Anda di halaman 1dari 32

PEDOMAN PENGORGANISASIAN UNIT RADIOLOGI

DI RSIA PUTRI SURABAYA

BAB I
PENDAHULUAN

Rumah sakit adalah suatu fasilitas pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan
rawat inap dan rawat jalan yang memberikan pelayanan kesehatan jangka pendek
maupun jangka panjang yang terdiri dari observasi, diagnostik, terapeutik dan
rehabilitatif untuk orang-orang yang menderita sakit, cidera dan melahirkan,
sedangkan Rumah Sakit Khusus adalah rumah sakit yang memberikan pelayanan
utama pada salah satu bidang atau satu jenis penyakit tertentu, berdasarkan disiplin
ilmu, golongan umur, organ, jenis penyakit atau kekhususan lainnya. Pelayanan medik
adalah upaya kesehatan bagi perorangan meliputi pelayanan promotif, preventif,
kuratif dan rehabilitatif yang diberikan kepada pasien oleh tenaga medis sesuai dengan
standard pelayanan medis dengan memanfaatkan sumber daya dan fasilitas secara
optimal. Pelayanan medik spesialistik dasar adalah pelayanan medik spesialistik
penyakit dalam, kebidanan dan penyakit kandungan, bedah dan kesehatan anak.
Pelayanan medik spesialistik penunjang adalah pelayanan medik spesialistik anesthesi,
patologi klinik dan radiologi. Pelayanan keperawatan adalah pelayanan kesehatan yang
didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan, yang mencakup biopsikososiospiritual
yang komprehensif sesuai dengan standar Asuhan Keparawatan.
Adapun systimatika penyusunan Pedoman Pengorganisasian RSIA PUTRI :
I. Pendahuluan
II. Gambaran Umum
III. Visi, Misi, Moto, Nilai Dasar & Tujuan RSIA PUTRI
IV. Bagan Struktur Organisasi Rumah Sakit
V. Uraian Jabatan
VI. Tata Hubungan Kerja
VII. Job Spesifikasi / Kualifikasi
VIII. Penutup

1 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


BAB II
GAMBARAN UMUM

II.1. Sejarah Rumah Sakit

Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Di


kota yang memiliki jumlah penduduk hamper 3 juta jiwa ini, merupakan pusat
bisnis,perdagangan dan pendidikan di kawasan Indonesia timur dengan potensi
yang sangat besar. Demikian juga dengan daerah Surabaya bagian timur. Dari segi
tata kota, Surabaya bagian timur diperuntukkan bagi daerah pemukiman dan
pendidikan.
Sesuai dengan Akta Pendirian tanggal 2 Desember 1995 nomor 24, yang
kemudian diubah dengan Akta Perubahan tanggal 30 Juni 1997 no. 325,
sebagaimana telah diumumkan dalam Tambahan Nomor 3694 dari Berita Negara
Republik Indonesia tanggal 15 April 2005 No. 30, kemudian diubah dengan
Pernyataan Keputusan Rapat dengan Akta No. 110 tanggal 22 September 2004 dan
diubah dengan Pernyataan Keputusan Rapat dengan Akta No. 473 tanggal 25 April
2006 yang dibuat oleh Noor Irawati, S.H., Notaris di Surabaya serta yang terakhir
diubah dengan Pernyataan Keputusan Rapat dengan Akta No. 06 tanggal 11 April
2011 yang dibuat oleh Imam Sudjono Hermanto, S.H., Notaris di Surabaya.
Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. YM.
02.04.2.2. 3774S tentang Surat Penyelenggaraan Rumah Sakit Khusus Obstetri &
Ginekologi PUTRI , tanggal 8 Agustus 2001, kemudian diperbaharui dengan Surat
Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Surabaya Nomor :
503.445/2930/0007/IP.RS/436.5.5/X/2006, tentang Izin Penyelenggaraan Rumah
Sakit Khusus Obstetri & Ginekologi PUTRI, tanggal 06 Oktober 2006 yang
berlaku sampai dengan 06 Oktober 2011, sesuai dengan PERMENKES RI No.
340/Menkes/Per/III/2010 tentang klasifikasi RS telah oleh KEMENKES RS
PUTRI ditetapkan menjadi Rumah Sakit Ibu & Anak PUTRI Kelas C dengan SK
No, HK.03.05/I/1286/12 serta telah dikeluarkannya Surat Izin Penyelenggaraan
RSIA PUTRI mulai 30 Agustus 2012 s/d 30 Agustus 2017 dari Dinas Kesehatan
kota Surabaya dengan No. 503.445/51/IP/IPRS/436.6.3/VII/2012.

2 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


Pedoman Pengorganisasian RSIA PUTRi ini mengacu pada : KMKRI No.
81/MENKES/SK/I/2004 tentang Pedoman Penyusunan Perencanaan Sumber Daya
Manusia Kesehatan di Tingkat Propinsi, Kebupaten / Kota serta Rumah Sakit,
PMKRI No. 971/MENKES/PER/XI/2009 tentang Standar Kompetensi Pejabat
Struktural Kesehatan, PMKRI No. 56 tahun 2014 tentang Klasifikasi dan Perizinan
Rumah Sakit dan PMKRI No. 49 tahun 2013 tentang Komite Keperawatan Rumah
Sakit.

