Anda di halaman 1dari 22

1. Seorang anak usia 11 tahun dibawa ibunya karena ngompol malam hari.

Dokter
mendiagnosis anak tersebut terkena primary nocturnal enuresis. Pada pemeriksaan
fisik tidak didapatan kelainan anatomi. Dkter pertama memberikan arahan untuk
mengatur alarm saat tengah malam. Dokter kedua memberikan obat anti depresan
imipramine.
Design penelitian apa yg paling baik pada kasus klinis ini?
a. Case series
b. Kasus kontrol
c. Kohort
d. Uji klinis acak tersamar ganda
e. Meta analisis klinis acak tersamar ganda

2. Pada saat ini pengetahuan tentang kesehatan seksual pada remaja masih rendah.
Terdapat 52% remaja memiliki pengetahuan yang rendah. 53% menilai bahwa HIv
hanya tertular saat berhubungan dengan PSK.
Strategi program nasional apa yang dapat dilakukan?
a. Meningkatkan pemanfaat layanan kesehatan seksual pada remaja
b. Meningkatkan kemitraan
c. Meningkatkan peran serta tokoh masyarakat
d. Meningkatkan partisipasi orang tua dalam masalah kesehatan dan lingkungan tempat
tinggal
e. Meningkatkan layanan antar sector

3. Seorang dokter umum di pedalaman hutan mendapatkan 30 pasien yang


mencurigakan menderita kusta. Dokter ini melaporkan kepada puskesmas terdekat
bahwa ia akan melakukan pemeriksaan pengecatan BTA dari bahan kerokan lesi aktif
pada penderitaseecara massal dan membutuhkan reagen pengecaatan BTA untuk
pemeriksaan tersebut.
Apakah jenis rujukan kesehatan yang paling tepat untuk kasus di atas?
a. Rujukan pengetahuan dari pakar kusta
b. Rujukan pasien ke P3M kusta
c. Rujukan sarana dan logistik pemeriksaan BTA
d. Rujukan spesimen ke laboratorium kesehatan daerah
e. Rujukan tenaga kesehatan dari dinkes setempat

4. Seorang dokter ingin melakukan sebuah penelitian tentang hubungan antara syndrome
metabolic dengan kejadian KLL pada pasien IGD selama 1 tahun. Metode sampling
yang digunakan adalah:
a. Purposive
b. Time location sampling
c. Acak ganda
d. Acak tunggal
e. Stratifikasi

5. Angka kematian Ibu 200:100.000 dokter ingin mengintervasi. Apakah yang harus
dilakukan?
a. Melakukan pelatihan bidan
b. Melakukan pelatihan dukun bayi
c. Melakukan peningkatan penyuluhan AKI pada warga ditempat tersebut
d. Mendatangkan dr spesialis obgyn
e. Mendatangkan dokter umum

6. Pasien 50 th keluhan kencing sedikit. Tidak nyeri. Tidak demam. Dokter ingin mengetahui
Probabilitas anamnesa dan pemeriksaan fisik. Tes yang dapat digunakan?

a. Meta analisis
b. Probably analisis
c. Post probablility
d. Pre probability
e. Iner probability

7. Dokter melakukan penelitian ke 200 PSK. 80% didapatkan tes VDRL positif, 90% menderita
sifilis. Apa kesimpulan sensitivitas?

a. Korporasi penderita sifilis dengan tes positif adalah 92,3%


b. Korporasi penderita sifilis dengan tes negative adalah 92,3%
c. Korporasi tidak sifilis dengan tes negative adalah 92,3 %
d. Korporasi tes false negative dnegan tes false positif 0,92%
e. Korporasi tes false negative dnegan tes false positif 0,92%

8. Seorang dokter bertugas melaporkan 10 penyakit tersering. Diare adalah penyakit yang ada
setiap bulannya. Istilah pada penyakit tersebut?

a. Endemi
b. Pandemi
c. Epidemik
d. Deskriptif
e. Ecological case

9. Data dari dinas pendidikan menyatakan bahwa angka kematian ibu dan anak semakin
meningkat, menjadi 200 per 100.000 jumlah bayi baru lahir. Apa yang harus dilakukan oleh
pemerintah ?

a. Memberi pelatihan pada bidan


b. Memberi pelatihan pada dukun bayi
c. Memberi penyuluhan ttg KIA seminggu sekali
d. Meberi beasiswa untuk para bidan
e. Mendatangkan dokter obsgyn

10. Laki-laki 60 tahun sering BAK tapi tidak tuntas, tidak nyeri, tidak demam. Pemeriksaan
penunjang belum dilakukan. Dokter ingin mengetahui probabilitas kebenaran diagnosis
berdasarkan anamnesis pemeriksaan fisik dan pengalaman praktiknya. Apakah yang bisa
dilakukan dokter tersebut?

a. Meta analisis
b. Pretest probability
c. Posttest probability
d. Threshold analisis
e. Likelihold ratio

11. Terdapat populasi berjumlah 10 ketika satu orang yang sakit ditambahkan kedalam populasi
maka terdapat 3 orang yang akhirnya menderita penyakit yang sama. Maka secondary attack
ratenya adalah

a. 4/11
b. ..
c. ..
d. 3/10
e. 3/11

12. Warga RT 1 RW melakukan upaya pencegahan hipertensi dan komplikasi, dibantu


kader dan dokter puskesmas. Diketahui beberapa lansia menderita hipertensi dan
beberapa kader menderita stroke. Warga memikirkan upaya pencegahan dengan
pemeriksaan rutin pada remaja dan warga yang berisiko jika tensi naik.
a. Membentuk posbindu aktif
b. Membuat dokter keluarga waspada HT
c. Mendatangkan dokter spesialis
d.
e.

