Anda di halaman 1dari 23

Mata Pelajaran : Fisika

Kelas / Semester : X/1


Materi Pokok : Besaran dan Satuan
Alokasi Waktu : 2 x 4 JP
Tahun Pelajaran : 2017/2018

A. Kompetensi Inti (KI)


KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


1.1 Menambah keimanan dengan menyadari hubungan keteraturan dan
kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang
menciptakannya.
1.2 Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan bumi dan seisinya yang
memungkinkan makhluk hidup untuk tumbuh dan berkembang.
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur;
teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif;
inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi, dan
melakukan percobaan.
2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai
wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil
percobaan.
3.1 Memahami besaran pokok dan turunannya.
Indikator:
Membandingkan besaran pokok dan besaran turunan serta dapat
memberikan contohnya dalam kehidupan sehari-hari.
Menerapkan satuan besaran pokok dalam Sistem Internasional.
4.1 Mengukur besaran dan konversinya.
Indikator:
Mampu menyiapkan instrumen secara tepat serta melakukan
pengukuran dengan benar berkaitan dengan besaran pokok panjang,
massa, waktu.
Membaca nilai yang ditunjukkan alat ukur secara tepat, serta
menuliskan hasil pengukuran dengan benar.

Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat :

Menganalisis besaran dan satuan serta mendeskripsikan pengukuran dalam


fisika.
Membedakan antara besaran pokok dan besaran turunan.
Menerapkan konsep besaran dan satuan dalam perhitungan fisika.
Melakukan pengukuran secara langsung terhadap besaran panjang, massa,
dan waktu.
Mengolah data yang telah dikumpulkan dari suatu pengukuran.
Materi Ajar
Terlampir

Metode Pembelajaran
Eksperimen
Pengamatan
Ceramah
Diskusi
Tanya jawab
Penugasan
Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)
Pendekatan Pembelajaran : Pendekatan Saintifik

Media, Alat, dan Sumber Belajar


Media
o LKS
o Power point
Alat/Bahan
o LCD
o Laptop
o Mistar
o Jangka sorong
o Mikrometer sekrup
o Neraca
o Jam/arloji/stopwatch

Sumber belajaran
o Suparmo dan Tri widodo.2009.Panduan Pembelajaran Fisika untuk
SMA/MA kelas X.Jakarta: Pusat Pembukuan Departemen Pendidikan
Nasional.
o Sumarsono, Joko.2009.Fisika untuk SMA/MA kelas X. Jakarta: Pusat
Pembukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Kegiatan Pembelajaran :
Pertemuan Pertama
A. Pendahuluan
Salam dan doa
Mengondisikan kelas dan pembiasaan
Apersepsi dan motivasi
Apakah panjang dan kepintaran termasuk besaran fisika?
Siswa diajak berdiskusi tentang definisi pengukuran
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

B. Kegiatan Inti
Mengamati
Siswa mengamati besaran fisika dalam kehidupan sehari- hari
Siswa diminta untuk mengukur panjang meja dengan menggunakan
jengkal setiap siswa
Siswa mengamati hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengukuran
(notasi ilmiah, ketepatan, dan ketelitian)

Menanya
Siswa menanyakan pengertian besaran fisika
Siswa menanyakan perbedaan besaran pokok dan besaran turunan
Siswa menanyakan satuan standar internasianal untuk setiap besaran
Siswa menanyakan tentang prinsip-prinsip pengukuran (ketepatan dan
ketelitian) dalam proses penyelidikan ilmiah
Siswa menanyakan aspek ketelitian, ketepatan, dan keselamatan kerja,
serta alat yang digunakan dalam mengukur

Mengumpulkan Data (Eksperimen/Eksplorasi)


Guru membimbing siswa dalam pembentukan kelompok
Siswa mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai pengertian besaran,
perbedaan besaran pokok dan besaran turunan serta defenisi pengukuran.
Siswa mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai satuan standar
beserta karakteristiknya dan prinsip-prinsip pengukuran (ketepatan,
ketelitian, dan aturan angka penting) dalam proses penyelidikan ilmiah.