II.2. Permasalahan
1. Struktur organisasi tidak mengacu pada Ketentuan Permenkes dan tidak sesuai
dengan kompleksitas Rumah Sakit.
2. Kinerja RSIA Putri cenderung menurun
3. Masih banyak dokter yang tidak mempunyai ijin praktek
4. Kualifikasi dan Kompetensi karyawan RSIA belum optimal

II.3. Tugas Pokok Dan Fungsi Rumah Sakit

Rumah Sakit mempunyai tugas memberikan pelayanan kesehatan paripurna, pendidikan


dan pelatihan, dapat juga melakukan penelitian, pengembangan serta penapisan teknologi
bidang kesehatan.
Dalam melaksanakan tugasnya Rumah Sakit menyelenggarakan fungsi:
a. Pemeliharaan dan peningkatan kesehatan perorangan melalui pelayanan kesehatan
paripurna tingkat sekunder dan tersier;
b. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan dalam rangka
meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam pemberian pelayanan
kesehatan;
c. Melaksanakan penelitian dan pengembangan serta penapisan teknologi bidang
kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan;
d. Melaksanakan administrasi rumah sakit;
e. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh pemegang saham Rumah Sakit
Ibu & Anak PUTRI melalui Rapat Umum Pemegang Saham RSIA PUTRI.

BAB III

3 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


VISI, MISI, MOTO, NILAI DASAR & TUJUAN
RUMAH SAKIT IBU & ANAK PUTRI
VISI
Menjadi Rumah Sakit swasta terkemuka di Surabaya melalui pemberian pelayanan
paripurna khususnya di bidang Obstetri dan Ginekologi
MISI
* Memberikan pelayanan yang bermutu tinggi.
* Menciptakan kondisi kerja yang inovatif.
* Transparan dalam perbaikan yang berkelanjutan.
* Menjadi entitas usaha yang mampu meningkatkan profitabilitas.
MOTTO
KEPUASAN ANDA ADALAH KEBAHAGIAAN KAMI
JIKA ANDA PUAS SAMPAIKAN PADA TEMAN ANDA ; JIKA ANDA
KURANG PUAS SAMPAIKAN PADA KAMI
FALSAFAH
Setiap manusia sejak saat pembuahan sampai kematian, mempunyai citra dan
martabat yang mulia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Setiap orang berhak
memperoleh derajat kesehatan yang optimal dan wajib ikut serta dalam usaha
memelihara dan meningkatkan derajat kesehatannya. Dengan dasar dan semangat
kasih sayang, pelayanan kesehatan rumah sakit terpanggil untuk berperan serta
dalam upaya memberdayakan sesama melalui pendekatan pemeliharaan,
peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, penyembuhan penyakit dan
pemulihan kesehatan serta pendidikan bidang kesehatan secara menyeluruh

NILAI DASAR
Rumah Sakit Ibu & Anak PUTRI Surabaya mempunyai Nilai Dasar :
a. Disiplin
Memahami dan melaksanakan kewajiban sebagai karyawan Rumah Sakit Ibu
& Anak PUTRI Surabaya dengan penuh rasa tanggung jawab.

b. Keterbukaan (Tranparancy)

4 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


Dalam pengelolaan institusi kesehatan yaitu Rumah Sakit Ibu & Anak PUTRI
Surabaya dilaksanakan secara terbuka sehingga ada saling kontrol untuk
pembenahan apabila ada penyimpangan dalam pengelolaannya.
c. Tanggung Jawab (Akuntabilitas)
Dapat melaksanakan tugas dengan baik dan hasil kerja dapat dipertanggung
jawabkan.
d. Jujur (Honesty)
Niat yang tulus dan hati yang bersih dalam rangka menciptakan institusi yang
bersih.
e. Kebersamaan ( Sense of Togetherness)
Keberhasilan dalam mencapai Visi dan Misi tidak dapat dilakukan hanya oleh
satu atau beberapa orang saja, tapi harus oleh seluruh bagian dalam organisasi.
Semuanya memiliki peranan dan tanggung jawab sesuai fungsi masing-masing
dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi organisasi.
f. Rasa Memiliki (Sense of Belonging)
Secara material dan spiritual adalah menjadi bagian dalam kehidupannya,
sehingga senantiasa perlu dijaga dan dirawat.
g. Prestasi
Orientasi dalam bekerja adalah prestasi, sehingga dari hari ke hari organisasi
akan semakin baik, hari ini lebih baik dari kemarin, besok lebih baik dari hari
ini.
h. Kesejahteraan (Prosperity)
Untuk mencapai prestasi yang diinginkan setiap pimpinan wajib
memperhatikan kesejahteraan anggotanya sesuai dengan kemampuan yang
dimiliki masing-masing.

TUJUAN :
UMUM :
Meningkatkan kinerja RSIA PUTRI secara professional, bermutu dan
meningkatkan Sasaran Keselamatan Pasien

KHUSUS :

5 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


1. Tercapainya professionalisme SDM sesuai dengan standar kebutuhan
tenaga dan kompetensinya.
2. Terlaksananya upaya manajemen yang baik sesuai dengan aturan aturan
yang berlaku.
3. Terselenggaranya Rumah Sakit yang bersih, nyaman, indah serta diminati
oleh Pasien.
4. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan sehingga mengurangi complain pasien
(Zero Complain)
5. Meningkatnya Kinerja Rumah Sakit Ibu & Anak PUTRI

6 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


BAB IV
Bagan Struktur Organisasi
Rumah Sakit Ibu & Anak PUTRI

7 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


BAB V
Bagan Struktur Organisasi Unit Radiologi
Rumah Sakit Ibu & Anak PUTRI

PT.PUTRI ANGGUN SEJAHTERA


(Badan Hukum)