13. Seorang dokter melakukan penelitian hubungan antara asi ekslusif dengan status gizi
balita. Metode penelitian dengan menggunakan chi square dan didapatkan hasil X2=
9,98 dan P= 0,000. Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah ?
a. Ada hubungan signifikan antara pemberian asi ekslusif dengan gizi balita.
b. Ada hubungan tidak signifikan antara pemberian asi ekslusif dengan gizi balita.
c. Tidak ada hubungan signifikan antara pemberian asi ekslusif dengan gizi balita.
d. Tidak ada hubungan tidak signifikan antara pemberian asi ekslusif dengan gizi
balita.
e. Status gizi balita dipengaruhi pemberian asi eksklusif

14. Seorang dokter puskesmas melakukan promosi kesehatan. Saat ini musim peralihan
dari musim kemarau ke musim hujan. Dokter ingin melakukan pencegahan terhadap
demam berdarah. Apa isi penyuluhan yang tepat ?
a. Manfaat kebersihan rumah dan mencegah sakit
b. Pemanfaatan jamban
c. Manfaat abatesasi
d. Penggunaan kelambu dan menghindari nyamuk
e. Segera merujuk ke rs terdekat

15. Seorang laki-laki 60 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri dada, dari hasil
pemeriksaan didiagnosa infark miocard akut. Karena keterbatasan dokter meminta
persetujuan ke pasien untuk merujuk pasien ke rumah sakit. Pasien kemudian
menolak rujukan dari dokter. Tindakan yang harus dilakukan dokter adalah ?
a. Tetap merujuk meskipun pasien tidak setuju
b. Dirawat semaksimal mungkin di puskesmas
c. Tidak dirujuk
d. Tanda tangan informed consent penolakan
e.

16. Data kesehatan di PKM, tingginya kejadian anemia karena infeksi cacing hookworm
pada wanita pemetik teh merupakan suatu masalah kesehatan yang dihadapi. Dokter
puskesmas berencana membuat program promosi kesehatan untuk masyarakat yang
tinggal di perkebunan teh. Bersama tokoh masyarakat setempat, dokter bernegosiasi
dengan pihak perusahaan agar menyediakan alas kaki yang memadai bagi pekerja
pemetik teh tersebut. Usaha apa yang dilakukan dokter dalam melakukan negosiasi
dengan pihak perusahaan tersebut?
a. Social action
b. Advocacy action
c. Economic action
d. Educational action
e. Organizational action

17. Perusahaan mempekerjakan 250 karyawan, terbanyak perempuan berusia reproduktif


yang 80% pekerjaannya banyak berdiri. Dokter perusahaan menganjurkan agar
karyawan tersebut melakukan latihan fisik selama 30 menit dan asupan serta
suplementasi kalsium untuk mencegah osteoporosis dini. Anjuran dokter tersebut
merupakan upaya kesehatan okupasi apa ?
a. Promotif
b. Rehabilitasi
c. Spesific Protection
d. Promptly treatment
e. Limitation disability

18. Seorang dokter ingin meneliti

+ - Total

160 40 200

40 360 400

200 400 600

Berapa sensitifitasnya ?
a. 160/200
b. 40/200
c. 40/400
d. 360/400
e. 200/600

19. Seorang pasien meninggal di rumah sakit karena HIV, sebagai seorang dokter yang
merawat apa yang seharusnya dilakukan ?
a. Tidak melapor ke polisi
b. Tidak memberitahu keluarga
c. Tidak melaporkan ke dinkes
d. Tidak memberitahukan dokter yang tidak merawat
e. Tidak memberitahu petugas jenazah.

20. Seorang peneliti ingin melakukan studi case control untuk mengetahui hubungan
antara gangguan belajar pada anak usia sekolah dasar dengan riwayat asfiksia pada
saat lahir. Peneliti memilih sampel untuk kasus di rumah sakit dan control di
masyarakat. Ternyata di masyarakat banyak kasus asfiksia berat tidak berumur
panjang sehingga proporsi asfiksia di masyarakat berbeda dengan di rs. Apakah bias
yang terjadi ?
a. Self Selection
b. Prevalence Incidens bias
c. Referal bias
d. Non Response bias
e. Diff. loss to follow up bias

21. Seorang pasien meninggal di rumah sakit karena HIV, sebagai seorang dokter yang
merawat apa yang seharusnya dilakukan ?
a. Tidak melapor ke polisi
b. Tidak memberitahu keluarga
c. Tidak melaporkan ke dinkes
d. Tidak memberitahukan dokter yang tidak merawat

22. Peneliti akan meneliti hubungan kanker hati dengan alcohol. Peneliti membandingkan
peminum alcohol dan tidak peminum. Jenis penelitian yang sesuai?
a. Cohort
b. Cross Sectional
c. Case Control
d. Deskriptif
e. Eksperimental

23. Peneliti ingin meneliti hubungan kanker hati dan merokok. Peneliti membandingkan
antara yang merokok dan yang tidak merokok dan yang tidak selama 5 tahun, jenis
penelitian?
a.Cohort
b.Case Control
c.Case Report
d.Cross Sectional
e.Deskriptif

24. Seorang dokter Puskesmas mendapati 5 kasus baru TB Paru. Data tersebut diambil
dari 1 Januari sampai dengan 30 Juni 2015. Kasus lama ada 10 terhitung sampai 30
Juni 2015. Jumlah populasi 200.000 jiwa. Berapa insiden per 100.000 jiwa?

a.2,5 per 100.000


b.5 per 100.000
c.10 per 100.000
d.15 per 100.000
e.20 per 100.000
25. Peneliti ingin mengetahui warga yang menggunakan jenis air yang dipakai. Di dapat
50% menggunakan air PAM, 40% menggunakan air sungai, 10% menggunakan air
rawa. Peneliti akan mencari tahu tentang perbedaan jumlah yang terkena diare dengan
jenis air yang dikonsumsi. Uji statistic yang digunakan?
a.Chi square
b.Uji T
c.Uji korelasi
d.Anova
e.Spearman