Mengasosiasikan
Siswa menganalisis besaran pokok dan besaran turunan beserta satuannya
dan defenisi pengukuran.
Siswa menganalisis mengenai pentingnya penggunaan satuan Sistem
Internasional (SI) dan mendiskusikan prinsip-prinsip pengukuran
(ketepatan, ketelitian, dan aturan angka penting) dalam proses
penyelidikan ilmiah.

Mengomunikasikan
Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok tentang pengertian
besaran dan definisi pengukuran, perbedaan besaran pokok dan besaran
turunan beserta satuan dalam Sistem Internasional serta prinsip-prinsip
pengukuran (ketepatan, ketelitian, dan aturan angka penting) dalam proses
penyelidikan ilmiah.

C. Kegiatan Penutup
Bersama siswa menyimpulkan pengertian besaran fisika dan defenisi
pengukuran, besaran pokok dan besaran turunan beserta satuan dalam
Sistem Internasional definisi pengukuran serta prinsip-prinsip pengukuran
(ketepatan, ketelitian, dan aturan angka penting) dalam proses
penyelidikan ilmiah.
Salam penutup
Pertemuan Ketiga
A. Pendahuluan
Salam dan Doa
Mengondisikan kelas dan pembiasaan
Apersepsi dan motivasi
Siswa diajak berdiskusi tentang dapatkah mengukur diameter kelereng
dengan menggunakan mistar.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

B. Kegiatan inti
Mengamati
Siswa mengamati beberapa alat ukur panjang, massa dan waktu yang
ada di sekitar(mistar, jangka sorong, mikrometer, neraca lengan, dan
stopwatch) dan menemukan cara bagaimana alat tersebut
bekerja/digunakan
Menanya
Siswa menanyakan alat ukur yang tepat untuk pengukuran panjang,
massa dan waktu
Siswa menanyakan cara menggunakan alat ukur panjang, massa dan
waktu
Mengumpulkan Data (Eksperimen/Eksplorasi)
Mendiskusikan cara menggunakan alat ukur, cara mebaca skala, dan cara
menuliskan hasil pengukuran
Mengukur diameter kelereng dengan menggunakan jangka sorong
Mengukur ketebalan kertas dengan menggunakan mikrometer sekrup
Mangukur massa benda dengan menggunakan neraca lengan
Mengukur waktu dengan menggunakan stopwatch
Menerapkan aspek ketelitian, ketepatan, dan keselamatan kerja dalam
mengukur

Mengasosiasi
Siswa mengolah data hasil pengukuran berulang (diberikan oleh guru)
dalam bentuk penyajian data, membuat grafik, menginterpretasi data dan
grafik, dan menghitung kesalahan, serta menyimpulkan hasil interpretasi
data.
Mengomunikasikan
Siswa membuat laporan tertulis dan mempresentasikan hasil pengukuran

C. Kegiatan Penutup
Bersama siswa menyimpulkan penggunaan dan hasil pengukuran
dengan menggunakan jangka sorong, mikrometer sekrup, neraca dan
stopwatch.
Ulangan harian I tentang KD 3.1 dan 4.1
Salam penutup

Penilaian
1. Jenis / Teknik Penilaian
Observasi sikap
Performance/praktikum
Portofolio (laporan hasil percobaaan)
Tes tertulis (essay)

2. Instrumen penilaian
Instrumen penilaian sikap
Instrumen penilaian laporan eksperimen menggunakan rubrik penilaian
Instrumen tes tertulis uraian
Contoh Instrumen (Terlampir)
Sumbawa, 4 maret 2017
Menyetujui,
Kasi Pendidikan dan Pengajaran Guru Mata Pelajaran Fisika

Mengetahui,
Kepala Sekolah
Lampiran 1-a:
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP
DISIPLIN

