsak
2 Kerja a. Menjelaskan tentang manfaat terapi
rebusan daun sirsak
b. Menjelaskan cara melakukan terapi
rebusan daun sirsak
c. Menanyakan kembali materi yang telah
dijelaskan
d. Memberikan kesempatan keluarga untuk
bertanya 30 menit
e. Mendemontrasi terapi rebusan daun sirsak
f. Memberikan kesempatan Bpk. M dan
keluarga untuk mendemonstrasikan
langkah-langkah terapi rebusan daun
sirsak
g. Beri reinforcement positif atas usaha yang
telah dilakukan keluarga
3 Evaluasi & a. Mengucapkan terimakasih atas waktu
Terminasi yang diluangkan, perhatian serta peran
aktif Bpk.M dan keluarga selama
20 menit
mengikuti kegiatan penyuluhan.
b. Membuat kontrak untuk pertemuan
selanjutnya
c. Mengucapkan salam penutup
Kriteria evaluasi
a. Struktur
Laporan pendahuluan sudah dikonsulkan ke pembimbing
Alat bantu/media sudah disiapkan oleh penyaji
Kontrak dengan keluarga sudah dilakukan
b. Proses
Bpk. M dan keluarga mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
Selama kegiatan berlangsung Bpk. M dan keluarga antusias untuk bertanya
tentang hal-hal yang tidak diketahui
Bpk. M dan keluarga dapat memahami dan mengaplikasikan penyuluhan yang
telah diberikan
Bpk. M dan keluarga dapat menjawab semua pertanyaan yang telah diberikan
Bpk. M dan keluarga dapat mencoba mempraktekkan kembali terapi rebusan
daun sirsak
c. Hasil
Bpk. M dan keluarga dapat menjelaskan tentang manfaat terapi rebusan daun
sirsak
Bpk. M dan keluarga dapat menjelaskan cara melakukan terapi rebusan daun
sirsak
Bpk. M dan keluarga dapat meredemontrasi terapi rebusan daun sirsak

LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BPK. M
(Kunjungan Kesepuluh)

I. Latar Belakang
Keluarga merupakan satu kelompok atau sekumpulan manusia yang hidup bersama
sebagai satu kesatuan unit masyarakat yang terkecil dan biasanya tidak selalu ada
hubungan darah, ikatan perkawinan, atau ikatan lain. Asuhan keperawatan keluarga adalah
suatu rangkaian kegiatan yang diberikan melalui praktek keperawatan dengan sasaran
keluarga dengan tujuan menyelesaikan masalah kesehatan yang dialami keluarga dengan
menggunakan pendekatan proses keperawatan keluarga (Setiadi, 2008).
Dalam hal ini perawat akan melakukan asuhan keperawatan keluarga pada Bpk. M
(79 thn) khususnya Bpk. M (79 thn) dengan masalah asam urat. Asam urat adalah penyakit
metebolik yang ditandai dengan penumpukan asamurat yang nyeri pada tulang sendi,
sangat sering ditemukan pada kaki bagian atas, pergelangan dan kaki bagian tengah.
(Merkie, 2005).
Setelah dilakukan pemeriksaan pada tanggal 15 November 2015 didapatkan hasil
tekanan darah Bpk. M 160/80 MmHg, Nadi 80 x/menit, Asam urat : 7,1. Bpk. M setiap
hari sudah meminum jus timun dan kadang kala bosan Bpk. M langsung memakan atau
merebus timun tersebut. Perawat juga terus mengingatkan untuk terus meminum jus
timun, istirahat yang cukup, jangan bergadang dan minum kopi, serta jangan
mengkonsumsi makanan yang asin/tinggi kadar garam. Pada pemeriksaan sebelumnya
belum ditemukan asam urat yang tinggi pada Bpk. M. Asam Urat Bpk. M meningkat
dikarenakan Bpk. M mengkonsumsi petai. Bpk. M tidak mengetahui tentang penyakitnya
dan terapi pengobatannya. Pada pertemuan tanggal 17 November perawat telah
menjelaskan kepada Bpk. M mengenai penyakit asam urat.
Oleh sebab itu pada pertemuan kali ini perawat akan mendiskusikan dan
menjelaskan mengenai terapi modalitas untuk asam urat yaitu terapi kompres jahe.

II. Rencana Keperawatan


1. Diagnosa
a. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79 tahun) khususnya
Bpk. M (79 tahun) dengan asam urat (NANDA, 2015-2017)

2. Tujuan Umum
Selama kunjungan 1 x 60 menit keluarga mampu merawat keluarga dengan asam urat
melalui terapi rebusan daun sirsak
3. Tujuan Khusus
Selama kunjungan 1 x 60 menit keluarga dapat :
Menjelaskan tentang manfaat terapi kompres jahe
Menjelaskan cara melakukan terapi kompres jahe
Meredemontrasi terapi kompres jahe

III. Rancangan Kegiatan


1. Topik
Memberikan penyuluhan terapi modalitas asam urat yaitu terapi kompres jahe
2. Metode
Demonstrasi, ceramah, tanya jawab, redemonstrasi
3. Media
Flipchart dan leaflet
4. Alat dan Bahan
Daun sirsak, air, panci, gelas, alat pengecek asam urat
5. Waktu
Hari Selasa, 19 November 2015
6. Tempat
Rumah keluarga Bpk. M Jl. Haji Bona No. 39, RT/RW 01/08, Kel. Limo, Kec. Limo,
Depok
7. Sasaran :
Bpk. M dan keluarga
8. Strategi pelaksanaan :

