Anda di halaman 1dari 2

Keterkaitan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional ( RPJMN) dengan

Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Depok dalam Sistem Pendidkan Tahun 2012-2032

Oleh Hana Zahira Syarif, 1306363872

Pada dasarnya tujuan pembangunan nasional negara Republik Indonesia telah tercantum
di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia
dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan
kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,
perdamaian abadi dan keadilan sosial. Sebagai upaya mewujudkan tujuan negara tersebut maka
diperluan adanya proses bertahap yang terencana, terpadu, dan berkesinambungan. Adapun
landasannya terdapat pada Undang-Undang No 24 Tahun 2005 Tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional (SPPN), yang mengamanatkan adanya tahap Perencanaan Pembangunan
Jangka Panjang (RPJPN) untuk kurun waktu 20 tahun, jangka menengah lima tahunan (RPJMN),
dan perencanaan tahunan dalam bentuk Rencana Kerja Pemerintah (RKP) sebagai dasar
penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Disamping adanya sistem perencanaan pembangunan nasional berupa RPJMN, terdapat


pula Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) merupakan
hasil perencanaan yang berwujud secara struktural. Hal ini tertera didalam Peraturan Pemeritah
Tahun 1997 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional. Selain itu, kebijakan pembangunan
juga tercantum dalam UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang yang mengamanahkan
setiap RTR, baik nasional, provinsi, mapun kabupaten dalam penyusunannya harus
memperhatikan rencana pembangunan jangka panjang dan jangka menengah nasional, provinsi,
dan kabupaten. Salah satu tujuan nasional pemanfaatan tata ruang ialah mencapai pemanfaatan
sumber daya alam secara berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kesejahteraan masyarakat merupakan bagian dari agenda pembangunan nasional, yang mana
meliputi kependudukan dan keluarga berencana, kesehatan dan gizi masyarakat, pendidikan, dan
kebudayaan.

Dalam RPJMN tertera bahwa pembanguan pendidikan berperan sangat penting dan
strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sehingga membangun pendidikan yang
berkualitas merupakan hal yang sangat penting guna melahirkan SDM bermutu yang menguasai
ilmu pengetahuan dan teknologi, terampil, dan beradaya saing. Adapun sasaran yang ingin
dicapai dalam prioritas pembangunan bidang pendidikan salah satunya ialah meningkatnya
angka partisipasi pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Rancangan tersebut dikuatkan dengan
adannya arah dan kebijakan dan startegi pembangunan nasional. Sedangkan dalam RTRW
disampaikan bahwa tujuan penataan ruang wilayah kota Depok mewujudkan kota pendidikan,
perdagangan dan jasa yang nyaman, religious dan berkelanjutan. Disamping itu menjelaskan
pula mengenai penyelenggaraan penataan ruang yang mendukung kesejahteraan pendidikan
berupa kegiatan yang meliputi pengaturan, pembinaan, pelaksanaa, dan pengawasan penataan
ruang.

Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa keterkaitan antara RPJMN dan RTRW ialah
adanya integrasi yang bertujuan pada pembangunan negara secara optimal sebagaimana yang
tertera didalam Undang-Undang No 26 Tahun 2007. Adapun dalam penyusunannya dan
pelaksanaan RTRW harus berjalan dua arah dan mempertimbangakan RPJMN .

Daftar Pustaka

Pemerintah Kota Depok. 2015. Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Depo Tahun 2012-2032. Jawa
Barat

Kementrian Perencanaa Pembangunan Nasional. 2014. Rencana Pembangunan Jangka


Menengah Nasional 2015-2019. Jakarta