Anda di halaman 1dari 12

MTT 223 SISTEM & METODA

PENAMBANGAN
PERBANDINGAN METODE TAMBANG
Kuliah Ke 6 Sistem & Metoda Penambangan (MTT 223 )
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

TERBUKA
Dr.Ir. Masagus A. Azizi, MT.

Prodi Teknik Pertambangan


Fakultas Teknologi Kebumian & Energi
Universitas Trisakti
Perbandingan Metode
Tambang Terbuka
Kuliah Ke 6 Sistem & Metoda Penambangan (MTT 223 )

Rekapitulasi metode
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

Urutan pengembangan
Siklus Operasi
Geologi & Kondisi alami
Keuntungan & Kerugian
Ringkasan
Faktor-faktor Penentu Pemilihan
Metode
Kuliah Ke 6 Sistem & Metoda Penambangan (MTT 223 )

Karakteristik spasial endapan


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

Kondisi geologi & hidrologi


Karakteristik geoteknik
Ekonomi
Faktor teknologi
Lingkungan
Penggunaan Metode Tambang
Terbuka
Kuliah Ke 6 Sistem & Metoda Penambangan (MTT 223 )

% Penggunaan
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

Klasifikasi Sub Klasifikasi Metode


USA Indonesia

Open Pit 60 ?

Kuari <1 ?
Mekanis
Open Cast 30 ?

Auger/highwall <2 ?

Hydraulicking <1 ?
Placer
Ektraksi Media Dredging <2 ?
Cairan Borehole mining <2 ?
Pelarutan/
Pengenceran Pelindihan <5 ?
Siklus Operasi Pada Tamka
Kuliah Ke 6 Sistem & Metoda Penambangan (MTT 223 )

Variasi siklus operasi Tamka ditentukan oleh:


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

Material yang ditangani (terkonsolidasi vs tak


terkonsolidasi, OB vs bijih, kering vs basah)
Metode penambangan
Operasi produksi dan pendukung pada tamka sebagian
besar dilakukan secara mekanis
Metode open pit dan opencast biasanya menggunakan
suatu siklus standar
(pemboran+peledakan+pemuatan+pengangkutan)
Metode tamka lainnya merupakan modifikasi penggunaan
metode yang lebih khusus dan memiliki operasi yg agak
unik.
Satuan Operasi Pada Siklus Produksi
Tambang Terbuka
Kuliah Ke 6 Sistem & Metoda Penambangan (MTT 223 )

Siklus/Satua Operasi Kondisi Peralatan


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

A. Siklus Standar
1. Pemecahan/Pemberaian Batuan
a. Pemboran Batuan Lemah Auger bit, water jet
Batuan Sedang Roller bit
Batuan Keras Percussion bit, jet piercer
b. Peledakan Batuan Lemah ANFO
Batuan Keras Slurry
Explosive charge, drop ball, impact
c. Peledakan sekunder Boulder
hammer

2. Penanganan Material

a. Penggalian Hanya pemuatan Power shovel, dragline

Pemuatan + tram Front-endl loader, scraper, dozer

Datar, kemiringan
b. Pengangkutan Truk, truk-trailer, kereta, scraper, dozer
rendah

Kemiringan curam Conveyer (belt, sudut tinggi, hidrolis)

c. Hoisting vertikal Skip hoist, mesin kerek, crane


Satuan Operasi Pada Siklus Produksi
Tambang Terbuka
Kuliah Ke 6 Sistem & Metoda Penambangan (MTT 223 )

Siklus/Satua Operasi Kondisi Peralatan


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

B. Siklus Dimodifikasi

1. Pemecahan (Fragmentasi) Terkonsolidasi, lemah Ripper

2. Pemecahan (dimensional)
a. Pemotongan (cutting) Batu lunak Gergaji (rotary, rantai, kawat)
Batu keras Channeler (percussion, flame jet, water jet)
Drill & broach, plug & feather, peledakan
b. Pembajian (wedging) Semua batu
ringan
Kombinasi Pemecahan- Dragline, wheel excavator, power shovel,
3. Tak Terkonsolidasi
Penggalian hydraulic monitor
Terkonsolidasi,
Cutting-head excavator
Lemah
Terkonsolidasi, Kuat Explosives casting

4. Continous mining Terkonsolidasi Auger, highwall miner

5. Kombinasi Penggalian- Slurry Hydraulic monitor, dredge, wellbore


transportasi Solution Wellbore
Fusion Wellbore
Solvent extraction Leach (insitu, Heap), wellbore
Operasi Pendukung
Kuliah Ke 6 Sistem & Metoda Penambangan (MTT 223 )

Reklamasi
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

Stabilitas lereng
Konstruksi & pemeliharaan jalan angkut
Pemeliharaan peralatan
Drainase tambang
Komunikasi
Distribusi listrik
Pengontrolan debu, kebisingan, keselamatan, dll
Kondisi Endapan Tamka
Kuliah Ke 6 Sistem & Metoda Penambangan (MTT 223 )