PPR

DIREKTUR RSIA PUTRI SURABAYA

KEPALA INSTALASI RADIOLOGI

RADIOGRAFER TENAGA AHLI DOKTER SPESIALIS


DAN/ATAU FISIKAWAN RADIOLOGI/
MEDIS DOKTER YANG
BERKOMPETEN

8 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


BAB VI
URAIAN JABATAN

I. PPR
Bertanggung jawab kepada : Dewan komisaris
Spesifikasi pendidikan : DIII Radiologi
Pendidikan PPR
Uraian Tugas:
1. Membuat program Proteksi dan Keselamatan Radiasi.
2. Memantau aspek operasional program Proteksi dan Keselamatan Radiasi.
3. Memastikan ketersediaan dan kelayakan perlengkapan Proteksi Radiasi, dan
memantau pemakaiannya.
4. Meninjau secara sistematik dan periodik, program pemantauan disemua tempat di
mana Pesawat Sinar-X digunakan.
5. Memberikan konsultasi yang terkait dengan Proteksi dan Keselamatan Radiasi.
6. Berpartisipasi dalam mendesain fasilitas Radiologi.
7. Memelihara Rekaman.
8. Mengidentifikasi kebutuhan dan mengorganisasi kegiatan pelatihan.
9. Melaksanakan latihan penanggulangan dan pencarian keterangandalam hal
kedaruratan.
10. Melaporkan kepada Pemegang Izin setiap kejadian kegagalan operasiyang
berpotensi kecelakaan Radiasi.
11. Menyiapkan laporan tertulis mengenai pelaksanaan program Proteksi dan
Keselamatan Radiasi, dan verifikasi keselamatan yang diketahui oleh Pemegang
Izin untuk dilaporkan kepada Kepala BAPETEN.
12. Melakukan inventarisasi zat radioaktif.

II DIREKTUR
Nama Jabatan : Direktur Utama
Ikhtisar Jabatan :
Menentukan tata kelola dan struktur organisasi serta mengevaluasi sistem,
Pedoman dan Kebijakan seluruh kegiatan Rumah Sakit.
9 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi
Memberi tugas, memberikan petunjuk serta menyelia pelaksanaan tugas
bawahan.
Membuat laporan kinerja Rumah Sakit, sebagai dasar perencanaan kedepan
serta sebagai penunjang pengambilan keputusan.
Bertanggung Jawab pada : Dewan Komisaris
Membawahi langsung :
- Wakil Direktur Medis
- Wakil Direktur Umum & Keuangan
Spesifikasi Jabatan :
a. Pendidikan :
- S1 / S2 Kedokteran
- S2 Manajemen
b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dalam jabatan manajerial ;
c. Keahlian : Manajerial.
d. Ketrampilan :
- Leadership & bisnis ;
- Memiliki kemampuan komunikasi dengan baik.
Uraian Tugas :
1. Memimpin, menjalankan, dan mengelola perusahaan sesuai dengan UU,
peraturan yang berlaku serta anggaran dasar perusahaan,
2. Melakukan fungsi manajemen meliputi : perencanaan, kebijakan,
pembuatan keputusan, pengarahan, pengendalian, dan pengawasan segenap
aktivitas di Rumah Sakit ;
3. Merekomendasikan kebijakan kebijakan kepada dewan komisaris / dewan
pengawas.
4. Mengumumkan Visi, Misi Rumah Sakit ke publik.
5. Menyetujui rancangan anggaran keuangan tahunan, usulan pengembangan
bisnis (termasuk kompetensi SDM), proposal penyesuaian kompensasi
kemitraan dengan dokter spesialis serta remunerasi karyawan ;
6. Memelihara, menanggapi / merespon hubungan yang harmonis antara
instansi pemerintah, swasta, organisasi yang berkaitan dengan kemajuan
perusahaan.
10 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi
Wewenang :
1. Menilai, menegur dan memotivasi bawahan di Rumah Sakit.
2. Mengatur rencana kegiatan penyelenggaraan Rumah Sakit.
3. Meminta arahan dari Komisaris.
4. Meminta masukan dari bawahannya.

III. KEPALA INSTALASI RADIOLOGI


Bertanggung jawab kepada : Wadir Medis
Spesifikasi Jabatan :
a. Pendidikan :
S2 Kedokteran (Radiologi)
b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi ;
c. Keahlian :
- Manajemen Waktu
- Mengoperasikan Komputer
- Manajemen Leadership
Uraian Tugas :
1. Mewakili Wakil Direktur Medis apabila berhalangan hadir ;
2. Membantu Kepala Bidang Pelayanan & Penunjang medis dalam mengelola
dan meng-koordinasi aktivitas karyawan yang berada dalam kendalinya ;
3. Menyusun jadual secara periodik berdasarkan grup/kelompok sesuai waktu
kerja (shift base) ;
4. Memastikan dan memonitor standarisasi mutu pelayanan radiologi
5. Melakukan monitoring terhadap pelaksanaan SPO radiologi
6. Memastikan kesesuaian dan melakukan perubahan (jika diperlukan)
terhadap SPO radiologi agar sesuai dengan persyaratan ilmu kesehatan
terkini ;
7. Memastikan tersedianya jadual perbaikan dan pemeliharaan peralatan,
termasuk bukti kepemilikan dan petunjuk pengoperasian ;
8. Memastikan kelancaran fungsional peralatan medis dan peralatan terkait
lainnya serta ketepatan hasil pengukuran (tera ulang/kalibrasi) ;

11 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


9. Memantau adanya label (tercantum pada masing-masing peralatan radiologi)
mengenai pengecekan kondisi dan status operasional terkini ;
10. Memantau kesiapan fasilitas radiologi yang berkaitan dengan kenyamanan
dan fasilitas yang diberikan kepada pasien dan keluargannya
11. Menilai performa kerja karyawan yang berada dalam tanggung-jawabnya