No. Fase Kegiatan Kegiatan Penyuluhan Waktu


1 Orientasi a. Mengucapkan salam.
b. Memperkenalkan diri.
c. Menjelaskan tujuan dari kegiatan
penyuluhan.
d. Menyebutkan materi yang akan 10 menit

disampaikan.
e. Memberikan pertanyaan tentang terapi
kompres jahe
2 Kerja a. Menjelaskan tentang manfaat terapi
kompres jahe
b. Menjelaskan cara melakukan terapi
kompres jahe
c. Menanyakan kembali materi yang telah
dijelaskan
d. Memberikan kesempatan keluarga untuk
30 menit
bertanya
e. Mendemontrasi terapi kompre jahe
f. Memberikan kesempatan Bpk. M dan
keluarga untuk mendemonstrasikan
langkah-langkah terapi kompres jahe
g. Beri reinforcement positif atas usaha yang
telah dilakukan keluarga
3 Evaluasi & a. Mengucapkan terimakasih atas waktu
Terminasi yang diluangkan, perhatian serta peran
aktif Bpk.M dan keluarga selama
mengikuti kegiatan penyuluhan. 20 menit
b. Membuat kontrak untuk pertemuan
selanjutnya
c. Mengucapkan salam penutup
9. Kriteria evaluasi
a. Struktur
Laporan pendahuluan sudah dikonsulkan ke pembimbing
Alat bantu/media sudah disiapkan oleh penyaji
Kontrak dengan keluarga sudah dilakukan
b. Proses
Bpk. M dan keluarga mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
Selama kegiatan berlangsung Bpk. M dan keluarga antusias untuk bertanya
tentang hal-hal yang tidak diketahui
Bpk. M dan keluarga dapat memahami dan mengaplikasikan penyuluhan yang
telah diberikan
Bpk. M dan keluarga dapat menjawab semua pertanyaan yang telah diberikan
Bpk. M dan keluarga dapat mencoba mempraktekkan kembali terapi rebusan
daun sirsak
c. Hasil
Bpk. M dan keluarga dapat menjelaskan tentang manfaat terapi kompres jahe
Bpk. M dan keluarga dapat menjelaskan cara melakukan terapi kompres jahe
Bpk. M dan keluarga dapat meredemontrasi terapi kompres jahe
LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
BPK. M DI RT 01 RW 08 KELURAHAN LIMO, KECAMATAN LIMO,
DEPOK

A. Pengkajian
1. Data Umum
a. Nama Keluarga (KK) : Bpk. M
b. Alamat dan telepon : Jl. H. Bona, No.39,
RT/RW 01/08, Kel. Limo, Kec. Limo, Depok
c. Komposisi Keluarga :

Jenis Hubungan Pendidika


No Nama TTL / Umur
Kelamin dengan KK n
1. Ny. R P Istri 70 thn SD
2. An. M L Anak 55 thn SMA
3. An. My P Anak 53 thn SMA
4. An. S L Anak 51 thn SMA
5. An. Y P Anak 49 thn SMA
6. An. N L Anak 47 thn SMA
7. An. E P Anak 45 thn SMA
8. An. A P Anak 43 thn SMA
9. An. W L Anak 37 thn SMA

d. Genogram :

Keterangan :
: Pasien
: Laki-Laki

e. Tipe
: Perempuan Keluarga :: Tinggal satuBpk.
Keluarga rumah
M adalah keluarga inti
(Nuclear family) dimana Bpk. M (79 tahun) dan Ny. R
(70 tahun) dan anaknya yaitu Tn. W (37 tahun) tinggal
dalam satu rumah.
f. Suku : Keluarga Bpk M adalah suku Betawi, tidak
memiliki sesuatu yang mempengaruhi kesehatan
seperti gambar, jimat atau sejenisnya, Ny R (70 tahun)
sangat gemar makan ikan asin sehingga mendukung
untuk terjadinya penyakit Hipertensi .
g. Agama : Keluarga Bpk M menganut Agama Islam
dimana setiap harinya menjalankan ibadah sholat 5
waktu, keluarga Bpk M biasanya melakukan sholat di
mushola. Bpk M mengajarkan ibadah kepada anak-
anaknya sejak kecil seperti mengaji dan mengajarkan
cara beribadah kepada tuhan.
h. Status Sosek Keluarga : Ny. R mengatakan
penghasilan keluarga bergantung pada suaminya yang
bekerja sebagai penjual buah, penghasilan perbulan
kurang lebih 1 juta rupiah, dan penghasilan tersebut
cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dan
selama ini keluarga Bpk M merasa cukup dengan
pendapatannya, kelurga Bpk M memiliki jaminan
kesehatan yaitu BPJS.
i. Aktivitas Rekreasi : Keluarga tidak
mempunyai kegiatan rutin untuk berekreasi. Bpk M
ketika waktu luang sering dimanfaatkan untuk duduk
bersama Ny. R atau istirahat, Ny. R ketika waktu luang
sering duduk-duduk bersama tetangga.

2. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga


a. Tahap perkembangan keluarga Saat ini:
Keluarga Bpk. M berada ditahap perkembangan keluarga mulai melepas anak
sebagai dewasa dilihat dari anak terakhir yaitu usia 37 tahun. Pada masa ini tugas
perkembangan keluarga yaitu memperluas jaringan keluarga inti menjadi keluarga
besar, mempertahankan keintiman pasangan, membantu anak untuk mandiri
sebagai keluarga baru di masyarakat, dan penataan kembali peran orang tua dan
kegiatan di rumah.
b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi:
Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi pada saat ini yaitu tidak ada
c. Riwayat keluarga inti:
Keluarga Bpk M khusunya Bpk. M dan Ny. R terdapat masalah kesehatan yang
sedang dialami salah satunya adalah hipertensi. Saat ini Bpk. M mengeluh sering
merasa pusing, tengkuk terasa berat, sulit tidur. Bpk M mengatakan tidak ada
keluarga yang bercerai dan tidak ada keluarga yang cacat fisik
d. Riwayat keluarga sebelumnya: Keluarga Bpk. M maupun istrinya mempunyai
riwayat penyakit tekanan darah tinggi.
3. Lingkungan
a. Karakteristik rumah :
Rumah yang ditempati keluarga Bpk M adalah rumah serndiri dengan luas rumah
15x10m2. Rumah terdiri atas 1 lantai, keramik dalam keadaan bersih. Penataan
peralatan rumah tangga tertata rap. Ventilasi jendela tidak terbuka setiap hari,
kurangnya pertukaran udara dan pencahayaan rumah kurang, keadaan kamar dan
dapur tertata rapi. Keadaan kamar mandi bersih, jamban sendiri, lantai keramik.
Air tidak terasa, tidak berbau dan dalam keadaan bersih
b. Karakteristik tetangga & komunitas RW :
Bpk. M dan keluarganya tinggal di lingkungan yang padat penduduk. Kehidupan
antara tetangga terjalin akrab, ketika salah satu diantara mereka mempunyai acara
keluarga maka mereka saling membantu memasak untuk acara tersebut, dan ketika
salah satu mereka diantara mereka sakit maka mereka saling mengunjungi/
menjenguk yang sedang sakit dan apabila sakitnya parah maka mereka akan
berinisiatif untuk membawa kepuskesmas tau pelayanan kesehatan yang lain,
aktivitas yang sering di lakukan bareng-bareng dengan tetangga adalah pengajian.
c. Mobilitas geografis keluarga :
Sejak Bpk M dan Ny. R menikah, mereka sudah tinggal di jalan H. Bona
Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Depok.
d. Perkumpulan keluarga & interaksi dengan masyarakat :
Ny. R mengatakan hubungan dengan tetangga, anak-anak, serta keluarganya yang
lain masih terbina dengan baik.

e. Sistem pendukung keluarga :


Keluarga Bpk. M memiliki tetangga yang sering membantunya, bila keluarga ada
yang sakit maka segera berobat ke Puskesmas

4. Struktur Keluarga
a. Pola komunikasi keluarga :
Keluarga saling terbuka satu sama lain. keluarga Bpk M apabila ada masalah
didiskusikan bersama istri, dan anak. Semua anggota bebas mengemukakan
pendapatnya, dan pengambilan keputusan didahului dengan cara diskusi, namun
pengambilan keputusan di kendalikan oleh Bpk M selaku kepala keluarga.
b. Struktur kekuatan keluarga :
Keluarga Bpk M saling menghargai satu sama lain saling membantu, serta saling
mendukung. Bpk M mampu memenuhi kebutuhan dirinya sendiri, jika beliau
ingin ke kamar mandi tidak membutuhkan bantuan orang lain. Ny. R mampu
untuk merawat diri sendiri dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
c. Struktur peran:
Bpk M merupakan kepala keluarga yang bekerja sebagai penjual buah. Ketika
selesai bekerja Bpk M membantu istrinya Ny. R mengerjakan pekerjaan rumah
Ny. R merupakan istri dari Bpk M yang sehari-harinya mengurus rumah
tangga dan mengatur keuangan keluarga.
Tn. W merupakan anak terakhir dari Bpk. M dan Ny. R
d. Nilai dan norma budaya :
Keluarga Bpk. M menjalankan perintah sesuai dengan aturan dan ajaaran agama
Islam, sholat 5 waktu, mengucapkan salam ketika masuk rumah. Keluarga
mengharapkan semua anaknya menjalankan perintah agama yang telah diterapkan
dari kecil. Kebiasaan keluaraga Bpk M selalu berdoa sebelum makan dan sebelum
melakukan aktivitas.

5. Fungsi Keluarga
a. Fungsi afektif: Semua anggota keluarga Bpk M saling menghormati dan
menyayangi satu sama lain ketika ada suatu masalah maka mereka akan
bermusyawarah untuk menyelesaikan nya
b. Fungsi sosialisasi: Bpk M mengajarkan anak-anak nya sejak kecil untuk bermain
dengan tetanga yang dekat rumah serta mengajarkan anak-anak nya untuk
mengikuti kegiatan yang ada dalam masyarakat.

6. Stress dan Koping Keluarga


a. Stressor jangka pendek dan Panjang
Bpk. M mengatakan sakit kepala, tengkuknya terasa berat dan kaku dan sulit tidur.
b. Kemampuan keluarga berespon terhadap masalah :
Jika ada masalah dalam keluarga biasanya didiskusikan bersama anaknya. Dan
mengambil keputusan secara bersama-sama.
c. Strategi koping yang digunakan :
Bpk. M mengatakan jika ada masalah selalu mendiskusikan dengan anggota
keluarga lainnya sehinga masukkan dari angota keluarga dapat membantu
menyelesaikan masalah
d. Strategi adaptasi disfungsional :
Dari hasil pengkajian tidak didapatkan adanya cara-cara keluarga mengatasi
masalah secara mal adaptif.

7. Harapan Keluarga
Keluarga berharap masalah kesehatan Bpk. M dapat sembuh sehingga tidak perlu
minum obat, karena keluarga mengatakan tidak mengetahui kondisi Bpk. M Keluarga
senang dengan adanya mahasiswa Profesi Ners UPN Veteran Jakarta yang
berkunjung ke rumahnya. Karena keluarga bisa mendapatkan informasi mengenai
penyakit, pencegahan, demonstrasi untuk mengatasi masalah kesehatan.

