Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM Nilai praktikum

GKP 0301 SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS 1


(DASAR)
Laboratorium Sistem Informasi Geografis
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada

ACARA 3C: VECTORIZATION TRACE AND RASTER TRACING

KELOMPOK HARI: RABU PUKUL: 07.00 09.00


SITI FAUZIAH HILMI 15/377530/GE/07971

ASISTEN:
1. LINDA CLAUDIA
2. RIFKI FAUZI
3. DISYACITTA AWANDA
4. AYUNI NUR FITRIANI

A. JAWABLAH PERTANYAAN BERIKUT DENGAN SINGKAT DAN JELAS


SESUAI YANG ANDA PEROLEH DARI KEGIATAN PRAKTIKUM!
1. Jelaskan perbedaan dari metode Vectorization trace dan raster trace! [5]
Pada kedua metode digitasi ini ampir sama, yaitu melakukan digitasi secara semi
otomatis dengan membedakan antara dua warna yang berbeda. Perbedaan
antar kedua metode ini yaitu vectorization trace melakukan digitasi mirip dengan
manual tetapi lebih mudah karena pointer akan melakukan tracing ke kelas
warna yang terdekat yang telah ditentukan. Sedangkan untuk raster tracing akan
secara otomatis mendigitasi terhadap kelas warna yang ditentukan. Hanya saja
untuk memperoleh hasil yang akurat, sebaiknya hasil dari proses ini diseleksi
lebih lanjut karena sangat dimungkinkan terjadi kesalahan dalam digitasi.

2. Jelaskan kelebihan dan kekurangan metode Vectorization trace dan raster


trace! [5]
Kelebihan dari metode vectorization trace yaitu data yang akan didigitasi dapat
dipilih atau ditentukan sendiri dan dalam metode ini hanya dengan mengklik 2
atau 3 titik di dalamnya dapat langsung terdigitasi dengan sendirinya.
Sedangkan kelemahan dari metode ini yaitu seringkali dijumpai kesulitan dalam
melakukan digitasi dengan metode ini, krtika bertemu angka yang terdapat di
daerah yang akan di digitasi dan ruang atau tempat yang sempit, sehingga haus
melakukan digitasi secara manual. Kelebihan dari metode raster trace yaitu data
dapat terdigitasi dengan langsung hanya dengan mengunakan satu langkah
kerja, sedangkan kelemahannya yaitu harus dilakukan seleksi atau meghapus
data data atau informasi yang tidak diperlukan. Proses penghapusan data juga
memerlukan waktu yang lama.

3. Jenis data apa yang dapat digunakan dalam metode tersebut? [5]
Laporan Praktikum GKP 0301 Sistem Informasi Geografis 1 (Dasar) ver 1 2016
I-1
Data yang digunakan adalah data raster karena data raster memiliki struktur
data yang sederhana dan mudah dimanipulasi

B. HASIL PRAKTIKUM
1. Jelaskan kelemahan dan kelebihan input data vektor secara digitasi on
screen dengan menggunakan tool vectorisaton trace dan raster trace !
[10]
Kelebihan input data vector secara on screen digitation yaitu penafsir dapat
memperhitungkan konteks spasial wilayah pada saat penafsiran dengan
melibatkan lebih dari satu elemen yang tidak mungkin dapat dilakukan dengan
metode klasifikasi digital secara langsung. Kelebihan yang kedua yaitu metode
ini sangat cocok untuk daerah yang berada pada ekuator yang tertutup awan.
Sedangkan kekurangan dari metode ini yaitu adanya kalibrasi terhadap luas
visualisasi monitor yang mana akan mempengaruhi hasil dari digitasi.
Sedangkan digitasi menggunakan tool vectorisaton trace dan raster trace
memiliki kelebihan dimana digitasi yang dilakukan merupakan digitasi
semiotomatis yang dapat melakukan digitasi dengan benar tanpa melakukan
digitasi manual, serta membutuhkan waktu yang tidak lama dalam proses
digitasi. Sedankan kekuarang dari metode ini yatu perlu adanya seleksi dalam
proses digitasi yang disebabkan oleh kesalahan yang terjadi pada proses digitasi
dilakukan. Proses penyeleksian ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

2. Mengapa data raster dalam vektorization harus diklasifikasikan menjadi 2


kelas yang berbeda? [10]
Karena data raster adalah data yang menampilkan sisi ruang bumi dalam
bentuk pixel yang berbentuk grid/petak dan dihasilkan dari penginderaan
jauh. Kelemahan dari data raster yaitu memerlukan ruang penyimpanan
yang lebih besar, transformasi koordinat dan proyeksi sulit dilakukan,
serta lebih sulit untuk merepresentasikan dengan hubungan topological.
Sedangkan kelebihan dari data raster yaitu struktur data yang
sederhana, mudah dimanipulasi dengan fungsi matematis sederhana,
dan teknologi yang digunakan cukup murah. Pixel data raster berwarna
hitam dan putih yang menunjukan tingkatan data. Sehingga dalam
metode vektorization trace daa raster dibedakan menjadi 2 warna

3. Apa pengaruh dari pemilihan intersection solution yang berbeda pada


saat vektorization? [10]
Intersection merupakan metode yang dapat digunakan untuk overlay, dimana
metode tumpang susun antar dua data grafis. Apabila batas luar dua data grafis
tersebut tidak sama, maka yang akan dilakukan pemrosesan hanya daerah yang
bertampalan. Dalam vektorizataion, pemilihan intersection dibuat berbeda untuk
menghindari adanya pemrosesan yang lebih daerah yang tidak bertampalan
sehingga membuat data yang dihasilkan kurang akurat.