26. Seorang dokter melakukan penelitian apakah terdapat hubungan antara pemberian
vaksinasi BCG pada bayi dengan kejadian TB paru. Penelitian di klinik. Sebagai
kasus pasien tersangka TB dengan BTA (+), kontrol pasien tersangka TB dengan BTA
(-). Masing-masing kasus di ambil pada beberapa pasien yang TB yang mendapat
vaksinasi BCG dan yang tidak. Metode penelitian yang dipilih yaitu?
a.Cohort
b. Case control
c.Cross sectional
d.Cohort retrospektif
JAWAB:
a. Cohort adalah Rancangan studi yang mempelajarihubungan antara
paparan dan penyakit(outcome) dengan cara membandingkan
kelompok terpapar (faktor penelitian) dan kelompok tak
terpapar berdasarkan status penyakit (outcome) dan
mengikuti hingga waktu tertentu.
b. Case control adalah Rancangan studi epidemiologi yang
mempelajari hubungan antara paparan (faktor penelitian) dan
penyakit dengan cara membandingkan kelompok kasus dan
kelompok kontrol berdasarkan status paparannya
c. Cross sectional adalah Rancangan studi epidemiologi yang
mempelajari hubungan penyakit dan paparan dengan cara
mengamati status penyakit dan paparan secara bersamaan
pada individu

27. Tahun 2014 ISPA menempati urutan kedua penyebab penyakit paru. Pada tahun 2015
pasien ISPA meningkat karena ada kebakaran hutan. Dokter ingin tahu tahun 2015
apakah 10 penyakit tertinggi dan apakah ISPA termasuk dalam 10 penyakit tersebut?
a. Analitik
b. Descriptive
c. Case control
d. Cross sectional
e. Cohort

28. Hasil surveilan difteria tahun 2010-2012 di suatu kabupaten. Bagaimanakah pola
penyebaran kasus difteri?
a. Mixed
b. Propogated
c. Point source
d. Intermittent common-source
e. Continous common-source

JAWAB:

Dengan menggunakan kurva epidemi dapat dilihat pola penyebaran patogen, sehingga
dapat dibedakan 3 jenis utama outbreak: (1) Common-source outbreak (point-source
outbreak), (2) Continual-source outbreak, dan (3) Propagated (person-to-person, progressive)
outbreak. Gambar 6.3 menyajikan kurva epidemi sebuah common-source outbreak, ditandai
oleh peningkatan jumlah kasus dengan tajam, lalu menurun perlahan-lahan.

Common source outbreak terjadi jika agen penyebab ditularkan kepada orang-
orang yang terjangkit dari sumber yang sama pada saat yang sama, selama periode
waktu yang terbatas (pendek), biasanya selama satu masa inkubasi, biasanya terjadi
pada satu tempat. Bentuk kurva ini umumnya meningkat dengan tajam dan memiliki
puncak yang tegas, disusul dengan penurunan secara gradual. Kadang-kadang, sejumlah
kasus tampak seperti gelombang yang menyusul sumber titik selama satu masa inkubasi atau
interval waktu. Penularan ini disebut point source with secondary transmission sumber titik
dengan penularan sekunder . Contoh: sekelompok tamu yang menghadiri kenduri di suatu
desa dan dengan waktu bersamaan menyantap makanan yang terkontaminasi patogen
(misalnya, tempe bongkrek yang mengandung aflatoksin), lalu jatuh sakit, maka dapat terjadi
common-source outbreak. Pada umumnya outbreak karena makanan (foodborne disease
outbreak) merupakan point-source outbreak, sebab paparan patogen terjadi pada waktu yang
sama dan berlangsung selama periode waktu yang terbatas (singkat). Gambar 6.4
menunjukkan outbreak penyakit gastro-intestinal akibat kontaminasi makanan dari sebuah
paparan tunggal. Meskipun ada dua buah outlier pada data, tetapi kurva epidemi dengan jelas
menunjukkan sebuah outbreak selama periode waktu yang terbatas, dan bentuk kurva yang
mencerminkan karakteristik paparan dari sebuah sumber tunggal.

Continual-source outbreak terjadi jika sumber outbreak terus terkontaminasi,


individu rentan terus terpapar sumber tersebut, sehingga penularan terus berlangsung.
Paparan terhadap sumber infeksi yang berkepanjangan bisa berlangsung lebih dari
satu masa inkubasi. Gambar 6.5 menyajikan kurva epidemi continual-source outbreak,
dengan karakteristik peningkatan kasus secara gradual lalu mendatar. Gambar 6.6
menyajikan contoh terkenal outbreak kolera di London yang diselidiki oleh Bapak
Epidemiologi John Snow. Kolera menyebar dari sumber air minum selama periode waktu
yang panjang. Perhatikan bahwa umumnya masa inkubasi kolera adalah 1-3 hari. Tetapi
karena penduduk di kota itu terus-menerus menggunakan air yang terkontaminasi, maka
durasi outbreak terjadi selama lebih dari sebulan.

Propagated (person-to-person, progressive) outbreak terjadi jika sebuah kasus


penyakit berperan sebagai sumber infeksi bagi kasus-kasus berikutnya, dan kasus-
kasus berikutnya berperan sebagai sumber infeksi bagi kasus berikutnya lagi, bisa
terjadi pada berbagai tempat. Gambar 6.7 menyajikan kurva epidemi person-to-person
outbreak. Bentuk kurva terdiri dari sejumlah puncak, dipisahkan oleh masa inkubasi,
mencerminkan jumlah kasus yang meningkat melalui kontak orang ke orang, hingga
tidak terdapat lagi orang yang rentan atau dimulainya upaya pengendalian.

Gambar 6.8 menyajikan contoh infeksi campak yang mengakibatkan propagated outbreak
dengan penularan dari anak ke anak. Gambar 8 menunjukkan sebuah kasus indeks disusul
sejumlah kasus yang meningkat secara eksponensial (deret ukur). Campak terjadi karena
kontak orang ke orang, dengan masa inkubasi rata-rata 10 hari (7-18 hari).