HASIL PEMERIKSAAN FISIK

N
TTV Bpk. M Ny. R Ny. R
O
1 Tekanan Darah TD : 160/80 mmHg TD : 160/80 mmHg TD : 140/80 mmHg
N : 80 x/menit N: 80 x/menit N: 80 x/menit
Rr : 22 x/menit Rr : 20x/menit Rr : 22x/menit
S : 36,5oC S : 36oC S : 36,5oC
2 Kepala Rambut : lurus, Rambut : lurus, lebat, Rambut : lurus, lebat,
lebat, berwarna putih berwarna putih tidak tidak bercabang, tidak
tidak bercabang, bercabang, tidak kemerahan, tidak ada
tidak kemerahan, kemerahan, tidak ada lesi, tidak ada
tidak ada lesi, tidak lesi, tidak ada ketombe, tidak rontok
ada ketombe, tidak ketombe, tidak rontok
rontok
3 Mata Skelera : An Ikterik Skelera : An Ikterik Skelera : An Ikterik
Konjungtiva : An Konjungtiva : An Konjungtiva : An
anemis anemis anemis
Pupil : An Isokor Pupil : An Isokor Pupil : An Isokor
4 Mulut Mulut bersih, tidak Mulut bersih, tidak Mulut bersih, tidak
ada stomatitis, gigi ada stomatitis, gigi ada stomatitis, lidah
ompong sedikit, ompong sedikit, lidah bersih
lidah bersih bersih
5 Hidung Bentuk hidung Bentuk hidung Bentuk hidung
simestris, tidak ada simestris, tidak ada simestris, tidak ada
sinus, tidak ada nyeri sinus, tidak ada nyeri sinus, tidak ada nyeri
tekan tekan tekan
6 Telinga tidak ditemukan tidak ditemukan tidak ditemukan
serumen pada serumen pada telinga, serumen pada telinga,
telinga, ada ada gangguan tidak ada gangguan
gangguan pendengaran karena pendengaran
pendengaran karena umur
umur
7 Dada / Thorax Bunyi jantung dan Bunyi jantung dan Bunyi jantung dan
paru normal, paru normal, paru normal,
vesikuler, reguler, vesikuler, reguler, vesikuler, reguler,
simestris simestris Bunyi paru : simestris Bunyi paru :
vesikuler vesikuler
9 Abdomen Suara bising usus : Suara bising usus : Suara bising usus :
10x 10x 10x
Hati : tidak teraba , Hati : tidak teraba , Hati : tidak teraba ,
tidak ada nyeri tekan, tidak ada nyeri tekan, tidak ada nyeri tekan,
nyeri lepas nyeri lepas nyeri lepas
10 Ektremitas Tidak ada keluahan Tidak ada keluahan Tidak ada keluahan
didaerah didaerah ekstremitas , didaerah ekstremitas ,
ekstremitas , turgor turgor kulit baik turgor kulit baik
kulit baik.
Kesimpulan Normal Normal Normal

B. Data Fokus

Data Subjektif Data Objektif


1. Bpk. M mengatakan pusing dan sakit 1. Bpk. M terlihat memijit-mijit
di bagian tengkuk kepalanya
2. Bpk. M mengatakan mengetahui 2. Bpk. M terlihat bingung saat
penyakit hipertensi, tetapi tidak ditanya tentang pengobatan
mengerti cara mengobati hipertensi hipertensi
3. Bpk. M terlihat memijit mijit
tersebut
3. Bpk. M mengatakan jika kepalanya tagannya
4. TTV Bpk. M :
pusing Bpk. M hanya istirahat saja
4. Bpk. M mengatakan suka TD: 160 / 80 mmHg
RR: 20 x / mnt
mengkonsumsi kopi N: 80 x/ mnt
5. Bpk. M mengatakan suka tidur larut
S : 36,5 oC
malam 5. Asam Urat : 7,1
6. Bpk. M mengatakan tidak mempunyai
asam urat
7. Bpk. M mengatakan jari nya kadang-
kadang sakit
C. Analisa Data

Data Fokus Masalah Keperawatan


Data Subjektif : Perubahan perfusi jaringan serebral
1. Bpk. M mengatakan pusing dan sakit pada Bpk. M (79 th) khususnya Bpk.
di bagian tengkuk M (79 th) dengan masalah hipertensi
2. Bpk. M mengatakan jika kepalanya
pusing Bpk. M hanya istirahat saja
3. Bpk. M mengatakan suka
mengkonsumsi kopi
4. Bpk.M mengatakan suka tidur larut
malam

Data Objektif :
1. Bpk. M terlihat bingung saat ditanya
tentang pengobatan hipertensi
2. Bpk. M terlihat memijit-mijit
kepalanya
3. TTV :
TD: 160 / 80 mmHg
RR: 20 x / mnt
N: 80 x/ mnt
S : 36,5 x / mnt

Data Subjektif : Pemeliharaan kesehatan tidak efektif


1. Bpk. M mengatakan mengetahui pada keluarga Bpk. M (79 th)
penyakit hipertensi, tetapi tidak khususnya Bpk. M (79 th) dengan
mengerti cara mengobati hipertensi masalah diet dan gaya hidup tidak
tersebut efektif pada hipertensi
2. Bpk.M mengatakan suka tidur larut
malam

Data Objektif :
1. Bpk. M terlihat bingung saat ditanya
tentang pengobatan hipertensi
2. Bpk. M terlihat memijit-mijit
kepalanya
3. TTV :
TD: 160 / 80 mmHg
RR: 20 x / mnt
N: 80 x/ mnt
S : 36,5 x / mnt
Data Subjektif : Pemeliharaan kesehatan tidak efektif
1. Bpk. M mengatakan tidak mempunyai pada keluarga Bpk. M (79 th)
asam urat khususnya Bpk. M (79 th) dengan
2. Bpk. M mengatakan jari nya kadang-
masalah asam urat
kadang sakit

