Anda di halaman 1dari 8

SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN DI DUNIA DAN INDONESIA

1. Perkembangan keperawatan (suwardi, 1984)

1. Zaman purbakala
2. Zaman pertengahan
3. Zaman baru
4. Zaman modern
5. Perkembangan keperawatan di indonesia

A. zaman purbakala
pekerjaan keperawatan hanya sekedar mengurangi kesakitan saja perawat tidak

mendapat perhatian, di pandang biasa dalam kehidupan


animisme. Kepercayaan pada kekuatan gaib/mistis yang dapat mempengaruhi

kehidupan manusia.
sakit di sebabkan oleh kemurkaan dewa maka didirikanlah tempat-tempat memuja dan

meminta kesembuhan untuk si sakit tempat itu di sebut kuil.

B. Zaman pertengahan (500-1500)


Tokoh agama

Paus urbanus dibawah pimpinan raja-raja dan orang-orang bangsawan berekspedisi

menuju palestina untuk merebut daerah ini dengan orang islam dengan maksud

melindungi tanah suci dan jirat nabi isa.

peperangan berlangsung 1096-127


didirikanlah bangunan (rumah sakit) yang di pergunakan untuk menampung dan

memberi pekerjaan dari para korban


Pekerjaan di lakukan oleh orde-orde agama (sukarela)

C. Zaman baru (1500-1800)

Pengaruh renaisance revolusi prancis (yaitu mulai diproduksi banyak senjata)

explorasi (penjelajahan), columbus, magethaens


kemajuan bidang ilmu (sastra) sir thomas more (1478-1553) pengarang buku

utopia yang menguraikan tentang rumah sakit


ilmu ketabiban tentang ilmu ketabitan (Hipocrates)
perawatan mengikuti ilmu kedokteran zaman pertengahan : oleh orde agama

kesosialan.
D. Zaman baru (1500-1800)

Reformasi : pembaharuan dimana terjadi di gerakan pembaharuan yang di tunjukan

terhadap gereja Dr marthin luther 31-10-1517 akibatnya terjadi penghapusan keagamaan

dan penyitaan kepunyaan gereja dimana dihapuskan orde agama diambil alih oleh civil

keperawatan mengalami kemunduran karena yang tadinya oleh orde agama, jadi oleh

civil (yang disuru

E. Zaman baru (1800-sekarang)


lmu keperawatan tidak begitu maju (abad 18-19)
perawatan dikerjakan kira-kira saja
bad 19 ditemukan teori pengobatan dan penyakit (mikroskop, febris puerpuhalis, ilmu

bakteri)
sejajar dengan kemajuan yang di capai oleh ilmu kedokteran, maka perawatan

menjadi maju yang sangat besar nantinya di pelopori oleh florence nitingole
Dibentuknya palang merah oleh Henry dunant

F. Zaman modern (1800-sekarang)


perkembangan keperawatan di inggris
Inggris membuka jalan bagi kemajuan dan perkembangan perawatan dimana florence

nitingole (teori lingkungan) pekerjaan perawatan dipegang oleh orde agama


perkembangan sekolah

a. Sekolah nitingole

b.Himpunan perawat national inggris didirikan tahun 1887

c.Leininger : usul pengesahan pemerintah agar di berikan kebebasan

tahun 1919 rancangan UU keperawatan dan diakui pemerintah 1993

International ceuncil of nurses (ICN)


Himpunan perawat dunia 1 juli 1899
pendidikan kebidanan 1862
Bidan perawat
pendidik perawat jiwa
fakultas keperawatan di london

2. Sejarah keperawatan di indonesia

a. Zaman VOC (1602-1799)

Adanya staf dan tentara maka ada usaha kesehatan maka rumah sakit didirikan. RS binen

hospital 1799 RS ini dibawah pengawasan dokter militer kalau perawat diambil dari sekolah

rakyat (orientasi misi belanda)

b. Zaman penjajahan belanda

Ilmu keperawatan tidak menonjol

c. Inggris

Mulai berkembang ilmu keperawatan karena pemimpin peduli terhadap kesehatan

d. Zaman penjajahan belanda (1816-1942)


Didirikannya RS ciptomangunkusumo
Pendidikan juru kesehatan (SRT 1 thn)
RS cikini di batavia membuka pendidikan juru rawat (SRT 4 thn)
1926 RS Boromeus bandung
1930 RS St elizabeth
1952 depkes didirikan sekolah guru perawat di bandung
1964 akper depkes jakarta
1985 ilmu keperawatan di UI
Melalui rapat 17 maret 1974 lahir PPNI

