Anda di halaman 1dari 4

RADIASI MAMALIA DAN ASAL-USUL MANUSIA

JAWABAN SOAL
disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Biologi Evolusi
diampu oleh:
Prof. Dr. Fransisca Sudargo, M.Pd.
Dra. Ammi Syulasmi, M.Si.

oleh:
Kelompok 7
Biologi C 2014
Atina Maulaya Fadlilah 1401262
Nabila Nur Assyifa 1406377
Nadia Insani 1405969
Reza Ahmad Taufik 1405622
Rizkiani Nurrochmah 1304724

PROGRAM STUDI BIOLOGI


DEPARTEMEN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
ALAM
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
BANDUNG
2017
LATIHAN SOAL

1 Mamalia diduga berasal dari reptilia sinapsid. Bagaimanakah dapat dibedakan antara ciri
reptilia dan ciri mamalia?
Jawab:

Tulang artikulasi merupakan komponen rahang bawah. Apabila


merupakan artikulasi tulang kuadrat dan tengkorak, maka digolongkan
sebagai reptilia. Sedangkan bila tulang artikulasi termodifikasi
membentuk tulang telinga, dan rahang berhubungan melalui engsel
antara dentary dan tulang squamosal pada tengkorak, maka hewan
tersebut digolongkan sebagai mamalia

2 Bagaimanakah awal mula kemunculan Marsupialia dan Plasentalia serta keberhasilannya


menguasai ekosistem pada periode Kreta, sehingga periode ini dianggap sebagai BIG
BANG radiasi mamalia?
Jawab:
Periode kreta disebut sebagai Big Bang radiasi mamalia karena Marsupialia dan
Plasentalia sangat dominan dalam ekosistemnya. Kondisi ini diduga berkaitan erat dengan
kepunahan reptil raksasa yang semula menguasai nicia dalam ekosistem. Mamalia
kemudian mengisi nicia yang kosong ini sehingga mampu untuk berkembang menjadi
kelas terestrial baru yang dominan. Selama periode kreta
marsupialia dan plasentalia muncul bersamaan dan keduanya
sama-sama berhasil. pada akhir kreta terjadi radiasi plasentalia
besar-besaran dan terjadilah perubahan geologi yang memisahkan
benua Australia dan Asia. Di Australia Marsupialia sangat berhasil dalam
perkembangannya menjadi berbagai bentuk dan beradiasi ke segala nicia
yang sesuai.

3 Monotremata dianggap merupakan kelompok mamalia yang garis evolusinya berbeda


dengan Marsupialia dan Plasentalia. Berikan penjelasan tentang anggapan ini.
Jawab:
Berbeda dengan Marsupialia dan Plasentalia, Monotremata bertelur, tidak berdaun telinga,
rectum dan lubang urogenital bersatu menjadi kloaka, dan memiliki sisik seperti reptilia.
Sifat-sifat ini agak membingungkan, karena tidak ada catatan fosilnya sebelum periode
Pleistosen, sehingga sulit merunut asal-usulnya. Pada hewan betina memiliki kantung
seperti pada Marsupialia, diduga mereka menyimpang pada awal garis evolusi Marsupialia,
namun ciri rangka menunjukan bahwa mereka diduga berasal dari garis evolusi yang
berbeda dari Theriodont. Jika hal ini benar, maka semakin kuat dugaan bahwa asal-usul
mamalia bersifat polifetik.
Hewan ini termasuk Mamalia karena memiliki rambut, jantung beruang empat, sudah
memiliki diafragma, mempunyai dentary, memiliki 3 tulang pendengaran, serta memiliki
kelenjar susu tipe primitif. Hingga saat ini ada 5 spesies dari monotremata yang masih
dapat hidup (belum punah), 4 spesies ekidna dan 1 spesies platipus.

4 Berikan penjelasan tentang radiasi mamalia!


Jawab:

Periode Kenozoikum merupakan zaman keemasan mamalia berplasenta. Keanekaragaman


mamalia sangat tinggi sehingga dikelompokan menjadi banyak ordo. Catatan fosil tentang
perkembangannya cukup menarik.
Berdasarkan skema klasifikasi Simpson, kelompok Mamalia dibagi menjadi 4 Cohort:
a Cohort Unguiculata, terdiri dari Ordo Insektivora, Chiroptera, Dermoptera, Edentata,
dan Primata.
b Cohort Griles, terdiri dari Ordo Rodentia dan Lagomorpha.
c Cohort Mutica, terdiri dari Ordo Cetacea.
d Cohort Ferungulata, terdiri dari Ordo Karnivora dan Ungulata.

5 Evolusi kuda dapat dirunut secara lengkap dari masa ke masa yang terjadi dalam kurum
waktu sangat lama. Menurut pendapat anda, bagaimana evolusi kuda pada masa kini?
Jawab:
Pada masa kini, evolusi kuda dikendalikan oleh campur tangan manusia melalui
perkawinan silang, seleksi dan domestikasi yang telah berlangsung sejak ribuan tahun lalu.
Contoh dari kawin silang adalah Zonkey Zebra-donkey (zebra jantan dan keledai
betina), Zorses Zebra-horse (zebra jantan dan kuda betina), hebras Horse-zebras (kuda
jantan dan zebra betina) atau dikenal dengan sebutan Mule. Variasi kuda pun dapat terjadi
antara perkawinan kuda antar satu negara dengan negara lainnya, seperti perkawinan
antara kuda jantan arab dengan kuda betina rusia yang menghasilkan Orlov trotter yaitu
kuda dengan kecepatan tinggi.
.
6 Faktor apakah yang membedakan Primata dengan nenek moyangnya yaitu Insektivora dan
Unguiculata? Bagaimana pengelompokan Primata pada masa kini?
Jawab:
Ciri yang membedakan Primata dengan nenek moyangnya, yaitu Insektivora dan
Unguiculata adalah dahi dan mata yang mengarah ke depan. Ciri ini semula merupakan
modifikasi bagi kehidupan arboreal, tetapi secara lambat laun kemudian berubah menjadi
ciri manusia terrestrial.
Primata yang hidup di masa kini dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Prosimia dan
Anthropoidea. Prosimia terdiri dari primate rendah yang masih hidup di pohon, misalnya
lemur. Sedangkan Anthropoidea merupakan kelompok primate tinggi yang terdiri atas tiga
superfamily, yaitu Ceboidea, Cercopithecoidea, dan Hominoidea.

7 Apa dasar pengelompokan berbagai spesies manusia yang pernah ada di bumi ini menjadi
kelompok Homo habilis, Homo erectus, dan Homo sapiens?
Jawab:
Memiliki ciri seperti manusia modern yaitu memiliki dahi tinggi, muka datar menghadap
ke depan, otak yang lebih besar dan perilaku yang menyerupai manusia modern. Selain itu
suatu spesies melalui evolusi biologis yang signifikan selama periode waktu yang relatif
singkat. Kemudian, spesies tersebut mengalami perubahan yang sangat sedikit untuk
periode yang lama sampai sela berikutnya. Ukuran otak dari manusia purba berkembang
secara signifikan dari 900 kubik sentimeter pada H. erectus menjadi 1300 kubik
sentimeter. Sejak ukuran otak manusia mencapai puncakya selama masa purba, ukurannya
mulai menurun.