Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

ISLAM DAN PERADABAN MELAYU

PENGERTIAN PERADABAN

Dosen Pengampu : Dr. H. Helmi, M.Pd.I

Disusun Oleh :
1. LALLO
2. RIRIN FADHILLAH
3. YONGKY ANDESTA
4. WARDATUL JANNAH

PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM


FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
IAIN SULTAN THAHA SAIFUDDIN
JAMBI, 2017KATA PENGANTAR

Alhamdulillah Wasyukurillah puji syukur ke hadirat Allah SWT


karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kami dapat
menyelesaikan makalah Islam dan Peradaban Melayu ini yang
berjudul Pengertian Peradaban.
Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih
kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam
menyelesaikan makalah ini. Kami merasa bahwa makalah ini
masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, kami mengharapkan
kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pembaca
demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ini dapat
berguna bagi kemajuan dalam bidang pendidikan dan
menambah pengetahuan serta dapat meningkatkan iman dan
taqwa kita kepada Allah SWT, amin.

Jambi, April 2017


Penulis

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..................................................... ii


DAFTAR ISI .............................................................. iii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ................................................................... 1
B. Rumusan Masalah .............................................................. 1
C. Tujuan Penulisan ............................................................... 1

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Peradaban ........................................................ 2
B. Wujud-wujud Peradaban ................................................. 3
C. Dinamika Peradaban Global ............................................... 3

BAB III PENUTUP


Kesimpulan ............................................................................. 7

DAFTAR PUSTAKA

3
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Suatu peradaban mempunyai wujud, tahapan dan dapat berevolusi atau
berubah sesuai dengan perkembangan zaman. Dari peradaban pula dapat
mengakibatkan suatu perubahan pada kehidupan sosial. Perubahan ini dapat
diakibatkan karena pengaruh modernisasi yang terjadi di masyarakat.
Masyarakat yang beradab dapat diartikan sebagai masyarakat yang
mempunyai sopan santun dan kebaikan budi pekerti. Ketenangan, kenyamanan,
ketentraman, dan kedamaian sebagai makna hakiki manusia beradab dan dalam
pengertian lain adalah suatu kombinasi yang ideal antara kepentingan pribadi dan
kepentingan umum.
Perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan itu memang telah
membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-
jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang cukup besar,
kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis, Demikian
juga ditemukannya formulasi-formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah
mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu
dan aktifitas
manusia.

B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian peradaban?
2. Bagaimana wujud-wujud peradaban?
3. Bagaimana dinamika peradaban global?

C. Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui pengertian peradaban.
2. Untuk mengetahui bagaimana wujud-wujud peradaban.
3. Untuk mengetahui bagaimana dinamika peradaban global.
BAB II
PEMBAHASAN

1
A. Pengertian Peradaban
Peradaban berasal dari kata adab yang berarti kesopanan, kehormatan, budi
bahasa, dan etiket. Lawannya adalah biadab, kasar, kurang ajar, dan tak tahu
pergaulan.
Ada beberapa pengertian mengenai peradaban, di antaranya:
1. Peradaban merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menyebutkan
bagian-bagian atau unsur kebudayaan yang dianggap halus, indah, dan maju.
2. Peradaban adalah seluruh kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan ilmu teknik
untuk kegunaan praktis.
3. Peradaban didefinisikan sebagai keseluruhan kompleksitas produk pikiran
kelompok manusia yang mengatasi negara, ras, suku atau agama yang
membedakannya dari yang lain.
4. Peradaban merupakan tahap kebudayaan tertentu dan telah maju yang
bercirikan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan lain-lain.
Menurut berbagai sumber:
1. Oswalg Spengl, peradaban adalah kebudayaan yang mengalami perubahan
dan menekankan pada kesejahteraan fisik dan material.
2. Menurut Anne Ahira, peradaban adalah kebudayaan yang mengalami
kemajuan yang tinggi.
3. Menurut KBBI, peradaban adalah kemajuan yang menyangkut sopan santun,
budi bahasa dan kebudayaan suatu bangsa.
Peradaban dan kebudayaan sering dicampuradukkan mengenai makna
istilahnya. Konsep peradaban tidak lain adalah perkembangan yang telah
mencapai tingkat tertentu yang tercermin dalam tingkat intelektual, keindahan,
teknologi, dan spiritual yang terlihat pada masyarakatnya. Kebudayaan
merupakan kelanjutan yang bertahap ke arah yang semakin kompleks di mana
unsur-unsur kebudayaan terintegrasi menjadi satu sistem budaya dan memiliki
keterkaitan antara ketujuh unsur kebudayaan universal yaitu sistem teknologi,
peralatan, sistem mata pencaharian, organisme, sosial, religi, dan bahasa.
Suatu masyarakat yang telah mencapai tahapan peradaban tertentu berarti
telah mengalami evolusi kebudayaan yang lama dan bermakna sampai pada tahap
tertentu yang diakui tingkat iptek dan unsur-unsur budaya lain.