4. Mengapa setiap vektorization style haruslah disesuaikan dengan objek


yang akan dilakukan vektorization? [10]
Karena setiap objek memiliki bentuk yang berbeda beda sehingga
memungkinkan adanya hasil dari bentuk digitasi yang berbeda. Vektorization
style membanu dalam proses digitasi dimana bentuk atau gaya dari digitasi
Laporan Praktikum GKP 0301 Sistem Informasi Geografis 1 (Dasar) ver 1 2016
I-2
vector yang akan dilakukan disesuaikan dengan objek yang di digitasi

5. Gambarkan diagram alir proses vectorisation trace dan raster trace! [15]
a. Vectorization trace

Menyiapkan peta raster Menampilkan add data Add data feature class
yang telah di georeferency feature class administrasi dari peta
dan geodatabe, serta Peta_Teksturtanah dan raster
aplikasi ArcGIS add data
teksturtanah.bmp yang
sudah digeoreferencing

Melakukan klasifikasi warna Mengaktifkan toolbar

Aktifkan toolbar editor, lalu data raster, klik kanan peta ArcScan dengan klik kanan

klik start editing, lalu raster lalu pilih properties pada toolbar dan centang

aktifkan create future lalu symbology, lalu () pada Arscan


classified, OK

Aktifkan extention dengan Melakukan digitasi Hasil vectorization trace


klik tool costumize, pilih vektorisasi dengan pada peta tekstur tanah
extention dan beri centang menggunakan toolbar dan kerapatan vegetasi
semua pilihan vektorization, kalau tidak
bisa maka gunakan cut
polygon

Laporan Praktikum GKP 0301 Sistem Informasi Geografis 1 (Dasar) ver 1 2016
I-3
b. Raster tracing

Menyiapkan peta raster Buat feature class line Klik start editing, kemudian
yang telah di georeferency untuk digitasi kerapatan aktifkan toolbar ArcScan
dan geodatabe, serta vegetasi, kemudian add dan symbology raster
aplikasi ArcGIS data raster

Hapus garis yang tidak Kemudian akan muncul Dari toolbar arcscan, klik
perlu dengan select dialog generate features, vectorization dan pilih
feature. Klik save edit dan dan pilih layer kerapatan generate
stop edit vegetasi lalu OK

Peta raster kerapatan


vegetasi hasil digitasi
raster tracing

Keterangan:

: input
: Proses
: Output

6. Screenshoot hasil vectorization dan kirimkan filenya melalui email


masing-masing! [15]

Laporan Praktikum GKP 0301 Sistem Informasi Geografis 1 (Dasar) ver 1 2016
I-4
Hasil vektorisasi peta tektur tanah

Hasil digitasi vectorization trace peta kerapatan vegetasi

Peta persebaran penyakit leptospirosis

7. Jelaskan perbedaan hasil input data vektor secara digitasi on screen dan
dengan menggunakan tool vectorisation trace dan raster trace ! [10]
Perbedaan hasil input data vector secara digitasi on screen dan menggunakan
tool vectorization trace yaitu terletak dari tingkat akurasi hasil input data yang
dihasilkan. Ketelitian dari digitasi on screen diperoleh dari skala peta analog dan
ketelitian dalam melakukan digitasi. Sedangkan menggunakan tool vectorization
trace dan raster trace, tingkat ketelitian data yang dihasilkan diperoleh dari

Laporan Praktikum GKP 0301 Sistem Informasi Geografis 1 (Dasar) ver 1 2016
I-5
RMSE georeferency peta raster yang dilakukan sebelumnya. Semakin kecil nilai
RMSE peta, maka data yang dihasilkan semakin akurat. Begitu juga sebaliknya,
semakin besar nilai RMSE peta raster yang dihasilkan, maka data yang dihasilkan
memiliki tingkat akurasi yang buruk.

8. Berikan kesimpulan dari apa yang telah dibuat mengenai Vectorization


trace dan raster trace! [5]
Metode vectorization trace dan raster trace merupakan metode digitasi
semiotomatis yang memiliki kelebihan dan kekurangan dari masing masing
metode. Kedua metode ini memudahkan pengguna dalam proses digitasi karena
tidak memerlukan waktu yang lama dalam prosesnya. Tetapi hasil dari metode
ini harus di seleksi terlebih dulu karena memungkinkan adanya kesalahan yang
terjadi dalam proses digitasinya. Proses dari seleksi data ini memakan waktu
yang cukup lama

Laporan Praktikum GKP 0301 Sistem Informasi Geografis 1 (Dasar) ver 1 2016
I-6