IV. Dokter Spesialis Radiologi


Bertanggung jawab kepada : Kepala Instalasi Radiologi
Spesifikasi pendidikan : S1/S2 Kedokteran
Uraian Tugas:
1. Menyusun dan mengevaluasi secara berkala SOP tindak medic radiodiagnostik,
imejing diagnostik dan radiologi intervensional serta melakukan revisi bila perlu.
2. Melaksanakan dan mengevaluasi tindak radiodiagnostik, imejing diagnostik dan
radiologi intervensional sesuai yang telah ditetapkandalam SOP.
3. Melaksanakan pemeriksaan dengan kontras dan fluroskopi bersama dengan
radiografer. Khusus pemeriksaan yang memerlukan penyuntikan intravena,
dikerjakan oleh dokter spesialis radiologi atau dokter lain/tenaga kesehatan yang
mendapat pendelegasian.
4. Menjelaskan dan menandatangani informed consent / izin tindakan medik kepada
pasien atau keluarga pasien.
5. Melakukan pembacaan terhadap hasil pemeriksaan radiodiagnostik,imejing
diagnostik dan tindakan radiologi intervensional.
6. Melaksanakan teleradiologi dan konsultasi radiodiagnostik, imejingdiagnostik dan
radiologi intervensional sesuai kebutuhan.
7. Memberikan layanan konsultasi terhadap pemeriksaan yang akan dilaksanakan.
8. Menjamin pelaksanaan seluruh aspek proteksi radiasi terhadap pasien
9. Menjamin bahwa paparan pasien serendah mungkin untuk mendapatkan citra
radiografi yang seoptimal mungkin dengan mempertimbangkan tingkat panduan
paparan medik.
10. Memberikan rujukan dan justifikasi pelaksanaan diagnosis atau intervensional
dengan mempertimbangkan informasi pemeriksaan sebelumnya.
11. Mengevaluasi kecelakaan radiasi dari sudut pandang klinis.
12. Meningkatkan kemampuan diri sesuai perkembangan IPTEK Radiologi.

12 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


V. Radiografer
Bertanggung jawab kepada : Kepala Instalasi Radiologi
Spesifikasi pendidikan : D III Radiologi
Uraian Tugas:
1. Mempersiapkan pasien, obat-obatan dan peralatan untuk pemeriksaan dan
pembuatan foto radiologi.
2. Memposisikan pasien sesuai dengan teknik pemeriksaan.
3. Mengoperasionalkan peralatan radiologi sesuai SOP. Khusus untuk pemeriksaan
dengan kontras dan fluoroskopi pemeriksaan dikerjakan bersama dokter spesialis
radiologi.
4. Melakukan kegiatan processing film (kamar gelap dan work station).
5. Melakukan penjaminan dan kendali mutu.
6. Memberikan proteksi terhadap pasien, dirinya sendiri dan masyarakat di sekitar
ruang pesawat sinar-X.
7. Menerapkan teknik dan prosedur yang tepat untuk meminimalkan paparan yang
diterima pasien sesuai kebutuhan.
8. Merawat dan memelihara alat pemeriksaan radiologi secara rutin.

VI. Fisikawan Medik


Bertanggung jawab kepada : Kepala Instalasi Radiologi
Spesifikasi pendidikan : D III ATEM
Uraian Tugas:
1. Pengukuran dan analisa data radiasi dan menyusun tabel data radiasi untuk
penggunaan klinik.
2. Pelaksanaan aspek teknis dan perencanaan radiasi.
3. Pengadaan prosedur QA dalam radiologi diagnostik, meliputi pelaksanaan
diagnosa dan terapi, keamanan radiasi dan kendali mutu.
4. Melakukan perhitungan dosis, terutama untuk menentukan dosis janin pada wanita
hamil.
5. Jaminan bahwa spesifikasi peralatan radiologi diagnostik sesuai dengan
keselamatan radiasi.
6. Acceptance test dari unit yang baru.

13 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


7. Supervisi perawatan berkala peralatan radiologi diagnostik.
8. Berpartisipasi dalam meninjau ulang secara terus menerus keberadaan sumber daya
manusia, peralatan, prosedur dan perlengkapan proteksi radiasi.
9. Berpartisipasi dalam investigasi dan evaluasi kecelakaan radiasi.
10. Meningkatkan kemampuan sesuai perkembangan IPTEK.

VII. Tenaga Teknik Elektromedis


Bertanggung jawab kepada : Kepala Instalasi Radiologi
Spesifikasi pendidikan : D III ATEM
Uraian Tugas:
1. Melakukan perawatan peralatan Radiologi diagnostik, bekerja sama dengan
Fisikawan Medis secara rutin.
2. Melakukan perbaikan ringan.
3. Turut serta dengan supplier pada tiap pemasangan alat baru atau
perbaikan besar.

14 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


BAB VII
TATA HUBUNGAN KERJA

DIREKTUR

KAMAR BAYI/NICU
OPERASI

RAWAT INAP BAGIAN UMUM


RADIOLOGI
& IMAGING
RAWAT JALAN DIAGNOSA SANITASI,SARANA
DAN PRASARANA
BAGIAN UMUM
IGD

Dalam tata hubungan kerja Radiologi dengan unit terkait adalah melakukan kerjasama
dalam hal pelaporan dan keikutsertaan kegiatan radiologi dalam hal:
1. Direktur Rumah Sakit
Pelaporan dari unit radiologi tentang program pelayanan radiologi
2. Instalasi Rawat Jalan
Penyelenggaraan pelayanan Radiologi dan Imaging Diagnosa
3. Instalasi Rawat Inap
Penyelenggaraan pelayanan Radiologi dan Imaging Diagnosa
4. Instalasi Gawat Darurat
Penyelenggaraan pelayanan Radiologi dan Imaging Diagnosa
5. Instalasi Kamar Operasi
Penyelenggaraan pelayanan Radiologi dan Imaging Diagnosa
6. Instalasi Bayi dan NICU
Penyelenggaraan pelayanan Radiologi dan Imaging Diagnosa
7. Bagian Umum
Pemenuhan kebutuhan untuk menunjang pelayanan radiologi dan Imaging
Diagnosa
8. Sanitasi ,Sarana dan Prasarana
Pengelolaan limbah B3 dari radiologi
9. Keuangan
Laporan cakupan tindakan Radiologi dan Imaging Diagnosa
Pembuatan kuitansi tindakan Radiologi dan Imaging Diagnosa