Mata Pelajaran :
Kelas/Semester :

Skor Rubrik
4 Selalu bertindak dan berpakaian sesuai dengan aturan/hukum yang berlaku
3 Sering bertindak dan berpakian sesuai dengan aturan/hukum yang berlaku
Kadang-kadang bertindak dan berpakian sesuai dengan aturan/hukum yang
2
berlaku
1 Sesekali bertindak dan berpakian sesuai dengan aturan/hukum yang berlaku

No Nama Peserta Didik 4 3 2 1


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
Lampiran 1-b :
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP
GOTONG ROYONG

Mata Pelajaran :
Kelas/Semester :

No Indikator Penilaian
Skor 1 jika 1 atau tidak ada indikator
Terlibat aktif dalam bekerja bakti membersihkan kelas
1 yang konsisten ditunjukkan peserta
atau sekolah
didik
Skor 2 jika 2 indikator kosisten
2 Tidak mendahulukan kepentingan pribadi
ditunjukkan peserta didik
Skor 3 jika 3 indikator kosisten
3 Aktif dalam kerja kelompok
ditunjukkan peserta didik
Skor 4 jika 4 indikator konsisten
4 Memusatkan perhatian pada tujuan kelompok
ditunjukkan peserta didik

No Nama Peserta Didik 4 3 2 1


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
Lampiran 1-c :
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP KERJA
SAMA

Mata Pelajaran :
Kelas/Semester :

N
Indikator Penilaian
o
Skor 1 jika 1 atau tidak ada indikator
1 Terlibat aktif dalam bekerja kelompok yang konsisten ditunjukkan peserta
didik
Skor 2 jika 2 indikator kosisten
2 Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan
ditunjukkan peserta didik
Skor 3 jika 3 indikator kosisten
3 Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan
ditunjukkan peserta didik
Skor 4 jika 4 indikator konsisten
4 Menghargai hasil kerja anggota kelompok/team work
ditunjukkan peserta didik

N
Nama Peserta Didik 4 3 2 1
o
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32

Lampiran 2

CONTOH INSTRUMEN PERFORMANCE/PRAKTIKUM

N ASPEK YANG PENILAIAN


O DINILAI
1 2 3
1 MERANGKAI ALAT
2 PENGAMATAN
3 DATA YANG
DIPEROLEH
4 KESIMPULAN

Rubrik:
N ASPEK YANG PENILAIAN
O DINILAI
1 2 3
1 MERANGKAI Rangkaian Rangkaian Rangkaian
ALAT alat tidak alat benar, alat, benar
benar tapi tidak dan
rapi atau memperhati
tidak kan
memperhati keselamatan
kan kerja
keselamatan
kerja
2 PENGAMATAN Pengamatan Pengamatan Pengamatan
tidak cermat cermat
cermat tetapi tidak mendukung
mendukung interpretasi
interpretasi
3 DATA YANG Data tidak Data lengkap, Data lengkap,
DIPEROLEH lengkap tetapi tidak terorganisir,
terorganisir dan ditulis
atau ada dengan
yang salah benar
tulis
5 KESIMPULAN Tidak benar Sebagian Semua benar
atau tidak kesimpulan atau sesuai
sesuai ada yang tujuan
tujuan salah atau
tidak sesuai
tujuan
Lampiran 3 :
CONTOH INSTRUMEN PENILAIAN LAPORAN EKSPERIMEN

Sekolah :

Mata Pelajaran : FISIKA

Judul Eksperimen :

Kelompok :

Kelas/Semester :

Tanggal :
Skor Skor yang diperoleh
No. Aspek yang dinilai
Maksimal Siswa
1. Sistematika laporan 4
2. Kelengkapan laporan 4
3. Kejelasan dan keruntutan
4
penulisan
4. Kebenaran konsep ide yang
4
dipaparkan
5. Ketepatan pemilihan kosakata 4
6. Kemampuan siswa
4
menjelaskan isi laporan
7. Usaha siswa dalam menyusun
4
laporan
8. Presentasi laporan percobaan 4