29. Sebuah wilayah desa memiliki populasi 20 orang. Sekitar 10 orang


diantaranya mengalami kejadian sakit TBC. Perjalanan penyakit seperti awal
terinfeksi, sembuh dan kematian seperti terlihat pada gambar dibawah ini.
Dokter puskesmas akan melakukan perhitungan incidence rate dengan
menggunakan jumlah populasi tanggal 1 april denominator.
Berapakah incidence rate TBC (per 1000 populasi) pada 1 Oktober 2004 30 septemb
er 2005?

a. 10/18 x 1000
b. 7/18 x 1000
c. 6/20 x 1000
d. 4/18 x 1000
e. 10/20 x 100
Incidence rate frekuensi penyakit yang berjangkit dalam masyarakat di suatu
tempat/wilayah/negara pada waktu tertentu
Incidence rate = Jumlah penderita baru xk
Jumlah populasi berisiko
Pada kasus ini
Jumlah penderita baru DM = 4 orang
Jumlah populasi berisiko = 20 orang
Jadi incidence rate = 4 x k
20

30. Dilakukan penelitian mengenai obat hipertensi yang paling efektif antara captopril,
amlodipin, dan placebo. Penilaian dilakukan pada tekanan darah sistolik dan diastolik.
Penelitian yang sesuai untuk kasus ini adalah?
a. Uji korelasi
b. Uji anova oneway
c. Uji anova twoway
d. Uji anova multiway
e. Uji regresi

JAWAB:

Uji Korelasi merupakan suatu Teknik Statistik yang dipergunakan untuk mengukur
kekuatan hubungan 2 Variabel dan juga untuk dapat mengetahui bentuk hubungan
antara 2 Variabel tersebut dengan hasil yang sifatnya kuantitatif. Kekuatan hubungan
antara 2 variabel yang dimaksud disini adalah apakah hubungan tersebut ERAT,
LEMAH, ataupun TIDAK ERAT sedangkan bentuk hubungannya adalah apakah
bentuk korelasinya Linear Positif ataupun Linear Negatif.

Regresi merupakan salah satu analisis yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh
suatu variabel terhadap variabel lain. Dalam analisis regresi, variabel yang
mempengaruhi disebut independent variabel (variable bebas) dan variabel yang
dipengaruhi disebut dependent variabel (variabel terikat).

Mengingat uji Anova ini banyak digunakan dalam penelitian eksperimen, maka uji
anova dapat dibagi berdasarkan desainnya.

1. Anova satu arah, digunakan untuk menguji perbedaan diantara dua atau
lebih kelompok dimana hanya terdapat satu faktor yang dipertimbangkan.
sebagai contoh membandingkan efek dosis obat yang berbeda terhadap
kesembuhan pasien.

2. Anova faktorial, merupakan pengembangan dari anova satu arah dimana ada lebih
dari satu faktor dan interaksinya yang dipertimbangkan. Misalnya bukan hanya faktor
dosis obat tetapi juga frekuensi pemberian obat. pada anova faktorial, interaksi atau
kombinasi diantara faktor juga dipertimbangkan. Pada contoh ini, interaksi antara
dosis obat dan frekuensi pemberian obat dapat dihitung pengaruhnya terhadap
kesembuhan pasien. Anova dua arah (two way anova) termasuk dalam Anova
faktorial.

3. Anova reapeted measures, digunakan ketika dalam desain eksperimen mengijinkan


subjek penelitian diikutsertakan pada perlakuan yang berbeda. terkait contoh di atas,
misalnya pasien yang sama diberikan obat dengan dosis yang berbeda.

4. Multivariat Anova, berbeda dengan uji Anova yang hanya mengukur satu respon,
Manova mengukur lebih dari satu respon dalam satu kali eksperimen. misalnya kita
meneliti dampak obat pada beberapa dosis. Respon yang diteliti lebih dari satu
misalnya kadar Trigleserida , LDL dan HDL pada pasien.

31. Seorang dokter ingin meneliti hubungan obesitas dengan kejadian kecelakaan di igd
dalam satu tahun. Metode sampling apa yg paling tepat?
a.purposive sampling
b.time location sampling
c.acak tunggal
d.acak ganda
e.random controlling trial

32. seorang dokter puskesmas disuruh melaporkan 10 penyakit terbanyak di wilayah


puskesmasnya. Menggunakan metode apa?
a.distribusi frekuensi
b.harnol
c.CARL
d.metode tulang ikan (fish bone)
e.Rerata

33. Pada suatu daerah, 6 bulan terakhir terdapat kasus difteru 400 dengan kematian 35.
Yang pada tahun sebelumnya terdapat 310 kasus dengan kematian 15 orang. Keadaan
tsb disebut
a. Epidemi
b. Pandemi
c. Endemi
d. Epidemi dan endemi
e. Epidemi dan pandemi

34. Ada produk suplemen kesehatan yang diiklankan oleh dokter lengkap dengan jas
dokter dan name tag serta gelarnya. Menurut kode etik sikap dokter tersebut..
a. Tidak benar karena menghalangi kemandirian profesi dokter
b. Tidak benar karena produk tsb harus diuji klinis terlebih dahulu
c. Tidak benar krn memakai jas lengkap
d. Benar karena dokter bisa memilih obat yang tepat untuk kesehatan
e. Benar karena obat tsb adalah suplemen kesehatan

35. Berapakah nilai duga positifnya?


a. 250/300
b. 50/300
c. 190/200
d. 190/240
e. 250/260
36. Berapakah kesalahan tipe I?
a. 250
b. 50
c. 10
d. 190
e. 240

37. Bila dalam suatu posyandu, S=jumlah balita di posyandu tsb, K=jumlah balita yang
mempunyai KMS, D=jumlah balita yang ditimbang tiap bulan, N=jumlah balita yang
mengalami kenaikan BB tiap bulan. Perbandingan baik/kurang baiknya peran
masyarakat dala posyandu dinyatakan dalam
a. K/S
b. D/S
c. D/N
d. N/S
e. N/D