15 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


BAB VIII

POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL

Dalam upaya mempersiapkan tenaga Radiologi yang handal, perlu kiranya


melakukan kegiatan menyediakan, mempertahankan sumber daya manusia yang tepat bagi
organisasi.
Atas dasar tersebut perlu adanya perencanaan SDM, yaitu proses mengantisipasi
dan menyiapkan perputaran orang ke dalam, di dalam dan ke luar organisasi. Tujuannya
adalah mendayagunakan sumber-sumber tersebut seefektif mungkin sehingga pada waktu
yang tepat dapat disediakan sejumlah orang yang sesuai dengan persyaratan jabatan.
Perencanaan bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan
oganisasi dalam mencapai sasarannya melalui strategi pengembangan kontribusi.
Adapun pola ketenagaan dan kualifikasi sumber daya manusia di Unit Radiologi adalah
sebagai berikut :

POLA KETENAGAAN
UNIT RADIOLOGI RSIA PUTRI

NAMA JABATAN KUALIFIKASI TENAGA YANG


DIBUTUHKAN
FORMAL & INFORMAL
a. Pendidikan :
Kepala Instalasi radiologi 1
- S2 Radiologi
b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dlm jabatan supervisi
c. Keahlian Sertifikasi :
- Terampil mengoparasikan komputer
- Mampu berkomunikasi dengan baik
d. Berbadan sehat
a. Pendidikan :
Staf Radiologi 2
- D III Radiologi
b. Pengalaman kerja :
- Minimal 2 tahun di bidangnya
c. Keahlian Sertifikasi :
- Terampil mengoparasikan Komputer
- Mampu berkomunikasi dengan baik
d. Berbadan sehat

Jumlah 3

16 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


BAB IX
KEGIATAN ORIENTASI
Agar berkinerja baik, staf baru, apapun status kepegawaiannya, perlu mengenal
keseluruhan RS dan bagaimana tanggung jawabnya yang spesifik/khusus klinis atau
nonklinis berkontribusi pada misi RS. Ini dapat dicapai melalui orientasi umum tentang
RS dan tugasnya di RS serta orientasi yang spesifik tentang tugas tanggung jawab dalam
jabatannya.
Jenis dan Meteri Orientasi adalah :
1. Materi Umum antara lain :
a. Visi, Misi RS
b. Struktur Organisasi RS
c. Ketentuan kepegawaian RS
d. Peningkatan mutu
e. KPRS - SKP
f. PPI
2. Materi khusus / spesifik antar lain :
a. Kebijakan & prosedur
b. Peralatan
c. Struktur organisasi di unit kerja
d. Pola kerja yang sesuai dengan tugas & tanggung jawab

PELAKSANAAN ORIENTASI :
1. Pelaksanaan Orientasi untuk staf baru, tenaga kontrak, tenaga sukarela kalau
ada dan staf yang baru di rotasi.
2. Pelaksanaan orientasi umum 1 2 hari, dan khusus 2 minggu.

Orientasi adalah pengenalan situasi kerja pada karyawan baru,Dimana


peserta orientasi mendapat gambaran singkat tentang struktur organisasi,
kebijakan dan program pelayanan rumah sakit sebelum bekerja. Peserta
orientasi mendapat pengalaman tambahan tentang pelayanan dan
mempersiapkan tenaga kesehatan sebelum bekerja di rumah sakit.
Mengenalkan tempat kerja dan aturan aturan yang berlaku secara umum dan
khusus

17 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


WAKTU EVALUASI
Masa orientasi dan percobaan karyawan baru di Unit Radiologi RSIA Putri
Surabaya dilaksanakan selama 6 bulan terhitung sejak masuk.

KEGIATAN
1. Pengenalan administrasi dan alur kerja
Pengenalan dan pemahaman perusahaan meliputi visi, misi,
organisasi dan system manajemen yang di gunakan di RSIA Putri
Surabaya
Pengenalan siapa pelanggan dan pesaing perusahaan
Kebiasaan dan peraturan tak tertulis
Kerjasama tim
Pengenalan etika kerja, serta peraturan-peraturan perusahaan yang
tertulis
Pengenalan pekerjaan yang akan di lakukan
Pengenalan tentang segala macam fasilitas perusahaan dalam rangka
menunjang kerja
2. Pengenalan dan praktek alat radiologi SIEMENS
3. Pengenalan dan praktek alat radiologi mobile unit
4. Pengenalan ,training dan assistant USG 4 D
5. Pengenalan ,training dan assistant USG SONOSITE
6. Pengenalan jadwal oncall

LAPORAN KEGIATAN ORIENTASI


Orientasi dilaksanakan selama 6 bulan , dengan rincian kegiatan sebagian
berikut :
1. Pengenalan administrasi dan alur kerja

Meliputi lingkup radiologi dan Rumah Sakit pada bulan I


2. Pengenalan dan praktek alat radiologi SIEMENS

Pada minggu I bulan VI


3. Pengenalan dan praktek alat radiologi mobile unit

Pada minggu I bulan VI


4. Pengenalan sebagai tenaga oncall
Mulai bulan II
18 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi
5. Pengenalan,training dan praktek USG 4 D

Meliputi assitant dr.Adityawarman Sp.OG dan Dr.dr Agus Sulistiono


SpOG. Pada minggu II- bulan VI
6. Pengenalan ,training dan praktek USG SONOSITE

Pada minggu III - bulan VI

BAB X
PERTEMUAN / RAPAT

1. Rapat Rutin
Rapat Rutin diselenggarakan pada :
Waktu : Setiap Rabu ke tiga setiap bulan
Jam : 12.00 s.d selesai
Tempat : Ruang HRD
Peserta : Kepala Bagian Pelaporan ; Perencanaan & SDM dan Kepala
Seksi HRD serta Staf fungsional HRD
Materi :
1. Evaluasi kinerja di Unit HRD

19 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


2. Evaluasi SDM Unit HRD
3. Evaluasi terhadap materi dan pelaksanaan pelayanan HRD
4. Perencanaan dan upaya peningkatan kinerja SDM di Unit HRD.
5. Rekomendasi dan usulan untuk peningkatan kinerja pelayanan di Unit
HRD.
Kelengkapan Rapat :
Undangan, daftar hadir, notulen rapat, laporan/rekomendasi/usulan kepada
pimpinan