FORMAT PENILAIAN
Nilai :
jumla h skor
32 x4
Lampiran 4 :
INSTRUMEN PENILAIAN KOGNITIF
Soal
1. Jelaskan pengertian:
a. Besaran (skor 2)
b. Besaran pokok (skor 2)
c. Besaran turunan (skor 2)
2. Tuliskan 7 besaran pokok beserta satuan internasional ! (skor 14)
3. Tuliskan 5 besaran turunan beserta satuan internasional! (skor 10)
Penskoran :
jumla h skor
x 100
Nilai = 30

Kunci Jawaban dan Pedoman penskoran :


1. a. Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka
serta memiliki satuan (skor 2)
b. Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih
dahulu.(skor 2)
c. Besaran turunan adalah besaran yang telah diturunkan dari beberapa
besaran pokok. (skor 2)
2. (Untuk setiap besaran dan satuan yang benar masing-masing memiliki skor 1,
jadi total skor jika benar semua adalah 14)
No Besaran Pokok Satuan (SI)
1 Panjang Meter
2 Massa Kilogram
3 Waktu Detik
4 Suhu Kelvin
5 Kuat arus listrik Ampere
6 Intensitas cahaya Candela
7 Jumlah molekul zat Mol

3. (Untuk setiap besaran dan satuan yang benar masing-masing memiliki skor
1, jadi jika menuliskan 5 besaran turunan beserta satuan SI dengan benar
maka mendapat skor 10).
No Besaran Turunan Satuan (SI)
1 Luas m2
2 Volume m3
3 Kecepatan m/s
4 Gaya Newton
5 Energi Joule
6 Percepatan m/s2
7 Massa Jenis kg/m3
8 Tekanan N/m2

Materi Ajar
1. Materi Fakta
Gambar/ video pengukuran besaran fisika
2. Materi Konsep
Besaran fisika
Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka
serta memiliki satuan
Sedangkan, berdasarkan jenis satuannya, besaran dikelompokkan menjadi dua,
yaitu:
a. Besaran Pokok
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan lebih dahulu
dan tidak tersusun atas besaran lain. Besaran pokok terdiri atas tujuh besaran.
Tujuh besaran pokok dan satuannya berdasarkan sistem satuan internasional
(SI) sebagaimana yang tertera pada tabel berikut:

Tabel Besaran Pokok dan Satuannya


Besaran Pokok Satuan SI
Massa kilogram (kg)
Panjang meter (m)
Waktu sekon (s)
Kuat Arus ampere (A)
Suhu kelvin (K)
Intensitas Cahaya candela (Cd)
Jumlah Zat mole (mol)

Sistem satuan internasional (SI) artinya sistem satuan yang paling banyak
digunakan di seluruh dunia, yang berlaku secara internasional.

b. Besaran Turunan
Besaran turunan merupakan kombinasi dari satuan-satuan besaran pokok.
Contoh besaran turunan adalah luas suatu daerah persegi panjang. Luas sama
dengan panjang dikali lebar, dimana panjang dan lebar keduanya merupakan
satuan panjang. Perhatikan tabel besaran turunan, satuan dan dimensi di bawah
ini.
Tabel Besaran Turunan dan Satuannya
Besaran Turunan Satuan SI
Gaya (F) kg.m.s-2
Massa Jenis (p) kg.m-3
Usaha (W) kg.m2.s-2
Tekanan (P) kg.m-1.s-2
Percepatan m.s-2
Luas (A) m2
Kecepatan (v) m.s-1
Volume (V) m3
Satuan
Satuan adalah ukuran dari suatu besaran yang digunakan untuk mengukur.

Jenis-jenis satuan yaitu:


a. Satuan Baku
Satuan baku adalah satuan yang telah diakui dan disepakati pemakaiannya
secara internasional tau disebut dengan satuan internasional (SI).
Contoh: meter, kilogram, dan detik.