38. Peneliti bermaksud menilai pengaruh penggunaan emisis bahan bakar terhadap
penyakit pernafasan. Peneliti menganalisis pendapat masyarakat mengenai
penggunaan emisi bahan bakar terhadap kondisi udara. Responden dapat memberikan
pendapat melalui 5 kategori pilihan jawaban yang tediri dari sangat tidak setuju
tidak setuju ragu-ragu setuju sangat setuju. Peneliti dapat melihat respon
masyarakat dari?
a. Proporsi
b. Varians
c. Rerata
d. Standar eror
e. Standar deviasi

39. Seorang dokter ingin melakukan penelitian antara pekerjaan (seseorang yang bekerja
dan yang tidak bekerja) dan pemberian ASI (yang memberikan ASI dengan yang
tidak). Skala yang bagaimana dalam membuat penelitian diatas...
a. Skala ordinal dan skala nominal
b. Skala ratio dan skala nominal
c. Kedua variabel diatas menggunakan skala ordinal
d. Skala interval dan skala ratio
e. Kedua variabel diatas menggunakan skala nominal
40. Seorang mahasiswa kedokteran melakukan penelitian dengan
membandingkan antara pasien DM perokok dengan pasien DM tidak merokok
yang dipantau selama 3 tahun kedepan. Metode penelitian apa yang digunakan....
a. Kohort
b. Cross sectional
c. Case kontrol
d. Eksperimental
e. Kualitatif

41. Seorang peneliti bermaksud melakukan penelitian tentang hubungan antara BB


lahir dan persalinan. Berat lahir dikelompokkan menjadi 2 kelompok BBLR
dan BBLN sedangkan persalinan dikelompokkan menjadi nulipara dan multipara.
Untuk mengetahui hubungan antara kedua faktor tersebut, apa tekhnik statistik
yang sesuai...
a. Annova
b. Chi square
c. Korelasi regresi
d. Regresi
e. T-test

42. Seorang anak laki -laki berusia 10 tahun dibawa ke praktik dokter keluarga
dengan keluhan nyeri perut kanan bawah. Setelah pemeriksaan lengkap, anak
didiagnosis appendisitis akut. Dokter lalu merujuk anak ke dokter bedah untuk
penanganan selanjutnya. Setelah operasi, anak mengalami infeksi saluran napas.
Lalu dokter bedah kembali merujuk pasien kepada dokter keluarga nya untuk
penanganan lebih lanjut. Apakah jenis rujukan yang paling sesuai?
a. Split&referral
b. Cross&referral
c. Collateral&referral
d. Periodic&referral
e. Interval&referral

43. Seorang laki -laki berusia 35 tahun bermaksud membangun rumahnya didaerah
dengan tanah yang datar. Ia bermaksud menggali sumur sebagai sumber mata
air, tetapi dekat rumah nya terdapat sebuah industri. Berapakah jarak minimal
yang paling tepat antara kedua struktur tersebut?
a. > 3 m
b. > 5 m
c. > 7 m
d. > 10 m
e. > 13 m

44. Seorang perempuan berusia 38 tahun dibawa ke unit gawat darurat setelah
ditemukan tidak sadarkan diri di ruang kerjanya. Pasien diketahui menyandang
hipertensi dan hiperkoleterolemia. Serta makan tidak teratur karena kesibukan
kerjanya. Apakah jenis penyakit yang sesuai?
a. Modern&hazard
b.Traditional&hazard
c. Airborne&transmission
d. Vectorborne&transmission
e. Psychosocial&hazard

45. Suatu puskesmas melaporkan adanya larva cacing pada sumber air didesa tersebut.
Larva tersebut bisa masuk ke kulit penduduk yang kebetulan berada di air dan
menyebabkan penyakit schistosomiasis. Apakah jenis penyakit melalui air yang
paling tepat?
a. Waterborne&disease
b. Water>privation&disease
c. Water>based&disease
d. Water>related&disease
e. Water>dispersed&infection

46. Desa A adalah suatu desa terpencil di wilayah kerja puskesmas X dengan
populasi sebanyak 5000 orang dengan 700 KK. Perumahan sangat buruk, rumah
kecil, kurang ventilasi, terbuat dari bambu, dan lantai belum di semen. Desa A
memiliki sumber air yang baik. Saudara baru ditempatkan disana sebagai dokter
puskesmas. Ketika melakukan kunjungan, saudara melihat banyak penduduk
mengalami penyakit batuk kronis yang kadang disertai darah dan keringat
malam. Apakah yang mejadi program prioritas untuk dilaksanakan di desa tersebut?
a. Program penanganan malaria
b. Imunisasi hepatitis B
c. Program keluarga berencana
d. Program air bersih
e. Program DOTS

47. Seorang dokter ingin mengubah pengetahuan 10 orang pemuka masyarakat tentang
penggunaan KB terbaru. Semua pemuka masyarakat tersebut merupakan pegawai
negeri sipil yang baru aktif saat sore hari. Jenis promosi kesehatan yang digunakan
adalah...
a. Membagikan flashcard
b. Membagikan booklet
c. Buzz group
d. Snowballing
e. Guidance dan councelling

48. Seorang dokter yang bertugas di PKM A dengan jumlah 5000 jiwa, terdiri atas 2000
orang perempuan dan 3000 orang laki-laki. Pada tanggal 28 Juli 2015, terdapat 50
orang yang mengalami influenza. Dua hari kemudian terdapat 50 orang lagi yang
mengalami penyakit yang sama. Berapakah angka prevalensi kasus tersebut?
a. 2%
b. 3%
c. 4%
d. 5%
e. 6%
49. Seorang dokter yang bertugas di PKM A dengan 10 desa yang merupakan tempat
wilayah kerjanya. Dokter tersebut ingin meneliti perbandingan peserta KB antar desa
wilayah kerjanya tersebut. Jenis diagram yang dipilih...
a. Histogram
b. Scatter diagram
c. Line chart
d. Pie chart
e. Bar chart