2. Rapat Insidentil
Rapat Insidentil diselenggarakan pada :
Waktu : Sewaktu-waktu bila ada masalah atau sesuatu hal yang perlu
dibahas dan diselesaikan segera.
Jam : Sesuai undangan
Tempat : Sesuai undangan
Peserta : Kepala Bagian Pelaporan ; Perencanaan & SDM dan Kepala
Seksi HRD serta Staf fungsional HRD
Materi : Sesuai dengan masalah yang perlu dibahas.
Kelengkapan Rapat :
Undangan, daftar hadir, notulen rapat, laporan/rekomendasi/usulan kepada
pimpinan

Dilakukan pertemuan rutin sekali dalam sebulan di awal bulan, akan tetapi
tidak menutup kemungkinan bila ada keadaan insidintil akan mengadakan rapat
tambahan .

20 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


BAB XI
PELAPORAN

1. Laporan Bulanan
Laporan bulanan di Unit HRD meliputi :
1. Laporan Keterlambatan karyawan
2. Laporan Kesesuaian Jam / Daftar Dinas
3. Daftar Gaji Karyawan

2. Laporan Tahunan
Laporan tahunan meliputi :
1. Laporan & Evaluasi Keterlambatan Karyawan
2. Laporan / Rekapitulasi Cuti Karyawan
21 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi
3. Laporan & Evaluasi kesesuaian Jam / Daftar Dinas
4. Laporan & evaluasi kepatuhan SPO
5. Laporan & Evaluasi Kinerja Karyawan (Individu)
6. Laporan & Kinerja Unit / Instalasi

1. LAPORAN HARIAN

Berupa laporan dinas harian


Laporan tindakan radiologi
Laporan tindakan USG 4 Dimensi
Laporan tindakan USG Sonosite
Laporan cakupan pasien

2. LAPORAN BULANAN

Laporan jumlah tindakan radiologi


Laporan jumlah pasien USG 4Dimensi
Laporan jumlah pasien USG Sonosite

3. LAPORAN TAHUNAN

Laporan rekap jumlah pasien radiologi,USG 4 Dimensi dan USG Sonosite

BAB XIV
PENUTUP

Pedoman Pengorganisasian HRD ini berlaku mulai hari Senin tanggal 01 bulan Pebruari
tahun 2016, Semua peraturan RSIA PUTRI yang ditetapkan sebelum berlakunya peraturan
ini, dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan ini.

22 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


Ditetapkan di : Surabaya
Pada Tanggal : 01 Pebruari 2016
RUMAH SAKIT IBU & ANAK PUTRI

dr. Herminiati HB, MARS


Direktur Utama

BAB VI
TATA HUBUNGAN KERJA

Dalam melaksanakan tugasnya, Direktur Utama, Wakil Direktur, Komite Medis, Staf
Medis Fungsional, Kepala Bidang, Kepala Bagian, Kepala Seksi wajib menerapkan
prinsip koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi baik dalam lingkungan masing-
masing maupun dengan instansi lain sesuai dengan tugasnya masing-masing.
1. Instalasi : Unit pelayanan non struktural yang menyediakan fasilitas dan
menyediakan pelayanan pendidikan dan penelitian rumah sakit.
2. Unit : Setingkat dengan instalasi tetapi kegiatannya bergerak di dalam
bidang non medis.

Setiap pimpinan satuan organisasi dalam lingkungan RSIA PUTRI bertanggung


jawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan
bimbingan serta petunjuk-petunjuk dalam pelaksanaan tugas.
23 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi
Setiap pimpinan satuan tugas organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk
serta bertanggung jawab kepada atasan masing-masing dan menyampaikan laporan
berkala tepat waktu.
Setiap laporan yang diterima pimpinan satuan organisasi wajib diolah dan
dipergunakan sebagai bahan untuk penyusunan laporan lebih lanjut dan bahan untuk
memberikan petunjuk kepada bawahan.
1. Kepala Bidang, Kepala Bagian wajib menyampaikan laporan kepada Direktur Utama.
2. Masing-masing laporan dimaksud ayat (1) diberikan tembusan kepada satuan
organisasi lain dalam RSIA PUTRI yang secara fungsional mempunyai hubungan
kerja.
Dalam melaksanakan tugasnya, Pimpinan Satuan Organisasi dalam memberikan
bimbingan kepada bawahan masing-masing wajib mengadakan rapat secara rutin /
berkala.
Direktur diangkat dan diberhentikan oleh Komisaris Utama RSIA PUTRI setelah
mendapat pertimbangan dari para anggota komisaris.
Kepala Bidang / Bagian dan Kepala Instalasi diangkat dan diberhentikan oleh
Direktur Utama RSIA PUTRI dengan sepengetahuan Komisaris.

BAB VII
JOB SPESIFIKASI / KUALIFIKASI & POLA KETENAGAAN

NAMA BERTANGGUNG PENGETAHUAN, KEAHLIAN DAN KEBUTUHAN


JABATAN JAWAB KE KEMAMPUAN YANG DISYARATKAN TENAGA
(KUALIFIKASI)
Direktur Komisaris a. Pendidikan :
- Dokter Umum / Spesialis 1
Utama
- S2 Manajemen
b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dalam jabatan manajerial
;
c. Keahlian : Manajerial.
d. Sertifikasi :
- Leadership & bisnis ;
- Memiliki kemampuan komunikasi dengan
baik.
e. Berbadan sehat