2
Tinggi rendahnya peradaban suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh faktor:
1. Pendidikan,
2. Kemajuan teknologi, dan
3. Ilmu pengetahuan.

B. Wujud-wujud Peradaban
a. Nilai berarti mempertimbangkan untuk menentukan apakah sesuatu itu
bermanfaat atau tidak. Hasil penilaian disebut nilai (value).
b. Moral adalah kebiasaan berbuat baik disebut perbuatan moral atau susila.
Moral bersifat kodrati, artinya manusia sejak diciptakan dibekali dengn sifat-
sifat baik, jujur, dan adil.
c. Norma adalah suatu aturan yang berlaku, bersifat mengikat, norma
diperlukan dalam menuntun sikap dan tingkah laku manusia.
d. Etika adalah ilmu tentang kebiasaan yang baik berupa perilaku.
e. Estetika adalah ilmu yang mengkaji tentang sifat estetis suatu objek dan
merupakan bagian dari ilmu filsafat yang menelaah dan membahas aspek-
aspek keindahan sesuatu mengenai rasa, sifat, norma, cara menanggapi dan
cara membandingkannya dengan menggunakan penilaian perasaan.

C. Dinamika Peradaban Global


1. Tradisi
Tradisi (Bahasa Latin: traditio, "diteruskan") atau kebiasaan, dalam
pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang telah dilakukan untuk sejak
lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya
dari suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama. Tradisi adalah
suatu kebiasaan, suatu kepercayaan yang sudah mendarah daging pada suatu
masyarakat, yang jika tidak dilaksanakan akan mengakibatkan suatu kejelekan.
2. Modernisasi
Modernisasi berasal dari bahasa latin yaitu modo (cara) dan ernus (masa
kini). Secara harfiah modernisasi berarti proses menuju masa kini atau proses
menuju masyarakat yang modern. Modernisasi diartikan sebagai perubahan-
perubahan masyarakat yang bergerak dari keadaan yang tradisional atau dari
masyarakat pramodern menuju kepada suatu masyarakat yang modern. Proses

3
modernisasi mencakup proses yang sangat luas. Kadang-kadang batasnya tidak
dapat ditetapkan secara mutlak. Mungkin di suatu daerah tertentu, modernisasi
mencakup pemberantasan buta huruf, namun bisa berarti berbeda di daerah lain.
Dalam kehidupan manusia disadari bahwa sesuatu yang baik, indah, dan berguna
akan menciptakan kesenangan, kebahagiaan, dan kedamaian bagi semua orang.
Dengan dasar pengertian di atas maka secara garis besar istilah modern
mencakup pengertian sebagai berikut.
a. Modern berarti berkemajuan yang rasional dalam segala bidang dan
meningkatnya taraf penghidupan masyarakat secara menyeluruh dan merata.
b. Modern berarti berkemanusiaan dan tinggi nilai peradabannya dalam
pergaulan hidup dalam masyarakat.
Soerjono Soekanto mengemukakan bahwa sebuah modernisasi memiliki
syarat-syarat tertentu, yaitu sebagai berikut :
a. Cara berpikir yang ilmiah yang berlembaga dalam kelas penguasa
ataupun masyarakat.
b. Sistem administrasi negara yang baik, yang benar-benar mewujudkan
birokrasi.
c. Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur yang terpusat pada
suatu lembaga atau badan tertentu
d. Penciptaan iklim yang menyenangkan dan masyarakat terhadap modernisasi
dengan cara penggunaan alat-alatkomunikasi massa.
e. Tingkat organisasi yang tinggi yang di satu pihak berarti disiplin, sedangkan
di lain pihak berarti pengurangan kemerdekaan.
f. Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial.
Adapun syarat-syarat dari modernisasi terdiri dari :
1. Cara berpikir ilmiah.
2. Sistem administrasi negara yang baik.
3. Kedisiplinan yang tinggi.
4. Mampu menciptakan suasana yang kondusif.