50. Seorang dokter yang bertugas di PKM A, melihat banyak pasien datang dengan
keluhan nyeri kepala. Hal ini kemungkinan karena banyak mengkonsumsi makanan
yang mengandung formalin. Dokter tersebut ingin melakukan penelitian tentang
hubungan sebab akibat nyeri kepala terhadap banyak mengkonsumsi makanan yang
mengandung formalin dalam waktu yang tidak lama. Desain penelitian yang
digunakan adalah...
a. Cohort
b. Case control
c. Clinical trial
d. Cross sectional
e. Deskriptif

51. Seorang dokter ingin melakukan penelitian terhadap 100 anak terhadap kejadian
malaria. 35 anak yang tidak menggunakan kelambu, 20 anak di antaranya mengalami
malaria dan 65 anak yang menggunakan kelambu, 20 anak di antaranya mengalami
malaria. Berapakah prevalensi kejadian malaria baru antara anak yang tidak
menggunakan kelambu dengan yang menggunakan kelambu?
a. 2,33
b. 1,33
c. 0,33
d. 1,73
e. 0,73

52. Seorang perempuan 60 tahun meninggal akibat mengalami radang paru-paru berat.
Setelah diteliti ternyata pasien tersebut mengalami influenza. Pasien ini juga tinggal di
daerah yang sudah ditetapkan sebagai cluster influenza dan dari hasil pemeriksaan
laboratorium didapatkan virus H5N1 pada dahak pasien.
a. Probale case
b. Possible case
c. Definite case
d. Suspek case
e. Certain case

53. Seorang dokter ingin mengetahui hubungan kanker hati dengan peminum alcohol
dengan cara melakukan pengamatan selama 5 tahun. Studi epidemiologi yang tepat
untuk penelitian ini adalah?
a. Cohort study
b. Case control
c. Cross sectional
d. Deskriptif
e. Eksperimental

54. Seorang dokter meneliti hubungan pengaruh pemberian vaksin campakdengan


kejadian penyakit campak. Dari 1000 anak yang vaksin campak diobservasi 5 tahun
didapatkan 10 anak yang menderita campak . Dari 1000 anak kelompok pembanding
100 anak menderita campak. Angka kesakitan?
a. Insidance rate
b. Prevalency rate
c. Commulative insidance
d. Attack rate
e. Insidance density

55. Penelitian mengetahui hubungan antara perokok dengan penyakit jantung koroner.
Dari 1000 sampel didapatkan hasil 300 orang yang merokok terdapat 75 orang yang
terkena PJK. Jenis penelitian diatas adalah?
a. Cross sectional
b. Cohort
c. Studi clinic
d. Observasi
e. Experimental

56. Seorang dokter ingin mengubah pengetahuan 10 orang pemuka masyarakat tentang
penggunaan KB terbaru. Semua pemuka masyarakat tersebut merupakan pegawai
negeri sipil yang baru aktif saat sore hari. Jenis promosi kesehatan yang digunakan
adalah...
a. Membagikan flashcard
b. Membagikan booklet
c. Buzz group
d. Snowballing
e. Guidance dan councelling

57. Seorang dokter yang bertugas di PKM A dengan jumlah 5000 jiwa, terdiri atas 2000
orang perempuan dan 3000 orang laki-laki. Pada tanggal 28 Juli 2015, terdapat 50
orang yang mengalami influenza. Dua hari kemudian terdapat 50 orang lagi yang
mengalami penyakit yang sama. Berapakah angka prevalensi kasus tersebut?
a. 2%
b. 3%
c. 4%
d. 5%
e. 6%

58. Seorang dokter yang bertugas di PKM A, melihat banyak pasien datang dengan
keluhan nyeri kepala. Hal ini kemungkinan karena banyak mengkonsumsi makanan
yang mengandung formalin. Dokter tersebut ingin melakukan penelitian tentang
hubungan sebab akibat nyeri kepala terhadap banyak mengkonsumsi makanan yang
mengandung formalin dalam waktu yang tidak lama. Desain penelitian yang
digunakan adalah...
a. Cohort
b. Case control
c. Clinical trial
d. Cross sectional
e. Deskriptif

59. Seorang anak laki-laki usia 10 tahun dibawa ke tempat praktek anda dengan keluhan
nyeri perut kanan bawah. Setelah dilakukan pemeriksaan lengkap pasien didiagnosis
dengan appendicitis akut. Anda merujuk pasien tersebut ke dokter spesialis bedah
untuk dilakukan tindakan operasi. Setelah operasi selesai pasien mengalami infeksi
saluran napas, lalu dokter spesialis bedah merujuk kembali pasien tersebut ke anda.
Jenis rujukan tersebut adalah
a. Split referral
b. Collateral referral
c. Cross referral
d. Interval referral
e. Periodic referral

60. Dilakukan sebuah penilitian terhadap keefektifan sebuah obat A terhadap penyakit B.
Hasil dari penelitian tersebut adalah terdapat hubungan antara pemberian dosis X dan
dosis Y, dimana dosis X yang diberikan ternyata lebih baik dibandingkan dengan
dosis Y terhadap penyakit B. Hipotesis nol dari penelitian di atas
a. Dosis X memiliki hasil yang bagus
b. Ada hubungan antara dosis X dan dosis Y untuk penyakit B
c. Dosis Y lebih bagus
d. Tidak ada hubungan antara dosis X dan Y terhadap penyakit B
e. Dosis X dan Y sama sama bagus

61. Didapatkan peningkatan kejadian DBD di daerah X. Dilakukan penilitian terhadap


permasalahan peningkatan kejadian DBD dengan mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhinya. Desain yang cocok untuk penilitian yang akan dilakukan
a. Experimental
b. Cross sectional
c. Cohort
d. Survey
e. Case control