24 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi


NAMA BERTANGGUNG PENGETAHUAN, KEAHLIAN DAN KEBUTUHAN
JABATAN JAWAB KE KEMAMPUAN YANG DISYARATKAN TENAGA
(KUALIFIKASI)
Wakil Direktur a. Pendidikan :
Direktur - Dokter Umum / Spesialis 1
Pelayanan b. Pengalaman kerja :
Medis - Minimal 10 tahun dalam jabatan
manajerial ;
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Operasional Rumah Sakit ;
- Memahami regulasi medis secara
umum (Dokter, Rumah Sakit Pasien
& Keluarga).
- Memahami fungsi psikologis
- Memiliki kemampuan komunikasi dan
negoisasi dengan baik.
d. Berbadan sehat
Wakil Direktur a. Pendidikan :
Direktur - Sarjana S-2 Bisnis Administrasi. 1
Umum & b. Pengalaman kerja :
Keuangan - Minimal 10 tahun dalam jabatan
manajerial
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Perkantoran ;
- Manajemen Perpajakan -
Mampu menjabarkan analisa performa bisnis
rumah sakit kepada para pemegang
saham/investor
- Memahami undang undang ketenaga-
kerjaan dan hukum perusahaan ;
- Memiliki kemampuan komunikasi dan
negosiasi dengan baik.
d. Berbadan sehat
Kepala Wadir Medis a. Pendidikan :
Bidang - Sarjana S-1 Keperawatan / Kebidanan. 1
Keperawatan b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dlm jabatan
manajerial ;
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen BidaKeperawatan.
- Manajemen Bangsal Keperawatan
- Manajemen Leadership
- Mampu menguasai asuhan keperawatan
25 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi
- Mampu mengoperasionalkan computer
d. Berbadan sehat

NAMA BERTANGGUNG PENGETAHUAN, KEAHLIAN DAN KEBUTUHAN


JABATAN JAWAB KE KEMAMPUAN YANG DISYARATKAN TENAGA
(KUALIFIKASI)
Kepala Wadir Medis a. Pendidikan :
Bidang - Dokter Umum 1
Pelayanan & b. Pengalaman kerja :
Penunjang - Minimal 5 tahun dalam jabatan
Medis supervisi ;
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Bidang Medis
- Manajemen Bidang Penunjang Medis
- Manajemen Leadership
- Mampu mengoperasionalkan komputer
d. Berbadan sehat

Kepala Wadir Medis a. Pendidikan :


Instalasi S1 Keperawatan / kebidanan 1
Rawat Inap b. Pengalaman kerja :
Ibu - Minimal 5 tahun dalam jabatan
supervisi ;
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Bangsal Keperawatan
- Manajemen Leadership
- Mampu mengoperasionalkan komputer
d. Berbadan sehat

Kepala Wadir Medis a. Pendidikan :


Instalasi S1 Keperawatan / kebidanan 1
Rawat Inap b. Pengalaman kerja :
bayi & NICU - Minimal 5 tahun dalam jabatan
supervisi ;
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Bangsal Keperawatan
- Pelatihan NICU
- Manajemen Leadership
- Mampu mengoperasionalkan komputer
d. Berbadan sehat

Kepala Wadir Medis a. Pendidikan :


Instalasi - Dokter Umum 1
Gawat b. Pengalaman kerja :
Darurat - Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi
c. Keahlian / Sertifikasi :
26 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi
- BLS/PPGD
- PONEX
- Mampu mengoperasionalkan komputer
d. Berbadan sehat

NAMA BERTANGGUNG PENGETAHUAN, KEAHLIAN DAN KEBUTUHAN


JABATAN JAWAB KE KEMAMPUAN YANG DISYARATKAN TENAGA
(KUALIFIKASI)
Kepala Wadir Medis a. Pendidikan :
Instalasi OK ; S1 Keperawatan 1
RR & CSSD b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dalam jabatan
supervisi ;
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Mahir Bedah
- Manajemen Leadership
- Manajemen Standar Pelayanan OK ; RR
& CSSD
- Mampu mengoperasionalkan komputer
d. Berbadan sehat
Kepala Wadir Medis a. Pendidikan :
Instalasi - S1 Farmasi (Apotiker) 1
Farmasi b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dalam jabatan
supervisi ;
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Pelayanan Farmasi / Apotik
- Manajemen Pengelolaan Obat & Alkes
- Manajemen Leadership
- Mampu mengoperasionalkan komputer
d. Berbadan sehat
Kepala Wadir Medis a. Pendidikan :
Instalasi S1 Keperawatan / Kebidanan 1
Rawat Jalan b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dalam jabatan
supervisi ;
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Pelayanan Rawat Jalan
- Mampu mengoperasionalkan komputer
d. Berbadan sehat

Kepala Wadir Medis a. Pendidikan :


Instalasi S1 Keperawatan / Kebidanan 1
Penunjang b. Pengalaman kerja :
Medis - Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi
27 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Waktu
- Manajemen Leadership
- Mampu mengoperasionalkan komputer
d. Berbadan sehat

NAMA BERTANGGUNG PENGETAHUAN, KEAHLIAN DAN KEBUTUHAN


JABATAN JAWAB KE KEMAMPUAN YANG DISYARATKAN TENAGA
(KUALIFIKASI)
Kepala Wadir Medis a. Pendidikan :
Instalasi S1 Keperawatan / Kebidanan 1
Kamar b. Pengalaman kerja :
Bersalin - Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Bangsal keparawatan
- Manajemen Pelayanan Kamar Bersalin
- Manajemen Waktu
- Mampu mengoperasionalkan komputer
d. Berbadan sehat
Kepala Wadir Umum & a. Pendidikan :
Bagian Keuangan S1 Ekonomi Akuntasi 1
Keuangan b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dalam jabatan
manajerial ;
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Keuangan ; Akuntansi &
Perbankan
- Manajemen Perpajakan
- Terampil mengoparasikan Komputer
- Tegas & teliti
d. Berbadan sehat
Kepala Seksi Kepala Bagian a. Pendidikan :
Keuangan Keuangan - S1 Ekonomi Akuntasi 1
b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Keuangan ; Akuntansi &
Perbankan
- Terampil mengoparasikan Komputer
- Tegas & teliti
d. Berbadan sehat
Kepala Seksi Kepala Bagian a. Pendidikan :
Verivikasi & Keuangan - S1 Ekonomi Akuntasi 1
Akuntasi b. Pengalaman kerja :
28 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi
- Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi
c. Keahlian Sertifikasi :
- Manajemen Keuangan ; Akuntansi &
Perpajakan
- Terampil mengoparasikan Komputer
- Tegas & teliti
d. Berbadan sehat