Data Objektif :
1. Bpk. M terlihat memijit mijit tagannya
2. TTV Bpk. M :
TD: 160 / 80 mmHg
RR: 20 x / mnt
N: 80 x/ mnt
S : 36,5 oC
3. Asam Urat : 7,1

D. Skoring

1. Perubahan perfusi jaringan serebral pada Bpk. M (79 th) khususnya Bpk. M (79 th)
dengan masalah hipertensi

KRITERIA BOBOT PERHITUNGAN PEMBENARAN


Sifat masalah Masalah sudah aktual dapat
Skala : 1 3 menimbulkan masalah pada kesehatan
x1 1
3
Aktual : 3 klien apabila tidak diatasi.

Kemungkinan Masalah masih mungkin untuk diubah


masalah untuk 2 2 dengan tindakan keperawatan.
x2 2
2
dirubah Penyuluhan tentang Hipertensi.
skala:
Mudah : 2
Potensi masalah Masalah dapat dicegah karena keluarga
untuk dicegah 1 3 mempunyai kemauan dan kemampuan
x1 1
3
Skala: Tinggi : 3 untuk meningkatkan kesehatan Ny. S

Menonjolkan Masalah sudah di rasakan dan perlu


masalah 1 2 penanganan segera untuk
x1 1
2
Skala: Masalah meningkatkan kesehatan Ny. S
dirasakan dan
segera di tangani :
2
Total : 5

2. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79 th) khususnya Bpk. M
(79 th) dengan masalah diet dan gaya hidup tidak efektif pada hipertensi

BOBO
KRITERIA PERHITUNGAN PEMBENARAN
T
Sifat masalah Masalah bersifat aktual yaitu Bpk. M
ancaman menderita hipertensi, dan apabila
1 3/3 x 1
kesehatan: tidak ditangani dapat mengakibatkan
Aktual penyakit stroke, jantung, dll
Kemungkinan 2 1/2 x 2 Masalah dapat diatasi sebagian karena
masalah dapat kurangnya pengetahuan keluarga
diubah : sebagian tentang cara merawat anggota
keluarganya yang sakit, sumber dana,
posbindu yang selalu diadakan tiap
bulan di RW setempat, namun
keluarga tidak memanfaatkan fasilitas
posbindu tersebut
Potensi masalah Cukup, masalah sudah berlangsung
untuk dicegah : cukup lama, anggota keluarga
cukup 1 2/3 x 1 mendukung dan peduli terhadap
anggota keluarga yang sakit.

Menonjolnya Masalah harus segera ditangani.


masalah : Keluarga menyadari dan memahami
dirasakan dan 1 2/2 x 1 munculnya masalah karena
perlu menggangu aktifitas Bpk. M
segera ditangani
Total : 3 2/3

3. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga Bpk. M (79 th) khususnya Bpk. M
(79 th) dengan masalah asam urat

BOBO
KRITERIA PERHITUNGAN PEMBENARAN
T
Sifat masalah Masalah bersifat aktual yaitu Bpk. M
ancaman menderita asam urat dan apabila tidak
1
kesehatan: 3/3 x 1 = 3/3 ditangani dapat mengakibatkan
Aktual penyakit gagal ginjal, dan gangguan
mobilitas dll
Kemungkinan 2 1/2 x 2 =1 Masalah dapat diatasi sebagian karena
masalah dapat kurangnya pengetahuan keluarga
diubah : sebagian tentang cara merawat anggota
keluarganya yang sakit, sumber dana,
posbindu yang selalu diadakan tiap
bulan di RW setempat, namun
keluarga tidak memanfaatkan fasilitas
posbindu tersebut
Potensi masalah Cukup, masalah sudah berlangsung
untuk dicegah : cukup lama, anggota keluarga
cukup 1 2/3 x 1 = 2/3 mendukung dan peduli terhadap
anggota keluarga yang sakit.

Menonjolnya Masalah harus segera ditangani.


masalah : Keluarga menyadari dan memahami
2 2/2 x 2 = 1
dirasakan munculnya masalah karena
menggangu aktifitas Bpk. M
Total : 2 5/3
RENCANA KEPERAWATAN KOMUNITAS