62. Dijumpai anak yang gizinya dibawah garis merah pada saat penimbangan di Posyandu
1 hari yang lalu. Berapa lama waktu maksimum pelaporan pada Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota?
a. 1 minggu
b. 2 minggu
c. 3 minggu
d. 4 minggu
e. 5 minggu
63. Seorang mahasiswa ingin membuat penelitian tentang DM dan merokok. Terdapat
kelompok orang yang merokok dan orang yang tidak merokok, lalu diikuti selama 30
tahun. Desain penelitian apa yang sesuai?
a. Potong lintang
b. Case control
c. Cohort
d. Experimental
e. Kualitatif

64. Pencegahan demam berdarah yang efektif adalah:


a. Skrining laborat massal
b. Pengobatan massal
c. Pemberantasan vector
d. Penyuluhan masyarakat
e. Pemakaian kelambu massal

65. Seorang dokter Puskesmas akan mengadakan penyuluhan pemberian ASI pada 5
orang ibu hamil yang buta huruf. Pemberian penyuluhan yang tepat adalah melalui:
a. Brosur
b. Leaflet
c. Booklet
d. Flashcard
e. Poster

66. Seorang dokter Puskesmas akan memberikan edukasi kepada seorang wanita lulusan
SD yang berisiko tinggi terkena diare. Alat yang tepat untuk memberi edukasi ialah:
a. LCD dan layar
b. Brosur bergambar
c. Patung peraga saluran cerna
d. Kertas kosong dan pensil
e. Video klip cuci tangan

67. Dilaksanakan suatu penelitian mengenai hubungan antara pekerjaan (bekerja dan tidak
bekerja) dengan pemberian ASI (diberikan dan tidak diberikan). Kategori kedua
variabel tersebut adalah:
a. Nominal dan ordinal
b. Ordinal dan nominal
c. Keduanya nominal
d. Keduanya ordinal
e. Ordinal dan numerik

68. Dilakukan penelitian influenza pada 5000 orang, yaitu 3000 orang perempuan dan
2000 orang lakilaki. Pada tanggal 28 Juni terdapat 50 orang yang terkena influenza. 2
hari kemudian bertambah 50 orang lagi. Peluang terjadinya kasus baru pada tanggal
30 Juni adalah?
a. 50/5000 x 100%
b. 50/4950 x 100%
c. 100/5000 x 100%
d. 100/4950 x 100%
e. 50/3000 x 100%

69. Kegiatan Posyandu dilakukan di RT/RW yang padat penduduk. Di posyandu


dilakukan penimbangan berat badan dan imunisasi. Upaya kesehatan apa yang
dilakukan menurut Leavell dan Clark?
a. Disability limitation dan rehabilitation
b. Health promotion dan specific protection
c. Early diagnosis dan prompt treatment
d. Specific protection dan early diagnosis
e. Early diagnosis and rehabilitation

70. Seorang anak berusia 6 bulan datang ke Puskesmas untuk melakukan penimbangan
berat badan. Anak tersebut belum pernah diare. Untuk pencegahan, dokter
memberikan imunisasi rotavirus. Upaya kesehatan apakah yang dilakukan oleh
dokter?
a. Health promotion
b. Specific protection
c. Early diagnosis dan prompt treatment
d. Disability limitation
e. Rehabilitation

71. Seorang dokter penyakit dalam ingin melakukan penelitian terhadap penderita
tuberkulosis. Hubungan antara dosis X dan Y terhadap kesembuhan pasien. Hipotesis
seharusnya:
a. Pasien dengan dosis X dan sembuh lebih banyak dibandingkan dengan
pasien dengan dosis Y dan sembuh
b. Dosis X lebih banyak dibandingkan dosis Y \
c. Dosis X lebih bagus dari dosis Y
d. Terdapat perbedaan signifikan jumlah pasien yang sembuh antara dosis X
dibandingkan dosis Y
e. Dosis X dan Y sama sama bagus

72. Hasil surveilence penyakit TB pada tahun 2014 terjadi peningkatan insidens
dibandingkan tahun 2013. Interpretasi hasil tersebut adalah:
a. Penyakit tersebut sudah mereda
b. Penyakit tersebut semakin menyebar
c. Sudah tidak mempan pengobatan
d. Cara pengobatan yang tidak sesuai
e. Terjadi keganasan penyakit

73. Seorang dokter ingin melakukan penelitian cepat (rapid diagnostic test) untuk
kasus malaria. Fungsi test tersebut:
a. Menentukan apakah terdapat kasus malaria atau tidak (positif atau
negatif)
b. Menentukan apakah terdapat parasit malaria
c. Menentukan keberhasilan pengobatan
d. Menentukan kepadatan parasit
e. Menenrukan keparahan penyakit
74. Pemerintah menyuruh kabag litbang untuk mencari faktor-faktor yang
mempengaruhi peningkatan insidens penyakit. Desain penelitian apakah yang
sebaiknya digunakan oleh kabag litbang tersebut?
a. Kohort
b. Cross sectional
c. Case control
d. Clustered case control
e. Esperimental

75. Seorang dokter ingin melakukan penelitian tentang pengaruh kadar gula darah
sebelum dan setelah pemberian obat oral antidiabetes. Jumlah sampel 20 orang. Uji
yang dilakukan adalah:
a. Uji T independen
b. Uji annova
c. Uji logistic
d. Uji regresi
e. Uji T dependen