NAMA BERTANGGUNG PENGETAHUAN, KEAHLIAN DAN KEBUTUHAN


JABATAN JAWAB KE KEMAMPUAN YANG DISYARATKAN TENAGA
(KUALIFIKASI)
Kepala Wadir Umum & a. Pendidikan :
Bagian Keuangan - S1 Ekonomi Manajemen 1
Pelaporan ; b. Pengalaman kerja :
Perencanaan - Minimal 5 tahun dalam jabatan
& SDM manajerial ;
c. Keahlian Sertifikasi :
- Manajemen SDM
- Manajemen Hukum & UU
- Terampil mengoparasikan Komputer
- Tegas ; teliti & mampu berkomunikasi
dg baik
d. Berbadan sehat
Kepala Seksi Kepala Bagian a. Pendidikan :
Rekam Medis Pelaporan ; - D3 Rekam Medik 1
Perencanaan & b. Pengalaman kerja :
SDM - Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Pelayanan Rekam Medik
- Terampil mengoparasikan Komputer
- Mampu berkomunikasi dengan baik
d. Berbadan sehat
Kepala Seksi Kepala Bagian a. Pendidikan :
HRD Pelaporan ; - S1 Psikologi / Ekonomi 1
Perencanaan & b. Pengalaman kerja :
SDM - Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi ;
c. Keahlian Sertifikasi :
- Manajemen SDM
- Terampil mengoparasikan Komputer
- Mampu berkomunikasi dengan baik
d. Berbadan sehat
Kepala Seksi Kepala Bagian a. Pendidikan :
IT Pelaporan ; - S1 Komputer 1
Perencanaan & b. Pengalaman kerja :
SDM - Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi
c. Keahlian / Sertifikasi :
29 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi
- Manajemen Informasi
- Manajemen Teknik Mengelola Jaringan
- Mampu menbuat Program Komputer
- Mampu berkomunikasi dengan baik
d. Berbadan sehat

NAMA BERTANGGUNG PENGETAHUAN, KEAHLIAN DAN KEBUTUHAN


JABATAN JAWAB KE KEMAMPUAN YANG DISYARATKAN TENAGA
(KUALIFIKASI)
Kepala Wadir Umum & a. Pendidikan :
Bagian Keuangan - S1 Hukum 1
Umum b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dlm jabatan manajerial
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Operasional
- Manajemen Leadership
- Manajemen Pergudangan & Pembelian
- Terampil mengoparasikan Komputer
- Tegas ; teliti & mampu berkomunikasi
dg baik
d. Berbadan sehat
Kepala Seksi Kepala Bagian a. Pendidikan :
URT Umum S1 Ekonomi / Hukum 1
b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Waktu
- Manajemen Pergudangan & Pembelian
- Terampil mengoparasikan Komputer
- Tegas ; teliti & mampu berkomunikasi
dg baik
d. Berbadan sehat
Kepala Seksi Kepala Bagian a. Pendidikan :
Gizi / Dapur Umum - D3 Gizi / Alhi Madya Gizi 1
b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Pelayanan Gizi RS
- Standar Pelayanan Gizi
- Terampil mengoparasikan Komputer
d. Berbadan sehat

Kepala Seksi Kepala Bagian a. Pendidikan :


Keamanan & Umum - Min SLTA Sederajat 1
Ketertiban b. Pengalaman kerja :
30 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi
- Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Leadership
- Tegas & mampu berkomunikasi dengan
baik
d. Berbadan sehat

NAMA BERTANGGUN PENGETAHUAN, KEAHLIAN DAN KEBUTUHAN


JABATAN G KEMAMPUAN YANG DISYARATKAN TENAGA
JAWAB KE (KUALIFIKASI)
Kepala Instalasi Wadir Umum & a. Pendidikan :
Sanitasi & Keuangan - D3 Atem / D3 Kelistrikan 1
pemeliharaan b. Pengalaman kerja :
Sarana & - Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi
Prasarana c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Teknik Pemeliharan Sarana
RS
- Manajemen Linen
- Manajemen Sanitasi
- Terampil mengoparasikan Komputer
d. Berbadan sehat

Kesekretariatan Direktur a. Pendidikan :


- Min D3 Sekretaris / S1 Kesehatan 1
Masyarakat
b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Kearsipan
- Terampil mengoparasikan Komputer
- Tegas, teliti & rajin
- Mampu berkomunikasi dg baik
d. Berbadan sehat

Kepala Humas Direktur a. Pendidikan :


& Marketing - S1 Kesehatan Masyarakat / Psikologi 1
b. Pengalaman kerja :
- Minimal 5 tahun dalam jabatan supervisi
c. Keahlian / Sertifikasi :
- Manajemen Pemasaran RS
- Manajemen Komunikasi
- Terampil mengoparasikan Komputer
- Tegas ; teliti & mampu berkomunikasi
dg baik
d. Berbadan sehat
31 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi
JUMLAH 27

BAB VIII
PENUTUP

Peraturan ini berlaku mulai hari Senin tanggal 01 bulan Pebruari tahun 2016. Semua
peraturan RSIA PUTRI yang ditetapkan sebelum berlakunya peraturan ini, dinyatakan
tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan ini.

Ditetapkan di : Surabaya
Pada Tanggal : 22 Januari 2016
Rumah Sakit Ibu & Anak PUTRI

dr. Herminiati HB, MARS


Direktur Utama

32 Pedoman Pengorganisasian Unit Radiologi