DIGNOSA TUJUAN EVALUASI INTERVENSI


TUM TUK KRITERIA STANDAR
KEPERAWATAN
1. Perubahan Setelah 7 kali 1. Setelah 1x60 menit Respon Verbal Hipertensi merupakan a Diskusikan dengan
perfusi jaringan kunjungan keluarga mampu suatu keadaan keluarga tentang
serebral pada ke rumah, mengenal masalah tekanan darah pengertian Hipertensi
Bpk. M (79th) perubahan perfusi Hipertensi dengan persisten dimana dengan lembar balik
khususnya Bpk. jaringan serebral mampu : tekanan sistoliknya atau leaflet
1.1 Menyebutkan b Beri kesempatan
M (79th) dengan pada Bpk. M (79th) diatas 140 mmHg dan
pengertian keluarga bertanya
masalah khususnya Bpk. M tekanan diastolic
c Tanyakan kembali hal
hipertensi
hipertensi (79th) dengan diatas 90 mmHg
yang telah dijelaskan
(NANDA, 2015- masalah hipertensi d Beri reinforcement
2017) mengalami positif atas jawaban
perbaikan. yang benar
1.2 Menyebutkan
Respon Verbal Menyebutkan 3 dari 5
Penyebab
penyebab hepertensi a Diskusikan dengan
Hipertensi
- Obesitas. keluarga tentang tanda dan
- Kebiasaan merokok
Hipertensi dengan lembar
- Kebiasaan minum
balik atau leaflet
kopi
b Beri kesempatan keluarga
- Stress
- Mengkonsumsi garam bertanya
berlebih c Tanyakan kembali hal yang
telah dijelaskan
d Beri reinforcement positif
atas jawaban yang benar
Menyebutkan 2 dari 3
1.3 Menyebutkan Respon Verbal tanda dan gejala
a Diskusikan dengan
tanda dan gejala Hipertensi .
keluarga tentang
Hipertensi - nyeri pada tengkuk
- Penglihatan kabur meyebutkan bagaimana
- Susah tidur
perawatan Hipertensi
- Sering BAK pada
dengan lembar balik atau
malam hari.
leaflet
b Beri kesempatan keluarga
bertanya tentang hal yang
belum jelas
c Tanyakan kembali tentang
hal yang telah didiskusikan
d Beri reinforcement positif
1.4 Menyebutkan
atas jawaban yang benar
cara mencegah
tentang Hipertensi
Hipertensi Menyebutkan 3 dari 5
pencegahan
a. Diskusikan dengan
Hipertensi
keluarga tentang
Respon Verbal - kurangi makanan
meyebutkan bagaimana
yang mengandung perawatan Hipertensi
garam berlebih dengan lembar balik atau
- selalu berfikir positif
leaflet
- Lakukan pola hidup
b. Beri kesempatan keluarga
yang baik dengan
bertanya tentang hal yang
menyeimbangkan
belum jelas
masa aktif dan c. Tanyakan kembali tentang
istirahat. hal yang telah didiskusikan
- olah raga dengan d. Beri reinforcement positif
teratur atas jawaban yang benar
tentang Hipertensi
Menyebutkan 1 dari 3
1.5 Mengidentifikas
akibat lanjut dari
i masalah
Hipertensi yang tidak
Hipertensi yang a. Bantu keluarga
di obati:
terjadi pada membandingkan apa yang
- penyakit jantung
anggota Respon Verbal telah dijelaskan dengan
- stroke
keluarga. - penglihatan menurun kondisi Bpk. M
b. Motivasi keluarga untuk
mengidentifikasi masalah
yang timbul pada anggota
keluarga
c. Bantu keluarga
menyimpulkan masalah
yang dihadapi anggota
keluarga.
d. Berikan reinforcement
positif atas usaha yang
Menyebutkan 3 dari 5
dilakukan keluarga
2. Selama 1x60 menit pencegahan
kunjungan, keluarga Hipertensi:
a. jelaskan pada keluarga
mampu mengambil - memperbaiki gaya
akibat lanjut apabila
keputusan untuk hidup
- Menghindari kopi, Hipertensi tidak di obati
merawat anggota
makanan berlemak dengan menggunakan
keluarga yang Respon Verbal
tinggi, dan rokok lembar balik
menderita
- Hindari stress atau
Hipertensi dengan
banyak pikiran
cara: - Olah raga teratur
2.1 Menyebutkan - Perbanyak makan
akibat lanjut sayur dan buah-
tidak di obatinya buahan Motivasi keluarga untuk
Hipertensi - Minum obat teratur menyebutkan kembali akibat
- Memeriksakan secara
lanjut dari Hipertensi yang
teratur ke
tidak di obati
Respon Verbal pelayanan
kesehatan terdekat

Keluarga dapat
mendemostrasikan
cara melakukan
teknik relakasi
2.2 Memutuskan
untuk merawat
ibu M dengan Beri reinforcement positif atas
Hipertensi jawaban keluarga yang tepat

Respon
Verbal/Kognitif

1. Setelah 1 X 60
menit kunjungan
keluarga mampu
2. Pemeliharaan meawat anggota Keluarga mampu
kesehatan tidak Setelah 7 kali keluarga dengan menyebutkan diet
efektif pada kunjungan Hipertensi dengan rendah garam :
keluarga Bpk. M ke rumah, cara: - sendok untuk
1.1 Menyebutkan
(79th) khususnya pemeliharaan hipertensi ringan
cara perawatan - sendok untuk
Bpk. M (79th) kesehatan tidak
dengan masalah efektif pada Hipertensi hipertensi sedang
- Tanpa garam
hipertensi keluarga Bpk. M a. Diskusikan dengan
untuk hipertensi
(NANDA, 2015- (79th) khususnya keluarga tentang
berat
2017) Bpk. M (79th) pencegahan Hipertensi
b. Motivasi keluarga untuk
dengan masalah
menyebutka pencegahan
hipertensi
hipertensi
mengalami
c. Beri reinforcement positif
perbaikan. Respon
atas usaha yang dilakukan
Psikomotor