76. Seorang dokter melakukan penelitian terhadap: Diabetes melitus (+) (-) Obesitas
23 10 Non-obesitas 277 270 Total 300 280 Berapakah odds ratio (OR)-nya? 41.
Seorang dokter melakukan penelitian terhadap orang yang merokok dan kanker
paru. Hasil penelitian didapatkan Relative risk 2.7. Artinya?
a. Orang yang tidak merokok 2.7 kali tidak mendapat kanker paru
b. 2.7% orang yang merokok mendapatkan kanker paru
c. Orang yang kanker paru 2.7 kali beresiko merokok dibandingkan dengan
yang tidak kanker paru
d. Orang yang merokok bereiko 2,7 kali lipat menderita kanker paru
dibandingkan yang tidak merokok
e. Rokok memiliki efek protektif terhadap kanker paru

77. Seorang dokter ingin meneliti hubungan antara pekerjaan (bekerja dan tidak
bekerja) dan tingkat pengetahuan (baik, sedang, buruk). Skala yang dipakai?
a. Nominal dan ordinal
b. Interval dan numerik
c. Keduanya nominal
d. Keduanya ordinal
e. Keduanya numerik

78. Di suatu desa terdapat 5000 penduduk dengan 3000 laki-laki dan 2000 perempuan.
Pada tanggal 28 Juli 2009, didapatkan 50 kasus malaria. 2 hari kemudian ada 50
kasus malaria baru. Berapa prevalensi kasus malaria tsb?
a. 2%
b. 3%
c. 4%
d. 5%
e. 6%
79. Di suatu daerah ingin dicari hubungan antara kejadian malaria dengan pemakaian
kelambu. Ternyata didapatkan hasil 80% yang tidak memakai kelambu terjangkit
malaria dan 20% yang memakai kelambu yang tidak terjangkit malaria. Berapa
peluang terjangkitnya malaria?
a. 2 kali
b. 3 kali
c. 4 kali
d. 5 kali
e. 6 kali

80. Seorang dokter ingin membandingkan pemakaian KB di 10 desa. Diagram yang


tepat yang dipakai adalah?
a. Bar diagram
b. Scattered Diagram
c. Line Diagram
d. Histogram
e. Oggy

81. Pasien di desa X ditemukan meninggal karena infeksi H5N1, termasuk?


a. Probable case
b. Definite case
c. Possible case
d. Suspect case
e. Confirmed case

82. Karena angka kematian ibu yang terus meningkat, akibat kurangnya pengetahuan
ibu tentang bahaya melahirkan di dukun, ibu menganggap melahirkan di bidan
rumah sakit atau di dukun tidak ada bedanya, pemerintah menetapkan peraturan
yang mewajibkan tenaga kesehatan melatih dukun. Dasar dilakukannya keputusan
ini adalah karena?
a. Faktor budaya
b. Faktor konstitusional
c. Faktor komplementer
d. Faktor situasional
e. Faktor ekonomi

83. Seorang pasien Ny. W 46 tahun merupakan seorang perawat didiagnosis kanker
oleh onkolog. Seharihari perawat ini bekerja membagikan obat kanker kepada
pasien penderita kanker. Perawat tersebut datang ke RS untuk meminta restorasi.
Untuk mengetahui hubungan antara pekerjaan dan penyakit yang diderita maka
dokter melakukan penelusuran. Hal ini merupakan langkah keberapa dari diagnosis
penyakit akibat kerja?
a. Langkah I
b. Langkah II
c. Langkah III
d. Langkah IV
e. Langkah V
84. Beberapa pekerja di suatu pabrik/ perusahaan garment mengalami nyeri dan kebas
pada tangan, proses manakah yang kemungkinan menyebabkan gangguan tersebut?
a. Membuat pola
b. Mengangkat kardus
c. Menggunting
d. Menjahit
e. Merendam ke pewarna tekstil

85. Seorang pasien datang dengan keluhan nyeri dada. Keluhan nyeri dada sudah
sering dialami oleh pasien sebelumnya. Pasien memiliki kebiasaan gemar makan
makanan yang berlemak dan gorengan. Kedua orang tua pasien memiliki riwayat
penyakit jantung. Apa yang berpengaruh terhadap penyakit pasien menurut H. L.
Blum?
a. Pelayanan kesehatan
b. Genetika
c. Perilaku
d. Lingkungan
e. Tidak ada

86. Seorang dokter ingin melakukan penyuluhan. Metode penyuluhan yang dilakukan
ialah dokter memberikan topik kemudian dilempar kepada peserta dan berdiskusi
bersama. Metode penyuluhan apa ini?
a. Buzz discussion
b. Brain storming
c. Snow ball discussion
d. Role playing
e. Peer to peer group discussion

87. Seorang dokter ingin melakukan penyuluhan. Metode penyuluhan yang dilakuan
ialah dokter membagi peserta menjadi beberapa kelompok kemudian diberikan
topik untuk didiskusikan di kelompok. Kemudian didiskusikan lagi di kelompok
besar. Metode penyuluhan apa ini?
a. Buzz discussion
b. Brain storming
c. Snow ball discussion
d. Role playing
e. Peer to peer group discussion

88. Seorang dokter baru saja dipindahkan ke suatu desa dekat dengan gunung merapi.
Dokter tersebut membagikan vaksinasi tetanus. Tindakan dokter tersebut termasuk
tingkat pencegahan apa menurut Leavell and Clark?
a. Health promotion
b. Specific protection
c. Rehabilitation
d. Early diagnosis and prompt treatment
e. Disability limitation
89. Seorang dokter baru saja dipindahkan ke desa baru. Ia melakukan identifikasi
sumber bahaya kesehatan pada desa tersebut. Istilah apa yang menggambarkan
risiko kesehatan yang ditemukan?
a. Hazard
b. Bahaya
c. Risk
d. Prevalensi
e. Insidensi

90. Seorang wanita berusia 30 tahun dibawa ke Puskesmas karena mengalami diare
dan muntah. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Dari pemeriksaan feses
didapatkan Vibrio cholerae. Maka tindakan yang tepat dilakukan adalah?
a. Melakukan mass therapy
b. Mencari sumber penularan
c. Membentuk tim epidemiologi
d. Melakukan surveillance epidemiologi
e. Memutus rantai penularan penyakit