Sistem satuan internasional dibagi menjadi dua, yaitu:


1. Sistem MKS (Meter Kilogram Sekon)
2. Sistem CGS (Centimeter Gram Second)

Tabel Satuan Baku


Besaran Pokok Satuan MKS Satuan CGS
Massa kilogram (kg) gram (g)
Panjang meter (m) centimeter (cm)
Waktu sekon (s) sekon (s)
Kuat Arus ampere (A) statampere (statA)
Suhu kelvin (K) kelvin (K)
Intensitas Cahaya candela (Cd) candela (Cd)
Jumlah Zat kilomole (mol) Mol
b. Satuan Tidak Baku
Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak diakui secara internasional dan
hanya digunkan pada .
Contoh: depa, hasta, kaki, lengan, tumbak, bata dan langkah.

Alat Ukur
Alat Ukur adalah sesuatu yang digunakan untuk mengukur suatu besaran.
Berbagai macam alat ukur memiliki tingkat ketelitian tertentu. Hal ini
bergantung pada skala terkecil alat ukur tersebut. Semakin kecil skala yang
tertera pada alat ukur maka semakin tinggi ketelitian alat ukur tersebut.
Beberapa contoh alat ukur sesuai dengan besarannya, yaitu:

a. Alat Ukur Panjang


1. Mistar (Penggaris)
Mistar adalah ala ukur panjang dengan ketelitian sampai 0,1 cm atau 1 mm.
Pada pembacaan skala, kedudukan mata pengamat harus tegak lurus dengan
skala mistar yang di baca.
2. Jangka Sorong
Jangka sorong dipakai untuk mengukur suatu benda dengan panjang yang
kurang dari 1mm. Skala terkecil atau tingkat ketelitian pengukurannya sampai
dengan 0,01 cm atau 0,1 mm. Umumnya, jangka sorong digunakan untuk
mengukur panjang suatu benda, diameter bola, ebal uang logam, dan diameter
bagian dalam tabung.
Jangka sorong memiliki dua skala pembacaan, yaitu:
a). Skala Utama/tetap, yang terdapat pada rahang tetap jangka sorong.
b). Skala Nonius, yaitu skala yang terdapat pada rahang sorong yang dapa
bergeser/digerakan.

3. Mikrometer Sekrup
Mikrometer sekrup merupakan alat ukur panjang dengan ingkat ketelitian
terkecil yaiu 0,01 mm atau 0,001 cm. Skala terkecil (skala nonius) pada
mikrometer sekrup terdapat pada rahang geser, sedangkan skala utama
terdapat pada rahang tetap. Mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur
diameter benda bundar dan plat yang sangat tipis.
b. Alat Ukur Massa
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur massa suatu benda adalah neraca.
Berdasarkan cara kerjanya dan keelitiannya neraca dibedakan menjadi tiga,
yaitu:
1. Neraca digital, yaitu neraca yang bekerja dengan sistem elektronik. Tingkat
ketelitiannya hingga 0,001g.

2. Neraca O'Hauss, yaitu neraca dengan tingkat ketelitian hingga 0.01 g.

3. Neraca sama lengan, yaitu neraca dengan tingkat ketelitian mencapai 1 mg


atau 0,001g
c. Alat Ukur Waktu
Satuan internasional untuk waktu adalah detik atau sekon. Satu sekon standar
adalah waktu yang dibuuhkan oleh atom Cesium-133 untuk bergetar sebanyak
9.192.631.770 kali.
Alat yang digunakan untuk mengukur waktu, antara lain jam matahari, jam
dinding, arloji (dengan ketelitian 1 sekon), dan stopwatch (ketelitian 0,1
sekon).

3. Materi Prosedur
Langkah langkah melakukan percobaan pengukuran panjang dengan
menggunakan jangka sorong dan mikrometer sekrup, pengukuran massa
dengan menggunakan neraca ohauss dan pengukuran waktu dengan
menggunakan stopwatch.