Setelah dilakukan
Asam urat (gout)
tindakan keperawatan
adalah suatu kelainan
selama 1x60 menit,
pada sendi yang
diharapkan keluarga
menyebabkan
3. Pemeliharaan mampu :
meningkatnya kadar a. Mendiskusikan kembali
kesehatan tidak Setelah dilakukan 1Mengenal masalah
asam urat pada darah. bersama
efektif pada 3x kunjungan penyakit asam urat
b. keluarga definisi asam urat
Jika tidak diobati
keluarga Bpk. M pertemuan (gout)
(gout)
Dengan cara : akan terjadi
(79 tahun) diharapkan masalah c. Tanyakan kembali definisi
a Menyebutkan
kerusakan yang hebat
khususnya Bpk. kurang pengetahuan asam urat (gout)
definisi penyakit
pada sendi d. Berikan reinforcement
M (79 tahun) dapat teratasi Respon Verbal
dengan asam urat asam urat (gout) positif kepada keluarga
(NANDA, 2015- Penyebab asam urat atas jawaban yang tepat
2017) 1 Belum diketahui
pasti
2 Karena suatu a. Diskusikan dengan
b Menyebutkan 2 penyakit, keluarga tentang
dari 4 penyebab contoh : penyebab penyakit asam
asam urat (gout) Leukimia urat (gout)
b. Motivasi/dukung keluarga
(kelainan darah)
untuk meyebutkan
3 Kelainan
penyebab asam urat (gout)
Respon Verbal metabolisme
c. Berikan reinforcement
Purin yang
positif atas jawaban yang
dibawa sejak
tepat
lahir.
4 Mengkonsumsi
a. Dorong keluarga untuk
makanan yang
mengidentifikasi
mengandung
penyebab asam urat (gout)
purin yang b. Berikan reinforcement
tinggi. positif atas jawaban yang
5 Usia lanjut tepat

a. Diskusikan dengan
Mengidentifikasi keluarga tanda gejala
penyebab asam urat penyakit hipertensi
b. Motivasi keluarga untuk
c Mengidentifikasi (gout)
menyebutkan kembali
penyebab asam
tanda gejala asam urat
urat (gout)
(gout)
c. Berikan reinforcement
positif atas jawaban yang
Respon Verbal
tepat

a. Dorong keluarga untuk


menyebutkan
pencegahan penyakit asam
Tanda dan gejala
d Menyebutkan 3 urat (gout)
asam urat (gout) :
b. Berikan reinforcement
dari 5 tanda dan
1 Daerah yang
positif atas jawaban yang
gejala asam urat
diserang tampak
tepat
(gout)
membengkak dan
kemerahan.
2 Nyeri bila disentuh
3 Serangan sering
Respon
terjadi pada malam
Psikomotor
hari.
4 Demam
5 Perubahan bentuk
a. Jelaskan pada keluarga
sendi akibat lanjut apabila asam
urat (gout) tidak diobati
b. Motivasi keluarga untuk
menyebutkan kembali
akibat lanjut dari
Pencegahan asam urat
hipertensi yang tidak
(gout) :
diobati
1 Olah raga teratur
c. Beri reinforcement positif
2 Makanan yang
e Menyebutkan 3
atas jawaban keluarga
mengandung
dari 5 cara
yang tepat
asam urat yang
pencegahan
tinggi, seperti :
penyakit asam urat
jeroan, kacang-
(gout)
kacangan. a. Diskusikan kembali
3 Juga keamanan
dengan keluarga tentang
Respon Verbal
lingkungan
lingkungan keluarga untuk
4 Periksa
merawat keluarga dengan
kesehatan yang
asam urat (gout)
teratur
b. Beri reinforcement positif
atas keputusan keluarga
Akibat lanjut dari
untuk merawat anggota
2Keluarga mampu asam urat (gout) yang
keluarga dengan asam urat
mengambil keputusan tidak di obati :
(gout)
untuk merawat a Hipertensi
anggota keluarga b Penyakit Ginjal
yang menderita asam c DM
urat (gout) d Penurunan keluaran
Dengan cara :
urine
a Menyebutkan 2
e Perubahan bentuk
dari 4 akibat lanjut
Respon Verbal sendi
tidak diobatinya
f Kencing Batu
asam urat (gout)
b Memutuskan
untuk merawat
Ny. N dengan
masalah asam urat
(gout).

3Setelah 1 x 60 menit a. Diskusi dengan keluarga


kunjungan keluarga tentang pecegahan asam
mampu merawat urat (gout)
b. Motivasi keluarga untuk
anggota keluarga
menyebutkan pencegahan
dengan asam urat
asam urat (gout)
(gout) Keluarga
c. Beri reinforcement positif
Dengan cara :
memutuskan untuk
a Menyebutkan 3 atas usaha yang di lakukan
merawat anggota
dari 5 cara keluarga
keluarga dengan asam
perawatan asam urat (gout) a. Mendemonstrasikan pada
urat (gout) di keluarga
b. cara membuat obat
rumah
tradisional
c. Beri kesempatan keluarga
untuk membuat obat
tradisional
Respon Verbal d. Berikan reinforcement
positif pada keluarga atas
Perawatan asam urat usaha keluarga
e. Pastikan keluarga akan
(gout) di rumah :
melakukan tindakan yang
b Membuat obat 1 Kompres es bila
di ajarkan bila di perlukan
tradisional untuk nyeri disertai
asam urat (gout). bengkak
kemerahan.
2 Kompres air
hangat bila nyeri
tanpa disertai
bengkak.
Respon Verbal 3 Istirahat cukup
4 Tidak bekerja
a. Jelaskan lingkungan yang
berat
dapat
5 Makanan tinggi b. mencegah hipertensi
protein, Vitamin c. Motivasi keluarga untuk
C, zat besi. mengulangi penjelasan
yang diberikan
d. Beri reinforcement positif
atas jawaban keluarga
e.