Tabel 8.2
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

Ekstraksi Mekanis Ekstraksi dengan Media Air


No Faktor
Open Pit Kuari Open Cast Auger Hydraulicking Dredging Borehole Leaching

Tidak Tidak
Sebarang Dapat
terkonsolidasi, terkonsolidasi,
1 Kekuatan Bijih Sebarang (sedikit Sebarang Sebarang Terkonsolidasi ambruk,
sedikit beberapa
struktur) permeable
bongkah bongkah

Kekuatan Batuan Tidak Tidak Kompeten, Kompeten,


2 Sebarang Sebarang Sebarang Sebarang
Samping terkonsolidasi terkonsolidasi Kedap kedap

Sebarang Lapisan
Tabular, Tabular, Masif, tabular
3 Bentuk Endapan (tabular lebih tebal atau Tabular Tabular Sebarang
berlapis Berlapis besar
disukai) masif

Sebarang (dip Sebarang (dip Sebarang (dip


Sebarang
4 Kemiringan endapan lebih kecil kecil lebih Dip kecil Dip kecil Dip kecil kecil lebih Dip besar
jika tebal
lebih disukai) disukai) disukai)

Besar, Sebarang
Besar, Penyebaran Penyebaran Penyebaran dan Sedang
5 Ukuran Endapan Besar, tebal ketebalan (lebih disukai
tebal terbatas, tipis terbatas, tipis tebal sedang sampai besar
sedang besar)

Penyebaran Sangat
6 Kadar Bijih Rendah Tinggi Rendah Rendah Sangat rendah Sedang
terbatas, tipis rendah

Penyebaran
7 Keseragaman bijih Seragam, seragam Agak seragam seragam Agak seragam bervariasi bervariasi
terbatas, tipis

Dangkal Dangkal Dangkal


Sangat Sedang hingga
8. Kedalaman hingga hingga Dangkal Dangkal Sangat dangkal hingga
Dangkal dalam
sedang sedang sedang
Keuntungan & Kerugian
Metode Tamka
Kuliah Ke 6 Sistem & Metoda Penambangan (MTT 223 )

Ekstraksi Mekanis Ekstraksi dengan Media Air


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

No Karakteristik
Open Pit Kuari Open Cast Auger Hydraulicking Dredging Borehole Leaching

1 Biaya Penambangan 10% 100% 10% 5% 5% <5% 5% 5%

2 Laju produksi Skala besar Skala kecil Skala besar sedang sedang Skala besar sedang sedang

Sangat
3 Produktifitas Tinggi tinggi Sangat tinggi tinggi tertinggi Sanga tinggi Sanga tinggi
rendah

4 Investasi Modal besar Kecil besar Keci; kecil besar besar sedang

5 Laju Pengembangan Cepat sedang cepat Ce[at Cepat sedang sedang sedang

6 Kapasitas Kedalaman Dibatasi dibatasi dibatasi dibatasi dibatasi dibatasi Tak terbatas dibatasi

7 Selektivitas Rendah tinggi rendah rendah sedang rendah rendah rendah

Sangat
8. Perolehan tinggi tinggi tinggi sedang sedang tinggi rendah
rendah

9. Dilusi Sedang rendah Rendah Rendah Tinggi Tinggi Tinggi Sangat tinggi

Sangat
10. Fleksibilitas Sedang sedang sedang rendah rendah rendah
rendah
Keuntungan & Kerugian
Metode Tamka
Kuliah Ke 6 Sistem & Metoda Penambangan (MTT 223 )

Ekstraksi Mekanis Ekstraksi dengan Media Air


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

No Karakteristik
Open Pit Kuari Open Cast Auger Hydraulicking Dredging Borehole Leaching

11 Stabilitas Bukaan Tinggi Tertinggi Tinggi Tinggi Sedang Sedang Tinggi Sedang

12 Risiko Lingkungan Tinggi Sedang Sangat tinggi Rendah Parah/berat Parah/berat Sedang Sedang

Pembuangan tanah
13 Ekstensif Sedang Minor Tidak ada Sedang Ekstensif Minor Minor
penutup

Kesehatan dan
14 Baik Baik Baik Baik cukup Baik Baik Baik
Keselamatan Kerja

Tanah Deposit tak


Tidak ada Deposit tak
Biaya penutup terkonsolidasi Deposit tak Deposit tak
pengangkutan terkonsolidasi
pembraian intensif; dgn baik; terkonsolidasi terkonsolidasi
tanah Dibatasi; dgn baik;
rendah; pekerja dibutuhkan air; dgn baik; dgn baik;
penutup; biaya digunakan dibutuhkan
15 Lain-lain problem curah intensif; tidak ada dibutuhkan air; dibutuhkan air;
pemberaian untuk sisa air; tidak ada
hujan dan biaya biaya tidak ada biaya tidak ada biaya
batuan batubara biaya
cuaca; skala pemberaian pemberaian pemberaian pemberaian
rendah; skala pemberaian
besar batuan batuan; batuan batuan
besar batuan
tinggi benefisiasi
Kuliah Ke 6 Sistem & Metoda Penambangan (MTT 223 )
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

TERIMA KASIH