3. Perkembangan keperawatan dalam perspektif islam

a. zaman nabi adam AS

Pelajaran perawatan jenazah yang pertama


b. zaman nabi ayub AS

Selfcare

c. zaman nabi muhamad SAW


Memberikan pertolongan kepada orang sakit dan terluka
khalifa harun al-Rasyid (170-193 H) Dibangun dan diperbaiki RS-RS
Bidang pendidikan pendidikan tabib
PENERAPAN UNDANG UNDANG KEPERAWATAN DI INDONESIA

1. UU keperawatan no 38 tahun 2014

Pengaturan keperawatan bertujuan

1. Meningkatkan mutu perawat


2. Meningkatkan mutu pelayanan keperawatan
3. Memberi perlindungan dan kepastian hukum kepada perawat dan klien
4. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

UU no 38 tahun 2014

Bagaimana melihat pasien bio-psikO-sosial-pelayanan keperawatan bentuk

pelayanan profesional yang merupakan bagian dari integral dari pelayanan kesehatan
Praktik keperawatan, pelayanan yang diselenggarakan oleh perawat dalam bentuk

askep
Asuhan keperawatan rangkaian interaksi perawat

2. Praktik keperawatan

Dilaksanakan di :

fasilitas pelayanan kesehatan


tempat lain sesuai dengan klien sasaran terdiri atas : praktik keperawatan
Mandiri di fasyarkes
Praktik didasarkan Kode etik, standar pelayanan, standar profesi, sop
Didasarkan kebutuhan pelayanan kesehatan dari pelayanan keperawatan

3.Tugas dan wewenang (pasal 29)

a. Tugas
Pemberi askep
Penyuluh dan konselur klien
Pengelolaan keperawatan
Peneliti keperawatan
Pelaksana tugas berdasakan pelimpahan wewenang
Pelaksana tugas dalam keterbatasan tertentu

b. Wewenang
1. Upaya kesehatan perorangan
2. Upaya kesehatan masyarakat
3. Penyuluhan dan konselur
4. Pengelolaan pelayanan keperawatan
5. Peneliti keperawatan
tugas secara bersama/sendiri
Pelaksanaan tugas harus bertanggung jawab

4.Tugas dan wewenang tambahan

1. Dalam keadaan keterbatasan tertentu


2. Dalam keadaan darurat

5. Wewenang

Upaya kesehatan perorangan (pasal 30 ayat 1)

melakukan asuhan keperawatan secara historik (pengkajian evaluasi)


melakukan rujukan
memberi tindakan sadar sesuai dengan kompentensi
memberi konsultasi keperawatan dan berkoloborasi dengan dokter
melakukan penyuluhan kesehatan dan konseling
melakukan penata laksanaan pemberian obat kepada klien sesuai dengan resep

tenaga medis/ obat bebas dan bebas terbatas


Delegatif tanggung jawab berpindah hanya dapat di berikan kepada perawat

profesi/vokasi terlatih sesuai kompetensi yang dibutuhkan

Ex: memasang inpus, menyuntik, imunisasi dasar

6. Mandat

tindakan medis dibawah pengawasan


tanggung jawab pada peberi wewenang

contoh : nutrisi parenteral, perawatan luka


7. UU keperawatan dalam menghadapi MEA

5domain asean nursing common cure

1. ethies and legal practice

2. profesional nursing pratice

3. leadership and management

4. education and research

5. profesional personal and quality develompment

Perkembangan masalah kesehatan


1. Negara maju penyakit degeneratif
2. Negara berkembang penyakit infeksi, penyakit degeneratif
3. Indonesia beban ganda

8. Tuntutan masyarakat

tuntutan disambut baik


tuntutan dimengerti
tuntutan bisa diberikan rasa aman dan nyaman

9. Pendidikan tinggi keperawatan (uu no 38 thn 2014 bab IV pasal 5)

a. Vokasi : D3
b. Akademik : sarjana, magister, dokter
c. Profesi

Upaya peningkatan SDM keperawatan

1. Regulasi standar profesi perawat


2. Lisensi uji kompetensi
3. sertifikasi

profesional : pemahaman moral dikalangan perawat untuk memberikan realitas nyata dalam

kontak masyarakat

kompetensi : memiliki keahlian, tanggung jawab, kesejawatan, penguasaan keterampilan dan

pengetahuan, memiliki organisasi profesi, lisensi dan sertifikasi

10. standar pelayanan Rumah Sakit

Profesi keperawatan : memberi pelayanan ilmu kiat dalam memberikan pelayanan

Total profesional care


Medical care nursing care
Antara medical care dan nursing care memiliki kemitraan yang harus saling

menghargai dan saling percaya.