4Setelah 1 x 60 menit
kunjungan, keluarga
mampu memodifikasi
lingkungan yang
dapat mencegah asam Keluarga dapat
a. Observasi lingkungan
urat (gout) mendemonstrasikan
rumah pada kunjungan
Dengan cara :
cara membuat obat
a Menyebutkan 2 dengan terencana
tradisional : b. Diskusikan dengan
dari 3 cara
1 10 lembar daun keluarga hal positif yang
memodifikasi
salam di cuci sudah dilakukan keluarga
lingkungan
c. Berikan reinforcement
bersih
2 Rebus daun positif atas upaya yang
salam dengan 2 dilakukan keluarga
gelas air + 1/2
batang sere
hingga sisa 1
Respon
Psikomotor gelas
3 Airnya diminum
selagi hangat, 1
gelas sampai 2 a. Informasikan mengenai
gelas/ hari. pengobatan dan
pendidikan kesehatan
Cara memodifikasi yang dapat diperoleh
lingkungan untuk keluarga di klinik/balai
mencegah asam urat desa pengobatan PKM
b Melakukan
b. Motivasi keluarga untuk
(gout):
modifikasi
menyebutkan kembali
lingkungan yang
hasil diskusi
tepat bagi Bpk. M c. Beri reinforecement positif
atas hasil yang di capainya

a. Motivasi keluarga untuk


membawa klien apabila
kondisinya tidak dapat
Respon Verbal
ditangani di rumah
b. Temani keluarga ke
klinik/BP bila diperlukan
c. Berikan pujian atas hasil
yang dicapai
5Keluarga mampu
memanfaatkan
pelayanan kesehatan ada kunjungan tidak
Dengan cara :
terencana keluarga
a Menyebutkan
melakukan tindakan
kembali manfaat
modifikasi
kunjungan fasilitas
lingkungan
kesehatan

Respon
Psikomotor
Manfaat kunjungan
ke fasilitas kesehatan:
b Memanfaatkan
Mendapatkan
pelayanan
pelayanan kesehatan
kesehatan dalam
pengobatan asam urat
merawat asam urat
(gout)
(gout).
Mendapat pendidikan
kesehatan tentang
asam urat (gout).

Respon Verbal
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
Diagnosa
Keperawata Implementasi Evaluasi
n
1 Senin,2 November 2015 pukul 14.00
15.00 S:
a. Mengucapkan salam
a. Keluarga menjawab salam
b. Memvalidasi keadaan keluarga
b. Bpk. M menyatakan
terkadang tengkuknya sakit
c. Mengingatkan kontrak dan
c. Bpk. M menyetujui
menjelaskan tujuan
pertemuan saat ini selama
60 menit tetang hipertensi

TUK 1
1. Mendiskusikan bersama keluarga
Hipertensi (darah tinggi) adalah
pengertian hipertensi
jika sistole (atasnya) >140 dan
diastole (bawahnya) 90

2. Menanyakan kembali pada keluarga


Bpk. M menyebutkan hipertensi
tentang pengertian hipertensi
(darah tinggi) adalah jika di
tensi tekanan darahnya
3. Mendiskusikan dengan keluarga >140/90
tentang penyebab hipertensi
Bpk. M menyebutkan penyebab
hipertensi (darah tinggi) karena
mengkonsumsi asin, minum
4. Mendiskusikan dengan keluarga kopi dan stress
tentang tanda-tanda terjadinya
hipertensi Bpk. M menyebutkan kembali
tanda hipertensi (darah tinggi)
5. Memberikan reinforcement positif
yaitu pusing, tengkuk terasa
atas usaha yang dilakukan oleh
berat
keluarga
O:
Bpk. M dan keluarganya aktif
saat mendengarkan pendidikan
kesehatan tentang hipertensi
(darah tinggi)

A:
Bpk. M dan keluarganya kurang
mampu menyebutkan
pengertian, tanda dan gejala,
penyebab

P:
Perdalam lagi TUK 1
1 Rabu, 4 November 2015 pukul 15.30
16.30 S:
a. Mengucapkan salam
a. Keluarga menjawab salam
b. Memvalidasi keadaan keluarga
b. Bpk. M menyatakan
terkadang tengkuknya sakit
c. Mengingatkan kontrak dan
c. Bpk. M menyetujui
menjelaskan tujuan
pertemuan saat ini selama
TUK 2 60 menit tetang hipertensi
1. Mendorong keluarga untuk
menyebutkan pencegahan Bpk. M menyebutkan cara
hipertensi mencegah hipertensi yaitu
mengurangi konsumsi garam,
2. Menjelaskan pada keluarga akibat
tidak merokok, istirahat yang
lanjut apabila hipertensi tidak
cukup
ditangani dengan segera
Bpk. M mengatakan akibat jika
tidak ditangani dengan segera
3. Mendiskusikan kembali dengan
keluarga tentang keinginan keluarga yaitu dapat mengakibatkan
untuk merawat anggota keluarga stroke hingga kematian
dengan hipertensi
Keluarga Bpk. M mengatakan
siap untuk merawat Bpk. M

O:
Bpk. M dan keluarga masih
ingat terhadap pendidikan
kesehatan yang dilakukan

A:
Bpk. M dan keluarganya kurang
mampu menyebutkan
pencegahan dan akibat tindak
lanjut

P:
Lanjutkan TUK 3 demonstrasi
1 Sabtu, 7 November 2015 pukul 14.00-
15.00 S:
a. Mengucapkan salam
a. Keluarga menjawab salam
b. Memvalidasi keadaan keluarga
b. Bpk. M menyatakan
terkadang tengkuknya sakit
c. Mengingatkan kontrak dan
c. Bpk. M menyetujui
menjelaskan tujuan
pertemuan saat ini selama
60 menit tetang hipertensi

TUK 3 Demonstarsi
1. Mendiskusikan kembali dengan
Keluarga menyatakan siap
keluarga tentang keinginan keluarga
untuk merawat Bpk. M
untuk merawat anggota keluarga
dengan hipertensi
2. Mendiskusikan dengan keluarga
tentang perawatan hipertensi
Bpk. M mampu melakukan
perawatan hipertensi walaupun
di bantu

O:
Keluarga tampak antusias dan
aktif

A:
Bpk. M mampu melakukan jika
dibantu

P:
Lanjutkan TUK selanjutnya