3. Masyarakat Madani

4
Dalam Bahasa Inggris, ia berasal dari kata civil society atau masyarakat
sipil, sebuah kontraposisi dari masyarakat militer. Merujuk pada Bahmueller
(1997), ada beberapa karakteristik masyarakat madani, di antaranya:
1. Terintegrasinya individu-individu dan kelompok-kelompok eksklusif ke
dalam masyarakat melalui kontrak sosial dan aliansi sosial.
2. Menyebarnya kekuasaan sehingga kepentingan-kepentingan yang
mendominasi dalam masyarakat dapat dikurangi oleh kekuatan-kekuatan
alternatif.
3. Dilengkapinya program-program pembangunan yang didominasi oleh negara
dengan program-program pembangunan yang berbasis masyarakat.
4. Terjembataninya kepentingan-kepentingan individu dan negara karena
keanggotaan organisasi-organisasi masyarakat mampu memberikan masukan-
masukan terhadap keputusan-keputusan pemerintah.
Dari beberapa ciri tersebut, kiranya dapat dikatakan bahwa masyarakat
madani adalah sebuah masyarakat demokratis di mana para anggotanya menyadari
akan hak-hak dan kewajibannya dalam menyuarakan pendapat dan mewujudkan
kepentingan-kepentingannya, di mana pemerintahannya memberikan peluang
yang seluas-luasnya bagi kreatifitas warga negara untuk mewujudkan program-
program pembangunan di wilayahnya.
Perubahan menyebabkan ketidaksesuaian antara unsur-unsur sosial yang ada
dalam masyarakat sehingga menghasilkan suatu pola kehidupan yang tidak sesuai
dengan fungsinya bagi masyarakat yang bersangkutan.
Penyebab atau faktor faktor terjadinya perubahan :
Faktor intern :
a. Bertambah dan berkurangnya penduduk
b. Adanya penemuan penemuan baru
c. Konflik dalam masyarakat
d. Pemberontakan dalam masyarakat
Faktor ekstern :
a. Faktor alam yang berubah
b. Pengaruh kebudayaan lain

5
6
BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
Manusia adalah makhluk hidup ciptaan Tuhan dengan segala fungsi dan
potensinya yang tunduk kepada aturan-aturan Tuhan. Peradaban berasal dari kata
adab yang berarti kesopanan, kehormatan, budi bahasa dan etiket. Peradaban
adalah seluruh kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan ilmu teknik untuk
kegunaan praktis. Peradaban sebagai suatu perwujudan budaya yang didasarkan
pada akal (rasio) semata-mata dengan mengabaikan nurani akan berlainan dengan
perwujudan budaya yang didasarkan pada akal, nurani, dan kehendak sebagai
kesatuan yang utuh.
Perkembangan peradaban akan selalu menimbulkan benturan, ini adalah
pandangan dari Huntington. Ia menyebutnya sebagai Clash Civilization.
Perkembangan peradaban akan selalu seiring dengan timbulnya benturan-benturan
seperti peradaban barat dan peradaban timur. Manusia dan peradaban adalah hal
yang tidak bisa terpisahkan karena manusia itu memiliki cipta, rasa dan karsa.
Cipta, rasa dan karsa itu akan menimbulkan perkembangan pengetahuan yang
berasal dari suatu budaya.

7
DAFTAR PUSTAKA

http://nurhalimahblog.blogspot.com/2012/05/makalah-manusia-dan-
peradaban.html (diunduh pada tanggal 25 November 2014 Pkl. 15.36 WIB)
http://wasitoadi.blogspot.com/2012/10/makalah-manusia-dan-peradaban.html (diu
nduh pada tanggal 25 November Pkl. 15.36 WIB)
Setiadi, Elly M., Hakam, Kama A., & Effendi, Ridwan. Ilmu Sosial Budaya
Dasar. 2013: Bandung